Beranda blog Halaman 3905

Pria Ini Saksikan Kelahiran Anak Dari Jarak 4.000 KM

0

Samsung Gear VR modelsJAKARTA – “Technology makes easy.” Sepertinya tidak ada yang salah dengan ungkapan itu. Seorang ayah asal Australia bernama Jason Larke adalah buktinya. Tak peduli meski terpisah jarak 4.000 kilometer dari istrinya, pria ini tetap bisa menyaksikan kelahiran anaknya. Bagaimana caranya?

Tentu saja bukan semata melihat lewat video atau semacamnya. Melainkan menggunakan teknologi virtual reality.

Mengutip dari Mashable, Selasa (24/3/2015), pria yang bekerja sebagai kontraktor listrik di daerah terpencil di Queensland ini semula berharap untuk bisa melihat kelahiran bayinya pada 20 Februari lalu. Namun karena tiba-tiba harus dipindah tugaskan ke daerah terpencil, keinginan itu pun akhirnya pupus.

Beruntung, karena di saat harapannya nyaris tak berujung, Samsung datang dan memintanya untuk menjadi bagian dari percobaan. Mencicipi kecanggihan Samsung Gear VR.

“Setelah kami tahu bahwa aku hamil lima minggu anak ketiga kami, kami melihat bayi kami tumbuh, mengetahui bahwa dia adalah laki-laki dan bermimpi tentang masa depannya,” kata sang istri yang bernama Alison, sebelum akhirnya dibuat terkejut dengan kontrak baru suaminya, yang kemungkinan akan membuatnya melewatkan kelahiran bayi mereka.

Tapi Jason kemudian mendapatkan headset Gear VR dan mampu merasakan kelahiran anaknya di ruang bersalin di Perth, Australia Barat.

https://www.youtube.com/watch?v=2PpKzYjW7go

Kelahiran bayi pasangan ini kemudian menjadi fitur iklan baru untuk Samsung Gear VR. [IF]

Eric Schmidt: Google Belum Menyerah Bikin Glass

0
Eric Schmidt dengan Google Glass
Eric Schmidt memakai Google Glass

JAKARTA – Googel telah mengumumkan menghentikan proyek kacamata pintarnya, Google Glass mulai tanggal 19 Januari 2015 lalu. Lantas, apakah Google benar-benar menyerah untuk membuat kaca mata pintar?

Google telah menghentikan penjualan versi pertama Google Glass dan menutup Program Explorer pada bulan Januari. Google menyatakan bahwa akan memindahkan proyek dari laboratorium penelitian Google X ke dalam unit tersendiri. Ivy Ross tetap menjadi kepala tim Glass, dan CEO Nest, Tony Fadell ditunjuk sebagai pengawas divisi tersebut.

Perubahan memicu spekulasi bahwa Google akan meninggalkan Glass. Namun, Executive Chairman Google, Eric Schmidt Schmidt mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa mereka telah menunjuk Tony Fadell untuk mengawasi strategi pemasaran Glass, hingga nantinya perangkat tersebut siap secara komersial untuk dipasarkan.

“Ini (Proyek Glass) adalah platform yang besar dan sangat penting bagi Google. Kami mengakhiri program Explorer dan pers telah memberitakan bahwa kami telah mengakhiri proyek Glass. Anggapan itu salah. Google memiliki keyakinan dalam mengambil resiko dan sama sekali tak ada niat dari kami untuk mengakhirinya,” ujar Eric Schmidt.

Menurut Schmidt, sSeperti dilansir telsetNews dari The Wall Street Journal, Selasa (24/3/2015), Glass seperti juga proyek mobil dengan sistem pengendaraan otomatis (self-driving Google) adalah proyek jangka panjang.

“Itu seperti mengatakan mobil self-driving adalah sebuah kegagalan karena sampai sekarang belum bisa mengantarkan Anda ke suatu tempat. Padahal pengembangan terknologi seperti itu membutuhkan waktu,” tandasnya.[HBS]

 

 

 

Lenovo K3 Note, Phablet Octa-core 5.5 Inci Harga Rp 2 Jutaan

0

Lenovo K3 NoteJAKARTA – Kita telah mendengar banyak berita tentang Lenovo akhir-akhir ini. Dan itu sepertinya belum akan berakhir. Setelah menuai sukses di tanah air dengan penjualan perangkat 4G murahnya, kini perusahaan asal Tiongkok itu kembali membuat pemberitaan dengan merilis perangkat barunya, Lenovo K3 Note.

Hadir sebagai versi lebih besar dari Lenovo K3, Lenovo K3 Note ditujukan untuk pasar kelas menengah. Khususnya mereka yang peduli pada harga.

Dikutip dari gsmarena, Selsa (24/3/2015), Lenovo K3 Note datang dengan bentang layar 5.5 inci FullHD dan dibalut warna kuning cerah dengan benjolan bulat khas di bagian belakang badannya – murni elemen desain.

Di bawah kap-nya, Anda akan menemukan chipset 64-bit Mediatek MT6752, CPU octa-core 1.7GHz, RAM 2GB dan memori internal 16GB, yang dapat diperluas hingga 32GB menggunakan microSD.

Di sektor kamera, perangkat ini membawa resolusi 13MP dengan dual-tone LED flash, dan kamera depan 5MP untuk mengatasi selfie.

Itu belum termasuk dukungan dual-SIM dual-standby – SIM1 mendukung 2G/3G dan LTE, sementara SIM2 hanya GSM, serta baterai 3,000mAh. Dan itu semua di kemas dalam tubuh berukuran 7.6mm, dengan berat sekitar 150g.

Lenovo K3 Note kabarnya akan dipasarkan dalam beberapa varian, yang membedakan harga masing-masing. Versi biasa akan dijual dengan harga CNY899 atau sekitar Rp 1.8 juta, sementara versi Teana dibanderol CNY999 atau sekitar Rp 2 juta. Untuk versi 16GB, dengan spesifikasi yang sama dengan Meizu M1 Note kabarnya akan dijual sedikit lebih mahal, yakni seharga CNY1,099 atau sekitar Rp 2,2 juta.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada keterangan mengenai ketersediaan perangkat ini di Indonesia. Namun jika mengingat pernyataan Adrie R Suhadi, Country Leader Smartphone Division, Lenovo Indonesia, terkait perangkat apa saja yang akan dibawa Lenovo ke tanah air tahun ini, sepertinya nama Lenovo K3 Note masih akan menjadi tanta tanya. [IF]

Ini Dia Bocoran Desain dan Spesifikasi HTC One M9 Plus

0

HTC One M9 PlusJAKARTA – HTC One M9 bahkan belum sempat menuntaskan misinya untuk membuat gempar jagat smartphone. Hari ini, kabar lain tentang perangkat baru HTC kembali mengemuka. Dan itu tak lain mengenai saudara besar HTC One M9, yakni One M9 Plus, yang membuat penampakan di Twitter.

Adalah sebuah akun bernama @OnLeaks, oknum yang menampilkan gambar tersebut. Di sini, Anda bisa melihat perbandingan antara HTC One M9 Plus dan HTC One M9 biasa, yang konon didasarkan pada prototipe perangkat.

Seperti yang bisa Anda lihat pada gambar di atas, perbedaan terbesar antara HTC One M9 Plus dan One M9 adalah adanya tombol home fisik di bawah layar. Hal itu berdampak pada dibagi duanya speaker BoomSound, di sini kiri dan kanan. Tak hanya itu, Anda juga bisa memanfaatkan pemindai sidik jari.

Dilansir telsetNews dari gsmarena, Selasa (24/3/2015), Kamera bulat yang ada di handset ini juga harusnya bisa menjadi daya tarik.

Dari segi spesifikasi, HTC One M9 Plus kemungkinan akan debut dengan dua chipset yang berbeda – model MT6795 MediaTek yang ditujukan untuk pasar China, sedangkan versi Snapdragon 810 akan dijual di tempat lain.

Sementara sisa spesifikasi perangkat dikabarkan termasuk layar 5,2 inci QHD, pemindai sidik jari, RAM 3GB, dan memori internal 32GB yang dapat diupgrade. [IF]

Gelar Flash Sale Kedua, Lazada Siapkan 10.000 Unit Lenovo A6000

0

lenovo_a6000_horizontal_screen_officialJAKARTA – Setelah sukses dengan flash sale tahap pertama, yang berlangsung pada 19 Maret 2015 lalu,  Lazada hari ini   kembali mengumumkan rencananya untuk melepas Lenovo A6000 ke pasaran, lewat flash sale tahap kedua. Penjualan kilat tersebut akan dilakukan pada 25 Maret mendatang, tepat pukul 10.00.

Dalam flash sale kali ini, Lazada rencananya akan menyediakan sekitar 10.000 unit smartphone Lenovo A6000.

“Kami belum tahu angka pastinya. Tapi mungkin double. Sekitar 10.000 unit,” ungkap Magnus Ekbom, CEO Lazada Indonesia saat ditemui di Kuningan City, Jakarta hari ini (23/3/2015).

Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibanding flash sale tahap pertama, di mana Lazada sukses melego 5000 unit smartphone Lenovo A6000, yang dibanderol Rp 1.499.000 ini hanya dalam waktu 10 menit.

Lenovo A6000 merupakan ponsel 4G LTE  terjangkau yang ditujukan bagi para penikmat musik. Selain dibekali Dolby Digital Plus, yang diklaim akan membuat suara lebih kaya, jernih dan terdengar seperti suara sebenarnya, perangkat ini juga dipersenjatai sejumlah fitur terbaik di kelasnya.

Ya, yang kami maksud adalah bentang layar 5 inci, 1280 x 720 piksel, lengkap  dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 410 dengan CPU quad-core 64-bit 1,2GHz, baterai 2300mAh dan sistem operasi Android KitKat 4.4.4.

“Ponsel ini ditujukan untuk para deal seaker. Orang-orang yang peduli dengan harga. Dan bukan orang yang mementinhkan style atau fitur,” kata Miranda Vania Waroka, MIDH Marketing Manager Lenovo.

Bundling Paket Data XL

Digelar sebagai bagian dari diselenggarakannya Anniversary Sale Lazada Imdonesia, dalam flash sale kali ini Anda tak hanya berkesempatan untuk mendapatkan tambahan potongan harga dari Lazada, Anda juga bisa mendapatkan tawaran paket data gratis dari XL.

“Untuk saat ini kita baru bundling paket data. Untuk ke depannya mungkin baru dengan sim card,” imbuh Adrie R. Suhadi, Country Leader Smartphone Division Lenovo Indonesia. [IF]

Paten Baru Oppo Ungkap Ponsel Layar ‘Melengkung’

0

Oppo paten layar melengkungJAKARTA – Ponsel dengan model layar melengkung sepertinya akan menjadi tren di tahun ini. Setelah LG dan Samsung, beberapa vendor lainnya mulai latah ikut membuat desain melengkung. Oppo menjadi salah satunya.

Desain layar melengkung memang terlihat keren. Tapi untuk membuatnya bukan perkara mudah. Samsung membuat Galaxy S6 edge dengan layar melengkung membutuhkan waktu setahun untuk mendesainnya, dan proses produksinya pun sangat rumit, dan tentu saja mahal.

Oppo sepertinya menyadari kesulitan itu. Tapi vendor asal Tiongkok ini tak putus akal. Oppo telah menemukan cara untuk menciptakan sebuah layar yang akan memberikan pengalaman edge-to-edge, seperti yang terlihat dalam paten baru mereka.

Dalam keterangan dari sumber anonim, teknologi ini akan menggunakan modul layar persegi panjang tradisional, yang disebut Oppo sebagai sebuah panel dengan ‘special light guide structure’.

Artinya, seperti yang telsetNews kutip dari GSMArena, Senin (23/3/2015), teknologi yang dikembangkan Oppo ini bukan layar tanpa bezel, tapi display dengan bezel tipis yang pinggirannya diperkecil.

Jika melihat pada gambar, nampaknya lengkungan khusus di akhir sisi dari lapisan transparan tersebut menguraikan sinal dari panel, yang kemudian dipantulkan sehingga tampilan dari layar yang sebenarnya seperti diperlebar ke area tersebut. Hal ini akan membuat bezel dari modul layar tetap tersembunyi dan tak terlihat.

Pihak Oppo mengklaim desain ini akan menjadi kunci dari revolusi layar masa depan, karena teknologi ini bisa membuat para manufaktur smartphone menggunakan display trend ini tanpa harus keluar banyak biaya.

Oppo telah mendaftarkan paten barunya ini tanggal 19 Desember 2014 di Tiongkok, dan kemungkinan akan diproses sekitar tiga hingga enam bulan.[HBS]

FCC Tunda BlackBerry Leap Masuk AS

0

BlackBerry Leap hands-onJAKARTA – Saat berlangsungnya ajang Mobile World Congress 2015 lalu, BlackBerry mengumumkan satu perangkat terbarunya Blackberry Leap. Tapi belum genap sebulan diumumkan, perangkat baru tersebut kabarnya ada sedikit masalah untuk masuk ke pasar Amerika Serikat (AS).

Saat diumumkan pada ajang MWC 2015 lalu, BlackBerry menyebutkan smartphone terbarunya ini akan segera rilis di wilayah Eropa pada bulan April. Sementara untuk pasar AS, sebenarnya direncanakan dalam waktu dekat ini. Namun rencana tersebut sepertinya agak sedikit tertunda.

Karena, seperti diwartakan Ubergizmo, Senin (23/3/2015), Federal Communications Commission (FCC) atau Dirjen Postelnya AS dikabarkan telah menghentikan izin penjualan BlackBerry Leap di Amerika Serikat.

Tidak ada informasi yang lebih detail kenapa FCC memutuskan untuk menghentikan izin penjualan BlackBerry Leap di AS. Tapi penghentian izin tersebut hanya bersifat sementara, karena hanya berlaku hingga tanggal 4 Mei mendatang. Kemungkinan masih ada perizinan yang belum lengkap dan harus dibereskan perusahaan asal Kanada itu.

Itu artinya, setelah tanggal 4 Mei mendatang, ponsel yang menyasar segmen kelas menengah itu akan segera bisa masuk pasar AS.

BlackBerry Leap hadir dengan layar HD berukuran 5 inci, 294ppi, dan dipacu dengan prosesor Snapdragon S4 Plus dengan CPU dual-core 1.5GHz, RAM 2GB, dan penyimpanan internal 16GB dengan slot kartu microSD yang dapat diperluas hingga 128GB.

Ponsel ini memiliki ukuran 144 x 72,8 x 9.5mm dan berat 170 gram. Kapasitas baterai yang dibawanya adalah 2800 mAH dan tidak bisa dilepas pasang. Konon, baterai ini mampu bertahan hingga 25 jam penggunaan berat.

Sementara di sektor kamera, BlackBerry Leap datang dengan kamera belakang 8MP dengan LED flash dan auto-focus. Lengkap dengan kemampuan merekam video 1080p pada 30fps dan 5x digital zoom.[HBS]

 

Resmi Meluncur, Lenovo A6000 Belum Akan Dijual Offline

0

20150323_133850 JAKARTA – Setelah sukses menggelar pre order pekan lalu, Lenovo akhirnya resmi merilis perangkat LTE murahnya, Lenovo A6000. Sebelumnya, perusahaan asal Tiongkok ini bermitra dengan Lazada dan sukses menjual 5000 unit smartphone hanya dalam waktu 10 menit.

Adrie R. Suhadi, Country Leader, Smartphone Division, Lenovo Indonesia menanggapi keberhasilan ini sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa. Tidak hanya untuk Lenovo sendiri, tetapi juga Lazada sebagai partner Lenovo.

Sementara itu, Magnus Ekbom, CEO Lazada Indonesia menilai kesuksesan flash sale Lenovo A6000 ini sebagai bukti betapa besarnya potensi e-commerce di tanah air.

“Lenovo A6000 merupakan salah satu ponsel yang dinanti-nanti dan Lazada bangga dapat bekerjasama dengan Lenovo untuk menghadirkan perangkat ini bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya dalam acara peluncuran Lenovo A6000 yang berlangsung di Exodus, Kuningan City, Jakarta.

Lenovo A6000 merupakan ponsel 4G LTE  terjangkau yang ditujukan bagi para penikmat musik. Hal ini dikarenakan perangkat ini dibekali speaker kembar Digital Plus, yang diklaim akan membuat suara lebih kaya, jernih dan terdengar seperti suara sebenarnya. Bahkan dalam keadaan bising sekalipun.

Itu belum termasuk dukungan Guvera yang akan memberikan akses tak terbatas terhadap lebih dari sejuta lagu secara online.

“Lenovo A6000 kami posisikan untuk entertainment. Di mana dengan dukungan spekaer dolby digital plus, dan fitur-fitur unggulan lain, memungkinkan pengalaman entertainment, seperti mendengarkan musik, bermain game ataupun memutar video bisa lebih maksimal,” tambah Adrie.

Lenovo A6000 hadir dengan bentang layar 5 inci, 1280 x 720 piksel, lengkap  dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 410 dengan CPU quad-core 64-bit 1,2GHz, baterai 2300mAh dan sistem operasi Android KitKat 4.4.4.

Sayang, hingga berita ini diturunkan, Lenovo masih belum bisa memastikan ketersediaan perangkat ini secara offline.

“Lazada akan menggelar flash sale tahap kedua 25 Maret nanti. Jadi mengenai kapan akan tersedia secara offline, kita tunggu setelah flash sale-flash sale berikutnya,” tutup Adrie. [IF]

 

Bos Cantik HTC Siap Jegal Samsung & Apple

0
CEO HTC, Cher Wang
CEO HTC, Cher Wang

JAKARTA – HTC secara resmi mengumumkan pergantian jabatan Chief Executive Officer (CEO) yang selama ini dijabat oleh Peter Chou. Pihak perusahaan menunjuk Cher Wang yang merupakan chairman sekaligus pendiri HTC.

Sementara Chou jabatannya digeser menjadi Head of Future Development Lab. Kecintaannya pada desain produk serta segala hal secara mendetil, pembuat keputusan yang cepat menjadikannya sosok yang tepat untuk jabatan barunya.

Kemampuannya memimpin HTC selama 10 tahun membuat perusahaan sempat mengalami turbulensi. Meski mengalami kesulitan, HTC tetap menelurkan produk berkualitas sayang  pada akhirnga konsumen lebih memilih Samsung dan Apple.

Mencuatnya nama Wang sebagai kandidat CEO diakui dirinya merupakan usulannya sendiri. Ia mengaku memiliki visi dan dan cukup memahami perusahaan.

“Kami yang menjadi pioner di industri smartphone. Sebagai seorang entrepreneur, saya senang melihat begitu banyak kesempatan dan saya merasa terhormat membantu pengembangan selanjutnya dari HTC,” paparnya seperti dikutip telsetNews dari Bloomberg (23/3/2015).

Ibu dua anak ini mengaku melihat potensi besar pada generasi terbaru untuk produk dan layanan yang saling terhubung, salah satunya pada gaming headset HTC vive VR. Ia menyebut pentingnya teknologi yang saling terhubung untuk masa depan.

Perannya selama ini sebagai chairman membuat Cher Wang banyak mengurusi hal ekonomi dan negosiasi perusahaan. Kiprahnya dengan HTC menjadikannya sebagai salah satu sosok paling disegani di industri teknologi. Ia juga masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia di tahun 2011 dan 2012 menurut majalah Forbes.[EA/HBS]

Ups, Bos Lenovo Unggah Suksesor Moto 360

0

Bocoran desain suksesor Moto 360JAKARTA – Entah disengaja atau tidak melalui akun Weiboo pribadinya, bos Lenovo pamer desan terbaru jam tangan pintar Moto 360. Yang Yuanqing merupakan CEO Lenovo mengunggah beberapa foto yang disebutnya sebagai new Moto 360.

Sepintas desainnya sangat mirip dengan generasi pertama Moto 360. Namun ada beberapa perubahan yang diusung oleh generasi kedua jam tangan pintar Motorola itu.

Sayangnya tidak ada informasi yang menyertai kemunculan foto tersebut. Dalam akun Weiboo pribadinya, Yuanqing hanya menuliskan, “Moto 360, memadukan era kebebasan dan fungsionalitas sebuah jam tangan”, demikian seperti diwartakan Android Central (23/3/2015).

Apa yang ditulisnya memang tidak memberikan informasi berarti. Namun tampaknya Motorola tetap menggunakan desain berwarna hitam terutama di bagian bawah jam tangan yang mengusung desain bulat.

Dari foto terlihat salah satu yang membedakan yakni pada bagian tali jam tangan yang bisa diganti. Yuanqing juga menunjukkn foto beberapa jenis desain tali jam yang kemungkinan akan menjadi generasi penerus Moto 360.

Bocoran desain suksesor Moto 360 (2)

Sayang tak berapa lama foto yang diunggahnya sudah ditarik kembali oleh sang bos Lenovo. Bukan tidak mungkin langkahnya itu membuat banyak orang kian penasaran dengan penampakan suksesor Moto 360 yang sesungguhnya.[EA/HBS]

Rahasia Dibalik Keindahan Samsung Galaxy S6 & S6 Edge

0

16106688974_c8c759589d_zJAKARTA – Samsung baru saja memperkenalkan dua smartphone andalannya, Galaxy S6 dan Galaxy S6 edge. Lewat kedua smartphone ini, Samsung menjawab permintaan konsumen untuk sebuah smartphone yang tak hanya indah, tetapi juga kokoh dan terampil.

Namun, ada yang berbeda kali ini. Samsung tidak lagi menggunakan material plastik yang selama ini identik dengan seri Galaxy-nya. Sebagai gantinya, pabrikan ponsel asal Korea Selatan ini menggunakan material logam yang tak hanya kokoh, tetapi juga terlihat elegan. Bisa dibilang, ini adalah sebuah produk yang terasa seperti buatan tangan, meskipun diproduksi secara massal.

“Konsumen selalu menunggu-nunggu smartphone terbaru dari Samsung. Secara spesific, berdasarkan studi, konsumen premium menginginkan sesuatu yang berbeda. Yang benar-benar baru. Dari mendengarkan apa kata konsumen, Samsung GALAXY S6 dan Galaxy S6 edge hadir sebagai smartphone premium kami yang berbeda dari semua smartphone yang ada di pasaran, baik dari segi desain maupun material yang dipergunakan,” jelas Vebbyna Kaunang, Direktur Marketing IT & Mobile PT Samsung Electronics Indonesia.

Tentu saja, itu belum termasuk sejumlah teknologi yang mengiringinya, seperti lapisan Gorilla Glass 4 di kedua sisinya (dengan teknologi kaca melengkung untuk Galaxy S6 Edge); kontrol foto yang lebih intuitif dan cepat – dengan beragam fitur hebat yang membuatnya menghasilkan kualitas gambar lebih baik, bahkan dalam gelap sekalipun; teknologi prosesor 14nm pertama di dunia; hingga solusi pengisian nirkabel nan unik.

Singkat kata, lewat kedua smartphone andalannya ini (Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge), Samsung tak hanya sekedar ingin unjuk gigi, tetapi juga berupaya untuk menciptakan standar baru bagi sebuah smartphone, entah itu terkait teknologi ataupun bentuk dan fungsi.

“Dengan perangkat ini, kami menetapkan dan mendefinisikan standar baru dalam teknologi smartphone,” tambah Vebby.

Seperti diketahui, Samsung merupakan perusahaan pertama yang memperkenalkan ponsel dengan layar melengkung – Anda masih ingat dengan Galaxy Note Edge bukan?, dan sekarang, Samsung kembali hadir dengan kemungkinan untuk lebih tinggi dengan menggabungkan keindahan dan kekuatan dalam satu kemasan.

Display_2

Setiap aspek, mulai dari material dan bentuk hingga user experience (UX), benar-benar dipertimbangkan oleh para pengrajin di Samsung, dari perspektif yang sama sekali baru yang tak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga kegunaan dan fungsi. Itu termasuk penggabungan elemen-elemen yang tidak biasanya digunakan secara bersama-sama, yang ternyata telah menciptakan keindahan yang tidak pernah dibayangkan. Ya, ada logam dan kaca di sana, garis-garis tegas dan kurva yang indah, serta tekstur visual yang tak terduga. Percaya atau tidak, ini bahkan terasa nyaman di genggaman.

Yah, meskipun tak bisa dipungkiri bahwa selalu ada harga yang harus dibayar untuk sebuah keindahan, untuk sebuah smartphone dengan kualitas bangunan menawan. Dan itu adalah baterai yang tidak bisa dilepas pasang. Menyadari kebutuhan konsumen akan pentingnya peranan baterai, Samsung menawarkan waktu pengisian baterai yang lebih cepat. Bayangkan, saat kita di restaurant atau kafe, biasanya pesanan minuman/makanan datang dalam waktu 10 menit. Di saat minuman/makanan pesanan hadir, baterai Galaxy S6 telah terisi untuk pemakaian 4 jam. Sementara, setelah Anda menikmati minuman/makanan, biasanya kurang lebih 30 menit, baterai Galaxy S5 sudah 50% terisi. Ini berkat faster charging yang ditawarkan Galaxy S6 dan Galaxy S6 edge.

Untitled

Layar Lengkung nan menawan

Tim desain Samsung ingin membuat tampilan Galaxy S6 Edge menjadi ‘pengalaman layar tak berujung’. Namun tentu itu bukan hal yang mudah. Diperlukan sedikit intrik teknis yang memungkinkan pelindung layar memiliki penampilan mengagumkan namun tetap kuat. Orang-orang di Samsung berkata, keahlian dan pengujian ekstensif adalah komponen inti dari strategi desain kami dari awal.

glasscut_302

Dan jadilah desain melengkung Galaxy S6 Edge yang menawan itu. Karya ini, konon dihasilkan lewat sebuah teknologi unik bernama 3D Thermoforming yang dibuat dan disempurnakan oleh para ilmuwan di Samsung. Cara kerja teknologi ini adalah dengan menyisipkan kaca di antara dua cetakan, sebelum akhirnya dipanaskan pada suhu 800 derajat celcius. Pada suhu tersebut, kaca kemudian menjadi lentur, hingga dapat ditekan dan menghasilkan bentuk simetris. Dalam proses ini, kaca terbentuk dalam tiga arah sekaligus, sehingga menghasilkan bentuk melengkung.

Setelah proses 3D Thermoforming, kaca kemudian disempurnakan oleh mesin dengan presisi tinggi untuk menghindari kesalahan sekecil apapun. Prosedur produksi kaca Galaxy S6 dan S6 edge digabungkan dengan langkah mutakhir untuk menghasilkan proses akhir yang elegan. Proses ini seperti memoles bagian depan, samping, dan belakang sehingga benar-benar bening seperti kaca.

Tidak sampai di sana, untuk bagian belakang perangkat, Samsung juga memberikan kesan mewah dengan warna high glossy yang diproses menggunakan nano-thin multi-coating process. Proses ini merupakan penambahan lapisan pada bagian belakang dan depan dengan warna dinamis yang memantulkan cahaya ketika dilihat dari sudut yang berbeda.

Lalu bagaimana dengan bingkai metalnya? Seperti diketahui, kebanyakan smartphone yang ada biasanya menggunakan Almunium 6063. Namun tidak demikian dengan Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge, yang lebih memilih untuk datang dengan Almunium 6013 yang biasa digunakan untuk produk-produk yang membutuhkan daya tahan ekstrim seperti pesawat, mobil, kapal pesiar, dan sepeda gunung. Almunium 6013 ini , konon 1,5 kali lebih kuat dan 1,2 kali tahan gores jika dibandingkan dengan Almunium 6063.

Metalcut_302

Ada setidaknya 20 tahapan yang harus ditempuh Samsung untuk menghasilkan bingkai yang tipis. Tahapan ini meliputi prosedur yang membantu memberikan tekstur dan meningkatkan daya tahan – termasuk penggunaan mesin cetakan dengan presisi dan ekstrusi, pengukiran untuk mengintegrasikan komponen heterogen, pemotongan berlian dalam metal dan anodizing (untuk meningkatkan kekerasan permukaan dan memungkinkan pencelupan (pewarnaan).

Tapi tentu saja, pertanyaan lain akan muncul di kepala Anda, setelah melihat betapa tipisnya bingkai logam di kedua perangkat ini: apa yang akan terjadi dengan kinerja antenanya? Well, Samsung telah memikirkan hal itu dan menemukan solusinya dengan menerapkan teknik untuk mengelas antena ke bingkai logam itu sendiri dengan menggunakan pengelasan ultrasonik. Proses ini, konon membuat antena lebih stabil bagi lingkungan dan tahan terhadap dampak eksternal. (IF)

Bos Telkomsel: Menyadap Presiden Itu Sulit

0

YOGYAKARTA – Berita soal aksi penyadapan terhadap pejabat Indonesia kembali mencuat setelah adanya bocoran dari mantan kontraktor NSA, Edward Snowden. Aksi penyadapan itu disebut-sebut menggunakan jaringan operator seluler Telkomsel. Apa komentar pihak Telkomsel terkait informasi tersebut?

Isu aksi penyadapan kembali memanas, jaringan sejumlah operator seluler di Indonesia dilaporkan disadap oleh pihak asing. Salah satu operator yang disebut-sebut ikut terkena sadap adalah Telkomsel. Saat ditanyakan soal masalah tersebut, pihak Telkomsel memastikan jaringannya aman, meski mengakui kemungkinan disadap tetap ada.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan bahwa kasus penyadapan di setiap negara pasti ada, termasuk di Indonesia. Dan sebagai penyedia jaringan, dia tak menampik kemungkinan jaringan operator bisa saja kena sada?p, meski kemungkinannya kecil.

“Semua operator kemungkinan disadap pasti ada, tapi kemungkinanya kecil karena kami selalu melakukan audit berkala secara ketat, sesuai yang diperintahkan undang-undang,” kata Ririek di Hotel Eastparc, Yogyakarta pada akhir pekan lalu.

Dia menegaskan, bahwa pihaknya akan selalu mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah sesuai UU Telekomunikasi No. 36/1999, dan juga aturan yang berlaku secara internasional yang dibuat ITU (International Telecommunication Union).

Penyadapan Hanya untuk Kepentingan Hukum

SingTel BTSMenurutnya, aktifitas penyadapan memang dibolehkan menurut UU Telekomunikasi, tapi hanya untuk kepentingan penegakan hukum. Dalam hal ini, setiap operator wajib memfasilitasi aparat penegak hukum untuk mengakses jaringannya.

“Kalau untuk penegakan hukum, setiap operator wajib untuk memfasilitasinya, karena itu sudah sesuai dengan Undang-undang,” tandasnya.

Ia pun memastikan dari hasil audit yang dilakukan sebelumnya, jaringan Telkomsel dipastikan aman dari aksi penyadapan. Mengenai isu penyadapan akses telekomunikasi ke nomor seluler presiden (SBY) beberapa waktu lalu, Ririek mengatakan hal itu sulit dilakukan.

“Menyadap presiden itu sulit, karena mereka pasti punya peralatan khusus untuk pengamanan. Sama seperti bank yang ingin membawa uang, pasti mobilnya harus disiapkan sendiri sistem keamanannya. Tidak mungkin semua mobil dibikin seperti itu, karena biayanya pasti mahal,” jelas Ririek. [HBS]