Telset.id – Jika kita sudah mengulas Galaxy S20 Series dalam tulisan review sebelumnya, kali ini giliran keluarga Note Series terbaru yang masuk ke meja redaksi Telset. Kami akan mengulas smartphone yang sedang menyedot perhatian para tech savvy sejagat. Yup, kami akan review Samsung Galaxy Note20 Ultra.
Dua agenda besar diusung Samsung setiap tahunnya untuk memperkenalkan dua seri smartphone flagship, yakni Galaxy S Series dan Galaxy Note Series. Tahun ini, giliran lahirnya Galaxy S20 Series dan Galaxy Note20 Series.
Yang istimewaa, kali ini yang datang ke meja redaksi bukan cuma Galaxy Note20 ‘biasa’, karena kami berkesempatan untuk mencoba langsung Galaxy Note 20 Ultra, varian tertinggi dari seri Galaxy Note 20 Series.
Smartphone flagship ini jelas membawa banyak keunggulan. Mulai dari spesifikasi, fitur, kamera hingga banyak inovasi yang bisa dinikmati para penggunanya. Disebut-sebut, Galaxy Note20 Ultra sangat cocok untuk pengguna dari kalangan profesional.
Lantas, apakah ada kekurangan di smartphone yang begitu powerful ini? So, untuk tahu jawabannya, berikut ini adalah hasil pengujian yang tim Telset.id rangkum dalam review Galaxy Note20 Ultra. Enjoy!
Desain

Elegan, mungkin menjadi kata yang tepat dan juga kesan pertama saat melihat dan menggenggam Galaxy Note20 Ultra. Samsung sukses menghadirkan kesan tersebut di seri smartphone premiumnya tersebut.
Pada Galaxy Note generasi terbaru ini Samsung memperkenalkan signature warna baru yang mereka sebut sebagai Mystic Bronze. Kami akui, warna ini memang mampu merepresentasikan kesan elegan dan berkelas sekaligus.
Selain Mystic Bronze, untuk seri Galaxy Note20 Ultra ini konsumen juga bisa memilih varian warna lain seperti Mystic Black dan Mystic White.
{Baca Juga: 5 Fitur Baru nan Canggih di Samsung Galaxy Note 20 Series}
Jika smartphone kebanyakan saat ini memilih menggunakan finishing yang mengkilap pada bagian covernya, Samsung justru memilih menggunakan finishing ala matte.
Kami menemukan, finishing ini menawarkan kelebihan. Seperti tidak begitu licin dan jejak sidik jari pengguna tidak akan mudah tertinggal di bagian belakang smartphone, sehingga membuatnya jauh dari kesan dekil.
Tentunya ini tidak akan membuat penggunanya harus sering-sering membersihkan bagian belakang ponsel untuk menghilangkan kesan kotor.

Kecantikan desainnya ini juga dilindungi dengan lapisan Corning Gorilla Glass 5 di bagian belakang. Jelas ini gak bakal bikin smartphone mudah tergores.
Samsung masih mempertahankan bentuk khas dari Galaxy Note, yakni kotak dan memanjang. Imbasnya, smartphone ini begitu sulit dioperasikan dengan satu tangan. Tetapi di sisi lainnya, pengguna akan mendapat tampilan yang lebih lega.
Meski desain bodi yang agak memanjang tapi, Samsung tetap berusaha membuat smartphone ini tidak terlalu tebal. Berkat penggunaan frame aluminium, ketebalan Galaxy Note 20 jadi cuma sekitar 8,1 mm.
{Baca Juga: Perjalanan Samsung Galaxy Note Hingga Galaxy Note20: Kisah Lompatan Inovasi}
Ditambah lagi, bobot smartphone ini juga sangat ringan menurut kami. Berdasarkan data yang kami peroleh, bobot Galaxy Note20 ini hanya sekitar 208 gram saja.
Masih dari bagian belakang, terdapat tiga kamera yang digabungkan dalam sebuah frame berbentuk persegi panjang. Frame kamera ini berpotensi jadi perhatian beberapa pengguna karena bentuknya yang bisa dibilang terlalu menonjol dan mengganggu saat diletakkan di atas meja.

Beralih ke bagian depan, Samsung memilih menggunakan layar berdesain punch hole. Ini membuat Galaxy Note 20 memiliki tampilan layar yang begitu full, nyaris tanpa bezel.
Ditambah penggunaan layar “edge” yang melengkung berhasil menambah kesan tersebut. Walaupun mungkin sebagian dari kita tidak menyukai jenis layar melengkung ini.
Eits.. jangan lupa, Galaxy Note20 juga dilengkapi dengan aksesoris S Pen. Nah, S Pen ini tersimpan di sisi kiri bawah. Di sebelahnya terdapat grill speaker, port USB Type C dan lubang mic.
Sementara di sisi kanan terdapat tombol power dan volume, sedangkan di atas terbenam sim tray yang bisa menampung dua SIM Card atau 1 SIM + 1 e-SIM + 1 microSD hingga kapasitas 1 TB.
Spesifikasi

Samsung jelas memberikan spesifikasi terbaik untuk smartphone ini. Sesuatu yang tentunya sama sekali tidak mengejutkan.
Dari sektor layar misalnya, Galaxy Note20 Ultra mengusung layar Dynamic AMOLED 2x Display berukuran 6,9 inci. Didukung juga dengan refresh rate hingga 120 Hz.Berbeda dengan seri Galaxy Note10 yang kala itu diluncurkan dengan layar Dynamic AMOLED. Bedanya lagi, layar Galaxy Note baru bisa mendukung refresh rate 60Hz saja.
Resolusinya juga sangat memanjakan mata. Anda bisa menikmati layar WQHD+ dengan resolusi hingga 3.088 x 1.440. Kok hingga? Yup, sebab resolusi layarnya bisa Anda ubah-ubah. Bisa menjadi HD+, Full HD+ atau WQHD+.

Pengaturan resolusi ini juga bisa berpengaruh pada daya tahan baterai. Semakin tinggi resolusi yang digunakan, maka pastinya penggunaan daya baterai juga akan semakin boros. Nah, untuk fitur refresh rate 120 Hz tadi baru bisa digunakan di resolusi Full HD+ saja.
Lapisan pelindung layar sudah pasti menjadi bagian wajib di seri smartphone flagship Samsung. Pada seri Galaxy Note20 Ultra, Samsung melapisi bagian layar ponsel ini dengan kaca pelindung Gorilla Glass Victus.
Kaca pelindung generasi terbaru ini diklaim dua kali lebih tahan goresan dari Gorilla Glass 6, dan bisa bertahan dari jatuh di ketinggian 2 meter. Walaupun kami tidak mencoba untuk menjatuhkan smartphone satu ini untuk mengetahui daya tahan kaca pelindungnya.
{Baca Juga: Setangguh Apa Gorilla Glass Victus, Si Pelindung Galaxy Note20 Ultra}
Membuka kap mesinnya, seperti yang bisa kita tebak, Galaxy Note20 di Indonesia kebagian versi yang menggunakan chipset Exynos 990. Ada juga varian Snapdragon 865 plus yang sayangnya cuma tersedia di negara tertentu seperti Amerika dan Korea Selatan.
Tapi tentunya bukan berarti Exynos 990 ini jauh lebih jelek. Chipset yang punya fabrikasi 7nm ini punya tenaga CPU 19% lebih besar dan GPU 13% lebih besar dibanding seri sebelumnya. Jadi sebenarnya ini masih sangat layak untuk dipasangkan di Galaxy Note 20.
Kinerja chipset ini juga didukung oleh penggunaan RAM terbaru berjenis LPDDR5 dengan kapasitas 12 GB. Ada juga varian lain dengan kapasitas RAM 8 GB.
Hal menarik bukan cuma karena besaran RAM-nya aja, tapi juga jenis RAM yang udah pake LPDDR5.
Pasalnya RAM LPDDR5 ini menawarkan kinerja 50% lebih cepat jika dibandingkan dengan LPDDR4X. Gak cuma itu aja, karena RAM terbaru ini juga hemat daya. 30% lebih efisien dari LPDDR4X.
Kami juga akan sedikit memberi penjelasan soal RAM LPDDR5, karena banyak netizen yang “gagal paham” saat melihat angka 8GB pada RAM di Galaxy Note 20 Ultra. Banyak yang bilang “RAM nya kok cuma 8GB”?
{Baca Juga: Samsung Galaxy Note20, Performa Makin Gahar dengan RAM LPDDR5}
Nah, perlu diketahui bahwa game seperti Mobile Legend yang merupakan game paling populer di kalangan mobile gamer atau Fortnite yang dikenal sebuah game berat membutuhkan kisaran memori RAM sebesar ratusan megabyte hingga 2 GB – 3 GB saja.
Itu artinya, RAM LPDDR5 sebesar 8GB yang digunakan oleh seri Galaxy Note 20 Ultra sudah lebih dari cukup untuk melakukan lebih dari satu pekerjaan tanpa khawatir performa menurun.
Memori penyimpanannya juga sudah super lega. Ada kapasitas 256 GB dan tertinggi dengan ruang seluas 512 GB. Dengan ini Anda bisa lebih bebas menyimpan banyak aplikasi dan juga file.
Baterainya punya kapasitas 4.500 mAh dan sudah mendukung fast charging 25W. Dan ini juga udah bisa pake wireless charging dengan kapasitas 15W. Tapi untuk wireless charging-nya dijual terpisah ya Sob!
Proses pengisian daya yang kami lakukan membutuhkan durasi sekitar 2 jam untuk presentase baterai dari 15% sampai 100%.

Gak cuma itu aja, Galaxy Note 20 ini juga bisa berbagi daya yang dimilikinya. Ada juga fitur wireless power share 9W. Ini berguna untuk mengisi daya Galaxy Guds atau Galaxy Watch misalnya.
Untuk konektivitas, Galaxy Note 20 Ultra baru mendukung 4G tetapi belum 5G ready. Tetapi ini bukan masalah berarti, mengingat infrastruktur dan regulasi 5G di Indonesia yang juga belum siap.
Selain 4G, smartphone flagship ini juga sudah mendukung WiFi 6, Bluetooth 5.0, USB OTG dan WiFi Sharing. Urusan sensor juga lengkap, jadi Anda tidak perlu khawatir. Begitu juga dengan NFC yang sudah terpasang di smartphone ini.
Performa
Jika bicara soal performa, rasa-rasanya tak perlu lagi mempertanyakan kemampuan dari Galaxy Note 20 Ultra. Tapi rasanya kurang sah kalau tidak melihat uji performa dari sebuah review smartphone.
Di review Galaxy Note 20 Ultra ini kami akan menguji performa smartphone dengan menggunakan aplikasi seperti AnTuTu Benchmark, 3D Mark, hingga PC Mark. Berikut hasil pengujian yang kami lakukan.
AnTuTu Benchmark

Pengujian menggunakan AnTuTu Benchmark bertujuan untuk mendapatkan gambaran performa smartphone secara menyeluruh. Mulai dari performa CPU, GPU, memori, hingga user experience.
Hasilnya pengujian ini kami mendapatkan skor sebesar 506.752. Skor ini tentu tergolong cukup besar dan siap digeber untuk berbagai tugas.
PC Mark

Kemudian untuk pengujian dengan aplikasi PC Mark dilakukan untuk memperoleh gambaran performa smartphone ketika digunakan untuk menjalankan tugas sehari-hari. Seperti chatting, browsing dan lain sebagainya.
Hasilnya, kami mendapati skor sebesar 11.690 untuk pengujian work performance 2.0.
3D Mark

Terakhir adalah pengujian dengan menggunakan aplikasi 3D Mark. Uji ini dilakukan untuk mendapatkan kemampuan performa dari GPU yang digunakan oleh Samsung Galaxy Note 20 Ultra.
Kami menggunakan pengujian Sling Shot Extreme. Hasilnya pada pengujian tersebut kami mendapat skor 5.496 untuk Sling Shot Extreme OpenGL ES3.1 dan sebesar 5.198 untuk Sling Shot Extreme Vulkan.
Setelah melakukan uji benchmark, kami juga melakukan pengujian gaming pada review Galaxy Note 20 Ultra ini. Dua game first person shooter kami mainkan, PUBG Mobile dan Fortnite Battle Royale.

Saat memainkan PUBG Mobile, Galaxy Note Ultra 20 mendapatkan pengaturan default di grafik HD dan frame rate High. Sementara pengaturan tertinggi yang bisa dipilih adalah grafik HDR dan frame rate ultra.
Sedangkan di Fortnite, kami mendapatkan tampilan kualitas grafik Epic. Frame rate yang kami dapatkan stabil di kisaran 30 fps.
Dengan ini tentunya Galaxy Note 20 Ultra siap melahap game-game yang ada di smartphone dengan sangat baik. Baik game casual atau game kompetitif sekalipun.
Kamera

Review Galaxy Note 20 Ultra berlanjut ke bagian kamera. Smartphone ini punya tiga kamera belakang yang berguna untuk mengabadikan momen. Yah, cuma tiga? Di luar udah ada smartphone yang empat atau lima. Walaupun “cuma” tiga, tapi kualitasnya gak main main.
Kita bahas ya. Kamera utama 108MP f / 1.8 dan udah bisa rekam video 8K di 24 frame per second. Kemudian, ada kamera wide angle 12MP f / 2.2. Terakhir ada kamera telephoto menggunakan periskop 12MP f / 3.0 udah bisa melakukan optical zoom 5x dan digital zoom sampe 50x.
Ketiga kamera tadi juga didukung dengan laser auto focus. Fitur ini benar-benar membuat kamera di ponsel pintar ini bisa cepat banget untuk mengunci fokus pada objek yang kita mau abadikan.
{Baca Juga: 5 Fitur Kamera Samsung Galaxy Note20 Ultra, Suka yang Mana?}
Ada juga sensor OIS untuk pengambilan gambar yang bakal stabil. Ditambah lagi, Anda juga udah bisa bikin video slow mo 960 fps.
Terus untuk foto-foto selfie, Samsung ngasih kamera depan 10MP dengan dual pixel AF dan bukaan f/2.2. Selain bisa menghasilkan foto selfie yang ciamik pastinya, kamera depan ini juga bisa merekam video bisa sampe 4K 60 Fps.
Hasil kameranya udah gak perlu diperdebatkan lagi sih. Warna dan detail yang dihasilkan cukup baik walaupun hanya menggunakan mode normal saja.

Ditambah lagi banyak banget fitur yang bisa kita eksplorasi, seperti mode pro, night mode, sampai single shot.
Single shot menjadi mode yang menarik. Melalui mode ini, Anda bisa langsung membuat banyak foto dan juga video hanya dengan sekali klik. Memang cukup seru untuk mencoba memotret dengan menggunakan mode satu ini.

Sementara untuk mencoba night mode-nya, kami mengabadikan gambar di kondisi ruangan yang sangat minim cahaya. Tidak semua kamera smartphone kami rasa bisa mengambil gambar yang prima di kondisi seperti ini. Namun Galaxy Note20 Ultra bisa mengabadikannya dengan sangat baik.


Anda juga bisa menghasilkan foto beresolusi tinggi dengan mengaktifkan mode kamera 108 MP. Hasil fotonya tetap terlihat jelas walaupun sudah di-crop. Berikut ini Anda bisa lihat langsung hasil jepretannya.


Kami juga tergoda untuk mencoba sejauh mana kemampuan zoom 50x yang dimiliki Galaxy Note 20 Ultra. Dan hasilnya sukses membuat kami berdecak kagum.



Keseruan memotret di Galaxy Note 20 juga tambah seru berkat adanya fitur Live Focus. Melalui fitur ini, Anda bisa membuat foto dengan efek bokeh yang bisa disesuaikan. Hasilnya pun begitu halus dan memuaskan. Fitur Live Focus ini bisa digunakan baik untuk pengambilan foto maupun video.
Hal menarik lainnya dari fitur Live Focus ini, Anda akan bisa memisahkan warna dari subjek foto dan latar belakang. Smartphone akan bisa membuat latar belakang menjadi hitam putih, namun subjek foto tetap dengan warna sebenarnya.

Biasanya hasil foto seperti ini hanya bisa didapatkan setelah melalui proses editing. Tetapi kini bisa didapatkan langsung tanpa editing. Ini bisa Anda terapkan baik saat memotret foto atau merekam video.
S Pen dan Samsung Dex

S Pen dan Samsung Dex menjadi gabungan fitur spesial di Galaxy Note 20 yang dijamin bisa meningkatkan produktivitas Anda. Kedua fitur ini telah dikembangkan menjadi lebih baik dan dijamin bakal semakin memudahkan Anda.
Kita bahas dari S Pen terlebih dahulu. Ini menjadi aksesoris wajib yang dimiliki Galaxy Note series. Pada Galaxy Note 20 ini, Samsung telah memberikan sejumlah peningkat kemampuan dan fitur yang bisa dinikmati para penggunanya.
Mulai dari latency yang meningkat jadi 9ms. Ini bikin pas kita menulis atau mengoperasikan S Pen di layar Galaxy Note 20 jadi gak ngerasain jeda sama sekali.
{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}
S Pen juga mendukung berbagai gesture untuk navigasi. Berbagai gesture ini juga bisa digunakan sebagai shortcut untuk membuka aplikasi. Aplikasi yang ingin dibuka melalui shortcut tersebut juga bisa disesuaikan dengan aplikasi yang sering digunakan.
Fitur screen of writing juga bisa dinikmati di Galaxy Note 20 Ultra ini. Jadi kalo mau bikin catatan misalnya, kita tinggal ambil S Pen dari tempatnya, terus langsung bisa bikin tulisan di layar.

Gak perlu tuh repot-repot mesti buka kunci layar, terus cari aplikasi untuk menulis catatan. Inttinya, bikin catatan dengan S Pen dan Galaxy Note 20 jadi lebih mudah.
Terus ada juga fitur handwriting to text. Dengan memanfaatkan fitur ini, tulisan tangan yang kita buat pake S Pen bisa langsung dikonversi jadi teks.
Kinerja S Pen juga makin maksimal ditemani sama aplikasi Samsung Notes yang juga mendapat pembaruan. Ini aplikasi yang sebenarnya juga sudah ada sih di Galaxy Note generasi sebelumnya. Cuma ada fitur baru nih yang namanya Audio Bookmark.
Fitur ini bisa berguna misalnya saat Anda lagi meeting dan mau mencatat poin-poin penting. Jadi Anda tinggal mencatat menggunakan S Pen dan smartphone bakal merekam audionya. Tulisan yang Anda buat tadi bakal disinkronisasi dengan audio yang direkam.
Jika misalnya Anda poin yang kelupaan, tinggal tekan tombol play untuk mendengarkan ulang rekaman tersebut. Intinya S Pen dan Samsung Notes ini bikin kerja juga makin asik.
Sebenarnya lebih banyak lagi fitur dari S Pen, yang bakal terlalu banyak jika kita bahas di artikel review ini. So, Anda bisa membaca sederet fitur S Pen di Galaxy Note 20 yang sudah kita bahas di artikel berikut ini.
{Baca Juga: Sederet Fitur Baru S Pen di Galaxy Note20 yang Makin Pintar}
Sekarang kita membahas mengenai Samsung Dex. Sama seperti S Pen, Samsung Dex juga sudah mendapat peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Kini Samsung Dex semakin mudah untuk digunakan.
Samsung menyempurnakan teknologi Dex di seri Galaxy Note 20. Jika sebelumnya harus menggunakan dock atau adaptor tambahan untuk menggunakan Samsung Dex, kini fitur tersebut bisa dioperasikan secara wireless.
Lewat fitur Wireless DeX ini, Samsung Galaxy Note 20 maupun Galaxy Note 20 Ultra bisa terhubung ke perangkat PC, laptop, tablet, dan juga smart TV secara seamless alias tanpa kabel, untuk menampilkan berbagai konten di layar yang jauh lebih besar.
Pengguna dapat menggunakan DeX secara wireless dan menghubungkannya di perangkat Smart TV yang telah dilengkapi Miracast. Baik smartphone atau Smart TV diharuskan untuk terhubung ke jaringan WiFi yang sama.
Saat melakukan review Galaxy Note 20 Ultra ini kami agak kesulitan mencoba fitur ini karena tidak semua Smart TV bisa langsung dihubungkan dengan Samsung Dex. Untuk itu diharuskan untuk memiliki ekosistem pendukung lainnya untuk bisa menggunakan fitur ini.
Patut disayangkan, jika saja fitur ini bisa digunakan di semua Smart TV pastinya bakal jadi jauh lebih memudahkan. Mungkin saja kekurangan ini bisa dijadikan masukan untuk perkembangan Samsung Dex generasi selanjutnya.
Dalam mode Dex, Anda bisa menggunakan banyak aplikasi yang memudahkan segala keperluan. Mulai dari Microsoft Office, Adobe Premiere Rush, Adobe Photoshop Lightroom, Spotify, hingga bermain game seperti Vainglory dan Final Fantasy.
Ya singkatnya, dengan fitur ini, Anda bisa menggunakan perangkat setara PC dalam genggaman. Jadi makin tambah produktif kan.
Kesimpulan

Memegang titel sebagai smartphone flagship, sudah seharusnya Galaxy Note20 Ultra mampu menjalankan beragam kebutuhan penggunanya. Terbukti, smartphone ini menjadi paket lengkap untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, memotret, bermain game, atau sekadar menjadi sarana hiburan.
Dengan banderol harga yang nyaris menyentuh Rp 20 juta, Galaxy Note20 Ultra tidak cuma menawarkan spesifikasi tinggi dan terkini, tetapi juga beragam fitur terkini yang tidak bisa kita jumpai di smartphone lain. Seperti S Pen dan Samsung Dex misalnya.
Ditambah lagi, fitur tambahan dari S Pen dan Samsung Dex telah dikembangkan menjadi jauh lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Pengguna semakin dimudahkan sekaligus dimanjakan.
Berdasarkan review Galaxy Note 20 Ultra yang kami kerjakan, rasanya smartphone ini memang cocok banget untuk para profesional yang membutuhkan smartphone guna menunjang produktivitas.
Menurut kami, Samsung sangat sukses menerapkan sejumlah inovasi di smartphone ini. Mungkin tak ada salahnya juga jika kita sebut Galaxy Note20 Ultra sebagai salah satu smartphone terbaik di tahun ini.
Memang, smartphone ini bukan untuk semua kalangan. Tetapi bagi Anda yang memutuskan untuk membelinya, dapat dipastikan bahwa Anda tidak akan dibuat menyesal. (HR)
Kelebihan
+ Desain elegan
+ Teknologi layar terkini
+ Performa kencang
+ RAM LPDDR5
+ Kamera oke untuk foto dan video
+ S Pen terbaru kaya fitur
+ Wireless Samsung Dex
Kekurangan
– Desain frame kamera agak menonjol
– Wireless Samsung Dex yang tidak bisa terkoneksi dengan semua Smart TV
TELSET RATING: 9/10
Spesifikasi Samsung Galaxy Note 20 Ultra
| Dimension 164.8 x 77.2 x 8.1 mm (6.49 x 3.04 x 0.32 in) | ||
| Weight | 208 g (7.34 oz) | |
| Build | Glass front (Gorilla Glass Victus), glass back (Gorilla Glass Victus), stainless steel frame | |
| SIM | Single SIM (Nano-SIM and/or eSIM) or Hybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by) | |
| Samsung Pay (Visa, MasterCard certified) IP68 dust/water resistant (up to 1.5m for 30 mins) Stylus, 9ms latency (Bluetooth integration, accelerometer, gyro) |
||
| Type | Dynamic AMOLED 2X capacitive touchscreen, 16M colors |
| Size | 6.9 inches, 116.7 cm2 (~91.7% screen-to-body ratio) |
| Resolution | 1440 x 3088 pixels (~496 ppi density) |
| Protection | Corning Gorilla Glass Victus |
| HDR10+ Always-on display 120Hz@FHD/60Hz@QHD refresh rate |
| OS | Android 10, One UI 2.5 |
| Chipset | Exynos 990 (7 nm+) – Global Qualcomm SM8250 Snapdragon 865+ (7 nm+) – USA |
| CPU | Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M5 & 2×2.50 GHz Cortex-A76 & 4×2.0 GHz Cortex-A55) – Global Octa-core (1×3.0 GHz Kryo 585 & 3×2.42 GHz Kryo 585 & 4×1.8 GHz Kryo 585) – USA |
| GPU | Mali-G77 MP11 – Global Adreno 650 – USA |
| Card slot | microSDXC (uses shared SIM slot) |
| Internal | 128GB 12GB RAM, 256GB 12GB RAM, 512GB 12GB RAM |
| UFS 3.0 |
| Primary Camera | 108 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.33″, 0.8µm, PDAF, Laser AF, OIS 12 MP, f/3.0, 120mm (periscope telephoto), 1.0µm, PDAF, OIS, 5x optical zoom, 50x hybrid zoom 12 MP, f/2.2, 120˚, 13mm (ultrawide), 1/2.55″, 1.4µm |
| Features | LED flash, auto-HDR, panorama |
| Video | 8K@24fps, 4K@30/60fps, 1080p@30/60/240fps, 720p@960fps, HDR10+, stereo sound rec., gyro-EIS & OIS |
| Single | 10 MP, f/2.2, 26mm (wide), 1/3.2″, 1.22µm, Dual Pixel PDAF |
| Features | Dual video call, Auto-HDR |
| Video | 4K@30/60fps, 1080p@30fps |
| Loudspeaker | Yes, with stereo speakers |
| 3.5mm jack | No |
| 32-bit/384kHz audio Tuned by AKG |
| WLAN | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot |
| Bluetooth | 5.0, A2DP, LE, aptX |
| GPS | Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS, GALILEO |
| NFC | Yes |
| Radio | FM radio (Snapdragon model only; market/operator dependent) |
| USB | 3.2, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go |
| Sensors | Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer |
| Samsung Wireless DeX (desktop experience support) ANT+ Bixby natural language commands and dictation |
| Type Battery | Li-Ion 4500 mAh, non-removable |
| Charging | Fast charging 25W USB Power Delivery 3.0 Fast Qi/PMA wireless charging 15W Reverse wireless charging 4.5W |





