Beranda blog Halaman 4033

Aplikasi Instant Messaging Masih Jadi Favorit

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – Smartphone dan aplikasi merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Berbagai aplikasi disematkan guna memaksimalkan kinerja ponsel untuk mendukung aktivitas. Diantara semua aplikasi, ternyata aplikasi instant messaging paling banyak digemari.

Pengguna biasanya menggunakan aplikasi tambahan untuk melakukan penyesuaian terhadap perangatnya. App Annie menemukan bahwa aplikasi chatting merupakan pemimipin dalam hal jumlah pendapatan yang terhidang di Google Play selama bulan Oktober.

Aplikasi instant messeging asal Jepang, Line, mendapatkan porsi terbesar di Android dan iOS selama beberapa bulan. Sedangkan Kakao Talk yang merupakan buatan negara Korea berada di bawahnya.

Hal ini tidak mengejutkan mengingat aplikasi layanan pesan ini dapat digunakan oleh semua platform sehingga memudahkan penggunanya untuk mengirimkan pesan dan diperkaya dengan stiker sebagai representasi ekspresi.

Dikutip telsetNews dari the next web, Rabu (20/11), Line berhasil mengantongi pendapatan sebesar USD 99,8 juta pada September 2013. Ketersediaan stiker dilihat memberikan kontribusi sebesar 20 persen dari pendapatan sedangkan game menyumbang 60 persen.

Namun, App Annie mencatat bahwa WhatsApp tetap fokus sebagai aplikasi pengirim pesan instant. Sejak bulan Juni, aplikasi ini sudah menetapkan tarif sebesar USD 0,99 yang akan dibebankan dalam pemakaian di tahun kedua.

WhatsApp konsisten terus berada di posisi tiga teratas di App Store Apple dan menduduki posisi kedua non-game di Google Play.

Hingga akhir Oktober lalu, pengguna WhatsApp telah melampaui 350 juta pengguna aktif setiap bulan. Selain WhatsApp dan Line, ada lagi aplikasi pesaing dari Cina yang menyaingi mereka sebagai aplikasi populer, yakni  Meitu.

Meitu merupakan layanan yang dimiliki oleh layanan pesan WeChat. Aplikasi berhasil melesat dari posisi 18 ke posisi 9 teratas untuk perangkat iOS. App Annie mencatat bahwa langkah Meitu yang ‘menunggangi’ WeChat menunjukkan tren bahwa layanan pesan memegang peranan penting dalam publikasi.[LKH/HBS]

 

Twitter Update Terbaru Berikan Filter Pencarian di Twitter app

0

Update Twitter berikan filter baru

Jakarta – Twitter memberikan update terbaru bagi pengguna Android dan iOS. Update baru ini memberikan filter baru pada hasil pencarian di Twitter app.

Dengan adanya filter baru ini, hasil pencarian akan langsung terlihat sejak Anda mulai mengetik. Selain itu juga ditunjukkan trend tentang konten lokal dan televisi.

Filter baru di Twitter ini akan akan bisa membantu Anda lebih cepat dan akurat untk menemukan tweet, orang atau apapun yang dicari di Twitter. Selain itu, bagi Anda pengguna akan diberikan opsi baru untuk melihat seluruh tweet.

Untuk mendapatkan opsi baru tersebut caranya cukup mudah, yakni Anda tinggal menggunakan fungsi toggle antara top Tweets dan all Tweets yang ada di bagian atas hasil pencarian.

Dalam update ini Twitter juga menambahkan fungsi screenshot dari verification backup code yang Anda miliki. Screenshot itu bisa Anda ambil saat masuk atau membuat code baru.[HBS]

Fujifilm Hadirkan Dua Kamera Autofokus Tercepat

0
Acara peluncuran kamera Fujifilm X-E2 dan XQ1 (wnh/telsetnews)
Acara peluncuran kamera Fujifilm X-E2 dan XQ1 (wnh/telsetnews)

Jakarta – Fujifilm kembali merilis dua perangkat kamera terbarunya, X-E2 dan XQ1. Kedua kamera yang baru dirilis ini merupakan generasi kedua kamera mirorless yang diklaim memiliki fitur Autofokus tercepat.

“Generasi terbaru ini merupakan hasil pengembangan dari kamera seri X yang kami miliki dengan dukungan prosesor EXR II untuk memberikan hasil tangkapan dan fokus yang bekerja cepat,” jelas Syamsuddin, Technical Supervisor Fujifilm Indonesia, di Jakarta, Selasa (19/11).

X-E2 memiliki kualitas gambar yang sebanding dengan kamera berbingkai penuh atau full frame. Didukung dengan sensor sebesar 16 megapixel X-Trans II CMOS dengan on-chip phase detection.

“Seri X-E2 memiliki sistem auto fokus (AF) yang tercepat dikelasnya dengan kecepatan bisa mencapai 0.08 detik dan mampu menangkap gambar hingga 7fps sekaligus,” tambahnya.

Selain itu, seri X-E2 telah juga dilengkai dengan layar jenis LCD dimensi 3 inch dengan 1.04 juta dots, dan viewfinder elektronik jenis OLED dengan kemampuan pewarnaan hingga 2.36 juta dots. Kamera desain retro ini juga dilengkapi dengan lensa kit 18-55m f2.8-4 pada paket penjualannya.

Sedangkan untuk seri XQ1, menurut Syamsudin, kamera saku ini memiliki kecepatan yang tak kalah jauh hebatnya dengan seri X-E2. “Lensa kamera ini mampu memberikan AF tercepat, bahkan bisa dibilang tercepat didunia di kelas kamera saku hingga 0.06 detik,” tuturnya.

Kamera saku yang memiliki bodi sebesar 100 x 58.5 x 33.3 mm, dilengkapi dengan lensa zoom 4x F1.8 dan sensor CMOS II 2.3 inci X-Trans. Untuk sensornya sendiri, XQ1 menggunakan sensor sebesar 12MP. Sensor yang biasa digunakan untuk mengatur moire dan false color tanpa harus menggunakan filter optik low pass.

Sementara untuk harganya, Fujifilm X-E2 akan dibanderol pada kisaran harga Rp 16 jutaan, sedangkan seri XQ1 dipatok pada harga Rp 4.4 jutaan. Rencananya kedua kamera ini akan mulai dipasarkan awal Desember nanti. [WNH/HBS]

 

 

Meski Kecewa, Pemegang Saham Setujui Penjualan Nokia ke Microsoft

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – Proses akuisisi Nokia oleh Microsoft sepertinya akan berjalan mulus. Hal itu diketahui setelah dalam rapat pemegang saham Nokia yang digelar kemarin, mayoritas pemegang saham telah menyetujui rencana penjualan tersebut.

Pembelian tersebut disetujui oleh sekitar 99,7% peserta rapat yang mewakili sekitar 4/5 pemegang saham Nokia. Meski menyetujui penjualan, namun sebagian pemegang saham dikabarkan merasa kecewa dengan penjualan Nokia ke Microsoft karena menganggap Nokia adalah ikon nasional Finlandia.

Namun, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (20/11), meski proses akuisisi ini hampir rampung, tapi masih belum diketahui bagaimana rencana Microsoft untuk mengintegrasikan bisnis Nokia yang mencakup jajaran Lumia dan Asha.

Microsoft telah memiliki struktur internal yang mengurus Windows Phone namun sampai saat ini rahasia Nokia masih belum diserahkan sampai finalisasi pembelian rampung sehingga belum dapat diputuskan bagaimana integrasi tersebut akan berlangsung nantinya.

Sementara itu, Stephen Elop sebagai mantan CEO Nokia saat ini menjadi salah satu kandidat CEO Microsoft pengganti Steve Balmer. Kabarnya jika Elop tidak menjadi CEO Microsoft yang baru, Microsoft tetap akan merekrut Elop, namun belum jelas untuk posisi apa. [HBS]

Layar Galaxy S5 Diprediksi Memiliki Kerapatan 560 PPI

0

Galaxy S5 concept

Jakarta –  Samsung diprediksi akan meningkatkan kemampuan layar smartphone buatannya di tahun depan dengan memakai layar beresolusi tinggi dan kerapatan piksel yang lebih padat dibanding yang ada sekarang.

Hal ini jika merujuk pada pernyataan CEO Samsung Display Kinam Kim yang mengatakan bahwa perusahaannya tengah menyiapkan layar AMOLED dengan kerapatan 560 ppi.

Layar dengan tingkat kerapatan tersebut diperkirakan akan diperuntukan bagi perangkat berlayar kecil atau yang berukuran sekitar 5 inci.

Seperti dilansir OLED.at, Rabu (20/11), Samsung akan meramaikan pasar smartphone dengan layar beresolusi 2.560 x 1.440 (WQHD) di tahun 2014. Sejumlah analis memperkirakan layar jenis ini akan mulai digunakan untuk Galaxy S5.

Sebagai informasi, Pixel Per Inch (PPI) merupakan ukuran jumlah piksel dalam satu inci persegi layar. Dengan menggunakan panel layar baru tersebut, berarti Samsung nantinya akan membenamkan 560 piksel di setiap inci persegi untuk layar smartphone-nya.

Dengan kerapatan 560 ppi dalam ukuran layar yang kecil, akan dapat menampilkan gambar yang sangat tajam. Sebab menurut hasil penelitian, manusia tidak bisa melihat piksel lebih dari 300 ppi.

Saat ini, Samsung Galaxy S4 menggunakan layar 5 inci Super AMOLED 1.920 x 1.080 dengan kepadatan 441 ppi.[HBS]

Telkomsel Roadshow DCIC ke Empat Kota

0
Roadshow DCIC di Universitas Brawijaya, Malang (Tsel/telsetNews)
Roadshow DCIC di Universitas Brawijaya, Malang (Tsel/telsetNews)

Jakarta – Telkomsel memulai rangkaian roadshow Digital Creative Indonesia Competition (DCIC) di Universitas Brawijaya, Malang.

DCIC merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk turut menggerakkan dan menginspirasi industri kreatif digital di Tanah Air, guna membangun ekosistem DNA (Device, Network & Application) secara berkesinambungan.

Kegiatan ini bertujuan menjaring potensi-potensi muda di Indonesia yang berkualitas serta melek terhadap teknologi, khususnya di era digital.

Adapun kategori yang dikompetisikan dalam program DCIC meliputi Aplikasi Mobile Paling Indonesia, Video Paling Indonesia, dan Kontributor Paling Indonesia (karya tulis).

“Melalui roadshow ini kami memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berbagai ilmu, diantaranya mengenai digital entrepreneurship, teknik penulisan, pembuatan video, serta seputar pembuatan aplikasi,” Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (20/11)

Kompetisi ini terbuka bagi mahasiswa S1 dan S2 untuk kategori Aplikasi Mobile Paling Indonesia, dan umum untuk kategori lainnya. Selain mendapat hadiah yang menarik, bagi pemenang aplikasi akan mendapatkan kontrak kerjasama dengan Telkomsel.

Peserta dapat melakukan registrasi untuk kemudian mengirimkan ide-ide kreatif serta karya terbaiknya melalui www.palingindonesia.com/dci. Selanjutnya Telkomsel akan mengunjungi Universitas Airlangga, Surabaya, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta dan Universitas Indonesia, Jakarta untuk kegiatan serupa.

“Kami berharap DCIC mampu menjaring anak muda Indonesia yang potensial dan inspiratif sehingga ke depannya mampu membentuk masyarakat digital Indonesia yang berdaya saing global,” tuturnya.

Sepanjang tahun 2013 Telkomsel mencanangkan Digital Creative Indonesia sebagai upaya untuk menggairahkan industri digital kreatif Indonesia. Telkomsel juga telah menggandeng developer muda di Indonesia melalui Telkomsel Applications Developer (Teman Dev).

Hingga saat ini sudah terdapat sebanyak 68 aplikasi lokal karya anak negeri yang diperkenalkan melalui www.telkomsel.com/temandev. [HBS]

 

Error! Layanan 4G LTE Internux Belum Siap

19
Bolt Internux (maul/telsetNews)
Bolt Internux (maul/telsetNews)

Jakarta – Kehadiran layanan LTE dengan merek dagang ‘Bolt’ dari PT Internux menjadi kabar gembira bagi para penikmat Internet di Tanah Air yang sudah lama mengidamkan koneksi Internet berkecepatan tinggi. Namun sayangnya harapan itu baru sebatas janji, karena Internux ternyata belum siap menghadirkan layanan 4G LTE.

Saat diluncurkan pada 15 November 2013  lalu, pihak Internux mengklaim kecepatan akses Internet yang ditawarkan mampu mencapai 72 Mbps, atau bisa dikatakan saat berselancar di Internet bersama Bolt yang  mengandalkan teknologi Time Division Duplex – Long Term Evolution (TDD-LTE) akan 10x lebih cepat dibandingkan menggunakan teknologi 3G.

Namun sayangnya saat telsetNews mencoba modem Bolt yang dibanderol seharga Rp 299 ribu tersebut, layanan 4G internet nirkabel pita lebar pertama di Indonesia itu belum siap alias tidak bisa digunakan.

Dari percobaan yang dilakukan, layanan nirkabel yang menggunakan jaringan yang berjalan di pita frekuensi 2,3 GHz dengan menawarkan kecepatan internet hingga 72 Mbps masih susah digunakan.

Website Bolt Error
Website Bolt Error

Dari mulai diluncurkan kami mencoba menggunakan selama 3 hari, hasil yang didapat sangat tidak memuaskan. Meski tidak dengan cara aktivasi, layanan Bolt dapat digunakan tetapi hanya mencapai kecepatan 4Mbps dan selalu tidak stabil.

Kemudian di hari ke 4, kami tidak dapat menggunakan layanan ini dikarenakan harus melakukan aktivasi. Namun saat melakukan aktivasi, jawabannya selalu “Nomor yang digunakan tidak Valid”. Layanan ini semakin mengecewakan karena saat coba melakukan aktivasi, website yang disediakan malah sedang dalam perbaikan.

Website Bold

  1. Sampai hari ini Selasa (19/11) modem Bolt 4G LTE masih tetap belum bisa digunakan. Pasalnya layanan untuk aktivasi masih belum bisa juga dilakukan. Yang sedikit membingungkan ketika dicoba akses website melalui jalur lain untuk aktivasi, website mengalami error.

Kami juga coba menghubungi Call Centre Bolt, tetapi tidak mendapat penjelasan yang memuaskan, karena hanya disambut oleh mesin penjawab. Alhasil, harapan untuk bisa merasakan akses Internet cepat masih belum bisa didapat.

Hal ini jelas sangat mengecewakan, karena konsumen telah membeli modem Bolt seharga Rp 299 ribu, namun nyatanya layanan LTE yang dijanjikan masih belum bisa digunakan.[MS/HBS]

Bantu Aksi Penyadapan, Operator Bisa Dipidanakan

0

Penyadapan ponselJakarta – Kasus penyadapan yang dilakukan pihak intelijen Australia terhadap Presiden SBY dan sejumlah menterinya dicurigai melibatkan operator telekomunikasi di Indonesia. Menindaklanjuti kemungkinan tersebut, pihak Kominfo menyatakan akan menindak tegas operator yang kedapatan terlibat dalam aksi penyadapan.

Aksi penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Presiden SBY telah menuai reaksi keras dari pihak pemerintah Indonesia. Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa telah memanggil pulang Dubes Indonesia untuk Australia terkait masalah tersebut.

Tak hanya Menlu yang bereaksi dalam menyikapi kasus penyadapan itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) secara tegas juga mengingatkan kepada para operator telekomunikasi untuk jangan coba-coba membantu aksi penyadapan.

Pihak Kominfo menyatakan bahwa akan menindak tegas jika ada operator telekomunikasi di Indonesia yang terbukti membantu kegiatan penyadapan oleh Pemerintah Australia terhadap sejumlah pejabat Indonesia, termasuk SBY.

Hal ini ditegaskan oleh Kominfo karena beredar kabar bahwa aksi penyadapan yang dilakukan Australia tersebut mendapat bantuan dari operator telekomunikasi Indonesia. Namun tidak diketahui operator mana yang dimaksud.

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo, Gatot S Dewa Broto mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan bukti adanya kerjasama operator dengan pihak Australia dalam melakukan aksi penyadapan di Indonesia.

“Sejauh ini belum ada bukti keterlibatan operator. Tapi jika nanti memang terbukti, maka operator telekomunikasi yang bersangkutan bisa dikenai pidana sesuai UU Tekomunikasi dan UU ITE,” kata Gatot dalam keterangannya kepada telsetNews, Selasa (19/11).

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa aksi penyadapan bertentangan dengan Pasal 40 UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, yang melarang setiap orang melakukan kegiatan penyadapan atas informasi yang disalurkan melalui jaringan telekomunikasi.

Dia juga mengatakan, bahwa penyadapan dilarang dalam Pasal 31 UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Menurut Gatot, penyadapan dimungkinkan untuk tujuan tertentu, tetapi harus mendapat izin dari aparat penegak hukum.

Bagi yang melanggar, bisa dikenakan ancaman pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 56 UU Telekomunikasi, yakni kurungan penjara maksimal 15 tahun. Sementara di Pasal 47 UU ITE, hukuman maksimal atas kegiatan penyadapan adalah penjara 10 tahun atau denda paling banyak Rp 800 juta.

Gatot menegaskan Kominfo tidak pernah memberikan sertifikasi perangkat sadap terkecuali yang digunakan oleh lembaga penegak hukum yang disebutkan pada Pasal 40 UU Telekomunikasi dan Pasal 31 UU ITE.

“Segala kegiatan penyadapan, termasuk perakitan, perdagangan, dan penggunaan perangkat sadap merupakan bentuk pelanggaran hukum,” ujar Gatot mengingatkan.[HBS]

Resmi Masuk Indonesia, BlackBerry Z30 Dibanderol Rp 7,9 Juta

0
Peluncuran BlackBerry Z30 (WNH/telsetNews
Peluncuran BlackBerry Z30 (WNH/telsetNews)

Jakarta – Meski banyak diterpa kabar miring, Blackberry tetap menghadirkan smartphone berbasis layar sentuh terbarunya, Z30 di Indonesia. Perusahaan asal Kanada ini mengklaim Z30 berbeda dengan seri-seri BlackBerry yang sudah diluncurkan sebelumnya.

“Seri kali ini berbeda dari ponsel BB10 lainnya. Selain mendapatkan update rilis OS BB10.2. Z30 juga hadir lebih premium dengan desain layar yang lebih besar, yaitu 5 inch,” ujar Ardo Fadhola, Senior Country Product Manager BlackBerry, di sela acara peluncuran Z30 di Jakarta, Selasa (19/11).

Menurutnya, seri Z30 memiliki desain yang cukup tangguh, baik dari penggunaan material layar yang digunakan dengan bahan kontur berpola, dan juga penggunaan baterai yang diklaim lebih besar sehingga akan lebih hemat daya.

“Layarnya sudah dilengkapi dengan fitur super AMOLED dengan desain belakang bodi yang dibuat dari material bahan sejenis karbon, sehingga mampu meredam panas dan menguatkan tangkapan sinyal lebih baik dari cover bodi plastik yang ada,” jelasnya.

Meski Z30 memiliki desain layar yang lebih besar dari seri sebelunya, namun tidak akan mengganggu produktivitas pengguna, terutama dalam proses pengetikan. Dan dengan baterai yang memiliki kapasitas sebesar 2880 mAh, Z30 akan lebih hemat daya.

Untuk spesifikasinya sendiri, Z30 memiliki spek yang lebih tinggi dari seri BB10 yang dikeluarkannya terdahulu, baik Z10, Q10 maupun Q5. Seri kali ini didukung dengan prosesor dual-core Qualcomm yang memiliki kecepatan hingga 1.7 GHz dengan chip grafis setingkat QuadCore dari seri Adreno.

Sedangkan untuk memori RAM, Z30 memiliki spesifikasi sebesar 2GB dengan memori penyimpanan internal sebesar 16GB, dan sudah mendukung jaringan 3G dan 4G/ LTE. Untuk kameranya, BlackBerry membenamkan sensor sebesar 8MP dengan lampu Flash dan 2MP pada bagian depan.

Bagaimana dengan harganya? Pihak BlackBerry Indonesia menyebutkan BlackBerry Z30 akan di banderol pada kisaran harga Rp 7,9 jutaan. Rencananya penjualan Z30 mulai dibuka pada 23 November 2013 mendatang.

Bagi Anda yang berminat, bisa mendapatkan smartphone full touchscreen ini melalui tiga distributor resmi BlackBerry di Indonesia, yakni PT Telematika Artha Mandiri (TAM), PT Trikomsel Oke Tbk (Comtech) dan PT Surya Citra Multimedia (SCM).[WNH/HBS]

 

 

Operasi Penyadapan Australia Didukung Kelompok ‘Five Eyes’

0
Jaringan mata-mata UKUSA (Reuters/telsetNews)
Salah satu pusat jaringan UKUSA (Reuters/telsetNews)

Jakarta – Aksi penyadapan yang dilancarkan pihak intelijen Australia di Indonesia ternyata merupakan operasi yang dilakukan oleh 5 negara yang dikenal sebagai ‘Five Eyes’ atau Lima Mata.

Kelima negara tersebut adalah Australia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada dan Selandia Baru. Kelima negara ini terikat dalam perjanjian multilateral yang dikenal sebagai UKUSA (United Kingdom-United States of America Agreement).

Kelompok Five Eyes yang terikat UKUSA Agreement ini saling berbagai informasi intelijen yang mereka dapatkan, dan harus saling mendukung dalam setiap operasi intelijen yang mereka jalankan, termasuk saat melakukan aksi penyadapan.

Hal ini terungkap dalam dokumen rahasia yang dibocorkan oleh Edward Snowden, yang menyebutkan pihak DSD (Defense Signals Directorate) Australia yang bertindak sebagai pelaksana penyadapan mendapat dukungan dari UKUSA.

Dalam melancarkan aksi penyadapannya, DSD membutuhkan bantuan dari operator telekomunikasi dan internet, yang dilakukan atas kesadaran maupun di bawah tekanan pihak intelijen yang tergabung dalam UKUSA.

Kecurigaan adanya keterlibatan vendor dan operator telekomunikasi muncul setelah dalam dokumen tersebut juga mengungkap informasi mengenai merk dan jenis ponsel. Sangat mungkin aksi penyadapan dapat dilakukan karena kerja sama dengan vendor ponsel.

Bau tak sedap keterlibatan vendor ponsel dalam aksi penyadapan yang dilakukan Australia ini semakin kencang berhembus jika melihat semua vendor ponsel di Indonesia merupakan perusahaan asing yang memiliki kedekatan dengan 5 negara yang tergabung dalam UKUSA

Tak cuma vendor ponsel, kecurigaan juga ditujukan kepada para operator telekomunikasi di Indonesai, karena penyadapan yang dilakukan Australia tidak hanya fokus pada pembicaraan telepon saja, tetapi juga penyadapan melalui jaringan internet.

Sebagai informasi, jaringan kelompok ‘Lima Mata’ atau ‘Five Eyes’ (FVEYE) adalah sebutan populer jaringan kerja sama intelijen lima negara, yakni AS, Inggris, Australia, Kanada, dan Selandia Baru.

Komunitas intelijen ini terbentuk awalnya dari kesepakatan rahasia pihak intelijen AS dan Inggris pada Perang Dunia II. Kerja sama kedua negara itu berlangsung di bawah Perjanjian BRUSA (British- USA Agreement) pada 1943, dan dikukuhkan pada Maret 1946 dengan ditandatanganinya Perjanjian UKUSA (UK-USA Agreement).

Saat era Perang Dingin, kerja sama ini diperluas dengan mengajak tiga negara anggota Persemakmuran Inggris, yaitu Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Kerja sama FVEYE melibatkan seluruh lembaga intelijen di negara-negara anggotanya, yang meliputi semua bidang intelijen, baik intelijen manusia (HUMINT), intelijen sinyal (SIGINT), hingga intelijen pertahanan.

Setiap organisasi intelijen bertindak berdasarkan mandat nasional resmi masing-masing, tetapi saling berinteraksi dengan ikatan yang diperkuat dengan kultur Anglo-Saxon mereka, beserta nilai-nilai liberal demokratis yang diterima, dan kepentingan nasional (setiap anggota) yang saling melengkapi.

Dalam konteks kerja sama intelijen sinyal, ada semacam pembagian wilayah tugas bagi setiap anggota. Kanada memantau sinyal elektronik di kawasan Arktik dan wilayah bekas Uni Soviet bagian utara serta Amerika Utara dan Selatan.

Inggris mengawasi Eropa dan Rusia bagian barat. Selandia Baru memonitor kawasan Pasifik Selatan dan Asia Tenggara. Dan Australia menangkap sinyal-sinyal di kawasan Asia Timur dan Selatan. Anda bisa lihat cuplikan video di bawah ini yang menjelaskan sepak terjang kelompok ‘Five Eyes’:

Sumber: chirpstory

Berkedok 3G Report, Australia ‘Nguping’ Obrolan SBY

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – Aksi penyadapan percakapan telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dilakukan Australia akhirnya terungkap. Aksi yang memicu kemarahan pihak Indonesia itu disamarkan dengan kedok laporan berjudul ‘3G: Impact and Update’.

Berdasarkan dokumen rahasia yang dibocorkan oleh Edward Snowden, seorang IT yang pernah bekerja sebagai kontraktor pada Badan Keamanan Nasional AS (NSA), terungkap bahwa pihak intelijen Australia menyamarkan hasil penyadapan terhadap Presiden SBY sebagai laporan tentang perkembangan teknologi 3G dan dampaknya di sejumlah negara di Asia.

Namun faktanya, di dalam laporan tersebut kita bisa melihat bagaimana pihak intelijen Australia sebenarnya melakukan aksi penyadapan terhadap SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono serta beberapa orang menterinya

Jika melihat dokumen yang berjudul ‘3G: Impact and Update’ tersebut, kita akan bisa terkecoh karena di bagian depan laporan itu tidak menunjukan adanya aksi penyadapan. Karena di bagian ini mereka terkesan hanya melaporkan perkembangan 3G di beberapa negara seperti Kamboja, Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura dan Indonesia.

Namun jika membaca bagian bawah halaman yang bertuliskan ‘Top Secret Comint’ dan merujuk keterangan yang mempresentasikan laporan itu adalah DSD (Defence Signalling Directorate), maka kita baru bisa tahu adanya aksi penyadapan yang dilakukan Australia.

Pada bagian halaman yang bertuliskan ‘IA Leadership Targets + Handset’ ini terungkap siapa saja yang menjadi target penyadapan Australia, yakni Presiden SBY, ibu Ani Yudhoyono, dan sejumlah menteri Indonesia.

Indikasi aksi penyadapan yang dilakukan Australia ini semakin kuat setelah mengetahui trafik komunikasi Presiden SBY ke sejumlah orang dekatnya. Sehingga bisa dipastikan, penyadapan sudah dilakukan.

Seperti diketahui, pada saat ditampilkan call data record (CDR) dari trafik komunikasi SBY, maka bagi penyadap sudah tidak ada yang rahasia dari komunikasi SBY dengan orang lain.

Ini artinya, semua komunikasi SBY sudah diketahui penyadap. Dan parahnya, lawan bicara, juga pasti disadap. Kalau sudah begini, Indonesia sudah bisa dikatakan sangat ‘telanjang’ bagi Australia dan sekutunya yang berniat menyadap.[HBS]

 

Google akan Perangi Foto dan Video Porno

0

Stop Pornografi

Jakarta – Internet merupakan tempat bermacam-macam informasi berkumpul. Untuk mengurangi dampak negatif dari internet, Google membentuk tim U-turn yang bertugas memblokir hasil pencarian terkait pelecehan seksual terhadap anak.

Perusahaan mengambil pendekatan proaktif untuk menyaring pencarian pelecehan seksual terhadap di bawah umur. Perusahaan mesin pencarian terbesar telah sepakat untuk akan mereduksi gambar tidak sopan dan video.

Saat ini Google telah mempekerjakan 200 karyawan dalam timnya yang behasil menghapus 100 ribu foto dan video yang berbau pelecehan seksual terhadap anak dalam wkatu 3 bulan.

“Kami sudah menyempurnakan Google Search untuk mengurangi tautan ke materi yang mengandung pelecehan seksal terhadap anak yang muncul ke halaman hasil pencarian di Google,” ujar Eric Schmidt, CEO Google, yang telsetNews kutip dari dailymail, Selasa (19/11).

Pembatasannya telah dirancang untuk diterapkan di negara-negara berbahasa Inggris dan akan diperluas untuk mencakup 158 bahasa lain di seluruh dunia dalam enam bulan ke depan.

Schmidt juga mengungkapkan bahwa Google telah mengambangkan teknologi terobosan yang memungkinkan video porno yang ilegal sehingga semua bajakan atau file salinan dapat dihapus dari Internet.[LKH/HBS]