Beranda blog Halaman 4032

Sony Xperia Z1 dengan Android KitKat Menampakan Diri

0
Sony Xperia Z1 dengan Android 4.4.2 KitKat
Sony Xperia Z1 dengan Android 4.4.2 KitKat

Jakarta – Saat pertama dirilis, Sony Xperia Z1 masih menggunakan Android 4.2.2, namun sebuah situs Vietnam memperlihatkan beberapa foto yang menunjukkan phablet flagship terbaru besutan Sony itu menggunakan Android 4.4.2 KitKat.

Saat ini Xperia Z1 memang sebenarnya masih menggunakan Android 4.2.2, namun dikabarkan ponsel jumbo ini akan melompati Android 4.3, dan langsung mendapatkan update Android 4.4 di akhir bulan Januari atau awal Februari mendatang.

Xperia Z1 dengan cover warna merah

Selain menunjukan sudah menggunakan KitKat, foto tersebut juga memperlihatkan Xperia Z1 dalam balutan warna merah. Hal ini memastikan adanya penambahan warna baru selain warna yang tersedia, yakni hitam, putih dan ungu.

Seperti dikutip telsetNews dari PhoneArena, Minggu (24/11), penampilan Xperia Z1 warna merah ini hanya untuk bezel dan kover belakang saja, sementara bagian depan yang tetap berwarna hitam.

Pilihan warna ini sama seperti versi warna putih dan ungu, yang juga cuma berbeda warna pada bezel dan cover belakangnya saja.[HBS]

Xperia Z1 dengan bezel warna merah

 

Ancaman Trojan Semakin Mengkhawatirkan di Q3 2013

0

Serangan trojan

Jakarta  – Pada Juni lalu para ahli keamanan menemukan Svpeng Trojan yang merupakan trojan baru dan mampu mencuri akses rekening bank korban mereka langsung dari smartphone korban.

Ini adalah pendekatan yang jauh lebih simpel dibanding pendekatan tradisional smartphone-plus-komputer yang biasanya dilakukan oleh malware jenis ini. Pada September, Kaspersky Lab mendeteksi kasus pertama botnet pihak ketiga yang digunakan untuk mendistribusikan Trojan.

Hal ini secara signifikan meningkatkan area penginfeksian Trojan dan menjadi kunci penyebaran Obad, Android Trojan paling canggih yang teridentifikasi sampai saat ini.

Tidak seperti malware lain yang sejenis (ZitMo, SitMo), Spveng memungkinkan para pelaku mencuri uang setelah menginfeksi satu perangkat saja, smartphone korbannya.

Malware memeriksa saldo rekening korban melalui layanan mobile banking, yang lalu menerima penawaran untuk melakukan top up rekening mobile korban, dan mentransfer uang dari rekening bank korban ke rekening mobile pelaku.

Para pelaku mampu mengirim uang ini ke dompet digital mereka dan mencairkan uang tersebut. Trojan seperti ini bisa dengan mudah meraup ribuan dollar uang korban. Menurut Kaspersky Lab, 97,5% serangan yang terjadi pada paltform mobile menyasar sistem operasi Android.

Viktor Chebyshev, analis virus Kaspersky Lab, mengatakan, bahwa mayoritas malware Android didesain untuk mencuri uang atau mencuri personal data sebagai target sekunder. Seluruh infeksi, distribusi dan mekanisme penyamaran secara cepat bermigrasi dari PC.

“Saat ini, para penjahat cyber melakukan apapun yang mereka bisa untuk mencuri sebanyak mungkin. Para penulis virus sepertinya akan terus meningkatkan jumlah botnet, dan menginfeksi sebanyak mungkin pengguna Android,” kata Viktor Chebyshev dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (24/11).

Saat para penjahat cyber yang menggunakan platform mobile terus mengembangkan cara-cara yang semakin canggih, serangan berbasis web atau Internet masih terus mengandalkan pada jumlah insiden.

Produk-produk Kaspersky Lab secara total mendeteksi ada 500.284.715 serangan pada Q3 2013. Sepuluh negara diketahui menjadi tempat sumber distribusi malware dengan Amerika Serikat, Rusia, dan Jerman berada di posisi teratas.

Serangan Tertarget/APT pada Q3 2013

Pada September Kaspersky Lab mengungkap Icefog, kelompok APT (advanced persistent threat) yang kecil namun sangat aktif yang memfokuskan target ke Korea Selatan dan Jepang dan menyerang rantai suplai perusahaan-perusahaan Barat.

Serangan Icefog yang bersifat ‘hit and run’ menunjukkan tren baru yang semakin berkembang, yaitu kelompok-kelompok kecil yang menyasar informasi tertentu dengan presisi tinggi.

Pada Q3 ini juga riset keamanan Kaspersky Lab menganalisis kegiatan mata-mata cyber aktif yang khusus menyasar think tank Korea Selatan. Kegiatan mata-mata ini, dikenal dengan nama Kimsuky, sangat terbatas dan sangat tertarget.

Berdasarkan analisis teknis, para pelaku sangat tertarik dengan organisasi yang ada di Korea Selatan dan dua kelompok tertentu di China. Petunjuk yang didapatkan Kaspersky Lab mengindikasikan bahwa para pelaku berasal dari Korea Utara.[HBS]

 

 

Kenapa BBM Lebih Populer di iOS Dibanding Android?

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta – BlackBerry telah memboyong aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) ke Android dan iOS dalam waktu yang bersamaan. Namun ternyata popularitas BBM lebih tinggi di pengguna perangkat iOS dibanding Android.

Kesimpulan tersebut diperoleh setelah melihat keberhasilan BBM menduduki peringkat lima besar di Apple App Store sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh di perangkat iPhone ataupun iPad di 50 negara. Bagaimana di Android?

Menurut laporan yang dilansir PhoneArena, Minggu (24/11), aplikasi BBM di Google Play Store hanya berhasil menduduki peringkat 5 besar aplikasi yang paling banyak di unduh di 4 negara. Keempat negara itu adalah, Indonesia, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Kurang populernya BBM di Android  dibanding di iOS ini diperkirakan karena pengguna iOS rata-rata berasal dari kalangan profesional ataupun pebisnis, yang menganggap aplikasi BBM cocok bagi mayoritas pengguna handset iOS.

Selain itu, sedikitnya aplikasi chatting di iOS juga disebut-sebut ikut membantu mendongkrak popularitas BBM di iOS. Bagaimana menurut Anda, apa penyebab BBM kurang begitu popular di Android? [HBS]

SingTel Fasilitasi AS, Inggris dan Australia Sadap Indonesia?

0

SingTel SatelitJakarta – Informasi dibalik kasus penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Presiden SBY terus berkembang dan menyeret beberapa nama baru. Operator telekomunikasi Singapore Telecom (SingTel) disebut-sebut ikut terlibat dalam aksi penyadapan tersebut.

Sepak terjang SingTel di Indonesia dimulai saat operator telekomunikasi milik pemerintah Singapura itu berhasil menguasai 35 persen saham Telkomsel. Keberadaan SingTel di Indonesia inilah yang disebutkan Edward Snowden, menjadi kaki tangan pihak intelijen Inggris dan Amerika Serikat (AS), dalam memberikan informasi-informasi penting.

Seperti dilansir surat kabar Australia, Sydney Morning Herald, Jumat (22/11), SingTel memfasilitasi akses telepon dan Internet bagi badan-badan intelijen. Apa yang dilakukan SingTel adalah bagian dari kemitraan mereka dengan badan-badan intelijen negara, termasuk Inggris dan Amerika.

Kelompok ini memanfaatkan kabel serat optik bawah laut yang menghubungkan Asia, Timur Tengah dan Eropa (SEA-ME-WE). SEA-ME-WE-3 merupakan kabel serat optik telekomunikasi bawah laut yang selesai pada tahun 2000 dengan panjang 39.000 km.

Media Australia itu juga menyebutkan, bahwa berdasarkan data dari intelijen Australia didapat informasi bahwa Singapura bekerja sama dalam mengakses dan berbagi komunikasi yang dibawa oleh kabel SEA-ME-WE-3 kabel. Badan nasional Australia juga mengakses lalu lintas kabel SEA-ME-WE-3 yang terhubung ke Perth.

Dengan kabel yang melintasi Asia Tenggara, Timur Tengah dan Eropa Barat, maka hampir semua negara yang dilintasi dalam posisi rawan disadap. Singapura, Australia, Inggris dan Amerika diyakini berbagi informasi penting hasil penyadapan, yang disebut-sebut sudah berjalan selama 15 tahunan.

Program penyadapan yang diketahui berkode sandi TEMPORA ini menyadap berbagai informasi dari data email, pesan instan (instan messaging), telepon password, dll. Semuanya dilakukan dari lalu lintas data melalui kabel serat optik bawah laut.

TEMPORA sendiri merupakan program intersepsi yang dimotori Inggris melalui Government Communications Headquarters (GCHQ).

Selain menyadap dari bawah laut, Australia juga dikabarkan melakukan penyadapan dari luar angkasa. Menurut harian The Australian, bahwa pemerintah Australia menyadap satelit Palapa milik Indonesia.

Kali ini Australian Signals Directorate (ASD) yang disebut-sebut sebagai pihak yang melakukan penyadapan lewat satelit Palapa tersebut. ASD adalah salah satu direktorat di Kementerian Pertahanan Australia yang bertanggung jawab atas signals intelligence (SIGNIT).

Informasi mengenai penyadapan satelit ini diungkap Des Ball, professor dari Australian National University’s Strategic and Defence Studies Centre. Dalam artikel yang ditulisnya, ia mengatakan satelit Palapa sebagai sasaran kunci penyadapan yang dilakukan Australia.

Sebelumnya harian Australia, Sidney Morning Herald pada 29 Oktober 2013 lalu juga pernah mengungkap bahwa adanya penyadapan yang dilakukan pemerintah AS terhadap pemerintah Indonesia. Bahkan media ini menyebutkan bahwa tidak hanya Indonesia, tapi semua negara di Asia Tenggara juga disadap oleh AS.[HBS]

Sumber: Sidney Morning Herald, IndoICT

Ini Alasan Kenapa BlackBerry Semakin Ditinggalkan

0
Ilustrasi (ist/ telset)
Ilustrasi (ist/ telset)

Jakarta – Di masa jayanya, BlackBerry memiliki banyak pengguna fanatik. Namun kini kefanatikan itu telah luntur, karena mereka mulai berpaling ke platform lain. Alasan apa yang menyebabkan para pengguna fanatik BlackBerry itu pindah ke lain hati?

Jumlah pengguna BlackBerry semakin berkurang hampir di seluruh dunia. Bahkan Amerika Serikat yang menjadi pasar smartphone terbesar, pengguna BlackBerry terus berkurang drastis dibanding beberapa tahun lalu.

BlackBerry seakan tak berdaya menghadapi dasyatnya gempuran iPhone dan ponsel-ponsel Android yang membanjiri pasar smartphone global. Kalah pamor membuat perusahaan asal Kanada itu semakin terpuruk dalam beberapa tahun terakhir.

Alhasil, para pengguna BlackBerry yang dulunya fanatik akhirnya memutuskan untuk berpindah ke Android atau ke iPhone. Menariknya, situs N4BB membuat sebuah artikel yang menunjukan alasan mengapa pengguna BlackBerry akhirnya hengkang.

Adalah Chris Esparza dari situs N4BB yang mengungkapkan obrolan dengan sahabatnya yang dulu dikenalnya sebagai pengguna fanatik BlackBerry. Menurutnya, dia terkejut saat melihat sahabatnya itu memutuskan beralih ke perangkat Android Galaxy Note 3.

Saat Chris menyakan alasan yang menyebabkan ia meninggalkan BlackBerry, sang sahabat justru balik bertanya kepadanya:

“Jika kamu punya teman wanita yang selalu “lelet” dalam berbagai hal, apa yang akan kamu lakukan? Kamu sangat menyukai wanita itu, tetapi dia selalu terlambat, pasti itu menyebalkan, bukan? Dia tidak hanya telat 10 atau 15 menit, tetapi bisa 1-2 jam dan bahkan kadangkala lebih telat lagi. Apa yang akan kamu lakukan?” tanyanya kepada Chris.

Dari ilustrasi yang diberikannya, jelas yang dimaksud dengan si wanita tentu saja adalah BlackBerry. Dengan menghadapi masalah seperti itu, membelikan kado sebuah arloji tentu bukan solusi yang tepat.

Sang sahabat melanjutkan bahwa seperti itulah kondisi BlackBerry saat ini. Setelah menggunakan BlackBerry selama 8 tahun, dirinya mengakui bukan lagi orang yang dulu. Ia membutuhkan banyak aplikasi untuk mendukung aktivitasnya. Inilah yang tidak didapatnya dari BlackBerry.

Dia harus hadir di gereja setiap pagi jam 6 untuk mengurusi banyak komunitas, melakukan pembayaran via mobile dengan aplikasi Square, membutuhkan Instagram untuk sharing foto, sementara Instagram tidak tertarik merilis aplikasi di BlackBerry World. Begitu juga aplikasi lainnya masih enggan hadir di BlackBerry.

“Saya butuh Square. Saya butuh Instagram, Vine dan aplikasi sosial lainnya. Saya butuh aplikasi cuaca, aplikasi perbankan, games, dan sejumlah aplikasi penting lain. Tetapi yang saya butuhkan tidak bisa dijumpai di BlackBerry”

“Saya melompat pagar dan menemukan sesuatu di luar sana. Saya lihat Galaxy Note 3 sangat pas di genggaman saya. Punya banyak fitur keren, kamera hebat dan semua aplikasi yang saya butuhkan,” tuturnya menjelaskan.

Well, apa yang diungkapkan di atas barangkali hanya salah satu alasan kenapa semakin banyak orang meninggalkan BlackBerry dan beralih ke Android atau platform lain. Anda eks pengguna setia BlackBerry tentu punya alasan sendiri kenapa akhirnya meninggalkan BlackBerry. [HBS]

 

Vine Update 19 Bahasa Baru, Salah Satunya Indonesia

0
Vine tambahkan 19 bahasa baru (Mashable/telsetNews)
Vine tambahkan 19 bahasa baru (Mashable/telsetNews)

Jakarta – Setelah diakusisi Twitter, aplikasi berbagi video Vine terus mengembangkan fitur-fitur baru dan juga memberikan update peningkatan kemampuan. Seperti yang diberikan kali ini, tambahan 19 dukungan bahasa baru.

19 tambahan bahasa baru yang kini mendukung layanan video enam detik di iOS adalah, Denmark, Belanda, Finlandia, Perancis, Jerman, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Malaysia, Norwegia, Portugis, Rusia, Spanyol, Swedia, Mandarin Sederhana, Mandarin Tradisional, Thailand, dan Turki untuk Vine iOS dan Android.

Sedangkan Vine untuk Android, ada penambahan dua bahasa baru, yakni bahasa Filipina dan Polandia, demikian seperti dikutip telsetNews dari Mashable, Sabtu (23/11).

Penambahan bahasa ini sesuai dengan rencana Twitter sebagai pemilik baru layanan ini, yang ingin menyaring video yang sedang trending dan populer berdasarkan regional.

Dengan cara ini, maka pengguna di negara tertentu bisa melihat video apa yang sedang trending dan populer di negara mereka, layaknya Trending Topics di Twitter.

Sejak diakuisisi Twitter, perkembangan pesat terus ditunjukan Vine. Selain banyak menghadirkan fitur-fitur baru, jumlah pengguna Vine terus merangkak naik. Hingga bulan Agustus lalu, Vine telah memiliki sekitar 40 juta pengguna.

Pertumbuhan rata-rata pengguna aplikasi ini meningkat dengan signifikan setelah diluncurkannya versi Android, dimana dua bulan sebelumnya hanya memiliki sekitar 13 juta pengguna.[HBS]

Bocoran Foto Tunjukan Frame Metal Galaxy S5?

0
Frame metal Galaxy S5?
Frame metal Galaxy S5?

Jakarta – Tanda-tanda Samsung akan menggunakan material metal untuk smartphone flagship-nya mendatang mulai terkuak. Sebuah foto memperlihatkan frame dari bahan metal yang diperkirakan frame dari Samsung Galaxy S5.

Frame metal yang terlihat dalam foto tersebut berukuran 143,8 x 72,3 mm. Ukuran ini di atas Galaxy S4 yang memiliki dimensi 136,6 x 69,8 mm, namun masih di bawah ukuran Galaxy Note 3 yang berukuran 151,2 x 79,2 mm.

Jika melihat kebiasaan Samsung sebelumnya yang selalu menambah ukuran layar Galaxy S dari seri pertama hingga seri keempat, maka besar kemungkinan frame tersebut akan digunakan Galaxy S5.

Namun harap diketahui, bahwa dengan frame metal tidak berarti eksterior ponsel sudah pasti menggunakan bahan metal juga, karena bisa saja frame metal tersebut nantinya akan ditutupi dengan panel plastik.

Selain material metal ini, seperti yang telsetNews kutip dari GSMArena, Sabtu (23/11), ada beberapa perubahan desain yang ditunjukan frame tersebut. Lubang kamera yang biasanya ada di tengah, pada frame ini posisinya di ujung ponsel.

Begitu juga untuk jack audio 3,5 mm diletakan pada sisi bagian bawah, padahal desain Samsung selama ini meletakan lubang jack audio 3,5 mm di bagian atas.

Memang masih belum jelas frame dalam foto tersebut akan digunakan untuk seri Galaxy yang mana. Dari beberapa selentingan kabar yang beredar, frame ini bisa saja untuk jajaran Galaxy F, yang rumornya merupakan versi material premium yang akan dikeluarkan Samsung.

Namun ada juga yang memprediksi frame tersebut merupakan Galaxy S5 yang kabarnya akan diluncurkan Januari 2014 mendatang. Yang pasti mulai tahun depan Samsung berjanji akan menggunakan bahan metal untuk smartphone flagship mereka. Kita tunggu saja.[HBS]

 

XL dan Rumah Wakaf Indonesia Bangun Jembatan di Garut

0
Peletakan batu pertama di Dusun Cianten Wates,  Cigawir, Garut Jabar.
Peletakan batu pertama di Dusun Cianten Wates, Cigawir, Garut Jabar.

Jakarta – PT XL Axiata (XL) bekerjasama dengan Rumah Wakaf menginisiasi pembangunan sebuah jembatan desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Jembatan yang dibangun di atas Sungai Cianten ini sangat dibutuhkan oleh warga sekitar untuk mendukung aktivitas mereka. Setidaknya ada lima desa yang akan terbantu dengan adanya jembatan permanen ini.

“Alhamdulillah, suatu kebanggaan tersendiri bagi XL bisa berkontribusi secara riil dalam pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Kecamatan Cigawir ini,” kata Vice President XL Central Region, Nuruddin Al Fithroh dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/11).

Dia berharap, jembatan ini nanti akan bisa membatu warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, terutama pembangunan dan perekonomian. “Ibarat layanan seluler, jembatan juga akan menjadi faktor penentu kemajuan suatu kawasan yang sebelumnya terisolir,” tuturnya.

Nurudin menambahkan, jumlah dana untuk membangun jembatan berkonstruksi composite baja beton (rangka baja lantai beton) ini sekitar Rp 182.860.000. Selain menggunakan dana internal perusahaan, XL juga akan mengajak partisipasi masyarakat, melalui program SMS Donasi Wakaf.

Bagi pelanggan XL yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan jembatan ini cukup ketik “WAKAF” dan kirim ke 5.000 untuk berwakaf Rp 5.000 dan ke 2.500 untuk berwakaf Rp 2.500.

Sementara itu, Direktur Rumah Wakaf, Reno Wisnu Sugiarto menambahkan, bahwa sebelumnya jembatan ini dibuat dari bambu yang sudah lapuk dan hanya bisa dilalui pejalan kaki, sedangkan untuk pengendara motor harus memutar cukup jauh.

“Semoga dengan dibangunnya jembatan ini akan memberi manfaat langsung terhadap perekonomian masyarakat Cianten dan Limbangan, Garut,” tukasnya.

Jembatan baru yang sekaligus akan menghubungkan Kecamatan Selawi dan Kecamatan Limbangan ini, berjarak 33 km dari ibu kota Garut,  bakal memiliki panjang 16 meter dan lebar 2,5 meter Pekerjaan pembangunan diperkirakan memakan waktu selama 45 hari ke depan.

Dengan demikian, pada awal tahun 2014 sudah dapat digunakan oleh masyarakat baik pejalan kaki, pengendara motor dan juga mobil dalam ukuran kecil (angkutan pedesaan).

Sungai Cianten di Desa Cigawir ini memisahkan lima desa tertinggal dengan pusat kota kecamatan Limbangan, yaitu Desa Cigawir, Desa Putra Jawa, Desa Ciwangi, Desa Pasir Waru, dan Desa Pasir Astana.

Akibatnya masyarakat desa-desa tersebut terhambat akses ke pusat perekonomian dan fasilitas sosial lainnya, seperti pasar, sekolah, juga rumah sakit, yang semuanya ada di kota kecamatan.

Untuk bisa menuju kota kecamatan terdekat, mereka harus berputar melalui jalan desa (sebagian belum diaspal) dengan jarak lebih jauh dan waktu tempuh yang lebih lama.[HBS]

 

Smartphone Kata i2 Hadir Menyambangi Indonesia

3
kata1
Kata i2

Jakarta – Produsen ponsel berskala global, Kata, kembali memperkenalkan produk terbarunya Kata i2. Ponsel yang dibekali dengan prosesor Quadcore, layar HD seluas 5 inchi full touchscreen dengan capacitive multitouch.

Kata i2, merupakan generasi ketiga dari smartphone yang diproduksi oleh  Kata, setelah i Droid, i1(ai wan) dan sekarang adalah i2. Smartphone yang ditujukan bagi kalangan kelas menengah ke atas ini diklaim memiliki kemampuan mumpuni dengan harga yang terjangkau. Kata i2 dibanderol seharga Rp 2.595.000 untuk pasar Indonesia.

Menurut Moh Fanani, Country Manager Kata Indonesia, Kata i2 ditujukan bagi konsumen yang dinamis dan mobile. “Mereka yang menginginkan perangkat berkualitas dan memiliki kemampuan mumpuni, dengan harga yang tidak terlalu mahal,” jelasnya.

Fanani menuturkan, bahwa konsumen di Indonesia masih sangat sensitif dengan harga. Sementara soal kemampuan, konsumen menginginkan smartphone yang memiliki fitur-fitur yang lengkap. Salah satu syarat smartphone yang diinginkan konsumen adalah ketersediaan memori.

Mengingat begitu banyak aplikasi di Google Play yang tersedia dan menarik untuk dinikmati, Kata i2 memberikan menyediakan memori 16 GB yang bisa di up dengan memori card hingga 32 GB. Dengan begitu, konsumen tidak perlu kuatir kekurangan memori.

Untuk kamera, Kata i2 membenamkan dua buah kamera, yakni kamera  8 mega piksel di belakang  dan kamera 1,2 megapiksel di depan yang juga bisa berfungsi sebagai video.  Secara keseluruhan kamera dilengkapi dengan fitur pendukung kamera, seperti autofocus, GPS Location, Face Detection dan sebagainya.

kata2

Fitur Face Detection akan mendeteksi wajah, sehingga tidak  kehilangan fokus.  Setiap momen menarik bisa langsung diabadikan dengan gambar-gambar yang bagus dan berkualitas. Para pengguna bisa langsung share hasil foto mereka ke media sosial baik facebook, Twitter ataupun Instagram.

Dengan dibekali prosesor Quadcore 1.2 GHz CPU plus  RAM 1 GB, performa kecepatan dalam menggerakan aplikasi-aplikasi yang tersaji di Kata i2 tak perlu diragukan lagi. Konsumen bisa merasakan kecepatan i2 dalam berbagai aktifitas, mulai dari bermain game, berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain.

Untuk koneksi internet, dibenamkan koneksi WiFi 802.1.1 b/g/n. Kata i2 juga bisa berfungsi sebagai hot spot area yang memancarkan sinyal WiFi. Sedangkan untuk Simcard, tersedia dual SIM GSM-GSM, dengan SIM 1 3G/WCDMA  dan SIM 2 GSM dengan kecepatan 3G WCDMA  mampu mencapai 21 Mbps.

Soal kemampuan baterai yang sering menjadi masalah bagi smartphone berlayar lebar, diatasi dengan baterai berkekuatan 2200 mAH. Baterai tersebut mampu bertahan selama standby time 700 jam dan talktime hingga 7 jam. [MAN/HBS]

 

Malware, Spam & Phishing Paling Banyak Tebar Ancam

0
Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta –  Serangan-serangan yang menggunakan berbagai program berbahaya (malware), serangan phishing, dan spam tetap menjadi tiga serangan cyber yang paling sering dihadapi perusahaan.

Di saat yang sama, volume serangan berbahaya dan spam pada tahun ini meningkat cukup pesat dibanding tahun sebelumnya. Hal ini terungkap dari temuan yang dipublikasikan dalam survei Global Corporate IT Security Risks 2013 yang dilakukan oleh B2B International dan Kaspersky Lab.

Sekitar 66% responden menyatakan bahwa perusahaan mereka menjadi target serangan yang melibatkan virus, worm, spyware, dan berbagai macam program berbahaya lainnya. Tahun lalu, jumlah responden yang melaporkan serangan mencapai 58%.

Volume serangan spam juga meningkat dan dilaporkan oleh 61% responden, sementara tahun lalu jumlah laporan mencapai 55% atau naik 6%. Sebanyak 36% perusahaan menjadi sasaran serangan phishing, naik 1% dibanding tahun sebelumnya.

Meski mengalami kenaikan dengan jumlah kecil, phishing tetap berada di tiga teratas serangan paling dominan yang menyasar perusahaan.

Perusahaan-perusahaan yang berada di Amerika Selatan menjadi target yang paling sering diincar serangan berbahaya, dimana 72% responden dari wilayah ini menyatakan virus dan spyware adalah ancaman eksternal paling utama yang dihadapi.

Perusahaan-perusahaan Rusia juga menjadi yang paling banyak menjadi target serangan dengan 71% responden. Amerika Utara menjadi wilayah dengan serangan tertinggi ketiga dengan 70%, dan perusahaan asal Jepang berada sedikit di bawah dengan 47% responden.

Sementara itu, serangan spam paling sering diterima oleh perusahaan-perusahaan Amerika Utara dan Rusia dengan jumlah responden masing-masing mencapai 69% dan 67%. Sementara perusahaan di Timur Tengah dan Jepang yang mengalami serangan spam masing-masing berjumlah 55% dan 42%.

Global Corporate IT Security Risks juga menyebutkan perusahaan-perusahaan yang berada di Amerika Utara paling sering menjadi korban serangan phishing dibanding wilayah lain, yakni sebanyak dengan 51%.

Diposisi berikutnya perusahaan di wilayah Asia Pasifik dengan 46%. Sementara jumlah responden terendah untuk serangan phishing berada di Rusia, Jepang, dan Amerika Selatan dengan rata-rata mencapai 26%.

Serangan malware menjadi sumber utama dibalik terjadinya kebocoran data rahasia, dimana 22% perusahaan melaporkan mereka mengalami kebocoran data setelah mendapat serangan malware.

Seringkali, serangan malware menyasar perusahaan-perusahaan berskala kecil dan menengah (23%), sementara jumlah perusahaan besar yang menjadi target serangan malware hanya 17%.

Kebocoran data biasanya tidak disebabkan oleh serangan phishing. Hanya 5% perusahaan yang melaporkan kebocoran data setelah mengalami serangan phishing.

Namun, jumlah perusahaan besar yang kehilangan data karena serangan phishing sedikit lebih tinggi dibanding perusahaan kecil dan menengah dengan persentase masing-masing berjumlah 6% dan 5%.[HBS]

 

Windows Phone Semakin Kaya Aplikasi

0
Ilustrasi
Ilustrasi Windows Phone Store

Jakarta – Windows Phone memperlihatkan pertumbuhannya yang kian pesat. Toko aplikasinya, Windows Phone Store juga menujukkan perkembangan yang baik. Hal ini dapat dilihat dari beberapa aplikasi populer yang mulai berdatangan seperti Vine yang dirilis minggu lalu dan Instagram serta Waze yang dirilis hari ini.

Todd Brix, General Manager di Windows Apps and Stores mengatakan saat ini aplikasi di Windows sedang dalam “critical mass”, seperti yang terungkap lewat PhoneArena, Kamis (21/11).

Serbuan aplikasi mulai dikerahkan untuk menciptakan ekosistem yang solid. Buktinya, 25 aplikasi teratas di iOS dan Android bisa ditemui di Windows Phone. Diasumsikan 15 persen dari aplikasi yang terhidang merupakan aplikasi Google.

Birx juga memaparkan kualitas aplikasi yang tersedia di Windows Phone Store memiliki reputasi yang baik dibandingkan dengan aplikasi yang sama di iOS. Yang menarik, rata-rata rating seluruh aplikasi di Windows Phone berkisar antara 3,6 sampai 3,8 nilai maksimal, yakni 5.

Terungkap pula bahwa ada 10 juta aplikasi yang didownload setiap hari. Dan dalam satu tahun, ada 65 aplikasi yang dipasang di setiap smartphone atau menggambarkan kenaikan dari 42 aplikasi dibandingkan tahun lalu.

Dari sini, Windows Phone terlihat meningkat dan memungkinkan platform ini menduduki posisi ketiga yang bersanding dengan Android serta iOS.[LKH/HBS]

Google: Kami Jualan Google Glass, Microsoft Cuma Bisa Jualan Kaos

0
Microsoft bikin kaos kampanye anti Google
Microsoft bikin kaos kampanye anti Google

Jakarta – Microsoft dan Google merupakan dua seteru abadi yang terus bersaing secara ketat. Perseteruan antara keduanya semakin meruncing setelah Microsoft gencar melakukan kampanye anti Google.

Salah satu cara yang ditempuh Microsoft adalah lewat kampanye yang mereka namakan ‘Scroogled’. Melalui kampanye tersebut, Microsoft menjual berbagai macam merchandise yang bisa dipakai (weareable) seperti mug, kaos, jaket, dan juga topi.

Pada produk-produk merchandise itu, Microsoft menuliskan kalimat-kalimat yang menyindir Google. Salah satu kalimat sindiran Microsoft yang cukup populer adalah, Keep calm while we steal your data.

Kalimat yang merupakan plesetan dari kalimat motivasi populer yang biasa didengungkan pemerintah Inggris yang sebenarnya berbunyi, Keep calm and carry on itu ditulis pada sebuah mug dengan logo Google Chrome.

Jika membaca kalimat itu, kita akan mengetahui maksud Microsoft adalah ingin menyindir layanan Google yang selama ini dituding telah mencuri data pengguna secara diam-diam.

Menanggapi sindiran tersebut, Google kemudian melontarkan sindiran yang tak kalah pedasnya. Melalui juru bicaranya, Google menyoroti “usaha baru” Microsoft yang menjual merchandise.

“Usaha terbaru (jualan merchandise) Microsoft itu tidaklah mengejutkan, karena kompetisi di ranah wearable benar-benar memanas,” yang dikutip Los Angeles Times, Jumat (22/11),

Google mengatakan, bahwa Microsoft sebagai perusahaan raksasa pembuat software hanya mampu membuat “perangkat wearable” berupa kaos dan mug. Sementara Google sudah menjual wearable futuristik, yakni kaca mata pintar, Google Glass.

Raksasa Internet ini pun mengatakan bahwa “perangkat wearable” Microsoft tidak lebih dari beberapa potong kaos saja.[HBS]