Beranda blog Halaman 103

Samsung Tunda Galaxy S26, Rilis Molor ke Maret 2026

0

Telset.id – Samsung dikabarkan menunda peluncuran seri Galaxy S26 yang semula dijadwalkan pada Januari 2026 menjadi Maret tahun depan. Penundaan sekitar dua bulan ini diduga terkait perubahan lini produk dan persiapan chipset Exynos 2600 berproses 2nm.

Berdasarkan dua laporan terpisah yang dirilis pekan ini, perusahaan asal Korea Selatan itu membutuhkan waktu lebih lama untuk memproduksi beberapa model dalam jumlah memadai. Salah satu faktor penyebabnya adalah keputusan Samsung membatalkan Galaxy S26 Edge menyusul respons kurang positif terhadap desain yang diusung.

Leaked render of Samsung Galaxy S26 Edge

Pembatalan model Edge ini terjadi kurang dari setahun setelah Galaxy S25 Edge diluncurkan. Desain ulang Galaxy S26 Edge disebut tidak mendapatkan banyak perhatian positif, sehingga Samsung memilih menghentikan pengembangannya.

Faktor lain yang berkontribusi terhadap penundaan adalah rencana implementasi prosesor Exynos 2600 berarsitektur 2nm pada seluruh seri Galaxy S26. Yang menarik, untuk pertama kalinya dalam empat tahun, Galaxy S26 Ultra juga akan menggunakan chipset Exynos, menandai kembalinya varian flagship tertinggi Samsung ke platform buatan sendiri.

Dampak Terhadap Produk Samsung Lainnya

Penundaan seri Galaxy S26 berpotensi memengaruhi jadwal peluncuran produk Samsung lainnya sepanjang 2026. Galaxy Z Flip 8 dan Galaxy Z Fold 8 kemungkinan akan diluncurkan lebih lambat dari perkiraan semula, mendekati waktu peluncuran iPhone lipat yang juga dikabarkan sedang dalam pengembangan.

Perubahan jadwal ini menjadi cukup signifikan mengingat Apple dikabarkan akan mengubah pola rilis iPhone. Jika rencana Apple terealisasi, iPhone 18 dan iPhone 18e berpotensi meluncur lebih dulu sebelum Galaxy S26 memasuki pasar.

Persaingan ketat dalam segmen chipset juga menjadi perhatian. Samsung diketahui sedang menggenjot proses 2nm generasi ketiga dengan target peningkatan performa hingga 30%. Upaya ini sejalan dengan persiapan Exynos 2600 yang membutuhkan waktu produksi lebih lama.

Samsung delays Galaxy S26 series, here's how long you need to wait

Meski penundaan ini mungkin mengecewakan penggemar yang menanti, banyak analis berpendapat keputusan Samsung dapat menghasilkan produk akhir yang lebih matang. Dengan waktu pengembangan lebih panjang, perusahaan memiliki kesempatan menyempurnakan fitur dan memastikan kualitas produk.

Industri smartphone global saat ini menghadapi tantangan pasokan komponen dan tekanan kompetisi yang semakin ketat. Beberapa produsen, termasuk Apple, juga dilaporkan mengalami kendala produksi seperti yang terungkap dalam laporan tentang kekhawatiran Tim Cook mengenai masalah inventori iPhone 17.

Sementara menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai jadwal resmi Galaxy S26, Samsung terus mengembangkan berbagai inovasi teknologi lainnya. Perusahaan dikabarkan sedang mempersiapkan perangkat Galaxy XR yang akan bersaing dengan Apple Vision Pro dalam segmen augmented reality.

Perubahan strategi produk dan penyesuaian jadwal peluncuran menjadi hal yang wajar dalam industri teknologi yang bergerak cepat. Keputusan Samsung untuk menunda Galaxy S26 mencerminkan pendekatan hati-hati dalam menghadapi dinamika pasar dan tantangan teknis yang kompleks.

Gak Cuma Keren! 5 Trik Personalisasi Layar Kunci Android yang Jarang Diketahui

0

Pernahkah Anda merasa bosan dengan tampilan layar kunci smartphone yang itu-itu saja? Atau mungkin Anda ingin membuatnya lebih personal sekaligus aman? Layar kunci Android sebenarnya menyimpan banyak potensi yang jarang dieksplorasi pengguna biasa. Bukan sekadar penghalang akses, ia bisa menjadi kanvas ekspresi diri dan benteng keamanan pertama perangkat Anda.

Dalam era di mana smartphone menjadi ekstensi kepribadian, personalisasi layar kunci menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Menurut data terbaru, pengguna Android menghabiskan rata-rata 150 kali membuka layar kunci setiap harinya. Bayangkan betapa banyak momen interaksi yang bisa dimanfaatkan untuk menampilkan informasi penting atau sekadar menambah estetika visual.

Namun, banyak pengguna yang belum menyadari bahwa Android menawarkan berbagai opsi kustomisasi yang bisa mengubah pengalaman penggunaan secara signifikan. Dari menambahkan teks personal hingga memilih metode buka kunci yang paling nyaman, semua tersedia dalam genggaman Anda. Mari kita eksplorasi berbagai cara untuk membuat layar kunci Android Anda benar-benar personal dan fungsional.

Mulai dari Dasar: Edit Opsi Layar Kunci

Langkah pertama dalam personalisasi layar kunci Android adalah memahami berbagai opsi yang tersedia di pengaturan sistem. Buka aplikasi Settings dan navigasi ke Display & touch > Lock screen untuk menemukan berbagai pilihan kustomisasi. Di sini, Anda bisa menambahkan teks personal yang akan muncul di layar kunci—sangat berguna untuk menampilkan informasi kontak jika ponsel hilang.

Screenshots of an Android phone settings interface focusing on the lock screen and add text feature

Fitur Add text on lock screen memungkinkan Anda mengetik pesan khusus yang akan selalu terlihat. Bayangkan betapa praktisnya jika suatu saat ponsel Anda tertinggal di tempat umum, penemu bisa langsung menghubungi Anda berkat informasi kontak yang terpampang jelas. Selain itu, Anda juga bisa mengatur shortcut di layar kunci melalui menu Shortcuts untuk akses cepat ke aplikasi seperti Kamera atau Senter.

Screenshot of an Android settings interface showing lock screen and shortcut customization options

Untuk pengalaman yang lebih mendalam dalam kustomisasi layar kunci Android, penting untuk memahami bahwa setiap perubahan kecil bisa memberikan dampak besar pada pengalaman penggunaan sehari-hari. Shortcut yang tepat bisa menghemat waktu berharga ketika Anda perlu mengakses aplikasi tertentu dengan cepat.

Pilih Metode Buka Kunci yang Tepat untuk Anda

Android menawarkan berbagai metode buka kunci yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan keamanan dan kenyamanan Anda. Untuk mengubah metode buka kunci, buka Settings > Security & privacy > Device unlock > Screen lock. Di sini, Anda akan menemukan opsi seperti Swipe, Pattern, PIN, atau Password.

A series of screens on an Android device showing security and lock screen settings including options for fingerprints and PINs

Metode Pattern mungkin yang paling populer karena mudah diingat dan cepat digunakan. Namun, PIN dan Password menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi. Yang menarik, beberapa perangkat Android modern sudah dilengkapi dengan pembaca sidik jari yang memungkinkan Anda membuka perangkat hanya dengan scan jari—biasanya lebih cepat dari metode lainnya.

Fitur fingerprint reader bahkan memungkinkan Anda menambahkan beberapa sidik jari, sehingga anggota keluarga atau orang terpercaya lain juga bisa mengakses perangkat Anda. Ini sangat praktis dalam situasi darurat ketika seseorang perlu menggunakan ponsel Anda. Dengan perkembangan Android 15, metode autentikasi semakin canggih dan aman.

Aktifkan ‘Find My Device’ untuk Keamanan Ekstra

Layar kunci Android adalah pertahanan pertama yang mencegah orang lain mengakses ponsel Anda. Namun, apa jadinya jika ponsel benar-benar hilang atau dicuri? Di sinilah fitur Find My Device berperan penting. Dengan mengaktifkan fitur ini, Anda tidak hanya bisa mengunci ponsel secara remote, tetapi juga membunyikannya atau bahkan menghapus seluruh data.

Screenshot showing Androids Find Hub feature with instructions for locating and securing devices in the system settings

Untuk mengaktifkannya, buka Settings > Security & privacy > Device finders > Find Hub. Pastikan toggle Allow device to be located dalam posisi aktif. Setelah diaktifkan, kunjungi google.com/android/find dan pilih perangkat Anda dari daftar. Fitur Secure device akan mengaktifkan layar kunci Android—sangat berguna jika ponsel hilang dalam keadaan tidak terkunci.

Google Find Hub interface showing a Google Pixel 7a device on a map

Dari halaman yang sama, Anda juga memiliki opsi untuk memainkan suara (jika ponsel hilang di sekitar Anda) atau menghapus semua data dan meresetnya. Fitur ini menjadi semakin penting mengingat nilai data pribadi yang tersimpan di smartphone modern. Bahkan perangkat baru seperti iQOO Z10x yang baru saja bocor pun akan mengandalkan sistem keamanan serupa.

Eksplor Aplikasi Pihak Ketiga untuk Kustomisasi Lebih Lanjut

Jika opsi bawaan Android belum cukup memuaskan hasrat kustomisasi Anda, tersedia banyak aplikasi pihak ketiga yang menawarkan pengalaman berbeda. Salah satunya adalah Solo Locker, yang menyediakan cara alternatif untuk mengunci dan membuka kunci ponsel, melihat notifikasi, serta kemampuan untuk mengustomisasi gambar latar dan tema.

Aplikasi seperti ini bahkan memungkinkan Anda menggunakan foto sebagai kode sandi, dan Anda bisa mendesain antarmuka layar kunci sesuai keinginan. Ini membuka kemungkinan tak terbatas untuk membuat ponsel Anda benar-benar unik dan mencerminkan kepribadian Anda. Namun, penting untuk memastikan bahwa aplikasi yang Anda pilih berasal dari sumber terpercaya dan memiliki ulasan positif.

Google Find Hub interface showing a device list and a map

Penggunaan aplikasi pihak ketiga untuk kustomisasi layar kunci memang menawarkan fleksibilitas lebih besar, tetapi perlu diingat bahwa keamanan tetap menjadi prioritas utama. Pastikan aplikasi yang Anda instal tidak meminta akses berlebihan yang bisa membahayakan privasi data pribadi Anda. Dengan pendekatan yang tepat, Anda bisa mendapatkan tampilan yang menarik tanpa mengorbankan keamanan.

Personaliasi layar kunci Android bukan sekadar soal estetika, melainkan investasi dalam pengalaman penggunaan yang lebih personal dan aman. Dari menambahkan teks khusus hingga memilih metode buka kunci yang tepat, setiap penyesuaian berkontribusi pada hubungan yang lebih intim antara Anda dan perangkat. Yang terpenting, selalu seimbangkan antara gaya dan keamanan—karena ponsel yang tampilannya keren tapi rentan disusupi sama saja dengan rumah mewah tanpa kunci pintu. Mulailah bereksperimen hari ini, dan temukan kombinasi sempurna yang membuat setiap kali Anda menyalakan layar menjadi momen yang menyenangkan.

Axioo Hype R X8 OLED Resmi Meluncur, Harga Rp 8,9 Juta

0

Telset.id – Pasar laptop tipis dan ringan Indonesia kembali mendapat penyegaran. Axioo secara resmi meluncurkan Hype R X8 OLED, sebuah perangkat yang berani menawarkan paket komplet: desain ultratingan, performa tangguh, dan layar memukau. Dengan Harga Axioo Hype R X8 OLED yang dipatok di angka Rp 8.999.000, apakah laptop ini mampu menjadi penantang serius di segmen premium?

Laptop ini bukan sekadar iterasi biasa. Ia hadir dengan janji untuk menjadi teman kerja dan kreativitas yang setia, tanpa membebani bahu Anda. Bobotnya yang hanya 0,94 kilogram, berkat konstruksi magnesium alloy, membuatnya terasa hampir seperti membawa tablet plus keyboard, namun dengan kekuatan sebuah komputer penuh. Bagi Anda yang mobilitasnya tinggi, angka ini tentu menjadi pertimbangan utama, terlebih jika dibandingkan dengan beberapa laptop tipis murah lainnya di pasaran.

Namun, ringan bukan berarti mengorbankan daya tarik visual. Di sinilah panel OLED 14 inci dengan resolusi 2.8K (2880 x 1800) berperan. Rasio aspek 16:10 memberikan ruang vertikal lebih luas untuk scrolling dokumen atau timeline editing, sementara teknologi OLED menjanjikan kontras tak terbatas dan warna yang hidup. Layar ini adalah pusat dari pengalaman menggunakan Hype R X8 OLED, menyaingi kualitas tampilan pada laptop AI-ready sekelas Lenovo IdeaPad Pro 5i Gen 10.

Dapur Pacu AMD Ryzen 7 PRO dan Kelengkapan yang Memadai

Di balik bodinya yang ramping, Axioo menanamkan prosesor AMD Ryzen 7 PRO 6850U. Chipset 8-core dan 16-thread berbasis arsitektur Zen 3+ ini adalah otak yang cerdas dan efisien. Ditunjang oleh grafis terintegrasi Radeon 680M, kombinasi ini tidak hanya mumpuni untuk multitasking dan produktivitas harian, tetapi juga mampu menangani editing foto, video ringan, bahkan sesi gaming esports dengan lancar. Ini adalah pilihan yang solid untuk sebuah laptop ultraportable.

Dukungan memori dan penyimpanan juga tak kalah impresif. RAM 16 GB tipe LPDDR5 dengan kecepatan 6400 MHz memastikan perpindahan antar-aplikasi berjalan tanpa hambatan. Sementara itu, SSD NVMe PCIe 4.0 berkapasitas hingga 1 TB menawarkan ruang penyimpanan yang luas sekaligus kecepatan baca/tulis yang sangat tinggi, mempercepat segala proses mulai dari booting sistem hingga membuka file proyek yang berukuran besar.

Dari segi konektivitas, Axioo tampaknya paham betul kebutuhan pengguna modern. Port USB-C Full Function yang mendukung pengisian daya dan transfer data, HDMI untuk sambungan ke monitor eksternal, serta Wi-Fi 6E untuk koneksi nirkabel yang lebih stabil dan cepat, semuanya tersedia. Kelengkapan port ini membuat Hype R X8 OLED siap menghadapi berbagai skenario kerja, baik di kantor maupun di rumah. Inovasi pada perangkat keras pendukung seperti ini seringkali didukung oleh terobosan di level komponen, sebagaimana yang pernah diusung oleh teknologi layar sentuh baru dari LG yang membantu menciptakan laptop yang lebih tipis.

Harga dan Nilai Tambah yang Ditawarkan

Lantas, berapa harga yang harus Anda bayar untuk paket komplet ini? Harga Axioo Hype R X8 OLED resmi adalah Rp 8.999.000. Untuk segmen laptop dengan spesifikasi dan fitur premium seperti ini, angka tersebut terbilang kompetitif. Laptop ini akan mulai tersedia pada Oktober 2025 melalui Agres.ID dan situs resmi Axioo.

Yang menarik, Axioo tidak hanya menjual produk, tetapi juga memberikan jaminan ekstra. Setiap pembelian dilengkapi dengan Axioo Accidental Damage Protection Extra. Artinya, Anda mendapatkan perlindungan terhadap kerusakan tak terduga bahkan hingga kehilangan, yang dapat diklaim lebih dari satu kali sesuai ketentuan. Ini adalah nilai tambah yang signifikan, memberikan ketenangan pikiran bagi pengguna yang aktif.

Kolaborasi Axioo dengan AMD sebagai pemasok dapur pacu dan Agres.ID yang menangani distribusi melalui jaringan lebih dari 180 toko di 23 kota juga menunjukkan keseriusan brand dalam menjangkau pasar secara luas. Dengan demikian, Harga Axioo Hype R X8 OLED bukan hanya membeli sebuah perangkat, tetapi juga ekosistem pendukung yang matang.

Jadi, apakah Axioo Hype R X8 OLED layak menjadi pilihan? Tampaknya iya. Dengan kombinasi desain ultratingan, layar OLED yang memukau, performa yang andal, dan fitur perlindungan tambahan, laptop ini berhasil menawarkan nilai yang menarik di banderol Rp 8,9 jutaan. Ia hadir bukan sekadar sebagai alternatif, melainkan sebagai penantang yang siap merebut perhatian para profesional dan kreator yang mengutamakan mobilitas tanpa kompromi.

Axioo Hype R X8 OLED: Spesifikasi Lengkap Laptop Tipis Premium

0

Telset.id – Dalam pasar laptop yang semakin padat, Axioo kembali menunjukkan taringnya dengan meluncurkan Hype R X8 OLED. Laptop ini bukan sekadar tambahan koleksi, melainkan pernyataan tegas bahwa perangkat ringan bisa menyuguhkan performa tinggi dan tampilan visual memukau. Spesifikasi Axioo Hype R X8 OLED menjadi sorotan utama, menggoda para profesional dan kreator konten yang mengutamakan mobilitas tanpa kompromi.

Bayangkan membawa laptop seberat kurang dari satu kilogram yang mampu menangani editing video dan gaming ringan dengan mulus. Itulah janji yang dibawa Hype R X8 OLED. Dengan material magnesium alloy, laptop ini tidak hanya kokoh tetapi juga sangat portabel, menjawab kebutuhan era kerja hybrid di mana perangkat harus siap dibawa ke mana saja. Bagi Anda yang kerap bergelut dengan desain grafis atau video, kehadiran panel OLED 14 inci dengan resolusi 2.8K menjadi daya pikat yang sulit ditolak.

Lantas, apa saja yang membuat spesifikasi Axioo Hype R X8 OLED layak diperhitungkan? Mari kita selami lebih dalam setiap komponennya, dari dapur pacu hingga fitur pendukung yang membuatnya menjadi paket komplet untuk produktivitas tinggi.

Desain Ringan dan Layar Memukau

Dengan bobot hanya 0,94 kilogram, Axioo Hype R X8 OLED dirancang untuk menjadi teman setia perjalanan Anda. Material magnesium alloy tidak hanya membuatnya ringan, tetapi juga memberikan kesan premium dan daya tahan yang baik. Bandingkan dengan deretan laptop tipis murah yang biasanya mengorbankan kualitas material, Axioo justru berani menawarkan konstruksi tinggi dalam tubuh yang ramping.

Layar 14 inci dengan panel OLED 2.8K (2880×1800) dan aspek rasio 16:10 adalah jiwa dari laptop ini. Teknologi OLED menghadirkan warna yang hidup dan hitam yang benar-benar pekat, sesuatu yang jarang ditemui di segmen laptop ringan. Untuk pekerja kreatif, keakuratan warna dan kontras tinggi ini bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan. Inovasi layar semacam ini sejalan dengan tren yang diusung teknologi terbaru LG yang juga fokus pada pengurangan ketebalan tanpa mengorbankan kualitas visual.

Performa Tangguh untuk Multitasking dan Kreasi

Di balik bodi yang ramping, Axioo Hype R X8 OLED ditenagai prosesor AMD Ryzen 7 PRO 6850U. Prosesor 8-core 16-thread berbasis arsitektur Zen 3+ (6 nm) ini dirancang untuk efisiensi daya dan kinerja optimal. Ditemani grafis terintegrasi Radeon™ 680M, kombinasi ini cukup powerful untuk menangani multitasking intensif, editing foto, rendering video, bahkan gaming esports ringan. Anda tidak perlu lagi memilih antara portabilitas dan performa.

Dukungan RAM 16 GB LPDDR5 6400 MHz dan SSD NVMe PCIe 4.0 hingga 1 TB memastikan setiap perintah direspons dengan cepat. Baik membuka puluhan tab browser, menjalankan aplikasi desain, atau sekadar memindah file besar, semuanya terasa lancar tanpa lag. Konfigurasi ini menempatkan Hype R X8 OLED sejajar dengan laptop AI-ready untuk produktivitas hybrid yang mulai marak di pasaran.

Konektivitas Lengkap dan Daya Tahan Baterai

Axioo memahami bahwa laptop modern harus siap terhubung dengan berbagai perangkat. Port yang disematkan cukup lengkap: USB 3.2 Gen 1 Type-A, USB-C Full Function, HDMI, dan audio combo jack. Untuk konektivitas nirkabel, Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.2 memastikan transfer data cepat dan koneksi stabil, cocok untuk meeting online atau streaming konten tanpa gangguan.

Baterai 54 Wh dengan dukungan pengisian cepat 65 W via USB-C menjanjikan ketahanan seharian. Fitur pengisian cepat berarti Anda tidak perlu menunggu lama untuk mengisi ulang daya, sangat praktis bagi yang selalu mobile. Pelengkap lain seperti backlit keyboard, fingerprint sensor, dan webcam 720p dual mic semakin menyempurnakan pengalaman penggunaan, membuat Hype R X8 OLED siap mendukung segala aktivitas profesional Anda.

Harga dan Perlindungan Eksklusif

Axioo Hype R X8 OLED dilepas dengan harga Rp 8.999.000 dan akan mulai tersedia pada Oktober 2025 melalui Agres.ID serta situs resmi axiooworld.com. Yang menarik, setiap pembelian dilengkapi Axioo Accidental Damage Protection Extra—perlindungan yang mencakup kerusakan tak terduga hingga kehilangan, dan dapat diklaim lebih dari sekali sesuai ketentuan. Ini adalah nilai tambah yang jarang ditawarkan produsen lain, memberikan rasa aman ekstra bagi pengguna.

Kolaborasi dengan AMD dan Agres.ID memperkuat posisi laptop ini. AMD menyuplai dapur pacu andal, sementara Agres.ID memastikan distribusi menjangkau seluruh Indonesia lewat jaringan lebih dari 180 toko di 23 kota. Dengan spesifikasi Axioo Hype R X8 OLED yang impresif dan dukungan pascapenjualan solid, Axioo bukan hanya menjual produk, tetapi juga solusi lengkap untuk kebutuhan komputasi modern.

Jadi, apakah Axioo Hype R X8 OLED layak menjadi investasi Anda? Jika Anda mencari laptop ringan yang tidak mengorbankan performa dan kualitas tampilan, jawabannya mungkin iya. Dengan harga di bawah Rp 9 juta, Anda mendapatkan paket komplet: desain premium, layar OLED memukau, performa tangguh, dan perlindungan ekstra. Di tengah maraknya laptop tipis dengan spesifikasi biasa, kehadiran Hype R X8 OLED seperti angin segar yang menawarkan lebih dari sekadar portabilitas.

iQOO Z Series ke-3 Siap Hadir dengan Chipset MediaTek Pertama

0

Telset.id – Dalam tempo enam bulan, iQOO Indonesia sudah bersiap meluncurkan produk ketiga dari lini Z Series. Bocoran terbaru mengindikasikan smartphone ini akan menjadi yang pertama dari iQOO yang mengusung chipset MediaTek, tepatnya Dimensity 7360-Turbo. Sebuah langkah berani yang bisa mengubah peta persaingan smartphone kelas menengah.

Mengutip unggahan media sosial resmi iQOO Indonesia dan berbagai sumber terpercaya, produk ketiga Z Series ini dijadwalkan meluncur pada 23 Oktober 2025. Tidak main-main, iQOO menargetkan segmen kelas menengah dengan janji performa tinggi yang menjadi DNA brand ini sejak awal. Jika Anda penggemar smartphone dengan performa tangguh, inilah yang patut ditunggu.

Lalu, apa yang membuat peluncuran ketiga dalam waktu singkat ini begitu istimewa? Jawabannya terletak pada pilihan chipset yang berbeda dari biasanya. Selama ini iQOO identik dengan Snapdragon, namun kali mereka memilih MediaTek Dimensity 7360-Turbo. Sebuah keputusan strategis yang menunjukkan kepercayaan diri iQOO dalam mengoptimalkan berbagai platform chipset.

Performa Jadi Andalan Utama

Janardana Indratama, Product Manager iQOO Indonesia, menegaskan bahwa aspek performa memang menjadi keunggulan tersendiri dari semua smartphone iQOO. “Kami memiliki tantangan tersendiri dimana tidak hanya sekedar menggunakan spesifikasi andalan, tetapi bagaimana bisa mengeluarkan performa terbaik dari setiap komponen yang ada,” ujarnya.

Pernyataan ini bukan sekadar jargon marketing. Tim iQOO dikenal memiliki kemampuan optimasi yang mumpuni, dan kini mereka diuji dengan platform MediaTek untuk pertama kalinya. Hasil uji sintetis nantinya akan menjadi tolok ukur seberapa baik optimasi dari tim iQOO menangani smartphone pertama yang mengusung chipset MediaTek ini.

Dimensity 7360-Turbo sendiri memiliki desain arsitektur dan konfigurasi dari pendahulunya yaitu Dimensity 7300 yang kian populer digunakan smartphone di rentang harga 3-4 juta rupiah. Pilihan ini cukup masuk akal mengingat iQOO Z9 Series sebelumnya juga sukses di segmen harga menengah.

Content image for article: iQOO Z Series ke-3 Siap Hadir dengan Chipset MediaTek Pertama

Warisan Sukses Generasi Sebelumnya

Untuk memahami strategi iQOO, kita perlu melihat track record Z Series sebelumnya. Pada Juni 2025, iQOO menghadirkan iQOO Z10 sebagai smartphone dengan kapasitas baterai terbesar di Indonesia yaitu 7300mAh. Tidak hanya kapasitas baterai yang besar, iQOO Z10 juga mendukung performa tinggi berkat chipset Snapdragon 7s Gen 3.

Tren positif ini dilanjutkan iQOO Z10 Lite pada Agustus, smartphone yang mengusung layar AMOLED 120Hz terbaik di kelasnya, baterai 6000mAh dan fitur premium bypass charging, serta durabilitas berkat sertifikasi IP68 & IP69. Dua produk sebelumnya ini sukses membangun fondasi kuat untuk Z Series ketiga.

Kini, dengan mengusung chipset Dimensity 7360-Turbo, iQOO Z Series terbaru akan semakin memperkuat identitasnya sebagai smartphone dengan performa kelas. Seperti yang pernah kami bahas dalam artikel tentang iQOO 15 Ultra, brand ini konsisten fokus pada pengalaman gaming dan performa maksimal.

Spesifikasi dan Fitur yang Diharapkan

Meski performa selalu menjadi identitas smartphone iQOO, pengguna bisa mengharapkan peningkatan pada aspek baterai, layar, fitur kecerdasan buatan, kualitas kamera, dan fitur-fitur pendukung lainnya. Mengingat dua pendahulunya sudah menawarkan baterai besar dan fitur charging canggih, wajar jika kita berharap Z Series ketiga akan membawa inovasi serupa.

Unggahan media sosial resmi iQOO Indonesia menunjukkan tampilan tampak belakang dari smartphone dan juga kumpulan komentar berupa chipset MediaTek yang sudah dinantikan oleh para konsumen. Desain yang elegan dengan performa gahar – itulah kombinasi yang diusung iQOO.

Perlu dicatat bahwa pasar Rusia dan India telah lebih dulu menerima peluncuran iQOO Z10R 5G, namun melihat adanya beberapa perbedaan spesifikasi, maka pasar Indonesia harus lebih bersabar menunggu informasi resmi dari iQOO Indonesia untuk spesifikasi dan varian. Seperti biasa, update software dan dukungan jangka panjang juga menjadi faktor penting yang dipertimbangkan iQOO.

Dengan peluncuran yang semakin dekat, semua mata tertuju pada bagaimana iQOO akan memposisikan produk ketiga Z Series ini. Apakah akan langsung bersaing ketat dengan rival-rivalnya di segmen menengah? Atau justru menciptakan segmen baru sendiri? Jawabannya akan terungkap pada 23 Oktober mendatang.

Bagi Anda yang penasaran dengan perkembangan terbaru, ikuti terus informasi mengenai peluncuran produk ketiga dari iQOO Z Series melalui akun media sosial resmi iQOO Indonesia. Serta jangan lewatkan kejutan menarik menjelang periode pre-order yang akan segera dimulai. Siap-siap untuk mengalami pengalaman smartphone yang berbeda dengan performa yang benar-benar “ngegas”.

Samsung Galaxy XR Resmi: Headset AI Pertama dengan Harga Fantastis

0

Telset.id – Bayangkan sebuah headset yang tidak hanya menampilkan dunia virtual, tetapi benar-benar memahaminya. Sebuah perangkat yang bisa melihat apa yang Anda lihat, mendengar apa yang Anda dengar, dan merespons dengan kecerdasan layaknya asisten pribadi. Inilah yang ditawarkan Samsung Galaxy XR, headset realitas campuran pertama perusahaan yang dibangun dengan AI sebagai fondasi utamanya.

Setelah melalui berbagai fase bocoran resmi dan spekulasi, Samsung akhirnya mengumumkan kehadiran Galaxy XR. Kolaborasi strategis dengan Google dan Qualcomm melahirkan perangkat yang tidak sekadar mengikuti tren, tetapi berambisi mendefinisikan ulang cara kita berinteraksi dengan teknologi. Headset ini menjadi perwujudan nyata dari fokus Samsung di segmen XR yang sebelumnya mengorbankan pengembangan perangkat lipat tiga.

Samsung Galaxy XR headset

AI Native: Bukan Fitur Tambahan, Tapi Jiwa Perangkat

Yang membedakan Galaxy XR dari kompetitor adalah pendekatan “AI-native”. Gemini AI dari Google tidak dijadikan aplikasi tambahan, tetapi terintegrasi langsung ke dalam sistem. Konsepnya revolusioner: headset ini memahami konteks, bukan sekadar menjalankan perintah.

“Galaxy XR berperilaku lebih seperti asisten pribadi yang memahami konteks,” begitulah penjelasan Samsung. Bayangkan Anda sedang berjalan di jalan dan melihat restoran menarik. Cukup menatap bangunan tersebut, Galaxy XR akan langsung memberikan rekomendasi menu andalan, rating, bahkan memesan meja tanpa Anda perlu berkata-kata. Atau ketika Anda bingung mencari jalan, navigasi 3D Google Maps akan muncul secara natural di bidang pandang Anda.

Fitur Circle to Search yang populer di smartphone Android kini berevolusi. Di Galaxy XR, Anda bisa “melingkari” objek di dunia nyata dengan pandangan mata, dan AI akan langsung mengidentifikasi serta mencari informasi relevan. Inilah yang disebut Samsung sebagai interaksi melalui suara, penglihatan, dan gerakan yang terintegrasi sempurna.

Android XR: Ekosistem yang Terbuka dan Familiar

Platform Android XR yang dikembangkan bersama Google menjadi tulang punggung software Galaxy XR. Keunggulan terbesarnya? Semua aplikasi Android yang sudah Anda gunakan di smartphone dapat berjalan langsung di headset ini. Transisi dari smartphone ke headset menjadi hampir tanpa hambatan.

Bagi developer, platform ini menawarkan fleksibilitas luar biasa. Pembuatan aplikasi XR baru dapat dilakukan menggunakan OpenXR, WebXR, atau Unity. Desain yang terbuka dan skalabel ini memastikan ekosistem Galaxy XR akan tumbuh cepat, sekaligus mendukung perangkat XR masa depan seperti kacamata AI.

Integrasi yang dalam dengan ekosistem Google memberikan keunggulan kompetitif. Mulai dari Gemini AI, Google Maps 3D, hingga akses ke konten Android terbaik, pengguna merasakan pengalaman yang kohesif dan powerful.

Samsung Galaxy XR headset

Spesifikasi Hardware yang Menggetarkan Industri

Dibalik kecerdasan artifisialnya yang impresif, Galaxy XR dibekali hardware yang tak kalah mengesankan. Chipset Snapdragon XR2+ Gen 2 dari Qualcomm dipadukan dengan RAM 16GB dan storage 256GB menciptakan fondasi performa yang solid untuk pengalaman XR terbaik.

Layar Micro-OLED dengan resolusi 3.552 x 3.840 per mata menghasilkan kerapatan piksel yang luar biasa – total 27 juta piksel yang menghadirkan gambar tajam dan detail. Dengan cakupan warna 95% DCI-P3 dan pilihan refresh rate hingga 90Hz, visual yang dihadilkan benar-benar immersive.

Yang membuatnya semakin menarik adalah kemampuan menangkap dan menampilkan konten 3D. Kamera 6.5MP khusus mampu merekam foto dan video 3D, mengubah kenangan biasa menjadi pengalaman yang hidup. Dukungan dua kamera pass-through, enam kamera pelacakan, dan empat kamera pelacak mata memastikan interaksi dengan dunia virtual terasa natural dan responsif.

Untuk keamanan, Galaxy XR mengadopsi pengenalan iris yang tidak hanya membuka kunci perangkat, tetapi juga mengisi password secara otomatis. Sistem audio dua arah dengan woofer dan tweeter terpisah, didukung enam mikrofon beamforming, menghadirkan pengalaman suara yang spatial dan jelas.

Harga dan Ketersediaan: Fantastis tapi Berkelas

Lalu, berapa harga yang harus Anda bayar untuk teknologi secanggih ini? Samsung memasang banderol US$1.799 untuk paket utama Galaxy XR. Jika dikonversi ke Rupiah dengan kurs sekitar Rp15.600 per dolar AS, harganya mencapai kisaran Rp28 juta.

Untuk aksesori tambahan, Galaxy XR Travel Case dan Galaxy XR Controller masing-masing dihargai US$249.99 atau sekitar Rp3,9 juta. Total investasi untuk pengalaman XR lengkap bisa mencapai Rp35,8 juta.

Meski terbilang premium, harga ini sebanding dengan teknologi yang ditawarkan. Berbeda dengan perangkat lipat yang fokus pada faktor bentuk, Galaxy XR menghadirkan pengalaman komputasi yang benar-benar baru.

Ketersediaan perdana dimulai 21 Oktober di Amerika Serikat dan 22 Oktober di Korea. Sayangnya, belum ada konfirmasi kapan headset ini akan sampai ke pasar Indonesia. Namun mengingat besarnya minat terhadap teknologi XR di tanah air, kemungkinan Samsung akan membawanya dalam waktu tidak terlalu lama.

Dengan bobot 545 gram (termasuk bantalan dahi) dan baterai terpisah seberat 302 gram, Galaxy XR memang tidak dirancang untuk dipakai seharian. Masa pakai baterai sekitar 2 jam untuk penggunaan umum dan 2,5 jam untuk pemutaran video mungkin terasa singkat, tetapi cukup untuk sesi produktivitas atau hiburan yang intens.

Kehadiran Samsung Galaxy XR bukan sekadar peluncuran produk baru. Ini adalah pernyataan visi tentang masa depan komputasi yang lebih intuitif, kontekstual, dan manusiawi. Di tangan Samsung, Google, dan Qualcomm, headset ini berpotensi menjadi titik balik dalam adopsi teknologi realitas campuran secara massal. Pertanyaannya sekarang: apakah dunia siap menyambut era di mana AI tidak hanya membantu, tetapi benar-benar memahami?

Poco F8 Ultra NBTC Certified, Launch Bisa Lebih Cepat dari Perkiraan

0

Telset.id – Kabar mengejutkan datang dari lini Poco. Poco F8 Ultra, yang sebelumnya diperkirakan baru meluncur pada Maret 2026, tiba-tiba telah muncul di platform sertifikasi NBTC Thailand. Kehadirannya yang lebih awal ini mengindikasikan bahwa jadwal peluncurannya bisa maju lebih cepat, mungkin bahkan sebelum akhir tahun ini atau paling lambat awal 2026. Sebuah perkembangan yang pasti ditunggu para penggemar smartphone performa tinggi.

Bagi yang mengikuti perkembangan Poco, langkah ini seolah mengulang sejarah. Ingat Poco F7 Ultra yang disetujui NBTC pada Maret lalu dan resmi diluncurkan di bulan yang sama? Pola yang sama kini terlihat pada F8 Ultra. Kemunculannya di database NBTC bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal kuat bahwa proses produksi dan distribusi sudah dimulai. Anda yang sedang menanti ponsel flagship baru mungkin tak perlu menunggu terlalu lama.

Model number yang terungkap, 25102PCBEG, menjadi kunci analisis pertama. Kode “PC” jelas merujuk pada Poco, membedakannya dari varian lain. Yang menarik, ketika kita bandingkan dengan model number Redmi K90 Pro Max, 25102RKBEC (di mana “RK” menandakan seri K Redmi), kemiripannya begitu mencolok. Pola penomoran ini menguatkan spekulasi bahwa Poco F8 Ultra kemungkinan besar adalah versi rebrand dari Redmi K90 Pro Max. Sebuah strategi yang tidak asing di dunia smartphone, di mana satu platform hardware dipasarkan dengan identitas berbeda untuk segmen yang beragam.

Lalu, seperti apa wujud Poco F8 Ultra yang diduga merupakan saudara kembar Redmi K90 Pro Max ini? Mari kita telusuri spesifikasinya berdasarkan bocoran yang beredar. Layarnya disebut-sebut akan menggunakan panel OLED berukuran 6,9 inci dengan resolusi 2K yang tajam dan refresh rate 120Hz yang smooth. Kombinasi yang sempurna untuk menikmati konten multimedia dan gaming berat. Untuk keamanan, sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar diprediksi akan menjadi pilihan, menawarkan kecepatan dan akurasi yang lebih baik dibandingkan sensor optik konvensional.

Redmi K90 Pro Max - 2.1 speaker

Jantung performa Poco F8 Ultra kemungkinan besar akan ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5. Sebuah chipset flagship yang diramalkan menjadi penentu performa ponsel high-end tahun depan. Dukungan memori hingga 16GB LPDDR5x RAM dan penyimpanan UFS 4.0 hingga 1TB menjanjikan kelancaran ekstrem dalam multitasking dan kecepatan loading aplikasi atau game yang hampir instan. Sistem operasinya diprediksi akan langsung membawa HyperOS 3 berbasis Android 16, memberikan pengalaman software yang segar dan teroptimasi.

Di sektor daya tahan, warisan dari Redmi K90 Pro Max menunjukkan baterai berkapasitas raksasa 7.650mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W wired dan 50W wireless. Namun, ada kemungkinan Poco akan melakukan sedikit penyesuaian, mungkin dengan kapasitas baterai yang sedikit lebih kecil pada varian F8 Ultra-nya. Bagaimanapun, kombinasi kapasitas besar dan teknologi charging cepat ini berpotensi menghilangkan kekhawatiran akan daya baterai dalam penggunaan intensif sehari-hari.

Sistem kamera Poco F8 Ultra juga menjanjikan. Konfigurasi triple camera di bagian belakang diduga akan menampilkan sensor utama 50MP OmniVision 950, didampingi lensa ultra-wide 50MP, dan yang paling menarik, kamera periscope 50MP dengan zoom optikal 5x dan dukungan OIS. Sebuah setup yang siap menantang flagship photography di pasaran. Untuk selfie, kamera depan 20MP siap mengabadikan momen terbaik Anda. Fitur audio 2.1 speaker system dan rating ketahanan air-debu IP68/69 semakin melengkapi paket flagship komplet ini.

Kemunculan Poco F8 Ultra di NBTC ini jelas menjadi angin segar. Ia tidak hanya menawarkan spesifikasi mentereng tetapi juga kemungkinan jadwal peluncuran yang lebih cepat. Jika benar merupakan rebrand dari Redmi K90 Pro Max, strategi ini memungkinkan Poco untuk hadir dengan produk flagship yang matang tanpa melalui proses pengembangan platform dari nol. Efisiensi yang pada akhirnya bisa menguntungkan konsumen dari segi harga dan ketersediaan.

Namun, pertanyaan besarnya adalah: berapa harga yang akan dibanderol? Mengingat spesifikasi yang sangat tinggi dan posisinya sebagai varian “Ultra”, perkiraan kasar (berdasarkan konversi dari perkiraan harga global perangkat sejenis dan nilai tukar Rupiah) bisa berada di kisaran Rp 14-16 juta. Tentu saja, angka ini masih spekulatif dan menunggu pengumuman resmi dari Poco. Bandingkan dengan bocoran Poco F8 Pro yang juga mengusung Snapdragon 8 Gen 5, atau varian Poco F8 standar yang dikabarkan memiliki baterai besar 8.000mAh. Pilihan bagi konsumen tampaknya akan semakin beragam.

Kemunculan Poco F8 Ultra lebih awal dari perkiraan di NBTC adalah penanda bahwa persaingan smartphone flagship tahun depan akan semakin panas. Dengan spesifikasi yang menggiurkan dan waktu peluncuran yang berpotensi lebih cepat, Poco sepertinya sedang mempersiapkan senjata ampuh untuk merebut perhatian di segmen high-end. Tinggal menunggu konfirmasi resmi dan jawaban atas pertanyaan terbesar: kapan tepatnya ponsel ini akan mendarat di tangan konsumen? Satu hal yang pasti, pasar smartphone Indonesia kembali disuguhi sebuah prospek yang menarik untuk ditunggu.

Jadwal Resmi MagicOS 10: Daftar Lengkap Perangkat Honor yang Akan Update

0

Telset.id – Apakah ponsel Honor Anda akan mendapatkan pembaruan terbesar tahun ini? MagicOS 10, kulit kustom terbaru Honor yang dibangun di atas Android 16, akhirnya mengungkap jadwal roll-out resminya. Transformasi software ini bukan sekadar pembaruan biasa—ini adalah evolusi signifikan yang membawa kemampuan artificial intelligence tingkat lanjut, arsitektur MCP level sistem, antarmuka pengguna yang didesain ulang, dan integrasi perangkat silang yang lebih mulus.

Bagi pengguna setia Honor, pertanyaan besarnya adalah: kapan giliran perangkat Anda menikmati semua fitur canggih ini? Kabar baiknya, Honor telah membagikan timeline lengkap perangkat eligible yang akan menerima MagicOS 10. Roll-out dimulai akhir bulan ini dengan model flagship terbaru, kemudian secara bertahap menjangkau lebih banyak perangkat dalam beberapa bulan ke depan.

Yang membuat MagicOS 10 begitu dinanti adalah pendekatan revolusionernya terhadap pengalaman pengguna. Dengan AI yang tertanam dalam di level sistem, antarmuka yang lebih intuitif, dan kemampuan konektivitas antar-perangkat yang ditingkatkan, pembaruan ini menjanjikan lompatan kualitas yang signifikan dari versi sebelumnya. Tidak heran komunitas pengguna Honor menanti-nanti kedatangannya.

Timeline Lengkap Roll-out MagicOS 10

Roll-out MagicOS 10 akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari perangkat flagship terbaru kemudian merambat ke model yang lebih tua. Berikut adalah jadwal lengkapnya berdasarkan bulan:

Oktober 2025

  • Honor Magic V5
  • Honor Magic 7 RSR | Porsche Design
  • Honor Magic 7 Pro
  • Honor Magic 7
  • Honor GT Pro
  • Honor Magic 6 RSR | Porsche Design
  • Honor Magic 6 Ultimate Edition
  • Honor Magic 6 Pro
  • Honor Magic 6
  • Honor 400 Pro
  • Honor 400
  • Honor MagicPad 3

November 2025

  • Honor Magic V3
  • Honor Magic Vs3
  • Honor Magic 5 Ultimate Design
  • Honor Magic 5 Pro
  • Honor Magic 5
  • Honor Tablet GT 2 Pro

Desember 2025

  • Honor Magic V2 RSR | Porsche Design
  • Honor Magic V2 Ultimate Edition
  • Honor Magic V2
  • Honor MagicPad 2
  • Honor Tablet GT Pro
  • Honor Tablet GT
  • Honor Tablet V9

Kuartal Pertama 2026

  • Honor Magic V Flip 2
  • Honor Magic V Flip
  • Honor Magic Vs2
  • Honor Magic Vs Ultimate Edition
  • Honor Magic Vs
  • Honor 300 Ultra
  • Honor 300 Pro
  • Honor 300
  • Honor GT
  • Honor 200 Pro
  • Honor 200
  • Honor 100 Pro
  • Honor 100
  • Honor 90 GT
  • Honor Power
  • Honor X70
  • Honor X70i
  • Honor X60 GT
  • Honor Tablet 10
  • Honor Tablet X9 Pro
  • Honor Tablet X9

Apa yang Baru di MagicOS 10?

MagicOS 10 bukan sekadar pembaruan kosmetik—ini adalah transformasi fundamental dalam cara Honor mendekati pengalaman software. Dengan basis Android 16, sistem ini menghadirkan kemampuan AI yang benar-benar terintegrasi dalam level sistem. Bayangkan asisten pintar yang benar-benar memahami konteks penggunaan Anda, atau antarmuka yang beradaptasi dengan kebiasaan harian Anda.

Arsitektur MCP (Magic Connect Platform) level sistem memungkinkan integrasi yang lebih erat antar perangkat Honor. Transfer file, berbagi koneksi internet, atau melanjutkan pekerjaan dari satu perangkat ke perangkat lain menjadi lebih mulus dan intuitif. Ini adalah visi ekosistem perangkat yang selama ini dijanjikan Honor, dan MagicOS 10 mewujudkannya dengan elegan.

Desain antarmuka yang baru juga menonjol dengan pendekatan yang lebih minimalis namun fungsional. Transisi yang lebih halus, animasi yang lebih natural, dan tata letak yang lebih ergonomis—semuanya dirancang untuk mengurangi cognitive load pengguna sambil meningkatkan produktivitas.

Bagaimana Mengecek Pembaruan?

Jika perangkat Honor Anda termasuk dalam daftar di atas, Anda akan menerima notifikasi otomatis ketika update MagicOS 10 tersedia untuk perangkat Anda. Namun, bagi yang tidak sabar menunggu, Anda bisa mengecek secara manual melalui menu Software Update di aplikasi Settings.

Caranya cukup mudah: buka Settings > System > Software Update, lalu ketuk “Check for updates”. Jika pembaruan sudah tersedia untuk perangkat Anda, sistem akan menampilkan opsi untuk mengunduh dan menginstal MagicOS 10. Pastikan koneksi internet stabil dan baterai memiliki daya minimal 50% sebelum memulai proses update.

Perlu diingat bahwa roll-out dilakukan secara bertahap, jadi mungkin butuh waktu beberapa hari atau minggu sejak tanggal yang diumumkan sebelum update benar-benar sampai ke perangkat Anda. Faktor regional dan operator juga bisa mempengaruhi waktu kedatangan update.

Bagi pengguna yang perangkatnya belum masuk dalam daftar ini, jangan putus asa. Honor dikenal konsisten dalam memberikan update software untuk perangkat yang memenuhi syarat. Seperti yang terlihat pada Honor Magic8 Pro, komitmen terhadap update software jangka panjang menjadi prioritas perusahaan.

MagicOS 10 menandai babak baru dalam perjalanan software Honor. Dengan fokus pada AI, konektivitas, dan pengalaman pengguna yang lebih personal, pembaruan ini tidak hanya meningkatkan fungsionalitas tetapi juga membentuk bagaimana kita berinteraksi dengan perangkat digital sehari-hari. Seperti yang telah ditunjukkan Honor dengan peluncuran tablet AI dan smartwatch di Indonesia, komitmen terhadap ekosistem perangkat yang terintegrasi semakin kuat.

Jadi, apakah ponsel atau tablet Honor Anda termasuk dalam daftar beruntung? Jika iya, bersiaplah untuk pengalaman software yang benar-benar baru. Jika belum, mungkin ini saat yang tepat untuk mempertimbangkan upgrade ke perangkat yang lebih baru—seperti Honor Magic 8 Series dengan kamera 200MP dan baterai raksasa—yang tidak hanya menjanjikan hardware canggih tetapi juga dukungan software jangka panjang.

Cara Blokir Iklan di Safari iPhone dengan Mudah dan Efisien

0

Telset.id – Pengguna iPhone kini dapat memblokir iklan di browser Safari dengan lebih efektif menggunakan ekstensi content blocker yang tersedia di App Store. Metode ini tidak hanya menghilangkan gangguan visual tetapi juga meningkatkan kecepatan loading halaman, menghemat kuota data, dan memperpanjang daya tahan baterai perangkat.

Proses pemblokiran iklan di Safari iPhone memerlukan iOS 9 atau lebih tinggi, dengan langkah utama meliputi pengunduhan aplikasi pemblokir konten seperti 1Blocker atau Crystal Adblock, kemudian mengaktifkannya melalui menu Settings > Safari > Extensions. Sistem ini bekerja dengan mencegah unduhan elemen iklan dari server tertentu, mirip dengan pendekatan yang mulai diterapkan browser lain seperti Chrome yang membungkam video iklan otomatis.

Sam Costello, penulis teknologi berpengalaman, menjelaskan bahwa content blocker beroperasi layaknya keyboard pihak ketiga – aplikasi terpisah yang berfungsi dalam aplikasi lain yang mendukungnya. “Ketika Anda mengunjungi situs web, aplikasi memeriksa daftar layanan dan server iklan. Jika ditemukan, aplikasi memblokir situs dari memuat iklan tersebut,” jelas Costello dalam tulisannya.

iBlocker filters and iPhone Safari extensions options

Langkah Praktis Memasang Pemblokir Iklan

Untuk mulai memblokir iklan di Safari iPhone, pengguna perlu mengunduh aplikasi content blocker dari App Store. Beberapa opsi populer termasuk 1Blocker yang gratis dengan pembelian dalam aplikasi, Crystal Adblock seharga $0.99, dan Purify seharga $1.99. Setiap aplikasi menawarkan fitur unggulan seperti aturan kustom, penghematan data hingga 50%, dan peningkatan kecepatan loading halaman empat kali lipat.

Setelah mengunduh aplikasi, pengguna harus membukanya dan mengikuti petunjuk setup yang disediakan. Kemudian, buka Settings > Safari > Extensions, pilih ekstensi yang diinginkan (misalnya 1Blocker – Ads), dan aktifkan toggle Allow Extension. Proses ini mengaktifkan kemampuan pemblokiran iklan di Safari tanpa perlu restart perangkat.

Manfaat dan Pertimbangan Pemblokiran Iklan

Pemblokiran iklan di Safari iPhone menawarkan beberapa keuntungan signifikan. Selain menghilangkan gangguan visual, metode ini membuat halaman web loading lebih cepat karena tidak perlu mengunduh elemen iklan yang seringkali berisi video atau animasi. Aspek keamanan juga meningkat, mengingat banyak iklan menjadi vektor malware yang dapat menginfeksi perangkat, seperti yang dijelaskan dalam panduan deteksi dan penanganan malware di perangkat iOS.

Penghematan data menjadi manfaat lain yang tidak kalah penting. Beberapa aplikasi pemblokir iklan mengklaim dapat menghemat hingga 50% penggunaan data browsing, meskipun angka tersebut mungkin sedikit berlebihan. Yang pasti, dengan tidak mengunduh gambar dan video iklan, kuota data pengguna akan lebih hemat. Daya tahan baterai juga meningkat karena prosesor tidak perlu bekerja keras mengunduh dan menampilkan konten iklan.

Pop-Up blocking settings in iOS

Namun, ada pertimbangan penting sebelum memblokir iklan. Beberapa situs web mendeteksi ketika iklan mereka diblokir dan mungkin membatasi akses konten. Hampir setiap situs di internet bergantung pada pendapatan iklan untuk membiayai operasional, termasuk membayar penulis, editor, server, dan biaya lainnya. Tanpa pendapatan ini, situs favorit pengguna berpotensi tutup.

Untuk mengatasi masalah ini, sebagian besar aplikasi pemblokir iklan menyertakan fitur whitelist yang memungkinkan pengguna tetap menampilkan iklan di situs tertentu yang ingin didukung. Pendekatan ini mirip dengan tren privasi yang berkembang di industri teknologi, seperti yang terlihat dalam kebijakan pelacakan pengguna melalui in-app browser yang mendapat perhatian publik.

Bagi pengguna yang hanya ingin memblokir pop-up tanpa menginstal aplikasi tambahan, iPhone telah menyediakan fitur built-in melalui Settings > Safari > Block Pop-ups. Cukup aktifkan toggle tersebut ke posisi On (hijau) untuk mencegah munculnya jendela pop-up yang mengganggu selama browsing.

Dengan berbagai opsi yang tersedia, pengguna iPhone dapat menyesuaikan tingkat pemblokiran iklan sesuai kebutuhan mereka, menyeimbangkan antara kenyamanan browsing dan dukungan terhadap situs web favorit. Pemutakhiran iOS secara teratur juga penting untuk memastikan kompatibilitas dan keamanan sistem pemblokiran iklan yang digunakan.

Realme GT8 Pro Resmi: Kamera Modular dan Kolaborasi Ricoh GR

0

Telset.id – Bayangkan jika Anda bisa mengganti desain kamera smartphone sesuka hati, seperti mengganti casing ponsel. Realme baru saja mewujudkan mimpi tersebut dengan meluncurkan GT8 Pro di China, menghadirkan fitur revolusioner: modul kamera yang dapat diganti secara fisik. Inovasi yang jarang terlihat di industri smartphone ini bukan sekadar gimmick, melainkan langkah berani menuju personalisasi perangkat yang lebih dalam.

Realme menyebutnya sebagai desain perakitan mekanis. Modul kamera yang dapat dipertukarkan ini diamankan oleh dua sekrup Torx di sisi rumah kamera. Lepas kedua sekrup itu, angkat modulnya, dan dalam hitungan detik, Anda bebas memasang tampilan yang berbeda. Pabrikan menawarkan tiga desain kamera utama: persegi, lingkaran, dan gaya robot. Namun bagi Anda yang gemar memodifikasi gadget, Realme membuka pintu untuk desain DIY. Perusahaan telah mempublikasikan file model 3MF untuk rumah kamera, memungkinkan Anda merancang dan mencetak modul kustom sendiri alih-alih mengandalkan opsi resmi Realme.

Desain modular kamera Realme GT8 Pro yang dapat diganti dengan mudah

Kolaborasi dengan Ricoh GR bukanlah satu-satunya hal baru di sini. GT8 Pro juga menjadi debut kolaborasi pertama Realme dengan Ricoh GR. Kamera utamanya adalah sensor utama anti-silau Ricoh GR 50MP, menampilkan susunan lensa tinggi 7P dan lima lapisan pelapis refleksi ultra-rendah yang menurunkan reflektivitas hingga hanya 0,2%. Lensa ini juga menggunakan kaca biru penyerap dalam dan lapisan AR ganda untuk transmisi cahaya 97%. Realme juga mengintegrasikan Mode Ricoh GR, yang menghidupkan kembali panjang fokus ikonik merek tersebut yaitu 28mm dan 40mm.

Menurut perusahaan, GT8 Pro mendukung Mode Fokus Cepat dan mode jendela bidik imersif untuk membuat fotografi point-and-shoot terasa lebih alami. Mendukung hal tersebut adalah kamera periskop 200MP ISOCELL HP5 terbaru dari Samsung. Sensor HP5 berukuran 1/1,56 inci, dibangun dengan proses 28nm untuk kontrol termal dan efisiensi daya yang lebih baik. Ia mendukung rekaman 8K pada 30fps, 4K pada 120fps, dan bahkan FHD 480fps (meski tanpa autofokus). Ia juga dilengkapi dengan autofokus Super QPD, dual slope gain (DSG), dan HDR progresif untuk meningkatkan kecepatan fokus dan rentang dinamis. Ada juga mode close-up telefoto 25cm bagi mereka yang menyukai bidikan makro.

Lensa ketiga di belakang adalah ultrawide 50MP dengan aperture f/2.0 dan FOV 116 derajat. Realme mengklaim telah mengembangkan bersama mesin algoritma intuitif dengan Ricoh yang menghindari pemrosesan berlebihan dan malah berfokus pada preservasi tekstur, detail bayangan, dan realisme keseluruhan. Sistem ini juga menghadirkan lima nuansa film yang terinspirasi GR — termasuk mode standar, positif, negatif, dan hitam-putih kontras tinggi — dengan penyesuaian kustom pada ilmu warna, grain, dan vignetting.

Di luar hype desain dan kamera, GT8 Pro masih mengemas spesifikasi yang Anda harapkan dari ponsel Android kelas atas. Ia ditenagai oleh chip Snapdragon 8 Elite Gen 5 Qualcomm yang dipasangkan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan 1TB. Layarnya adalah panel datar 2K dengan refresh rate 144Hz dan kecerahan puncak 7000 nit. Ia juga menampung kamera selfie 32MP dan pemindai sidik jari ultrasonik. Dayanya disokong oleh baterai 7.000mAh yang mendukung pengisian flash kabel 120W dan nirkabel 50W.

Tampilan belakang Realme GT8 Pro dengan desain kamera modular yang unik

Di China, GT8 Pro dibanderol mulai dari 3.999 yuan (sekitar Rp 9,2 juta) untuk model 12GB + 256GB, naik hingga 5.199 yuan (sekitar Rp 12 juta) untuk versi top-tier 16GB + 1TB. Harga ini menempatkannya di segmen premium, namun dengan fitur modularitas dan kolaborasi Ricoh GR yang menjadi nilai jual unik. Realme tampaknya serius menargetkan pasar fotografer dan penggemar teknologi yang menginginkan personalisasi lebih dari sekadar wallpaper atau casing.

Pendekatan modular Realme dengan GT8 Pro mengingatkan pada era kejayaan perangkat modular sebelumnya, namun dengan eksekusi yang lebih matang dan terintegrasi. Bukan hanya sekadar aksesori tambahan, modul kamera ini menjadi bagian integral dari identitas visual perangkat. Langkah Realme mempublikasikan file 3MF juga membuka peluang bagi komunitas kreatif untuk mengembangkan desain mereka sendiri, menciptakan ekosistem modifikasi yang mungkin akan berkembang di masa depan.

Dengan Realme UI 7.0 yang dioptimalkan untuk perangkat ini, pengalaman pengguna dijanjikan akan semakin mulus. Kombinasi antara hardware modular dan software yang terintegrasi dengan baik bisa menjadi formula sukses di pasar yang semakin jenuh. Apakah ini akan memicu tren baru di industri smartphone? Waktu yang akan menjawabnya, namun satu hal pasti: Realme GT8 Pro telah menancapkan tonggak penting dalam evolusi personalisasi perangkat mobile.

Reebok Smart Ring Resmi Dirilis, Cincin Pintar untuk Kebugaran

0

Telset.id – Dunia wearable fitness baru saja kedatangan pemain baru yang tak terduga. Reebok, brand legendaris yang identik dengan sepatu dan apparel olahraga, secara resmi meluncurkan wearable pertamanya: Reebok Smart Ring. Inilah jawaban bagi Anda yang menginginkan insight performa tubuh tanpa harus mengenakan smartwatch yang besar dan terkadang mengganggu.

Peluncuran ini bukan sekadar ekspansi produk biasa. Reebok melakukan lompatan strategis melalui kemitraan global dengan F45 Training, salah satu komunitas kebugaran dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Kemitraan eksklusif ini menempatkan Reebok sebagai penyedia resmi footwear, apparel, dan yang terbaru—wearable untuk para pelatih dan anggota F45. Sebuah langkah berani yang menunjukkan komitmen Reebok dalam mendefinisikan ulang ekosistem kebugaran modern.

Lantas, apa yang membuat Reebok Smart Ring layak diperhitungkan di pasar yang sudah dipenuhi berbagai pelacak kebugaran? Dengan harga $249 di Amerika Serikat (sekitar Rp 3,9 juta dengan kurs saat ini), cincin pintar ini menawarkan pendekatan yang lebih terintegrasi untuk melacak latihan, pemulihan, dan kebugaran sehari-hari. Bahan titanium yang kokoh menjadi rumah bagi sensor-sensor canggih yang memantau detak jantung, kualitas tidur, aktivitas harian, dan tingkat pemulihan tubuh.

Reebok Smart Ring

Yang menarik, semua data tersebut dikompilasi menjadi satu skor tunggal bernama One Score dalam Reebok Fitness App. Konsep ini dirancang untuk menyederhanakan data kesehatan yang seringkali terlalu kompleks, menjadikannya benar-benar berguna untuk keputusan latihan harian. Bayangkan, alih-alih harus menganalisis puluhan metrik berbeda, Anda cukup melihat satu angka yang merepresentasikan kondisi kebugaran menyeluruh.

Dari sisi ketahanan, Reebok Smart Ring dibekali sertifikasi tahan air hingga 5ATM, membuatnya aman digunakan saat berenang atau dalam kondisi hujan. Perangkat ini juga dirancang untuk bertahan dalam rentang suhu ekstrem dari -10°C hingga 52°C (14°F hingga 125.6°F)—cakupan yang lebih dari cukup untuk berbagai kondisi cuaca dan aktivitas. Baterai lithium polymer yang dapat diisi ulang mampu bertahan 5-7 hari tergantung penggunaan, dengan waktu pengisian kurang dari 2 jam. Konektivitas Bluetooth 5.1 memastikan transfer data yang stabil, sementara memori internalnya mampu menyimpan data hingga 7 hari.

Pengalaman Pra-Beli yang Unik dengan Sizing Kit

Reebok memahami bahwa kenyamanan adalah segalanya untuk wearable yang dikenakan 24/7. Untuk memastikan cincin pas di jari, mereka menawarkan ring sizing kit sebelum pembelian. Calon pembeli diminta mengenakan cincin sampel setidaknya 24 jam untuk menemukan ukuran yang tepat. Setelah konfirmasi ukuran, pembeli akan menerima kupon $10 untuk pemesanan Smart Ring. Namun perlu dicatat, sizing kit sendiri merupakan barang final sale yang tidak dapat dikembalikan.

Pendekatan ini menunjukkan pemahaman mendalam Reebok tentang pengalaman pengguna. Berbeda dengan smartwatch yang relatif mudah disesuaikan, cincin membutuhkan presisi ukuran yang lebih tinggi. Proses fitting 24 jam memastikan Anda mendapatkan ukuran yang nyaman tidak hanya saat diam, tetapi juga selama berbagai aktivitas dan perubahan suhu tubuh.

Lebih dari Sekadar Pelacak Biasa

Menurut pernyataan resmi Reebok, Smart Ring ditujukan bagi mereka yang menginginkan insight performa tanpa beban smartwatch yang besar. Sensor di dalamnya mengukur ritme tubuh secara real-time, menampilkan tren dan tips personalisasi melalui aplikasi. Ini adalah pendekatan yang lebih minimalis namun powerful bagi para fitness enthusiast yang mengutamakan fungsionalitas tanpa kompromi.

Konsep ini mengingatkan kita pada evolusi teknologi wearable. Jika dulu kita terbiasa dengan smartwatch multifungsi seperti Huawei Watch GT 2, kini tren bergerak menuju perangkat yang lebih spesialis dan diskrit. Reebok Smart Ring hadir sebagai alternatif bagi mereka yang mungkin merasa smartwatch tradisional terlalu mencolok atau mengganggu selama latihan intensif.

CEO Reebok Todd Krinsky dalam pernyataannya menekankan filosofi di balik kemitraan dengan F45: “Kemitraan dengan F45 menghubungkan dua brand yang dibangun berdasarkan gerakan dan komunitas. Kami menciptakan produk dan pengalaman yang mendekatkan orang dengan energi budaya kebugaran.” Pernyataan ini bukan sekadar jargon marketing, melainkan cerminan strategi yang melihat kebugaran sebagai ekosistem holistik.

Sementara itu, CEO F45 Tom Dowd menyebut Smart Ring dan kemitraan ini sebagai “langkah besar dalam membantu orang berlatih lebih cerdas dan tetap terhubung dengan progres mereka.” Kolaborasi ini memang terasa natural—F45 dengan komunitas globalnya yang solid, dan Reebok dengan warisan dalam dunia fitness yang telah terbangun puluhan tahun.

Bagi penggemar pelacak aktivitas pintar seperti Vivosport dari Garmin, kehadiran Reebok Smart Ring menawarkan perspektif baru. Meski tanpa layar dan GPS built-in, cincin ini fokus pada metrik fisiologis inti yang justru seringkali lebih penting untuk mengoptimalkan latihan dan pemulihan. Pendekatan “less is more” ini mungkin justru menjadi nilai jual terbesarnya.

Dalam lanskap wearable fitness yang semakin ramai, Reebok Smart Ring hadir dengan proposisi nilai yang jelas. Bukan sebagai pengganti smartwatch lengkap, melainkan sebagai pelengkap khusus untuk mereka yang serius dengan kebugaran namun menginginkan perangkat yang minimalis. Dengan harga sekitar Rp 3,9 juta, produk ini menempati segmen premium yang bersaing langsung dengan wearable sejenis dari brand khusus teknologi.

Yang menarik, meski merupakan pemain baru di kategori wearable, Reebok membawa kekuatan brand dan jaringan distribusi yang sudah mapan. Kombinasi antara teknologi mutakhir dan akses ke komunitas F45 yang masif bisa menjadi formula sukses. Apalagi dengan dukungan ekosistem aplikasi yang dirancang untuk menyederhanakan data kompleks menjadi insight yang dapat ditindaklanjuti.

Bagi masyarakat Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya tracking kebugaran, kehadiran Reebok Smart Ring bisa menjadi alternatif menarik di luar jam kebugaran analog seperti Runtastic Moment atau smartwatch konvensional. Terutama bagi mereka yang menginginkan diskretness tanpa mengorbankan akurasi data.

Reebok Smart Ring bukan sekadar tambahan koleksi wearable fitness biasa. Ini adalah pernyataan tentang masa depan pelacakan kebugaran—lebih personal, lebih integrated, dan yang terpenting, benar-benar berguna untuk meningkatkan kualitas hidup sehari-hari. Dengan kombinasi desain premium, fitur komprehensif, dan dukungan komunitas global F45, cincin pintar ini siap membuat gelanggang wearable fitness semakin menarik untuk diikuti.

Realme GT8 Resmi: Snapdragon 8 Elite dan Kamera Ricoh GR

0

Telset.id – Realme tidak hanya menghadirkan varian Pro yang modular. Mereka juga meluncurkan Realme GT8 standar di China, yang meski tanpa modul kamera yang dapat ditukar, tetap membawa warisan fotografi premium dari kemitraan eksklusifnya dengan Ricoh GR. Sebuah ponsel yang siap menantang dominasi flagship dengan kombinasi chipset Snapdragon 8 Elite, baterai raksasa 7000mAh, dan kemampuan fotografi yang terinspirasi langsung dari kamera legendaris.

Jika Anda mengira kolaborasi kamera ponsel dengan merek kamera ternama hanyalah gimmick marketing, Realme GT8 mungkin akan mengubah persepsi itu. Kemitraan dengan Ricoh GR bukan sekadar tempelan logo. Ponsel ini mewarisi lima tone film Ricoh GR yang berbeda, focal length yang dapat disesuaikan (28mm dan 40mm), dan bahkan shutter sound bergaya GR yang ikonik. Sebuah pendekatan yang membuat pengalaman memotret lebih personal dan artistik, layaknya menggunakan kamera digital dedicated.

Realme GT8 dalam warna Classic White dengan desain AG frosted glass

Konfigurasi kameranya sendiri cukup mengesankan. Sensor utama 50MP dengan OIS dilengkapi dengan lensa array 7P high-lens dari Ricoh GR dan lima lapisan ultra-low-reflection coating untuk mengurangi flare dan ghosting. Ini dipasangkan dengan lensa ultrawide 8MP dan yang paling menarik: kamera telephoto periskop 50MP dengan zoom optikal 3.5x. Untuk selfie, tersedia lensa 16MP di bagian depan.

Daya Ungkit Performa: Snapdragon 8 Elite dan Pendinginan Ekstrem

Di balik bodinya yang elegan, Realme GT8 ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite chipset yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0. Kombinasi ini menjanjikan kecepatan top-tier untuk segala tugas, dari multitasking berat hingga gaming marathon. Realme bahkan menyertakan chip grafis R1 khusus yang menangani performa gaming, didukung oleh sistem pendingin VC 7000mm² untuk menjaga suhu tetap optimal selama sesi gaming intensif.

Layarnya tidak kalah mengesankan: panel OLED BOE Q10+ berukuran 6.79 inci dengan resolusi 2K, refresh rate 144Hz, dan puncak kecerahan mencapai 7000 nits. Spesifikasi layar yang sama persis dengan yang digunakan pada varian GT8 Pro, memastikan pengalaman visual yang konsisten di seluruh lini produk.

Tampilan belakang Realme GT8 warna Navy Blue dengan efek light-shifting frosted glass

Daya tahan baterai menjadi salah satu sorotan utama. Realme GT8 mengusung baterai berkapasitas masif 7000mAh dengan dukungan pengisian cepat 100W. Yang menarik, Realme mengklaim baterai “Titan” ini menggunakan 15% kandungan silikon untuk umur yang lebih panjang. Ponsel ini juga dilengkapi dengan rating ketahanan IP68, IP69, dan IP66 – level proteksi yang jarang ditemukan di ponsel sekelasnya.

Di sisi perangkat lunak, GT8 menjalankan Android 16 dengan antarmuka Realme UI 7. Fitur konektivitas lengkap termasuk Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, dual stereo speakers, dan sensor sidik jari ultrasonik 3D. Sebuah paket komplit yang memadukan performa tinggi dengan daya tahan ekstrem.

Ekspresi Personal Melalui Desain dan Warna

Realme GT8 hadir dalam tiga pilihan warna yang masing-masing menawarkan pengalaman taktil berbeda. Varian Classic White menggunakan AG frosted glass yang tahan sidik jari, memberikan kesan minimalis dan bersih. Navy Blue memanfaatkan light-shifting frosted glass yang menghasilkan kilau sutra halus di bawah cahaya. Sementara Oxygen Green menonjol dengan backscover recycled leather bertekstur seperti kertas, pilihan yang lebih ramah lingkungan dengan karakter unik.

Setiap warna bukan sekadar perbedaan visual, melainkan pernyataan gaya yang berbeda. Pilihan ini menunjukkan perhatian Realme terhadap detail dan pengalaman pengguna, di mana setiap pemilik bisa memilih varian yang paling mencerminkan kepribadian mereka.

Pricing yang Kompetitif untuk Segmen Flagship

Realme GT8 ditawarkan dengan harga mulai dari 2.899 yuan (sekitar Rp 6,3 juta) untuk model 12GB + 256GB, hingga 4.099 yuan (sekitar Rp 8,9 juta) untuk varian 16GB + 1TB. Berikut rincian lengkap harga di China yang telah dikonversi ke Rupiah:

  • 12GB+256GB: 2.899 CNY (~Rp 6,3 juta)
  • 16GB+256GB: 3.199 CNY (~Rp 7 juta)
  • 12GB+512GB: 3.399 CNY (~Rp 7,4 juta)
  • 16GB+512GB: 3.599 CNY (~Rp 7,8 juta)
  • 16GB+1TB: 4.099 CNY (~Rp 8,9 juta)

Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Realme GT8 menempati posisi yang menarik di pasar flagship. Kombinasi chipset Snapdragon 8 Elite, kamera Ricoh GR, baterai 7000mAh, dan rating ketahanan tinggi membuatnya menjadi pesaing serius untuk Oppo Find X9 Ultra dan flagship lainnya yang mengusung chipset yang sama. Sebuah paket lengkap yang tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga pengalaman fotografi dan daya tahan yang menjadi kebutuhan pengguna modern.

Realme GT8 bukan sekadar ponsel biasa. Ini adalah pernyataan bahwa kolaborasi teknologi dan fotografi bisa menghasilkan perangkat yang lebih dari sekadar gadget – melainkan alat ekspresi kreatif dengan daya tahan yang siap menemani petualangan sehari-hari. Sebuah flagship yang memahami bahwa pengguna menginginkan yang terbaik dalam segala aspek, tanpa kompromi.