Di tengah tren laptop AI yang makin ramai, tidak semua orang sebenarnya butuh mesin mahal dengan spesifikasi berlebihan. Sebagian besar pengguna seperti mahasiswa, pelajar, sampai profesional muda, lebih butuh perangkat yang responsif, stabil diajak multitasking, dan cukup pintar untuk membantu pekerjaan harian tanpa bikin dompet menjerit. Di titik inilah Aspire Go 14 AI mencoba mengambil posisi.
Laptop ini dirancang sebagai perangkat harian yang realistis: cukup bertenaga untuk mengerjakan tugas kuliah, presentasi, riset, hingga kerja remote dengan banyak tab terbuka, sekaligus sudah mendukung fungsi-fungsi AI dasar yang mulai jadi bagian dari alur kerja modern. Jadi bukan sekadar ikut tren AI, tapi benar-benar mengintegrasikannya ke dalam kebutuhan produktivitas sehari-hari.
Lewat lini Aspire, Acer memang punya pendekatan yang cukup konsisten: menghadirkan spesifikasi yang relevan di kelasnya dengan harga yang masih masuk akal. Aspire Go 14 AI pun membawa filosofi yang sama, memberikan pengalaman komputasi yang nyaman dan efisien sebagai titik awal bagi pengguna yang ingin naik kelas dalam produktivitasnya.
Kesempatan kami dapatkan untuk menjajal Aspire Go 14 AI. Seperti apa kemampuan laptop AI satu ini? Berikut review Acer Aspire Go 14 AI yang bisa Anda simak di artikel berikut ini:
Desain
Begitu pertama kali melihat Aspire Go 14 AI, kesan yang langsung terasa adalah tampilannya yang lebih bersih dan modern dibanding generasi sebelumnya. Bezel layarnya kini dibuat lebih tipis, bikin area display terasa lebih luas tanpa harus memperbesar dimensi bodinya. Untuk ukuran 14 inci, proporsinya terasa pas, tapi tetap nyaman buat kerja berjam-jam.
Engselnya bisa dibuka hingga 180 derajat, dan ini bukan sekadar gimmick. Saat dicoba di meja, layar bisa direbahkan rata untuk berbagi tampilan ke rekan kerja di seberang meja tanpa harus memutar laptop. Buat diskusi kelompok atau presentasi santai, fleksibilitas ini terasa praktis dan berguna.
Area palm rest terasa lega, dan touchpad yang ukurannya kini lebih luas bikin navigasi lebih nyaman. Gesture multitouch seperti scrolling dua jari atau switching aplikasi terasa lebih leluasa, tidak sempit seperti yang sering ditemui di laptop kelas entry. Responsnya juga presisi, jadi tidak perlu berkali-kali swipe untuk eksekusi perintah sederhana.
Soal mobilitas, Aspire Go 14 AI juga terasa ringan dan tidak merepotkan saat dimasukkan ke tas ransel harian. Dengan baterai 50Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 10 jam, laptop ini memang dirancang untuk menemani aktivitas seharian mulai dari kelas pagi, lanjut kerja di kafe, sampai revisi tugas malam hari tanpa buru-buru cari colokan.
Untuk konektivitas, Acer tidak setengah-setengah. Dua port USB Type-C serbaguna yang dibawa perangkat ini jadi nilai tambah tersendiri di kelasnya, apalagi didukung HDMI 2.1 untuk output ke monitor eksternal. Ditambah Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2, koneksi terasa stabil dan cepat saat dipakai unduh file besar atau pairing perangkat tambahan seperti mouse dan earbud.
Jika dibandingkan seri Swift, laptop Aspire ini terasa sedikit lebih bulky. Secara keseluruhan, dari sisi desain dan kenyamanan penggunaan, Aspire Go 14 AI terasa seperti laptop yang memang dirancang untuk kebutuhan nyata sehari-hari, bukan sekadar mengejar spesifikasi di atas kertas.
Layar
Saat layar Aspire Go 14 AI pertama kali menyala, satu hal yang langsung terasa adalah ruang kerjanya yang lebih lega. Panel 14 inci dengan resolusi WUXGA (1920 x 1200) dan rasio 16:10 memberikan ruang vertikal ekstra dibanding layar 16:9 standar.
Panel IPS yang digunakan juga memberikan sudut pandang yang konsisten. Saat layar sedikit dimiringkan atau dilihat dari samping, warna dan kontrasnya tidak langsung berubah drastis. Ini terasa membantu saat berdiskusi berdua di depan satu layar atau ketika posisi duduk tidak selalu ideal.
Bezel yang lebih tipis membuat tampilan keseluruhan terasa lebih modern dan fokus ke konten. Visualnya sendiri terlihat tajam untuk kebutuhan produktivitas, seperti teks yang tampil jelas, grafik dan presentasi terlihat bersih, dan streaming video pun tetap nyaman dinikmati saat jeda kerja.
Layar laptop ini memiliki cakupan warna 100% sRGB memberi nilai tambah untuk pekerjaan visual. Warna terlihat akurat dan konsisten, jadi saat mengedit foto atau membuat materi visual, hasilnya tidak melenceng jauh saat dipindahkan ke perangkat lain.
Untuk penggunaan jangka panjang, Acer menyematkan teknologi ComfyView™ yang mengurangi pantulan cahaya, jadi layar tidak mudah silau ketika dipakai di ruangan terang atau dekat jendela. Dipadukan dengan BluelightShield™, mata terasa tidak cepat lelah meski harus menatap layar dalam durasi lama. Saat dicoba untuk kerja beberapa jam non-stop, seperti buka dokumen, browsing, meeting online dan layarnya tetap nyaman tanpa bikin mata terasa lelah atau perih.
Performa
Aspire Go 14 AI ditenagai Intel® Core™ Ultra 5 processor 125H dengan AI Boost. Ini bukan prosesor kelas hemat daya biasa, konfigurasinya terdiri dari 14 core (4 Performance-core, 8 Efficient-core, dan 2 Low Power Efficient-core) dengan boost hingga 4.5 GHz. Dalam pemakaian sehari-hari, kombinasi ini terasa seimbang: responsif saat membuka aplikasi berat, tapi tetap efisien saat hanya dipakai browsing atau mengetik.
Saat dicoba untuk skenario penggunaan di dunia nyata, membuka belasan tab browser, membuat artikel review ini, meeting online sambil edit presentasi perpindahan antar aplikasi terasa mulus. Tidak ada jeda berarti saat multitasking.
Windows 11 Home juga berjalan ringan, termasuk fitur berbasis AI seperti background blur atau noise reduction saat video call yang bisa diproses lebih efisien berkat dukungan AI Boost.
Kinerjanya juga ditopang dengan RAM 16 GB DDR5 jadi fondasi penting di sini. Kapasitas ini sudah lebih dari cukup untuk produktivitas modern, bahkan untuk workload yang agak berat seperti editing ringan atau menjalankan tools berbasis AI.
Menariknya, laptop ini masih menyediakan dua slot SODIMM yang bisa di-upgrade hingga 32 GB, jadi masih ada ruang kalau kebutuhan ke depan meningkat.
Untuk penyimpanan, SSD NVMe 512 GB memberikan kecepatan baca-tulis yang responsif. Booting terasa singkat, aplikasi terbuka cepat, dan transfer file besar tidak terasa menghambat alur kerja. Buat mahasiswa atau profesional muda, kapasitas ini cukup lega untuk dokumen, proyek, dan file multimedia tanpa langsung kehabisan ruang.
Dari sisi grafis, Aspire Go 14 AI sudah menggunakan Intel® Arc™ Graphics (dengan konfigurasi optimal saat RAM berjalan dual-channel). Untuk kelasnya, performa grafis ini cukup mengejutkan. Editing foto resolusi tinggi, desain ringan, hingga game kasual masih bisa dijalankan dengan nyaman. Bahkan untuk kebutuhan rendering ringan atau akselerasi grafis di aplikasi kreatif, performanya terasa lebih kompeten dibanding GPU generasi lama.
Menariknya, meski bukan dirancang sebagai laptop gaming, Aspire Go 14 AI masih cukup bisa diandalkan memainkan game kompetitif ringan seperti Valorant. Dengan setting grafis rendah dan resolusi disesuaikan, game ini bisa berjalan lancar dengan frame rate yang nyaman untuk ukuran laptop tanpa GPU dedicated. Kontrol terasa responsif dan tidak ada stutter yang mengganggu selama sesi permainan singkat.
Tentu saja, perlu digarisbawahi bahwa ini bukan perangkat yang ditujukan untuk gaming berat atau AAA modern dengan detail tinggi. Performa yang ditawarkan lebih cocok untuk sesi bermain santai setelah kerja atau kuliah, bukan untuk kompetisi esports profesional atau maraton gaming berjam-jam.
Namun, untuk laptop produktivitas yang fokus utamanya adalah kerja dan multitasking, kemampuan menjalankan Valorant dengan cukup mulus sudah menjadi nilai tambah untuk laptop satu ini.
Fitur AI untuk Tugas Sehari-hari
Sebagai laptop yang membawa embel-embel “AI”, Aspire Go 14 AI memang tidak hanya mengandalkan prosesor dengan AI Boost, tapi juga integrasi fitur yang terasa langsung dalam pemakaian sehari-hari. Salah satu yang paling kasat mata adalah kehadiran tombol Copilot Key di keyboard.
Tombol ini memberi akses cepat ke Copilot di Windows 11, jadi saat butuh merangkum dokumen, mencari referensi cepat, atau sekadar menyusun draft ide, kamu bisa memanggilnya tanpa harus klik sana-sini. Dalam alur kerja modern yang makin bergantung pada AI assistant, shortcut sederhana seperti ini terasa praktis.
Untuk pengaturan perangkat, Acer menyematkan AcerSense™, semacam pusat kontrol yang memudahkan pengguna memantau kondisi sistem, mengatur performa, hingga melihat status baterai dan penyimpanan. Antarmukanya cukup intuitif, jadi tidak terasa rumit.
Yang paling terasa manfaatnya justru ada di skenario meeting online. Teknologi Acer AI PurifiedVoice™ membantu meredam suara latar yang mengganggu, misalnya suara kipas, kendaraan lewat, atau obrolan di ruangan lain, sehingga suara kita terdengar lebih fokus dan jelas.
Dipadukan dengan Acer TNR™ (Temporal Noise Reduction) pada kamera, kualitas gambar saat kondisi cahaya minim terlihat lebih bersih dan tidak terlalu berisik (grainy). Saat dicoba untuk video call di ruangan dengan pencahayaan standar kamar, hasilnya tetap cukup terang dan wajah terlihat jelas tanpa perlu pencahayaan tambahan berlebihan.
Kesimpulan
Aspire Go 14 AI menunjukkan bahwa laptop produktivitas modern tidak harus mahal atau berlebihan untuk bisa relevan. Desainnya terasa segar dengan bezel tipis dan engsel 180 derajat yang benar-benar fungsional. Layarnya yang sudah WUXGA 16:10 dengan 100% sRGB memberi ruang kerja lebih lega sekaligus warna yang akurat.
Dari sisi performa, kombinasi Intel® Core™ Ultra 5 processor 125H/Core Ultra 7 processor 155H, RAM 16 GB DDR5, dan SSD NVMe membuatnya nyaman untuk multitasking berat, kerja kreatif ringan, hingga menjalankan fungsi AI sehari-hari.
Dengan harga Rp11.999.000, Aspire Go 14 AI berada di segmen yang kompetitif untuk spesifikasi dan fitur yang ditawarkan. Nilai tambah lainnya ada pada paket garansi: 3 tahun servis dan spare part yang memberi rasa aman lebih dalam jangka panjang.
Untuk ketersediaan, laptop ini sudah bisa ditemukan di berbagai toko offline seperti toko elektronik dan Acer Exclusive Store yang tersebar di seluruh Indonesia. Bagi yang lebih nyaman berbelanja online, Aspire Go 14 AI juga tersedia melalui official store di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, serta dapat dibeli langsung melalui website resmi Acer eStore.
Aspire Go 14 AI bukan sekadar laptop dengan label AI, melainkan perangkat yang siap untuk mendukung kebutuhan produktivitas modern. Bertenaga, fleksibel, dan punya perlindungan purna jual dari Acer yang tentu tak perlu diragukan.

