Beranda blog Halaman 3939

Setor USD 1 Miliar, Qualcomm Lolos Masalah Monopoli

0

Qualcomm Office Building, San DiegoJAKARTA – Sebelumnya diberitakan Qualcomm mendapatkan pengawasan selama 14 bulan di bawah undang-undang anti monopoli Tiongkok. Namun kasus ini akan segera selesai, setelah Qualcomm membayar USD 975 juta sebagai denda.

Sanksi yang dijatuhkan pemerintah Tiongkok kepada Qualcomm karena dianggap melanggar harga jual dengan mempertimbangkan posisi Qualcomm di pasar smartphone Tiongkok.

Tapi Qualcomm sepertinya tak ingin masalah tersebut berlarut-larut. Perusahaan pembuat chip terbesar di dunia itu akhirnya menyanggupi untuk membayar denda sebesar USD 975 juta agar kasus tersebut segera selesai.

Seperti dilansir telsetNews dari PhoneArena, Rabu (11/2/2015), jumlah denda yang dibayarkan itu hanya sepertiga dari royalti yang sudah dikumpulkan untuk paten. Tapi denda ini merupakan rekor tersendiri.

Bagi Qualcomm, pasar Tiongkok merupakan pasar penting, sebab separuh dari pendapatan perusahaan sebesar USD 26,5 miliar didapat dari pasar Tiongkok. Selain itu, Qualcomm tidak ingin kehilangan pasarnya dari pesaing perusahaan chipset lain seperti MediaTek, yang secara perlahan mendapatkan kenaikan pangsa pasar.

Dengan telah membayar denda, Qualcomm akan tetap beroperasi di Tiongkok dan akan tetap mengoleksi royalti sebesar 65% dari total harga jual smartphone di negeri tersebut. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah hal ini juga berlanjut di Amerika Serikat dan Eropa? [AI/HBS]

Tablet akan Gantikan Konsol Game

0

Tablet gamingJAKARTA –  Menurut survei EA, seiring dengan berkembangnya prosesor mobile, diperkirakan handheld device seperti tablet PC akan menggantikan konsol game sebagai bagian dari industri gaming dalam empat tahun mendatang

Hasil survei tersebut diungkapkan oleh Blake Jorgensen, Chief Financial Officer EA dalam ajang Technology, Internet & Media Conference 2015 yang berlangsung di AS pada hari Senin (9/2) lalu.

“Tablet dalam waktu tiga hingga empat tahun mendatang akan memiliki kekuatan seperti konsol. Tentunya dengan kekuatan dan karakter yang lebih sederhana dibanding mobile game statis, yang bisa dimainkan kapan saja bahkan di bus,” kata Jorgensen, dikutip telsetNews dari GSM Arena, Rabu (11/2/2015).

Menurut Jorgensen, mereka (EA) saat ini sedang mencari cara untuk memadukan dua hardware ini untuk memberikan pengalaman gaming yang lebih mobile. Menurut dia, nantinya alat ini akan lebih portabel dibandingkan konsol saat ini.

Bos EA itu juga menyinggung isu menurunnya penjualan iPad, kemungkinan disebabkan oleh naiknya alternatif tablet atau naiknya penjualan phablet. [AI/HBS]

 

Sony Rilis Xperia E4, Bawa Desain Premium dan Prosesor Quad-Core

0

Xperia-E4-Lifestyle-3Jakarta – Setelah sempat beredar bocoran gambarnya, Sony Mobile Communications (“Sony Mobile”) hari ini resmi memperkenalkan Xperia™ E4. Smartphone terbaru Sony ini menawarkan kemudahan dalam penggunaan, hiburan dengan layar IPS 5” qHD dan performa baterai yang kuat didalam desain yang berkualitas tinggi namun tetap dibandrol dengan harga terjangkau.

“Dengan Xperia E4, kami ingin menawarkan kepada konsumen fitur premium Sony yang sudah mereka nantikan – dengan penggunaan mudah yang tidak tertandingi – pada harga yang sangat kompetitif,” kata Tony McNulty, Vice President, Value Category Business Management di Sony Mobile Communications.

Menurut Tony, Xperia E4 dibuat untuk memastikan pengguna menikmati smartphone yang mudah di gunakan, dengan akses cepat ke aplikasi favorit dan pengalaman yang user-friendly. Xperia E4 juga didesain untuk bisa bertahan lama melalui baterai berkapasitas 2300 mAh dengan masa pakai hingga 2 hari.

Dari segi tampilan, Xperia E4 menawarkan nuansa premium dan ciri khas tersendiri. Hadir dengan permukaan yang bertekstur dan ramping serta desain OmniBalance yang melengkung membuat Xperia E4 mudah untuk digenggam. Sementara layar anti gores menambah daya tahannya.

Tidak hanya itu, Xperia E4 juga merujuk aksen desain yang hanya ditemukan pada smartphone papan atas, seperti tombol power aluminium dengan serpihan berlian untuk presisi, dan baja tahan-karat khusus untuk lingkar kamera.

Untuk Anda yang gemar foto-foto, Xperia E4 menawarkan kamera belakang 5MP. Lengkap dengan fasilitas HDR dan fitur kamera khas Sony seperti AR fun, Live on YouTube™, Portrait retouch, Sound photo, Timeshift burst, AR effect, Social live, Creative effect, dan Sweep panorama. Sedangkan untuk kamera depan, Xperia E4 mengandalkan kamera 2MP yang dilengkapi dengan aplikasi selfie khusus. Tak ketinggalan fitur Auto Scene Recognition, untuk memberikan foto yang bagus dengan usaha yang minimal.

Selain itu, Xperia E4 juga membawa sebuah fitur baru berjuluk Sony PartyShare yang memungkinkan Anda berbagi musik  melalui ponsel via Wi-Fi Direct dengan semua orang di dalam ruangan; sehingga Anda menjadi DJ pribadi teman-teman Anda. Aplikasi yang sama juga bisa digunakan untuk mengumpulkan dan berbagi foto.

Untuk mentenagai semua fitur tersebut, Xperia E4 mengandalkan prosesor quad-core 1,3 GHz dan RAM berpasitas 1 GB. Xperia E4 juga menyediakan memori penyimpanan 8GB, dengan opsi tambahan untuk memori eksternal berjenis micro SD.

Sony Xperia E4 sendiri baru akan diluncurkan ke pasaran pada pertengahan Februari nanti. Hadir dalam dua varian, single SIM dan Dual SIM, dengan pilihan warna hitam dan putih. Harga resminya belum dirilis, tapi diperkirakan Sony akan membandrol Xperia E4 dikisaran harga USD 200. Kita tunggu saja nanti! (HZ)

 

Google Tambahkan Data Medis, Mirip Apple HealthKit

0

Google medical informationJAKARTA – Google menambah data fakta medis dalam tool pencariannya. Berbagai informasi dasar dari gejala penyakit, cara pengobatannya, hingga kondisi pasien akan muncul dalam Knowledge Graph. Dengan cara ini, Google membantu para penggunanya untuk mendapatkan informasi medis lebih cepat.

Dalam keterangannya Google menyebutkan bahwa mereka menambahkan fakta medis dalam tool pencariannya karena mendapati satu dari 20 pengguna Google Search ternyata melakukan pencarian berbasis kesehatan.

Oleh sebab itu, data yang diinginkan pengguna akan muncul secara pop-up di Knowledge Graph, kotak berisi informasi di kanan atas laptop. Dalam kotak ini terkadang juga diikuti dengan inforgrafis tertentu atau ilustrasi yang mendukung.

Prem Ramaswam, Produk Manager Google, mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan tim medis dokter untuk melakukan akurasi dan kompilasi data dan sebagai saran medis.

“Informasi yang dikumpulkan Google akan di cek oleh tim (medis) ini,” kata Ramaswam, seperti dikutip telsetNews dari The Verge, Rabu (11/2/2015).

Langkah Google ini memang bukan yang pertama. Karena sebelumnya aplikasi Apple HealthKit sudah menggunakan cara ini, dan sudah lebih dulu berjalan ketimbang Google. Apple juga lebih dulu bekerja sama dengan banyak rumah sakit dibanding Google.

Meski begitu, dapat dipastikan bakal tidak ada yang sanggup menandingi Google ketika layanan ini disasarkan untuk pasar global, mengingat jaringan pengguna Google yang sangat luas di seluruh dunia. [AI/HBS]

 

Retas Twitter Newsweek, Simpatisan ISIS Ancam Keluarga Obama

0

Newsweek ilustrasiJAKARTA – Akun Twitter majalah Newsweek dilaporkan sempat diretas oleh pihak yang mengklaim sebagai kelompok pro Negara Islam ISIS dengan hashtag CyberCaliphate. Akun Twitter Newsweek yang diretas tersebut mengirimkan pesan ancaman kepada keluarga presiden AS Barrack Obama.

Seperti dikutip dari The Verge, Rabu (11/2/2015), dengan hashtag CyberCaliphate, kelompok yang mengaku pro ISIS itu mengirimkan pesan akan membuat “hari Valentine berdarah” bagi keluarga Obama.

“Hari Valentine Berdarah #MichelleObama! Kami sedang melihatmu, anakmu, dan suamimu!,” kicau kelompok pro ISIS di akun Twitter Newsweek.

Tweet ISIS di akun Newsweek

Pesan ini sempat di-tweet beberapa kali oleh akun Newsweek yang diretas. Kemungkinan pihak peretas telah menyebarkan pesannya dalam berbagai bahasa. Tapi saat ini tweet kasar tersebut sudah dihapus.

Peretasan terhadap akun Twitter Newsweek ini bukanlah yang pertama dilakukan oleh pihak yang mengaku kelompok pro ISIS itu. Karena sebulan yang lalu kelompok ini juga melakukan hal yang sama, dengan mengirimkan pesan kepada pusat komando AS.

“Sementara AS dan sekutunya membunuh saudara-saudara kita di Suriah, Irak, dan Afghanistan, kita masuk ke jaringan dan perangkat pribadi dan tahu segala sesuatu tentang Anda,” tulis pesan yang diposting ke akun Newsweek pada bulan lalu.

Tentu saja masalah ini menjadi tantangan bagi keamanan server Twitter, karena akun penggunanya telah beberapa kali berhasil diretas oleh kelompok simpatisan ISIS yang menyuarakan dukungan mereka kepada khalayak luas melalui media sosial.

Newsweek sendiri saat ini memiliki 2,5 juta follower. Media ini tidak memperpanjang perdebatan mengenai masalah tersebut, agar membuat ISIS tidak berkepanjangan melakukan peretasan.[AI/HBS]

Tweet ISIS

Tweet ISIS 2

Perancis Bisa Blok Website Terduga Teroris Tanpa Izin Pengadilan

0

perancisJAKARTA – Sebuah dekrit baru yang dibuat oleh pemerintah Perancis menyebutkan bahwa pemerintah Perancis bisa memblokir website terduga teroris tanpa ijin dari pengadilan. Beberapa pihak menyambut positif dekrit ini sebagai upaya memerangi terorisme. Tapi pihak lain takut hal ini akan digunakan sebagai cara untuk membatasi kebebasan berekspresi dan berpendapat di masa mendatang.

Seperti dikutip dari The Verge, (10/02), dalam dekrit baru ini setiap ISP yang menerima perintah dari pemerintah Perancis untuk menutup sebuah website harus melaksanakannya dalam waktu 1×24 jam. Menteri Urusan Dalam negeri perancis Bernard Cazeneuve mengatakan dekrit ini penting untuk memerangi terorisme.

Sebelumnya, regulasi ini sudah terkatung-katungs sejak 2011, tapi kemudian segera mendapatkan pengesahan pasca serangan teroris di kantor majalah Charlie Hebdo, di Paris.

Pemerintah Perancis sudah menerbitkan kampanye anti teror secara masif pasca serangan tersebut. Cara ini digunakan untuk menangkal propaganda online melalui website anti-jihad.

Sementara itu, presiden perancis Francois Hollande berencana untuk menunda operasional beberapa perusahaan internet besar untuk dilihat akuntabilitasnya. Menurutnya, hukum baru Perancis akan membuat perusahaan seperti Facebook dan Google seakan-akan menjadi antek teroris. [AI/IF]

First Media Perkenalkan X1 Combo HD Packs Terbaru

0

First Media X1 Combo HD PacksJAKARTA – Penyedia layanan internet pita lebar dan TV berbayar, Link Net-First Media, melengkapi layanannya dengan menghadirkan X1 Combo HD Packs yang di-bundling dengan set-top box generasi terbaru ‘Smart Box’ dan layanan over-the-top yang telah disempurnakan, ‘First Media Go’.

Richard Kartawijaya, CEO Link Net-First Media mengatakan, bahwa Smart Box terbaru ini menyuguhkan interaktivitas dua arah dan kapabilitas Android membuka akses internet dan Android App Store yang memungkinkan pelanggan First Media untuk mengakses konten TV berbayar, YouTube, Android games dan internet semua dari menu penghubung yang sama.

Smart Box ini juga dilengkapi fitur-fitur seperti VOD, Catch-Up TV dan Personal Video Recorder (PVR), kemampuan untuk merekam acara TV secara berseri dan dapat merekam acara di satu kanal bersamaan dengan menonton acara di kanal yang lain.

“Pengalaman ini juga bisa dinikmati secara online dan lewat ponsel dalam bentuk layanan over-the-top First Media yang telah dikembangkan, yakni First Media Go,” jelas Richard Kartawijaya.

Dia menambahkan, konsumen yang telah berlangganan kanal TV berbayar, VOD dan konten Catch-Up dapat menyaksikan semua fitur tadi melalui perangkat pribadi di rumah atau di banyak device, dengan hanya satu biaya berlangganan saja.

“First Media saat ini memiliki lebih dari 60 kanal HD dan internet berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps untuk seluruh kota yang kami layani,” tandasnya menerangkan.

Disebutnya, masyarakat Indonesia merupakan penonton televisi yang cukup setia, dengan rata-rata waktu menonton selama empat jam setiap harinya. Di sisi lain, berselancar di internet telah menempatkan Indonesia sebagai negara kedua tertinggi di Asia Tenggara dengan waktu online tertinggi.

“Dengan populasi yang terdiri dari 50% masyarakat berusia di bawah 30 tahun, kami memandang ini sebagai sebuah peluang untuk melebur pengalaman ber-internet dan TV dalam sebuah perangkat hiburan,” terang Richard.

Sementara itu, Iris Wee, Chief Marketing Officer Link Net-First Media menambahkan, bahwa X1 Combo HD Packs terbaru hadir dengan internet berkecepatan 12Mbps, 25Mbps dan 50Mbps. Kecepatan ini juga sudah bisa dinikmati pelanggan existing Combo HD Pack.

Smart Box telah dilengkapi dengan chipset dengan daya pengolahan yang lebih tinggi dan memori yang lebih besar yang dibutuhkan untuk mendukung interface pengguna yang halus dan aplikasi yang kaya grafis. Sebuah modem juga dibenamkan didalamnya guna mendukung fitur internet untuk online HD video streaming dan games.

Sedangkan First Media Go kini memiliki 120 kanal TV Anywhere untuk pelanggan First Media termasuk juga VOD dan konten Catch-up TV. “Koleksi film VOD baru dan acara TV premium akan segera ditambahkan pada katalog bulan mendatang,” tandasnya.[HBS]

 

Samsung & Microsoft Akhiri Kisruh Android

0

Samsung-MicrosoftJAKARTA – Samsung dan Microsoft sepakat berdamai soal sengketa royalti paten Android. Kedua perusahaan menyatakan telah mengakhiri perselisihan royalti paten di pengadilan Amerika Serikat dan perwakilan ICC.

Dalam pernyataan resminya hari ini, Samsung dan Microsoft mengumumkan kesepakatan damai terkait royalti paten yang telah berlangsung selama enam bulan. Namun tidak disebutkan berapa nilai yang disetujui oleh kedua belah pihak dalam kesepakatan tersebut.

“Samsung dan Microsoft sangat senang mengumumkan bahwa kedua perusahaan telah mengakhiri perselisihan royalti paten di pengadilan Amerika Serikat dan perwakilan ICC. Ketentuan dalam persetujuan ini bersifat rahasia,” demikian isi pernyataan yang diwakili Executive Vice President and Global Legal Affairs & Compliance Team Samsung Jaewan Chi dan Corporate Vice President and Deputy General Counsel Microsoft David Howard.

Seperti dilansir Recode, Selasa (10/10/2014), kesepakatan lisensi antara Microsoft dan Samsung ini mengatur biaya lisensi paten Microsoft yang dipakai Samsung dalam produk Android mereka.

Samsung diketahui harus membayar lisensi paten sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp 12 triliun setiap tahun untuk jangka waktu 7 tahun sejak kesepakatan antara Samsung dan Microsoft dibuat tahun 2011 lalu.

Masalah kemudian mulai mencuat pada tahun lalu, dimana Microsoft menggugat Samsung ke pengadilan karena Samsung berutang USD 6,9 juta di tahun 2013. Microsoft juga menggugat Samsung karena menilai perusahaan asal Korea itu berniat untuk mengakhiri kesepakatan lisensi paten yang mereka sepakati sebelum jangka waktu 7 tahun berakhir.

Pihak Samsung tidak mau lagi membayar lisensi karena menilai kesepakatan tersebut telah tidak valid lagi karena alasan pembelian Nokia oleh Microsoft. Pembelian tersebut diklaim Samsung telah melanggar kesepakatan lisensi paten antara kedua belah pihak.[HBS]

 

 

Wow! Robot Ini Bisa Membuat Furnitur

0

robochopJAKARTA – Maret mendatang, Anda bisa menyaksikan dan mengendalikan sebuah lengan robot dari sebuah aaplikasi web. Instalasinya, bernama RoboChop, akan berada di CeBIT 2015 di Hanover, Jerman. Empat lengan robot berbeda akan diberikan 2000 balok polystyrene kuning. Anda akan menonton bagaimana lengan robot ini bekerja membuat furnitur.

Dari aplikasi di web, pengguna bisa memasukkan balok berdimensi 50 x 50 x 50 cm lalu memerintahkan lengan robot untuk mengirisnya menjadi salah satu objek di rumah.

Instalasi ini dilakukan oleh GFT Group sebagai bagian dari kompetisi Code_n di konvensi ini. Dengan demonstrasi ini, mereka  ingin menegaskan penggunaan internet of things dalam berbagai kehidupan.

“Daripada berbicara mengenai internet of things, biarkan kami mendemonstrasikannya. Kami hanya mengkaitkan bagaiaman dekatnya dunia digital dan dunia fisik saat ini,” kata Ulrich Dietz, CEO GFT Group, seperti dikutip telsetNews dari The Verge, (10/02).

http://youtu.be/g8hqm-weUAk

Super Tipis, Tablet Dell Venue 8 7000 Siap Tantang iPad

0

Dell Venue 8 7000-1JAKARTA – Dell baru saja merilis Venue 8 7000 Series dengan harga USD 399 atau sekitar Rp 4.9 juta. Venue 8 ini merupakan salah satu produk pembaharuan Dell, selain laptop XPS 13. Hadir dengan casing yang terbuat dari material premium dan display gambar yang bagus, produk ini digadang-gadang bisa menjadi produk penantang terberat bagi iPad.

Seperti dikutip dari The Verge, (10/02), Dell Venue 8 juga memiliki prosesor unik dari Intel. Dengan desain dan tampilan yang menawan, bisa jadi Venue 8 akan menjadi tablet Android yang mumpuni di pasaran.

Seperti diketahui, penjualan tablet Android kurang bagus dibandingkan penjualan smart[hone Android. Walaupun, banyak pabrikan juga mengusung tablet pada produknya tapi kemudian enggan memproduksinya lagi.

Sebagai contoh, Google menyerah dengan penjualan Nexus 7, dan tablet terbaru Nexus 9 tidak bisa bersaing di pasaran. Dengan demikian, penguasa pasar tablet masih Apple dengan iPad-nya. [AI/IF]

Tanam Saham di Meizu, Alibaba Siap Perang di Pasar Smartphone

0

alibabaJAKARTA – Perusahaan e-commerce raksasa dari Tiongkok, Alibaba, menginvestasikan USD 590 juta untuk menjadi bagian dari pabrikan smartphone Meizu. Dengan demikian, Alibaba memperoleh sejumlah saham di perusahaan dengan smartphone ber-OS YunOS ini, atau yang sering disebut sebagai kloning-an iOS. Alibaba akan mendapatkan persaingan ketat dari kompetitor di Tiongkok.

Dilansir telsetNews dari The Verge, (10/02), penetrasi internet di Tiongkok saat ini masih di bawah 50% namun  jumlah pengguna internetnya sudah mencapai 649 juta pengguna. 86% diantaranya masuk ke internet melalui smartphone dan tablet.

Perusahaan mesin pencarian terbesar Tiongkok, Baidu, dan perusahaan game Tencent, telah mengalihkan bisnisnya ke mobile, yang bergantung pada pengguna smartphone dan bekerja sama dengan perusahaan smartphone lokal seperti Lenovo, Huawei, dan Xiaomi. Perusahaan smartphone lokal ini bersaing dengan merek global seperti Samsung dan Apple. Lima merek besar ini menguasai 60% pasar smartphone di Tiongkok.

Sementara itu, Meizu hanya memiliki 2% pangsa pasar. Tapi penjualannya tumbuh cepat dari ratusan ribu unit menjadi 2 juta unit di akhir 2014, Tentunya jumlah ini kecil bagi Alibaba dari sisi penjualan. Tapi Alibaba sepertinya tidak memiliki opsi lain. Google sebelumnya mengecam YunOS milik Alibaba karena tidak mirip dengan Android sama sekali.

Alibaba sendiri sepertinya tidak memerlukan itu untuk menarik perhatian pengguna mobile, sebaliknya tertarik dengan bagaimana smartphone-nya menghasilkan uang bagi mereka. Sebab pada kuartal lalu, pendapatan dari divisi mobile-nya turun 2% dari analisa banyak pihak menjadi 42% dari total pendapatan. [AI/IF]

Selfie di Snapchat, Seorang Remaja Terancam Hukuman Mati

0

Snapchat di AndroidJAKARTA – Seorang remaja berusia 16 tahun asal Pennsylvania, AS menghadapi tuntutan hukuman mati akibat melakukan selfie di Snapchat. Tapi tentu saja, bukan selfie biasa yang dilakukan remaja ini. Melainkan selfie bersama korban pembunuhannya.

Seperti dikutip dari The Verge, (10/02), ulah Maxwell Marion Morton diganjar tuntutan hukuman mati dengan tuduhan pembunuhan tingkat pertama pada Jumat pekan lalu. Remaja ini membunuh teman  sekelasnya, Ryan Mangan, yang sama-sama berusia 16 tahun.

Morton melakukan selfie bersama korbannya dan mengirimkannya ke Snapchat, salah satu penerima pesan berhasil melakukan screen shot, dan dengan bukti tersebut ibu sang korban menghubungi pihak berwenang.

Jaksa Agung John Peck mendeskripsikan gambar tersebut sebagai salah satu barang bukti, walaupun hal ini merupakan pertama kali pihaknya mendapatkan bukti dari screenshot selfie dari media sosial. Sebelumnya, sang jaksa mencatat bahwa media sosial menjadi tempat bagi penjahat untuk menunjukkan aksi kejahatannya.

Yang paling sering adalah berbagi gambar mabuk sambil mengendarai mobil, atau mengunduh gambar dari iPad curian. [AI/IF]