Review Asus ROG Phone 5: HP Gaming Kelas Wahid, No Debat!

Telset.id – Asus ROG Phone 5 adalah ponsel gaming dengan kemampuan yang mumpuni. Selama menggunakannya untuk kebutuhan review, Asus ROG Phone 5 menyuguhkan pengalaman gaming maksimal, mulai dari performa hingga fitur-fiturnya yang berlimpah dan beda dari yang lain.

Banyak vendor yang “ngaku-ngaku” telah melahirkan ponsel gaming terbaik. Padahal, bentuknya pun sama sekali “tak menyerupai” perangkat gaming. Hanya keberadaan fitur gaming saja yang menguatkan pengakuan tersebut.

Berbeda dengan Asus yang justru secara konsisten merilis HP gaming terbaru di Indonesia dengan seri Republic of Gamers atau ROG. Perusahaan asal Taiwan ini terus menghadirkan perangkat mobile yang memberikan pengalaman bermain game terbaik.

Nah, berikut ini tim Telset beberkan ulasan lengkap dalam tulisan review Asus ROG Phone 5. Yuk simak selengkapnya di bawah ini, sob!

Desain

Review Asus ROG Phone 5

Review ponsel selalu kami awali dengan membahas desain terlebih dahulu, begitu juga dengan Asus ROG Phone 5. Sebab, desain merupakan pengalaman visual dan fisik pertama yang dialami pengguna. Setuju?

Kalau boleh dibilang, Asus seperti kurang berani dalam merancang bosi ROG Phone 5. Dibandingkan dengan seri terdahulu, smartphone ini terasa kurang gaming.

Sejujurnya, kami malah menyukai desain ROG Phone generasi pertama dan kedua. Bukan berarti seri ketiga dan ROG Phone 5 jelek, tapi kurang greget saja.

Review Asus ROG Phone 5

Smartphone ini tidak lagi tampil eksentrik seperti generasi pertama maupun kedua. Tidak ada lagi grill khas di bagian belakang dan akses oranye dan garis-garis yang garang,

HP terbaru Asus ini malah terlihat seperti ponsel mainstream jika tidak ada lampu RGB dan beberapa aksen berwarna merah di bodi belakangnya. Bodinya glossy dan punya lengkungan halus di bingkai kiri dan kanannya.

Alih-alih memberikan aksen garis yang garang seperti pesawat jet tempur, Asus malah memberikan kumpulan teks yang “tak berguna” dan beberapa bentuk di titik-titik bodi belakang. Menurut kami, ROG Phone 5 sekarang malah tampil lebih jinak daripada generasi sebelumnya.

Review Asus ROG Phone 5

Untung saja, selain ada logo ROG yang tampil beda, Asus pun melengkapi bodi belakang smartphone terbarunya dengan desain “dot-matrix”. Desain ini mengingatkan kami dengan ciri khas pada laptop Asus ROG Zephyrus G14. Well, itu jadi nilai tambah dan kami menyukainya.

{Baca juga: 6 Fitur Canggih Asus ROG Phone 5, Main Game Makin “GG”!}

Berbicara soal logo ROG, kini tampilannya tak cuma kelap-kelip dengan pilihan efek warna yang itu-itu saja. Kami sebagai pengguna bisa mengatur skema pencahayaan melalui aplikasi Armoury Crate, dan pilihan efek warnanya pun beragam. Ditambah, logo ROG sekarang lebih besar daripada generasi sebelumnya.

Secara visual, desain smartphone ini punya plus-minus. Namun masih berada di taraf wajar menurut kami. Selama melakukan review Asus ROG Phone 5, kami cuma kurang sreg dengan desain ponsel yang tak lagi ekstrem dan berbeda.

Lalu, bagaimana soal pengalaman menggenggamnya? Asli, ponsel gaming terbaik satu ini punya ukuran bodi yang besar dan tak nyaman untuk digenggam dengan satu tangan saja. Bodinya bahkan lebih tebal dan tinggi daripada ROG Phone 3.

Dimensi smartphone ini adalah 172,8 x 77,2 x 10,29mm dan berat 238 gram. Ditambah bodinya yang cukup licin, smartphone ini kurang nyaman untuk penggunaan normal dengan posisi portrait.

Review Asus ROG Phone 5

Alhamdulillah, ada casing tambahan yang disertakan dalam paket pembelian. Hanya saja, casing tersebut bukanlah protector case, melainkan casing untuk gegayaan saja. Tapi, casing ini cukup bikin ponsel jadi keset dan tak licin lagi saat digunakan.

Bodi yang besar, tebal, dan tinggi, bukan tanpa alasan. Asus ROG Phone 5 disematkan layar dengan bentangan yang luas, baterai berkapasitas besar, modul speaker stereo, jack audio 3,5mm, hingga port USB-C di bagian bawah dan samping untuk aksesoris tambahan.

Layar dan Speaker

Review Asus ROG Phone 5

Asus ROG Phone 5 punya layar dengan bentang yang sangat luas untuk sebuah smartphone terkini. Layarnya berjenis OLED berukuran 6,76 inci dengan refresh rate 144Hz dan dukungan HDR10+.

Layarnya telah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass Victus yang menjanjikan ketahanan dua kali lipat lebih baik daripada Gorilla Glass 6. Satu yang jadi pertanyaan bagi kami soal layar ponsel ini, mengapa masih Full HD+ (2448 x 1080 piksel)?

Sudah banyak ponsel kelas atas dengan resolusi layar QHD+ atau bahkan 4K. Asus pun semestinya menyematkan layar dengan resolusi lebih dari sekadar Full HD+ pada ROG Phone 5 untuk meningkatkan kepuasan para gamer hardcore ketika bermain game favorit mereka.

Walau demikian, kami tak ada keluhan soal kualitas layar dari ponsel gaming AAA ini. Asus ROG Phone 5 menggunakan panel OLED E4 buatan Samsung yang menyuguhkan kualitas kontras dan akurasi warna yang sangat baik.

Belum lagi layar ponsel ini sudah mendapatkan sertifikasi keamanan mata dari SGS Eye Care. Gamer juga manusia, tentu mata mereka akan rentan lelah ketika bermain game online favorit berjam-jam lamanya.

Review Asus ROG Phone 5

Berbicara soal refresh rate, 144Hz tentu sangatlah cepat daripada layar smartphone kebanyakan. Ada empat opsi kecepatan refresh layar yang bisa dipilih oleh pengguna, mulai dari 60Hz, 120Hz, 144Hz, dan otomatis.

Selama melakukan review Asus ROG Phone 5, kami menggunakan pengaturan otomatis. Mengapa demikian? Pengaturan tersebut lebih pas karena sebagian besar aplikasi maupun game yang kami gunakan tidak mendukung 144Hz.

Apakah itu berarti fitur tersebut tak berguna? Tidak juga. Ada sejumlah aplikasi atau game yang telah mendukung 120Hz ke atas, seperti YouTube, Dead Trigger 2, Final Fantasy XV Pocket Edition, Mortal Kombat, dan lain sebagainya.

{Baca juga: Review Oppo Enco Buds: TWS dengan Peredam Bising dan Gaming Mode}

Membahas soal speaker, kami takjub dengan kualitas audio Asus ROG Phone 5 selama melakukan review. Ponsel terbaru Asus ini mempunyai speaker stereo yang simetris kualitas dan hardware-nya, baik di bagian atas maupun di bawah layar.

Kualitas suaranya sangat kaya dan dinamis. Percaya atau tidak, ada efek bass juga yang cukup empuk dan tidak pecah meski volume sudah diset ke tingkat maksimal. Apalagi kalau disandingkan dengan headset gaming Asus ROG Cetra II.

Review Asus ROG Phone 5
Asus ROG Cetra II (Foto: Surya/Telset.id)

Karakter audio yang kami rasakan sangat mengesankan. Apalagi, saat kami dibebaskan mengatur equalizer melalui fitur AudioWizard dan memilih karakteristik suara yang sesuai dengan perangkat headset yang digunakan.

Total, ada empat mode suara yang bisa dipilih. Mulai dari Dynamic, Music, Cinema, dan Game. Dynamic tentu saja merupakan “mode aman” yang akan secara otomatis menyesuaikan kebutuhan pengguna.

Namanya juga HP gaming, tentu kami menyarankan Anda untuk menggunakan mode Game. Tingkat suara yang disuguhkan terbilang luas dan mode ini mampu meningkatkan suara-suara kecil yang biasanya akan sulit terdengar. Sebagai contoh, langkah kaki musuh di game PUBG Mobile atau COD Mobile.

Namun untuk penggunaan sehari-hari, kami sarankan untuk menggunakan mode Cinema. Mengapa? Karena mode ini condong untuk meningkatkan efek bass dan vokal, yang pastinya enak didengar menggunakan headset maupun speaker stereo.

Performa

Review Asus ROG Phone 5

Kalau ngomongin soal peforma, gak perlu diragukan lagi, Asus ROG Phone 5 sudah pasti kencang. Smartphone ini ditenagai oleh prosesor Snapdragon 888 yang menjadi SoC paling kencang untuk saat ini.

Ditambah RAM LPDDR5 8 GB dan memori penyimpanan berjenis UFS 3.1 berkapasitas 128 GB, smartphone ini menyuguhkan kemampuan yang di atas rata-rata.

Dari pengujian kami menggunakan AnTuTu Benchmark versi 9, smartphone ini meraih skor 812 ribuan poin! Asus ROG Phone 5 pun otomatis menjadi ponsel terkencang yang pernah kami review sampai sekarang.

AnTuTu Benchmark Asus ROG Phone 5

Skornya bahkan lebih baik 13% daripada ponsel bertenaga Snapdragon 888 lainnya yang sempat kami ulas, Xiaomi Mi 11. Kami pada awalnya mengira, kalau Asus kembali melakukan over-clocking pada chipset Snapdragon 888, seperti yang pernah mereka lakukan pada generasi terdahulu.

{Baca juga: Review Xiaomi Mi 11: Flagship Gahar Bertenaga dengan Snapdragon 888}

Namun nyatanya, Asus tidak melakukan hal tersebut. CPU masih berada pada kecepatan 2,84 GHz pada core Kryo 680, 2,42 GHz pada 3-core Kryo 680, dan 1,8 GHz pada 4-core Kryo 680.

Lantas, bagaimana dengan pengujian GPU atau kartu grafis menggunakan 3DMark? Snapdragon 888 sendiri menggunakan kartu grafis Adreno 660 yang juga powerful.

Performanya tentu tak main-main. Hal ini pun terbukti dari skor luar biasa yang diraih oleh Asus ROG Phone 5 pada aplikasi 3DMark.

Empat pengujian yang kami lakukan selama melakukan review Asus ROG Phone 5, yaitu Wild Life Extreme, Wild Life Extreme Stress Test, Wild Life, dan Wild Life Stress Test.

3DMark Asus ROG Phone 5

Secara keseluruhan, kinerja Adreno 660 pada ponsel ini sangatlah baik, bahkan jika dibandingkan Asus ROG Phone 3 dengan Snapdragon 865 maupun Xiaomi Mi 11 dengan Snapdragon 888.

{Baca juga: Review ASUS ROG Phone 3: Kinerja Gahar untuk Gamer Hardcore}

Untuk pengujian Wild Life dan Wild Life Stress Test misalnya, kemampuan GPU Adreno 660 meningkat hingga 28% daripada Adreno 650 pada ROG Phone 3. Sementara dibandingkan dengan Mi 11, kinerjanya lebih baik 3%.

Overclock atau tidak, terlihat dengan jelas kalau Asus ROG Phone 5 punya performa di atas rata-rata dibandingkan ponsel dengan dapur pacu yang sama. Peningkatan ini kemungkinan disebabkan oleh desain termal dan fitur gaming bernama Armoury Crate dan X-mode yang diusung oleh ROG Phone 5.

Baterai

Review Asus ROG Phone 5

Review Asus ROG Phone 5 beralih ke sektor baterai. Peningkatan besar diberikan Asus di sektor ini. Walau kapasitas baterainya masih sama-sama 6.000 mAh, smartphone ini telah mendukung teknologi fast charging 65W.

Baterai HP terbaru Asus ini berjenis dual-cell. Maksudnya, terdapat dua baterai masing-masing 3.000 mAh yang dipersiapkan untuk mengimbangi fitur fast charging 65W yang diusung oleh smartphone. Dengan teknologi dual-cell, suhu pengisian daya jadi lebih rendah dan tidak mengurangi masa pakai dari baterai.

Berbicara soal daya tahannya, baterai 6.000 mAh kami tes menggunakan dua pengujian berbeda. Menggunakan PCMark Work 3.0 Battery Life, smartphone ini mencatatkan waktu selama 17 jam 45 menit! Belum lagi baterai tersisa 20%.

PCMark Asus ROG Phone 5

Sementara untuk tes lainnya, kami memutar video YouTube dengan kualitas Full HD HDR di refresh rate otomatis. Memulai video dengan baterai 100%, ROG Phone 5 sanggup bertahan hingga 15 jam non stop untuk memutar video HDR dengan baterai tersisa 5% saja.

Sekarang mari kami beberkan kemampuan Asus HyperCharge 65W yang didukung oleh ponsel ini. Ngecas dari 5% sampai penuh dengan teknologi ini, hanya butuh waktu 1,5 jam saja. Dalam waktu satu jam saja, baterai sudah terisi sebanyak 68%.

Catatan waktu yang baik untuk baterai dengan ukuran sejumbo ini. Kemampun daya tahan baterainya yang luar biasa inilah yang membuat Asus ROG Phone 5 masuk dalam daftar HP baterai besar 6000 mAh terbaik yang rilis di Indonesia

Gaming

Review Asus ROG Phone 5

Sajian utama, tentu saja gaming. Tapi sebelum masuk untuk membahas fitur gaming dan pengalaman bermain game di perangkat ini, ada baiknya untuk membahas sedikit soal ROG UI. Ya, ini adalah sistem operasi yang telah dirancang Asus untuk ROG Phone Series.

ROG UI pada Asus ROG Phone 5 berbasis Android 11 terbaru. Namanya juga HP gaming, UI dari smartphone ini pun terlihat gahar dengan dominasi warna merah gelap di sekitarnya.

Tapi, Anda pun sebagai pengguna punya pilihan untuk memberikan kesan kalem pada ROG Phone 5. Temanya mirip Android murni maupun UI ponsel Asus lainnya, seperti ponsel Asus dengan sistem operasi ZenUI.

Armoury Crate

Review Asus ROG Phone 5

Nah, sekarang mari kita bahas spesifikasi Asus ROG Phone 5 lainnya, yaitu fitur gaming bernama Armoury Crate. Biasanya, fitur gaming pada ponsel mainstream atau pada umumnya hanya sebatas “meningkatkan” performa ponsel, meningkatkan kualitas warna layar, memblokir notifikasi, hingga menampilkan info FPS.

Tapi untuk Armoury Crate, lebih dari itu. Fitur ini merupakan turunan dari aplikasi dengan nama yang sama pada laptop Asus ROG.

Armoury Crate merupakan kumpulan menu yang memungkinkan para gamer untuk mengatur berbagai hal, mulai dari kosmetik (logo ROG di bodi belakang) hingga performa (dari CPU, GPU, hingga sensitivitas layar).

Untuk mengatur System Lighting pada logo ROG di bodi belakang misalnya. Gamer tinggal akses saja menu Console. Selain bisa mengatur warna, gamer pun dapat memilih efek animasi dan kapan logo ROG ini akan menyala.

Armoury Crate juga bisa ditampilkan ketika game favorit tengah dimainkan. Fitur ini akan muncul saat gamer swipe sisi kiri atas layar ke bagian tengah.

Ada berbagai fitur yang bisa diaktifkan di sini, mulai memblokir notifikasi dan panggilan telepon, mengunci intensitas cahaya layar, mengaktifkan informasi real-time, AirTriggers, Macro, dan banyak fitur lainnya.

Sama dengan System Lighting, mengatur performa ponsel juga dapat dilakukan melalui menu Console. Terdapat fitur utama nan canggih bernama X Mode di sini. Fitur tersebut memberikan kebebasan kepada para gamer untuk meningkatkan kinerja Asus ROG Phone 5 mereka ke tingkat maksimal.

Cara kerjanya masih sama dengan ROG Phone 3. X Mode memungkinkan gamer untuk mengatur kinerja dari perangkat mereka dan mempertahankan clock-speed CPU di tingkat tertinggi untuk memberikan pengalaman gaming yang ekstra.

{Baca juga: Review Razer Blackwidow V3: Desain Biasa Saja, Mekanisme Istimewa}

Tapi berbeda daripada seri sebelumnya yang menampilkan tingkat performa dalam level (Lv1, Lv2, dan Lv3), Asus memberikan lima opsi performa kepada gamer. Mulai dari Battery Saving, Ultra Durable, Performance, Dynamic, dan X Mode.

Review Asus ROG Phone 5

Ada pula opsi manual bernama Advanced Mode yang benar-benar membebaskan gamer untuk ngoprek kinerja Snapdragon 888 pada ROG Phone 5. Di sini, gamer dapat mengontrol suhu maksimal, performa CPU dan GPU, RAM, mengaktifkan HyperFusion untuk meningkatkan kualitas jaringan, refresh rate layar, dan lain sebagainya.

Namun Anda sebagai pengguna perlu hati-hati dalam mengatur kinerja ponsel. Jangan sampai, Anda sendiri dibuat tak nyaman oleh penyesuaian yang “terlalu rata kanan”. Seperti yang kami alami, ketika seluruh opsi diatur ke kanan, suhu ponsel akan cepat naik dalam waktu yang singkat.

Jangan lupakan fitur “cheat legal” yang diberikan Asus, yakni AirTrigger. Kontrol tambahan ini tetap menjadi andalan seri Asus ROG Phone dan terus dikembangkan fiturnya oleh Asus.

AirTrigger pada Asus ROG Phone 5 terdiri dari dua sensor ultrasonik. Berbeda dari sebelumnya, posisi AirTrigger kini lebih ke tepi bingkai ponsel, sehingga lebih mudah dijangkau dan membuat gerakan tembak-menembak pada game FPS terbaik lebih mudah lagi.

{Baca juga: Review Poco X3 Pro: “Si Perusak Harga” dengan Performa Gahar}

Untuk menyesuaikan AirTrigger, gamer tinggal masuk ke fitur Armoury Crate. Di sana, gamer dapat mengatur sensitivitas, tekanan, kecepatannya, hingga memetakan AirTrigger agar sesuai dengan kontrol pada game yang dimainkan.

Review Asus ROG Phone 5

Kini berbicara soal kualitas gaming. Jujur, selama melakukan review Asus ROG Phone 5, kami benar-benar dibuat takjub oleh kemampuan gaming-nya. Tak ada game yang tidak bisa dimainkan dengan spesifikasi ROG Phone 5 ini.

Game dengan grafis terberat bisa dimainkan dengan lancar di sini. Walau demikian, ada beberapa game yang “mentok” di 60 FPS, seperti COD Mobile dan PUBG Mobile. Namun untuk game dengan dukungan refresh rate 90Hz ke atas, sudah pasti dapat dimainkan di atas 60 FPS.

Beberapa game yang kami coba seperti, Bus Simulator Indonesia, Mortal Kombat, hingga Dead Trigger 2, sangat lancar dimainkan dengan refresh rate yang tinggi. Asli, lancar dan tanpa kendala sama sekali. Goks!

Kamera

Review Asus ROG Phone 5

Review berlanjut dengan membahas kamera Asus ROG Phone 5. Gamer tentu saja suka motret sana-sini dong? Oleh karenanya, Asus pun menyematkan konfigurasi kamera terkini pada ponsel gaming terbaik mereka.

Hanya saja, spesifikasi kameranya tidak ada peningkatan daripada generasi sebelumnya. Konfigurasi kamera ponsel ini sangat-sangat mirip dengan ROG Phone 3.

Terdapat kamera utama dengan sensor 64MP Sony IMX686 tanpa OIS dan sudah didukung Laser AF. Dipadukan dengan kamera ultrawide 13MP dengan sensor OmniVision OC13B yang punya jangkauan hingga 125 derajat. Lalu, ada kamera makro 5MP dengan sensor OmniVision OV8856.

Begitu juga dengan kamera depan. Sama dengan ROG Phone 3, yakni kamera 24MP dengan sensor OmniVision OV24B1Q. Kamera depan ini seperti ponsel kelas menengah pada umumnya, tidak mendukung autofokus.

Hardware boleh sama, tapi kalau soal kemampuan video bisa dibilang lebih baik. Kamera utama ROG Phone 5 mendukung pengambilan video dengan penstabil gambar EIS (electronic image stabilization) 3 sumbu, resolusi hingga 8K, dan slow-mo 4K @120 FPS.

Bagaimana dengan kualitasnya? Mirip-mirip dengan Asus ROG Phone 3 sebenarnya. Kualitas warnanya bagus dan natural, detail yang baik, serta dynamic range yang luas. Fitur HDR pada kamera juga bisa diaktifkan secara otomatis untuk membantu memperoleh gambar dengan kontras warna yang baik.

Untuk sebuah ponsel yang sama sekali tidak menjagokan sektor kamera, Asus ROG Phone 5 sudah cukup mumpuni untuk menghasilkan konten gambar yang berkualitas baik menggunakan kamera utama, ultrawide, makro, maupun kamera depan.

Hasil kamera Asus ROG Phone 5

Kesimpulan

Review Asus ROG Phone 5

Asus ROG Phone 5 adalah smartphone gaming “spek dewa” terbaik yang resmi beredar di Indonesia, no debat!. Smartphone ini benar-benar memaksimalkan potensi layar, speaker, prosesor Snapdragon 888, sampai sistem operasi, untuk satu tujuan saja, yakni memuaskan hasrat bermain para gamer hardcore.

Layar OLED 144Hz berukuran besar memberikan pengalaman visual yang sangat baik, apalagi ketika kami bermain game grafis tinggi seperti Genshin Impact, COD Mobile, sampai Real Racing 3.

Didukung prosesor yang sangat mumpuni, permainan berat mampu dimainkan dengan kualitas grafis kelas atas dengan super smooth. Belum lagu kualitas speaker stereo-nya yang luar biasa.

Suara yang dikeluarkannya begitu nendang, bass-nya dapat, dan tidak pecah. Rasanya tak perlu lagi menggunakan speaker eksternal yang terhubung via Bluetooth untuk sekadar main game perang di Android ataupun nonton film di Netflix dan Disney+ Hotstar.

Kemampuan dapur pacunya tak usah ditanyakan lagi. Snapdragon 888 pada Asus ROG Phone 5 seperti sebuah mesin yang berbeda daripada chipset serupa di ponsel lainnya. Sama-sama kencang, tapi performanya berdasarkan benchmark begitu luar biasa.

Belum lagi kemampuan baterainya juga yang kami rasa sangat mampu membuat pengguna bermain game berjam-jam lamanya, tanpa khawatir kehabisan baterai di tengah-tengah pertandingan yang krusial.

Kemudian, fitur Armoury Crate dan X Mode yang menjadi “senjata utama” pada ROG Phone 5. Fitur gaming ini lebih kompleks dan sudah pasti tidak bisa didapatkan pada smartphone kelas mainstream lainnya.

Hanya saja, Asus ROG Phone 5 bukanlah ponsel flagship yang punya spesifikasi, kualitas, desain, dan fitur yang lengkap dan premium. Ponsel gaming sangat berbeda kelasnya daripada flagship, meski sama-sama mengusung spesifikasi kelas atas.

Oleh sebab itu, HP Asus ROG Phone 5 pun masih menyimpan sejumlah kekurangan. Layar misalnya, masih beresolusi Full HD+. Padahal, smartphone di rentang harga Asus ROG Phone 5 ini banyak yang sudah dilengkapi dengan layar QHD+ atau 3K dengan kualitas jauh lebih baik.

{Baca juga: Dear Gamers, Ini Kelebihan dan Kekurangan dari Asus ROG Phone 5}

Lalu desain. Asus mungkin ingin HP ROG Phone 5 terlihat lebih kalem, tapi itu menghilangkan kesan gaming yang seharusnya sangat kental dan kuat.

Review Asus ROG Phone 5

Bodinya cenderung “ingin disamakan” dengan smartphone flaghsip dengan bodi kaca, punya lengkungan di kiri dan kanan, glossy, dan warna yang mewah. Untuk smartphone flagship, itu desain yang bagus. Tapi untuk smartphone gaming, sepertinya kurang pas.

Sedangkan untuk kamera, Asus masih menggunakan spesifikasi yang sama seperti generasi sebelumnya. Walau tidak jelek-jelek amat, tapi setidaknya ada peningkatan yang diberikan Asus pada sektor kamera.

Pertanyaannya, perlukah membeli Asus ROG Phone 5? Jika Anda memang seorang gamer hardcore yang butuh perangkat lebih powerful, ponsel ini bisa menjadi pilihan yang sangat tepat.

Namun apabila Anda memiliki ROG Phone 3 dan ingin upgrade? Sebaiknya simpan baik-baik uang Anda. Sebab, pengalamannya masih sama hanya berbeda pada kecepatan prosesor saja.

Anda masih bisa bermain game AAA terbaik di seri sebelumnya, sama seperti ROG Phone 5. Malah kalau desain, masih bagus seri terdahulu yang terasa lebih gaming.

Itu dia review ROG Phone 5 dari kami. Tertarik untuk beli? (MF)

Kelebihan

+ Layar OLED yang luas

+ Refresh rate 144Hz

+ Layar dukung HDR10+

+ Logo ROG yang tampil beda

+ Snapdragon 888 yang powerful

+ Baterai jumbo dan tahan lama

+ Fast charging 65W

+ Speaker stereo

+ Kualitas audio mengagumkan

+ Kemampuan gaming maksimal

+ Armoury Crate

+ Pengaturan performa yang lebih bervariasi

+ Kamera 64MP berkualitas bagus

Kekurangan

– Resolusi layar masih Full HD+

– Bodi bulky dan berat

– Desain tidak terlalu membawa kesan gaming

– Kamera tidak ada perubahan dari ROG Phone 3

TELSET RATING: 8.8/10

 

SPESIFIKASI ASUS ROG PHONE 5
Rilis Maret 2021
Network GSM / HSPA / EVDO / 5G
Layar AMOLED, 1B colors, 144Hz, 6.78 inches, 1080 x 2448 pixels
OS Android 11, ROG UI
Chipset Qualcomm SM8350 Snapdragon 888 (5 nm)
CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 680 & 3×2.42 GHz Kryo 680 & 4×1.80 GHz Kryo 680)
GPU Adreno 660
RAM 8 GB, 12 GB, 16 GB
Memori 128 GB, 256 GB
Dimensi 172.8 x 77.3 x 10.3 mm (6.80 x 3.04 x 0.41 in)
Kamera Utama 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 13 MP (ultrawide), 5 MP, f/2.0, (macro)
Kamera Depan 24 MP, f/2.5, 27mm (wide)
Beterai Li-Po 6000 mAh, Fast charging 65W, Reverse charging 10W, Quick Charge 5
Warna Phantom Black, Storm White
Harga Mulai Rp 9,9 jutaan

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0