Beranda blog Halaman 4037

Facebook Desain Ulang Tombol Like

0
Like Facebook
Like Facebook

Jakarta – Para pengguna Facebook tentunya sudah akrab dengan tombol “like”. Sejak pertama kemunculannya di tahun 2010, tombol ini tidak mengalami perubahan. Tetapi sekarang, Facebook telah mendesain ulang tombol ini.

“Like” merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menunjukkan dukungan atau rasa suka Anda terhadap situs, status, foto, cerita, layanan, dan sebagainya. Bukan hanya bisa ditemukan di halaman situs jejaring sosialnya, tombol “like” juga sudah diimplementasikan ke sejumlah situs. Tombol yang banyak digunakan ini akhirnya didesain ulang agar terlihat lebih muda.

Facebook membuat tombol like dengan warna biru yang dominan. Warna ini terlihat lebih menarik dibandingkan tombol like sebelumnya.  Demikian kabar yang telsetNews kutip dari Ubergizmo, Kamis (7/11).

Logo Facebook kini disematkan di sisi kiri tombol, sementara di sisi kanannya tertulis kata “Like”. Salah satu perubahan terbesar yang dapat dilihat adalah hilangnya simbol “thumbs up” yang sudah usang. Tombol “Like”juga memiliki logo Facebook yang diwakili dengan huruf “F” di sana. Demikian kabar yang telsetNews kutip dari Ubergizmo, Jumat (7/11).

Tiphone Raup Laba Rp 203,9 Milyar

0

 

tiphone mobile tbk

Jakarta- PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) berhasil membukukan laba bersih Triwulan III tahun 2013.  Yakni  sebesar Rp 203,9 miliar atau naik sebesar 47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu
yang mencapai Rp 138,6 miliar.

Kenaikan laba bersih ini dipicu oleh meningkatnya pendapatan bersih Perseroan dalam sembilan bulan pertama  tahun 2103, yang mencapai Rp 6,9 triliun atau naik 25,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 5,57 triliun.

Kontribusi utama pendapatan Perseroan tersebut masih disumbangkan dari penjualan voucher dan kartu perdana yang mencapai Rp 5,71 triliun atau 81,8% dari total pendapatan Perseroan. Sedangkan penjualan handset mencapai  Rp 1,197 triliun.

Kontribusi pendapatan dari penjualan handset terhadap total pendapatan Perseroan  tersebut mengalami kenaikan signifikan dari hanya 6,2% pada Triwulan III tahun lalu menjadi 17% pada tahun ini. Hal
ini sejalan dengan beberapa upaya Tiphone  dalam meningkatkan jaringan distribusi smartphone.
Direktur Utama PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk, Tan Lie Pin mengatakan dalam sembilan bulan pertama tahun ini, Tiphone  masih mampu menjaga trend pertumbuhan pendapatan yang positif, baik dari voucher maupun handset. Meskipun Average Revenue Per User (ARPU) untuk komunikasi suara cenderung menurun, namun peningkatan layanan data dari operator dan trend penggunaan smartphone di masyarakat ikut mengangkat penjualan Perseroan.

Langkah Perseroan dalam melakukan akuisisi terhadap distributor smartphone pada tahun ini mulai membuahkan hasil.  Kontribusi pendapatan dari penjualan handset terus meningkat.  Peseroan menargetkan penjualan handset dapat memberikan kontribusi sampai  30% sampai akhir tahun ini.

“Pada Triwulan III tahun lalu, penjualan handset hanya mencapai Rp 346,8 miliar, sedangkan tahun ini melonjak 245% menjadi  Rp 1,197 triliun, setelah kami memperluas jaringan distribusi handset melalui proses akuisisi,” kata Tan Lie Pin kepada telsetnews (6/11/2013). ( Azis)

 

Setelah iPad Air, Muncul Konsep Desain ‘iPhone Air’

0
Konsep desain iPhone Air (Ubergizmo/telsetnews)
Konsep desain iPhone Air (Ubergizmo/telsetnews)

Jakarta – iPad terbaru diberi julukan iPad Air. Pemberian nama itu didasari oleh ringan dan tipisnya desain iPad baru tersebut, sehingga cocok untuk disebut iPad Air, atau bisa diartikan sebagai ‘udara yang ringan’.

iPad Air mendapat sambutan pasar yang cukup positif. Tablet berukuran 9,7 inci itu laris manis dipasaran. Melihat hal tersebut, kemungkinan Apple bisa saja memberikan nama iPhone generasi mendatang dengan sebutan iPhone Air.

Federico Ciccarese dari Ciccarese Design coba menuangkan idenya untuk membuat sebuah konsep iPhone Air. Berdasarkan konsep ini, iPhone Air akan lebih tipis dan ringan dibandingkan iPhone 5S.

Selain itu, menurut Ubergizmo, Rabu (6/11), apabila konsep ini benar-benar akan dipakai oleh Apple pada iPhone generasi selanjutnya, maka desain iPhone Air akan terlihat berbeda disbanding desain-desain iPhone sebelumnya.

Sebab desain iPhone Air terlihat lebih stylish dengan sudut-sudut yang tidak tajam. Sementara sudut di iPhone 5S yang sudah kita lihat memiliki sudut-sudut yang tegas dan lebih terkesan serius.

Anda bisa lihat beberapa gambar konsep desain iPhone Air di bawah ini. Apkah Anda menyukainya? Atau tetap lebih suka dengan konsep desain iPhone seperti iPhone 5S? [HBS]

Konsep desain iPhone Air (gbr 2)

 

Konsep desain iPhone Air (gbr 3)

Layanan Mobile Money Ooredoo Tembus 1 Juta Pelanggan

0
Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat (2 dari kanan), Hans Prawira, Managing Director Alfamart (paling kanan) saat mencoba layanan Dompetku di gerai Alfamart di Jakarta
Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat mencoba layanan Dompetku di gerai Alfamart 

Jakarta – Ooredoo (dulu Qtel) melaporkan telah berhasil melayani lebih dari satu juta pelanggan mobile money di beberapa wilayah operasional Ooredoo. Keberhasilan itu diklaim membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi dan sosial.

Layanan mobile money yang ditawarkan Ooredoo Group untuk wilayah Qatar, Indonesia dan Tunisia, menjadi alternatif dan solusi bagi pelanggan yang tidak memiliki rekening bank, atau tidak memiliki akses ke layanan keuangan.

Dengan layanan ini, pelanggan dapat mentransfer uang secara domestik dan internasional, menambah pulsa pra-bayar mereka sendiri atau ke teman-teman dan keluarga, membayar tagihan, bahkan di beberapa negara lain menerima gaji melalui ponsel mereka tersebut.

Nasser Marafih, CEO Ooredoo Group, mengatakan berhasil melewati lebih dari satu juta pelanggan mobile money di seluruh wilayah operasi bisnis Ooredoo adalah tonggak penting dalam sejarah perusahaannya.

“Pelanggan kami menunjukkan keinginan kuat untuk memperoleh layanan alternatif yang mudah, aman dan terjangkau terhadap bank-bank di wilayah mereka masing-masing,” katanya dalam keterangan pers, Selasa (5/11).

Sementara itu, Indosat telah menyediakan layanan uang elektronik (Dompetku) bagi seluruh pelanggannya yang memungkinkan mereka menggunakan nomor telepon seluler untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

Seperti misalnya pembelian di merchant, pembayaran tagihan, pengisian pulsa, pengiriman uang, bahkan antar pelanggan operator selular yang lain melalui layanan P2P transfer atau pengiriman uang elektronik lintas operator seluler.

Di samping itu, untuk mempermudah pelanggan Dompetku melakukan transaksi setor tunai, tarik tunai dan pembelanjaan, Indosat telah bekerja sama dengan sekitar 8 ribu outlet AlfaMart di seluruh Indonesia.

Pengembangan dan perluasan layanan Dompetku ini juga dilakukan bersama dengan lembaga lain seperti PT Pos Indonesia untuk saling memanfaatkan jaringan layanan masing-masing, termasuk untuk layanan Dompetku.

“Penetrasi layanan selular dan kemajuan teknologi telekomunikasi memungkinkan terciptanya layanan digital payment seperti layanan Dompetku yang kami hadirkan bagi masyarakat,” ujar President Director & CEO Indosat Alexander Rusli.[HBS]

Bill Gates: Vaksinasi Lebih Penting Daripada Internet

0
Bill Gates pendiri Bill & Melinda Gates Foundation
Bill Gates pendiri Bill & Melinda Gates Foundation

Jakarta – Sosok Bill Gates akan selalu identik dengan dunia komputasi dan Internet. Namun kehidupan pendiri Microsoft ini sebenarnya tidak melulu memikirkan soal komputer ataupun Internet. Dia bahkan mengatakan vaksinasi bagi orang miskin lebih penting daripada Internet.

Bill Gates memang kini lebih aktif dalam yayasan kemanusiaan Bill & Melinda Gates Foundation. Yayasan yang didirikan bersama istrinya, Melinda, itu dikenal sangat peduli kepada masyarakat miskin.

Lewat yayasannya tersebut, Gates banyak memberikan sumbangan untuk masyarakat miskin, seperti vaksin dan fasilitas sanitasi bersih di beberapa negara berkembang, di Afrika dan Asia.

“Saya memang suka dengan segala hal yang berbau teknologi informasi. Tapi jika kita ingin meningkatkan taraf kehidupan, Anda harus mengurusi hal-hal mendasar soal nutrisi untuk anak-anak,” kata Gates, seperti dilansir Washington Post, Selasa (5/11).

Menurutnya, dalam derajat kebutuhan manusia, komputer itu tidak masuk dalam urutan lima besar. Gates juga menegaskan, bahwa dia tidak sependapat dengan pemikiran orang yang menyebutkan bahwa konektivitas adalah sesuatu yang kunci.

“Jika Anda berpikir bahwa konektivitas adalah sesuatu yang kunci, itu bagus. Tapi menurut saya, menyediakan vaksinasi bagi orang miskin lebih penting ketimbang akses internet,” tegas konglomerat dermawan ini.

Pernyataan tegas Gates tadi dilontarkan untuk mengkritik upaya kemanusiaan Facebook dan Google yang ingin menyediakan internet murah di negara berkembang. Cara ini menurutnya tidak tepat sasaran, karena masyarakat miskin tidak terlalu membutuhkan internet.

Seperti diketahui, Facebook belum lama ini bekerjasama dengan Samsung mendirikan Internet.org, yang bertujuan untuk menyediakan akses Internet murah di negara miskin.

Begitu juga dengan Google yang mengembangkan Project Loon, yakni proyek balon Internet yang akan memancarkan akses internet ke daratan di lokasi terpencil.[HBS]

 

Samsung Ungkap Konsep Smartphone Fleksibel Display Mirip Ponsel Fitur

0
Smartphone layar fleksibel Samsung
Smartphone layar fleksibel Samsung

Jakarta – Samsung Galaxy Round menjadi smartphone dengan layar melengkung pertama yang telah diluncurkan Samsung. Namun perusahaan elektronik asal Korea Selatan itu sepertinya sudah menyiapkan ponsel dengan konsep serupa.

Hal itu diketahui setelah Samsung merilis sebuah foto yang menampilkan desain konsep ponsel dengan flexible displays di web resmi OLED.at. Beberapa foto konsep ini tampaknya mengambil konsep yang mirip dengan desain ponsel fitur lipat.

Dikutip dari Ubergizmo, Senin (5/11), jika dilihat desain ini cocok dengan konsep ponsel menggunakan layar fleksibel, karena mudah ditekuk dan bisa diubah menjadi perangkat dengan layar besar namun tetap mudah dimasukkan ke kantong.

Belum diketahui kapan konsep ponsel dengan desain seperti ini akan dihadirkan Samsung. Karena Galaxy Round saja kabarnya juga masih merupakan prototype yang masih akan dikembangkan.[HBS]

Hari Ini ‘Anonymous Indonesia’ Serbu Bundaran HI

0
Anonymous gelar acara ‘The Million Mask March’
Anonymous gelar acara ‘The Million Mask March’

Jakarta – Jika kemarin marak demo buruh yang menuntut kenaikan upah, maka hari ini, Selasa (5/11) akan ada aksi unik yang dilakukan kelompok hacker ‘Anonymous Indonesia’ di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Acara dengan tema ‘Million Mask March’ itu juga dilakukan oleh para hacker di seluruh dunia secara serentak. Para pendukung kelompok Anonymous akan mengkampanyekan penolakan mereka akan kekuasan dan kesewenang-wenangan pihak penguasa di sejumlah negara di dunia.

Dari pantauan telsetNews, para kelompok peretas ini memanfaatkan media social untuk mengajak siapa yang mau berpatisipasi dalam acara tersebut. Contohnya di salah satu laman sebuah akun Facebook, muncul ajakan kepada siapa saja yang berminat, baik itu orang umum sampai dengan yang melek IT untuk ikut dalam suatu acara di Bundaran HI.

Diterangkan juga bahwa Anonymous bukanlah komunitas kriminal atau pelaku kegiatan ilegal, karena mereka juga mengunmpulkan dana yang nantinya akan disumbangkan ke pihak yang tidak mampu dan melakukan aksi solideritas lain.

Meski kelompok Anonymous identik dengan topeng dan memang disarankan menggunakan topeng saat datang ke acara, namun pihak Anonymous Indonesia tidak memaksa para peserta menggunakan topeng.

Kalau memang tidak memiliki topeng, masih boleh diperkenankan untuk ikut acara.Acara di Bundaran HI ini rencananya akan dimulai pada pukul 10:00 WIB sampai selesai.

Kabarnya tidak cuma di Jakarta saja yang akan menggelar acara ini, karena beberapa kota lainnya seperti Bandung dan Semarang juga akan mengadakan aksi serupa yang dilakukan secara serentak.

Acara ini memang akan berlangsung serentak di seluruh dunia. Aksi mereka tak hanya dilakukan di dunia nyata, tetapi juga akan melancarkan serangan cyber ke pihak penguasa yang mereka incar. Oleh sebab itu, di setiap negara akan memiliki agenda serangan yang berbeda-beda.

Namun tema utama serangan cyber tetap sama, yakni ingin meruntuhkan kediktatoran penguasa. Salah satu negara yang akan menjadi sasaran serangan cyber kelompok Anonymous Indonesia adalah pemerintah Singapura dan Australia.[HBS]

 

John Chen, Nakhoda Baru BlackBerry

0
John Chen
John Chen

Jakarta –  Secara mengejutkan BlackBery mengumumkan telah mencopot Thorsten Heins sebagai CEO BlackBerry. Dan untuk sementara perusahaan asal Kanada itu menunjuk John Chen sebagai pengganti Heins. Siapa sosok bos baru BlackBerry ini?

Ditunjuknya Chen sebagai sebagai chairman sekaligus CEO sementara BlackBerry dianggap merupakan langkah cepat perusahaan untuk mengembalikan kepercayaan pasar kepada BlackBerry yang kian terpuruk.

“Saya tahu kami memiliki bahan yang cukup untuk membangun bisnis yang berkelanjutan dalam jangka panjang. Saya telah melakukan ini sebelumnya dan melihat film yang sama sebelumnya,” kata Chen dalam sebuah wawancara dengan Reuters, Selasa (5/11).

Pernyataan Chen tadi mungkin menggambarkan perasaannya seperti mengalami “dejavu” saat dia dulu ditunjuk memimpin Sybase yang dalam kondisi kurang lebih sama dengan BlackBerry saat ini.

Meski namanya tidak sepopuler Steve Jobs di Apple atau Bill Gates di Microsoft, namun Chen sebenarnya bukanlah sosok asing di industri TI Amerika Serikat. Chen tercatat sebagai salah satu eksekutif senior di Silicon Valley dan masuk ke jajaran petinggi di Fortune 500.

Namanya semakin diperhitungkan di industri TI saat dia berhasil menyelamatkan Sybase keluar dari masa krisis. Chen cukup berani memutuskan bergabung dengan Sybase di tahun 1998, disaat kondisi perusahaan pembuat software database komputer itu sedang terpuruk karena merugi hingga USD 98 juta.

Berkat tangan dinginnya, hanya dalam waktu 10 tahun dia berhasil meningkatkan nilai kapitalisasi perusahaan dari USD 362 juta menjadi USD 5,8 milliar. Dan pada tahun 2010, Sybase akhirnya dibeli perusahaan raksasa teknologi, SAP AG.

Chen sempat bertahan di SAP, namun pada awal tahun 2012 ia memutuskan untuk hengkang dari perusahaan asal Jerman itu. Chen kemudian bergabung dengan perusahaan ekuitas swasta Silver Lake sebagai penasihat senior.

Keberhasilan Chen tidak ‘ujuk-ujuk’ diperolehnya dengan mudah. Perjalanan karir anak imigran asal Hong Kong ini dimulai saat ia bergabung ke perusahaan bernama Unisify sebagai Design Engineer, kemudian ia berhasil menduduki jabatan sebagai Vice President di perusahaan yang sama.

Selanjutnya pada tahun 1991, sarjana elektro dari Brown University ini memutuskan untuk pindah ke Pyramid Technology dengan menjabat sebagai Executive Vice President. Karirnya yang kinclong mengantarkannya  menjadi President, Chief Operating Officer, hingga di tahun 1993, Chen diangkat sebagai Director di perusahaan ini.

Kemauannya yang keras untuk maju membuat pria kelahiran 1 Juli 1955 ini tak berlama-lama di satu tempat saja. Pada tahun 1995, Chen akhirnya kembali menerima pinangan perusahaan TI, Siemens Nixdorf, sebagai Vice President.

Di perusahaan ini, karir Chen terus meroket hingga akhirnya di tahun 1996 dia dipercaya memegang jabatan sebagai President dan CEO Siemens Nixdorf Open Enterprise Computing Division.

Selanjutnya Chen bergabung dengan perusahaan ekuitas swasta Silver Lake sebagai penasihat senior. Dan hingga saat ini, Chen masih tercatat sebagai salah satu petinggi di Wells Fargo & Company dan juga Walt Disney.

Kini pria energik berusia 58 tahun ini telah ditunjuk sebagai chairman sekaligus CEO sementara BlackBerry. Ia mengatakan memiliki cukup banyak pengalaman yang bisa digunakannya untuk membantu BlackBerry keluar dari krisis.

Chan berjanji akan menjaga BlackBerry tetap hidup. Namun ia mengakui butuh waktu dan keputusan penting untuk bisa mengembalikan kejayaan BlackBerry seperti dulu. “BlackBerry merupakan brand yang ikonik dengan berbagai potensi,” ujar Chen.

Dia mengatakan sudah punya banyak rencana untuk membuat perubahan di BlackBerry. Namun ia butuh waktu sekitar enam kuartal untuk bisa melihat hasil dari perubahan yang akan dia lakukan di BlackBerry.

Well, Chen terlihat cukup percaya diri untuk memimpin BlackBerry. Namun masih butuh pembuktian apakah Chen benar-benar bisa mengembalikan kejayaan perusahaan yang bermarkas di Waterloo, Ontario Kanada itu. Kita tunggu saja.[HBS]

Ini Penyebab CEO BlackBerry Dilengserkan

0
CEO BlackBerry, Thorsten Heins
CEO BlackBerry, Thorsten Heins

Jakarta – Selain mengumumkan pembatalan penjualan perusahaan, BlackBerry juga secara mengejutkan menyatakan telah mencopot Thorsten Heins sebagai CEO.

Kabar ini cukup mengejutkan karena sebelumnya tidak pernah ada rumor pergantian orang nomor satu BlackBerry itu. Lalu kenapa Heins dicopot dari jabatannya?

Menurut laporan yang telsetNews kutip dari Reuters (4/11), alasan utama di balik keputusan pemberhentian Heins dari kursi CEO perusahaan asal Kanada tersebut adalah, karena Heins dinilai kurang bisa menciptakan rasa percaya diri ke perusahaan BlackBerry.

Alasan itu merujuk pada gagalnya produk baru yang diluncurkan BlackBerry selama masa kepemimpinan Heins. Salah satu contoh kegagalan Heins adalah smartphone BlackBerry Z10 yang dianggap gagal total di pasaran.

Dalam laporan keuangannya di kuartal II 2013, BlackBerry melaporkan kerugian bersih sebesar USD 965 juta atau sekitar Rp 10 triliun. Pada kuartal II tahun ini, pendapatan BlackBerry sebesar USD1,6 miliar atau turun 49 persen dari kuartal yang sama tahun lalu.

Yang lebih memprihatinkan lagi, jumlah perangkat yang berhasil mereka jual pada kuartal tersebut hanya sebanyak 3,7 juta unit saja. Itupun sebagian besar dari perangkat yang terjual masih menjalankan sistem operasi BlackBerry 7, bukan perangkat dengan BlackBerry 10 OS.

BlackBerry mengkambinghitamkan kegagalan mereka kepada jebloknya penjualan produk BlackBerry Z10. Perangkat berbasis BlackBerry 10 OS itu benar-benar gagal total di pasaran. Kerugian ditaksir mencapai USD 934 juta karena tidak lakunya handset Z10.

Heins ditunjuk untuk mengisi posisi CEO BlackBerry sejak Januari 2012, menggantikan CEO sebelumnya, Mike Lazaridis dan Jim Balsillie.

Hingga kini masih belum ada yang menggantikan posisi Heins. Untuk sementara, BlackBerry telah menunjuk John Chen ditunjuk sebagai Chairman sekaligus CEO sementara BlackBerry.

Chen adalah mantan CEO Sybase, perusahaan perangkat lunak database yang diakuisisi oleh SAP pada tahun 2010. Namun di tahun 2012, Chen hengkang dan bergabung dengan perusahaan ekuitas swasta bernama Silver Lake sebagai penasehat senior.[HBS]

 

 

 

Fairfax ‘Beli’ BlackBerry Cuma Seharga USD 1 Miliar

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – Ada yang menarik dari pengumuman batalnya penjualan BlackBerry. Ya, meski gagal mengakuisisi BlackBerry, namun Fairfax Financial Holdings disebutkan tetap membeli BlackBerry senilai USD 1 miliar.

Dalam keterangan resminya, BlackBerry menyatakan bahwa telah menandatangani perjanjian dengan Fairfax Financial Holdings Limited dan investor institusi lainnya yang akan berinvestasi di BlackBerry melalui private placement senilai USD 1 miliar.

Seperti dikutip dari PhoneArena, Senin (4/11), dana itu diperhitungkan dari hasil penjualan aset yang dikonversi dalam bentuk obligasi, dimana USD 250 juta diberikan Fairfax dalam bentuk Surat Utang. Transaksi ini diharapkan akan selesai dalam dua minggu ke depan .

BlackBerry menyebutkan, bahwa dana hasil penjualan aset itu akan memberikan suntikan uang tunai langsung yang menguntungkan dan akan meningkatkan posisi kas besar bagi perusahaan.

Dengan pembelian tersebut, maka kini Fairfax menjadi pemegang 16 persen saham BlackBerry. Angka yang cukup besar, meskipun masih jauh dari cukup untuk bisa menguasai kepemilikan BlackBerry secara penuh.

Fairfax dan para investor memiliki opsi untuk membeli tambahan dana hingga USD 250 juta dari obligasi dalam waktu 30 hari ke depan. Langkah ini bisa meningkatkan jumlah saham BlackBerry yang beredar sebanyak 20 persen.[HBS]

 

Penjualan BlackBerry Batal, CEO Thorsten Heins Dicopot

0
CEO BlackBerry Thorsten Heins
CEO BlackBerry Thorsten Heins

Jakarta – Tepat seperti yang telah dijanjikan, pada hari ini Senin (4/11) BlackBerry akhirnya mengumumkan telah membatalkan kesepakatan penjualan perusahaan dengan Fairfax Holdings dan juga belum ada kesepakatan penjualan dengan perusahaan manapun.

Selain mengumumkan pembatalan tersebut, BlackBerry juga secara mengejutkan menyatakan telah mencopot Thorsten Heins sebagai CEO. Kabar ini cukup mengejutkan karena sebelumnya tidak pernah ada rumor pergantian orang nomor satu BlackBerry itu.

Hingga kini masih belum ada yang menggantikan posisi Heins. Untuk sementara, BlackBerry telah menunjuk John Chen ditunjuk sebagai Chairman sekaligus CEO sementara BlackBerry.

Chen adalah mantan CEO Sybase, perusahaan perangkat lunak database yang diakuisisi oleh SAP pada tahun 2010. Namun di tahun 2012, Chen hengkang dan bergabung dengan perusahaan ekuitas swasta bernama Silver Lake sebagai penasehat senior.

Dalam keterangan resminya yang dilansir Reuters (4/11), BlackBerry menyatakan bahwa hanya menginginkan perusahaan terkemuka yang bersedia menjadi investor jangka panjang.

Dewan pimpinan BlackBerry menegaskan bahwa jika hal ini terkait alternatif strategis demi kepentingan terbaik BlackBerry dan konstituennya, termasuk pemegang saham. Sebab nantinya jika proses akuisisi terjadi, maka pembeli harus menyuntikkan uang tunai yang menguntungkan untuk BlackBerry untuk peningkatan posisi kas perusahaan.

“Beberapa pelanggan yang paling penting di dunia bergantung pada BlackBerry dan kami menerapkan perubahan yang diperlukan untuk memperkuat perusahaan dan memastikan kami tetap menjadi mitra yang kuat dan inovatif untuk kebutuhan mereka,” tulis BlackBerry dalam keterangan resminya.

Seperti diketahui, pada September lalu BlackBerry telah menandatangi penjanjian penjualan perusahaan secara tentatif dengan sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Fairfax Financial Holdings senilai USD 4,7 miliar atau sekitar Rp 54 triliun.

Dalam penawaran itu Fairfax menawarkan kepada para pemegang saham BlackBerry 9 dollar AS secara tunai untuk setiap lembar saham yang mereka miliki. Namun semuanya tidak terwujud, karena BlackBerry pada hari membatalkan kesepakatan penjualan dengan Fairfax.

Peminat BlackBerry sebenarnya tak cuma Fairfax. Bahkan kesuksesan perilisan BBM untuk Android dan iPhone beberapa waktu lalu telah membuat BlackBerry kebanjiran peminat. Beberapa perusahaan raksasa dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan perusahaan asal Kanada itu untuk mengajukan tawaran pembelian.

Sebut saja seperti Cisco Systems, Google, SAP, Lenovo, Samsung Electronics, LG Electronics, dan Intel Corp. Kabat terakhir malah menyebutkan Lenovo dan BlackBerry telah menandatangani kesepakatan yang tidak boleh diberitahukan kepada pihak lain (non-disclosure agreement).[HBS]

 

 

 

 

SMS XL Bisa Pakai Stiker LINE

0
Layanan SMS Stiker XL
Layanan SMS Stiker XL

Jakarta – Menjamurnya layanan instant messaging (IM) telah membuat layanan SMS semakin ditinggalkan para penggunanya. Berbagai upaya dilakukan para operator untuk bisa kembali ‘menghidupkan’ layanan SMS yang telah di ambang kematian.

Salah satu caranya seperti yang dilakukan XL Axiata yang menggandeng LINE, layanan instant messaging yang kini tengah naik daun. LINE dikenal sebagai IM yang mengenalkan “stiker” sebagai fitur pelengkap komunikasi yang sangat disukai para penggunanya.

Melihat fenomena tersebut, XL terdorong untuk menghadirkan layanan ini di dalam layanan SMS mereka, agar dapat dinikmati seluruh pelanggan, termasuk mereka yang tidak menggunakan LINE atau pun smartphone.

“Stiker LINE di SMS ini benar-benar merupakan inovasi XL, yang mengaplikasikan teknologi baru pada layanan SMS, yang sudah sangat dikenal pelanggan dan masyarakat luas,” kata Revie Sylviana, GM Digital Entertainment XL dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (4/11).

Dengan begitu, tambah Revie, kini semua pelanggan XL, termasuk yang belum menggunakan smartphone, bisa merasakan asiknya menggunakan stiker pada SMS. “XL menjadi operator pertama yang menghadirkan layanan yang sangat digemari kalangan anak muda ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk mulai menggunakan stiker Line ini, pelanggan cukup mengaktifkan layanan Stiker SMS dengan cara mengetik “ON” kirim ke 2767 untuk Pay Per Use, atau akses *123*577# untuk memilih paket berlangganan.

“Setelah itu, pelanggan tinggal menambahkan “X” di setiap isi SMS yang akan dikirim, misal: “X Selamat beraktifitas dan tetap semangat,” terang Revie.

Berapa harga untuk bisa mendapatkan layanan Stiker SMS? Menurut Revie, pelanggan dapat menikmati layanan Stiker SMS dengan cara berlangganan, yang tersedia masing-masing dalam paket Rp 5.500/30 hari, Rp 3.300/15 hari, Rp 1.100/5 hari, Rp 550/2 hari, dan Rp 330/hari.

“Atau jika tanpa berlangganan, setiap pemakaian stiker akan dikenai tarif Rp 100/pakai. Biaya berlangganan tersebut di luar biaya normal SMS,” jelasnya.

Selain karakter Line, tersedia juga karakter-karakter menarik lainnya yang bisa digunakan oleh pelanggan untuk mengekspresikan SMS mereka. Untuk memilih, pelanggan cukup akses dengan mudah ke *123*577#, dan pilih menu ‘Pilih Stiker’.[HBS]

Contoh stiker SMS XL
Contoh stiker SMS XL
Contoh stiker SMS XL
Contoh stiker SMS XL