Telset.id – Bulan kemerdekaan Republik Indonesia menjadi bulan yang tepat buat Oppo untuk merilis seri terbaru bernama Reno4. Smartphone ini dirancang dengan desain menawan dan punya spesifikasi andal, sehingga kami pun tertarik untuk melakukan review Oppo Reno4 kali ini.
Di Indonesia, harga Oppo Reno4 kurang lebih sama dengan seri Reno terdahulu sekitar Rp 4,9 jutaan. Bagi segelintir orang, mungkin harganya tergolong cukup mahal.
Namun demikian, Oppo menyematkan sejumlah fitur dan teknologi mumpuni kepada konsumen yang meminang Reno4.
{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Oppo Terbaru}
Nah, kali ini tim Telset.id akan mengulas secara lengkap Oppo Reno4 dalam tulisan review kali ini. Seperti biasa, kami akan membahas soal desain, spesifikasi, performa, hingga ke sektor kameranya. Yuk simak!
Desain

Saat pertama menggunakan ponsel cerdas ini, kami langsung punya satu kesan kuat terhadapnya. Menurut kami, Oppo seakan mengerti dengan masalah yang selama ini dihadapi oleh pengguna smartphone dengan ukuran layar besar di atas 6 inci.
Yup! Masalah tersebut adalah bobot yang berat dengan body tebal yang bikin gak nyaman saat dikantongi.
Sebenarnya, body smartphone yang makin besar, berat, dan tebal tergolong cukup wajar. Pasalnya, makin banyak fitur dan teknologi yang disematkan, maka semakin banyak juga komponen yang dijejalkan ke dalam body.
Sebagai contoh. Makin besar kapasitas baterai, biasanya berimbas pada ketebalan dan bobot dari smartphone.
Contoh lainnya, kini smartphone dengan empat kamera merupakan hal yang lumrah. Penambahan jumlah kamera tentu saja memengaruhi isi dari body.

Namun, Oppo bukanlah perusahaan teknologi yang senang mengikuti tren yang ada. Perusahaan asal China ini malah kerap menciptakan tren di industri smartphone. Oppo Reno4 misalnya.
Meski mengusung layar besar, Reno4 ditenagai baterai berkapasitas besar, dan punya empat kamera belakang. Smartphone ini juga tetap tampil ramping dan nyaman untuk digenggam menggunakan satu tangan.
Berat Oppo Reno4 sekitar 165 gram dengan ketebalan 7.7 mm. Ukurannya membuat ponsel nyaman digunakan, dikantongi, dan dibawa kemana-mana.
Tim R&D Oppo rupanya telah berusaha keras untuk merancang smartphone ini agar memiliki desain yang ergonomis.
{Baca juga: Review Realme C17: Spek Oke, Kemampuan Gaming Belum Maksimal}
Oppo Reno4 sendiri dibekali layar berukuran besar, tepatnya 6,4 inci berjenis AMOLED dengan resolusi Full HD+. Layarnya punya rasio cinematic 20 : 9, dilapisi pelindung Gorilla Glass 5, dan telah mendukung sensor sidik jari dengan respon yang cepat.
Berbicara sedikit soal sistem keamanan biometrik, sensor sidik jari bernama “Hidden Fingerprint Unlock 3.0” itu punya ketebalan sekitar 0,27mm saja.
Rasio layar terhadap body makin maksimal karena Oppo merancang bagian depan Reno4 dengan bezel yang tipis di tiap sisinya. Apalagi, terdapat punch-hole atau lubang kamera berukuran kecil, bahkan lebih kecil dari seri Reno3 Pro.
Kesan yang berkarakter begitu ditonjolkan pada bagian belakangnya. Oppo Reno4 tampil dengan desain yang futuristik dan modern. Berlapis kaca Gorilla Glass 3, Oppo melapisinya dengan warna yang keren dan terlihat elegan.

Ada dua pilihan warna dari Oppo Reno4, salah satunya adalah Galactic Blue. Warna ini terbilang spesial, karena Oppo menggunakan teknik bernama “Reno Glow” yang memberikan tekstur matte dengan detail kilauan halus yang menyajikan nuansa lebih premium.
Galactic Blue menampilkan warna biru tua yang dikombinasikan dengan adanya monogram logo Oppo di bagian bawah body. Ketika terkena paparan sinar cahaya yang pas, warna dan logo Oppo langsung keluar, dan bikin Reno4 terlihat lebih premium.
Di bagian bawah, terdapat jack audio 3,5mm, port USB-C, mikrofon, dan juga speaker. Ke bagian kiri, terdapat tombol volume yang bersanding dengan slot dual SIM + microSD. Sementara ke kanan, ada tombol power. Dan di bagian atas, hanya ada mikrofon saja.
Spesifikasi

Review Oppo Reno4 berlanjut ke sektor spesifikasi, dan tentu saja kami tak lupa untuk membahas performanya juga.
Smartphone ini memiliki spesifikasi bertenaga di dalamnya berkat adanya prosesor Snapdragon 720G. Prosesor dengan proses fabrikasi 8nm ini punya spesifikasi octa-core 2.3GHz yang dipadukan dengan GPU Adreno 618.
Jika mengutip penjelasan dari situs resmi Qualcomm, disebutkan bahwa Snapdragon 720G merupakan prosesor kelas menengah yang punya kinerja andal dengan efisiensi baterai yang bagus.
SoC ini telah didukung oleh chip AIE atau artificial intelligence engine dari Qualcomm yang bertugas untuk meningkatkan performa saat dibutuhkan, dan tetap menjaga power serendah mungkin untuk menghemat baterai.
Tak cuma itu saja, prosesor ini bisa dibilang sebagai chipset kelas menengah yang dipersiapkan untuk kebutuhan gaming. Bagaimana tidak, terdapat fitur Qualcomm Snapdragon Elite Gaming yang memberikan pengalaman grafis tinggi dan smooth kepada pengguna.
{Baca juga: Review Huawei MatePad T 10s: Tablet Terjangkau, Pas untuk WFH}
Nah, prosesor Snapdragon 720G di Oppo Reno4 dikombinasikan dengan RAM 8GB LPDDR4X, storage 128GB yang bisa diperluas menggunakan microSD hingga 256GB, serta baterai 4.015 mAh yang didukung VOOC 4.0 30W.
Lalu, bagaimana dengan performanya? Dalam review Oppo Reno4 kali ini, kami menggunakan tiga aplikasi benchmark, yakni AnTuTu Benchmark v8.4.3, PCMark, dan 3DMark.
Selain itu, kami menguji performa smartphone ini dengan kondisi menggunakan mode “High Performance”.
Mode tersebut bisa ditemukan di pengaturan, dan pilih <Battery> Scroll ke bawah, lalu pilih <High Performance Mode>. Tapi perlu diingat, ketika mode ini diaktifkan, konsumsi baterai akan jauh lebih boros dibandingkan mode normal.
AnTuTu Benchmark
Meski menggunakan Snapdragon 720G yang masuk ke kategori SoC kelas menengah, namun skor benchmark dari Oppo Reno4 terbilang tinggi. Smartphone ini memperoleh skor 283 ribuan poin.
Berdasarkan ranking di aplikasi, perolehan benchmark Oppo Reno4 lebih baik dari Redmi Note 9 Pro (278.970), Huawei P20 Pro (274.240), sampai Mi Note 10 (270.241). Tapi, skornya masih kalah dari Realme 6 Pro (284.955) sampai Redmi Note 8 Pro (291.237).
3DMark
Performa GPU dari Oppo Reno4 pun sudah mumpuni. Berdasarkan penilaian dari 3DMark, smartphone ini memperoleh skor 3.585 poin untuk pengujian Sling Shot, 2.546 poin untuk Sling Shot Extreme OpenGL ES 3.0, dan 2.358 poin untuk Vulkan.

Dari menu komparasi yang ada di 3DMark, performa grafis Oppo Reno4 dalam pengujian Sling Shot dinilai lebih baik dari beberapa seri smartphone flagship yang sudah meluncur, seperti Huawei P30 yang menggunakan prosesor Kirin 980.
PCMark
Menurut benchmark yang diberikan PCMark, Oppo Reno4 punya kemampuan yang bagus untuk urusan multitasking maupun pekerjaan normal, seperti chatting, browsing, live streaming, dan lainnya.

Smartphone tersebut memperoleh skor 9.773 poin. Perolehan benchmark ini pun memang terbukti, karena selama kami menggunakan Reno4 sebagai daily driver, ponsel ini memudahkan kami menjalankan lebih dari satu aplikasi bergantian atau dua aplikasi bersamaan.
Baterai

Tak lupa, dalam review Oppo Reno4 pun kami membahas sektor baterainya. Ponsel cerdas terbaru dari Oppo ini telah ditenagai oleh baterai berkapasitas 4.015 mAh dengan dukungan VOOC 4.0 30W.
Dalam klaimnya, Oppo mengatakan bahwa VOOC 4.0 bisa mengisi 50% baterai 4.015 mAh dalam waktu 20 menit, dan 100 menit dalam waktu kurang dari sejam. Tapi, benarkah?
Dalam menghitung kecepatan charging-nya, kami dibantu oleh aplikasi Battery Log. Aplikasi ini bertugas untuk mencatat aktivitas baterai secara presisi. Terdapat informasi seperti waktu, persentase baterai, suhu, hingga tegangan dari baterai.
Baterai Oppo Reno4 dapat terisi penuh dari 15% sampai penuh hanya dalam waktu 54 menit saja. Pada 10 menit pertama, baterai sudah terisi 25%. Sedangkan dalam waktu 20 menit, sekitar 43%.
Itu membuktikan kalau klaim Oppo soal VOOC 4.0 memang benar, dan bukan sebatas gimmick marketing saja. Lalu, bagaimana dengan daya tahannya?
Kami melakukan dua pengujian berbeda, yakni menggunakan fitur Work 2.0 Battery Life di aplikasi PCMark dan memutar video YouTube di kualitas Full HD (1080p) tanpa henti hingga baterai tersisa 10%.
Berdasarkan aplikasi PCMark, Oppo Reno4 bisa bertahan hingga 12 jam 27 menit dengan baterai tersisa 15%.

{Baca juga: Review Samsung Galaxy Tab S7: Tablet “PC-like” dengan Kinerja Tinggi}
Sementara ketika digunakan untuk memutar YouTube tanpa henti, Oppo Reno4 bertahan hampir 15 jam atau tepatnya 14 jam 41 menit dengan baterai tersisa 10%.
Pencapaian ini membuktikan kalau Oppo Reno4 memiliki baterai yang tergolong cukup awet. Mengapa? Catatan waktu itu memperlihatkan screen on-time dari ponsel.
Screen on-time sendiri merujuk kepada baterai smartphone bertahan dalam kondisi layar aktif dalam sekali charge atau baterai penuh.
Awetnya baterai Reno4 tak terlepas dari kemampuan Snapdragon 720G yang memang dirancang agar memiliki kinerja andal dengan efisiensi baterai yang bagus.
Menurut Qualcomm, SoC tersebut telah didukung oleh chip AIE atau artificial intelligence engine dari Qualcomm yang bertugas untuk meningkatkan performa saat dibutuhkan, dan tetap menjaga power serendah mungkin untuk menghemat baterai.
Selain Snapdragon 720G, sistem operasi ColorOS 7.2 berbasis Android 10 pada Reno4 telah disematkan fitur yang bertugas untuk menjaga performa dan menghemat baterai semaksimal mungkin.
Salah satunya adalah Super Power Saving Mode, yang memanfaatkan pendekatan seluruh sistem dan menyesuaikan penghematan daya untuk masing-masing aplikasi.
Gaming
Ngetes performa dan baterai sudah, sekarang giliran gaming. Dalam pengujian khusus game, kami bermain tiga game pada Oppo Reno4, yakni COD Mobile, PUBG Mobile, dan Mobile Legends.
Membahas fitur gaming-nya terlebih dahulu, ColorOS 7 pada Reno4 memiliki fitur gaming bernama Game Space.
Fitur ini mampu meningkatkan performa ponsel saat pengguna main game. Selain itu, Game Space juga bertugas untuk meningkatkan experience gaming dari pengguna.
Sistem dengan pintar akan menghadang segala hal yang akan mengganggu jalannya permainan, seperti notifikasi yang masuk, panggilan telepon, dan lainnya.
Ada pula fitur lain bernama Quick Return Bubble. Fitur tersebut menampilkan informasi dari game yang berjalan di background.
{Baca juga: Review Realme X50 Pro 5G: Performa Kencang, Main Game Maksimal}
Misalnya, ketika pengguna menunggu respawn dalam game, mereka dapat beralih ke aplikasi lain sambil melihat waktu respawn. Fitur ini baru didukung oleh game Mobile Legends, PUBG Mobile, PUBG Mobile Lite, dan AOV.

Sebelum main game di sela-sela review Oppo Reno4, kami tentu saja mengatur berbagai hal terlebih dahulu, termasuk pengaturan grafis dan frame rate. Di COD Mobile, Oppo Reno4 sanggup menjalankannya dengan grafis “rata kanan” alias grafis dan frame rate Very High.
Sedangkan PUBG Mobile, game bisa dimainkan dengan grafis HD dan frame rate High. Sementara Mobile Legends, grafis High sudah bisa didukung oleh Oppo Reno4.
Secara overall, ketiga game bisa dimainkan dengan lancar dan tanpa kendala. COD Mobile dan Mobile Legends bisa dimainkan dengan grafis tertinggi dan konsisten di 55 – 60 FPS.
Akan tetapi, PUBG Mobile hanya sanggup berjalan di 30 FPS saja ketika kami mengaturnya dengan grafis “rata kanan”. FPS meningkat ke angka 40 – 45 saat kami menurunkan grafis Smooth dengan frame rate Very High.
Kamera

Review Oppo Reno4 berlanjut ke bagian kamera. Jujur saja, ponsel tersebut menawarkan pengalaman fotografi yang maksimal dengan pilihan lensa kamera yang beragam dan fitur berlimpah.
Oppo Reno4 dibekali empat kamera belakang dan satu kamera depan, yang dilengkapi juga dengan adanya AON Smart Sensor.
Konfigurasinya, lensa utama dengan sensor 48MP, kamera ultrawide 8MP, lensa makro 2MP, dan lensa mono 2MP. Sedangkan kamera depan, beresolusi 32MP.
Banyak fitur berbasis AI alias artificial intelligence yang disematkan di kamera Oppo Reno4, baik kamera depan maupun belakang.
Misalnya saja, AI Color Portrait Mode yang memudahkan kami untuk mengambil konten dengan efek bokeh dan warna monokrom di latar belakang.
Didukung oleh AI, fitur ini mampu memisahkan objek utama untuk “diwarnai”, sementara latar belakang diberikan warna hitam putih yang membuatnya terlihat dramatis.
Berbicara soal kualitasnya, kamera Oppo Reno4 sanggup menghasilkan foto dengan detail, kualitas warna, dan dynamic range yang baik. Kamera utama dan ultrawide dapat dimanfaatkan oleh kami untuk menangkap momen yang bagus.
Apalagi, terdapat fitur Dazzle Color dan Auto HDR yang bisa meningkatkan kedalaman serta intensitas warna menjadi lebih tajam. Kami memanfaatkan fitur ini untuk menangkap momen yang ciamik, khususnya saat berada di luar ruangan.
{Baca juga: Review Poco F2 Pro: Performa Gahar, Fitur Lebih Komplit}
Masih soal kamera belakang, smartphone ini mampu merekam video di kualitas maksimal 4K @30FPS atau 1080p @60FPS. Ada dua fitur yang kami suka dari video Reno4, yakni 960FPS Smart Slow Motion dan Ultra Steady Video 3.0.
Fitur 960FPS Smart Slow Motion membuat kami dapat menangkap momen sebanyak 960 frame dalam satu detik alias menangkap gerak lambat di tengah sebuah video.
Misalnya, video slo-mo ketika loncat, berlari, dan aktivitas olahraga lainnya. Hasil videonya juga bagus, dan cocok untuk diunggah ke media sosial dan mendulang banyak like.
Sedangkan Ultra Steady 3.0, dapat membantu kami untuk merekam video yang stabil. Kami bisa bikin vlog kegiatan sambil berjalan, berlari, atau bahkan bersepeda, dengan menggunakan kamera depan maupun belakang secara stabil.
Ultra Steady 3.0
AI Color Portrait
960FPS Smart Slow Motion
Khusus kamera belakang, sudah dilengkapi juga dengan fitur Ultra Steady Video Pro agar pengambilan video jauh lebih stabil.
Nah, berbicara soal kamera depannya, Oppo sudah lama menyematkan kamera depan yang punya kualitas yang bagus, begitu juga dengan Reno4.
Kamera 32MP di ponsel cerdas ini mampu menghasilkan foto selfie yang jelas, detailnya bagus, komposisi warnanya pas, dan tidak berlebihan saat memberikan “touch up” pada wajah.
Dan lagi, latar belakang cerah yang biasanya menjadi momok serius bagi kamera depan smartphone selama ini bisa diatasi dengan baik oleh kamera depan Oppo Reno4. Latar belakang awan, pepohonan, dan objek lainnya bisa ditangkap dan disajikan dengan sangat baik.
Kesimpulan

Review Oppo Reno4 kami akhiri dengan kesimpulan. Sejujurnya, smartphone ini memang sudah berhasil mencuri perhatian kami sejak pertama kali diperkenalkan resmi.
Oppo Reno4 menawarkan desain yang “out of the box” berkat body-nya yang langsing dan ringan. Padahal, smartphone ini memiliki baterai besar, punya layar besar, dan punya total lima kamera dan AON Smart Sensor juga.
Selain itu, ponsel terbaru Oppo ini dilapisi warna yang berbeda dibandingkan seri Reno lainnya. Warna spesial dengan teknik Reno Glow memberikan kesan premium pada ponsel ini.
Memang, kalau berbicara soal desain bagian depannya, kami sangat menyukai desain Reno2 Series dengan layar fullscreen tanpa poni maupun lubang kamera.
Sebab, desain layar dengan poni dan lubang kamera menurut kami sangatlah mainstream untuk saat ini.
Ke bagian spesifikasi, Snapdragon 720G dan kemampuan baterai dari ponsel ini juga menjadi nilai tambah. Performanya oke untuk diajak aktivitas apapun termasuk main game.
Kinerja baterainya bikin kami tak perlu khawatir kehabisan baterai saat beraktivitas online di rumah yang cukup padat.
Sementara kamera, Oppo Reno4 menyuguhkan fitur-fitur berbasis AI yang bisa kami manfaatkan untuk membuat konten berkualitas.
AI Color Portrait adalah fitur masterpiece dari Oppo yang dapat memunculkan ide-ide segar kepada kami ketika merekam video maupun mengambil foto.
Memang, harga Rp 4,9 jutaan untuk sebuah ponsel kelas menengah tergolong cukup mahal. Apalagi, ada seri smartphone dari merek lainnya yang dijual dengan harga lebih terjangkau dengan kemampuan yang hampir sama.
Namun, Oppo berhasil membalas uang yang dibayarkan konsumen lewat beragam keunggulan yang ditawarkan Oppo Reno4 di dalamnya. Well done, Oppo! (MF)
Kelebihan
+ Desain ringan dan ramping
+ Warna lebih premium dengan teknik Reno Glow
+ Layar AMOLED berukuran besar
+ Layar sudah dilapisi Gorilla Glass 5
+ Baterai awet dengan fast charging 30W
+ Spesifikasi mumpuni untuk main game
+ Kualitas kamera bagus
+ Fitur AI di kamera sangat membantu untuk membuat konten berkualitas
+ Video sudah ada fitur Ultra Steady
Kekurangan
– Body cukup licin apabila tidak menggunakan casing
– Layas masih 60Hz, padahal ponsel dengan harga di bawahnya sudah 90Hz
– Belum ada NFC
TELSET RATING: 8.5/10
| SPESIFIKASI OPPO RENO4 | |
| Jaringan | GSM / HSPA / LTE |
| OS | Android 10, ColorOS 7.2 |
| Chipset | Qualcomm SM7125 Snapdragon 720G (8 nm) |
| GPU | Adreno 618 |
| RAM | 8GB |
| Memori | 128GB/8GB |
| Dimensi | 160.3 x 73.9 x 7.7 mm, 165 gram |
| Layar | Super AMOLED 6,4 inci 1080×2400 piksel, aspek rasio 20:9, 411 ppi |
| Kamera Belakang | 48 MP + 8 MP + 2 MP + 2 MP |
| Kamera Depan | 32 MP |
| Beterai | 4.015 mAh |
| Harga | Rp 4.999.000 |





















