Perjalanan Samsung Galaxy Note Hingga Galaxy Note20: Kisah Lompatan Inovasi

Samsung Galaxy Note20 Ultra

Telset.id – Perjalanan Samsung Galaxy Note series, ibarat sebuah kisah inspiratif seorang yang berusaha untuk terus lebih baik setiap waktu. Bagaimana tidak, hingga seri Samsung Galaxy Note20 series, Samsung terus berinovasi untuk meningkatkan kemampuan dari powerphone-nya tersebut.

Sejak pertama kali hadir pada 2011 silam, Samsung Galaxy Note langsung mengubah persepsi orang tentang sebuah smartphone berlayar besar.

Lewat seri inilah, Samsung berani melawan tren dengan menghadirkan ponsel pintar berlayar besar, didukung S Pen, punya spesifikasi canggih, dan bisa mendukung produktivitas pengguna agar terus berkreasi di manapun dan kapanpun menggunakan smartphone.

Dari Galaxy Note pula, Samsung menciptakan terobosan yang tidak hanya memulai tren smartphone layar besar yang sedang kita nikmati saat ini, namun juga mengeluarkan potensi terbaik yang bisa dimiliki oleh sebuah smartphone.

Performa Andal yang Dukung Produktivitas

Samsung Galaxy Note20

Berbicara soal produktivitas, tentu saja butuh spesifikasi dengan performa yang tinggi. Kurang masuk akal apabila sebuah ponsel dengan dapur pacu yang pas-pasan atau cenderung “lemot”, menawarkan produktivitas tinggi kepada pengguna.

Samsung secara konsisten menyematkan mesin yang bertenaga pada Galaxy Note seri pertama hingga Galaxy Note20 dan Galaxy Note20 Ultra. Prosesor generasi terakhir dengan performa kencang di zamannya selalu dipilih Samsung untuk menopang kinerja pada phablet-nya ini.

Misalnya saja Exynos 4 yang digunakan pada Galaxy Note generasi pertama. SoC tersebut kala itu merupakan chipset yang memungkinkan fitur multitasking pada dua layar perangkat sekaligus secara simultan.

Kemudian ada Samsung Galaxy Note5 yang jadi smartphone pertama dengan Exynos 7420. Prosesor itu merupakan SoC dengan fabrikasi 14nm FinFET pertama di dunia, dan menjadi salah satu chipset terbaik di tahun 2015 karena memiliki performa tinggi dengan efisiensi baterai yang baik.

Dan tahun ini, lewat Samsung Galaxy Note20 dan Galaxy Note20 Ultra, Samsung melakukan giant leap melalui Exynos 990 dengan fabrikasi 7nm yang punya kinerja kelas atas dengan konsumsi baterai yang efisien di kelasnya.

Bila dikalkulasi, prosesor Exynos 990 punya tenaga CPU dan GPU yang lebih baik 19% serta 13% dibandingkan seri Exynos terdahulu. Exynos 990 ini mampu mengoptimalkan peran AI di berbagai fitur, salah satunya pada kamera untuk lebih mengenali objek yang difoto dengan mengatur pencahayaan hingga mengurangi noise secara otomatis.

Selain itu, Exynos 990 juga membawa pengalaman multimedia dan gaming di level tertinggi saat ini. Prosesor ini pun mampu merekam video 8K pada 30fps dan mengeditnya, serta mendukung refresh rate 120Hz untuk pengalaman visual game yang begitu mulus.

Cukupkah dengan menerapkan prosesor yang kencang saja pada seri Galaxy Note? Tentu saja tidak. Samsung pun konsisten menghadirkan teknologi RAM terbaru dengan kapasitas besar.

{Baca juga: 5 Fitur Baru nan Canggih di Samsung Galaxy Note20 Series}

Samsung Galaxy Note8 misalnya, yang memiliki RAM 6GB LPDDR4 yang terbilang canggih kala itu. Dikombinasikan dengan prosesor 10nm, phablet itu masih terbilang mumpuni bahkan sampai sekarang.

Sedangkan di Galaxy Note20 dan Galaxy Note20 Ultra, terdapat RAM LPDDR5 dengan speed 1,5 kali lebih cepat dari LPDDR4X. Juga, memiliki kecepatan transfer data mencapai 51,2 Gbps dan penggunaan daya 30% lebih irit.

Baterai tak luput dari perhatian Samsung pada seri andalannya ini. Pasalnya, baterai pun sangat berpengaruh pada kinerja sebuah smartphone secara keseluruhan.

Saat merilis Galaxy Note edisi pertama, Samsung membekali smartphone tersebut dengan baterai 2.500 mAh. Saat itu, baterainya masih menggunakan model unibody, sehingga baterainya masih bisa dilepas dan dipasang kembali.

Samsung mempertegas status daya tahan baterai seharian ketika merilis Galaxy Note9 dengan baterai 4.000 mAh dan hanya membutuhkan sekitar 100 menit untuk pengisian penuh.

Kini, peningkatan signifikan pada baterai pun dibawa Samsung pada Galaxy Note20 Series. Baterai berkapasitas 4.500 mAh dan didukung fast charging 25W, serta kemampuan Fast Wireless Charging 2.0 dan Wireless PowerShare untuk mengisi daya Galaxy Buds, Galaxy Watch, sampai smartphone Samsung lainnya, disematkan pada seri powerphone ini.

LANJUT HALAMAN BERIKUTNYA >>

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here