telset

Review Poco M4 Pro: Pilihan Masuk Akal, Tapi Baterai Kurang Hebat

Telset.id – Bukan kami saja, ketika Poco M4 Pro diluncurkan di Indonesia, pasti ada segelintir Poco Fans yang kecewa dengan ketiadaan dukungan jaringan 5G di ponsel ini. Meski begitu, dari review yang kami lakukan pada HP harga Rp 2 jutaan itu, Poco M4 Pro tetap memiliki banyak kelebihan di sektor spesifikasi dan fitur untuk “menutupi” kekurangan tadi.

Poco merupakan merek independen dari Xiaomi Corporation yang rutin membawa smartphone dengan harga terjangkau di Indonesia. Seri-seri yang dibawanya ke Tanah Air, seperti M Series, X Series, hingga F Series, dijual dengan harga ekonomis dan membawa spek yang tinggi.

Salah satu model terbaru yang diperkenalkan ke Indonesia adalah Poco M4 Pro (bukan 5G). Tak seperti Poco M3 Pro 5G, smartphone ini malah menanggalkan dukungan terhadap jaringan generasi kelima.

Memang sih, jaringan 5G belum sepenuhnya merata di Indonesia. Tapi setidaknya, kehadiran HP 5G termurah di Indonesia memungkinkan pengguna untuk mendapatkan ponsel berteknologi canggih dan terbaru dengan nilai yang lebih ekonomis.

Baca juga: Teardown Poco M4 Pro

Tim Telset sendiri telah menjadikan Poco M4 Pro sebagai daily driver selama beberapa minggu. Berikut ini hasil ulasan lengkap kami yang mencakup desain, spesifikasi, kinerja prosesor, kelebihan kamera, hingga kekurangan dalam review Poco M4 Pro. Yuk simak sebelum beli, sob!

Desain Poco M4 Pro

Teardown Poco M4 Pro

Jujur nih, kami sudah bosan dengan desain HP Android kelas menengah yang itu-itu saja. Pembeda signifikan paling terletak pada warnanya saja, gradasi. glossy, atau tekstur matte anti jejak sidik jari.

Namun Poco M4 Pro menjadi pembeda di sini. Smartphone ini tampil berbeda dengan pulau kamera yang begitu besar di atas, kental dengan ciri khas ponsel Poco terbaru.

Frame kamera ini “menguasai” 1/4 area belakang smartphone. Desain kamera yang besar dan berbentuk persegi panjang ini membuat Poco M4 Pro tampil lebih unik dan eye-catching ketimbang ponsel lain di kelasnya.

Review Poco M4 Pro

Kebetulan, warna Poco M4 Pro yang kami review adalah Poco Yellow. Warna ini begitu menarik perhatian dengan kelir kuning terang yang dipadukan dengan warna hitam pada bingkai kamera serta kuning keemasan pada bingkai bodinya.

Warna kuning ini punya tekstur halus dan anti jejak sidik jari, sedangkan pada bingkai diberikan kelir glossy yang terlihat mewah. Adapun untuk material yang digunakan, baik panel belakang dan bingkai berbahan polikarbonat alias plastik.

Ke bagian depan, tak ada yang spesial sebenarnya. Layar ponsel ini punya aspek rasio memanjang dan dikelilingi bezel yang cukup tipis, termasuk pada bagian dagunya.

Review Poco M4 Pro

Tepat di tengah atas, tersemat lubang kamera berukuran mungil sebagai tempat bagi kamera selfie. Layarnya sendiri dilapisi kaca pelindung Gorilla Glass 3. Tak cukup kuat, namun lumayan untuk menahan goresan halus pada panel layar.

Poco M4 Pro yang kami review ini punya bobot yang ringan dengan ketebalan yang pas. Tebalnya 8,1mm dengan berat 180 gram saja, sehingga membuat ponsel ini terasa proporsional di tangan.

Baca juga: Review Redmi Note 11 Pro

Menariknya, ponsel ini juga bisa “diajak” hujan-hujanan. Sebab, smartphone ini sudah mengantongi rating IP53 tahan percikan air dan debu yang ditandai dengan adanya karet untuk melindungi lubang atau port dari ponsel.

Review Poco M4 Pro

Dari pengujian kami, ponsel ini masih tahan dari cipratan air yang cukup banyak. Kami pun sempat menggunakannya di tengah hujan gerimis, Poco M4 Pro tetap berfungsi secara normal sampai review ini naik.

Berbicara tiap sisinya, di bagian atas terdapat jack audio 3,5mm, speaker, serta IR blaster. Dengan IR blaster, Anda bisa mengontrol berbagai perangkat elektronik dengan ponsel ini melalui aplikasi Mi Remote.

Di kanan, ada tombol power sekaligus sensor sidik jari serta tombol volume. Sementara di kiri, tersemat dua slot kartu SIM + microSD. Ini menjadi kelebihan dari Poco M4 Pro, karena pengguna tak perlu “mengorbankan” SIM 2 untuk menambah memori menggunakan microSD.

Sementara di bawah, ada mikrofon, port USB-C, serta speaker utama. Overall, Poco M4 Pro tampil dengan desain yang memukau.

Layar dan Audio Poco M4 Pro

Review Poco M4 Pro

Salah satu kelebihan yang ditawarkan Poco M4 Pro untuk menutupi ketiadaan jaringan 5G adalah layar Super AMOLED dengan kualitas menjanjikan. Asal tahu saja, HP terbaru Poco ini menjadi seri M pertama yang hadir dengan panel Super AMOLED.

Smartphone ini mengusung layar berukuran 6,43 inci yang pas dengan resolusi Full HD, kerapatan piksel 409 ppi, serta mendukung refresh rate 90Hz dan touch sampling rate 180Hz.

Dari pengalaman yang kami rasakan, layar Super AMOLED dari smartphone ini terlihat berkualitas, baik saat digunakan di dalam atau luar ruangan. Di luar ruangan dengan kondisi matahari yang terik, konten pun ditayangkan dengan cukup jelas.

Hanya saja, fitur Auto Brightness pada ponsel ini masih suka telat untuk mengatur intensitas layar sesuai kondisi cahaya saat itu juga. Sering terjadi, saat menggunakan ponsel di malam hari, cahaya latar masih terang dan menyilaukan mata.

Layar Super AMOLED Poco M4 Pro tak memiliki kemampuan HDR10, namun panel ini sudah mengantongi sertifikasi Widevine L1 DRM. Sertifikasi itu memungkinkannya untuk menampilkan konten hi-res dengan resolusi Full HD di aplikasi Netflix.

Baca juga: Review Oppo Reno7 5G

Berbicara soal kemampuan refresh rate, hanya ada dua opsi saja yang dapat diaplikasikan pengguna, yakni 60Hz dan 90Hz. Apabila memilih mode 90Hz, layar utama, scrolling menu, dan beberapa aplikasi serta game yang mendukung, akan ditampilkan di kecepatan 90Hz.

Namun saat layar tak disentuh sama sekali, refresh rate akan diturunkan menjadi 60Hz. Aplikasi pemutar video juga ditampilkan di 60Hz. Hal ini dapat diketahui dengan mengaktifkan mode Show Refresh Rate di Developer Options.

Poco M4 Pro yang kami review sudah mengusung speaker stereo yang keluarannya cukup seimbang. Speaker sekunder sebenarnya berfungsi ganda sebagai earpiece, sementara di bagian atasnya hanya “speaker bantuan” saja yang tetap mengeluarkan suara, namun lebih kecil.

Keluaran audionya cukup bagus dan lantang. Di volume tertinggi, suara yang keluar tak terdengar pecah ataupun sember. Kami sebagai pengguna pun bisa menyesuaikan kualitas suara lewat equalizer melalui Sound Effects pada pengaturan Sound & Vibration di Settings.

Spesifikasi dan Performa Poco M4 Pro

Review Poco M4 Pro

Poco M4 Pro yang kami review ditenagai oleh spesifikasi yang menjanjikan berkat prosesor MediaTek Helio G96. Prosesor ini termasuk SoC gaming lho, meski golongannya kelas menengah.

MediaTek Helio G96 dibangun dengan arsitektur 12nm FinFET dari TSMC. Chipset ini terdiri dari dua kluster CPU, yakni 2-core Cortex A76 dengan clock speed 2,05 GHz dan 6-core Cortex A55 yang hemat energi dengan kecepatan 2 GHz.

Faktanya, MediaTek Helio G96 adalah satu-satunya chipset seri G9x yang memungkinkan layar memiliki kecepatan refresh sampai 120Hz. Tapi sudah lumayan lah untuk ponsel Rp 2 jutaan dengan kemampuan refresh rate 90Hz.

Prosesor ini dikombinasikan dengan RAM 8 GB yang mendukung Memory Expansion 3 GB serta memori penyimpanan 256 GB yang bisa diperluas dengan microSD. Lantas, bagaimana dengan kemampuannya?

Sebelum itu, mari sedikit membahas MIUI 13 terbaru berbasis Android 11 yang sudah dijalankan oleh ponsel terbaru Poco ini.

MIUI 13 yang Masih Android 11

Review Poco M4 Pro

HP terbaru Poco ini sudah berjalan di MIUI 13 terbaru, tapi basisnya masih Android 11. Secara tampilan sih sama dengan MIUI 13 berbasis Android 12, bedanya terletak pada fiturnya saja.

Fitur asli Android 12, terutama privasi dan keamanan tak bisa dirasakan di ponsel ini. Sekadar informasi, fitur terbaik di Android 12 adalah sistem keamanan berlapis yang dapat melindungi privasi pengguna.

Salah satunya adalah notifikasi sederhana yang memberitahu pengguna ketika ada aplikasi yang mengakses kamera, video, dan mikrofon. Fitur tersebut tak bisa ditemui di MIUI 13 berbasis Android 11 ini.

Baca juga: Review Infinix Note 11 Pro

Soal UX dan UI, kami menyukai tampilan MIUI 13 yang lebih bersih. Aplikasi yang terpasang akan dibagi pada tiap kategori yang otomatis dibuatkan oleh sistem. Kami sebagai pengguna juga bisa mengubah nama kategori tersebut sesuai keinginan.

Seperti MIUI 12.5 Enhanced Edition, tersedia dua pilihan bar notifikasi yang bisa dipilih yang salah satunya mirip Control Center besutan iOS. Saat menggunakan Control Center baru ini, swipe ke bawah pada bagian kiri layar untuk melihat notifikasi dan swipe ke bagian kanan layar untuk mengakses berbagai shortcut pengaturan.

Benchmark

Review Poco M4 Pro

Perpaduan prosesor MediaTek Helio G96, RAM 11 GB (dengan Memory Expansion), dan memori penyimpanan 256 GB, membuat Poco M4 Pro mendapatkan hasil benchmark yang cukup memuaskan.

Di AnTuTu Benchmark saja, ponsel ini meraih skor 308 ribuan poin. Skor ini masih di bawah ponsel dengan prosesor Snapdragon 720G yang pernah kami uji dengan rata-rata skor 340 ribuan.

AnTuTu Benchmark sendiri menjadi aplikasi yang biasa kami gunakan untuk mengukur performa CPU, memori, dan juga ruang penyimpanan dari sebuah smartphone.

Beralih ke PCMark, Poco M4 Pro dengan prosesor MediaTek Helio G96 mendapat nilai 8.611 poin saja. Menarik di sini, skornya justru lebih tertinggal ketimbang realme 8i dan Infinix Note 11 Pro dengan prosesor yang sama.

Review Poco M4 Pro
PCMark Poco m4 Pro

Juga, performa yang ditampilkan pada grafis terbilang naik turun dan tak stabil. Level puncak berada pada titik awal di tiap pengujian pada kecepatan 2 GHz. Kami awalnya berpikir kalau anomali tersebut mungkin bagian dari fitur MIUI 13 untuk menjaga kinerja ponsel sebaik mungkin tanpa mengorbankan sumber daya baterai yang lebih besar.

Baca juga: Review realme 8i

Tapi dugaan kami meleset. Berdasarkan pengujian menggunakan PCMark Work 3.0 Battery Life, screen on-time yang diraihnya justru cuma 12 jam 40 menit dengan baterai tersisa 19%.

Review Poco M4 Pro
Tes baterai Poco M4 Pro

Raihan itu jauh tertinggal dari realme 8i dan Infinix Note 11 Pro dengan prosesor dan kapasitas baterai yang sama dengan masing-masing catatan waktu 17 jam 38 menit dan 14 jam 13 menit.

Menguji kebolehan kartu grafisnya, kami memanfaatkan aplikasi 3DMark dengan pengujian Sling Shot dan Sling Shot Extreme OpenGL ES 3.1. Pada tes Sling Shot, ponsel ini mendapatkan skor rata-rata 3.411 poin dengan titik frame rate tertinggi pada 75 FPS.

Sedangkan Sling Shot Extreme OpenGL ES 3.1, skornya 2.413 poin dengan titik frame rate tertinggi pada 69 FPS.

Fast Charging 33W yang Cepat

Review Poco M4 Pro

Baterai 5.000 mAh dari Poco M4 Pro dapat diisi secara cepat berkat teknologi fast charging 33W. Saking baiknya Poco, adaptor charger 33W dan kabel USB saja masih disertakan pada paket pembelian.

Dari pengujian yang kami coba, butuh waktu 1 jam 16 menit untuk mengisi baterai dari 5% sampai penuh. Selama proses pengisian baterai berlangsung, kami menghubungkan ponsel ke jaringan WiFi serta menyalakan layar dengan intensitas 50%.

Gaming

Review Poco M4 Pro

Kemampuan gaming Poco M4 Pro bikin kami terkejut. Beberapa game berat yang kami jajal di sini dapat dimainkan dengan amat lancar, seperti COD Mobile, FIFA Mobile, hingga Marvel Future Revolution.

Memang bukan grafis tertinggi yang kami dapatkan, tapi setidaknya ketiga game ini bisa kami mainkan dengan lancar dan tanpa kendala. Apalagi, ponsel ini juga tak mengeluarkan suhu panas berlebih ketika bermain game dalam waktu yang lama.

Semuanya berkat sistem pendingin khusus bernama LiquidCool Technology 1.0 Plus yang diletakkan di sekitar mainboard bersama dengan lembaran thermal graphite di atas baterai yang berfungsi untuk memindahkan panas.

Baca juga: Teardown Poco M4 Pro

Agar bermain game makin terasa puas, MIUI 13 juga menyediakan fitur Game Turbo yang dapat diaktifkan melalui Settings. Dengan fitur ini, kami bisa mengaktifkan Performance Mode untuk menambah kinerja ponsel saat bermain game Android favorit.

Performance Mode dapat diaktifkan dengan swipe sudut kiri atau kanan atas layar saat bermain game. Melalui fitur Game Turbo juga, kami bisa mengaktifkan Do Not Disturb, mengatur intensitas layar, membebaskan RAM, sampai mengubah suara ketika bermain game FPS di Android.

Kamera Poco M4 Pro

Review Poco m4 Pro

Poco M4 Pro yang kami review dibekali dengan spesifikasi kamera yang mantap dan lebih baik ketimbang Poco M3 Pro 5G. Kamera utamanya menggunakan sensor 64MP OmniVision OV64b40 dengan bukaan lensa f/1.8 yang lumayan sensitif terhadap cahaya.

Dipasangkan dengan kamera ultrawide 8MP dengan sensor Sony IMX355 dengan jangkauan 118 derajat, serta kamera makro 2MP sebagai pelengkapnya. Di depan, ada kamera selfie 16MP yang diketahui menggunakan sensor Sony IMX471.

Soal kualitas, kamera utama Poco M4 Pro punya kemampuan mumpuni untuk urusan memotret siang dan malam hari. Kamera ini dapat menangkap detail yang cukup baik dan warna yang tajam

Dengan HDR di mode auto dan fitur penyesuaian skenario foto berbasis AI yang menyala, rentang dinamis yang dihasilkannya juga sudah baik. Saat pengambilan foto malam, reproduksi warnanya juga tergolong ciamik.

Memang ada sedikit kesalahan pada pengaturan white balance yang ditetapkan, tapi secara overall hasilnya sangatlah bagus untuk rentang harga Rp 2 juta sampai Rp 3 jutaan.

Sementara untuk mode ultrawide dan makro, kamera ini kami sebut sebagai pelengkap saja. Hasilnya cenderung pas-pasan, warna yang buram dan banyak noise di kondisi low-light, serta detail yang tak terlalu bagus.

Baca juga: Review Vivo V23e

Review Poco m4 Pro

Apalagi, kamera makro juga tak mendukung autofokus. Sangat sulit menangkap gambar dari jarak dekat tanpa fitur tersebut, terlebih jika tangan tak terlalu stabil.

Lalu, bagaimana dengan kamera selfie dari Poco M4 Pro? Kualitasnya lumayan baik dengan hasil foto selfie yang terbilang jernih dan tak terlihat lebay warnanya.

Reproduksi warna yang dihasilkan sistem AI masih terbilang natural. AI ini hanya memberikan sedikit sentuhan pada warna wajah agar terlihat lebih terang sedikit, serta mencegah background agar tak terlihat over brightness.

Berikut ini beberapa hasil gambar yang kami ambil dengan kamera Poco M4 Pro:

Hasil kamera Poco M4 Pro

Kesimpulan

Review Poco m4 Pro

Poco M4 Pro meninggalkan kesan yang positif kepada kami sepanjang mencobanya sebagai perangkat review. Poco M4 Pro menawarkan banyak kelebihan di sektor desain, spesifikasi, kinerja gaming, sampai kamera, di samping memang ada beberapa kekurangan yang kami rasakan.

Poco M4 Pro menampilkan desain yang unik, mewah, dan segar. Bingkai kamera yang berbeda, warna Poco Yellow yang terlihat eye-catching, serta bingkainya yang bernuansa keemasan, memberikan penyegaran pada desain smartphone kelas menengah yang membosankan.

Build quality ponsel ini juga bagus, meskipun terbuat dari bahan plastik yang ringan. Apalagi, terdapat rating IP53 yang menjamin keamanan ponsel dari percikan air normal dan debu.

Dimensi ponsel ini juga sangat proper, membuatnya nyaman untuk digenggam dengan satu tangan. Secara visual, mata kami dimanjakan dengan panel Super AMOLED yang memukau.

Kualitas layarnya memang bukan yang terbaik, tapi setidaknya sudah lebih bagus ketimbang panel IPS LCD dari HP harga Rp 2 jutaan kebanyakan. Belum lagi kehadiran refresh rate 90Hz yang memberikan pengalaman mulus ketika membuka aplikasi dan game yang mendukung.

Spesifikasi yang ditawarkan Poco M4 Pro sudah cukup andal untuk pemakaian sehari-hari, khususnya gaming. Sungguh mengejutkan game Android kelas berat saja masih bisa dilibas oleh ponsel dengan harga tertinggi Rp 3,3 jutaan ini.

Baca juga: Review realme 9 Pro+

Kamera pun menjadi salah satu kelebihan utama dari Poco M4 Pro. Kebolehan kamera utama 64MP memungkinkan kami untuk mengabadikan foto kapan pun, karena baik siang atau malam, hasilnya akan tetap bagus.

Hanya saja, ada beberapa kekurangan yang kami catat dari Poco M4 Pro, seperti lapisan pelindung layar yang masih Gorilla Glass 3, daya tahan baterai yang kurang hebat, kamera ultrawide dan makro dengan kualitas medioker, sampai tidak mendukung jaringan 5G seperti Poco M3 Pro 5G.

Kendati demikian, dengan harga mulai Rp 2,9 juta dan tertinggi Rp 3,3 jutaan, ponsel ini bisa dijadikan salah satu pilihan masuk akal buat Anda yang mengidamkan smartphone terjangkau dengan kualitas yang tak murahan. (MF)

Kelebihan Poco M4 Pro

– Desain unik, warna Poco Yellow yang eye catching

– Sudah mengantongi rating IP53

– Bodi ringan, nyaman digenggam satu tangan

– Layar Super AMOLED yang terang dan mendukung refresh rate 90Hz

– Kemampuan gaming yang bagus di kelasnya

– Fast charging 33W

– Ada NFC, jack audio 3,5mm, IR blaster, microSD dan dual SIM, serta FM Radio

– Kamera utama yang mumpuni menangkap foto siang dan malam hari

Kekurangan Poco M4 Pro

– Lapisan layar masih Gorilla Glass 3

– Sudah MIUI 13, tapi masih Android 11. Beberapa fitur Android 12 tak bisa dicoba pengguna

– Daya tahan baterai yang masih kalah dibanding kompetitor dengan kapasitas baterai dan prosesor yang sama

– Kamera ultrawide dan makro yang pas-pasan

Spesifikasi Poco M4 Pro

OS: Android 11, MIUI 13 for POCO

Prosesor: Mediatek Helio G96 (12 nm)

GPU: Mali-G57 MC2

RAM: 6 GB, 8 GB

Memori: 128 GB, 256 GB

Dimensi: 159.9 x 73.9 x 8.1 mm, 179.5 gram

Layar: Super AMOLED 6.43 inch 1080×2400 pixels, 20:9 ratio, 90Hz, touch sampling rate 180Hz

Kamera Utama: 64 MP + 8 MP (ultrawide) + 2 MP (makro)

Kamera Depan: 16 MP

Baterai: Li-Po 5.000 mAh, Fast charging 33W

Warna: Power Black, Poco Yellow, Cool Blue

Harga: Mulai Rp 2,9 jutaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0