Beranda blog Halaman 4059

Tahun 2014 Ponsel LTE Murah Banjiri Pasar

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – Sejumlah operator seluler di Indonesia saat ini sudah mulai melakukan trial jaringan 3G LTE untuk selanjutnya akan menggelarnya secara komersial pada 2018 mendatang.

Rencana tersebut sepertinya terlalu lama jika melihat perkembangan ekosistem perangkat ponsel LTE yang diprediksi akan semakin banyak dan murah di tahun 2014 mendatang.

Seperti diketahui saat ini ponsel yang sudah mendukung jaringan LTE masih dijual dengan harga yang cukup tinggi. Hal ini karena biasanya jaringan LTE ini hanya disematkan pada ponsel-ponsel flagship premium terbaru dengan harga yang cukup mahal.

Namun berdasarkan laporan terbaru yang telsetNews kutip dari PhoneArena, Sabtu (5/10), ponsel LTE di segmen low-end dengan banderol USD 200 (sekitar Rp 2,2 juta) dan ponsel LTE mid-end dengan harga USD 300 (Rp 3,3 juta) akan segera membanjiri pasar di tahun 2014.

Dengan harga yang cukup ekonomis itu, ponsel LTE low-end dan mid-end diprediksi akan laris mais di pasaran. Hal ini juga didukung dengan fakta bahwa jaringan LTE akan segera masuk ke negara-negara berkembang seperti Indonesia.

Dengan semakin luasnya implementasi jaringan LTE di sejumlah Negara berkembang, maka para vendor ponsel tentunya akan berlomba-lomba untuk meraih pasar di negara-negara tersebut.

Umur BlackBerry Diprediksi Tinggal 18 Bulan

0
Ilustrasi BlackBerry
Ilustrasi BlackBerry

Jakarta – BlackBerry masih belum bisa keluar dari masalah finansial yang membelitnya. Beberapa analis memprediksi nasib BlackBerry sudah di ujung tanduk. Banyak pihak yang bertanya-tanya sampai kapan BlackBerry mampu bertahan?

Bila terus merugi seperti sekarang, maka perusahaan asal Kanada itu dipastikan akan segera tamat. Seorang analis dari Bernstein Research bernama Pierre Ferragu bahkan telah menghitung mundur waktu tersisa untuk BlackBerry sampai mereka kehabisan uang.

Dalam hitungan Ferragu, BlackBerry hanya punya waktu 18 bulan. Dasar perhitungannya dari pernyataan CEO Thorsten Heins yang menyatakan bahwa BlackBerry punya uang kas senilai USD 2,6 miliar dan tanpa hutang. Namun BlackBerry juga akan menghabiskan USD 2 miliar sampai Februari 2015.

Beberapa waktu lalu memang BlackBerry telah setuju untuk menjual saham mayoritas kepada konsorsium Fairfax Financial senilai USD4,7 miliar, namun bukan tidak mungkin jika BlackBerry terus merugi, Fairfax bisa membatalkan kesepakatan tersebut.

Seperti dikutip telsetNews dari PhoneArena, Sabtu (5/10), Ferragu memperkirakan BlackBerry akan kehilangan 7 juta pengguna selama kuartal berikutnya dan akan memerlukan uang lebih banyak dari dugaan untuk lisensi paten.

Jika analisis Ferragu ini benar, Fairfax yang merupakan pemegang saham terbesar dengan menguasai 10% saham BlackBerry akan “tekor”, karena mereka harus membayar lebih besar dari nilai pembelian BlackBerry yang USD 4,7 miliar. Jika ini terjadi, maka mungkin saja kesepakatan tersebut akan batal.[HBS]

Bayar Blue Bird Sekarang Bisa Pakai XL Tunai

0
Hasnul Suhaimi (tengah), kerjasama XL Tunai dan Blue Bird
Hasnul Suhaimi (tengah), kerjasama XL Tunai dan Blue Bird

Jakarta – PT XL Axiata Tbk (XL), kembali meluncurkan terobosan melalui kerjasama terbaru dengan penyedia transportasi Blue Bird Group. Melalui produk XL Tunai, pelanggan XL bisa bertransaksi melakukan pembayaran jasa transportasi secara cash-less.

Pada tahap awal kerjasama ini, 750 armada Bali Taksi telah dipersiapkan untuk menerima pembayaran dengan XL Tunai. Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi dan Vice President Business Development Blue Bird Group Nonie Purnomo, di Kuta, Bali, Jumat (4/10).

Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi mengatakan, kemitraan XL dan Blue Bird Group merupakan bagian dari komitmen XL dalam mengembangkan layanan digital, seiring dengan program pemerintah dalam mendorong terciptanya less cash society.

“Dengan kerjasama ini, lanjut Hasnul, baik penumpang maupun pengemudi sebagai pengguna XL akan menikmati keuntungan, keamanan dan kemudahan dalam bertransaksi,” kata Hasnul dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/10).

Sementara Vice President Business Development Blue Bird Group Nonie Purnomo menambahkan, bahwa kerjasama dengan XL Tunai menambah alternatif pembayaran ongkos taksi, selain tunai, credit voucher Blue Bird Group, baik korporat maupun personal, kartu kredit dan kartu debit.

“Bali menjadi pilot project untuk kerjasama ini. Kami berharap kerjasama akan bisa segera diperluas ke kota-kota lain di mana taksi Blue Bird beroperasi,” kata Nonie.

Peluncuran kolaborasi XL Tunai dan Blue Bird Group dilakukan di Bali karena tidak lepas dari pesatnya perkembangan wilayah ini sebagai tujuan wisata domestik maupun internasional.

XL Tunai merupakan fasilitas dompet virtual dari XL yang memberi kemudahan transaksi bagi pengguna, dengan electronic money yang dapat digunakan untuk melakukan beragam transaksi keuangan hanya melalui telepon genggam.

Untuk melakukan pembayaran perjalanan dengan Bali Taksi, pengguna XL Tunai cukup mengakses *123*120*3#, untuk menu pembayaran Bali Taksi Blue Bird. Setelah memasukkan NIP pengemudi dan jumlah pembayaran, pengguna layanan akan menerima verifikasi pembayaran, yang langsung diterima oleh pengemudi.

Dengan lebih dari 500.000 pengguna XL Tunai, penambahan layanan pembayaran Blue Bird Group dipastikan akan meningkatkan pengalaman bagi para pengguna XL. “Keamanan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritas kami,” pungkas Hasnul.[HBS]

 

BBM untuk Android Versi Beta Terbaru Sudah Rilis Terbatas

0
Ilustrasi BBM di Android
Ilustrasi BBM di Android

Jakarta – Banyak orang yang masih menanti kabar kapan BBM untuk Android dan iPhone akan segera dirilis, setelah sebelumnya sempat ditunda karena terkendala oleh banyaknya aplikasi BBM lintas platform palsu.

Menurut informasi terbaru dari, bahwa saat ini BlackBerry sedang menguji kembali BBM untuk Android versi beta. BBM untuk Android versi beta ini tersedia dalam versi baru dan sudah rilis, tapi baru khusus diberikan bagi sejumlah grup yang tergabung dalam tes beta saja.

Selain adanya perbaikan bug, BBM untuk Android versi beta yang baru ini juga memiliki sejumlah perbedaan jika dibanding versi sebelumnya. Seperti memiliki ‘Welcome Screen’ baru yang menjelaskan notifikasi aplikasi terkini.

Selain itu, notifikasi yang berjalan di status bar sekarang bisa dinonaktifkan serta UI menjadi lebih fresh. Demikian seperti yang disitat dari CrackBerry, Jumat (4/10).

Dengan dirilisnya BBM untuk Android versi beta ini membuktikan pernyataan mereka sebelumnya yang mengatakan akan tetap berkomitmen membawa BBM lintas platform.

Namun sayangng pihak BlackBerry tidak menyebutkan kapan tanggal pasti akan merilis secara resmi aplikasi BBM di Google Play Store dan Apple App Store. Sepertinya para pengguna Android dan iPhone masih harus dibuat penasaran untuk beberapa waktu ke depan. Ikuti terus beritanya di TelsetNews.[HBS]

Facebook Bangun Kompleks Perumahan Karyawan Senilai Rp 1,3 Triliun

0
Kompleks perumahan karyawan Facebook
Kompleks perumahan karyawan Facebook

Jakarta – Ada banyak cara diberikan perusahaan tempat kita bekerja agar bisa tetap betah dan nyaman dalam satu lingkungan. Salah satu cara seperti diberikan Facebook yang berencana membangun komplek perumahan mewah bagi karyawannya.

Tak tanggung-tanggung, raksasa jejaring sosial ini dikabarkan siap menggelontorkan dana hingga USD 129 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun untuk membangun kompleks perumahan khusus bagi karyawan Facebook.

Kawasan kompleks perumahan ini rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 630 ribu kaki persegi di Anton Menlo, California, tak jauh dari kantor Facebook di Menlo Park, Amerika Serikat

Selain menyediakan 394 apartmen, Facebook juga akan melengkapinya dengan segala fasilitas mewah seperti kolam renang, spa dan klub olahraga, tempat penitipan binatang, bengkel dan fasilitas hiburan lainnya.

“Semua kenyamanan dari kompleks perumahan ini adalah karena sangat dekat dengan kampus kami,” kata John Tenanes, Direktur Facebook Real Estate, yang dikutip dari Telegraph, Jumat (4/10).

Dan karena disediakan bagi para karyawan Facebook, maka perumahan mewah ini hanya dapat disewa oleh staf perusahaan tersebut dengan harga “karyawan” alias masih cukup murah, menurut ukuran kantong orang Amerika tentunya. [HBS]

Tahun Depan Samsung Gunakan Chip MediaTek?

0
MediaTek
MediaTek

Jakarta – Mulai tahun depan Samsung dikabarkan akan menggunakan prosesor buatan MediaTek. Kemungkinan penggunaan prosesor MediaTek ini untuk segmen ponsel kelas menengah ke bawah.

Kabar ini belum diketahui kebenarannya, karena memang belum ada konfirmasi dari pihak Samsung maupun dari Mediatek. Namun menurut sumber DigiTimes menyebutkan bahwa MediaTek mulai pertengahan tahun 2014 akan menjadi penyuplai untuk Samsung.

MediaTek sendiri merupakan penyuplai chip prosesor untuk manufaktur berbagai ponsel yang diedarkan di negara India dan China. Namun MediaTek disebutkan telah menawarkan prosesor quad-core dan octa-core untuk raksasa elektronik asal Korea itu.

Dipilihnya prosesor buatan MediaTek diyakini sebagai upaya Samsung untuk menekan biaya produksi smartphone kelas menengah ke bawah. Karena Samsung akan fokus memproduksi chip Exynos hanya terbatas untuk perangkat flagship saja.

Seperti dilansir Digitimes, Jumar (4/10), nantinya smartphone Samsung kelas menengah ke bawah akan menggunakan chip dari MediaTek. Sementara prosesor Exynos yang mereka kembangkan akan digunakan untuk smartphone kelas atas.[HBS]

 

Tim Cook Tidak Punya ‘DNA’ Steve Jobs

0
Finding The Next Steve Jobs
Finding The Next Steve Jobs

Jakarta – Tim Cook telah ditunjuk menggantikan mendiang legenda Steve Jobs. Ekspektasi tinggi disematkan pada Cook untuk bisa meneruskan peran Jobs sebagai “sang inovator”. Berhasilkah Cook melanjutkan peran itu?

Di bawah kepemimpinan Cook, Apple sering mendapat kritikan karena dianggap tak lagi inovatif. Pendapat ini tak hanya diberikan orang di luar Apple, namun juga datang dari orang-orang yang pernah menjadi bagian dari Apple. Seperti misalnya Steve Wozniak, salah satu pendiri dan teman seperjuangan Jobs.

Kritikan cukup pedas juga diberikan Nolan Bushnell, salah satu tokoh veteran di dunia teknologi yang juga adalah pendiri Atari. Menurutnya, Cook tak memiliki “DNA” untuk menggantikan peran Jobs.

Bushnell dengan tegas mengatakan Cook bukanlah pengganti Steve Jobs yang paling ideal. “Mereka bilang, dia (Tim Cook) telah berinovasi, sebenarnya itu hanyalah mikro-evolusi,” ujar Bushnell, yang dikutip telsetNews dari Phone Arena (3/10).

Menurut Bushnell, apa yang dilakukan oleh Cook sebagai CEO Apple saat ini masih jauh dari yang diharapkan oleh para pencinta Apple. Kritikan Bushnell ini juga ditulis dalam sebuah buku yang baru diterbitkannya, ‘Finding the Next Steve Jobs’.

Menariknya, Bushnell memilih menggunakan judul ‘Finding the Next Steve Jobs’ untuk menunjukan bahwa kinerja Cook selama ini masih jauh dari yang diharapkan para Apple fanboy (sebutan untuk penggemar iPhone, red).

Apple memang sepeninggal Steve Jobs agak sedikit kedodoran mengeluarkan inovasi baru. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino California itu bahkan sering dikritik menggunakan teknologi yang sudah “jadul” dibanding para kompetitornya.

Padahal saat kendali masih dipegang Jobs, Apple dikenal sebagai inovator karena banyak menciptakan teknologi yang belum pernah digunakan sebelumnya. Hal inipun berimbas pada semakin menurunnya pangsa pasar Apple di beberapa negara.[HBS]

 

LinkedIn Perkenalkan Program Sertifikasi untuk LinkedIn Recruiter

0
LinkedIn Certified Professional
LinkedIn Certified Professional

Jakarta –  Bagi perusahaan maupun profesional yang sering memanfaatkan jaringan LinkedIn untuk perekrutan karyawan, hari ini LinkedIn memperkenalkan program sertifikasi pertamanya, LinkedIn Certified Profesional-Recruiter.

Program ini dirancang untuk membantu meningkatkan keahlian perekrut dalam menggunakan LinkedIn Recruiter, seperti cara menemukan kandidat aktif (orang yang sedang mencari kerja) dan pasif (karyawan yang sudah mempunyai pekerjaan, tetapi mungkin terbuka untuk peluang baru).

Selain itu, LinkedIn Certified Professional  dapat juga dimanfaatkan untuk meningkatkan talent brand, mengelola kandidat potensial, dan memposting lowongan pekerjaan.

“Mengasah keahlian tersebut dapat membantu perekrut untuk mendapatkan manfaat maksimal dari produk Recruiter,” kata Taruna Agarwal  Program Manager who loves launching new products LinkedIn dalam keterangannya kepada telsetNews, Jakarta, Jumat (4/10)

Pendaftaran untuk LinkedIn Certified Professional tersedia secara gratis mulai hari ini hingga 31 Desember 2013. Bagi yang tertarik, bisa melihat informasinya lebih lanjut di LinkedIn Talent Blog dengan membuka link ini. [HBS]

[Foto] Menkominfo Kunjungi LTE Corner Telkomsel di Bali

0

Bali – Di sela-sela berlangsungnya perhelatan KTT APEC 2013, Menkominfo Tifatul Sembiring mengunjungi LTE Corner Telkomsel, BNDCC Nusa Dua, Bali dan kunjungan ke Pusat Pengendalian & Operasi Infrastruktur & Layanan Telkom Group, di BTDC, Nusa Dua, Bali.  Kunjungan Menkominfo untuk melihat kesiapan konten dan aplikasi ber-platform 4G LTE Telkomsel dalam menyambut KTT APEC.

[slider] [pane]

Telkomsel APEC (1)

Menkominfo Tifatul Sembiring (kanan) dan Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga (tengah) ketika mengunjungi LTE Corner Telkomsel di BNDCC, Nusa Dua, Bali, Jum’at (4/10).

[/pane]

[pane]

Telkomsel APEC (2)

Menkominfo Tifatul Sembiring (kiri) dan Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga (tengah) ketika mencoba salah satu aplikasi di LTE Corner Telkomsel di Nusa Dua, Bali

[/pane]

[pane]

Telkomsel APEC (3)

(ki-ka) Menkominfo Tifatul Sembiring, Direktur Utama Telkom Arief Yahya, dan Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga di Pusat Pengendalian & Operasi Infrastruktur & Layanan Telkom Group, BTDC, Nusa Dua, Bali

[/pane]

[pane]

Menkominfo Tifatul Sembiring tinjau LTE Corner Telkomsel

Menkominfo Tifatul Sembiring, Direktur Utama Telkom Arief Yahya meninjau Pusat Pengendalian & Operasi Infrastruktur & Layanan Telkom Group, BTDC, Nusa Dua, Bali.

[/pane]

[pane]

Telkomsel APEC (6)

Seorang teknisi sedang mengecek salah satu perangkat monitoring layanan di Pusat Pengendalian & Operasi Infrastruktur & Layanan Telkom Group, BTDC, Nusa Dua, Bali.

[/pane] [/slider]

 

Pengguna Ponsel Tembus 5 Miliar Orang di 2017

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – Pertumbuhan pengguna ponsel di dunia sangat mencengangkan. Menurut perhitungan dari lembaga survey Statista, pada tahun 2017 diperkirakan ada 5 miliar orang akan menggunakan ponsel di seluruh dunia.

Jumlah tersebut meningkat hampir 1 miliar pengguna jika dibandingkan dengan 4,3 miliar pengguna ponsel di seluruh dunia yang tercatat saat ini. Melihat tingkat penetrasi pengguna ponsel yang sangat tinggi ini, maka tak heran jika kini banyak perusahaan yang masuk ke industri ponsel.

Menurut perhitungan Statista yang dikutip telsetNews dari Mashable, Jumat (4/10), Asia menjadi wilayah yang menunjukkan pertumbuhan paling cepat. Saat ini tercatat sekitar 2,4 miliar orang di wilayah Asia menggunakan ponsel, dan diperkirakan akan tumbuh menjadi 2,9 miliar pada tahun 2017.

Sebelumnya pada awal tahun ini PBB juga merilis sebuah laporan yang cukup mengejutkan dan juga cukup menggelitik. Karena menurut lembaga dunia itu, saat ini lebih banyak orang yang memiliki ponsel daripada akses toilet bersih.

PBB merilis hanya 4,5 miliar orang dari 7 miliar populasi global yang memiliki akses toilet bersih. Angka ini terpaut cukup jauh jika dibandingkan dengan 6 miliar orang yang memiliki akses ponsel.

Berikut ini grafik perhitungan yang dirilis Statista untuk membandingkan tingkat penetrasi ponsel di tahun 2013 hingga perkiraan tahun 2017 untuk wilayah yang berbeda di seluruh dunia:

Statistik pengguna ponsel

 

BlackBerry 10 Kurang Laku karena Minim Aplikasi

0
ilustrasi
ilustrasi

Jakarta – Krisis keuangan yang menerpa BlackBerry telah membuat produsen ponsel asal Kanada itu limbung. Dalam laporan terbarunya, BlackBerry menyatakan bahwa kerugian mereka di tahun fiskal 2014 diperkirakan mencapai USD400 juta. Angka ini jauh melebihi estimasi sebelumnya yang hanya USD100 juta.

Beberapa pekan lalu, BlackBerry juga telah merilis perkiraan kerugian perusahaan yang nyaris mencapai USD 1 miliar. Saat itu BlackBerry “mengkambinghitamkan” jebloknya pendapatan mereka akibat buruknya penjualan handset BlackBerry Z10.

Namun kali ini BlackBerry tak hanya menyebut Z10 sebagai biang kerok menurunnya penjualan mereka, tetapi juga mengeluhkan penjualan perangkat BlackBerry 10 yang tidak sesuai harapan.

Seperti dilaporkan The Verge, Jumat (4/10), dari 5,9 juta ponsel BlackBerry yang terjual diantara Juni sampai akhir Agustus, ternyata 4,2 juta diantaranya masih menjalankan BlackBerry 7.

Data tersebut menunjukan bahwa sejatinya handset BlackBerry 10 kurang laku di pasaran. Menurut analisa BlackBerry, perangkat BlackBerry 10 kurang laku karena tidak banyak menyediakan aplikasi seperti pada iOS dan Android.

Selain itu, dampak semakin banyaknya perangkat Android murah yang membanjiri pasar di sejumlah negara berkembang, seperti di Asia dan Afrika yang selama ini jadi basis penjualan BlackBerry.

Kini BlackBerry berharap pembelian senilai USD 4,7 miliar dari sebuah konsorsium asal Kanada bernama Fairfax Financial Holdings bisa mengangkat performa bisnis mereka di pasar smartphone global yang tengah jeblok.[HBS]

 

Menkominfo Tinjau Kesiapan XL di APEC

0
Menkominfo mencoba jaringan 4G LTE XL di APEC
Menkominfo mencoba jaringan 4G LTE XL di APEC

Nusa Dua –  Di sela-sela berlangsungnya acara KTT APEC 2013 di Bali, Menkominfo Tifatul Sembiring meninjau kesiapan booth XL di Bali Nusa Dua Convention Center, tempat berlangsungnya acara yang dihadiri ribuan delagasi dari berbagai negara itu.

XL sendiri telah ditunjuk sebagai mitra pemerintah untuk menyediakan sejumlah fasilitas telekomunikasi dan pendukung lainnya untuk melayani kebutuhan berbagai pihak yang terkait dengan hajatan besar tersebut.

Pada kesempatan tersebut Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi bersama Menkominfo, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo M. Budi Setiawan, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Syukri Batubara berkesempatan mencoba layanan XL 4G LTE.

Menurut Direktur Service Management XL Ongki Kurniawan, untuk keperluan KTT APEC, secara khusus XL telah meningkatkan kapasitas jaringan di beberapa lokasi yang akan mendukung APEC.

“Khusus di area Nusa Dua, XL telah menyiagakan 45 BTS 2G dan 51 BTS 3G. Area Nusa Dua ini juga telah secara full ter-cover 3G,” kata Ongky dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/10).

Selain tempat konferensi, lanjut Ongky, di kawasan ini XL juga meningkatkan coverage di hotel-hotel yang menjadi tempat menginap terkait APEC. XL juga menambah kapasitas jaringan 2G dan 3G yang sudah ada, serta menambah kapasitas transmisi. [HBS]