Beranda blog Halaman 172

Oppo Siapkan Ponsel Lipat Flip Terbaru untuk 2026

0

Telset.id – Oppo dikabarkan sedang mempersiapkan ponsel lipat bergaya flip terbaru yang rencananya akan dirilis pada 2026. Informasi ini dibocorkan oleh sumber teknologi terpercaya, Smart Pikachu, melalui platform Weibo.

Menurut laporan Gizmochina, ponsel lipat flip terbaru Oppo ini akan memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan pendahulunya. Meski belum ada detail spesifikasi yang terungkap, kabar ini menambah ekspektasi penggemar teknologi, terutama setelah kesuksesan Oppo Find N3 Flip pada 2023.

Selain ponsel flip, Smart Pikachu juga mengungkap bahwa Oppo sedang mengembangkan suksesor Find N5, yaitu Oppo Find N6. Ponsel ini diklaim akan menjadi perangkat lipat pertama di dunia yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite 2 dan konstruksi berbahan titanium untuk ketahanan lebih baik.

Oppo Find N6: Desain Lebih Ringan dan Kokoh

Oppo Find N6 diprediksi akan menjadi penerus Find N5 yang sebelumnya sukses di pasaran, termasuk di Indonesia. Menurut bocoran, ponsel ini akan didesain lebih ramping dan ringan, dengan penggunaan material titanium yang signifikan.

Rilis Oppo Find N6 diperkirakan terjadi pada kuartal pertama 2026, mendahului peluncuran Find X9 Ultra yang diprediksi tiba di pasar China pada Maret 2026. Jika informasi ini akurat, Oppo akan semakin memperkuat posisinya di pasar ponsel lipat premium.

Pasar ponsel lipat semakin kompetitif, dengan banyak merek seperti Xiaomi dan Oppo yang terus berinovasi. Oppo sendiri sebelumnya telah mematenkan beberapa desain ponsel lipat, menunjukkan komitmennya di segmen ini.

Sementara itu, pesaing seperti Vivo juga tak ketinggalan dengan Vivo X Fold 5 yang diklaim sebagai ponsel lipat teringan di dunia. Persaingan ketat ini membuat Oppo harus terus menghadirkan inovasi untuk mempertahankan posisinya.

Dengan rencana peluncuran ponsel flip dan Find N6 di 2026, Oppo tampaknya siap memperluas jangkauan produk lipatnya. Namun, detail lebih lanjut seperti harga dan spesifikasi teknis masih perlu ditunggu dari pengumuman resmi perusahaan.

APJII Sarankan 3 Langkah Perluas Akses Internet di Wilayah 3T

0

Telset.id – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengajukan tiga rekomendasi strategis untuk mendukung perluasan akses internet di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Langkah ini dinilai krusial guna mempercepat pemerataan konektivitas digital di Tanah Air.

Sekretaris Umum APJII Zulfadly Syam menjelaskan, pemerintah perlu memberikan insentif bagi penyedia layanan internet (ISP) yang beroperasi di daerah 3T. “ISP yang membangun infrastruktur di wilayah tersebut sebaiknya mendapat dukungan finansial dari pemerintah,” ujarnya dalam diskusi Survei Profil Internet 2025 di Jakarta, Rabu (10/7/2025).

3 Rekomendasi Utama APJII

APJII merinci tiga opsi kebijakan yang dapat ditempuh:

  1. Insentif finansial: Bantuan modal atau subsidi untuk menutupi biaya operasional di wilayah berpendapatan rendah.
  2. Relaksasi pajak: Keringanan pajak bagi ISP yang berinvestasi di daerah 3T sebagai bentuk apresiasi.
  3. Proteksi pasar: Perlindungan regulasi selama periode tertentu dari kompetitor langsung maupun ISP ilegal.

“Dua tahun pertama operasi sebaiknya dilindungi dari persaingan agar ISP bisa mematangkan bisnis model mereka,” tegas Zulfadly.

Pertumbuhan Fixed Broadband Menggembirakan

Data terbaru APJII mencatat pertumbuhan signifikan penetrasi fixed broadband:

  • 2024: 27,40%
  • 2025: 38,70% (naik 11,30%)

Distribusi kecepatan internet menunjukkan mayoritas pengguna mengakses:

  • 10-20 Mbps: 33,43%
  • 20-30 Mbps: 21,06%
  • <10 Mbps: 18,71%

Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid menegaskan, konektivitas di wilayah 3T merupakan bentuk keadilan sosial. “Transformasi digital membutuhkan infrastruktur merata hingga pelosok negeri,” ujarnya menanggapi visi Presiden Prabowo Subianto tentang digitalisasi layanan publik.

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong investasi telekomunikasi sekaligus memenuhi target pemerataan internet nasional. APJII akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan untuk merealisasikan rekomendasi tersebut.

Investasi Sektor TIK Jadi Kunci Transformasi Digital Indonesia

0

Telset.id – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria menegaskan bahwa peningkatan investasi di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan fondasi strategis untuk mempercepat transformasi digital dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pernyataan ini disampaikan saat pembukaan Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Nezar menjelaskan, sektor TIK kini memainkan peran krusial dalam membuka peluang baru di berbagai bidang strategis, seperti kesehatan, pendidikan, logistik, energi, hingga pemerintahan. “Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan mesin penggerak utama pembangunan ekonomi,” tegasnya.

Dampak Investasi TIK pada Perekonomian

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Nezar menyatakan bahwa akselerasi pemanfaatan teknologi digital, terutama melalui peningkatan investasi TIK di sektor prioritas, menjadi strategi utama mencapai target tersebut. “Studi menunjukkan bahwa peningkatan belanja TIK dapat berkontribusi hingga 1 persen poin terhadap PDB,” ujarnya.

Selain dampak makroekonomi, Nezar juga menyoroti potensi kecerdasan artifisial (AI) dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Optimalisasi AI secara strategis disebut mampu meningkatkan produktivitas hingga 3,5 persen per tahun. “TIK memberikan nilai tambah nyata bagi industri dan produktivitas,” tambahnya.

Infrastruktur Digital yang Inklusif

Kementerian Kominfo fokus pada pembangunan infrastruktur dasar yang merata dan pengembangan teknologi generasi mendatang untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat dan inklusif. Program seperti 10.000 Desa Digital, perluasan jaringan Palapa Ring, dan pembangunan BTS 4G di daerah 3T (terdepan, tertinggal, terluar) terus dilanjutkan.

Selain itu, pembangunan Pusat Data Nasional dan penguatan ekosistem 5G juga menjadi prioritas. “Transformasi digital harus dibangun di atas fondasi yang kuat dan inklusif,” jelas Nezar. Strategi ini dirancang untuk mengejar ketertinggalan teknologi global sekaligus memastikan akses merata di seluruh Indonesia.

Sebagai bagian dari visi jangka panjang, Kementerian Kominfo telah meluncurkan Visi Indonesia Digital 2045. Inisiatif ini bertujuan membentuk ekosistem digital nasional yang tangguh dan adaptif, dengan tiga pilar utama: tata kelola digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital. “Visi ini mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045,” ujar Nezar.

Investasi di sektor TIK tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi juga membuka peluang baru bagi industri lokal. Seperti yang terjadi pada BOE yang menyuntik dana investasi ke Honor, kolaborasi strategis semacam ini dapat memperkuat ekosistem teknologi dalam negeri.

Sementara itu, tantangan regulasi juga perlu diperhatikan, seperti kasus SEC yang menghentikan perdagangan produk investasi kripto, menunjukkan pentingnya kerangka hukum yang jelas di era digital.

APJII: Harga Internet di Indonesia Sudah Terjangkau untuk Semua Kalangan

0

Telset.id – Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif menyatakan bahwa harga layanan internet di Indonesia saat ini sudah sangat terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Hal ini didukung oleh ketersediaan berbagai paket internet yang memudahkan akses bagi semua kalangan.

Arif menegaskan bahwa harga broadband di Indonesia termasuk salah satu yang terendah di dunia. “Kalau dibilang harga internet di Indonesia terjangkau atau tidak? Menurut saya sudah cukup terjangkau, apalagi di sisi broadband. Harganya hampir terendah, mau murah segimana lagi?” ujarnya di Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2025).

Menurut survei Profil Internet Indonesia 2025 yang dirilis APJII, penetrasi internet tertinggi berada pada kelompok berpenghasilan di atas Rp6 juta per bulan (91,47%). Namun, kontribusi terbesar justru berasal dari masyarakat berpendapatan menengah ke bawah, seperti kelompok Rp1 juta–Rp1,5 juta (20,97%) dan di bawah Rp1 juta (17,80%).

Data Penetrasi Internet Berdasarkan Pendapatan

Berikut rincian penetrasi internet berdasarkan tingkat pendapatan menurut survei APJII:

  • Di atas Rp6 juta: 91,47%
  • Rp3,5 juta–Rp6 juta: 89,87%
  • Rp2,5 juta–Rp3,5 juta: 87,63%
  • Rp2 juta–Rp2,5 juta: 84,38%
  • Rp1,5 juta–Rp2 juta: 81,42%
  • Rp1 juta–Rp1,5 juta: 78,06%
  • Di bawah Rp1 juta: 70,73%

Meski penetrasi internet di kalangan berpenghasilan rendah masih di bawah 80%, Arif optimistis akses akan terus meningkat seiring dengan perluasan jaringan dan inovasi layanan seperti XL SATU Lite yang menawarkan solusi internet rumah terjangkau.

Survei ini melibatkan 8.700 responden dari seluruh provinsi di Indonesia berusia minimal 13 tahun, dilakukan pada 10 April hingga 16 Juni 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa internet semakin menjadi kebutuhan dasar, didukung oleh harga yang semakin kompetitif seperti paket khusus TikTok untuk kreator dan UMKM.

Penetrasi Internet Indonesia Capai 80,66% di 2025

0

Telset.id – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melaporkan tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 80,66% pada 2025. Angka ini meningkat 1,16% dari tahun sebelumnya yang sebesar 79,50%. Dengan total populasi 284,4 juta jiwa, sekitar 229,4 juta penduduk kini telah terhubung ke internet.

Ketua APJII Muhammad Arif menyampaikan, pertumbuhan ini menunjukkan perluasan akses digital yang konsisten. “Kita sudah menjangkau sekitar 229 juta penduduk di seluruh Indonesia,” ujarnya dalam peluncuran survei Profil Internet Indonesia 2025 di Jakarta, Rabu (16/6/2025).

Pulau Jawa Dominasi Kontribusi

Data APJII mengungkap disparitas penetrasi antarwilayah:

  • Jawa: 84,69% (kontribusi 58,14% secara nasional)
  • Kalimantan: 78,72% (6,05%)
  • Sumatera: 77,12% (20,51%)
  • Bali-Nusa Tenggara: 76,86% (5,13%)
  • Sulawesi: 71,64% (6,46%)
  • Maluku-Papua: 69,26% (3,71%)

Arif menegaskan, dominasi Jawa dipengaruhi faktor demografi. “Masyarakat kita masih paling banyak terkonsentrasi di Jawa,” jelasnya. Sementara itu, daerah perkotaan memiliki penetrasi 85,53% versus pedesaan 76,96%.

Generasi Muda Paling Aktif

Berdasarkan kelompok usia:

  • Millenial (28-43 tahun): 89,12%
  • Gen Z (12-27 tahun): 87,80%
  • Gen Alpha (<12 tahun): 79,73%
  • Baby Boomers (60-78 tahun): 59,40%

Faktor utama penggunaan internet didominasi oleh:

  • Media sosial (24,80%)
  • Akses berita (15,04%)
  • Transaksi daring (14,95%)
  • Konten hiburan (14,68%)

Survei ini melibatkan 8.700 responden berusia minimal 13 tahun selama April-Juni 2025. Peningkatan infrastruktur seperti ekspansi jaringan 5G turut mendorong pertumbuhan, meski kenaikan tahun ini relatif kecil.

Platform Digital Wajib Sediakan Fitur Kontrol Orang Tua

0

Telset.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mewajibkan seluruh penyelenggara sistem elektronik (PSE) atau platform digital di Indonesia untuk menyediakan fitur kontrol orang tua. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP Tunas.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kominfo, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa fitur keamanan seperti klasifikasi usia dan parental control bukan sekadar tambahan, melainkan instrumen utama perlindungan anak di ruang digital. “Fitur ini harus mudah dipahami dan digunakan agar orang tua dapat memantau aktivitas anak,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (14/8/2025).

PP Tunas mengatur bahwa PSE wajib menyediakan fitur kontrol orang tua yang memungkinkan pengawasan dan pembatasan akses konten sesuai usia anak. Selain itu, platform digital dilarang melacak lokasi atau melakukan profiling data anak untuk tujuan komersial.

Ancaman Konten Negatif di Ruang Digital

Data UNICEF menunjukkan bahwa 89% anak Indonesia mengakses internet rata-rata 5,4 jam per hari, dengan hampir separuhnya terpapar konten seksual. Kominfo juga mencatat, sejak akhir 2024 hingga pertengahan 2025, lebih dari 1,7 juta konten perjudian online dan 500 ribu konten pornografi telah ditangani.

Fifi menambahkan, pemerintah tidak hanya mengandalkan regulasi, tetapi juga menggelar edukasi literasi digital bagi masyarakat dan profesional. Kominfo juga berkolaborasi dengan PSE untuk meningkatkan keamanan pengguna dari ancaman siber.

Sejumlah platform seperti Google Photos dan Google Maps telah mengembangkan fitur serupa untuk meningkatkan keamanan pengguna, termasuk anak-anak. Sementara itu, OnePlus 13 juga menghadirkan pembaruan sistem operasi dengan fitur keamanan tambahan.

Dengan diberlakukannya PP Tunas, pemerintah berharap ruang digital Indonesia menjadi lebih aman bagi anak-anak, sekaligus memberikan ketenangan bagi orang tua dalam mengawasi aktivitas online buah hati mereka.

Nubia Air Bocor, Desainnya Mirip iPhone 17 Air yang Belum Dirilis

0

Telset.id – Nubia dikabarkan sedang mempersiapkan ponsel terbaru bernama Nubia Air dengan desain yang menyerupai iPhone 17 Air milik Apple. Padahal, iPhone 17 Air sendiri baru akan dirilis September mendatang.

Bocoran ini pertama kali diungkap oleh pembocor teknologi ternama, Evan Blass. Menurutnya, Nubia Air memiliki panel belakang ramping dan minimalis dengan modul kamera berbentuk pil. Sensor kamera utama terletak di sebelah kiri, disertai lampu kilat LED di bagian kanan. Di bawahnya, terdapat area untuk chip NFC.

Desain Nubia Air yang mirip iPhone 17 Air

Tata letak ini dianggap meniru desain iPhone 17 Air, meski ponsel Apple tersebut belum resmi diluncurkan. Namun, tampilan depan Nubia Air berbeda karena menggunakan punch hole di tengah layar dan sensor sidik jari di bawah layar, bukan Dynamic Island seperti iPhone.

Menariknya, desain ini sebenarnya bukan hal baru bagi Nubia. Perusahaan induknya, ZTE, pernah merilis ZTE Grand S Flex satu dekade lalu dengan desain belakang yang sangat mirip. Penempatan kamera utama, bentuk modul, hingga bagian bawah panel belakangnya menunjukkan kemiripan dengan Nubia Air.

Spesifikasi dan harga Nubia Air belum diumumkan secara resmi. Namun, jika mengikuti strategi Nubia dan ZTE sebelumnya, ponsel ini kemungkinan besar akan menyasar pasar entry level dengan harga terjangkau. Berbeda dengan iPhone 17 Air yang diprediksi memiliki harga premium.

Nubia sendiri dikenal sebagai sub-brand ZTE yang kerap menghadirkan ponsel dengan fitur menarik di kelas menengah. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan Nubia V70 Max dengan baterai besar dan Nubia NeoAir yang mendukung kamera VR 360°.

Dengan kemunculan Nubia Air, persaingan di segmen ponsel tipis semakin ketat. Apakah Nubia berhasil mencuri perhatian sebelum iPhone 17 Air resmi diluncurkan? Jawabannya akan terungkap dalam waktu dekat.

Microsoft Akan Hentikan Dukungan Windows 11 SE pada 2026

0

Telset.id – Microsoft mengumumkan penghentian dukungan untuk Windows 11 SE, sistem operasi ringan yang ditujukan untuk sektor pendidikan. Pembaruan perangkat lunak, bantuan teknis, dan perbaikan keamanan akan berakhir pada Oktober 2026, seperti tertera dalam dokumen dukungan terbaru yang ditemukan NeoWin.

Windows 11 SE pertama kali diluncurkan pada 2021 sebagai alternatif ChromeOS dari Google. Sistem operasi ini dirancang khusus untuk perangkat berbiaya rendah, termasuk Surface Laptop SE, yang ditujukan untuk pelajar dan sekolah. Namun, dalam waktu singkat, Microsoft tampaknya gagal menyaingi dominasi Chromebook di pasar pendidikan.

Gagal Bersaing dengan ChromeOS

Strategi Microsoft menghadirkan Windows 11 SE sebagai pesaing ChromeOS tidak membuahkan hasil. Meskipun sempat tersedia di beberapa perangkat murah, sistem operasi ini tidak berhasil meraih pangsa pasar yang signifikan. Dominasi Chromebook di sekolah-sekolah global tetap tak tergoyahkan.

Ini bukan pertama kalinya Microsoft mencoba menghadirkan sistem operasi efisien. Sebelumnya, mereka meluncurkan Windows 10 S (yang kini menjadi “S Mode” di Windows 11) dan mengembangkan Windows 10X untuk perangkat layar ganda, meski proyek tersebut akhirnya dibatalkan.

Dampak bagi Pengguna

Perangkat yang masih menjalankan Windows 11 SE tetap dapat beroperasi setelah Oktober 2026, tetapi tanpa pembaruan keamanan. Microsoft menyarankan pengguna untuk beralih ke edisi Windows 11 lainnya demi perlindungan yang lebih baik.

Meskipun proyek ini dihentikan, Microsoft terus berinovasi dengan fitur-fitur baru di Windows 11, seperti integrasi iCloud Photos dan peningkatan manajemen penyimpanan untuk pengguna.

Keputusan ini menandai akhir dari upaya Microsoft menembus pasar pendidikan dengan sistem operasi khusus. Sementara itu, Chromebook dan ChromeOS tetap menjadi pilihan utama di banyak sekolah di seluruh dunia.

Galaxy Watch8 Resmi Dijual, Smartwatch Andal untuk Gaya Hidup Aktif

0

Telset.id – Jika Anda mencari smartwatch yang tak sekadar stylish tapi juga mampu menjadi partner kesehatan sehari-hari, Galaxy Watch8 Series jawabannya. Resmi diluncurkan di Indonesia pada 31 Juli 2025, smartwatch terbaru Samsung ini menawarkan desain ultra-tipis, fitur kesehatan revolusioner, dan integrasi AI canggih untuk mendukung gaya hidup aktif penggunanya.

Galaxy Watch8 Series hadir dalam dua varian: Galaxy Watch8 dan Galaxy Watch8 Classic. Keduanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna modern yang menginginkan perangkat wearable dengan performa andal dan fitur kesehatan komprehensif. Selama periode peluncuran 1-14 Agustus 2025, Samsung menawarkan promo menarik seperti cicilan ringan hingga 12 bulan dan benefit tambahan senilai Rp2.900.000.

Inovasi Kesehatan yang Lebih Personal

Menurut Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Galaxy Watch8 Series hadir dengan sejumlah fitur kesehatan terbaru seperti Running Coach, Bedtime Guidance, Vascular Load, dan Antioxidant Index. Fitur-fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mencapai keseimbangan hidup yang lebih baik.

“Galaxy Watch8 Series tidak hanya memantau aktivitas fisik, tetapi juga memberikan rekomendasi personal berbasis AI. Mulai dari analisis pola tidur hingga saran latihan lari, semua bisa diakses langsung dari pergelangan tangan Anda,” jelas Annisa.

Desain Nyaman, Performa Tangguh

Galaxy Watch8 Series mengusung desain ultra slim dengan ketebalan 11% lebih tipis dibanding generasi sebelumnya. Sistem Dynamic Lug membuatnya nyaman dipakai sepanjang hari. Tak hanya itu, integrasi dengan Galaxy AI dan Gemini memungkinkan smartwatch ini memberikan rekomendasi cerdas tanpa harus membuka smartphone.

“Anda bisa mendapatkan saran waktu lari terbaik atau rekomendasi tidur langsung dari pergelangan tangan. Ini membuat keseharian lebih efisien,” tambah Annisa.

Harga dan Promo Menarik

Galaxy Watch8 dibanderol mulai Rp5.499.000 (40mm) dan Rp5.999.000 (44mm), sementara Galaxy Watch8 Classic hadir dalam ukuran 46mm dengan harga Rp6.999.000. Selama periode promo, konsumen bisa menikmati cicilan mulai Rp458.250/bulan untuk Galaxy Watch8 dan Rp583.250/bulan untuk varian Classic.

Tak hanya itu, Samsung juga menawarkan trade-in cashback hingga Rp1.300.000, diskon 20% untuk aksesori tambahan, dan potongan 30% untuk pembelian Galaxy Watch Strap. Penawaran ini hanya berlaku hingga 14 Agustus 2025.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi Samsung atau baca ulasan lengkap tentang integrasi Galaxy AI di perangkat Samsung terbaru.

realme Tembus 300 Juta Pengguna Global, Bukti Kesuksesan di Pasar Indonesia

0

Telset.id – Dalam waktu singkat, realme telah membuktikan diri sebagai salah satu brand smartphone dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Menjelang ulang tahunnya yang ke-7, realme mengumumkan pencapaian luar biasa: lebih dari 300 juta pengguna global. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata bagaimana brand ini konsisten menemani anak muda dengan inovasi yang relevan dan terjangkau.

Berdasarkan data dari Counterpoint, realme mencapai 100 juta pengguna pada 2021 dan menembus 200 juta pada 2023. Kini, hanya dalam dua tahun berikutnya, mereka berhasil menambahkan 100 juta pengguna lagi. Apa rahasia di balik kesuksesan ini? Jawabannya terletak pada strategi yang fokus pada generasi muda dan komitmen untuk menghadirkan teknologi terdepan dengan harga yang bersahabat.

Strategi realme: Fokus pada Generasi Muda

Sejak diluncurkan pada 2018, realme menempatkan anak muda sebagai inti dari setiap produk dan kampanyenya. Mereka tidak hanya menjual smartphone, tetapi juga gaya hidup. Mulai dari fitur gaming, fotografi, hingga aktivitas outdoor, realme memahami betul kebutuhan pengguna muda yang dinamis dan selalu ingin tampil beda.

Beragam lini produk realme dirancang untuk memenuhi kebutuhan ini:

  • realme GT Series – Performa flagship yang all-rounder.
  • realme Number Series – Pilihan mid-range serbaguna.
  • realme C Series – Ramah di kantong namun tetap kaya fitur.

Kolaborasi dan Komunitas: Kunci Kedekatan dengan Fans

realme tidak hanya berhenti di produk. Mereka aktif membangun komunitas global dengan lebih dari 15 juta penggemar. Salah satu wujud nyatanya adalah 828 Global Fan Festival, yang digelar setiap tahun untuk merayakan hari jadi realme bersama fans. Tahun lalu, acara ini bahkan memperkenalkan teknologi pengisian daya 320W yang mampu mengisi baterai penuh hanya dalam 4 menit!

Tak hanya itu, realme juga dikenal gemar berkolaborasi dengan IP ternama seperti Dragon Ball, Naruto, dan FreeFire. Ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan upaya untuk tetap relevan dengan tren yang digandrungi anak muda.

Pencapaian di Indonesia: 30 Juta Pengguna dan Counting

Di Indonesia, realme telah meraih lebih dari 30 juta pengguna. Angka ini menunjukkan betapa kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap brand ini. Lebih dari 40% pengguna Indonesia bahkan mengaitkan realme dengan pengalaman gaming yang memuaskan—sebuah pencapaian yang membanggakan.

Ke depan, realme berencana memperkuat posisinya dengan fokus pada fotografi berbasis AI dan inovasi baterai. Seperti yang terlihat pada realme dengan baterai 6.000 mAh, mereka terus berupaya menghadirkan teknologi terbaik tanpa mengorbankan desain.

“Kami tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga pengalaman pengguna yang lebih intuitif dan bermakna,” ujar Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia. Dengan semangat “Make it real”, realme siap melanjutkan perjalanannya sebagai brand yang tidak hanya canggih, tetapi juga dekat dengan hati penggunanya.

Cara Mudah Temukan File Besar di Windows 10 untuk Hemat Ruang Penyimpanan

0

Telset.id – Ruang penyimpanan penuh adalah masalah klasik pengguna Windows 10. Tapi tahukah Anda, solusinya bisa semudah mengetik satu perintah sederhana di File Explorer? Tanpa perlu software tambahan, Anda bisa menemukan dan membersihkan file-file besar yang tak terpakai dalam hitungan menit.

Windows 10 sebenarnya menyimpan fitur pencarian canggih yang sering terlewatkan. Dengan trik pencarian khusus, Anda bisa langsung melihat file-file berukuran besar yang selama ini diam-diam menghabiskan ruang berharga di hard disk Anda. Ini bukan hanya tentang membersihkan penyimpanan, tapi juga tentang memahami pola penggunaan ruang di komputer Anda.

Dalam panduan ini, kami akan mengungkap cara praktis menemukan file besar di Windows 10 menggunakan fitur bawaan sistem. Plus, tips tambahan untuk mengelola penyimpanan dengan lebih efisien.

Langkah Demi Langkah Mencari File Besar di Windows 10

Proses pencarian file besar di Windows 10 ternyata jauh lebih sederhana dari yang Anda bayangkan. Berikut langkah-langkah detailnya:

  1. Buka File Explorer dengan menekan tombol Windows + E pada keyboard
  2. Navigasikan ke lokasi yang ingin Anda telusuri. Untuk pencarian menyeluruh, pilih “This PC”
  3. Di kolom pencarian kanan atas, ketik size:gigantic lalu tekan Enter

Windows 10 large file search with Size: Gigantic highlighted

Perintah ini akan menyaring semua file berukuran lebih dari 128MB – ukuran yang cukup signifikan untuk memakan ruang penyimpanan Anda. Tapi bagaimana jika Anda ingin melihat detail lebih lanjut?

Mengoptimalkan Tampilan Hasil Pencarian

Untuk analisis lebih mendalam, Anda bisa mengubah tampilan hasil pencarian:

  • Klik tab “View” di bagian atas jendela
  • Pilih opsi “Details” untuk melihat informasi tambahan seperti ukuran file dan lokasi penyimpanan
  • Klik kolom “Size” untuk mengurutkan file dari yang terbesar ke terkecil

Windows 10 Explorer with the View tab and Details option highlighted

Dengan pengurutan ini, Anda bisa langsung melihat file-file yang paling banyak memakan ruang. Tapi hati-hati sebelum menghapus – pastikan file tersebut memang tidak penting. Beberapa file sistem besar mungkin diperlukan untuk operasi Windows yang lancar.

Ketika Pencarian Dasar Tidak Cukup

Bagaimana jika pencarian “size:gigantic” tidak menemukan file yang cukup besar untuk membebaskan ruang signifikan? Windows 10 menawarkan beberapa alternatif pencarian yang lebih spesifik:

  • size:large – Mencari file berukuran 1MB sampai 16MB
  • size:medium – File berukuran 100KB sampai 1MB
  • size:small – File di bawah 100KB
  • size:>500MB – Mencari file lebih besar dari 500MB (angka bisa disesuaikan)

Untuk pengguna yang lebih teknis, kombinasi parameter pencarian bisa memberikan hasil lebih akurat. Misalnya, size:>1GB type:video akan mencari file video berukuran lebih dari 1GB.

Solusi Lanjutan: Ketika File Explorer Tidak Cukup

Jika Anda masih kesulitan mengidentifikasi sumber masalah penyimpanan, mungkin saatnya beralih ke alat khusus. Tools seperti Disk Savvy menawarkan visualisasi interaktif yang memudahkan identifikasi file dan folder terbesar.

Penting untuk diingat bahwa membersihkan file besar hanyalah satu bagian dari manajemen penyimpanan yang sehat. Rutinitas pembersihan berkala dan pemahaman akan pola penggunaan penyimpanan Anda adalah kunci untuk menjaga performa sistem tetap optimal.

Dengan menguasai teknik pencarian file besar ini, Anda tidak hanya menghemat ruang penyimpanan, tapi juga mendapatkan wawasan berharga tentang bagaimana ruang di komputer Anda digunakan. Siapa sangka, solusi untuk masalah penyimpanan ternyata sudah tersedia di ujung jari Anda?

Cara Mudah Pasang SSD Kedua di PC untuk Performa Lebih Kencang

0

Telset.id – Anda sering kehabisan ruang penyimpanan di PC? Atau mungkin ingin meningkatkan performa sistem dengan SSD tambahan? Memasang SSD kedua bisa menjadi solusi cerdas. Tak hanya menambah kapasitas, langkah ini juga mempercepat akses data dan efisiensi kerja.

Dengan harga SSD yang semakin terjangkau, seperti SanDisk Extreme Portable SSD atau SSD Samsung 990 PRO, upgrade storage kini lebih mudah. Namun, proses instalasinya perlu perhatian khusus agar berhasil tanpa kendala.

Persiapan Sebelum Memasang SSD Kedua

Sebelum membuka casing PC, pastikan Anda memiliki komponen berikut:

  • SSD baru (pastikan kompatibel dengan motherboard)
  • SATA data cable (biasanya tersedia di kotak motherboard)
  • Slot SATA kosong di motherboard
  • Drive bay yang tersedia (2.5-inch atau 3.5-inch dengan adapter)
  • Obeng dan anti-static wrist strap (opsional tapi disarankan)

Port SATA pada motherboard

Langkah-Langkah Pemasangan Fisik SSD

Berikut panduan lengkap memasang SSD kedua di PC Anda:

  1. Matikan dan buka casing PC – Lepaskan semua kabel daya dan peripheral.
  2. Cari drive bay kosong – Jika tidak ada slot 2.5-inch, gunakan adapter 2.5 ke 3.5-inch.
  3. Pasang SSD ke caddy – Gunakan sekrup yang disertakan atau mekanisme snap-in.
  4. Sambungkan kabel SATA – Port SATA pada motherboard biasanya berlabel SATA1, SATA2, dst.
  5. Hubungkan kabel power – Gunakan konektor SATA dari PSU atau adapter Molex ke SATA jika diperlukan.

Konfigurasi SSD di Windows

Setelah instalasi fisik selesai, SSD baru belum langsung terbaca. Ikuti langkah ini di Windows Disk Management:

Tampilan Disk Management di Windows

  1. Buka Disk Management (Windows+X > Disk Management)
  2. Jika muncul prompt Initialize Disk, pilih GPT (Windows 10/11) atau MBR (Windows 7)
  3. Klik kanan area unallocated dan pilih New Simple Volume
  4. Ikuti wizard, pilih NTFS sebagai file system
  5. Berikan label volume (misal: “Data” atau “Games”)

Tips Optimasi SSD Kedua

  • Gunakan untuk menyimpan game berat seperti NBA 2K21 yang membutuhkan load cepat
  • Alihkan folder Documents, Downloads, atau cache aplikasi ke SSD kedua
  • Jangan lakukan defragmentation (SSD tidak membutuhkannya)
  • Aktifkan TRIM untuk menjaga performa jangka panjang

Dengan SSD kedua yang terpasang dengan benar, Anda akan merasakan perbedaan signifikan dalam kecepatan akses data dan multitasking. Ruang penyimpanan ekstra juga memungkinkan Anda menyimpan lebih banyak koleksi game atau file kerja tanpa khawatir kehabisan space.