Beranda blog Halaman 3113

Pengguna LinkedIn Capai Setengah Miliar, Jakarta Terbesar Ke-4 Dunia

0

Telset.id, Jakarta – LinkedIn mencatat peningkatan jumlah anggota yang signifikan, dimana saat ini  jumlah anggota jaringan profesional terbesar di internet ini mencapai lebih dari 500 juta di seluruh dunia. Dan Indonesia, khususnya Jakarta, menempati posisi ke-4 terbesar di dunia.

Lebih dari setengah miliar profesional dari 200 negara berinteraksi satu dengan lainnya, terhubung dengan lebih dari 10 juta pekerjaan, serta memilik akses ke lebih dari 9 juta perusahaan yang terdapat di LinkedIn.

“Belum pernah ada komunitas profesional sebesar ini sebelumnya. Pencapaian ini penting bagi LinkedIn karena membawa kami melangkah untuk mewujudkan visi perusahaan, dalam hal menciptakan kesempatan ekonomi melalui pengembangan Economic Graph pertama di dunia,” ujar Olivier Legrand, Managing Director, Asia Pacific, LinkedIn.

Ia mengklaim, para anggota LinkedIn di wilayah Asia Pasifik, baik dari negara berkembang seperti Indonesia dan India ataupun negara maju seperti Singapura dan Australia, telah memanfaatkan kekuatan dari jaringan profesional sebaik-baiknya.

Lebih jauh Legrand menjelaskan, bahwa jumlah anggota di wilayah Asia Pasifik telah mencapai lebih dari 118 juta, berkembang enam kali lipat sejak pendirian kantor pusat LinkedIn untuk wilayah Asia Pasifik 6 tahun lalu di Singapura.

Sementara itu, India masih menjadi pasar terbesar bagi LinkedIn di wilayah ini, dan terbesar kedua di dunia dengan jumlah anggota yang mencapai lebih dari 42 juta. Untuk Wilayah Asia Tenggara, basis anggota juga telah berkembang menjadi 22 juta, meningkat dari 20 juta pada kuartal lalu.

“Di wilayah ini (Asia Tenggara), Indonesia menjadi negara dengan pendorong pertumbuhan terbesar dengan jumlah anggota yang saat ini mencapai lebih dari 8 juta,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa Jakarta dan sekitarnya menempati posisi ke-4 dunia sebagai wilayah yang paling terhubung di LinkedIn, mengekor London, Amsterdam, San Francisco, dan jauh mengungguli kota lainnya di negara-negara Asia Pasifik.[HBS]

 

Setelah Layar, Kini Wireless Charging Galaxy S8 yang Bermasalah

1

Telset.id, Jakarta – Baru-baru ini Samsung mendapat komplain dari para pengguna Galaxy S8 di Korea Selatan, yang mengeluhkan adanya keanehan pada layar ya kelihatan lebih kemerahan. Sialnya, sebelum Samsung merilis patch yang akan memperbaiki masalah tersebut, mereka kembali mendapatkan komplain dari pengguna terkait charger.

Dilansir dari laman Ubergizmo, salah satu pemilik Galaxy S8 di Los Angeles mengeluhkan bahwa ponsel Galaxy S8 miliknya tidak mau mengisi daya baterai dengan benar jika menggunakan perangkat wireless charging.

Saat meletakkan ponsel tersebut di atas wireless charging tersebut, terlihat tanda-tanda pengisian yang tertunda. Menurutnya hal ini merupakan sesuatu yang cukup menjengkelkan.

Si pengguna mengakui, perangkat wireless charging yang dia pakai adalah untuk Galaxy S7 miliknya. Namun seharusnya, perangkat tersebut tidak masalah karena merupakan barang asli dari Samsung.

Masalah ini nampaknya juga dialami pengguna lain. Pasalnya, setelah dia mengunggah video ke akun YouTube miliknya, ada beberapa pengguna lain yang merasakan hal yang sama. Yah, semoga saja pihak Samsung dapat melakukan investigasi terkait hal tersebut agar tidak terluang lagi di kemudia hari.[NC/HBS]

Perangi Berita Hoax, Wikipedia Luncurkan Situs Anti Hoax

0

Telset.id, Jakarta – Perkembangan berita hoax di Internet semakin mengkhawatirkan dan sulit terbendung. Melihat hal tersebut, Wikipedia sebagai salah satu ensiklopedi online terbesar ikut dalam menyaring berita-berita bohong tersebut.

Dikutip dari laman Ubergizmo, tim anti hoax Wikipedia ini akan diketuai oleh co-founder Wikipedia Jimmy Wales. Dia menamakan situs ini sebagai Wikitribune. Situs ini nantinya akan menyaring berita hoax di Internet.

“Saya pikir kita sekarang tinggal di dunia dimana orang-orang sangat peduli akan mencari berita yang benar-benar merupakan fakta. Jadi saya pikir orang akan mengapresiasi usaha kami,” ujar Wales.

Dia menambahkan bahwa Wikitribune ini dapat diakses oleh siapapun secara gratis dan dipastikan akan bebas dari iklan. Namun tentunya untuk menjaga jalannya situs ini, mereka tetap memerlukan bantuan dari para penggunanya.

“Kami hanya membutuhkan dukungan pembaca untuk menjadi pendukung bulanan kami, sehingga kami bisa memiliki lebih banyak jurnalis untuk menulis data berdasarkan fakta,” lanjutnya.

Sebelumnya, beberapa sosial media seperti Facebook dan mesin pencari raksasa Google sudah mulai menyaring berita hoax. Tentunya hal ini perlu dilakukan untuk menjaga keaslian dari sebuah berita. [NC/HBS]

3 Teknik Bikin Koneksi Internet di PC Lebih ‘Ngebut’

Telset.id – Kesal gak sih ketika kita sedang menggunakan PC untuk browsing, streaming YouTube, atau bahkan men-download film, tiba-tiba koneksi internet yang kita gunakan menjadi lemot? Tunggu, Anda jangan langsung menyalahkan provider internet yang Anda gunakan dulu.

Kenapa? Karena bisa saja yang salah adalah PC Anda sendiri yang perlu “perawatan khusus” agar kecepatan internet kembali normal atau bahkan lebih cepat dari biasanya. Nah, untuk itu Tim Telset.id akan memberikan 3 trik bagaimana mempercepat koneksi internet di PC.

1. Limit Reservable Bandwidth

Trik pertama ini adalah mengalokasikan reserved bandwidth atau bandwidth cadangan agar Anda bisa menikmati internet yang lebih cepat dari biasanya. Berikut caranya:

  • Pertama yang harus dilakukan adalah tekan tombol Windows + R dan ketikkan gpedit.msc, kemudian tekan Enter atau Ok.
  • Akan muncul halaman Local Policy Group Editor. Sekarang, klik Administrative Template di bagian Computer Configuration, kemudian Network, dan terakhir adalah QoS Packet Scheduler.
  • Selanjutnya, klik dua kali Limit Reservable Bandwidth. Jika sudah muncul halamannya, ubah pengaturannya menjadi Enabled dan atur bandwidth limit menjadi 0, kemudian tekan Ok.

Dengan cara ini Anda bisa mempercepat internet hingga 20 sampai 30% dari kecepatan biasa.

Operator Lebih Pilih ‘Bunuh’ 3G Ketimbang 2G

1

Telset.id, Jakarta – Perkembangan jaringan telekomunikasi di Indonesia semain pesat setelah teknologi jaringan generasi keempat (4G) masuk ke Indonesia. Tentunya, dengan hadirnya teknologi baru ini, lambat laun teknologi lama akan tergerus oleh kehadiran mereka.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, salah satu yang akan menjadi korban atas hadirnya 4G di Indonesia adalah teknologi jaringan generasi kedua (2G). Bahkan dia mengatakan akan melakukan penghapusan jaringan 2G jika diperlukan untuk melakukan efisiensi industri telekomunikasi.

“Perlu diingat ya, bukan saya anti jaringan 2G. Tapi saya lebih kearah pro efisiensi industri telekomunikasi di Indonesia,” ujar Rudiantara saat acara Indonesia LTE Conference 2017 di Balai Kartini, Selasa 25 April 2017.

Namun salah satu operator di Indonesia yang turut hadir dalam acara yang sama, yakni XL memiliki pandangan yang berbeda. Menurut CEO XL Dian Siswarin, pihak pengembang teknologi jaringan seperti Motorola dan Huawei lebih memilih untuk menyimpan jaringan 2G.

“Jaringan 2G hingga saat ini masih memiliki kualitas voice dan messaging yang lebih baik dari 3G. Jadi mereka mungkin akan menghapuskan jaringan 3G dan mempertahankan jaringan 2G dan 4G,” ujar Dian.

Hingga saat ini, ada beberapa operator seperti di Amerika, Singapura, Australia, dan beberapa operator di negara lainnya sudah menutup jaringan 2G mereka. Alasannya, mereka menganggap pengguna 2G mereka sudah beralih ke jaringan 3G maupun 4G. [NC]

Pasar Terbuka Lebar, Bolt Giat Jual Produk Bolt Home

0

Telset.id, Jakarta – Pada awal 2017, pengguna internet di Indonesia sudah menyentuh angka 132,7 juta pengguna. Namun Chief Product and Marketing Offcier Bolt Billy Abe memaparkan dari jumlah tersebut hanya 5 juta saja dari total pengguna internet di Indonesia yang menggunakan jarigan internet rumahan.

Melihat pasar yang terbuka lebar ini, saat ditemui oleh tim Telset.id, Abe mengaku akan masuk kedalam pasar tersebut. Oleh karena itu, pada 2017 ini mereka akan mencoba memfokuskan diri untuk menjual produk Bolt Home mereka ke masyarakat Indonesia.

“Selain faktor tersebut, yang mendukung kami mengarah kearah tersebut adalah pengguna kami kebanyakan adalah pengguna rumahan,” jelas Abe.

Abe menambahkan, dalam memenangkan persaingan ini, mereka memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan penyedia jasa internet rumahan lainnya. Kelebihan itu adalah biaya instalasi pra pemasangan yang jauh lebih murah.

“Jika penyedia jasa internet rumahan lainnya membutuhkan jaringan kabel fiber optik untuk mencapai rumah, kami tidak perlu melakukan itu. Dengan itu ongkos pemasangan kami lebih rendah dan bisa memberikan pelanggan harga yang menarik,” tutur dia.

Selain itu, ditambah dengan paket internet unlimited dan dipinjamkannya home router dari pihak Bolt ke pelanggan secara gratis, menjadi daya tarik lainnya. Ini berarti para pelanggan tidak akan dibebain biaya sewa perangkat apapun.

“Kami memberikan kemudahan bagi pengguna kami,” tambahnya.

Terakhir dia mengatakan, dari target penambahan 1,5 juta pelanggan hingga akhir tahun ini, dia yakin sebagaian besar pelanggan akan datang dari pelanggan Bolt Home. Selain itu, dia juga berharap pake unlimited Bolt lainnya akan menunjukkan hasil yang baik. [NC/HBS]

 

Review Xiaomi Redmi Note 4: Ponsel Menengah Rasa Premium

Telset.id – Xiaomi akhirnya kembali meresmikan jagoannya untuk masuk ke pasar smartphone Tanah Air. Jagoannya tersebut adalah Xiaomi Redmi Note 4 yang sebenarnya sudah diperkenalkan pada awal tahun ini. Saat diperkenalkan, Xiaomi Redmi Note 4 dilepas dengan harga sekitar Rp 2,3 jutaan saja.

Jika dengan harga seperti itu Anda mengira spesifikasi yang diusungnya biasa saja, maka dugaan Anda salah. Karena Redmi Note 4 mengusung spesifikasi yang powerful seperti pendahulunya, meski masih masuk ke kelas mid-end.

Untuk itu Tim Telset.id akan review Xiaomi Redmi Note 4 dari berbagai sisi hanya untuk Anda. Yuk, simak ulasan review-nya:

Desain

Review Xiaomi Redmi Note 4
Foto: Faisal/Telset.id

Ada dua hal yang menurut kami bisa menggambarkan tampilan Xiaomi Redmi Note 4 ini. Pertama adalah elegan dan kedua adalah “mirip” dengan Xiaomi Redmi Note 3. Khusus untuk hal yang kedua, memang sekilas tak ada perubahan pada desain Redmi Note 4 dibanding pendahulunya itu.

Tapi tunggu dulu, jika lebih melihatnya secara teliti, maka ada beberapa hal yang bisa membedakan Redmi Note 4 dengan pendahulunya itu. Sebut saja seperti lapisan kaca 2.5D curved glass yang melapisi layar Redmi Note 4 yang berukuran 5.5 inch tersebut.

Selain itu juga, garis antena pada Redmi Note 4 lebih terlihat elegan dan juga premium karena diberi sentuhan lapisan warna metal. Tak hanya itu saja, letak ornamen lainnya seperti speaker dan port microUSB pun sudah berubah daripada pendahulunya. Namun yang paling signifikan adalah ketebalan Redmi Note 4 yang lebih ramping dan sedikit lebih tegas daripada Redmi Note 3.

Di bagian depannya, Xiaomi Redmi Note 4 masih mengadopsi desain mainstream dari Xiaomi yakni “sederhana”. Ya, di bagian tersebut hanya terdapat tiga tombol kapasitif yakni Recent Apps, Home dan Back, kemudian di bagian atasnya terdapat earpiece yang diapit oleh kamera berukuran 5MP serta sensor proxmity. Tak lupa di sisi kiri atas pun ada LED Notifikasi yang tersembunyi.

Pindah ke bagian belakang, desain secara garis besar pada Redmi Note 4 nyaris seperti tidak ada perubahan. Letak Kamera, LED Flash dan sensor sidik jari berada dalam satu garis lurus, mirip seperti pendahulunya itu. Seperti yang kami sebutkan tadi, yang membedakannya adalah garis antena serta letak speaker saja.

Sementara itu di sisi sebelah kiri, hanya akan ditemukan slot kartu SIM hybrid yang digabung dengan slot microSD. Anda harus memilih salah satu dua pilihan dari slot hybrid ini yakni menggunakan dual SIM namun tidak menggunakan microSD, atau menggunakan satu SIM dengan microSD.

Sedangkan di sisi kanan, terdapat tombol Volume yang ditemani oleh tombol Power. Pindah ke bagian atas, terdapat sensor inframerah yang bisa Anda gunakan untuk berbagai fungsi, salah satunya adalah yang paling kami sukai yakni Mi Remote. Aplikasi tersebut mampu menggantikan remote berbagai alat-alat elektronik seperti TV, pemutar musik dan lainnya. Di sebelahnya, terdapat jack audio 3,5 mm.

Di bagian bawahnya, port microUSB diapit oleh dua lobang speaker yang sebenarnya hanya berfungsi satu speaker saja yakni sebelah kanan. Untuk sebelah kirinya, kami meyakini itu hanyalah untuk lobang microphone saja.

Secara overall, karena unit Xiaomi yang kami gunakan adalah warna Gold (depan berwarna putih dan belakang berwarna emas), maka Xiaomi Redmi Note 4 terlihat lebih elegan dan premium dibanding warna yang sama pada Xiaomi Redmi Note 3. Memang terdapat warna lainnya yakni Black, namun jika di dalam diri Anda memiliki jiwa “mewah” lebih baik pilih warna Gold ini.

Penampakan Lebih Nyata Full Layar iPhone 8

Telset.id, Jakarta – Bulan September kemungkinan besar akan menjadi bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemar iPhone. Karena di bulan tersebut, Apple diperkirakan akan segera menggelar acara peluncuran dari smartphone edisi spesial 10 tahun iPhone di pasar smartphone dunia.

Nantinya, selain akan meluncurkan iPhone 8, Apple juga akan merilis iPhone 7s dan iPhone 7s Plus ke pasaran untuk memberikan lebih banyak pilihan lagi bagi penggemar mereka.

Beberapa waktu lalu, kami sudah memberikan bocoran gambar mockup dari iPhone 8 yang dikabarkan didapat dari pabrik perakit iPhone yakni Foxconn. Nah sekarang bocoran yang muncul bukanlah wujud mockup atau render, melainkan wujud asli dari “diduga” iPhone 8.

[Baca juga: Ini Penampakan Terbaru iPhone 8 dengan Dual Camera]

Foto yang pertama kali diungkap oleh akun Twitter @VenyaGeskin1 ini, memperlihatkan unit iPhone 8 dummy yang sudah dilapisi oleh panel layar 2.5D di bagian depan dan belakang. Pada foto itu juga terlihat jika port USB-C ditempatkan di sisi kiri bersamaan dengan tombol Volume.

Tampak aneh memang karena biasanya Apple menggunakan port lightning dan itu pun di letakkan di bagian bawah. Sedangkan di sisi kanan, terdapat tombol Power dan juga slot kartu SIM.

[Baca juga: Skema Bocor, iPhone 8 Tidak Gunakan Layar Lengkung?]

Yang menarik di sini adalah, iPhone 8 memang membawa desain yang berbeda daripada seri-seri iPhone sebelumnya, karena di bagian depannya tidak ditemukan tombol Home yang biasanya bertugas juga sebagai Touch ID. Hal ini mengindikasikan jika Touch ID akan disematkan Apple di bawah layar.

Hal menarik lainnya adalah dual-camera yang diletakkan secara vertikal. Berbeda sekali dengan iPhone 7 Plus yang diletakkan secara horizontal. Memang, bocoran foto ini merupakan iPhone 8 dummy alias belum resmi dan masih sebagai unit contoh. Tapi minimal sudah ada gambaran sedikit mengenai iPhone 8 nantinya kan? (FHP/HBS)

Ini Alasan Bolt Belum Lakukan Ekspansi Secara Nasional

0

Telset.id, Jakarta – Salah satu penyedia jasa internet mobile di Indonesia, Bolt hingga saat ini masih belum bisa mengembangkan sayapnya ke tingkat nasional. Padahal, mereka sudah mulai menawarkan jasa mereka semenjak 2014 silam.

Menurut Chief Product and Marketing Bolt Billy Abe, salah satu kendala yang dihadapi oleh pihaknya adalah masalah lisensi. Padahal menurut mereka, selain dikarenaka faktor tersebut, mereka sudah siap untuk melakukan ekspansi.

“Saat ini kami ingin melakukan ekspansi namun tersangkut masalah lisensi. Kami kini baru memegang lisensi di beberapa lokasi saja, seperti di Jabodetabek, Banten, dan Sumatera utara,” ujar Abe saat ditemui tim Telset.id di kantor Bolt, Selasa 25 April 2017.

Dia mengatakan, selama beberapa tahun terakhir ini, mereka sudah mengajukan untuk mendapatkan lisensi kepada Kementerian Komunikasi dan Informasi. Namun hingga saat ini, pihak kementerian masih belum mengabulkan permohonan mereka.

“Selain itu kami juga sering mengikuti lelang jaringan. Juni ini kan ada lelang jaringan lagi, kami pasti juga akan ikut serta,” lanjutnya.

Namun dia menambahkan bahwa meskipun mereka belum bisa mendapatkan lisensi di daerah lain, namun mereka akan terus melakukan peluasan jaringan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengguna mereka.

“Pada kuartal ketiga ini, kami akan menambah dua wilayah coverage lagi. Kedua lokasi tersebut ada di Serang, Banten dan di Aceh, Sumatera Utara,” lanjutnya.

Pengguna Bolt pada saat ini sudah mencapai angka 2,6 juta pelanggan. Hingga akhir tahun ini sendiri, pihak Bolt menargetkan ada sekitar 4,1 juta pengguna, atau naik hingga 1,5 juta pelanggan. [NC]

Seperti Inikah Tampilan Oppo R11?

Telset.id, Jakarta – Oppo R11 sebagai seri flagship berikutnya dari Oppo memang masih belum diketahui kapan akan diluncurkan. Namun seperti smartphone flagship kebanyakan, bocoran demi bocoran dari Oppo R11 sudah mulai bermunculan.

Bocoran terakhir yang terungkap mengenai smartphone ini adalah wujud bagian belakang sekaligus memperlihatkan dual-camera Oppo R11 yang dikabarkan akan membawa teknologi 5X Dual-camera Zoom.

Sekedar informasi, teknologi 5X Dual-camera Zoom merupakan teknologi terbaru yang dikembangkan Oppo dengan mengusung teknologi dual-camera yang memiliki struktur periskop.

[Baca juga: Oppo Persiapkan Oppo R11 dengan Dual-camera di Belakang]

Nah sekarang, ada bocoran lainnya yang memperlihatkan dengan cukup jelas wujud yang “diduga” Oppo R11 meskipun diambil dari jarak jauh ketika proses syuting iklan yang menampilkan seorang penyanyi dan aktor asal China, Wang Junkai.

Persis seperti bocoran serta rumor yang mengatakan jika Oppo R11 akan mengadopsi teknologi dual-camera, pada foto ini pun terlihat cukup jelas jika Oppo R11 sudah menggunakan teknologi dual-camera yang ditempatkan di sisi kiri atas smartphone.

[Baca juga: Wujud Oppo R11 dengan Dual Camera Belakang Terungkap]

Memang, hingga kini spesifikasi atau bahkan resolusi kamera yang digunakan masih belum terungkap. Namun kabarnya, R11 akan membawa dual-camera yang keduanya akan berukuran 16MP di bagian belakang, serta kamera depan berukuran 20MP.

Untuk spesifikasi lainnya, smartphone ini akan memiliki dua jenis layar yakni 5.5 inci dan 6 inch dengan resolusi 1080p, prosesor dengan chipset Snapdragon 660, RAM 4GB, memori internal 64GB serta sudah berjalan di atas Android 7.0.1 Nougat. (FHP/HBS)

Bolt Punya Senjata Rahasia Hadapi Operator 4G

0

Telset.id, Jakarta – Persaingan penyedia jasa internet mobile di Indonesia semakin ketat. Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan tersebut, Bolt selaku penyedia jasa internet memiliki beberapa senjata rahasia untuk menghadapi operator 4G lainnya.

“Untuk memenangkan persaingan ini, kami sudah mempersiapkan senjata rahasia kami, yakni kecepatan Internet yang tinggi,” ujar Chief Product and Marketing Bolt, Billy Abe saat ditemui tim Telset.id di kantornya, Selasa 25 April 2017.

Dia mengatakan saat ini, para operator lain hanya menawarkan area coverage yang luas, bahkan hingga di daerah pelosok sekalipun. Namun Abe mengklaim bahwa kecepatan Internet mereka masih belum dapat menandingi kecepatan Bolt, bahkan di kota besar seperti Jakarta.

“Operator lain mungkin hanya dapat menyediakan kecepatan 1 hingga 2 MBPS di daerah kota besar, namun kami menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dari itu. Tentunya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, mereka juga memiliki senjata rahasia lainnya, yakni dengan menawarkan paket internet unlimited. Tetunya hal ini juga tidak dapat dilakukan oleh operator lainnya karena alasan tertentu.

“Tentunya hal ini didukung oleh frekuensi kami yang cukup besar. Bahkan frekuensi kami sama dengan operator fixed broadband seperti First Media,” lanjutnya.

Saat ini, Abe mengaku di wilayah Jabodetabek sendiri Bolt sudah memiliki sekitar 3.600 BTS, serta di Medan mencapai 400 BTS. Tentunya hal ini dapat menjaga kepadatan coer jaringan sehingga penggunanya dapat menikmati internet cepat dalam jangkauan Bolt. [NC/HBS]

Dipasarkan Juni, LG X Power 2 Dibanderol Rp 3,5 Juta

Telset.id, Jakarta – Akhir Februari lalu, LG memperkenalkan suksesor dari seri LG X Power yakni LG X Power 2 yang mengusung desain lebih besar, baterai yang lebih kuat serta berbagai peningkatan lainnya dibanding seri pendahulunya. Kabar terbaru yang didapat smartphone ini akan mulai dipasarkan pada bulan Juni.

Saat diperkenalkan, LG masih enggan mengumumkan kapan smartphone yang pertama kali dipamerkan di ajang MWC 2017 lalu itu akan dijual. Namun menurut kabar yang beredar saat itu, perusahaan asal Korea Selatan tersebut akan melepasnya di bulan Maret.

[Baca juga: Resmi Diperkenalkan, LG X Power 2 Usung Baterai Lebih Jumbo]

Namun kabar tersebut sama sekali tidak terjadi, karena hingga bulan April ini, smartphone dengan baterai 4,500 mAh itu masih belum terdengar kabar penjualannya. Nah, akhirnya LG pun buka mulut dengan mengkonfirmasi bahwa LG X Power2 akan segera dijual pada bulan Juni mendatang.

Dilansir Tim Telset.id dari Android Authority, LG menyebutkan jika di awal bulan Juni nanti, suksesor seri X Power tersebut akan segera dilepas pertama kali di Korea Selatan dengan harga $265 atau sekitar Rp 3,5 jutaan.

[Baca juga: Review LG X Power: Bertenaga dengan Baterai Jumbo]

LG X Power2 sendiri mengusung spesikasi kelas menengah seperti prosesor Octa-core 1.5GHz yang didukung dengan adanya dua pilihan RAM yakni 1.5GB dan 2GB, memori internal 16GB serta baterai yang sudah mendukung fitur Fast Charging. LG X Power2 juga sudah berjalan di atas Android 7.0 Nougat. So, kita tunggu saja ya! (FHP/HBS)