Cara Daftar UMKM Online untuk Dapat Bantuan Rp 2,4 Juta

Daftar UMKM Online

Telset.id – Pemerintah menghadirkan Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM) kepada pelaku UMKM di Indonesia. Bagi pelaku UMKM yang terdaftar mereka akan berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp 2,4 juta.

BPUM atau Banpres Produktif untuk Usaha Mikro merupakan program insentif pemerintah di tengah pandemi Covid-19. Tujuannya agar pelaku UMKM bisa tetap bertahan menghadapi Covid-19 dan penyaluran bantuan melalui bank pemerintah seperti BRI.

Program BPUM telah dibuka sejak bulan September 2020 dan berakhir pada November 2020. Bagi yang tertarik mendapatkan bantuan UMKM proses pendaftaran dilakukan bisa dilakukan secara online atau offline melalui institusi resmi yang ditunjuk pemerintah.

{Baca juga: Yuk, Simak Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 11}

Sedangkan proses cek penerima bantuan bisa dilakukan secara online melalui website eform.bri.go.id.

Bagi yang belum tahu, tim Telset.id akan memberikan tips mengenai syarat dan cara untuk mendapatkan bantuan UMKM online untuk bisa mendapatkan bantuan Rp 2,4 juta. Yuk disimak!

Syarat Penerima BPUM 

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UMKM telah menetapkan persyaratan peserta yang berhak menerima BPUM. Terdapat 6 syarat yang harus dipenuhi bagi Anda yang ingin mengikuti program bantuan ini. Berikut ini keenam syarat penerima BPUM:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Memiliki Usaha Mikro
  4. Bukan ASN, TNI/Polri serta Pegawai BUMN/BUMD
  5. Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR
  6. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Daftar Pengusul BPUM 

Tahap sepanjutnya adalah mengetahui siapa saja  pihak pengusul BPUM. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia telah menunjuk beberapa institusi untuk menjadi pihak pengusul BPUM.

Untuk proses pendaftaran ke pengusul BPUM dapat dilakukan secara online atau offline tergantung ketentuan dari pengusul BPUM terkait. Berikut ini 4 pihak yang menjadi pengusul BPUM yang ditunjuk pemerintah:

  1. Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di wilayah setempat
  2. Koperasi yang telah disahkan sebagai Badan Hukum
  3. Kementerian/Lembaga negara
  4. Perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK

Syarat Daftar ke Pengusul BPUM 

Bagi yang ingin melakuan pendaftaran ke pengusul BPUM silahkan siapkan dokumen persyaratan yang ditentukan.

Terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK) hingga nomor telepon yang masih aktif digunakan. Berikut ini syarat-syarat yang harus dipenuhi pendaftar:

  1. Nomor Induk Kependudukan di eKTP
  2. Nama Lengkap
  3. Alamat tempat tinggal sesuai eKTP
  4. Informasi Bidang Usaha
  5. Nomor Telepon

Cek Penerima Bantuan via eform.bri.go.id. 

Setelah melakukan pendaftaran silahkan cek penerima bantuan via eform.bri.go.id dari Bank BRI. Situs tersebut akan membantu Anda untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. Berikut tata caranya:

  1. Klik situs https://eform.bri.co.id/bpum atau dari halaman muka eform.bri.co.id, pilij BPUM di bagian paling bawah
  2. Masukkan nomor eKTP yang sebelumnya didaftarkan ke pihak pengusul
  3. Masukkan kode verifikasi
  4. Klik proses inquiry

Bantuan UMKM Online

Bagi Anda yang berhasil menerima bantuan, nantinya akan ada informasi di situs bahwa nomor eKTP Adna terdaftar sebagai penerima BPUM. Anda diminta untuk melakukan verifikasi dan pencairan ke kantor BRI terdekat dengan membawa eKTP.

{Baca juga: Cara Rekam Game di Windows 10, Tanpa Download Aplikasi!}

Tetapi jika gagal, Anda akan menerima informasi di situs bahwa Anda tidak terdaftar sebagai penerima bantuan. Disarankan Anda menghubungi pihak pengusul tempat mendaftarkan diri untuk mengetahui penyebab Anda tidak terdaftar. [NM/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here