Beranda blog Halaman 3972

Tencent Luncurkan Bank Online Swasta Pertama di China, WeBank

0

Chinese YuanJAKARTA – Tencent, salah satu perusahaan internet terkemuka di China, meluncurkan bank online swasta pertama di negara itu hari ini. Diberi nama WeBank, menyusul popularitas aplikasi pesan Tencent, WeChat, lembaga keuangan ini adalah yang pertama di China yang berbasis pada Internet.

Tencent dan pesaingnya Alibaba ada di antara sepuluh investor swasta yang telah disetujui oleh pemerintah Cina tahun lalu untuk meluncurkan lima bank swasta.

Adapun tujuan dari program percontohan ini adalah untuk menyediakan lebih banyak kredit untuk usaha kecil, yang sering dirugikan ketika ingin mengamankan pinjaman dari bank-bank BUMN meskipun sebenarnya penting untuk pembangunan ekonomi China.

“Kami akan menurunkan biaya untuk dan memberikan manfaat praktis bagi pengusaha kecil, sambil memaksa institusi keuangan tradisional untuk mempercepat reformasi,” demikian diungkapkan Perdana Menteri China, Li Keqiang, dalam acara peluncuran yang berlangsung di Shenzhen hari ini.

Menurut Financial Times, pinjaman pertama WeBank itu (dibuat ketika Li menekan tombol) adalah sebesar 35.000 RMB (sekitar Rp 70 juta) untuk seorang sopir truk.

Sektor keuangan ini boleh dibilang merupakan medan pertempuran yang relatif baru baik bagi Alibaba maupun Tencent, sementara keduanya sudah bersaing dalam bisnis e-commerce, pesan, dan big data.

Produk jasa keuangan pertama Tencent, yang disebut Licaitong, diluncurkan pada bulan Januari 2014, sementara Alibaba, Baidu, dan penjual elektronik Suning Commerce Group juga mendapat ijin pemerintah untuk menawarkan reksa dana, pinjaman, dan asuransi.

Dilansir telsetNews dari TechCrunch, (5/1/2015), program percontohan Tencent ini merupakan bagian dari upaya pemerintah China untuk mengurangi jumlah kontrol bank BUMN terhadap perekonomian dan upaya lebih lanjut yang sedang berlangsung pada reformasi keuangan.

Perusahaan yang ingin meluncurkan layanan bank swasta di China berharap bisa mengambil keuntungan dari memudarnya kepercayaan terhadap bank-bank BUMN di negara itu, yang baru-baru ini mengalami peningkatan kredit macet berkat perlambatan pertumbuhan ekonomi. [IF]

 

Ini Dia Smartphone dengan 3 OS Sekaligus, Alcatel Pixi 3

0

Alcatel Pixi 3JAKARTA – Pengguna smartphone sepertinya tidak perlu khawatir mengenai berbagai kemungkinan yang bisa saja terjadi pada pasar smartphone. Sebut saja, bahwa pasar tersebut akan menjadi homogeny. Pasalnya, Alcatel memiliki proposisi yang menarik untuk Anda: smartphone terbarunya, Pixi 3, tersedia dalam empat ukuran yang berbeda, yakni 3,5 inci, 4.0 inci, 4.5 inci, dan 5.0 inci. Menariknya lagi, keempatnya bisa menjalankan baik Android, Windows Phone, atau Firefox OS.

Seperti diketahui, OS Android dan Firefox selama ini tidak pernah memiliki persyaratan perangkat keras yang ketat, sehingga memungkinkan bagi OEM dari menempatkan OS pada perangkat yang sama.

Dilansir telsetNews dari Arstechnica, (5/1/2015), dimasukkannya Windows Phone, di sisi lain, hanya dimungkinkan oleh update Windows Phone 8.1 yang relatif baru. Versi dari sistem operasi itu menghilangkan beberapa tombol hardware yang dibutuhkan, sehingga memungkinkan OEM menempatkan Windows Phone, Android, dan sistem operasi lain pada ponsel yang sama tanpa benar-benar mengubah hardware.

Sejauh ini, belum ada informasi mengenai spesifikasi, harga, ataupun ketersediaan Pixi 3. Satu-satunya spesifikasi yang beredar adalah tentang jaringan selulernya, di mana tiga versi terbesar dari ponsel ini di kabarkan akan mendukung kecepatan 3G dan LTE, sementara model 3,5 inci hanya akan didukung 3G.

Nah, apakah itu berarti bahwa ponsel terkecil juga akan memiliki spesifikasi yang lebih rendah, kita akan tahu dengan pasti saat waktunya tiba.

Alcatel kabarnya akan berada di CES minggu ini. Jadi mungkin kita akan dapat mempelajari lebih lanjut mengenai ponsel anyar tersebut, juga smartwatch “terjangkau” barunya di ajang tahunan yang biasa digelar di Las Vegas, AS itu. [IF]

 

 

Meluncur 9 Januari, Xiaomi Redmi 2 Dibanderol Rp 1,4 Juta

0

Redmi 2JAKARTA – Warna-warna cerah sepertinya akan menjadi pilihan kebanyakan pembuat ponsel tahun ini. Jika sebelumnya kita melihat ada Meizu M1 Note, yang datang dengan banyak pilihan warna, kini giliran Xiaomi yang menawarkan hal serupa, lewat Xiaomi Redmi 2, yang datang dalam berbagai macam bagian plastik pastel berwarna. Ini adalah penerus dari handset laris Redmi 1S.

Datang dengan bodi yang terbilang ramping, dengan ketebalan 9.4mm dan berat 133 gram, Xiaomi Redmi 2 melenggang dengan kapasitas baterai 2200 mAh, kamera belakang 8 MP dan kamera depan 2 MP. Demikian dilansir telsetNews dari Androidauthority, (5/1/2015).

Di bawah layar IPS berukuran 4,7 inci 1280 x 720p, Anda akan menemukan prosesor quad-core 1.2GHz Snapdragon 410 (64-bit), GPU Adreno 306, dukungan Dual-SIM LTE (TDD / FDD), RAM 1GB dan penyimpanan internal 8GB yang dapat diupgrade sampai 32GB.

Produk ini terdaftar sebagai pemilik MIUI 6 dan 5 warna untuk penutup belakang, meskipun tidak jelas apakah penutup belakang itu bisa dilepas atau tidak.

Xiaomi Redmi 2, kabarnya akan dijual dengan harga 699RMB atau sekitar Rp 1.4 juta  jika dikonversi ke dalam rupiah.

Hmm… harga yang terbilang murah untuk apa yang ditawarkan, bukan? Sayang, karena untuk sementara ini ponsel tersebut baru hanya akan mengunjungi China pada 9 Januari mendatang. Pengguna di India, Filipina, dan pasar lainnya, termasuk Indonesia, di mana Xiaomi terbilang cukup populer, tampaknya akan harus menunggu sedikit lebih lama sebelum bisa mencicipinya. [IF]

 

ViewSonic V55, Smartphone dengan Pemindai Retina & Lensa Yang Dapat Dilepas

0

Viewsonic V55JAKARTA – Setelah cukup lama tidak terdengar namanya, ViewSonic baru-baru ini dikabarkan tengah mengerjakan sebuah teknologi bio-metrik baru yang akan membuat pemindaian sidik jari terlihat seperti teknologi lama. Ya, smartphone ViewSonic V55 baru akan datang dengan pemindai retina. Sebuah teknologi pemindai generasi berikutnya, yang memindai mata untuk membuka ponsel.

Pemindai retina (Iris scanner) ini terletak di bagian kanan atas perangkat dan tersembunyi dari pandangan. Pengguna harus membuka handset dengan menggeser potongan kecil di depan pemindai ke samping. Ini akan mengaktifkan lampu untuk menunjukkan bahwa pemindai telah diaktifkan.

Teknologi ini, seperti dilaporkan Technodify, (5/1/2015), akan mengamankan informasi di dalam perangkat. Tak hanya itu, perusahaan ini juga menyertakan kemampuan untuk menambahkan lensa tambahan untuk bagian belakang perangkat.

Dari segi spesifikasi, V55 datang sebagai ponsel mid-range, di mana ini menawarkan prosesor 64-bit, quad-core 1,4 GHz Qualcomm Snapdragon 410, dikombinasikan dengan 2GB RAM, penyimpanan internal 16/32 GB dan layar 5,5 inci, 1080p.

Itu belum termasuk kamera belakang dengan resolusi 13MP (sensor Sony) dan dukungan 4G LTE. [IF]

Google Beberkan Kelemahan Windows 8.1

0

Windows 8.1JAKARTA – Google mengungkap kelemahan celah keamanan atau bug di dalam sistem Windows 8.1. Menariknya, selain melaporkan pada Microsoft, ternyata kelemahan ini juga dibeberkan Google ke publik.

Lewat Project Zero yang dijalankannya, Google mengungkapkan bahwa bug yang mereka temukan ini dapat berakibat cukup fatal, karena bisa membuat pengguna dengan akses level bawah bisa menjadi level administrator pada komputer manapun yang menggunakan Windows 8.1. Dengan begitu, pengguna tersebut bisa mengakses berbagai data sensitif pada sistem.

Google, seperti dikutip telsetNews dari Engadget, Senin (5/12/2015), ternyata tidak hanya melaporkan bug ini pada Microsoft, tapi juga mempublikasikan celah keamanan di Windows 8.1 itu. Bahkan Google memberikan sejumlah kode yang dapat digunakan untuk membobolnya.

Melihat aksi Google itu, Microsoft langsung bergerak cepat mencari solusi masalah tersebut. Meski masih belum memperbaiki bug tersebut, namun raksasa software itu menyatakan bahwa peretas harus tetap memiliki data-data logon yang valid untuk bisa masuk ke dalam sistem yang mereka sasar.

Pihak Microsoft menerangkan bahwa cara tersebut dapat meminimalisir kerusakan, walaupun sebenarnya masih ada kemungkinan fatal akibat bug di Windows 8.1 itu.

“Saat ini kami sedang mengerjakan update keamanan untuk mengatasi masalah perubahan hak akses tersebut,” tulis penjelasan Microsoft dalam pernyataan resminya.

Google mengklaim telah melaporkan masalah bug ini kepada Microsoft pada tanggal 30 September 2014. Saat itu Google menyatakan telah memberikan jangka waktu 90 hari untuk memperbaiki celah keamanan tersebut.

Sayangnya ‘peringatan’ itu kurang digubris hingga tenggat waktu yang diberikan lewat. Dan akhirnya raksasa mesin pencarian itu memutuskan untuk mempublikasikan masalah bug di Windows 8.1 itu.[HBS]

 

Sony Kembali Hadirkan Walkman di Ajang CES

0

Sony Walkman NW-ZX2JAKARTA – Sony kembali menghadirkan produk walkman teranyarnya di ajang CES 2015 di Las Vegas, AS. Sony Walkman NW-ZX2 menjadi produk Walkman kedua Sony pasca dirilis pada September 2014 lalu, yakni A17. Tapi, apakah Walkman baru ini akan mengembalikan kejayaan Sony?

Walkman baru Sony ini merupakan evolusi dari ZX1, yang dijual dengan harga ritel USD 841 di Inggris. Melihat bentuknya, perangkat baru ini mengadopsi desain klasik Sony

Yakni dengan lengkungan dan warna matte black dengan headphone jack warna meas dan kontrol panel yang tidak biasanya. Tombol play/pause juga terlihat di bagian pinggir.

Seperti dikutip dari The Verge, (7/1/2015), Sony Walkman NW-ZX2 didukung Android OS dan menggunakan dukungan teknologi audio dengan tingkat resolusi tinggi.

Walkman canggih ini dilengkapi high-resolution audio playback yang kompatibel dengan file audio jenis WAV, AIFF, FLAC, DSD dan masih banyak lagi.

Sony memberikan memori internal berkapasitas 128GB plus sebuah slot microSD card untuk mencukupi kebutuhan lagu-lagu favorit Anda sepanjang hari. Pemutar musik ini diklaim mampu bertahan selama 60 jam secara terus-menerus.

Selain itu, Sony Walkman NW-ZX2 juga disertai built-in WiFi, Bluetooth dengan LDAC hi-fidelity wireless music streaming, juga DSEE HX yang mendukung up-scaling compressed sound (file audio yang sudah dikompres) ke tingkatan high-resolution.

Konektivitas lainnya adalah NFC untuk memudahkan walkman terhubung dengan ponsel, speaker dan aksesoris lain.

Sony sepertinya ingin mengembalikan masa kejayaan dari brand Walkman mereka. Sony Walkman NW-ZX2 dibanderol seharga USD1199 atau sekitar Rp 15 juta.[AI/IF]

Sony Walkman NW-ZX2 (2)

Sony Walkman NW-ZX2 (3)

Sony Walkman NW-ZX2 (4)

Diam-diam Twitter Ingin Luncurkan Platform Video Mirip YouTube

0

TwitterJAKARTA – Kabar baik datang dari Twitter baru-baru ini, yang mengatakan mereka tengah mengerjakan video platform di 2015 yang memungkinkan pengguna mengunggah dan melakukan twit dari clip asli yang mereka kirimkan.

“Selain bisa melihat video secara mudah di Twitter, pengguna juga seharusnya bisa melakukan perekaman, edit dan berbagi video dengan Twitter,” kata Kevin Weil, VP of Product Twitter melalui email, seperti dikutip dari Business Insider, (4/1/2015).

Lebih lanjut, layanan ini diperkirakan akan mencapai para pengguna Twitter pada pertengahan tahun pertama di 2016. Di website Twitter, produk ini bisa dilihat. Misalnya pada halaman FAQ di website, video.twitter.com, akan terlihat platform video yang mirip dengan layanan YouTube.

Video yang diunggah bisa mencapai 10 menit, dengan file mov dan mp4. Dengan statistik pemirsa video yang diunggah mulai dari 25%-100%. Tak hanya itu, video juga kabarnya bisa dihapus walaupun sudah di posting.

Tambahan lain untuk pembaharuan di 2015, Twitter juga menambahkan lokasi pada setiap pengguna. Fitur ini merupakan kolaborasi Foursquare dan twitter. Tentu saja, disamping berencana untuk memperbaiki tools Direct Message juga pada tahun 2015 ini. [AI/IF]

Nokia HERE Catat 1 Juta Unduhan di Google Play

0

Nokia-HERE-for-AndroidJAKARTA – Saat pertama kali mendarat di Google Play 6 bulan yang lalu, atau sekitar Agustus 2014, Nokia HERE memang hanya diperuntukkan bagi pengguna Samsung Galaxy. Baru pada bulan  Oktober 2014, aplikasi ini bisa dijalankan di semua perangkat  Android 4.1. Saat ini, atau sekitar empat bulan setelah rilis, Nokia HERE tercatat mendapatkan lebih dari 1 juta unduhan.

Ini tentu saja kabar baik. Phoneerana mencatat, (4/1/2015), berdasarkan data Google Play, aplikasi pemetaan ini diinstal antara 1 juta – 5 juta. Tapi yang pasti, hampir satu juta pengguna telah mengunduh Nokia HERE sebelum mencapai Google Play.

Nokia-HERE-for-Android1Nokia HERE merupakan aplikasi berbasis peta dan navigasi. Nokia HERE menjadi favorit karena bisa dijalankan secara offline.

Nokia HERE kini menjadi salah satu bisnis penting Nokia agar tetap eksis di industri teknologi. Aplikasi ini berjalan di lebih dari 100 negara di dunia. [AI/IF]

Yes, Ada Flappy Bird di Android Wear

0

Flappy Bird1JAKARTA – Ingat Flappy Bird? Game fenomenal karya Dong Nguyen ini kini tersedia di peragkat Android wear, tapi secara tidak resmi. Game ini berisi burung bingung yang harus menghindari banyak rintangan, dan karena tidak mudah, banyak orang menyukai game ini.

Namun, karena keberadaannya tidak resmi, game ini tidak bisa diunduh melalui Google Play. Untuk mendapatkannya, Anda harus melakukan pengunduhan untuk versi modifikasi di apk file pada smartwatch.

Seperti dikutip dari gsmarena, (4/2/2015), hasil percobaan menujukkan game ini bisa diunduh di salah satu smartwatch berbasis Android Wear, yakni Moto 360.

Nah, Anda pemilik Moto 360? Mungkin ada baiknya untuk mencoba mengunduhnya, jika berminat. [AI/IF]

Militer AS Gunakan Peluru dengan Remote Control

0

gammasquadsniperJAKARTA – Seperti halnya permainan di video game, kini militer Amerika Serikat (AS) melaui Kementerian Pertahannya bakal menggunakan peluru dengan remote control. Uji peluru dengan remote control ini berlangsung sukses.

Seperti dikutip dari uproxx.com, peluru ini bisa berubah arah ke arah yang sudah ditentukan, sesaat setelah ditembakkan. Pengendalian peluru ini dengan menggunakan remote control.

Peluru ini bernama Extreme Accuracy Tasked Ordinance Weapon atau EXACTO. Peluru ini dilengkapi dengan sirip kecil sebagai alat perubah arah.

Peluru jenis ini akan berguna bagi para sniper atau penembak jitu di jajaran militer AS. Dengan cara ini tidak banyak amunisi yang terbuang.

 

Bagaimana Teknologi Merubah Perjalanan Wisata di 2015

0

Near-Field-Communication-NFC-technologyJAKARTA – Perjalanan wisata di 2015 akan berbeda sebab ada banyak perubahan teknologi baik hardware ataupun software yang masuk ke segmen ini. Perubahan ini juga terjadi seiring dengan meningkatnya penggunaan mobile device.

Nah, apa saja dampaknya? Berikut daftar teknologi yang merubah wajah perjalanan wisata di 2015, seperti dikutip dari Telegraph.

Hilangnya Roaming

Ponsel “seperti” tidak berfungsi ketika kita bepergian ke negara lain. Ponsel bisa berfungsi tapi pengguna kena roaming perator yang tarifnya luar biasa mahal. Tapi ada cara tertentu untuk menghindari roaming antar negara, misal dengan aplikasi anti roaming seperti Roamer untuk Android dan iOS.

Bayar Seperlunya

Selain itu akan ada konvergensi cara pembayaran dengan mobile wallet, misalkan dengan Apple Pay. Beberapa perusahaan perjalanan wisata sudah menggunakan aplikasi untuk kenyamanan penggunanya misal menggunakan Uber taxi, atau aplikasi pencari hotel seperti HotelTonight. Atau aplikasi restoran OpenTable dan sebagainya. Pebayaran menggunakan ponsel akan jadi mainstream di 2015.

Biro Wisata

Mengacu pada “menanjaknya” teknologi wearable, yang dimotori Apple Watch di 2015, atau Android Wear dan lainnya, dimana apliaksi perjalanan mulai masuk ke device ini. Misal untuk manajemen itinerary  dengan aplikasi TripCase, untuk notifikasi perjalanan dengan pesawat terbaang. Ke depan, jam tangan pintar akan bekerja juga sebagai “biro wisata” bagi penggunanya.

Tech in times

Beberapa hotel akan menggunakan handphone anda sebagai kunci kamar. Atau menggunakan handphone sebagai alat check in. Beberapa aplikasi yang sudah ada misal Starwood untuk iOS.

Palm Dikabarkan Bakal Balik ke Pasar

0

PalmJAKARTA- Masih ingat Palm? Anda yang mengalami masa keemasan PDA pasti ingat merek yang satu ini. Pada saat device Android dan iOs muncul, PDA merupakan salah satu device yang tersingkir. Demikian juga merek Palm.

Seperti dikutip dari Slashgear, Palm saat ini merupakan divisi di bawah HP. HP sebenarnya hanya ingin webOS dari Palm dan meninggalkan merek ini, hingga akhirnya webOS Palm tidak berfungsi dan akhirnya menghilang.

Sebuah website dengan URL mynewpalm.com dan dengan logo familia Palm, hadir dengan kata-kata “Smart Move” dan “Coming Soon”. Indikasinya jelas, Palm akan melakukan comeback. Dan diyakini TCL Communication merupakan perusahaan di balik website ini.

Seperti diketahui, TCL Communication merupakan brand mobile dari Alcatel One Touch. Nicolas Zibell dari TCL telah sah menggunakan nama Palm di Oktober lalu dari HP, melalui firma bernama Wide Progress Limited LCC.

Belum ada jaminan kapan produk palm akan kembali lagi ke pasaran. Tapi teaser yang ada menyebutkan dalam waktu dekat. Sebagai informasi, pemilik paten webOS saat ini adalah LG.