Beranda blog Halaman 3942

Hacker Berulah Lagi, Curi 80 Juta Data Nasabah Asuransi Kesehatan Anthem

0

Anthem-Hack_WillJAKARTA – Anthem merupakan perusahaan asuransi kesehatan terbesar kedia di Amerika Serikat. Perusahaan ini pada hari ini melaporkan adanya infiltrasi hacker ke dalam jaringan komputernya, dan mencuri 80 juta data personal nasabahnya.

Seperti dikutip dari Mashable, Jumat (06/02/2015). Presiden dan CEO Anthem Joseph R Swedish mengatakan kejadian ini sangat luar biasa, sebab hacker tidak hanay berhasil mencuri data nasabah, tetapi juga mencuri data pegawai Anthem, termasuk data sang CEO sendiri.

Menurut Anthem, para hacker ini dapat mencuri nama, kelahiran, alamat email, detail pegawai, nomer keamanan sosial, pendapatan, serta alamat rumah nasabah yang terkaver asuransi. Anthem tidak mengatakan adanya pencurian data kartu kredit atau informasi medis yang dijalani nasabah.

Anthem, sebelumnya bernama WellPoint hingga Desember 2014 lalu. Saat ini mengkaver sekitar 37 juta nasabah di puluhan negara bagian di AS, termasuk di California, new York dan Ohio.

Beberapa produk Anthem yang dicuri data nasabahnya antara lain Anthem Blue Cross, Blue Cross dan Blue Shield of Georgia, Empire Blue Cross dan Blue Shield serta Amerigroup. Saat ini FBI sedang menginvestigasi kasus ini dan perusahaan mempekerjakan perusahaan keamanan internet Mandiant untuk memberikan pertahanan jaringan. (AI/MS)

Apple Bikin Aplikasi Android untuk Pertama Kalinya

1

Beats with Apple logo-970-80JAKARTA – Apple diberitakan sedang merintis pembuatan aplikasi baru untuk iOS dan Android, untuk layanan streaming musik beats Music. Sebelumnya pada Mei 2014 lalu, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini membeli Beats Audio seharga US$ 3 miliar. Dengan pembuatan aplikasi Android ini, Apple ingin layanan streaming musiknya bersaing dengan layanan serupa seperti Spotify.

Seperti dikutip dari Phone Arena, Jumat (06/02/2014), rumor yang beredar menyatakan Apple akan menyediakan layanan streaming musik seharga US$ 7,99 per bulan, lebih rendah dibanding Spotify dan layanan musik streaming terkemuka lain. Jika Apple sudah menyebutkan label harga, pasti akan ada beberapa perpindahan di pasar. Tapi, agar benar-benar sukses di pasar ini, Apple harus membuat aplikasi Android.

Menurut beberapa sumber, menyatakan Apple saat ini ebnar-benar sedang menyiapkan aplikasi berbasis platform Google tersebut. Dengan demikian, pengguna Android nantinya bisa menggunakan layanan Beats melalui langganan.

Jika rumor ini benar, maka Apple akan mencatatkan sejarah perusahaan, dengan membangun apliaksi Android untuk pertama kalinya. Kemungkinan aplikasi ini akan dipamerkan di ajang WWDC mendatang. (AI/MS)

Masalah Selesai, Snapdragon 810 Mulai Diproduksi Pertengahan Maret

0

qualcomm-snapdragon-805JAKARTA – Ada pendapat yang mengatakan bahwa penggunaan chipset Exynos di Samsung Galaxy S6, smartphone flagship Samsung, bukanlah akibat isu overheating di TSMC pada SoC ritel terbaru Qualcomm. Tapi, memang karena Samsung ingin menantang posisi Qualcomm sebagai mobile chip maker terkemuka, serta ingin menandingi proses manufaktur 14nm yang superior dari Qualcomm.

Seperti dikutip dari Phone Arena, Jumat (06/02/2015),  rumor ini beredar dari analis Tiongkok yang dekat dengan isu TMSC, yang menjadi isu utama produksi Snapdragon 810. Menurut analis ini, isu heat-dissipation pada frekuensi puncak sudah berhasil diselesaikan Qualcomm. Dengan demikian TMSC akan dikapalkan pada konsumen secepatnya.

Produksi produk baru ini diperkirakan selesai di pertengahan Maret tahun ini, dengan demikian, semua handset yang akan menggunakan Snapdragon 810 bisa dipamerkan di ajang MWC 2015 di Barcelona, Spanyol.

Apakah ke depan Samsung Galaxy S6 akan dikapalkan dengan chipset Exynos 7 Octa? atau ada beberapa produk Galaxy S6 akan menggunakan versi chipset Snapdragin 810? semua pertanyaan tersebut belum terjawab. Tapi jika Samsung benar-benar ingin bersaing dengan Qualcomm, maka perusahaan Korea Selatan tersebut akan menggunakan Exynos di beberapa produk flagshipnya dalam waktu lama. (AI/MS)

SwiftKey Rilis Update Terbaru, Bawa 800 Emoji ke Perangkat iOS

0

emojiJAKARTA – Aplikasi penyedia kibor SwiftKey mengumumkan update aplikasi untuk iOS. Sama halnya dengan SwiftKey QWERTY yang mengingat kata yang paling sering digunakan dan frasa yang sering digunakan, maka update baru SwiftKey akan mengingat emoji yang paling sering digunakan.

Seperti dikutip dari Phone Arena, Jumat (06/02/2015), dengan fitur pengingat emoji ini maka pengguna bisa lebih cepat menemukan emoji yang diinginkan dan menggunakannya. Dalam update terbaru SwiftKey ini tersedia 800 emoji yang bisa diakses dengan mengklik gambar ‘smiley face’ di kiri bawah kibor.

Update terbaru juga menyematkan fitur swipe-to-type untuk pengguna iPad. Menggunakan SwiftKey Flow akan semudah menggerakkan jari dari huruf ke huruf diatas layar gelas tablet anda. Penggunaan fitur Flow juga ada keuntungan lain misal ada fitur auto koreksi, periode cepat dan lainnya.

Untuk pengguna yang menyukai suara ketukan kibor, SwiftKEy untuk iOS kini juga ada fitur suara. Untuk mengaktifkannya, cukup masuk ke Keyboard Settings > Advanced settings. Sebagai tambahan, update SwiftKey untuk iOS juga memasukkan 11 bahasa baru, misal Bulgaria, Kroasia dan Yunani. (AI/MS)

Layanan eMBMS, Janjikan Streaming Video Lancar di Ponsel Samsung

0

Samsung-Advances-Smart-eMBMS-Solution-with-Improved-Video-ExperienceJAKARTA – Samsung Electronics penyedia solusi jaringan broadband mobile, mengumumkan upgrade signifikan terhadap fitur eMBMS (evolved Multimedia Broadcast and Multicast Service) pertama di dunia yang akan tersedia untuk pelanggan LTE yang menggunakan ponsel tertentu buatan Samsung (diawali dengan Galaxy Note 3).

Samsung Nantinya akan bekerja sama dengan para operator, untuk saat ini Samsung sudah bekerjasama dengan Korea Telecom (KT). Untuk menyediakan peralatan jaringan eMBMS dan solusi untuk mendukung peluncuran layanan itu.

eMBMS adalah teknologi LTE baru yang memungkinkan beberapa pengguna untuk secara bersama dan efisien menikmati layanan video berkualitas HD untuk pengalaman konsumsi multimedia yang canggih.

“Solusi Samsung eMBMS dirancang untuk menyediakan operator dengan alat yang efisien dan sangat efektif untuk mengelola traffic data mobile, khususnya konten video,” ujar Joonho Park, Senior Vice President and head of Global Sales & Marketing dalam pernyataannya yang dilansir samsungtommorow, Jumat (06/02/2015).

“layanan ini memberikan manfaat bagi pengguna yang dapat mengurangi tampilan yang tertunda pada saat live streaming, kualitas video yang lebih tinggi dan tidak ada lagi buffering video. Hal ini merupakan tonggak penting bagi jaringan mobile data.” Ungkap Joonho.

LTE eMBMS pertama di dunia, layanan ‘Olleh LTE Play,’ didukung oleh solusi peralatan jaringan canggih milik Samsung dan telah disesuaikan dengan jaringan LTE dari KT. Untuk mengakses layanan ini pengguna melakukan upgrade sofware terlebih dahulu untuk perangkat mereka.

Lalu kapan teknologi ini akan diterapkan di Indonesia? Kita tunggu saja perkembangannya.(MS)

Ini Harga Iphone 6 dan Iphone 6 Plus Versi Trikomsel

0

iphone-6-dan-6-plusJAKARTA – Mulai hari, Jumat (06/02/2015),Iphone 6 dan Iphone 6 Plus secara resmi beredar di Indonesia. Kali ini kedua ponsel Amerika ini masuk ke Indonesia melalui jalur distributor.

Distributor yang berkesempatan menghadirkan kedua produk ini adalah Trikomsel  dengan gerai-gerai resminya seperti Okeshop, Global Teleshop dan Global Apple Premium Reseller yang tersebar di wilayah Indonesia.

Trikomsel menyediakan fasilitas cicilan bunga 0% sampai dengan 12 bulan membuat impian membeli iPhone 6 dan iPhone 6 Plus akan lebih ringan terlaksana. Tersedia pula cashback sampai dengan Rp 500.000 untuk pembelian menggunakan kartu kredit bank yang berpartisipasi. Kali ini ada 13 (tiga belas) bank yang ikut meramaikan peluncuran iPhone 6 dan iPhone 6 Plus di Okeshop, Global Teleshop dan Global Apple Premium Reseller, yakni: BCA, HSBC, Standard Chartered, ANZ, BNI, Danamon, Mandiri, OCBC NISP, BII, CIMB Niaga, Citibank, Bank Permata dan UOB.

Trikomsel juga bekerjasama dengan tiga operator besar yakni Telkomsel, XL dan Indosat, menambah keuntungan membeli iPhone 6 dan iPhone 6 Plus sekarang dengan memberikan banyak benefit untuk pelanggan pre-paid dan post-paid.

iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang merupakan kemajuan terbesar dalam sejarah iPhone sampai saat ini, dijual serentak dengan harga:

iPhone 6              :

16 GB    —           Rp 10,799,000

64 GB    —           Rp 12,399,000

128GB   —           Rp 13,999,000

iPhone 6 Plus    :

16GB     —           Rp 12,399,000

64GB     —           Rp 13,999,000

128GB   —           Rp 15,499,000

 

 

Google Belum Kapok Jual Google Glass

0

Sergey Brin memakai Google GlassJAKARTA – Nasib Google Glass layu sebelum berkembang, setelah Google mengumumkan akan menghentikan penjualan kacamata pintarnya itu mulai tanggal 19 Januari 2015 lalu. Apakah itu artinya Google kapok membuat Google Glass? Ternyata tidak, karena proyek ambisius itu masih akan dilanjutkan.

Dalam pernyataannya bulan lalu, Google menyatakan Glass akan berdiri sebagai divisi tersendiri di Google. Mantan eksekutif Apple Tony Fadell ditunjuk sebagai pengawas divisi tersebut. Sedangkan operasional harian masih tetap dibawah Ivy Ross.

Di bawah kepemimpinan baru, proyek Google Glass telah dipastikan akan dihentikan penjualannya ke pengguna. Tapi ternyata bukan berarti proyek kacamata pintar sudah tamat, melainkan hanya akan didesain ulang dari awal.

Masih belum ada informasi detail tentang rencana pengembangan Google Glass di depan. Tapi dapat dipastikan pengembangan lanjutan Google Glass bakal lebih ketat. Jadi jangan harap bakal menemukan bocorannya. Apalagi Tony Fadell pernah mengatakan bahwa Google Glass terbaru tak akan diungkap ke publik sampai dianggap sempurna.

Namun, seperti telsetNews kutip dari Engadget, Kamis (5/2/2015), pengembangan Google Glass baru kemungkinan tak akan selama sebelumnya. Karena Fadell tidak benar-benar memulainya dari awal. Sehingga bisa disebut Fadell hanya akan meyempurnakan saja.

Atau mungkin juga Google Glass sebenarnya telah melewati tahap uji coba dan telah mendapat cukup banyak masukan dari para penggunanya. Dengan begitu pengembangan lanjutan yang dilakukan Fadell sebenarnya adalah tahap selanjutnya yang harus dikerjakan sebelum Google Glass dipasarkan secara massal.

Sebagai informasi, pada tahap eksperimen, Google Glass dijual cukup mahal yakni senilai USD 1500. Sedangkan untuk versi massalnya yang masih belum jelas kapan dipasarkan, Google Glass konon akan dihargai pada kisaran angka USD 299.[HBS]

Samsung: Kami Terbesar di India, Bukan Micromax!

0

micromax-samsungJAKARTA –  Lembaga riset, Canalyst, beberapa hari lalu merilis laporan terbarunya yang cukup mengejutkan, dimana disebutkan bahwa Samsung telah ‘dipencundangi’ Micromax di India. Tak butuh waktu lama, Samsung langsung membantah laporan Canalyst itu.

Menurut Canalyst, di kuartal keempat 2014, Samsung hanya memiliki pangsa pasar 20% di India, sementara di kuartal yang sama, Micromax berhasil unggul dengan menguasai pangsa pasar sebesar 22%. Dengan begitu, Canalyst mengatakan Samsung bukan lagi sebagai produsen smartphone terbesar di India.

Hasil laporan Canalyst ini ternyata membuat kuping Samsung panas. Raksasa elektronik asal Korea itu pun membantah laporan tersebut. Mereka menyatakan bahwa data dari Canalys tidak akurat, karena Samsung mengklaim saat masih menjadi pemimpin pasar di India.

Petinggi Samsung mengatakan bahwa mereka tidak asal klaim, karena berdasarkan data penjualan retail dari GfK India, Samsung masih menjadi produsen smartphone terbesar di India.

“Di sepanjang tahun 2014, kami terus memimpin pasar dengan produk yang inovatif dan menarik. Pangsa pasar kami di tahun lalu (2014) sebesar 35,7 persen. Jumlah itu lebih 2x lipat dari yang raih peringkat di bawahnya (Micromax),” kata Asim Warsi, Vice President Samsung Electronics India.

“Samsung juga masih memiliki pangsa pasar sebesar 40,2 persen, dan jumlah tersebut 4x lipat lebih besar dari pesaing terdekat (Micromax),” tegasnya lagi, seperti dikutip telsetNews dari GSMArena, Kamis (5/2/2015).

Pihak Samsung menyatakan, data Gfk India ini berdasarkan pada tingkat penjualan ritel dari tiap kota yang memiliki populasi di atas 50 ribu jiwa. Ini bukan pertama kalinya Samsung membantah laporan dari lembaga survei.

Tahun lalu, Samsung juga membantah laporan Counterpoint yang menempatkan Micromax sebagai produsen ponsel terbesar di pasar secara keseluruhan.[HBS]

 

Apple Siapkan Pesaing Google Search?

0

Apple Search conceptJAKARTA – Persaingan Apple dan Google akan semakin tajam. Setelah kedua raksasa ini ‘saling bunuh’ di pasar sistem operasi mobile dan smartphone, tak lama lagi keduanya dipredikasi akan bertarung sengit di bisnis mesin pencarian.

Dugaan ini muncul setelah Apple diketahui sedang menyiapkan proyek mesin pencarian mirip Google Search. Menurut sumber di Cupertino, saat ini perusahaan tengah menyiapkan proyek ‘Apple Search’, yang diduga merupakan search engine milik Apple di masa depan.

Kabar ini diperkuat dengan munculnya sebuah daftar lowongan kerja yang diposting Apple di situs resminya untuk posisi engineering project manager yang akan menangani suatu produk bernama Apple Search.

Nantinya orang yang mengisi posisi tersebut akan ditempatkan di San Francisco, dan akan bertanggung jawab untuk mengawasi operasi untuk sebuah platform pencari yang dipakai oleh ratusan juta pengguna.

Apple juga memberi penjelasan dalam iklan lowongan kerja tersebut bahwa kandidat engineer yang nantinya diterima akan ikut terlibat langsung untuk merevolusi cara orang menggunakan komputer dan perangkat mobile.

Jika benar yang dimaksud Apple Search adalah mesin pencarian seperti Google Search, maka keputusan Apple masuk ke bisnis ini dinilai sudah cukup terlambat, jika dibandingkan para pesaingnya yang sudah lebih dulu menggelar layanan serupa.

Saat ini bisnis mesin pencarian dikuasai oleh “pemain-pemain lama’. Selain Google yang menguasai pasar lewat Google Search, ada Yahoo dengan layanan Yahoo Search, dan Bing dari Microsoft yang telah masuk ke bisnis ini sejak 5 tahun lalu.

Analis dari Piper Jaffray, Gene Munster mengatakan bahwa Apple sebenarnya sudah punya rencana untuk masuk ke bisnis mesin pencarian mobile sejak tahun 2010 lalu, tapi entah kenapa rencana itu mandek.

Padahal seandainya Apple benar-benar saat itu menjalankan rencananya masuk ke bisnis mesin pencarian mobile, mereka diprediksi bisa menguasai 70% pangsa pasar. Demikian seperti dikutip dari Cultofmac, Kamis (5/2/2015).

Namun Munster mengatakan peluang masih terbuka buat Apple. Sebagai perusahaan raksasa teknologi yang banyak menghasilkan banyak inovasi baru, Apple diyakini masih mampu bersaing dengan merilis search engine miliknya.

Salah satu modal yang dimiliki Apple saat ini adalah memiliki Spotlight Search yang membuat para pengguna iDevice bisa menemukan konten yang mereka butuhkan. Layanan ini merupakan cara Apple untuk ‘menekan’ ketergantungan pengguna iPhone pada Google Search.

Spotlight dipercaya bisa jadi cikal bakal dibangunnya sebuah platform pencarian terpisah bernama Apple Search. Apalagi kerjasama Safari browser dengan Google Search akan berakhir tahun ini.

Jika melihat kebiasaan sebelumnya, Apple kemungkinan hanya akan merilis search engine-nya terbatas untuk para pengguna Apple devices, seperti iPhone, iPad ataupun Mac.

Hmm..baiklah, kita tunggu saja apakah Apple juga akan sukses di bisnis mesin pencarian seperti pesaing beratnya, Google.[HBS]

 

Cuitan di Twitter Bisa Dicari di Google Search

0

Tweet di Google SearchJAKARTA – Twitter dan Google menjalin kerja sama baru, yakni update di Twitter kini bisa dicari secara online melalui Google Search. Kerja sama ini belum dipublikasi dan akan berlaku di semester I tahun ini. Pencarian di Google Search tersebut bisa berlaku sesaat setelah pengguna Twitter melakukan update Tweet-nya.

Kerja sama ini merupakan upaya Twitter di bawah CEO Dick Costolo, agar tweet pengguna Twitter bisa terlihat oleh non-pengguna dan diharapkan meningkatkan lebih banyak pendapatan iklan dari pemirsa yang lebih besar.

Twitter juga menyediakan data ke alat pencarian Bing dari Microsoft Corp dan Yahoo! Inc. Targetnya sama, yakni menarik perhatian lebih banyak orang ke Twitter seiring dengan lambatnya pertumbuhan pengguna situs ini.

Menurut nara sumber yang dipercaya, para insinyur dari Twitter dan Google sedang mengerjakan detil teknis kerja sama ini. Dua perusahaan ini memiliki kerja sama serupa sejak 2009-2011.

Sebelumnya, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (5/2/2015), Ali Rowghani, mantan COO Twitter, menolak kerja sama ini dengan alasan agar Twitter lebih memiliki kontrol di kontennya.

Kerja sama ini menimbulkan sebuah peluang unik. Twitter bisa menerima pendapatan dari linsensi data ke Google. Di kuartal III tahun lalu, pendapatan Twitter dari lisensi data ini senilai USD 41 juta, atau naik US$ 16 juta dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Twitter belakangan cukup aktif menjalin kerjasama dengan perusahaan lain. Pada minggu ini juga Twitter mengumumkan kerja sama iklan dengan Flipboard Inc, aplikasi mobile untuk berita, serta Yahoo Japan Corp. [AI/HBS]

 

Apple Kembali Lirik Bisnis Web TV?

0

Steve Jobs Apple TVJAKARTA – Apple sejak lama ingin masuk ke bisnis TV, dan mungkin sekarang saatnya raksasa dari Cupertino ini mencobanya kembali, setelah pada tahun 2009 lalu telah mencoba ke bisnis web TV.

Tercatat sejak 2009, Apple telah mencoba menawarkan layanan web TV dengan harga USD 30 per bulan. Tapi layanan ini hanya sebatas wacana dan Apple terus melakukan strategi berbeda, bahkan ada wacana untuk bekerja sama dengan provider TV seperti Time Warner Cable.

Seperti dikutip dari Recode, Kamis (5/2/2015), petinggi Apple mengatakan bahwa Apple sedang melakukan tahap pembicaraan dengan beberapa programmer TV, mengenai kerja sama over the top (OTT) layanan pay TV. Apple ingin menjalankan bisnis TV seperti halnya Sling TV dan layanan web TV dari Sony yang akan segera dirilis.

Kemungkinan Apple menggunakan skema bisnis membundel beberapa program dari semua line up TV yang rata-rata ditawarkan provider pay TV. Lalu, Apple akan menjualnya langsung ke konsumen via web. Itu artinya, Apple hanya memperbaharui bisnis pay TV saat ini, tapi dengan tambahan versi Apple serta intreface dan user experience khas Apple.

Apple sudah memperlihatkan demo programmer sebagai proposal layanan. Tapi, pembicaraan dengan programmer ini masih dalam tahap awal. Artinya, belum ada kejelasan harga dan waktu rilis.

Walaupun begitu, beberapa programmer mengaku belum melakukan pembicaraan dengan Apple. Dari pihak Apple juga masih enggan mengomentari pemberitaan ini.[AI/HBS]

5 Juta Ponsel Terinfeksi Malicious App di Play Store

0

Play Store imageJAKARTA – Sebuah postingan di blog Avast mengungkapkan bahwa Google Play Store tidak seaman yang diperkirakan. Disebutkan oleh Avast bahwa ada tiga malicuous app yang secara tidak langsung melakukan infeksi ke lebih dari 5 juta perangkat Android.

Google memang bertindak cepat, karen setelah adanya informasi tersebut, raksasa mesin pencarian itu segera menghapus aplikasi tersebut dari Play Store. Tiga aplikasi yang dimaksudkan adalah Durak, Konka Russian History, dan Iwold IQ Test.

Seperti dikutip dari Phone Arena, Kamis (5/2/2015), tiga aplikasi ini memiliki advertorial malware yang bersembunyi di balik aplikasi tersebut. Dengan cara ini, mereka lolos uji keamanan dari Play Store.

Ketika di download, aplikasi ini tampak baik-baik saja. Tapi di dalamnya ada sejenis worm yang menunggu siklus on/off handset. Worm ini akan mulai bekerja setelah beberapa hari atau setelah sebulan. Worm ini akan mulai bekerja dengan memberikan feed ke pengguna aplikasi, feed yang berisi tipuan tentunya.

Aplikasi yang sebenarnya tidak berbahaya diunduh. Yang berbahaya adalah penawaran di aplikasi ini, misalnya yang mengatakan ponsel pengguna terinfeksi sesuatu dan kemudian mensugesti pengguna untuk menggunakan aplikasi pihak ketiga yang tidak jelas, atau melink ke anti virus tertentu, yang ternyata mensponsori malware.

Sebaiknya mulai sekarang para pengguna berhati-hati dan bijak untuk mempertimbangkan aneka penawaran dalam aplikasi yang diunduh di Play Store. [AI/HBS]