Beranda blog Halaman 3112

Lengser Sebagai Bos Yahoo, Marissa Mayer Dapat Pesangon Rp 2,4 Triliun

0

Telset.id, Jakarta – CEO Yahoo, Marissa Mayer memilih untuk mundur dari jabatannya. Hal ini dilakukan setelah proses akuisisi Yahoo oleh Verizon kabarnya sudah mencapai tahapan final. Meski mundur dari posisinya, wanita berusia 41 tahun ini ternyata membawa bayak “oleh-oleh” dari perusahaan mesin pencari dan penyedia jasa email tersebut.

Seperti dilansir dari laman Business Insider, menurut analisis New York Times, Marissa akan mendapatkan saham sebesar US$ 186 juta, atau sekitar Rp 2,4 triliun. Seluruh total saham tersebut berasal dari beberapa jenis saham, yakni saham opsi dan saham unit terbatas.

Jumlah nilai saham itu akan dipenuhi sebelum kesepakatan kedua belah pihak perusahaan ditutup. Namun ternyata, angka ini pun dinyatakan belum final. Menurut analis tersebut, jumlah ini akan masih berubah mengikuti harga saham Yahoo yang terus berubah.

Sebelumnya, CEO cantik ini juga pernah dihadiahi uang sebesar USD 200 juta atau sekitar Rp 2,6 tiliun. Uang ini diberikan atas jasanya yang telah memimpin Yahoo selama lima tahun kebelakang ini.

Namun menurut Business Insider, nilai bonus tersebut sangatlah tinggi. Hal ini dikarenakan selama masa kepemimpinannya, kondisi Yahoo dipenuhi dengan guncangan dan bahkan sempat kehilangan beberapa aset milik mereka. [NC/HBS]

Indonesia Negara Ke-4 Paling Banyak Terinveksi Virus di Asia

1

Telset.id – Indonesia didaulat menjadi negara keempat paling banyak terinveksi virus di kawasan Asia. Hal ini diungkapkan langsung oleh Windows Business Group Lead Microsoft Indonesia Willy Hendrajudo, merujuk kepada data yang diperoleh dari Microsoft Security Intelligence Report (SIR) pada akhir tahun lalu.

“Hingga 28 November 2016 saja, ada 1,9 juta IP di Indonesia yang terinveksi virus. Ini jumlah yang cukup banyak,” ujar Willy saat peluncuran produk terbaru Dell, Rabu 26 April 2017.

Dia berpendapat, hal ini dapat terjadi dikarenakan beberapa faktor utama. Salah satunya adalah penggunaan sistem operasi yang sudah mulai berumur.

“Salah satu alasan utamanya adalah perkara penggunaan Windows yang sudah mulai tua, seperti Windows 7 dan Windows 8,” jelas Willy.

Dia menganggap, teknologi keamanan dari kedua sistem operasi tersebut sudah mulai ketinggalan zaman. Padahal, perkembangan teknologi dari virus sendiri terus meningkat setiap tahunnya.

“Jadi virus-virus baru ini akan lebih mudah untuk menyusup masuk kedalam komputer para pengguna,” lanjut Willy.

Oleh karena itu, dia menyarankan kepada pengguna kedua sistem operasi tersebut untuk segera memperbaharui sistem operasi mereka. Tak lupa juga dia menyarankan untuk memakai antivirus dan sistem pertahanan lainnya di komputer pengguna. [NC/HBS]

Sasar Pekerja Kantoran, Dell Luncurkan 10 Produk Baru

0

Telset.id – Seiring perkembangan teknologi yang semakin cepat, berbagai bidang seperti dunia pekerjaan turut mengikuti perubahan tersebut. Menurut Managing Director Dell EMC Indonesia Catherine Lian, kini ada lima style pekerja yang mengikuti tren teknologi yang ada.

“Saat ini terdapat 5 style pekerja, yakni desk centric work, corridor warrior, on the go professional, specialist worker, dan remote worker. Ini semua adalah hasil perkembangan teknologi yang ada,” ujar Catherine pada acara peluncuran jajaran produk Dell terbaru di Le Meredian Hotel, Rabu 26 April 2017.

Oleh karena itu, Dell Indonesia memutuskan untuk melakukan refresh di semua lini seri komersial mereka, mulai dari seri Latitude, Optiplex, Precision, hingga seri Vostro. Mereka menjamin, performa dari produk mereka akan memenuhi semua kriteria yang dibutuhkan masing-masing tipe pekerja.

“Kami menggunakan prosesor Intel generasi ketujuh untuk menjaga performa. Selain itu, kami juga memakai OS Windos 10 dengan sistem keamanan yang sangat tinggi,” lanjut Catherine.

Selain menjamin performa dan keamanan dari produk mereka, Dell juga terus meningkatkan layanan purna jual mereka. Hal ini ditunjukkan dengan layanan purna jual mereka yang sudah ada di 333 kota di Indonesia.

“Jadi, jika pelanggan menemukan masalah, tinggal menghubungi layanan pirna jual kami. Setelah melakukan diagnosa dan menemukan masalahnya, tim teknisi Dell akan menuju lokasi pelanggan pada waktu yang telah dijanjikan,” jelas dia.

Pada kali ini, mereka meluncurkan 10 produk sekaligus dengan rentang harga dimuali dari Rp 6,099 juta hingga Rp 36,599 juta. Dari 10 jenis produk ini, diantaranya adalah PC, Laptop, perangkat AIO, dan serta perangkat hibrida 2 in 1. [NC]

Xfas Diklaim Permudah Transaksi Jual-beli di Media Sosial

Telset.id, Jakarta – Selain maraknya e-commerce sebagai sarana untuk jual-beli antar pengguna, masyarakat umum sampai saat ini masih memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, BBM, WhatsApp, dan lainnya untuk dijadikan sebagai sarana jual-beli.

Tapi, ada beberapa kendala yang membuat transaksi via Social Commerce ini kurang efektif dijadikan sebagai tempat membeli atau menjual berbagai produk.

“Kendala transaksi online di sosial media adalah pembeli banyak bertanya, pengaturan stok, pembayaran dan pengecekan manual serta adanya penjual dan pembeli nakal,” kata Eddy Tju, VP Business Development Faspay di acara Grand Launching Xfas, di Jakarta, Rabu (26/04/2017).

Namun beberapa kendala tadi diklaim akan segera terselesaikan dengan adanya layanan baru yang baru diluncurkan di Indonesia, yakni Xfas. Layanan ini merupakan hasil kerjasama antara Xfers, pemain Fintech (Financial Technology) dari Singapura dan Faspay yang merupakan layanan payment lokal.

“Xfas dapat mempermudah para penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi pembayaran di sosial media,” kata Hioe Fui Kian, CEO Faspay.

Xfas sendiri disebutkan akan menjadi “jembatan” bagi penjual untuk bisa berjualan dengan mudah karena hanya tinggal menyebarkan link yang mereka buat di dashboard Xfas ke berbagai platform sosial media yang digunakan, seperti Instagram, BBM, Facebook, dan lainnya.

Bagi pembeli, link yang dibagikan tadi bisa mereka akses untuk melakukan transaksi dan tinggal menunggu kedatangan produk yang mereka pesan.

“Pakai Xfas hanya sekali klik, proses pembayaran akan dipermudah sampai manage inventory,” klaim Kian. (FHP/HBS)

Resmi Masuk Indonesia, Berapa Harga Oppo A57?

Telset.id, Jakarta – Oppo baru saja merilis smartphone mid-end mereka untuk bersaing di pasar smartphone selfie di Indonesia, yakni Oppo A57. Masih mengandalkan fitur kamera untuk selfie sebagai andalannya, berapa harga Oppo A57?

Oppo A57 akan membidik para penggila selfie di Tanah Air. Memang seri ini tidak sendirian di segmen ini, karena Oppo sebelumnya sudah meluncurkan Oppo F3 Plus dan sebentar lagi akan segera memperkenalkan Oppo F3 sebagai pilihan alternatif dari F3 Plus.

Dengan menjagokan kamera depan berukuran 16MP aperture f/2.0 yang sudah dilengkapi dengan LED Flash dan juga fitur Beautfy 4.0, mirip seperti Oppo F1s, berapakah Oppo melepas jagoan barunya tersebut?

[Baca juga: Tak Cukup F3 Plus, Oppo Luncurkan Oppo A57]

Berdasarkan keterangan resmi yang Tim Telset.id terima, Oppo akan melepas seri A57 yang membawa tagline “Unstoppable Selfie” itu dengan harga Rp 3,199 juta. Pengguna yang berminat meminang smartphone dengan dua pilihan warna yakni Gold dan Black ini sudha bisa membelinya di Oppo Store serta berbagai jaringan toko yang menjual smartphone Oppo.

Oppo A57 sendiri selain membawa kamera depan berukuran 16MP, juga sudah dilengkapi dengan kamera belakang berukuran 13MP dengan sensor Sony IMX268 aperture f/2.2 yang sudah dilengkapi fitur PDAF.

Untuk mesin utamanya, smartphone ini mengandalkan prosesor Octa-core Snapdragon 435, RAM 3GB, memori internal 32GB yang bisa diperluas hingga 128GB, baterai 2,900 mAh serta sudah berjalan di atas ColorOS 3.0 berbasis Android 6.0.1 Marshmallow.

[Baca juga: Setelah F3 Plus,Oppo Siapkan Seri Oppo F3]

Oh ya, tak lupa terdapat juga sensor sidik jari di bagian depan yang mirip dengan Oppo F3 Plus yakni berjenis solid-state. Bagaimana, berminat? (FHP/HBS)

Galaxy Note 7 Versi “Daur Ulang” Siap Edar Bulan Juni

1

Telset.id, Jakarta – Tak ada yang membantah Galaxy Note 7 adalah smartphone yang keren dalam banyak aspek. Phablet yang dirilis Agustus tahun lalu ini memiliki desain melengkung  yang elegan, membawa fitur S-Pen, dan iris scanner. Sayang, nasibnya hanya seumur jagung, karena mudah terbakar, sehingga harus ditarik dari pasaran.

Galaxy Note 7 menjadi catatan kelam bagi Samsung. Generasi keenam dari keluarga seri Galaxy Note itu telah mencoreng nama besar Samsung sebagai produsen smartphone terbesar saat ini. Ya, akibat cacat produksi pada bagian baterainya yang mudah terbakar, memaksa raksasa elektronik Korea Selatan itu menarik semua Galaxy Note 7 dari pasaran.

Awal tahun ini, beredar laporan yang menyebutkan bahwa Samsung mungkin berencana akan meluncurkan kembali Galaxy Note 7 yang sudah diperbaharui di beberapa pasar (negara) pilihan secara terbatas. Kabar ini pun akhirnya dikonfirmasi kebenarannya oleh Samsung.

Kabar ini kembali semakin jelas setelah kemarin muncul informasi bahwa perangkat ini telah mendapatkan sertifikasi Wi-Fi. Dan pada hari ini (26/4), ETNews, mengklaim bahwa Galaxy Note 7 yang diperbaharui (refurbished) akan secara resmi dijual di Korea Selatan pada akhir Juni.

Menurut laporan tersebut, phablet yang “didaur ulang” ini akan disebut sebagai Galaxy Note 7R, dan akan tersedia melalui semua operator besar di Korea, seperti SKT, KT, dan LG. Hal lain yang mungkin paling menarik bagi pelanggan adalah, perangkat ini akan dibanderol lebih murah dari versi original.

Seperti dikutip Telset.id dari Android Authority, Galaxy Note 7 versi daur ulang ini akan dijual seharga 700.000 Won (USD 620) atau sekitar Rp 8,2 jutaan. Itu artinya, harga yang dipatok untuk Galaxy Note 7R sekitar Rp 3 juta lebih murah dari versi aslinya.

Sebagai catatan, meskipun ini bukan perangkat baru, namun semuanya telah diperbaharui oleh Samsung, yang berarti saat dijual nanti berada dalam “kondisi baru”. Unit yang diperbaharui ini akan memiliki baterai berkapasitas lebih kecil dari versi original, antara 3.000 sampai 3.200 mAh dan sudah berjalan dengan Android 7.0 Nougat.

Sekarang pertanyaannya adalah, apakah konsumen dapat mempercayai Galaxy Note 7 versi daur ulang yang bisa dibilang hampir sama persis dengan versi original yang bermasalah? Dan apakah potongan harga yang mencapai Rp 3 juta cukup bisa menggoda konsumen membeli smartphone ini? Pertanyaan-pertanyaan itu masih belum bisa terjawab hingga nanti Galaxy Note 7R benar-benar dilepas ke pasaran.

Terlepas dari itu, Samsung diperkirakan akan tetap lebih fokus untuk memasarkan Galaxy Note 8. Dan meski sempat ada survey yang menunjukkan bahwa peminat Note 7 versi daur ulang sangat tinggi, namun hal ini diperkirakan tidak akan mempengaruhi penjualan Note 8.

Hingga saat ini Samsung menyatakan hanya akan menjual Note 7 versi refurbished ini di Korea Selatan saja. Tapi tak tertutup kemungkinan akan dijual di luar pasar Korea. Nah, apakah Anda bersedia membeli Galaxy Note 7 versi daur ulang ini jika masuk ke Indonesia? [HBS]

Tak Cukup F3 Plus, Oppo Luncurkan Oppo A57

Telset.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu Oppo baru saja meluncurkan seri Oppo F3 Plus, dan dikabarkan akan segera meluncurkan Oppo F3. Ternyata tak cukup hanya itu, karena pabrikan asal China ini baru saja merilis Oppo A57 yang juga merupakan suksesor dari seri sebelumnya, Oppo A39.

Oppo nampaknya ingin menyerbu pasar Indonesia dari berbagai segmen. Jika Oppo F3 Plus disebut-sebut akan menjadi pilihan alternatif bagi pengguna yang merasa F3 Plus “terlalu mahal”, sementara Oppo A57 akan menyasar para “penggila” selfie di Indonesia.

Oppo A57 sendiri membawa tagline “Unstoppable Selfie” yang menurut Brand Manager Oppo Indonesia, Alinna Wen merupakan seri untuk mendukung para pengguna yang aktif media sosial sekaligus selfie untuk menyimpan banyak hasil fotonya di dalam smartphone mereka.

[Baca Juga: Review Oppo F3 Plus: Kamera Mantap, Spesifikasi Jempolan]

“Sebagai seri unstoppable selfie, kami juga melengkapi perangkat ini dengan internal besar untuk menampung hasil foto selfie pengguna,” kata Alinna dalam keterangan tertulis yang diterima Telset.id, Rabu (26/04/2017).

Oppo A57 mengusung layar IPS berukuran sedang 5.2 inch dengan resolusi HD (1280 x 720 piksel). Karena masuk ke pasar smartphone selfie, Oppo A57 pun dibekali dengan kamera depan berukuran 16MP aperture f/2.0 yang sudah dilengkapi dengan LED Flash serta fitur Beautify 4.0. Sedangkan untuk kamera belakangnya, Oppo A57 menggunakan kamera berukuran 13MP dengan sensor Sony IMX258 aperture f/2.2 yang sudah dilengkapi dengan fitur PDAF.

[Baca juga: Seperti Inikah Tampilan Oppo R11?]

Untuk mesin utamanya, smartphone ini mengandalkan prosesor Octa-core Snapdragon 435, RAM 3GB, memori internal 32GB yang bisa diperluas hingga 128GB, baterai 2,900 mAh serta sudah berjalan di atas ColorOS 3.0 berbasis Android 6.0.1 Marshmallow. [FHP/HBS]

Nubia M2 dan M2 Lite Resmi Masuk Indonesia, Berapa Harganya?

0

Telset.id, Jakarta – Nubia secara resmi meluncurkan tiga produk barunya M2, M2 Lite dan N1 Lite di pasar Indonesia. Ketiga varian smartphone Nubia ini menghadirkan teknologi inovatif berupa pengalaman fotografi tanpa batas.

Stephen Qu, Presiden Direktur PT Nubia Technology Indonesia mengatakan, bahwa fotografi adalah DNA Nubia. Dengan mengandalkan teknologi NeoVision, dia mengklaim pabrikan asal China ini meraih banyak penghargaan.

“Kami menawarkan kombinasi value serta teknologi yang terbaik, serta berharap dengan Nubia semua orang akan menyukai fotografi mobile,” ujar Stephen di Cafe Emprica kawasan SCBD Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Sementara itu, Michael Mondong, Marketing Manager, Nubia Indonesia, menjelaskan bahwa tiga seri smartphone yang diluncurkan ini memiliki segmen yang berbeda dengan rentang harga yang cukup ekonomis.

“Untuk segmen low-end ada N1 Lite yang dijual Rp 1,69 juta, lalu untuk segmen menengah ada M2 dan M2 Lite yang masing- masing akan dibanderol seharga Rp 4,39 juta dan Rp 2.79 juta,” ungkap Michael.

Tetapi, menurutnya, Nubia akan lebih fokus ke seri andalannya, yakni M2. Smartphone ini memiliki ketipisan 7mm, selain itu nubia M2 dilengkapi dengan layar melengkung 2.5D.

Nubia M2 juga membawa kamera lensa ganda NeoVision dengan bukaan f2.0, dan depth of field hingga 10 tingkat dalam sekejap, serta fokus hanya dalam 0.1 detik dengan fitur PDAF. (MS/HBS)

Ini 5 Smartphone Paling Laku Sepanjang Masa

0

Telset.id, Jakarta – Tak dapat dipungkiri jika pada saat ini Samsung masih menjadi produsen smartphone terbesar di dunia. Pabrikan asal Korea ini sering memecahkan rekor penjualan smartphone buatannya. Tapi mungkin Anda sering bertanya-tanya, manakah smartphone paling laku sepanjang masa?

Samsung memang masih menjadi produsen terbesar di dunia dengan catatan penjualan yang mengagumkan. Pesaing berat Apple ini bahkan baru saja merilis dua jagoan barunya, Galaxy S8 dan S8+, yang digadang-gadang bakal mencetak angka penjualan yang fantastis.

Tanda-tanda duo Galaxy S8 bakal sukses besar sudah terlihat saat pre-order yang baru dibuka, langsung mampu menembus rekor penjualan ponsel pintar Samsung generasi sebelumnya.

Namun jika berbicara mengenai smartphone yang paling laku, pastinya nama besar lainnya seperti Apple tidak dapat disingkirkan begitu saja. Hal ini dikarenakan penggemar dari produk ini tersebar di seluruh dunia, dengan sebagian dari mereka adalah penggemar fanatik.

Lalu, smartphone manakah yang pantas menyandang ponsel pintar paling laku sepanjang masa? Penasaran bukan? Jika penasaran, silahkan simak lima smartphone paling laku sepanjang masa yang telah Tim Telset.id rangkum dari laman Telegraph.co.uk.

Kita mulai dari halaman berikutnya..

Tes Performa Bocor, iPhone 8 Pecundangi Galaxy S8

Telset.id, Jakarta – iPhone 8 memang masih lama diluncurkannya, karena Apple kabarnya akan memperkenalkan suksesor iPhone 7 sekaligus edisi spesial 10 tahun iPhone tersebut pada September mendatang.

Kemarin, kami sudah memberikan bocoran wujud iPhone 8 meskipun unit yang tampil masih bersifat dummy. Nah sekarang muncul tes performa dari iphone 8 menggunakan Geekbench 4.0 yang pertama kali terungkap di jejaring sosial asal China, Weibo.

Terlihat pada gambar di bawah ini, kekuatan iPhone 8 boleh dibilang akan menjadi “flagship killer“. Kenapa? Misalnya saja untuk pengujian Single Core. iPhone 8 mencatatkan skor 4.537 yang artinya hampir 30% lebih tinggi daripada perolehan skor iPhone 7 dengan 3.320 (berdasarkan situs Geekbench).

[Baca juga: Penampakan Lebih Nyata Full Layar iPhone 8]

Sedangkan jika dibandingkan dengan Galaxy S8 dengan skor 1.945 (menurut GSMArena), maka performa smartphone yang terlihat menggunakan prosesor Quad-core 2.74GHz Apple A11 itu lebih dari dua kali lipat smartphone yang menggunakan Snapdragon 835 tersebut.

[Baca juga: Skema Bocor, iPhone 8 Tidak Gunakan Layar Lengkung?]

Sekarang giliran Multi Core, iPhone 8 mencatatkan skor 8.975 yang artinya hampir 40% lebih baik daripada perolehan skor iPhone 7 dengan nilai 5.492. Sedangkan jika dibandingkan dengan Galaxy S8 yang memiliki skor 6.338, maka performa iPhone 8 hampir 30% lebih baik dari smartphone berdesain Infinity Display tersebut.

Well, sebenarnya hasil ini (kalau benar) tidak terlalu mengejutkan, karena beberapa hari lalu kami juga sudah menulis tentang ‘adu kencang’ antara Galaxy S8+ vs iPhone 7 Plus. Hasilnya, jagoan Samsung itu keok alias kalah gegas dalam membuka dan menjalankan aplikasi.

[Baca juga: Adu Kencang Galaxy S8+ vs iPhone 7 Plus Siapa Menang]

Padahal seperti diketahui, iPhone 7 Plus masih mengandalkan spesifikasi keluaran tahun lalu. dengan jeroan prosesor A10 Fusion dan “hanya” disokong RAM 3GB. Oleh sebab itu, tidak terlalu mengherankan kalau iPhone 8 nantinya memiliki performa yang jauh lebih dasyat, karena sudah bermesin lebih baru. Dan jika melihat kenyataan ini, Android – khususnya Samsung – harus mengakui keunggulan Apple.

Tapi perlu diingat, ini masih sebatas bocoran saja. So, kita tunggu saja bocoran dan kepastian soal spesifikasi iPhone 8 ya! (FHP/HBS)

OnePlus 5 Tebar Pesona Lewat Dual Camera

Telset.id, Jakarta – Tahun ini boleh dibilang menjadi tahunnya smartphone dengan teknologi dual-camera. Banyak pabrikan ponsel yang meluncurkan produknya dengan teknologi ini, entah itu yang ditaruh di kamera depan seperti Oppo F3 Plus dan Vivo V5 Plus atau di kamera belakang seperti Huawei P10, Xiaomi Mi 6, dan lainnya.

Menyusul nama-nama di atas, pada tahun ini pun ada satu merek lain yang akan bergabung di kelompok dual-camera ini, yakni OnePlus. Perusahaan asal China tersebut dikabarkan akan meluncurkan smartphone flagship mereka, OnePlus 5 di tahun ini. Tak cuma beradu kencang dengan prosesor terbaru, OnePlus 5 juga akan mengusung teknologi dual-camera.

[Baca juga: Dibanderol Dibawah Rp 7 Juta, OnePlus 5 Dilengkapi RAM 8GB]

Hal itu dibuktikan dengan adanya bocoran hasil render yang terungkap oleh situs asal India yakni India Today yang diklaim didapat dari sumber yang pernah melihat ponsel tersebut. Tampak dual-camera diletakkan di bagian tengah atas ponsel dan tepat di bagian bawahnya terdapat LED Flash yang semuanya ditaruh pada body berwarna hitam pekat.

Di bagian belakang tersebut juga tidak ditemukan adanya sensor sidik jari, sehingga kemungkinan besar fitur keamanan itu diletakkan di bawah layar atau di tombol Home.

[Baca juga: OnePlus Dituding Curangi Skor Benchmark AnTuTu]

Hingga kini masih belum terungkap soal spesifikasi OnePlus 5. Namun menurut kabar, smartphone ini akan mengusung layar 5.5 inch dengan resolusi QHD, prosesor dengan chipset Snapdragon 835, RAM 6GB, memori internal 256GB, dan baterai 3,000 mAh.

Untuk resolusi kamera pun masih belum diungkapkan. Tapi menurut sumber, dual-camera ini mampu mengalahkan kualitas dual-camera pada iPhone 7 Plus. (FHP/HBS)

Hands-on Nubia M2 : Kamera Ganda untuk Kelas Menengah

0

Telset.id, Jakarta –  Hari ini untuk pertama kalinya Nubia Smartphone masuk ke pasar Indonesia. Nubia membawa tiga seri untuk tahap awal yakni N1 Lite, M2 Lite dan M2. Kali ini Tim Telset.id berkesempatan untuk terlebih dahulu memegang Seri M2 yang memiliki keunggulan dengan kamera ganda yang diusungnya.

Seperti bocoran yang kami terima, seri M2 akan diperkirakan akan dibandrol dengan harga dibawah Rp 5 jutaan. Sebelum menampilkan review lengkap dari smartphone itu, Nah sekarang, Tim Telset.id akan memberikan ulasan singkat mengenai ponsel hasil reinkarnasi dari ponsel legendaris lewat hands-on Nubia M2. So, yuk ikuti ulasannya!

Desain

Nubia M2 dibuat dengan bahan metal dengan ketebalan 7 mm, terbungkus bingkai logam dan kaca 2.5D. Dirancang dengan konsep desain NubiArc yang dirancang obsesif dengan tampilan sangat stylish.

Tampak depan terdapat tombol home oval dengan lingkaran merah yang berfungsi juga sebagai sensor sidik jari.Tidak itu saja tampilan depan, memiliki layar epic dengan diagonal 5,5 inci, hal ini tentunya dapat memberikan Anda pengalaman menonton yang luar biasa, namun terasa kompak di tangan Anda.

Nubia M2 juga memiliki  resolusi 1920 × 1080 piksel. Apalagi di sokong dengan menggunakan teknologi Super AMOLED, yang secara signifikan meningkatkan kualitas gambar. Sudut pandang dan rendition warna juga berada pada level tertinggi. Ini adalah tampilan terbaik di kelas menengah.

Di bagian belakangnya, Nubia M2 terlihat sangat elegan dengan penempatan kamera ganda yang didampingi dengan LED flash. Terdapat logo Nubia di posisi tengah tampilan belakang.

Pindah ke bagian bawah terdapat port usb type c yang dipadungan dengan rongga speaker dan jack audio 3,5mm.