Beranda blog Halaman 2423

Xiaomi Belum Pastikan Penyebab Ponsel Terbakar

0

Telset.id, JakartaXiaomi belum memastikan apa yang menyebabkan smartphone buatan mereka terbakar ketika sedang diisi daya. Ini karena kasus yang terjadi di Ponorogo, Jawa Timur tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib setempat.

“Informasi yang beredar terkait dugaan ponsel Xiaomi menyebabkan kebakaran belum dapat dikonfirmasi. Pihak berwajib belum memastikan secara konklusif apa yang menyebabkan kebakaran di lokasi tersebut,” ujar perwakilan Xiaomi Indonesia saat dikonfirmasi tim Telset.id, Rabu (24/10/2018).

Xiaomi juga memberi pesan kepada para Mi Fans Indonesia bahwa Xiaomi selalu mengutamakan keamanan penggunanya karena merupakan hal yang sangat penting.

“Seluruh perangkat kami telah melalui proses pengujian kualitas yang ketat untuk memastikan agar para pengguna mendapatkan kualitas yang terbaik,” kata dia.

Dilansir Bisnis Indonesia, Senin (21/11/2018), rumah milik Sunardi di Desa/Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, nyaris ludes terbakar akibat smartphone Xiaomi meledak saat sedang diisi dayanya. Sebelum kebakaran terjadi, sempat terdengar suara letusan dari rumah tersebut.

Kapolsek Bungkal AKP Joko Suseno menduga kebakaran yang terjadi di rumah Sunardi tersebut terjadi karena dipicu smartphone yang meledak. Untungnya, kebakaran itu berhasil dipadamkan sebelum sampai membakar seluruh isi rumah.

Barang yang terbakar yaitu kasur spring bed, kasur kapas, buku-buku sekolah dan smartphone bermerek Xiaomi beserta seperangkat alat pengisi daya (charger). Semua barang – barang itu ludes terbakar.

Keterangan dari Alfian, Anak Sunardi, menyebutkan kalau dirinya saat itu sedang mengisi daya baterai smartphone-nya di kamar. Pelajar kelas IX SMPN 1 Bungkal itu mengaku lupa mencabut alat pengisian daya itu dari smartphone.

“Sri Winih (isteri Sunardi) saat itu mendengar suara ledakan. Tapi tidak mengetahui kalau suara ledakan itu dari smartphone milik anaknya di kamar. Dia juga kaget kalau smartphone milik anaknya bisa meledak dan menimbulkan kebakaran,” terang AKP Joko.

Akibat dari kebakaran ini, korban mengalami kerugian hingga Rp10 juta, yang terdiri atas kerusakan spring bed, kasur kapas, buku sekolah dan smartphone Xiaomi. [WS/HBS]

 

iPhone-nya Disadap, China: Pakai Huawei Aja, Trump!

0

Telset.id, Jakarta – Kabar penyadapan iPhone milik Donald Trump mendapat komentar menarik dari pemerintah China. Sindiran yang diberikan cukup unik dan menggelitik, yakni menyarankan Trump untuk beralih menggunakan ponsel Huawei.

Sebelumnya iPhone pribadi milik Presiden Amerika Serikat (AS) dikabarkan telah disadap oleh mata-mata China dan Rusia.

Menurut laporan The New York Times, China menyadap smartphone milik Donald Trump terkait kebijakan ekonomi antara dua negara tersebut. Tetapi China tampaknya cukup tenang menghadapi tudingan media AS tersebut.

Dilansir Telset.id dari The Verge pada Kamis (25/10), juru bicara dan wakil direktur departemen informasi kementerian luar negeri China Hua Chunying justru mempromosikan produk smartphone milik negaranya.

“Jika mereka sangat khawatir tentang iPhone yang disadap, mereka dapat menggunakan Huawei,” ucap Hua.

Hua bahkan meledek pihak The New York Times atas laporannya tersebut. Menurut Hua media tersebut mengarang cerita fiksi alias berita hoaks.

“Melihat laporan ini saya merasa ada orang-orang Amerika yang bekerja keras untuk memenangkan Oscar untuk skenario terbaik,” ledek Hua Chunying.

Apa yang dikatakan Hua Chunying soal Huawei memiliki pesan kritik yang kuat. Di balik perkataannya, Hua menyentil kebijakan Trump yang selama ini membekukan perusahaan Huawei sehingga tidak bisa masuk ke pasar Amerika.

Awal tahun ini para kepala CIA, FBI, dan NSA semuanya memperingatkan warga AS untuk tidak menggunakan produk Huawei, sementara perusahaan AT & T menarik rencana peluncuran untuk perusahaan ponsel Mate 10 Pro pada saat-saat terakhir setelah tekanan politik dari pemerintah.

Amerika Serikat bukan tanpa alasan melakukan pelarangan terhadap Huawei. Mereka telah lama mencurigai jika Huawei memiliki kedekatan dengan pemerintah Negari Tirai Bambu tersebut.

Huawei kabarnya didirikan oleh mantan insinyur dan Tentara Pembebasan Rakyat China yang bernama Ren Zhengfei.

Amerika curiga jika Huawei dapat mengambil informasi penting di Amerika Serikat. Walaupun begitu, Huawei telah menyediakan infrastruktur dan perangkat konsumen untuk hampir semua negara sekutu utama Paman Sam dengan beberapa catatan.

Pemerintah Inggris, misalnya, tetap mengatur dan mengawasi fasilitas cybersecurity di Inggris yang didedikasikan untuk menemukan backdoors di produk-produk Huawei  yang harus diperhatikan.

Sementara itu,Edward Snowden sempat menunjukkan bagaimana National Security Agency (NSA) milik Amerika yang telah memata-matai Huawei selama bertahun-tahun. Pihak Amerika Serikat pun belum berkomentar soal tanggapan China tersebut.

Badan Intelijen AS dilaporkan sedang menyelidiki kemungkinan penyadapan terhadap iPhone milik Presiden AS, Donald Trump. Dikabarkan, iPhone Donald Trump disadap oleh China, ketika Trump melakukan pembicaraan.

Mereka memanfaatkan informasi hasil penyadapan untuk mencegah eskalasi perang dagang antara China dan Amerika, demi kebaikan pemerintah China itu sendiri.

Yang cukup mencengangkan, intelijen AS juga mengungkapkan bahwa Rusia melakukan hal yang sama kepada Trump. Namun, penyadapan tersebut tidak akan digunakan dalam menentukan arah kebijakan pemerintah Rusia. [NM/HBS]

Kunjungi Korban, Vivo Masih Bungkam Soal Meledaknya Vivo V5

1

Telset.id, Jakarta – Kabar meledaknya smartphone Vivo V5 di Manokwari, Papua dengan cepat menyebar ke sejumlah media sejak tiga hari lalu. Meski agak telat merespon, namun pada hari ini, Kamis (25/10/2018), pihak Vivo Indonesia akhirnya datang langsung ke lokasi kejadian untuk bertemu dengan korban meledaknya ponsel Vivo V5.

Menurut pengakuan Novie, isteri Abdul Amin, korban dan juga pemilik ponsel naas itu, bahwa mereka sudah menerima kedatangan tim Vivo dan menerima kompensasi sebagai pengganti kerugian.

Kompensasi yang diberikan berupa ponsel baru Vivo yang nilainya setara dengan harga pembelian Vivo V5 pada waktu itu. Korban juga dibolehkan untuk menukar penggantian dengan tipe ponsel lebih tinggi, namun harus menambah sendiri selisih harganya.

“Dia (Vivo) ganti seharga HP yang terbakar, kira-kira harganya Rp 3,5 juta dulu waktu beli. Jadi, Vivo juga ganti dengan harga segitu juga, kalau mau ganti tipe lain yang lebih mahal boleh, tapi harus tambah uang sendiri,” ujar Novie kepada Tim Telset.id, Kamis (25/10/2018).

Selain memberi kompensasi penggantian ponsel, Vivo juga memberikan kompensasi biaya pengobatan untuk Abdul Amin yang tangannya sempat menderita luka bakar ringan ketika mengamankan ponsel tersebut.

Tetapi Novie enggan mengungkapkan besaran kompensasi uang yang diberikan Vivo, karena menurutnya mereka tidak memerlukan pengobatan serius.

“Kalau kompensasi dapat untuk biaya pengobatan. Sama dapat hadiah juga dari Vivo,” imbuh wanita pemilik akun Facebook Aqila Amra Putri Ramadhani itu .

Novie menuturkan, akibat peristiwa ini, tangan Abdul sempat melepuh di beberapa bagian, terutama jempol kanannya. Luka bakar ini diakui sempat mengganggu pekerjaan suaminya yang dalam menjalankan tugas kesehariannya mengandalkan laptop.

“Pas kejadianya langsung tangannya melepuh dan berair, melembung gitu. Berhubung suami kerja di depan laptop jadi mungkin dia risih, akhirnya dia tusuk pakai jarum. Tangan jadi tebal melepuh susah buat ngetik. Kalau pas pertama kejadianya saya juga lihat kasihan. Sekarang sudah kering lukanya,” jelas dia, menjelaskan kejadian pada Minggu (21/10/2018) lalu pukul 4 WIT (Waktu Indonesia Timur).

Walaupun mendapatkan kompensasi, Novie mengaku bahwa keluarganya sebenarnya tidak terlalu berharap mendapat penggantian dari pihak Vivo. Dia masih bersyukur karena kejadian tersebut tidak menimbulkan koban luka serius atau bahkan korban jiwa.

Novie menganggap kejadian ini sebagai musibah, dan berharap kejadian yang dialami suaminya ini tidak terulang lagi, dan jangan sampai menimbulkan korban yang lebih banyak.

Terkait bantuan yang diberikan Vivo, dia mengucapkan terimakasih atas perhatian Vivo terhadap kasus yang cukup menghebohkan tersebut. “Intinya Vivo sudah bertanggungjawab dan masalah sudah clear,” tukas Novie.

Meski dari pihak korban meledaknya Vivo V5 sudah “merasa clear“, setelah mendapat kompensasi bantuan dari pihak Vivo Indonesia, namun hingga kini masih belum ada penjelasan resmi dari pihak Vivo tentang penyebab ponsel tersebut bisa terbakar.

Setidaknya Vivo bisa memberikan penjelasan apa sumber masalahnya, dan bagaimana upaya pencegahannya agar ke depan pengguna bisa menghindari kejadian serupa demi keselamatan mereka.

Tim Telset.id sudah mencoba menghubungi pihak Vivo Indonesia untuk menanyakan hal ini, tapi belum ada respon jawaban dari pihak Vivo.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, peristiwa ini dialami oleh suaminya Abdul Amin di Manokwari, Papua pada Minggu (21/10/2018) pagi, pukul 4.00 WIT. Saat itu, Abdul baru saja selesai melakukan penggilan telepon, dan kemudian dia meletakkan ponsel Vivo V5 miliknya di atas kasur.

Tak berapa lama, mereka mendengar ada bunyi ledakan kecil dan tiba-tiba ponsel Vivo V5 milik suaminya terbakar dengan mengeluarkan banyak asap. Melihat hal itu, Abdul langsung mengambil ponselnya yang terbakar dikasur, dan membuangnya ke lantai.

“Iya (ponsel Vivo V5) ditaruh di atas kasur, tiba-tiba meledak, terbakar dan keluar banyak asap,” jelas Novie saat dihubungi  Tim Telset.id  via Facebook Messenger, pada Kamis (25/10/2018).

“Mungkin kalau suami saya tidak cepat-cepat buang hp ke lantai, sudah kebakaran karena pas kejadian hp ada didekat bed cover. Apalagi kasur sama seprei cepat sekali kebakar kalau kena api,” sambung Novie lagi.

Novie tidak tahu apa penyebab hingga ponsel suaminya bisa terbakar. Ia menampik kabar yang mengatakan kalau ponselnya meledak akibat kepanasan karena terlalu lama di-charge atau diisi daya baterainya.

Karena saat itu, kata Novie, ponsel tersebut tidak sedang di-charge, dan meledak sendiri secara tiba-tiba tanpa ada pemicu panas dari sumber energi eksternal seperti charger.

“Gak di-charge (ponselnya),” tegas Novie.

Akibat kejadian itu, tangan Abdul melepuh akibat memegang ponsel Vivo V5 yang terbakar di atas kasur. Meski sang suami mengalami sedikit luka bakar di jarinya, namun Novie dan keluarganya merasa bersyukur, karena kejadian ini cepat diantisipasi sebelum membakar barang-barang lainnya.

“Untung kita juga kaget dan cepat bangun, kalau tidak mungkin kita semua sudah terbakar,” tukas Novie.

Novie juga mengatakan bahwa saat ini unit ponsel Vivo V5 yang terbakar sudah diambil oleh pihak  Vivo Indonesia  untuk dilakukan penyelidikan. Ia juga mengatakan telah mendapatkan penggantian unit ponsel baru dari Vivo. “Iya sudah diganti baru, sesuai harga hp yang rusak,” ujarnya. [WS/HBS]

 

Generasi Z Belajar dengan Bantuan Teknologi

2

Telset.id, Jakarta – Mengintegrasikan teknologi dengan sistem pendidikan sepertinya telah menjadi hal yang biasanya di era digital saat ini. Apalagi, Generasi Z juga dikenal sebagai generasi yang cukup matang, mandiri dan banyak akal, sehingga belajar dengan bantuan teknologi pun menjadi hal yang mudah bagi mereka.

Sebuah penelitian yang dilakukan iiD bahkan menyebut, 52% Generasi Z menggunakan Youtube dan Media Sosial untuk membantu mereka dalam mengerjakan tugas.

“Kata kuncinya adalah mengarahkan Generasi Z untuk menggunakan medium yang tepat untuk belajar,” kata Fernando Uffie, pemerhati edutech sekaligus Country Manager Extramarks Indonesia.

Generaisi Z, lanjut Uffie, suka mencari informasi dari konten video ataupun berinteraksi dan mencari informasi maupun jawaban melalui media social, Youtube atau Google untuk mencari jawaban.

“Padahal materi yang ada di sana belum tentu sesuai dengan apa yang diajarkan di sekolah atau kurikulum,” ujarnya.

Tak heran, jika banyak sekolah pun mulai menerapkan metode pembelajaran interaktif bagi para siswanya. Disini materi pelajaran yang sesuai dengan kurikulum nasional ditransformasi ke dalam konten-konten yang disesuaikan dengan karakter siswa, entah itu lewat visual, audio maupun kinesthetic.

Materi pelajaran visual disampaikan dalam bentuk animasi atau video, auditory disampaikan dengan bentuk cerita atau dongeng, sementara kinesthetic artinya mata pelajaran diberikan dengan melibatkan gerakan.

“Jadi bukan sekedar teks, yang adakalanya sering membuat bosan, khususnya bagi Generasi Z yang punya kebiasaan melihat layar,” lanjut Uffie lagi.

Kebiasaan melihat layar ala Generasi Z diakuinya menjadikan perangkat digital sebagai alat belajar yang ideal. Dengan perangkat digital, proses belajar juga bisa lebih interaktif, karena mereka tidak hanya bisa learning, tapi juga practice dan test. [WS/IF]

 

Sengaja Bikin Lemot Smartphone, Apple dan Samsung Kena Hukuman

0

Telset.id, Jakarta – Lembaga antimonopoli Italia telah tuntas melakukan penyelidikan terhadap Apple dan Samsung. Kedua brand ini diduga telah sengaja melakukan pembaruan perangkat lunak untuk memperlambat kinerja smartphone.

Kesimpulannya, lembaga the Autorità Garante della Concorrenza e del Mercato (AGCM) memutuskan untuk menjatuhkan denda kepada Apple dan Samsung karena melanggar sejumlah kode etik konsumen.

Apple didenda 5 juta euro atau sekitar Rp 86,6 miliar karena banyak konsumen yang mengeluh ponsel iPhone 6 mati setelah menggunakan iOS 10.

Dilansir Telset.id dari The Verge, Kamis (25/10/2018), sistem operasi iOS 10 yang dikembangkan bahkan membuat iPhone 7 “kewalahan” karena membutuhkan daya yang lebih besar.

Apple memperbaikinya dengan merilis iOS 10.2.1. Namun, Apple tidak memberi tahu kepada konsumen tentang throttling CPU, sehingga smartphone akan mengalami perlambatan untuk mencegah kondisi mati mendadak.

Apple juga dijatuhi denda tambahan sebesar Rp 86,6 miliar, karena tidak memberi informasi kepada konsumen tentang baterai. AGCM menegaskan, Apple tak terbuka mengenai masa pakai dan cara menjaga serta mengganti baterai.

Untuk Samsung, AGCM juga menjatuhkan denda Rp 86,6 miliar, karena saat memperbarui Android 6.0.1 Marshmallow, yang saat itu untuk Galaxy Note 7 baru, pengguna Galaxy Note 4 mengalami masalah sinyal dan baterai.

Akibat permasalahan itu, konsumen harus mengeluarkan banyak biaya untuk memperbaiki smartphone mereka. Apalagi, saat kejadian berlangsung, Galaxy Note 4 sudah berumur dua tahun alias sudah lewat masa garansi. (SN/FHP)

Bukan Hoaks! Cerita Korban Soal Kronologis Meledaknya Vivo V5

0

Telset.id, Jakarta – Kabar terbakarnya ponsel Vivo V5 menjadi topik hangat dalam dua hari terakhir. Informasi ini menjadi simpang siur karena pihak Vivo Indonesia memilih bungkam. Yang beredar justru menyebutkan bahwa informasi itu hoaks. Untuk mendapat kejelasan, Tim Telset.id coba meminta klarifikasi dari korban.

Kabar ini pertama kali diungkap seorang pengguna Facebook dengan akun Vira Ayu Mua, yang memposting kejadian meledaknya Vivo V5.

Tim Telset.id coba menghubungi korban, dan akhirnya berhasil mendapat penjelasan tentang kronologis peristiwa tersebut dari istri korban bernama Novie.

Novie mengungkapkan, bahwa yang menjadi korban adalah suaminya bernama Abdul Amin. Sedangkan Aqila Amra Putri Ramadhani adalah nama anaknya.

Jadi, menurut Novie, peristiwa ini dialami oleh suaminya Abdul Amin di Manokwari, Papua pada Minggu (21/10/2018) pagi, pukul 4.00 WIT. Saat itu, Abdul baru saja selesai melakukan penggilan telepon, dan kemudian dia meletakkan ponsel Vivo V5 miliknya di atas kasur.

Tak berapa lama, mereka mendengar ada bunyi ledakan kecil dan tiba-tiba ponsel Vivo V5 milik suaminya terbakar dengan mengeluarkan banyak asap. Melihat hal itu, Abdul langsung mengambil ponselnya yang terbakar dikasur, dan membuangnya ke lantai.

“Iya (ponsel Vivo V5) ditaruh di atas kasur, tiba-tiba meledak, terbakar dan keluar banyak asap,” jelas Novie saat dihubungi Tim Telset.id via Facebook Messenger, pada Kamis (25/10/2018).

“Mungkin kalau suami saya tidak cepat-cepat buang hp ke lantai, sudah kebakaran karena pas kejadian hp ada didekat bed cover.  Apalagi kasur sama seprei cepat sekali kebakar kalau kena api,” sambung Novie lagi.

Novie tidak tahu apa penyebab hingga ponsel suaminya bisa terbakar. Ia menampik kabar yang mengatakan kalau ponselnya meledak akibat kepanasan karena terlalu lama di-charge atau diisi daya baterainya.

Karena saat itu, kata Novie, ponsel tersebut tidak sedang di-charge,  dan meledak sendiri secara tiba-tiba tanpa ada pemicu panas dari sumber energi eksternal seperti charger.

“Gak di-charge (ponselnya),” tegas Novie.

Akibat kejadian itu, tangan Abdul melepuh akibat memegang ponsel Vivo V5 yang terbakar di atas kasur. Meski sang suami mengalami sedikit luka bakar di jarinya, namun Novie dan keluarganya merasa bersyukur, karena kejadian ini cepat diantisipasi sebelum membakar barang-barang lainnya.

“Untung kita juga kaget dan cepat bangun, kalau tidak mungkin kita semua sudah terbakar,” tukas Novie.

Novie juga mengatakan bahwa saat ini unit ponsel Vivo V5 yang terbakar sudah diambil oleh pihak Vivo Indonesia untuk dilakukan penyelidikan. Ia juga mengatakan telah mendapatkan penggantian unit ponsel baru dari Vivo. “Iya sudah diganti baru, sesuai harga hp yang rusak,” ujarnya.

Terkait postingan di Facebook yang sudah dihapus, Novie membantah telah menghapus postingan tersebut. Ia mengatakan postingan itu hanya di-hidden, bukan dihapus.

“Kami tidak menghapus (postingannya),  mas,  karena cuma kami hidden aja. Jadi postingannya masih ada, Saya hidden atas permintaan pihak vivo,” ungkap Novie.

Bantahan Novie ini juga manjawab tudingan sejumlah pihak yang menyebutkan berita meledaknya Vivo V5 adalah hoaks, karena postingan sumbernya di Facebook sudah dihapus. Ia menegaskan tidak akan menghapus postingannya tersebut, agar tidak dianggap hoaks.

“Kami tidak akan hapus postingan itu, karena kami tidak ingin netizen beranggapan kami sebarkan berita hoax. Nanti dikira kita sudah posting dan viral, trus tiba-tiba kabur,” kata Novie.

Kabar meledaknya Vivo V5 memang sempat simpang siur, karena pihak Vivo Indonesia lebih memilih bungkam alias irit memberikan keterangan. Akibatnya, justru beredar informasi yang tak jelas dari sejumlah oknum yang mengatakan bahwa berita terbakarnya Vivo V5 ini adalah hoaks.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis, pihak Vivo Indonesia masih belum mau bicara. Alasannya, sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terbakarnya Vivo V5 di Manokwari, Papua.

Peristiwa terbakarnya Vivo V5 ini bukanlah yang pertama. Karena sebelumnya, ada dua kejadian serupa terjadi di India. Smartphone menengah Vivo yang diperkenalkan pada tahun 2016 lalu itu disebutkan meledak ketika sedang diisi daya baterainya.

Kejadian pertama dialami oleh pengguna asal Karnal, India bernama Himesh Arora, yang mengunggah peristiwa tersebut melalui akun Facebook pribadinya pada bulan April 2017 lalu.

Dalam postingannya, Himesh mengatakan bahwa Vivo V5 miliknya meledak sesaat setelah ia melakukan pengisian baterai.

Setelah kasus yang menimpa Himesh, kasus serupa yang melibatkan Vivo V5 juga kembali terjadi dialami oleh seorang pengguna di India.

Dalam peristiwa kedua ini, Vivo V5 yang digunakan seorang pengguna tiba-tiba meledak ketika diisi daya baterainya di sebuah toko ponsel. Beruntung, tidak ada korban dari kedua peristiwa tersebut.

Dilansir dari Android Headlines, sejauh ini, perwakilan Vivo India masih belum memberikan pernyataan resminya. Sehingga, banyak pengguna mempertanyakan tanggung jawab Vivo terhadap peristiwa berbahaya yang menimpa konsumennya. (WS/FHP/HBS)

Tips Memaksimalkan Smartphone saat Bepergian

0

Telset.id, Jakarta – Bertahun-tahun yang lalu, smartphone (atau handphone) mungkin tak lebih dari sebuah perangkat yang digunakan manusia untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya. Karenanya, saat tanpa sengaja meninggalkan ini di rumah pun tidak akan menjadi masalah besar. Pokoknya, yang penting masih ada dompet yang menjadi tempat bernaungnya uang.

Tapi, semua itu berubah 360 derajat ketika teknologi canggih mulai masuk ke badannya. Perangkat yang awalnya hanya digunakan untuk berkomunikasi ini pun sontak menjadi lebih penting dari sebelumnya, hingga bahkan mengambil alih kehidupan manusia. Dia menjadi lebih pintar, dan semakin pintar, hingga sebutannya pun berganti, dari sekedar handphone, menjadi smartphone. Dan meninggalkan perangkat ini di rumah atau di tempat lainnya adalah petaka besar.

Nah, buat Anda yang tidak bisa dipisahkan dari smartphone, bahkan saat liburan, kami punya beberapa tips yang bisa diaplikasikan untuk membuat liburan bersama smartphone tetap menyenangkan. Yuk simak!

Kunci layar smartphone

Pernah dibuat panik oleh smartphone yang tiba-tiba mengirim pesan ke sembarang orang, dan dengan kalimat yang mungkin hanya diketahui oleh robot-robot di masa depan? Kami sih iya. Karenanya memastikan layar smartphone tetap terkunci adalah opsi terbaik.

Nah, saat kita pergi ke tempat yang asing, ini bahkan menjadi lebih penting. Tujuannya agar ketika smartphone hilang sekalipun, semua hal yang kita miliki di dalamnya bisa tetap terlindungi. Dengan kata lain, si pencuri tidak akan memiliki akses untuk mengutak-atik data kita.

Caranya beragam, mulai dari sekedar menggunakan pola, kombinasi angka, sidik jari, hingga  pengenalan wajah.

Oke, mungkin terdengar sedikit merepotkan. Apalagi ketika kita sedang terburu-buru dan ingin membalas pesan di smartphone.

Well, di Oppo A3s, dan beberapa perangkat Android menengah lainnya itu bukan lagi isu besar. Betapa tidak, kita bahkan bisa membuka smartphone tanpa perlu menyentuh layar terlebih dahulu. Ini tak lain berkat fitur menarik bernama Gesture & Motion, yang memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan beberapa gerakan khusus ketika menggunakan smartphone.

Nah, opsi Raise to Turn On Screen adalah salah satunya. Dimana dengan mengaktifkan fitur ini, Anda bisa mengaktifkan layar smartphone tanpa menyentuhnya. Angkat, nyala.

SIM card lokal

Membeli sim card lokal saat liburan mungkin terdengar menyusahkan. Tapi percayalah, dengan melakukan ini Anda sama sekali tidak dirugikan. Sim card lokal pada dasarnya mengubah smartphone Anda menjadi smartphone lokal, dengan fasilitas mengakses data dan melakukan panggilan dengan biaya yang jauh lebih murah.

Waspada terhadap WiFi

Bepergian ke negara yang dihujani WiFi mungkin menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kita para traveler. Namun perlu dicatat bahwa ini juga memiliki sisi negatif. Pasalnya, kita tidak pernah tahu apakah jaringan WiFi tersebut aman atau tidak. Siapa tahu ada yang sedang memantau di kejauhan.

Google Translate

Bepergian ke tempat asing, apalagi ke negara yang memiliki bahasa yang sama sekali berbeda dengan yang biasa kita temui, sudah pasti bukan perkara mudah. Disini, Google Translate sudah barang tentu sangat dibutuhkan. Kita tidak hanya bisa mengetik kata atau frasa dan kemudian menerjemahkannya, kita bahkan bisa bicara dengan menggunakan ini. “Di mana toilet?” “Toire wa dokodesu ka?”

Google Maps

Selain Google Translate, aplikasi pencari peta dari Google adalah hal penting lainnya yang perlu kita pelajari sebelum bepergian ke tempat asing. Kita bahkah bisa mengunduh peta area tertentu (saat bertemu WiFi) dan menyimpannya untuk digunakan kemudian. Siapa tahu sim card lokal terlalu mahal buat kantong, atau kita ingin sekali menghemat data.

Airplane mode saat charging

Jika Anda memiliki waktu terbatas untuk mengisi daya ponsel, apalagi ia juga tak didukung fast charging, beralih ke mode pesawat adalah sebuah opsi jitu untuk mengisi daya lebih cepat. Kami mempraktikkan ini ke Oppo A3s yang baru-baru ini kami ajak berliburan. Hasilnya tidak mengecewakan. smartphone dengan kapasitas baterai 4.230 mAh ini bahkan bisa bertahan selama sehari penuh. Oh, beberapa teman bahkan meminta untuk tethering, dan ia tetap hidup ketika yang lainnya berguguran di malam hari. [IF]

 

Ada Stiker Baru Menggemaskan di WhatsApp, Seperti Apa?

0

Telset.id, Jakarta – WhatsApp menghadirkan banyak stiker baru untuk perangkat iOS maupun Android. Pengguna perangkat iOS bakal bisa mengakses stiker dengan bentuk menggemaskan itu melalui sub menu tambahan di opsi pengiriman foto dan video WhatsApp.

Lain hal, pengguna perangkat Android bisa mengakses stiker melalui sub menu tambahan di bagian emoji.

Untuk sementara, baru ada satu paket stiker di WhatsApp untuk iOS maupun Android. Jika menginginkan lebih komplit, pengguna bisa mengunduhnya.

Saat menerima stiker, pengguna bisa mengklik untuk melihat informasi tambahan tentang paket tertentu jika memang tidak menginstalnya. Dilansir phoneArena, dikutip Telset.id pada Kamis (25/10/2018), stiker juga bisa ditambahkan ke bagian favorit pengguna.

Kumpulan stiker baru akan digulirkan ke WhatsApp Android versi 2.18.329. Meski begitu, pengguna WhatsApp Android versi 2.18.310 ke atas juga bisa menerimanya. Sementara untuk perangkat iOS, stiker di WhatsApp akan hadir di versi 2.18.100.

Sebelumnya, WhatsApp dikabarkan akan memberi peningkatan layanan untuk pengguna iOS lewat fitur Vacation Mode. Fitur Vacation Mode di WhatsApp untuk iOS kali pertama ditemukan oleh beberapa pengguna yang mempublikasikannya di situs WABetaInfo.

Vacation Mode disebut akan membantu pengguna menyembunyikan notifikasi dari grup obrolan. Dengan begitu, pengguna hanya akan menerima notifikasi yang bersifat personal. Vacation Mode dirancang untuk memperbaiki fitur Muted Mode.

Selain itu, WhatsApp menyatakan bahwa fitur Vacation Mode juga hadir untuk “menebus kesalahan” dari fitur Archive Mode, yang biasanya akan mati secara otomatis ketika muncul pesan baru. Di Vacation Mode, pengguna punya opsi pengaturan notifikasi. (SN/FHP)

Asyik! Update Status di Facebook Bisa Pakai Musik

0

Telset.id, JakartaFacebook meluncurkan fitur baru berupa musik latar untuk konten yang diunggah ke platform. Menurut Facebook, keberadaan musik sebagai latar ketika pengguna update status di Facebook Stories, bisa menjadi sarana bagi mereka untuk mengekspresikan diri.

“Kadang-kadang sulit untuk menemukan kata yang pas guna menggambarkan perasaan atau kepribadian. Karenanya, kami menghadirkan cara baru bagi pengguna untuk mengekspresikan diri lewat musik,” kata Facebook.

Dengan fitur ini, pengguna dapat mengambil foto atau video secara langsung lewat kamera Facebook maupun galeri di smartphone mereka.

Kemudian, tambahkan stiker musik untuk menambahkan lagu di konten sebagai musik latar. Geser dan tempatkan stiker musik di posisi yang diinginkan.

Stiker musik nantinya akan menampilkan nama penyanyi dan judul lagu. Selain itu, konten Stories juga akan dimuat di News Feed pengguna.

Dikutip Telset.id dari Forbes, Kamis (25/10/2018), selain musik latar untuk konten yang diunggah di Facebook Stories ataupun News Feed, ada pula fitur Lip Sync Live dan tambahan lagu ke profil yang dihadirkan oleh Facebook.

Format fitur Lip Sync Live mirip dengan lip sync di platform lain, seperti Musical.ly. Pengguna bisa pura-pura bernyanyi dalam video, dan Facebook akan menampilkan lirik lagu untuk mempermudah mereka ketika lip sync.

Pengguna dapat memilih aneka lagu, semisal “New Rules” dari Dua Lipa, “Better” dari Khalid, hingga “Girls Like You” dari Maroon 5. Selain itu, terdapat lagu terbaru yang ditambahkan Facebook di fitur Lip Sync Live, semisal “Thursday” dari Jess Glynne.

Sayang, Facebook baru merilis fitur Lip Sync Live di beberapa negara saja. Namun, Facebook berjanji akan memperluas fitur Lip Sync Live ke berbagai negara lainnya. (SN/FHP)

Karyawan Tesla dapat Layanan First Class dari Elon Musk

0

Telset.id, Jakarta – Beruntungnya menjadi karyawan Tesla. Sebab, mereka dipastikan mendapatkan pelayanan kesehatan kelas wahid dari bos Tesla, Elon Musk. Pria yang kerap dijuluki “Iron Man” ini, mengatakan bahwa Tesla memiliki klinik kesehatan “First Class”, agar karyawan tidak pergi keluar untuk berobat.

Dilansir Telset.id dari CNBC, Kamis (25/10/2018), layanan kesehatan tersebut dilengkapi oleh dokter dan perawat, serta diawasi oleh kepala klinik yang merupakan seorang ahli bedah ortopedi.

“Jika Anda terluka atau sakit karena alasan apapun, maka Anda bisa mendapatkan perawatan kelas satu langsung ditempat,” ucap Elon Musk.

Musk mengemukakan, ini merupakan komitmen dari Tesla kepada para pegawainya. Klinik ini adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan perawatan dan menjaga karyawan tetap sehat.

Layanan kesehatan first class dari Tesla nampaknya menjadi tren di perusahaan besar untuk menjaga kesehatan karyawannya. Amazon misalnya, yang berencana untuk membuka klinik sendiri tahun depan. Kemudian Apple, yang telah merekrut dokter untuk pusan kesehatan yang dinamai “AC Wellness”.

Musk sendiri belum menyebutkan nama dari layanan kesehatan di Tesla. Tetapi ada beberapa orang yang telah memperbarui status mereka di LinkedIn, yang mengatakan bahwa mereka bekerja di “Tesla Clinic” yang terletak di Fremort, California, tempat yang sama dengan Perusahaan Tesla.

Jauh sebelum ucapan Musk, Tesla sebenarnya sudah mengatakan bahwa perlu adanya pelayanan kesehatan bagi para karyawannya. Menurut Laurie Shelby, VP EHS Tesla menilai jika Tesla Clinic bisa meningkatkan kualitas kesehatan pekerjanya.

“Kami saat ini 10 persen lebih baik dalam bekerja dan luka kami bergerak turun dari tahun ke tahun,” ucapnya.

Sebelumnya, Elon Musk juga mengumumkan terkait perkembangan proyek lainnya yakni Terowongan Cangggih. Pada Rabu (24/10/2018) kemarin, Musk mengatakan bahwa jika tidak ada halangan pada 10 Desember 2018 nanti, masyarakat bisa melihat maha karya yang menjadi solusi mengatasi kemacetan di Amerika Serikat.

Terowongan tersebut merupakan proyek ambisius yang dibuat The Boring Company, dengan teknologi canggih. Adapun ide terowongan itu menurut Musk berawal dari rasa kesalnya dengan kemacetan yang terjadi di kota besar seperti Los Angeles.

Kabarnya terowongan tersebut menjadi jalan untuk kereta super cepat buatan The Boring Company. Kereta ini diklaim memiliki kecepatan hingga 155 mph atau 249km/jam, dan akan melintas di bawah kota Los Angeles. (NM/FHP)

iPhone Donald Trump Disadap Mata-mata China dan Rusia

0

Telset.id, Jakarta – Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) dilaporkan sedang menyelidiki kemungkinan penyadapan terhadap iPhone milik Presiden AS, Donald Trump. Dikabarkan, iPhone Donald Trump disadap oleh China, ketika Trump melakukan pembicaraan.

Hal ini, terbongkar dari laporan The New York Times pada Rabu (24/10/2018).

Dilansir Telset.id dari CNET, Kamis (25/10/2018), intelijen AS mencurigai bahwa China akan menggunakan informasi penyadapan sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan pemerintah China saat ini.

Mereka akan memanfaatkan informasi hasil penyadapan untuk mencegah eskalasi perang dagang antara China dan Amerika, demi kebaikan pemerintah China itu sendiri.

Yang cukup mencengangkan, intelijen AS juga mengungkapkan bahwa Rusia melakukan hal yang sama kepada Trump. Namun, penyadapan tersebut tidak akan digunakan dalam menentukan arah kebijakan pemerintah Rusia.

Seperti diketahui, ketika dilantik menjadi presiden, Trump memiliki 3 unit iPhone. Dua di antaranya, merupakan iPhone yang sudah dilindungi pihak keamanan AS. Sedangkan satu lagi, merupakan iPhone pribadi milik Trump.

Meski demikian, Trump lebih sering menggunakan iPhone pribadi. Padahal, ia kerap diperingatkan untuk menggunakan iPhone yang aman ketika melakukan komunikasi.

Alhasil, keputusan Trump untuk tetap menggunakan iPhone pribadi dalam berkomunikasi membuatnya mudah sekali untuk disadap. Diklaim salah seorang pakar keamanan, ia dapat dengan mudah melakukan penyadapat terhadap tokoh dan organisasi politik dari Partai Demokrat, termasuk Trump karena sering menggunakan iPhone pribadi.

“Telepon individu mudah untuk diretas bagi siapa saja yang cukup termotivasi,” katanya.

Kebiasaan Trump ini telah membuat pihak senator khawatir. Tahun lalu, Tom Carper dan Claire McCaskill mengirim surat kepada Menteri Pertahanan AS, James Mattis terkait apakah presiden menggunakan perangkat yang aman untuk melakukan panggilan dan memposting tweet di Twitter.

Mereka takut, jika Trump menggunakan iPhone pribadinya maka potensi penyadapan bahkan peretasan bisa terjadi dan bisa terdampak pada keamanan nasional AS. Sampai sekarang, pihak Gedung Putih masih belum memberikan tanggapan, terkait masalah penyadapan ini. (NM/FHP)

Sebelum Beli, Yuk Intip Dulu 5 Keunggulan Oppo F9

0

Telset.id – Ketika pertama kali diluncurkan beberapa waktu lalu, Oppo F9 langsung menjadi salah satu smartphone yang dapat menarik perhatian para konsumen di Indonesia. Bagaimana tidak, smartphone yang dibanderol dengan harga mulai dari RP 4,2 jutaan tersebut memiliki sejumlah fitur unggulan.

Semua fitur unggulan tersebut tersebar di hampir semua sektor, seperti desain, spesifikasi, hingga sisi software-nya.

Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini, Tim Telset.id akan membagikan keunggulan Oppo F9 dibandingkan smartphone menengah lain di kelasnya.

Sehingga, Anda bisa mendapatkan gambaran seperti apa Oppo F9 sebelum Anda membelinya. Check this out!

Layar Besar dengan Waterdrop Notch

Tak seperti smartphone berponi pada umumnya, yang memiliki notch berukuran cukup besar dan lebar, Oppo F9 berani tampil beda dengan desain poni bernama Waterdrop Notch. Poni ini, memiliki bentuk seperti tetesan air, yang menjadi tempat untuk kamera depan 25MP, earpiece, dan sejumlah sensor lainnya.

Dengan menggunakan desain Waterdrop Notch, layar Oppo F9 menjadi terlihat lebih lega, karena rasio layar terhadap body-nya yang jauh lebih besar. Apalagi, bezel yang mengelilingi layar smartphone juga lebih tipis, dibandingkan seri Oppo F7.

Untuk ukuran layarnya, Oppo F9 mengusung layar berukuran 6,3 inci beresolusi Full HD+ dan aspek rasio 19,5 : 9. Tentu, dengan tampilan layar lebih besar, pengguna dapat menyaksikan berbagai konten pada smartphone dengan pengalaman yang lebih baik.

Desain Gradasi

Oppo F9 mempunyai desain warna gradasi dengan pola seperti berlian jika dilihat pada sudut tertentu. Warnanya terlihat lebih menonjol ketimbang smartphone lain di kelasnya, karena sudah melalui proses pewarnaan khusus menggunakan teknik optical coating.

Warna gradasi ini punya efek terang ke bagian bawah, dan cenderung gelap di bagian atasnya. Menariknya, warna smartphone akan terlihat berubah, saat digeser atau dilihat pada posisi tertentu, tergantung titik dan intensitas cahaya yang mengenainya.

Nah, jika ingin menunjukkan atau memamerkan warna gradasi ini, disarankan untuk tidak menggunakan softcase dan sejenisnya, yang menutupi body smartphone. Tapi konsekuensinya, pengguna harus sering-sering mengelap body smartphone, karena sidik jari mudah sekali menempel pada body belakang Oppo F9.

Kamera Berkualitas

Fitur baru Oppo F9

Kamera tetap menjadi salah satu andalan Oppo F9. Smartphone ini menjadi seri F pertama yang disematkan kamera ganda di bagian belakang oleh Oppo.

Kamera belakangnya, beresolusi masing-masing 16MP dan 2MP, yang mampu menghasilkan foto dengan efek bokeh. Kamera ini juga terbilang canggih, karena telah mendukung teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang bisa mengenali 16 skenario foto secara otomatis.

Sementara kamera depannya, Oppo F9 mengusung kamera beresolusi 25MP dengan sensor Sony IMX578. Seperti kamera belakang, kamera depan juga telah dibantu dengan kehadiran teknologi berbasis AI, bernama AI Beauty versi 2.1.

Dengan menggunakannya, kamera depan dapat memberikan foto yang lebih baik dan lebih natural. Kamera depan juga bisa mengambil foto dengan efek bokeh yang terbilang berkualitas.

VOOC Flash Charge

Dalam hal spesifikasi, Oppo F9 tetap mengandalkan dapur pacu yang sama dengan Oppo F9. Smartphone ini ditenagai oleh prosesor octa-core 2.0 GHz MediaTek Helio P60, RAM 4GB/6GB, ROM 64GB, serta baterai berkapasitas 3,500 mAh.

Meski demikian, tetap ada peningkatan signifikan pada Oppo F9. Salah satunya, smartphone ini sudah mendukung teknologi pengisian cepat bernama VOOC Flash Charge.

Fitur ini memiliki kecepatan 4 kali lebih baik daripada teknologi charging biasa. Selain cepat, teknologi ini juga diklaim aman dan tidak membuat panas smartphone.

Sebab, VOOC Flash Charge menggunakan teknik meningkatkan arus daya, bukan tegangan arus daya. Sehingga, pengisian baterai aman dari kejadian yang tidak diinginkan akibat tegangan arus daya yang tinggi.

Berdasarkan pengujian kami, pengisian baterai Oppo F9 dari 8% hingga 100% cukup 78 menit saja. Cepat sekali kan?

Tak cuma pengisian baterainya saja yang cepat, Oppo juga menambahkan fitur Smart Power Saver pada F9 untuk menghemat daya baterai ponsel.

Sistem ini secara otomatis dapat membaca pola penggunaan smartphone, sehingga bisa mengetahui kapan ponsel ini tidak digunakan. Aplikasi yang tidak digunakan akan ditutup otomatis untuk menghemat daya baterai.

ColorOS 5.2

Oppo F9 berjalan di atas sistem operasi ColorOS 5.2 berbasis Android Oreo. Sistem operasi ini memiliki sejumlah fitur canggih di dalamnya, seperti SMart Side Bar misalnya.

Smart Side Bar mampu membuat smartphone bisa menjalankan beberapa aplikasi dan fitur sambil bermain game atau mengakses aplikasi lainnya. Kemudian, ada fitur Game Space, yang sebenarnya mirip seperti fitur Game Accelaration di Oppo seri sebelumnya.

Fitur ini bertugas untuk meningkatkan performa smartphone saat bermain game dan membuat tidak terganggu notifikasi apapun, bahkan panggilan telepon sekalipun.

So, dengan beberapa fitur unggulan Oppo F9 ini, kami merasa smartphone itu mampu membantu Anda sebagai penggunanya dalam beraktivitas. Bagaimana menurut Anda? (WS/FHP)