Xiaomi Belum Pastikan Penyebab Ponsel Terbakar

Telset.id, JakartaXiaomi belum memastikan apa yang menyebabkan smartphone buatan mereka terbakar ketika sedang diisi daya. Ini karena kasus yang terjadi di Ponorogo, Jawa Timur tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib setempat.

“Informasi yang beredar terkait dugaan ponsel Xiaomi menyebabkan kebakaran belum dapat dikonfirmasi. Pihak berwajib belum memastikan secara konklusif apa yang menyebabkan kebakaran di lokasi tersebut,” ujar perwakilan Xiaomi Indonesia saat dikonfirmasi tim Telset.id, Rabu (24/10/2018).

Xiaomi juga memberi pesan kepada para Mi Fans Indonesia bahwa Xiaomi selalu mengutamakan keamanan penggunanya karena merupakan hal yang sangat penting.

“Seluruh perangkat kami telah melalui proses pengujian kualitas yang ketat untuk memastikan agar para pengguna mendapatkan kualitas yang terbaik,” kata dia.

Dilansir Bisnis Indonesia, Senin (21/11/2018), rumah milik Sunardi di Desa/Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, nyaris ludes terbakar akibat smartphone Xiaomi meledak saat sedang diisi dayanya. Sebelum kebakaran terjadi, sempat terdengar suara letusan dari rumah tersebut.

Kapolsek Bungkal AKP Joko Suseno menduga kebakaran yang terjadi di rumah Sunardi tersebut terjadi karena dipicu smartphone yang meledak. Untungnya, kebakaran itu berhasil dipadamkan sebelum sampai membakar seluruh isi rumah.

Barang yang terbakar yaitu kasur spring bed, kasur kapas, buku-buku sekolah dan smartphone bermerek Xiaomi beserta seperangkat alat pengisi daya (charger). Semua barang – barang itu ludes terbakar.

Keterangan dari Alfian, Anak Sunardi, menyebutkan kalau dirinya saat itu sedang mengisi daya baterai smartphone-nya di kamar. Pelajar kelas IX SMPN 1 Bungkal itu mengaku lupa mencabut alat pengisian daya itu dari smartphone.

“Sri Winih (isteri Sunardi) saat itu mendengar suara ledakan. Tapi tidak mengetahui kalau suara ledakan itu dari smartphone milik anaknya di kamar. Dia juga kaget kalau smartphone milik anaknya bisa meledak dan menimbulkan kebakaran,” terang AKP Joko.

Akibat dari kebakaran ini, korban mengalami kerugian hingga Rp10 juta, yang terdiri atas kerusakan spring bed, kasur kapas, buku sekolah dan smartphone Xiaomi. [WS/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here