Tahun Depan, SpaceX Kirim Tiga Turis “Tajir” ke Antariksa

roket SpaceX

 Telset.id, Jakarta  – Tahun depan, tiga turis tajir akan melakukan perjalanan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan roket SpaceX. Perjalanan selama sepuluh hari akan singgah di laboratorium sains yang mengorbit.

Di sana, para turis akan menghabiskan waktu bersama para astronot dan mengalami kehidupan di Zero-G. Dilansir New York Post, Axiom jadi perusahaan yang membantu mengatur perjalanan mereka ke luar angkasa.

{Baca juga: SpaceX Segera Terbangkan Empat Turis ke Orbit Bumi}

Seperti dikutip Telset.id, Minggu (8/3/2020), harga tiket untuk penerbangan ke antariksa mencapai masing-masing sekitar £ 40 juta atau Rp 745 miliar per orang. Satu kursi telah dipesan oleh penggemar seorang anonim.

Sebelumnya, tujuh wisatawan telah mengunjungi Stasiun Luar Angkasa Internasional. Seorang di antaranya bahkan pergi dua kali. Namun, misi SpaceX akan menandai perjalanan berawak sepenuhnya pribadi pertama.

“Penerbangan bersejarah ini akan mewakili momen penting dalam perjalanan menuju akses universal dan rutin ke ruang angkasa. Perjalanan sepenuhnya diawali dan dikelola Axiom,” kata bos Axiom, Michael Suffredini.

Penerbangan akan dilakukan pada akhir 2021 menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX yang diatapi dengan kapsul Crew Dragon. SpaceX menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menguji kapsul dan guna misi komersial tersebut.

{Baca juga: SpaceX Sukses Terbangkan Kapsul Crew Dragon, tapi Malah Meledak}

Secara total, penumpang piknik ke antariksa akan menghabiskan delapan hari di laboratorium sains dan dua hari perjalanan ke dan dari sana. Kru akan mengalami gravitasi mikro. Di sana, mereka bakal menyatu dengan para astronot.

SpaceXsetuju untuk menerbangkan empat turis ke orbit di sekitar Bumi menggunakan kapsul Crew Dragon. Kapsul luar angkasa itu sama dengan yang akan digunakan oleh NASA untuk mengirim astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.

Keputusan tersebut dicapai melalui sebuah perusahaan bernama Space Adventures. “Misi bersejarah ini akan menempa jalan untuk membuat spaceflight menjadi sangat mungkin bagi semua orang,” terang Gwynne Shotwell, Presiden SpaceX. [SN/HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here