Review Huawei MatePad T 10s: Tablet Terjangkau, Pas untuk WFH

Review Huawei MatePad T 10s
Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Telset.id – Tahun ini, masyarakat Indonesia disuguhkan beberapa seri smartphone Huawei yang berjalan di atas Android AOSP berbasis HMS atau Huawei Mobile Service. Percaya diri dengan ekosistem sendiri, Huawei pun merilis produk baru lainnya berbasis HMS, yakni Huawei MatePad T 10s yang akan kami review kali ini. 

Ketika diperkenalkan di Indonesia, Huawei MatePad T 10s diklaim sebagai tablet dengan spesifikasi yang mampu mendukung aktivitas digital pengguna, terutama di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan orang-orang untuk bekerja maupun belajar secara online dari rumah.

Dibanderol dengan harga sekitar Rp 2,5 jutaan, tablet ini dinilai hadir dengan serangkaian teknologi serta fitur yang bisa menunjang berbagai aktivitas digital pengguna. 

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Huawei Terbaru}

Nah, tim Telset.id akan mengulas Huawei MatePad T 10s lewat review berikut ini. Dalam ulasan tersebut, kami akan membahas berbagai sektor, seperti desain, spesifikasi dan performa, baterai, gaming, bahkan sampai kamera. Yuk simak!

Desain

Review Huawei MatePad T 10s

Biasanya, membawa sebuah tablet jadi “PR” tersendiri. Ribet, besar, dan gak nyaman dibawa kemana-mana adalah sederet alasan mengapa tablet menjadi “pilihan kedua” setelah smartphone

Akan tetapi, Huawei MatePad T 10s seolah memupus anggapan tersebut. Tablet ini dikemas dengan desain yang minimalis, elegan, tidak banyak gimmick, dan juga ringan, sehingga nyaman dibawa kemana saja.

Huawei merancang MatePad T 10s agar nyaman dipakai sehari-hari oleh pengguna. Oleh karenanya, perusahaan asal China ini mengemas tablet terbarunya dengan sudut yang cukup membulat.

Hal ini membuatnya tidak terlihat kaku, dan nyaman digunakan dalam posisi landscape maupun portrait

Meski keseluruhan body-nya berbahan dasar plastic rubber dengan frame logam, tapi tidak berarti tablet ini punya body yang ringkih. Malah, Huawei MatePad T 10s punya build quality yang baik dan tidak terkesan murahan sama sekali. 

Review Huawei MatePad T 10s

Unit Huawei MatePad T 10s yang kami review berwarna Midnight Grey. Warna yang elegan ini punya tekstur matte halus, sehingga anti terhadap noda maupun jejak sidik jari yang bikin body-nya kelihatan kotor. 

Masih bagian belakang, terdapat frame kamera berukuran cukup kecil sebagai tempat bagi kamera utama dan LED Flash.

Belum beranjak dari bagian belakang, terdapat logo Huawei yang ditemani oleh logo “Harman Kardon” di bagian bawahnya. 

{Baca juga: Produktif di Rumah dengan Huawei Nova 7, MatePad T 10s & FreeBuds 3i}

Yup! Anda tak salah lihat, Huawei MatePad T 10s memang sudah dilengkapi dengan dua speaker stereo hasil kolaborasi Huawei dengan Harman Kardon.

Sekarang bisa dibilang adalah zamannya tablet dengan bezel yang tipis, dan Huawei menjadi salah satu merek yang turut memopulerkannya. Huawei MatePad T 10s mengusung desain simetris dengan bezel setebal 9,5mm di tiap sisi layar.

Bezel itu mengelilingi layar IPS berukuran 10,1 inci dengan resolusi Full HD. Bukan cuma gede saja, layar MatePad T 10s pun menyuguhkan kualitas jempolan berkat dukungan teknologi Huawei ClariVu. 

Sekadar informasi, Huawei ClariVu mampu secara dinamis mengoptimalkan warna, kecerahan dan saturasi, serta algoritma Super Resolution dari Huawei yang bisa meningkatkan konten beresolusi lebih rendah untuk pengalaman yang  lebih mengesankan. 

Review Huawei MatePad T 10s

Karena posisi default tablet ini adalah landscape, maka kamera depannya ditempatkan di sisi kanan bezel (apabila diposisikan portrait). Kami sebenarnya butuh beberapa penyesuaian hingga akhirnya terbiasa dengan posisi kamera seperti ini. 

Secara overall, Huawei MatePad T 10s memang dikemas dengan desain yang elegan dan cenderung minimalis. Namun, Huawei sepertinya fokus pada fungsionalitas dari tablet ini. 

Terbukti, selain desainnya yang simetris dan fullscreen, Huawei MatePad T 10s mudah dan nyaman dibawa kemanapun karena bobotnya hanya sekitar 450 gram dan tebal sekitar 7,85mm saja.

Layar

Review Huawei MatePad T 10s

Layar bisa dibilang menjadi salah satu bagian menarik pada Huawei MatePad T 10s. Bukan cuma mengandalkan teknologi Huawei ClariVu saja, tapi layar tablet ini sudah dilengkapi dengan serangkaian teknologi untuk memanjakan dan memberikan kenyamanan untuk mata pengguna.

Layar Huawei MatePad T 10s telah dibekali dengan mode layar yang memiliki beberapa layer perlindungan terhadap mata pengguna. Di antaranya, Eye Comfort atau mode Blue Light Filter bersertifikasi TÜV Rheinland. 

Lalu, ada Automatic Brightness Adjustment yang secara pintar akan menyesuaikan intensitas cahaya layar sesuai kondisi lingkungan pengguna berada. 

{Baca juga: Huawei Watch Fit, Smartwatch Sejutaan dengan Fitur Kebugaran Lengkap}

Terakhir, eBook Mode yang mampu secara otomatis mengontrol temperatur warna, intensitas cahaya, dan grayscale, agar pengguna bisa merasakan sensasi layaknya sedang membaca koran. 

Review Huawei MatePad T 10s

Jangan lupakan Dark Mode. Meski layar Huawei MatePad T 10s bukan berjenis AMOLED, namun tablet ini tetap memiliki fitur mode gelap tersebut. Mode ini bikin nyaman mata pengguna saat memakai tablet di malam hari atau kondisi gelap.

Spesifikasi

Review Huawei MatePad T 10s

Review Huawei MatePad T 10s kami lanjutkan ke sektor spesifikasi dan performa. Tablet ini ditenagai oleh prosesor Kirin 710A. SoC ini merupakan suksesor dari Kirin seri 710 yang sebelumnya digunakan pada Huawei P30 Lite dan Nova 3i. 

Kirin 710A memiliki 8 inti CPU atau octa-core yang terdiri dari 4 x Cortex-A73 2.0 GHz dan 4 x COrtex-A53 1.7 GHz dengan pemrosesan grafis atau GPU Mali G51. Prosesor ini dinilai memiliki kinerja yang bagus, dan punya tingkat efisiensi daya yang juga baik. 

Prosesor ini dikombinasikan dengan RAM 3GB, storage 64GB yang bisa ditambah melalui slot microSD, dan baterai berkapasitas 5.100 mAh tanpa dukungan fast charging.

Untuk mengetahui performa dari tablet ini, kami menggunakan tiga aplikasi benchmark, yakni AnTuTu Benchmark, 3DMark, dan PCMark. 

AnTuTu Benchmark untuk mengetahui performa keseluruhan, 3DMark untuk mengetahui performa GPU, serta PCMark yang berguna untuk mengetahui performa smartphone saat digunakan multitasking.

{Baca juga: Review Huawei P40 Pro: Masih ‘Pede’ dengan HMS}

Tak lupa, kami pun memanfaatkan aplikasi Battery Log untuk mencatat kecepatan charging dan daya tahan baterainya. Berikut penjelasannya:

AnTuTu Benchmark

Review Huawei MatePad T 10s

Berdasarkan pengujian, Huawei MatePad T 10s memperoleh skor sebesar 299 ribuan poin. Skor ini tergolong tinggi untuk sebuah tablet kelas menengah dengan harga tak sampai Rp 3 jutan. 

Penasaran, kami membuka menu Ranking di aplikasi AnTuTu Benchmark. Dengan skor tersebut, Huawei MatePad T 10s lebih baik dibandingkan smartphone dengan prosesor MediaTek Helio G90, Snapdragon 845, dan tertinggal sedikit dari HUawei Nova 7i yang ditenagai Kirin 810.

3DMark

Ada dua pengujian di aplikasi ini. Di antaranya adalah, Sling Shot dan Sling Shot Extreme yang biasa digunakan untuk menjajal kemampuan smartphone dengan tolak ukur OpenGL ES 3.0 (Sling Shot) dan OpenGL ES 3.2 (Sling Shot Extreme).

Berdasarkan pengujian, Huawei MatePad T 10s memperoleh skor 3.453 poin untuk pengujian Sling Shot. Kemudian untuk Sling Shot Extreme OpenGL ES 3.1 memperoleh 2.885 poin dan Vulkan sebesar 2.612 poin.

PCMark

Sekarang ke PCMark. Huawei MatePad T 10s meraih skor tinggi, sekitar 9.138 poin. Artinya, ponsel ini sudah mumpuni untuk digunakan sehari-hari, seperti multitasking, chatting, editing foto maupun video, dan kegiatan normal lainnya.

Baterai

Baterai masih menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum membeli sebuah smartphone maupun tablet. Huawei MatePad T 10s untungnya telah ditenagai oleh baterai berkapasitas besar, tepatnya 5,100 mAh.

Namun sayangnya, tablet terbaru ini tidak didukung dengan fast charging. Pasalnya, Huawei hanya membekalinya dengan charger 10W saja alias kecepatan normal. 

Pertanyaannya sekarang, bagaimana dengan daya tahan baterai ini? Dan, seberapa cepat pula ngecas menggunakan Huawei MatePad T 10s? 

Untuk menguji daya tahan baterai, kami melakukan pengujian dengan fitur Work Battery Life di aplikasi PCMark. Kedua, kami memutar video YouTube tanpa henti di kualitas 1080p dan mencatatnya di aplikasi Battery Log.

Berdasarkan pengujian di PCMark, Huawei MatePad T 10s mencatatkan waktu selama 17 jam 19 menit dengan baterai tersisa 20%. 

Apabila dibandingkan dengan tablet high-end dengan kapasitas baterai yang bahkan lebih besar mencapai 8.000 mAh, kemampuan MatePad T 10s berdasarkan pengujian PCMark jauh lebih baik. 

Sebab, tablet dengan baterai 8.000 mAh itu hanya sanggup bertahan selama 10 jam 41 menit dengan baterai tersisa 17%.

Proses pengujian Work Battery Life di aplikasi PCMark juga merupakan simulasi berbagai aktivitas pengguna sehari-hari. Oleh karenanya, pengguna pun bisa terus memakai MatePad T 10s hampir seharian penuh dengan baterai tersisa cukup banyak. 

Sementara saat memutar video YouTube kualitas 1080p tanpa henti, Huawei MatePad T 10s sanggup bertahan sampai lebih dari 19 jam dengan baterai tersisa 4%. Untuk sebuah tablet dengan baterai “cuma” 5.100 mAh, kemampuan baterainya patut untuk diacungi dua jempol

{Baca juga: Review Huawei Nova 7: Spek “Rasa Flagship”, Terbatas dengan HMS}

Lebih lanjut, kita bahas kecepatan charging. Huawei MatePad T 10s yang dibekali charger 10W saja mencatatkan waktu sekitar 4 jam agar baterai terisi sampai penuh dari 1%.

Waktu yang lama memang, namun tetap terbayarkan dengan kemampuan daya tahannya yang terbilang lama. Well done!

Gaming

Kata siapa tablet cuma bisa dipakai kerja, webinar, meeting online, dan belajar saja? Dipakai main game juga sanggup kok. Kami bahkan memperkirakan kalau Huawei secara “diam-diam” membuat MatePad T 10s agar bisa memberikan pengalaman gaming maksimal kepada pengguna.

Buktinya, ada beberapa fitur canggih yang bisa meningkatkan pengalaman gaming pada tablet ini. Pertama, layar berukuran besar yang mampu menyuguhkan konten berkualitas tinggi. Kedua, Performance Mode yang bisa ditemukan di pengaturan Battery. 

Aktifkan mode ini, otomatis kinerja tablet akan jauh lebih kencang daripada sebelumnya. Perlu diingat, apabila mode ini aktif, maka baterai akan lebih boros dari sebelumnya. 

Lalu, ada Game Space yang bisa diaktifkan di App Assistant. Terakhir, Dual Speaker dari Harman Kardon yang didukung teknologi bernama Histen 6.1 Sounds.

Berbicara sedikit perihal speaker. Hadirnya speaker stereo yang di-tuned oleh Harman Kardon merupakan kejutan tersendiri yang dihadirkan oleh tablet seharga Rp 2,5 jutaan ini.

Speaker itu mampu menyemburkan suara yang lantang serta bass yang cukup dalam, sehingga bisa dinikmati untuk menonton film, mendengarkan musik, sampai bermain game yang “jedar-jedor”. 

Kami pun tergoda untuk main dua game populer saat ini, yakni COD Mobile dan PUBG Mobile. Kedua game ini bisa dimainkan di grafis tinggi tanpa lag dan hambatan berarti. Kami bisa bermain dengan nyaman karena game ditampilkan secara smooth.

COD Mobile misalnya, bisa dimainkan dengan sangat lancar di grafis Very High dengan frame rate High. Sementara PUBG Mobile, lancar dimainkan di grafis HD dan frame rate High. 

Sistem Operasi + HMS

Review Huawei MatePad T 10s

Apabila berbicara soal perangkat Huawei terbaru, mau itu smartphone ataupun tablet, langsung terbesit di pikiran soal Huawei Mobile Service atau HMS dan Google Mobile Service alias GMS.

Gegara boikot yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei, layanan Google yang sudah sangat familiar dengan Android tidak ada lagi di produk Huawei terbaru.

Huawei masih diizinkan menggunakan sistem operasi Android, tapi versinya AOSP yang sudah di-inject layanan HMS. Layanan HMS sendiri bisa dibilang telah berkembang dengan cepat. 

Ada banyak aplikasi populer yang sudah tersedia di App Gallery, termasuk aplikasi-aplikasi lokal yang juga banyak dimanfaatkan oleh para pengguna, seperti aplikasi perbankan, e-commerce, transportasi, dan lainnya. 

Sebut saja, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, BCA Mobile, Vidio, Dana, KAI Access, Garuda Indonesia Mobile, Lion Air, My Blue Bird, Traveloka, My XL, Snapchat, TikTok, sampai aplikasi terbaru, seperti Batik Air, First Media X Mobile, hingga Drop Stack Ball – Fall Helix Blast Crash 3D. 

Bahkan, aplikasi chatting populer pun sudah bisa diunduh via App Gallery, seperti Telegram, Line, dan lainnya. Perlu diakui memang, masih banyak aplikasi populer yang tidak terdapat di App Gallery. 

{Baca juga: Review Huawei Freebuds 3: Dengerin Musik Makin Yahud}

Untungnya, ada fitur terbaru bernama Petal Search di EMUI 10.1. Fitur ini memungkinkan kami untuk install aplikasi apapun dan mendapatkan notifikasi update jika ada.

Jadi, ketika tidak menemukan aplikasi yang ingin diunduh di App Gallery, tinggal cari saja melalui Petal Search. Nantinya, akan muncul berbagai aplikasi dari berbagai sumber lain yang aman untuk diambil versi APK-nya dan di-install dengan mudah. 

Bagaimana dengan pengguna yang masih memakai layanan dari Google? Untuk mengakses Gmail misalnya, aplikasi Email bisa dimanfaatkan. Mengakses layanan Google lainnya juga bisa via browser, dan tinggal dibuatkan shortcut ke layar utama.

Meskipun masih mengembangkan ekosistem aplikasinya, Huawei kami rasa sudah maksimal dalam mengembangkan fitur pada EMUI versi terbaru.

Misalnya saja, fitur MeeTime yang memungkinkan kami untuk melakukan melakukan panggilan telepon ataupun video dengan kualitas HD.

MeeTime bisa diakses melalui aplikasi Phone. Mirip WhatsApp, fitur ini langsung mendeteksi siapa saja kontak yang menggunakan fitur ini secara otomatis. Seperti Zoom, fitur tersebut juga memungkinkan kami untuk sharing tampilan layar atau Share Screen.

Kamera

Review Huawei MatePad T 10s

Huawei MatePad T 10s telah dilengkapi dua kamera. Konfigurasinya, kamera depan 2MP dan kamera belakang 5MP saja. Terlihat sederhana, ya. Sebab, tablet memang biasanya tidak difokuskan memiliki kamera terbaik dengan ukuran sensor besar, seperti smartphone saman sekarang.

Fiturnya pun tidak selengkap smartphone. Hanya saja, kamera ini sudah didukung teknologi berbasis AI atau artificial intelligence bernama AI Camera.

Untuk kebutuhan foto maupun video, kedua kamera ini sebenarnya memberikan hasil foto dengan kualitas standar. Tak adil rasanya membandingkan kamera sebuah tablet Rp 2,5 jutaan dengan ponsel pintar di rentang harga yang sama.

Kami rasa, tablet ini punya kamera yang mencukupi kebutuhan akan pertemuan secara online di tengah pandemi Covid-19.

Ya, rapat online bersama rekan kerja maupun atasan, atau belajar online bersama teman-teman sekolah dan guru menggunakan aplikasi video conference bisa memanfaatkan kamera yang ada pada Huawei MatePad T 10s.

Berikut ini beberapa hasil foto yang kami ambil menggunakan Huawei MatePad T 10s:

Kamera Huawei MatePad T 10s

Kesimpulan

Review Huawei MatePad T 10s

Huawei MatePad T 10s bisa menjadi pilihan yang menarik. Mengapa demikian? Ya, tablet ini terbilang terjangkau dengan harga Rp 2,5 jutaan. Apalagi pilihan tablet terjangkau di Indonesia masih terbilang sedikit. 

Meski harganya murah, tak lantas membuat Huawei merancang tablet terbarunya asal-asalan. Tablet ini dikemas dalam desain yang elegan, simetris, dan mudah dibawa kemana-mana.

Jangan lupakan spesifikasinya yang baik berkat prosesor Kirin 710A, RAM 3GB, dan memori penyimpanan 64GB yang bisa mendukung pengguna untuk belajar maupun bekerja di rumah secara online alias WFH.

{Baca juga: Review Huawei Watch GT 2: Pelatih Kebugaran Berwujud Smartwatch}

Kemampuan baterainya juga patut untuk diacungi jempol. Ibaratnya, dalam sekali ngecas, pengguna bisa memanfaatkan tablet terjangkau ini nyaris seharian. 

Belum lagi sisi keamanan layar dan sektor multimedia berkat Dual Speaker dari Harman Kardon. Memang, sistem operasi terbaru dari Huawei yang kini berbasis HMS masih dipandang sebelah mata. 

Meski demikian, Huawei tetap memegang janjinya untuk terus mengembangkan ekosistem App Gallery dan memperkuat core sistem dari HMS. Well, Huawei MatePad T 10s bisa menjadi pilihan bagi Anda yang mau mencari tablet bagus nan terjangkau di tahun ini. (MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here