Beranda blog Halaman 3992

Video: Sisi Humanis Google Glass

0

google-glass-fathers-day-ad

Jakarta – Terlepas dari banyaknya kotroversi tentang keberadaan Google Glass. Melalui sebuah video yang dirilis Google. Video ini ingin menunjukan sisi kemanusiaan yang bisa diambil dengan menggunakan perangkat yang menyerupai kacamata tersebut.

Video yang di unggah di Youtube itu memperlihatkan seorang laki-laki dewasa sedang  bermain dengan beberapa anak-anak dengan cara memutar si anak dengan kedua tanganya dan kebahagian itu direkam oleh Google Glass sehingga menangkap rekaman kebahagian pada si anak saat bermain.

Penasaran? Silahkan Anda Lihat video di bawah ini.

Asus Transformer T100T

0

Tablet hybrid sebenarnya bukanlah hal yang baru saat ini, beberapa tahun lalu produk ini telah lebih dulu dikenal sebagai tablet – laptop. Meski demikian, fungsinya dapat berubah dalam dua wujud yang berbeda, sangat mendukung untuk bekerja lebih mobile.

Design

Seperti pada seri transformer sebelumnya, T100 juga dapat difungsikan sebagai tablet dengan dukungan layar 10 inch dan saat disatukan keyboard menjadi notebook, sehingga membuat tampilannya terlihat lebih kecil. Pada bagian belakangnya, Asus membalutnya dengan bahan plastik berwarna abu-abu dengan corak linear yang membulat. Namun sayang, warna glossy yang dipilih membuatnya menjadi cepat kotor, karena mudah merekam jejak jari. Begitupun dengan desainnya yang menggembul, terlihat kurang tipis, atau bisa dibilang setara

Pada bagian layarnya, Asus menggunakan panel LCD IPS (in-plane switching) yang memiliki kepadatan piksel sebesar 148 ppi dengan dukungan resolusi 1366 x 768 piksel. Penggunaan OS Windows 8.1 dengan desain antarmuka style Metro UI memang terlihat baik, tanpa ombak gradasi. Namun sayangnya, kepadatan piksel ini kami rasa kurang bagus saat untuk menikmati pemandangan desktop yang kami buat. Keterangan warna layarnya kurang keluar, bahkan terlihat lebih gelap meski menggunakan desktop dengan latar pemandangan.

User Interface

Seperti yang kami katakan di atas, menggunakan sistem operasi Windows 8.1 dengan bergaya Metro UI memang terasa cocok. Namun, kami sarankan jangan menggunakan gambar latar dengan gambar pemandangan atau warna yang terlalu terang, karena hanya membuat hasil warna layar terasa gelap. Lebih baik menggunakan default warna Tiles yang digunakan dengan aksen lines and color, sehingga warnanya terasa lebih enak dipandang dan tidak merusak mata.

Start screen dalam Windows 8.1 kali ini juga terasa lebih soft dengan ukuran tiles yang dibuat hampir 70% lebih kecil, jika dibandingkan pada versi 8.0. Selain tentunya, desktop ikut juga dilakukan perombakan, dimana tampilan gambar desktop bisa dikustom dan disamakan dengan tampilan latar start screen.

Meski begitu, untuk pengaturan sistem tidaklah berbeda jauh. Kali ini pun menggunakan dua opsi pilihan dengan fungsi yang berbeda. Pengguna bisa melakukannya melalui kontrol panel maupun PC setting.  Namun sayangnya, pada tablet berbasis Windows, seperti Asus T100 ini sangatlah sulit untuk mendapatkan langsung ‘screenshot’. Anda harus menggunakan bantuan aplikasi pihak ketiga ataupun dengan menekan tombol docking keyboard (Windows/ Ctrl + PrtScr) dan mencarinya di dalam folder Picture – Screenshot.

Balutan body dan docking keyboard yang dibuat dari bahan plastik, memberikan kesan bahwa tablet ini tidak masuk dalam kategori perangkat kelas atas. Meski Asus sudah coba mendesainnya dengan aksen bergaya alumunium dengan guratan corak bergaris, pada area docking.

Docking Keyboard

Untuk keyboard docking, Asus menggunakan bahan yang disamakan dengan body belakang layar T100. Menggunakan bahan plastik, dengan aksesn almunium sehingga terlihat lebih kompak dan kokoh. Sehingga penggunaan bahan ini, memberikan kesan bahwa perangkat ini bukanlah tablet kelas atas.

Pada bagian atas tombol keyboard, terdapat sebuah tombol yang menyembul keatas dan persis berada ditengah engsel docking. Tombol ini dimaksudkan untuk memudahkan melepas layar, dengan menekannya terlebih dahulu, kemudian menarik layar keluar. Namun, tablet akan secara otomatis masuk dalam modus standbya saat layar ditutup, dan akan langsung menyala saat dibuka kembali.

Namun, patut kami akui bahwa tombol-tombol keyboard yang berjumlah 83 tuts ini, terlihat lebih rapi dengan pola letak ‘chiklit’. Sehingga lebih nyaman untuk mengetik cepat, dan dapat mengurangi resiko kesalahan ketik. Dan sayangnya, docking keyboard ini tidak sama dengan docking keyboard Transformer lainnya, karena tidak bisa dijadikan untuk menambah daya tahan baterai. Fungsinya hanyalah sebatas keyboard untuk mengetik.

Performance

Asus menggunakan prosesor kelas Atom terbaru yag sudah mengadospi arsitektur Bay Trail. Kecepatan prosesor yang mencapai 1.33 GHz, dengan dukungan RAM 2GB mampu menghadirkan performa yang kami rasa lebih dari cukup untuk sekedar mengerjakan pekerjaan kantoran. Dan diselingi dengan mengakses internet dan menikmati file multimedia yang ada.

Untuk media penyimpanannya, Asus sebenarnya memiliki dua varian kapasitas yang dilengkapi dengan SSD sebesar 32GB atau 64GB penyimpanan internal. Selain itu, dilengkapi juga dengan slot micro SD yang bisa membaca hingga 64/ 128 GB.

Sedangkan untuk stamina baterainya sendiri, saat menjadi modus tablet maupun desktop, kami mendapatkan kinerja baterai yang mampu bekerja hingga 12 jam. Namun sayangnya, proses pengisian baterai sangat terasa lama, butuh waktu 2 hingga 3 jam lebih untuk mencapai kondisi 100% penuh.

Mungkin nilai jual yang paling bernilai dari tablet Asus Transformer T100T ini adalah pada daya baterai yang dibuat tahan lama. Dan kami rasa, karya Asus kali ini lebih unggul dari seri Transformer yang lainnya. Meski sayangnya, docking keyboard tidak membantu menambah daya.

Camera

Tidak yang bisa kami bahas lebih banyak tentang kemampuan kamera T100 ini. Selain karena resolusi sensornya yang kecil, sebesar 1.2 MP. Hasil gambarnya pun, terlihat biasa saja dan terlalu banyak noise dengan warna yang terlalu gelap. Namun, kami rasa cukup untuk mendukung aktivitas komunikasi video chating via Skype. Hanya saja, Anda harus cermat untuk memilih ruangan dengan kondisi cahaya yang kuat. [WNH/HBS]

Samsung Galaxy S5 KW Super

16

IMG_20140617_065755Belum genap dua bulan Samsung merilis Galaxy S5, kini sudah beredar Samsung Galaxy S5 tiruan. Design-nya sangat mirip. Begitu pula dengan user interface-nya. Galaxy S5 KW Super bahkan dikemas dalam box yang identik dengan box Samsung Galaxy S5. Lengkap dengan buku petunjuk berbahasa Inggris yang punya kemasan sama dengan aslinya.

Di Indonesia, untuk mendapatkan Samsung Galaxy S5 KW Super ini kami harus merogoh kocek Rp 1,7 juta. Harga yang terbilang murah jika dibandingkan dengan bandrol Galaxy S5 asli yang mencapai Rp 7,99 juta. But hey, ini barang tiruan, hardware dan spesifikasinya tidak sama. Jadi wajar jika dibandrol dengan harga sangat miring.

Design

Secara tampilan, hampir tak ada beda antara Samsung Galaxy 5 versi asli dengan tiruannya. Sama-sama terkesan “murah” dengan casing berbahan plastik. Galaxy S5 KW Super bahkan menggunakan motif kulit yang sama pada casing bagian belakangnya. Begitu pula dengan port koneksi yang ada di bagian bawahnya. Sama-sama menggunakan penutup anti air dan hadir dengan bentuk port yang sama. Meskipun jika ditelisik lebih jauh, Galaxy S5 menggunakan USB 3.0 sedangkan Galaxy S5 KW Super menggunakan USB 2.0.

Sementara pada sisi kiri dan kanan, Galaxy S5 KW Super juga menanamkan tombol power (kana) dan tombol volume (kiri). Sisinya dikemas dengan balutan chrome dan dibuat dengan motif garis, sama persis dengan Galaxy S5 asli.

Pada bagian belakang, Galaxy S5 KW Super juga menggunakan motif kulit. Tapi dengan finishing yang berbeda, sedikit lebih kasar. Meskipun sebenarnya sulit untuk membedakan tanpa memegang keduanya. Terlebih, komposisi kamera dan flash dibuat identik dengan aslinya.

Perbedaan juga tampak jika casing belakang dibuka. Beberapa detil tampak berbeda. Mulai dari baterai yang tulisannya sedikit berbeda, finishing speaker yang agak kasar, dan ornamen electricity yang berbeda. Tapi sekali lagi, perbedaan tersebut akan sulit dilihat jika tidak dijejerkan secara bersama-sama.

User Interface

Samsung Galaxy S5 KW Super yang kami pegang sudah menggunakan sistem operasi Android versi 4.4.2, bukan versi 4.2 seperti halnya versi tiruan sebelumnya. Interface-nya pun dibuat sangat mirip dengan versi aslinya. Mulai dari homescreen dengan interface TouchWiz khas Samsung, hingga fasilitas toolbox yang memungkinkan Anda untuk mengontrol fungsi multitasking.

Seperti halnya Galaxy S5 asli, Galaxy S5 KW Super juga dilengkapi dengan fitur khas Samsung. Sebut saja S Health, yang berfungsi seperti halnya S Health di Galaxy S5 versi asli. Ada juga fasilitas motion khas Samsung seperti Smart view, scroll, dan lain-lain. Tak ketinggalan fitur finger print, multi screen dan juga S-Beam. But hey, ini versi palsu, fungsi-fungsi tersebut hanya jadi pemanis di dalam menu setting. Tidak berfungsi layaknya kepunyaan Samsung Galaxy S5 asli.

Perbedaan lain yang paling mencolok adalah tidak adanya aplikasi Google Play dan juga aplikasi bawaan Samsung seperti S Note, S Calendar, dan lain-lain. Menariknya, Galaxy S5 KW Super punya aplikasi Samsung App. Paling tidak, ikon-nya dibuat sama persis, meskipun “muara”nya mengarah ke PlayApp.

Multimedia

Cara mudah untuk membedakan Galaxy S5 asli dengan tiruan adalah dengan memutar musik. Yup, output speaker Galaxy S5 KW terdengar cempreng, khas ponsel China. Begitu pula dengan layarnya. Galaxy S5 KW terlihat kurang tajam. Maklum, meski resolusinya relatif sama, 1920×1080 px, tapi teknologi layar yang digunakan bukan Super AMOLED seperti halnya Galaxy S5.

Camera

Sama seperti buatan Samsung, Galaxy S5 KW juga dilengkapi dengan kamera 16 MP. Fitur-fitur di dalamnya pun hampir sama. Anda bisa menggunakan fasilitas dual camera, panorama, beauty face dan lain lain. Tapi tentu tidak selengkap Galaxy S5 asli. Interface-nya pn sedikit berbeda. Begitu pula dengan hasil jepretannya. Yup, kualitasnya tidak seperti lazimnya kamera beresolusi 16 MP.

Performance

Satu hal yang menarik dari Galaxy S5 KW Super adalah performa hardware yang menurut kami cukup oke. Transisi frame-nya halus. Layarnya juga sangat responsif menerima perintah. Praktis tak ada kendala berarti saat digunakan untuk merender video kualitas HD ataupun bermain game-game berat. Padahal Galaxy S5 KW ini hanya menggunakan prosesor MTK6589 Quad Core 1,6 GHz dengan Ram berkapasitas 2 GB. Berbeda dengan Samsung Galaxy S5 yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 801 Quad Core 2,5 GHz.

 

 

Juli, Samsung & LG Rilis Versi ‘Lebih Cepat’ dari S5 dan G3

0

LG G3 dan Samsung Galaxy S5Jakarta – Bicara tentang hiruk pikuk dunia smartphone saat ini, siapa yang tidak mengenal duo Korea Selatan, Samsung dan LG? Setelah unjuk gigi dengan handset andalannya, Samsung Galaxy S5 dan LG G3, kedua vendor ini dikabarkan tengah menyiapkan versi terbaru yang “lebih cepat” dengan mengusung prosesor Snapdragon 805.

Dilansir dari Androidheadline (17/06/2014), versi LTE-Advanced dari Galaxy S5 dan LG G3 tersebut digadang-gadang akan mampu mencapai kecepatan download 225 Mbps. Hal itu tak lain berkat dibenamkannya modem baru di dalam badan 805.

Well, ini tentu saja kabar baik bagi pelanggan di negara asalnya, Korea Selatan. Karena berarti memiliki kesempatan untuk merasakan keuntungan sesungguhnya dari jaringan LTE super cepat mereka.

Menurut pers Korea, edisi LTE-Advanced dari Galaxy S5 akan hadir dengan Snapdragon 805 serta layar “ultra high-definition”, yang kami asumsikan sebagai layar QHD 2560 x 1440, dan bukannya layar 4K.

Namun, kami tidak begitu yakin apakah Samsung akan mengubah spesifikasi kunci dalam perangkat andalan mereka itu tanpa membuat lebih banyak suara bermunculan atau tidak.

Sementara Galaxy S5 Prime – demikian kira-kira mereka akan menyebutnya nanti – masih berjibaku dengan sejumlah rumor. Sedangkan G3 dengan Snapdragon 805 justru dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju pasar. Tentu saja, Korea Selatan akan menjadi tempat pertama diluncurkannnya perangkat ini.

Bulan Juli disebut-sebut akan menjadi hari bersejarah itu. LG memilih awal bulan, sementara Samsung kabarnya memilih tanggal 19 Juli sebagai tanggal peluncuran handset super cepatnya tersebut.

Ini bukan pertama kalinya upgrade sebuah handset terjadi di Korea Selatan. Sebelumnya, Samsung Galaxy S4 juga telah mengalami hal serupa ketika beralih dari Snapdragon 600 ke Snapdragon 800.[IDA/HBS]

 

Luar Biasa! NSN & SK Telecom Pamer Kecepatan LTE Hingga 3,78 Gbps

0

BTS 4G LTE

Jakarta –Belum lama ini Nokia Solutions and Networks (NSN)bersama operator telekomnunikasi Korea Selatan, SK Telecom, memamerkan kemampuan jaringan LTE super cepatnya yang berhasil mencatat rekor kecepatan di jaringan LTE.Berapa kecepatannya?

Jika pada kebanyakan jaringan LTE ‘hanya’ mampu mencapai kecepatan sekitar 150 Mbps atau 300 Mbps dengan LTE-Advanced, NSN dan SK Telecom mengklaim berhasil menembus kecepatan 3,78 Gbps, baik itu pada TDD dan FDD LTE.

Anda tahu apa yang bisa dihasilkan dengan kecepatan tersebut? Kecepatan 3,78 Gbps itu memungkinkan Anda untuk mengunduh film sebesar 5GB kualitas HD hanya dalam 11 detik. Luar biasa..!!

“Pencapaian trhoughput yang signifikan ini adalah bukti kepemimpinan kami dalam memberikan koneksi tercepat dan kualitas terbaik untuk pelanggan yang menggunakan data tingkat lanjut,” kata Alex Jinsung Choi, Executive Vice President and Head of ICT R&D Division SK Telecom, yang dikutip telsetNews dari Telecom Lead, Senin (16/6/2014).

Dalam percobaan tersebut, SK Telecom menggunakan solusi Single RAN dari NSN, termasuk Flexi Multiradio 10 Base Station yang ditingkatkan dengan software untuk gabungan spektrum TDD dan FDD LTE dan untuk mengimplementasikan teknologi LTE-Advanced Multiple Input Multiple Output (MIMO).

Korea Selatan memang cukup beruntung karena merupakan salah satu negara yang sudah menikmati jaringan berkecepatan tinggi LTE-Advanced. Sayangnya, pengguna di Indonesia hingga kini masih belum bisa menikmati teknologi jaringan seluler generasi keempat itu.

Menurut informasi yang didapat, para operator seluler di Indonesia, seperti Telkomsel dan XL Axiata baru akan menggelar layanan LTE mereka secara komersial pada akhir tahun ini. Namun apakah kecepatannya bisa seperti yang dijanjikan? Sementara untuk layanan 3G saja kecepatannya masih “empot-empotan”. Kita lihat saja di akhir tahun nanti. [HBS]

 

 

 

 

 

 

Update Twitter untuk iOS & Android, Bisa Embed Tweet dalam Tweet

0

Tweet Twitter

Jakarta – Twitter baru saja merilis update terbarunya bagi pengguna iOS dan Android. Update terbaru ini memberikan pengguna kemampuan untuk menanamkan tweet dalam tweet (embed tweet).

Pembaruan ini membawa fitur embed tweet, dimana kini bukan URL panjang yang muncul dalam tweet Anda, karena Twitter akan menampilkan tweet terkait saja. Sayangnya memang agak sedikit membutuhkan “tenaga ekstra” untuk menggunakan fitur baru ini.

Langkah pertama pertama Anda harus menyalin URL dari tweet Anda yang ingin ditanamkan (embed) pada perangkat mobile Anda, dan kemudian paste di “Compose”.

Kini Anda tidak perlu menambahkan “RT” jika menemukan sesuatu yang menarik. Sebagai gantinya, Anda dapat menampilkan tweet secara keseluruhan, sehingga terlihat lebih rapi dan elegan.

Dikutip dari Engadget, Senin (16/6/2014), sayangnya update ini masih belum hadir untuk web interface, tetapi sepertinya tidak lama lagi Twitter juga akan merilisnya.

Well, bagi Anda yang ingin mencoba fitur baru ini, Anda bisa langsung download update aplikasinya di Google Play Store atau iOS App Store. [HBS]

 

Samsung Paling Disukai di Asia, Indonesia Tetap Pilih Blackberry

0

Pengguna BlackBerry di Indonesia

Jakarta – Sangat masuk akal jika Indonesia mendapat perhatian lebih dari CEO BlackBerry John Chen, karena pasar Indonesia masih menjadi lumbung utama pendapatan mereka. Popularitas smartphone BlackBerry di Indonesia masih tertinggi dibanding brand lainnya.

Dalam laporan terbarunya untuk Februari 2014, lembaga survey Nielsen mencatat, meskipun Samsung lebih disukai di sebagian besar negara Asia, namunBlackberry masih menjadi pilihan konsumen smartphone Indonesia.

Dari data survey Nielsen yang diterima telsetNews, Senin (16/6/2014), 48% pengguna smartphone di Indonesia memilih Blackberry sebagai Top Brand (dimiliki saat ini), dan 34% memilih Blackberry sebagai Favorite Brand.

Sementara di Asia, Samsung menjadi Top Brand dan Favorite Brand di Hong Kong, Singapura, Malaysia, India and Filipina. Sedangkan Apple menjadi Top Brand dan Favorite Brand di Australia.

China dan Thailand cukup unik, karena di dua negara tersebut konsumen memilih Samsung sebagai Top Brand, tapi Apple terpilih sebagai Favorite Brand.

Market share pengguna smartphone versi Nielsen

Temuan Nielsen Smartphone Insights tahun 2013 juga mencatat, kepemilikan smartphone mencapai 23% dari total kepemilikan telepon genggam.Di tahun 2013, kepemilikan smartphone telah bertumbuh 5% dibandingkan tahun sebelumnya.

“Seiring dengan semakin canggih dan melek teknologinya konsumen Indonesia, kami yakin bahwa pasar smartphone akan terus bertumbuh,” kata Anil Antony, Executive DirectorConsumer Insights Nielsen Indonesia.

Antony mengungkapkan, hal itu merupakan peluang yang baik untuk dimanfaatkan, tidak hanya oleh penyedia perangkat telepon genggam, tapi juga oleh para penyedia jasa telekomunikasi. “Selama mereka dapat terus meningkatkan kualitas produk dan layanannya,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas data jaringan (network data quality) menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen dalam memilih smartphone.“Disitulah para penyedia jasa telekomunikasi perlu memberikan perhatian untuk dapat memenangi pasar,” ucap Antony mengingatkan.[HBS]

Market share smartphone dan non smartphone

 

 

Selama 5 Tahun, Samsung Luncurkan Lebih dari 100 Smartphone Android

0

samsung-galaxy-1Jakarta – HTC boleh saja menjadi vendor smartphone pertama yang hadir dengan handset berbasis Android – dengan HTC Dream yang dirilis tahun 2008, tapi suka atau tidak, Samsung lah yang meraih predikat sebagai vendor smartphone Android terbesar di dunia. Kenapa? Karena hingga saat ini, tak kurang dari 100 handset Android telah dihadirkan oleh perusahaan asal Korea Selatan itu.

Adalah Samsung Galaxy (nomor model i7500), perangkat Android komersial Samsung pertama yang diluncurkan tidak lama setelah HTC Dream. Datang dengan layar HVGA 3,2 inci, Android 1.5 Cupcake, RAM 128MB, dan prosesor Qualcomm MSM7200A 528MHz, Galaxy asli seolah menandai sebuah perjalanan epik untuk Samsung. Meskipun, dari segi kemampuan tidak bisa dibilang mengesankan.

Ya, epik sepertinya memang kata yang tepat untuk menggambarkan perjalanan Samsung ini. Karena percaya atau tidak, kita baru sadar bahwa perusahaan Korea Selatan itu telah merilis lebih dari 100 smartphone Android di seluruh dunia sejak tahun 2009 (tidak termasuk variasi yang sedikit berbeda dari model yang sama). Demikian dilansir telsetNews dari phonearena (16/06/14).

Tentu saja, bukan hanya banyaknya produk yang membantu Samsung merajai pasar smartphone global. Perusahaan ini memiliki – dan terus memiliki – banyak smartphone high-end yang laris dijual, dimulai dengan Galaxy S i9000 yang diperkenalkan pada paruh pertama tahun 2010, dan diakhiri dengan Galaxy S5 yang baru (yang sudah memecahkan rekor Samsung sebelumnya jika bicara tentang penjualan).

Jika Anda termasuk tipe orang yang penyabar, Anda dapat memeriksa – dan bahkan menghitung – semua smartphone Android yang diluncurkan oleh Samsung sampai sekarang. (Ida/Hz)

Debat Capres Juga ‘Memanas’ di Facebook

0

Debat Capres Prabowo vs Jokowi

Jakarta – Hiruk pikuk acara Debat Calon Presiden (Capres) tak hanya terjadi di tempat berlangsungnya acara, tapi juga di Facebook. Menurut catatan situs jejaring sosial terbesar di dunia tersebut, perbincangan seputar acara Debat Capres meningkat tajam di Facebook.

Debat Capres putaran kedua yang berlangsung pada Minggu malam (15/6) kemarin, menjadi topik terpanas pembicaraan pengguna Fabebook. Sudah pasti yang meramaikan perbincangan tersebut adalah merupakan pendukung masing-masing calon presiden.

“Debat Capres kedua, kami melihat perbincangan dibagikan dan meningkat tajam di Facebook khususnya di antara anak muda usia 18 sampai dengan 34 tahun. Nama kedua kandidat Presiden, Prabowo dan Jokowi, menjadi trending,” tulis keterangan Facebook.

“Sementara istilah yang paling banyak disebut adalah, ‘Capres’, kemudian ‘Ekonomi’, dan juga ‘Tol Laut’ dan ‘TPID’,” tambah keterangan tersebut yang diterima telsetNews, Senin (16/6/2014).

Yang menarik, sejak  acara debat pertama, popularitas Prabowo Subianto terus meningkat dan mulai bergerak dari posisi kelima ke posisi keempat politisi yang paling banyak di-‘like’ secara global, setelah Presiden AS Barack Obama, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Politisi Amerika Serikat Mitt Romney. [HBS]

Ditenagai Android, Ini dia AIO Teranyar HP

0

Slate 21 ProJakarta – Android tampaknya tidak hanya diminati untuk dibenamkan di dalam smartphone ataupun tablet. Itu terbukti dengan ikut masuknya All In One PC dalam daftar piranti yang menggunakan Android sebagai sistem operasinya. Salah satunya, HP Slate 21 All In One PC.

HP Slate 21 Pro adalah sebuah perangkat all-in-one PC yang didesain untuk produktivitas, entah itu di lingkungan kantor, pendidikan, ataupun kiosk. Dengan layar besar yang tak hanya akan memberi kenyamanan layaknya televisi, dan desain ergonomis yang membuatnya mudah diletakkan di mana saja.

HP Slate 21 Pro hadir dengan ukuran layar 21.5 inci full HD, dengan prosesor quad-core NVIDIA Tegra 4, RAM 2GB, flash storage 16GB, dan Android Jelly Bean 4.3. Itu belum termasuk barisan konektivitas yang memungkinkan Anda terhubung secara cepat dengan perangkat lain, seperti Wi-Fi, Bluetooth, Ethernet, dan masih banyak lagi.

Oh, jangan lupakan juga bahwa ini mengutas popularitas Android. Itu artinya, selain Anda akan dimanjakan oleh sejumlah aplikasi bawaan, seperti Citrix dan VMWare, Kingsoft Office Suite serta HP Classroom Manager, Anda juga memiliki kesempatan untuk mengunduh banyak aplikasi dari GooglePlay.

Saat ini, perangkat yang ditujukan untuk bisnis komersial ini telah tersedia di pasaran, dengan harga Rp 5.3 juta, lengkap dengan jaminan on-site selama tiga tahun. (Ida/Hz)

Sambut Lebaran, Indosat Siapkan 4 Program Ramadhan

0

Program Indosat Ramadhan (2)

Jakarta – Banyak cara ditempuh untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Ada yang bermaaf-maafan, ada yang melakukan dzikir akbar, ada juga yang meluncurkan program baru. Seperti yang dilakukan Indosat.

Diungkapkan Long Tuck Weng, Chief Marketing Officer Indosat, program Ramadhan ini dipersembahkan sebagai wujud komitmen Indosat yang mengerti kebutuhan spesifik pelanggannya, baik di saat Ramadhan maupun menjelang lebaran.

“Kami berharap apa yang kami hadirkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dan pelanggan untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan kerabat dan keluarga di mana pun dan kapanpun,” kata Long Tuck Weng di acara launhing Program Ramadhan Indosat, Senin (16/6/2014).

Disebutkan, ada setidaknya empat program yang disiapkan Indosat dalam menyambut bulan Ramadhan tahun ini, di antaranya Program IM3 Play 24 Jam, Vas Ramadhan, SMS Cinta Dhuafa serta Berkah gratis Nelpon ke Luar negeri.

Untuk Program IM3 Play 24 Jam, pelanggan dapat menikmati gratis nelpon dan SMS selama 24 jam, dengan cara melakukan panggilan berbayar selama 1 menit, disusul mendapatkan gratis nelpon 1000 menit ke sesama Indosat selama 24 jam untuk panggilan berikutnya.

Sementara untuk menikmati gratis 1000 SMS ke semua operator selama 24 jam, pelanggan hanya perlu mengirim satu SMS berbayar.

Sementara itu, VAS Ramadhan Indosat hadir dengan layanan yang berisi Aplikasi Tuntunan Sholat dan Baca Al-Qur’an untuk perangkat iOS dan Android, dan aplikasi video untuk menambah pengetahuan islami Anda. Untuk menikmati semua layanan ini, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya mulai Rp 2000 hingga Rp 50.000.

Lalu SMS Cinta Dhuafa? Layanan ini dirancang untuk menyalurkan infaq dan shadaqoh, di mana seluruh dana iyang diterima akan disalurkan langsung ke Rumah Zakat.

Terakhir, Promo Berkah gratis Nelpon ke Luar Negeri. Keuntungan gratis nelpon hingga 20 menit ini bisa pelanggan dapatkan setelah melakukan panggilan telepon minimal 5 menit ke sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Brunei, UEA, Qatar dan Arab Saudi dengan menggunakan Indosat Flat Call 01016.

Santunan Sholat dan Baca Al-Qur’an untuk perangkat iOS dan Android, dan aplikasi video untuk menambah pengetahuan islami Anda. Untuk menikmati semua layanan ini, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya mulai Rp 2000 hingga Rp 50.000.

Lalu SMS Cinta Dhuafa? Layanan ini dirancang untuk menyalurkan infaq dan shadaqoh, di mana seluruh dana iyang diterima akan disalurkan langsung ke Rumah Zakat.

Terakhir, Promo Berkah gratis Nelpon ke Luar Negeri. Keuntungan gratis nelpon hingga 20 menit ini bisa pelanggan dapatkan setelah melakukan panggilan telepon minimal 5 menit ke sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Brunei, UEA, Qatar dan Arab Saudi dengan menggunakan Indosat Flat Call 01016.[IDA/HBS]

Smartphone Paling Sering Digunakan untuk Chatting & Browsing

0

Waktu aktifitas di smartphone

Jakarta – Nielsen ODM di Februari 2014 mencatat bahwa pengguna smartphone di Indonesia menghabiskan waktu rata-rata 140 menit per hari untuk menggunakan smartphone mereka. Lantas, apa saja aktifitas pengguna smartphone setiap harinya?

Dari total waktu aktif 140 menit tersebut, 37 menit digunakan untuk chatting, 27 menit untuk surfing/ browsing, 23 menit untuk Utility Apps, 17 menit untuk bermain game dan 15 menit beraktifitas dengan aplikasi multimedia.

Kemudian menggunakan aplikasi Messaging sebanyak 8 menit, Calls/ bertelepon (6 menit), dan Phone Navigation (3 menit). Sementara Email, Phone Features, Office Packages dan Security masing-masing menghabiskan waktu 1 menit per hari.

Aktifitas di smartphone

Pengguna smartphone kebanyakan aktif pada jam-jam setelah jam kerja, yaitu di rentang waktu antara pukul 18.00 – 22.00 WIB. Sebagian besar waktu digunakan untuk chatting, diikuti dengan browsing dan gaming.

Waktu aktifitas di smartphone (2)

Yang menarik, Nielsen juga mencatat rata-rata wanita menghabiskan waktu lebih banyak setiap hari untuk mengobrol dibandingkan dengan pria. Temuan Nielsen memperlihatkan bahwa wanita menghabiskan 43 menit per hari untuk mengobrol, sementara pria menghabiskan waktu 11 menit lebih sedikit yaitu 32 menit per hari.

Sedangkan untuk messaging (SMS dan MMS) dan bertelepon, wanita juga menghabiskan waktu sedikit lebih banyak daripada pria, dimana wanita menghabiskan 9 menit per hari untuk messaging dan 7 menit untuk bertelepon, sementara pria menghabiskan waktu 9 menit untuk messaging dan 5 menit untuk bertelepon.

Aktifitas di smartphone (2)

Dilihat dari kelompok usia, pengguna smartphone dari kalangan dewasa muda (25-30 tahun) menghabiskan waktu lebih banyak untuk mengobrol (47 menit) dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.[HBS]