telset

Review Razer Huntsman V2: Enak Buat Ngegame dan Ngetik

Telset.id – Nyaman atau tidaknya keyboard biasanya memengaruhi pengalaman para gamer saat memainkan game favorit mereka. Razer pun berupaya untuk membuat para gamer hardcore selalu menikmati jalannya permainan lewat seri keyboard terbaru yang baru saja kami review, Huntsman V2.

Razer Huntsman V2 merupakan keyboard gaming terbaru yang dijual di Indonesia dengan harga Rp 2,4 jutaan. Tersedia dua opsi model yang dijual oleh Razer, yakni full-sized dan tenkeyless atau TKL.

Masing-masing model juga terdiri dari dua pilihan switch, yaitu linear dan clicky. Perlu diketahui, linear ditandai dengan warna switch merah dengan suara keycaps yang senyap. Sedangkan clicky memiliki switch warna ungu dengan suara tombol lebih ramai dan responsif.

Tipe keyboard Razer Huntsman V2 yang kami review adalah full-sized dengan switch linear. Berikut ini ulasan lengkap khas tim redaksi Telset. Check this out!

Baca juga: Laptop Gaming Razer Blade 14 Dirilis

Desain

Review Razer Huntsman V2

Dari pandangan pertama, keyboard gaming ini terlihat seperti Razer Blackwidow V3 yang sempat kami gunakan dan review. Sasisnya terbuat dari bahan plastik berkualitas dengan balutan warna hitam polos pada bodi maupun keycaps-nya.

Layout Razer Huntsman V2 yang kami review adalah full-sized. Oleh karenanya, dimensinya pun terbilang panjang dan cukup besar. Tersedia banyak tombol dan kontrol yang lengkap, mulai dari tombol numerik, kontrol audio, termasuk juga roda volume yang menyatu dengan desain keseluruhan keyboard.

Razer menyertakan sandaran tangan magnetik yang super empuk dalam paket pembelian. Warnanya juga hitam pekat dan bisa dipasangkan dan juga dilepas sesuai keinginan.

Saat dipasangkan, sandaran tangan ini membuat tampilan Razer Huntsman V2 terlihat lebih gahar daripada keyboard gaming yang pernah kami coba. Apalagi, di bagian tengahnya tersemat logo khas Razer yang di-emboss.

Selayaknya keyboard gaming pada umumnya, Razer Huntsman V2 pun dilengkapi dengan lampu RGB per-key yang bisa diotak-atik warna dan efeknya melalui aplikasi Razer Synapse.

Review Razer Huntsman V2

Tersedia berbagai efek warna RGB pada aplikasi ini. Kalau tak puas dengan pilihan yang ada, Razer pun membebaskan pengguna seperti kami untuk menyesuaikan warna dan efeknya secara manual melalui fitur Chrome Studio.

Baca juga: Review Keyboard Razer Blackwidow V3

Beralih ke bagian bawah, Razer tak membiarkan keyboard andalan terbarunya terlihat sederhana tanpa akses sama sekali. Terbukti dengan adanya teks “By Gamers. For Gamers” yang memenuhi seluruh permukaan bagian bawah keyboard ini.

Agar gaming makin nyaman, terutama saat bermain game FPS terbaik dalam waktu yang lama, ada sepasang kaki penyangga. Saat digunakan, kaki penyangga ini memberikan sudut kemiringan lebih yang lebih ergonomis lebih-lebih ketika dipasangkan dengan sandaran tangan magnetik nan empuk.

Review Razer Huntsman V2

Sedikit membahas soal perkabelan, manajemen kabel di Razer Huntsman V2 sangatlah baik. Tak lagi di tengah seperti Blackwidow V3, posisi kabel berada di sisi kiri yang memudahkan kami untuk memosisikan rute kabel sesuai keinginan.

Hanya saja, tak seperti tipe TKL yang dapat dilepas, kabel pada model full-sized tak dapat dilepas. But, posisi kabel pada keyboard ini jadi nilai plus untuk Huntsman V2.

Kenyamanan Tombol

Review Razer Huntsman V2

Seperti yang sudah kami sebutkan di awal, Razer Huntsman V2 tersedia dalam dua pilihan switch, warna ungu untuk switch clicky dan warna merah untuk tipe linear.

Tipe switch dari Razer Huntsman V2 yang kami review adalah linear yang terasa mulus, empuk, dan responsif. Rasanya tak seperti menggunakan sebuah keyboard gaming yang biasanya terasa clicky saat ditekan.

Switch linear ini tak memberikan efek bunti “klik” atau “klak” saat kami menekan tombol-tombolnya. Meski demikian, keyboard gaming optikal ini sangat sip dipakai untuk bermain game.

Apalagi, Razer Huntsman V2 adalah keyboard gaming dengan polling rate tertinggi di dunia hingga 8.000 kHz. Polling rate 8.000 Hz berarti, keyboard dapat memeriksa penekanan tombol dan melaporkannya kembali ke komputer sebanyak 8.000 kali per detik.

Dengan kecepatan yang sangat tinggi, itu berarti Razer Huntsman V2 merupakan keyboard gaming yang memiliki input latensi terendah untuk saat ini.

Secara penggunaan, kami pun benar-benar sangat menyukai tipikal keyboard optikal dengan skema switch linear seperti ini. Untuk nge-game, keyboard dapat diset agar lebih responsif dan mencegah kesalahan penekanan keyboard lewat aplikasi Razer Synapse.

Baca juga: Review Mi WiFi Extender AC1200

Melalui aplikasi ini, kami sebagai pengguna dapat membuat keyboard masuk ke Gaming Mode yang dapat mematikan tombol Windows dan beberapa fungsi (Alt + Tab dan Alt + F4) sampai mengatur polling rate dari 125 kHz sampai 8.000 Hz.

Mengetik menggunakan keyboard ini juga terasa nyaman dan tidak mudah typo. Selain layout-nya yang luas, keycaps berbahan dasar plastik PBT ini juga sangat nikmat untuk ditekan.

Review Razer Huntsman V2

Apalagi, ada fitur di Razer Synapse yang memungkinkan kami untuk mengatur keyboard agar cocok untuk mengetik atau gaming. Oleh karenanya, kami rasa Razer Huntsman V2 adalah keyboard gaming hybrid yang asyik banget buat ngegame, kerja, sampai pemakaian kasual sehari-hari.

Memakai keyboard ini makin terasa menyenangkan dengan adanya sandaran tangan magnetik berbahan kulit yang halus dan empuk. Tangan tak terasa pegal dan nyeri, walau sudah berinteraksi dengan komputer selama berjam-jam lamanya.

Hanya saja ada kekurangan yang kami rasa saat memakainya kurang lebih seminggu. Pertama, ketika memakai sandaran tangan bawaan, keyboard ini menjadi sangat besar dan memakan ruang di meja. Selebihnya, keyboard ini benar-benar nikmat digunakan.

Fitur Razer Synapse

Fitur Keyboard Razer Synapse

Masih sama dengan Razer Blackwidow V3 yang sudah kami review sebelumnya, kemampuan keyboard gaming Razer Huntsman V2 pun bakal lebih maksimal dengan aplikasi tambahan bernama Razer Synapse.

Secara otomatis, aplikasi ini akan diunduh dan terpasang ketika keyboard terhubung ke komputer. Siapkan saja kuota kurang lebih 450 MB untuk download aplikasi Razer Synapse ini.

Melalui aplikasi Razer Synapse, kami dapat mengatur keyboard sesuai keinginan, mulai dari memetakan tiap tombol, masuk ke Gaming Mode, membuat entri makro, mengontrol pencahayaan RGB, mengatur Razer Hypershift, sampai sinkronasi pengaturan melalui sistem cloud.

Fitur Keyboard Razer Synapse

Baca juga: Review SSD Seagate One Touch

Jujur, kami menyukai tiap fitur yang disajikan oleh aplikasi Razer Synapse ini. Semua fitur terasa fungsional, tak ada fitur gimmick ataupun fitur pelengkap saja. Semua fitur yang ada berpengaruh pada pengalaman kami sebagai pengguna kasual ataupun sebagai seorang gamer.

Lighting contohnya. Kami tak cuma bisa memilih efek RGB dan transisi cahaya yang telah disediakan saja, tapi juga bisa membuat efek dan warna sendiri secara bebas melalui Chroma Studio. Kami pun mampu menyesuaikan intensitas cahaya latar pada keyboard secara gampang.

Fitur Keyboard Razer Synapse

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, tersedia juga fitur Gaming Mode, Keyswitch Optimization, Polling Rate, sampai Keyboard Properties, yang semuanya berguna untuk menambah user experience saat nge-game.

Kesimpulan

Review Razer Huntsman V2

Subjektif sih, sebuah keyboard gaming dengan harga Rp 2,4 jutaan itu terasa mahal untuk seorang gamer kasual alias tidak hardcore-hardcore amat. Namun dengan banderol harga tersebut, kami rasa Razer Huntsman V2 tetap sangat kayak dijadikan sebagai pilihan utama.

Ada beberapa alasan mengapa kami mengatakan hal itu. Soal desain, keyboard ini punya desain yang tergolong oke dengan balutan warna hitam polos doff yang membuatnya terlihat gahar dan bebas dari jejak-jejak sidik jari yang menempel.

Meski memang tak ada logo Razer yang menyala seperti Razer Blackwidow V3 yang sempat kami review, namun seri Huntsman V2 ini punya kesan gaming yang terasa kuat.

Baca juga: TWS Razer Hammerhead True Wireless X

Layout full-sized memang terasa begitu besar buat kami, belum lagi ditambah dengan adanya sandaran tangan yang ukurannya bongsor juga. Cuma, secara penggunaan sih enak banget. Keycaps-nya empuk, senyap, dan penyangga lengan pun bikin nyaman, intinya pas lah untuk kerja ataupun bermain game dengan grafis terbaik sekalipun.

Aplikasi Razer Synapse juga termasuk tools yang lengkap. Kami dapat memetakan tombol, membuat entri makro, mengatur Razer Hypershift untuk fungsi sekunder, sampai menyesuaikan efek pencahayaan RGB tiap tombol melalui Chroma Studio.

Pertanyaan pada kesimpulan review Razer Huntsman V2 ini, apakah layak dibeli? Kalau Anda seorang gamer dengan bujet di atas rata-rata, keyboard gaming ini bisa jadi pilihan utama. Tak cuma desainnya saja yang gamer banget, kenyamanan dan kenikmatan saat bermain game pun bisa Anda dapatkan saat menggunakan keyboard satu ini. (MF)

Kelebihan Keyboard Razer Huntsman V2

  • Warna hitam doff yang terasa elegan, tapi punya kesan gaming yang kuat
  • Full-sized dengan kontrol audio yang lengkap
  • Switch linear yang senyap, empuk, enak untuk pemakaian sehari-hari
  • Keycaps terbuat dari plastik PBT yang berkualitas
  • Tombol responsif, pas untuk game FPS yang butuh respon cepat
  • Manajemen kabel yang sangat baik
  • Ada penopang tangan yang empuk dengan bahan yang halus
  • Polling rate tercepat untuk saat ini, 8.000 Hz
  • Aplikasi Razer Synapse dengan fitur kustomisasi lengkap

Kekurangan Keyboard Razer Huntsman V2

  • Ukurannya terlalu besar
  • Kabel kurang panjang
  • Tumpuan untuk tangan kerap terlepas dari keyboard

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

- Advertisement -

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0