Beranda blog Halaman 94

MediaTek Kompanio 540: Chipset Baru untuk Chromebook Masa Depan

0

Telset.id – MediaTek kembali menunjukkan taringnya di pasar prosesor global. Bukan sekadar memperkuat jajaran Dimensity atau Helio untuk smartphone Android, raksasa chip asal Taiwan ini kini merambah lebih dalam ke ekosistem perangkat terhubung. Yang terbaru? Sebuah prosesor khusus Chromebook bernama Kompanio 540, yang diklaim membawa lompatan performa dan efisiensi signifikan.

Anda mungkin bertanya, mengapa MediaTek begitu serius dengan segmen Chromebook? Jawabannya sederhana: potensi pasar pendidikan dan produktivitas mobile yang terus melebar. Chromebook, dengan modelnya yang ringan dan berbasis cloud, telah menjadi pilihan favorit di banyak sekolah dan kalangan profesional yang mobilitasnya tinggi. Dengan Kompanio 540, MediaTek tak hanya ingin ikut meramaikan, tetapi memimpin inovasi di segmen ini.

Lantas, apa yang membuat Kompanio 540 begitu istimewa dibanding pendahulunya, Kompanio 520? MediaTek mengklaim chip baru ini menawarkan efisiensi daya hingga 35% lebih baik. Bayangkan, untuk perangkat yang dirancang agar baterainya tahan seharian penuh, angka tersebut bukan main-main. Meski klaim ini masih perlu dibuktikan dalam penggunaan nyata, arsitektur yang dibawa Kompanio 540 memang dirancang untuk mendongkrak performa secara keseluruhan.

Dapur Pacu yang Lebih Tangguh

Di jantung Kompanio 540, terdapat konfigurasi CPU octa-core 2+6. Dua inti performa tinggi Cortex-A78 berjalan pada kecepatan 2.6GHz, didukung enam inti efisien Cortex-A55 pada 2.0GHz. Bandingkan dengan Kompanio 520 yang masih mengandalkan Cortex-A76. Lonjakan arsitektur ini menjanjikan responsivitas yang lebih smooth, terutama saat menangani multitasking atau aplikasi yang lebih berat.

Di sisi grafis, ARM Mali-G57 MC2 mengambil alih. GPU ini memungkinkan dukungan untuk tampilan 4K pada 60Hz, atau bahkan dual monitor 2.5K ketika Chromebook terhubung ke layar eksternal. Bagi Anda yang sering bekerja dengan banyak jendela aplikasi atau menikmati konten visual berkualitas tinggi, ini adalah kabar gembira. Fleksibilitas dan kemampuan grafis Chromebook pun naik level.

Konektivitas juga tak kalah canggih. Kompanio 540 telah dilengkapi dengan Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dan Bluetooth Low Energy (LE). Dengan dukungan terbaru ini, transfer data dan koneksi periferal menjadi lebih cepat dan stabil. Opsi penyimpanan dan memori pun fleksibel, mendukung LPDDR5-6400 dan LPDDR4x-4266 untuk RAM, serta eMMC 5.1 dan UFS 3.1 yang lebih cepat untuk storage. Tak ketinggalan, kompatibilitas dengan USB 3.2 Gen 2 dan PCIe Gen 2 memastikan ekspansi periferal berjalan lancar.

Masa Depan Chromebook yang Lebih Cerah

Kehadiran Kompanio 540 bukan sekadar upgrade biasa. Ini adalah sinyal bahwa MediaTek serius berinvestasi dalam ekosistem perangkat yang lebih luas, melampaui smartphone. Dengan fokus pada efisiensi daya dan performa yang ditingkatkan, chip ini berpotensi mengubah cara kita memandang Chromebook—dari sekadar perangkat sederhana menjadi mesin produktivitas yang tangguh.

Rencananya, Kompanio 540 akan mulai menghiasi perangkat konsumen mulai Januari 2026. Masih cukup lama? Mungkin. Tapi ini memberi waktu bagi produsen untuk mengintegrasikan chip tersebut dengan matang, dan bagi pasar untuk menanti inovasi berikutnya. Apalagi, MediaTek sendiri telah berjanji akan fokus pada chipset AI di 2024. Siapa tahu, Kompanio 540 adalah bagian dari strategi besar itu.

Di tengah persaingan sengit, termasuk rencana Apple menggunakan chip 5G buatannya sendiri mulai 2025, langkah MediaTek ini terlihat cukup cerdik. Mereka tak hanya mengandalkan pasar smartphone, tetapi juga membidik segmen yang masih memiliki ruang tumbuh signifikan. Chromebook, dengan basis pengguna pelajar dan profesional muda, adalah lahan yang subur.

Jadi, apa artinya bagi Anda? Jika Anda mencari perangkat pendukung belajar atau kerja yang tak hanya ringan di tas, tetapi juga powerful di atas meja, Chromebook dengan Kompanio 540 patut ditunggu. Dengan dukungan grafis yang lebih baik, konektivitas mutakhir, dan efisiensi baterai yang dijanjikan, perangkat ini berpotensi menjadi partner setia di era hybrid working dan digital learning. Tunggu saja kehadirannya di awal 2026, dan saksikan bagaimana MediaTek terus memperluas pengaruhnya di dunia teknologi.

Nvidia Investasi Rp16 Triliun di Nokia untuk Jaringan AI-RAN 5G/6G

0

Telset.id – Bayangkan jaringan telekomunikasi yang tidak hanya mentransmisikan data, tetapi juga berpikir, belajar, dan beradaptasi secara real-time. Itulah visi revolusioner yang sedang diwujudkan Nvidia dan Nokia melalui kemitraan senilai $1 miliar atau setara Rp16 triliun. Investasi strategis ini bukan sekadar transaksi finansial biasa—ini adalah langkah berani menuju era baru di mana kecerdasan artifisial (AI) menjadi jantung infrastruktur telekomunikasi global.

Dalam langkah yang mengguncang industri teknologi, Nvidia resmi menginvestasikan dana segar sebesar $1 miliar untuk mempercepat pengembangan jaringan 5G dan 6G berbasis AI. Investasi ini memberikan Nvidia kepemilikan 2,9% di raksasa telekomunikasi Finlandia tersebut dan menandai dimulainya kolaborasi mendalam untuk menyatukan AI dengan radio access networks (RAN)—konsep yang mereka sebut sebagai AI-RAN. Bagi Anda yang mengikuti perkembangan teknologi telekomunikasi, ini bisa menjadi momen bersejarah yang mengubah cara kita berkomunikasi selamanya.

Rincian kesepakatan menunjukkan Nvidia akan membeli sekitar 166,4 juta saham baru Nokia dengan harga $6,01 per saham, tentu saja masih menunggu persetujuan regulator. Dana segar ini akan menjadi bahan bakar bagi Nokia untuk mempercepat pengembangan perangkat lunak RAN berbasis AI, memperluas solusi cloud dan data center, serta meningkatkan teknologi optical dan switching mereka. Semua elemen ini merupakan pondasi kritis untuk membangun infrastruktur generasi berikutnya yang siap menghadapi tuntutan AI.

Kolaborasi ini akan mengintegrasikan platform CUDA dan AI Nvidia ke dalam sistem telekomunikasi Nokia, secara efektif mengubah jaringan konvensional menjadi sistem cerdas dan adaptif yang mampu menangani beban kerja AI lebih dekat dengan pengguna. Bayangkan base station yang bisa mengoptimalkan dirinya sendiri berdasarkan pola penggunaan, atau jaringan yang secara otomatis mengalokasikan resources sesuai kebutuhan real-time—itulah janji AI-RAN.

T-Mobile US sudah mengonfirmasi diri sebagai mitra pertama dalam inisiatif ambisius ini, dengan uji coba lapangan yang direncanakan mulai 2026. Uji coba ini akan mengukur performa, efisiensi daya, dan skalabilitas dalam kondisi dunia nyata. Dalam industri yang sedang bersiap menyambut lelang frekuensi 1,4 GHz yang dimulai 13 Oktober 2025, kolaborasi Nvidia-Nokia ini memberikan gambaran tentang masa depan spektrum radio yang lebih cerdas.

Redesain Fundamental Jaringan Telekomunikasi

Justin Hotard, CEO Nokia, menggambarkan kemitraan ini sebagai “redesain fundamental” cara jaringan beroperasi—membawa kecerdasan komputasi ke ujung terdepan konektivitas. Pernyataan ini bukan sekadar jargon korporat. Dalam praktiknya, ini berarti memindahkan kemampuan pemrosesan AI dari data center yang jauh ke edge network, tepat di dekat pengguna akhir. Hasilnya? Latensi yang lebih rendah, respons yang lebih cepat, dan pengalaman pengguna yang lebih mulus.

Jensen Huang, pendiri dan CEO Nvidia, menambahkan perspektif yang lebih luas dengan menyebut telekomunikasi sebagai “sistem saraf digital” ekonomi modern. Menurutnya, AI-RAN berpotensi menjadi pergeseran generasional untuk infrastruktur nasional. Pernyataan ini mengingatkan kita pada pentingnya investasi berkelanjutan dalam infrastruktur digital, seperti yang juga dilakukan oleh Indosat Ooredoo Hutchison yang baru saja membagikan dividen Rp2,7 triliun, menunjukkan kesehatan finansial operator telekomunikasi dalam mendukung transformasi digital.

Yang menarik, kesepakatan ini juga melibatkan Dell Technologies sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas, mengisyaratkan peluang baru dalam integrasi data center dan edge computing. Kolaborasi multi-perusahaan semacam ini menunjukkan kompleksitas dan skala transformasi yang sedang terjadi—tidak ada satu perusahaan pun yang bisa melakukan revolusi ini sendirian.

Dampak bagi Indonesia dan Masa Depan 6G

Lalu, apa artinya semua ini bagi Indonesia? Sebagai negara dengan lebih dari 270 juta penduduk dan pertumbuhan digital yang pesat, transformasi jaringan telekomunikasi akan berdampak signifikan. Konsep AI-RAN bisa menjadi solusi untuk tantangan konektivitas di wilayah terpencil, seperti yang sedang diatasi oleh XL yang mulai mengoperasikan jaringan telekomunikasi USO di Kalimantan Selatan. Jaringan yang lebih cerdas berarti layanan yang lebih efisien dan terjangkau, bahkan di daerah yang paling sulit dijangkau sekalipun.

Namun, kita juga harus mengingat harga yang harus dibayar untuk kemajuan ini. Pengembangan infrastruktur telekomunikasi di daerah terpencil tidak lepas dari risiko, sebagaimana tragisnya empat petugas telekomunikasi yang gugur di Papua. Inovasi teknologi harus berjalan beriringan dengan keselamatan dan kesejahteraan para pekerja di lapangan.

Jika berhasil, kolaborasi Nvidia-Nvidia ini bisa menandai salah satu pergeseran paling signifikan dalam telekomunikasi sejak peluncuran 4G—membuka jalan bagi jaringan 6G yang benar-benar bisa berpikir, belajar, dan beradaptasi secara real-time. Ini bukan sekadar peningkatan kecepatan unduh, tetapi perubahan paradigma dalam cara jaringan berfungsi.

Dalam konteks yang lebih luas, revolusi AI-RAN juga akan berdampak pada industri lain, termasuk gaming. Seperti yang terlihat dalam partisipasi Garena di IGDX 2025 dengan game lokal dan diskusi industri, cloud gaming dan pengalaman gaming imersif membutuhkan jaringan yang lebih cerdas dan responsif. AI-RAN bisa menjadi jawaban atas tuntutan ini.

Investasi $1 miliar Nvidia di Nokia bukan sekadar berita bisnis biasa. Ini adalah komitmen terhadap masa depan konektivitas yang lebih cerdas, lebih efisien, dan lebih adaptif. Seperti jaringan saraf yang menghubungkan setiap sel dalam tubuh, AI-RAN berjanji untuk menciptakan sistem telekomunikasi yang benar-benar hidup—sistem yang tidak hanya menghubungkan kita, tetapi juga memahami dan mengantisipasi kebutuhan kita. Dan untuk itu, kita semua patut menantikan tahun 2026 ketika uji coba pertama dimulai.

Bocoran Spesifikasi realme 15T 5G: Baterai 7000mAh dengan Desain Slim

0

Telset.id – Bayangkan sebuah smartphone dengan baterai raksasa 7000mAh yang bisa bertahan berhari-hari, namun tetap nyaman digenggam dengan ketebalan kurang dari 8mm. Inilah yang akan ditawarkan realme 15T 5G, perangkat terbaru yang siap meluncur besok, 30 Oktober 2025. Bocoran spesifikasi realme 15T 5G ini mengungkapkan perangkat mid-range yang tidak main-main dalam hal performa dan desain.

Sebagai bagian dari lini realme 15 Series, 15T 5G menempati posisi strategis di bawah varian Pro dan number series. Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia, menjelaskan dalam Media Hands On realme 15T 5G bahwa perangkat ini hadir dengan segmentasi berbeda, menawarkan nilai lebih untuk pengguna yang menginginkan performa solid tanpa mengorbankan estetika.

Lalu, apa saja keunggulan yang membuat realme 15T 5G layak ditunggu? Mari kita telusuri lebih dalam bocoran spesifikasi yang berhasil kami himpun dari sumber terpercaya.

Desain Elegan dengan Tiga Pilihan Warna Menawan

Nilai utama dari spesifikasi realme 15T 5G terletak pada desainnya yang memukau. Perangkat ini akan hadir dalam tiga varian warna: Suit Titanium, Silk Blue, dan Flowing Silver. Ketiganya dibalut dengan desain Textured Matte 4R yang tidak hanya elegan, tetapi juga praktis karena mampu menghindari noda sidik jari dan kotoran.

Yang lebih mengesankan, meski membawa baterai berkapasitas besar 7000mAh, realme berhasil menjaga dimensi perangkat tetap ramping dengan ketebalan hanya 7,79mm dan berat 181 gram. Ini merupakan pencapaian teknik yang patut diacungi jempol, mengingat biasanya smartphone dengan baterai besar cenderung lebih tebal dan berat.

Layanan Immersif dengan Panel AMOLED Berkualitas Tinggi

Beralih ke layar, realme 15T 5G dibekali panel 4R Comfort+ AMOLED berukuran 6,57 inci dengan kecerahan mencapai 4.000 nits – angka yang cukup impresif untuk kelas mid-range. Dengan resolusi HDR10+ dan refresh rate 120Hz, pengalaman menonton konten dan bermain game akan terasa lebih smooth dan imersif.

Refresh rate tinggi ini khususnya bermanfaat bagi Anda yang sering multitasking atau gemar gaming mobile. Setiap perpindahan aplikasi dan gerakan dalam game akan terasa lebih natural tanpa lag yang mengganggu. Di bagian atas layar, terdapat punch hole yang menampung kamera selfie AI 50MP untuk kebutuhan fotografi harian.

Sistem Kamera Versatil dengan Dukungan AI Canggih

Di sektor fotografi, realme 15T 5G mengusung konfigurasi kamera belakang yang terdiri dari sensor utama 50MP, IR Sensor, dan 2MP B&W Portrait Camera. Desain modul kameranya dibuat tipis sehingga tidak mengganggu kenyamanan saat menggenggam perangkat.

Yang menarik, kamera perangkat ini dilengkapi dengan berbagai fitur AI mutakhir seperti AI Edit Genie, AI Landscape, AI Eraser, AI Smart Image Matting, serta filter baru yang siap membantu Anda menghasilkan foto dan video berkualitas profesional. Kemampuan AI ini menjadi nilai tambah signifikan dalam spesifikasi realme 15T 5G.

Performa Tangguh Didukung MediaTek Dimensity 6400 Max 5G

Jantung dari realme 15T 5G adalah chipset MediaTek Dimensity 6400 Max 5G dengan fabrikasi 6nm. Chipset ini dioptimalkan khusus untuk aktivitas multitasking, gaming, dan penggunaan aplikasi AI. Kombinasi antara prosesor efisien dan sistem pendingin 6050mm2 AirFlow VC Cooling memastikan perangkat tetap dingin meski digunakan untuk tugas berat dalam waktu lama.

Untuk memori, realme 15T 5G akan tersedia dalam dua varian: 8GB/128GB dan 8GB/256GB. Yang menarik, terdapat dukungan virtual RAM hingga 10GB yang akan memperlancar performa saat menjalankan aplikasi berat atau multitasking intensif.

Daya Tahan Ekstrem dengan Fitur Lengkap

Seperti yang telah disebutkan, baterai 7000mAh menjadi salah satu fitur unggulan dalam spesifikasi realme 15T 5G. Yang membuatnya lebih istimewa adalah dukungan fast charging 60W yang memastikan pengisian daya berlangsung cepat. Bahkan, perangkat ini juga mampu berfungsi sebagai power bank dengan reverse charging 10W – fitur yang sangat berguna dalam situasi darurat.

Di sisi software, realme 15T 5G akan menjalankan realme UI 6.0 berdasarkan Android terbaru. Keamanan perangkat juga tidak diabaikan, dengan sertifikasi IP66, IP68, dan IP69 yang menjamin ketahanan terhadap debu dan air. Perlindungan berlapis ini menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di smartphone mid-range.

Dengan semua keunggulan yang ditawarkan, realme 15T 5G berpotensi menjadi game changer di segmen mid-range. Kombinasi antara desain premium, performa tangguh, dan daya tahan baterai ekstrem membuatnya layak dipertimbangkan bagi Anda yang mencari smartphone all-rounder. Tunggu saja peluncuran resminya besok untuk mengetahui harga dan detail lengkapnya.

Eufy Smart Tracker: Solusi Cerdas Lacak Barang Hilang di Indonesia

0

Telset.id – Pernahkah Anda membayangkan koper Anda berjalan sendiri ke pesawat lain, atau tas kerja menghilang begitu saja di tengah keramaian bandara? Kekhawatiran klasik para traveler ini akhirnya menemukan jawabannya. Eufy Smart Tracker, pelacak cerdas yang mengandalkan ekosistem Apple Find My, resmi meluncur di Indonesia. Inovasi ini bukan sekadar gadget, melainkan penjaga kepercayaan diri Anda dalam setiap perjalanan.

Di era di mana mobilitas menjadi napas kehidupan, kehilangan barang berharga bagai mimpi buruk yang terus mengintai. Bayangkan dompet dengan kartu identitas, koper berisi dokumen penting, atau kunci kendaraan yang tiba-tiba raib. Eufy hadir dengan solusi elegan yang mengubah cara kita menjaga aset berharga. Sterling Li, Country Director Anker Indonesia, dengan tegas menyatakan produk ini dirancang untuk kehidupan modern yang menuntut efisiensi tanpa kompromi.

Desainnya yang mini—hampir seperti kepingan puzzle yang hilang dari kehidupan digital Anda—menjadi keunggulan utama. Berbeda dengan pelacak konvensional yang kerap merepotkan, Eufy Smart Tracker hadir dalam wujud ringkas yang bisa menyelinap di sela-sela barang tanpa menambah beban. Ia ibarat penjaga tak kasat mata yang setia mengawasi koper, tas kerja, dompet, bahkan kunci mobil Anda.

Koneksinya yang mulus dengan jaringan global Apple Find My menjadi senjata ampuh. Dengan memanfaatkan jutaan perangkat Apple di seluruh dunia, pelacakan real-time menjadi mungkin. Anda bisa memantau pergerakan barang dari layar ponsel, seolah memiliki mata-mata pribadi di setiap sudut kota.

Content image for article: Eufy Smart Tracker: Solusi Cerdas Lacak Barang Hilang di Indonesia

Lebih dari Sekadar Pelacak Biasa

Fitur Left-Behind Alert layaknya asisten pribadi yang paling cerewet—dalam arti positif. Sistem ini akan memberi peringatan otomatis ketika Anda meninggalkan barang berharga di lokasi tertentu. Keluar rumah tanpa kunci? Tas laptop tertinggal di kafe? Aplikasi akan segera berteriak sebelum jarak menjadi terlalu jauh. Sterling menegaskan fitur ini sebagai bentuk pencegahan paling cerdas dalam mencegah kehilangan.

Yang tak kalah cerdas adalah kemampuan dua arahnya. Jika barang sulit ditemukan, aktifkan alarm bawaan dari aplikasi Find My. Suara kerasnya akan memandu Anda seperti detektor harta karun modern. Sebaliknya, saat ponsel yang hilang, cukup double tap pada Smart Tracker—ponsel akan berbunyi meski dalam mode senyap. Simbiosis sempurna antara manusia dan teknologi.

Content image for article: Eufy Smart Tracker: Solusi Cerdas Lacak Barang Hilang di Indonesia

Ketahanan menjadi cerita lain yang patut diacungi jempol. Dengan sertifikasi tahan air, Eufy Smart Tracker tak gentar menghadapi hujan deras atau tumpahan air tak terduga. Baterai CR2032 yang mampu bertahan hingga 12 bulan menghilangkan kekhawatiran pengisian ulang—solusi praktis untuk gaya hidup dinamis.

Fitur berbagi akses pelacakan kepada anggota keluarga menghadirkan dimensi sosial dalam teknologi. Kini, kunci kendaraan keluarga atau koper perjalanan bersama bisa dilacak oleh multiple users. Koordinasi menjadi lebih mudah, kecemasan berkurang, dan kepercayaan antaranggota keluarga pun menguat.

Ketika Teknologi Menjadi Jembatan Kemanusiaan

Inovasi paling brilian justru terletak pada sistem kode batang unik. Jika barang benar-benar hilang, siapa pun yang menemukannya bisa memindai barcode dan menghubungi pemilik langsung. Sterling menyebut sistem ini sebagai “jembatan digital antara kehilangan dan penemuan.” Peluang barang kembali meningkat signifikan, mengubah narasi kehilangan dari keputusasaan menjadi harapan.

Dengan harga promo Rp197.000 (dari normal Rp399.000), Eufy Smart Tracker berada di titik sweet spot yang terjangkau namun penuh nilai. Ketersediaannya di platform e-commerce utama seperti Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, dan Lazada memastikan aksesibilitas maksimal. Garansi resmi 1 tahun menjadi bukti komitmen kualitas.

Dalam lanskap teknologi yang semakin kompleks, kehadiran perangkat seperti Lenovo Innovation World 2025 menunjukkan bagaimana AI bisa dimanfaatkan untuk kemudahan hidup. Eufy Smart Tracker hadir dengan filosofi serupa—teknologi yang melayani manusia, bukan sebaliknya.

Isu privasi dan pelacakan data menjadi perhatian utama di era digital. Seperti yang diungkap dalam peluncuran AI Browser Comet oleh Perplexity, transparansi dalam pelacakan sangat krusial. Eufy memastikan sistemnya berjalan dalam ekosistem Apple Find My yang terkenal ketat dalam proteksi data.

Bahkan Firefox dengan fitur blokir pelacakan lintas situs mengajarkan pentingnya kontrol atas data pribadi. Eufy Smart Tracker hadir dengan prinsip serupa—Anda yang memegang kendali penuh atas apa dan bagaimana barang Anda dilacak.

Pada akhirnya, Eufy Smart Tracker bukan sekadar tentang menemukan barang hilang. Ia adalah tentang ketenangan pikiran, tentang keyakinan bahwa di dunia yang serba cepat ini, ada teknologi yang bisa dipercaya untuk menjaga apa yang paling berharga. Seperti kata Sterling, ini adalah simbol gaya hidup cerdas yang peduli keamanan—sebuah investasi kecil untuk kedamaian jiwa yang tak ternilai.

Eufy Smart Tracker: Solusi Cerdas Lacak Barang Hilang di Indonesia

0

Telset.id – Pernahkah Anda membayangkan koper Anda berjalan sendiri ke pesawat lain, atau tas kerja menghilang begitu saja di tengah keramaian bandara? Kekhawatiran klasik para traveler ini akhirnya menemukan jawabannya. Eufy Smart Tracker, pelacak cerdas yang mengandalkan ekosistem Apple Find My, resmi meluncur di Indonesia. Inovasi ini bukan sekadar gadget, melainkan penjaga kepercayaan diri Anda dalam setiap perjalanan.

Di era di mana mobilitas menjadi napas kehidupan, kehilangan barang berharga bagai mimpi buruk yang terus mengintai. Bayangkan dompet dengan kartu identitas, koper berisi dokumen penting, atau kunci kendaraan yang tiba-tiba raib. Eufy hadir dengan solusi elegan yang mengubah cara kita menjaga aset berharga. Sterling Li, Country Director Anker Indonesia, dengan tegas menyatakan produk ini dirancang untuk kehidupan modern yang menuntut efisiensi tanpa kompromi.

Desainnya yang mini—hampir seperti kepingan puzzle yang hilang dari kehidupan digital Anda—menjadi keunggulan utama. Berbeda dengan pelacak konvensional yang kerap merepotkan, Eufy Smart Tracker hadir dalam wujud ringkas yang bisa menyelinap di sela-sela barang tanpa menambah beban. Ia ibarat penjaga tak kasat mata yang setia mengawasi koper, tas kerja, dompet, bahkan kunci mobil Anda.

Koneksinya yang mulus dengan jaringan global Apple Find My menjadi senjata ampuh. Dengan memanfaatkan jutaan perangkat Apple di seluruh dunia, pelacakan real-time menjadi mungkin. Anda bisa memantau pergerakan barang dari layar ponsel, seolah memiliki mata-mata pribadi di setiap sudut kota.

Content image for article: Eufy Smart Tracker: Solusi Cerdas Lacak Barang Hilang di Indonesia

Lebih dari Sekadar Pelacak Biasa

Fitur Left-Behind Alert layaknya asisten pribadi yang paling cerewet—dalam arti positif. Sistem ini akan memberi peringatan otomatis ketika Anda meninggalkan barang berharga di lokasi tertentu. Keluar rumah tanpa kunci? Tas laptop tertinggal di kafe? Aplikasi akan segera berteriak sebelum jarak menjadi terlalu jauh. Sterling menegaskan fitur ini sebagai bentuk pencegahan paling cerdas dalam mencegah kehilangan.

Yang tak kalah cerdas adalah kemampuan dua arahnya. Jika barang sulit ditemukan, aktifkan alarm bawaan dari aplikasi Find My. Suara kerasnya akan memandu Anda seperti detektor harta karun modern. Sebaliknya, saat ponsel yang hilang, cukup double tap pada Smart Tracker—ponsel akan berbunyi meski dalam mode senyap. Simbiosis sempurna antara manusia dan teknologi.

Content image for article: Eufy Smart Tracker: Solusi Cerdas Lacak Barang Hilang di Indonesia

Ketahanan menjadi cerita lain yang patut diacungi jempol. Dengan sertifikasi tahan air, Eufy Smart Tracker tak gentar menghadapi hujan deras atau tumpahan air tak terduga. Baterai CR2032 yang mampu bertahan hingga 12 bulan menghilangkan kekhawatiran pengisian ulang—solusi praktis untuk gaya hidup dinamis.

Fitur berbagi akses pelacakan kepada anggota keluarga menghadirkan dimensi sosial dalam teknologi. Kini, kunci kendaraan keluarga atau koper perjalanan bersama bisa dilacak oleh multiple users. Koordinasi menjadi lebih mudah, kecemasan berkurang, dan kepercayaan antaranggota keluarga pun menguat.

Ketika Teknologi Menjadi Jembatan Kemanusiaan

Inovasi paling brilian justru terletak pada sistem kode batang unik. Jika barang benar-benar hilang, siapa pun yang menemukannya bisa memindai barcode dan menghubungi pemilik langsung. Sterling menyebut sistem ini sebagai “jembatan digital antara kehilangan dan penemuan.” Peluang barang kembali meningkat signifikan, mengubah narasi kehilangan dari keputusasaan menjadi harapan.

Dengan harga promo Rp197.000 (dari normal Rp399.000), Eufy Smart Tracker berada di titik sweet spot yang terjangkau namun penuh nilai. Ketersediaannya di platform e-commerce utama seperti Tokopedia, Shopee, TikTok Shop, dan Lazada memastikan aksesibilitas maksimal. Garansi resmi 1 tahun menjadi bukti komitmen kualitas.

Dalam lanskap teknologi yang semakin kompleks, kehadiran perangkat seperti Lenovo Innovation World 2025 menunjukkan bagaimana AI bisa dimanfaatkan untuk kemudahan hidup. Eufy Smart Tracker hadir dengan filosofi serupa—teknologi yang melayani manusia, bukan sebaliknya.

Isu privasi dan pelacakan data menjadi perhatian utama di era digital. Seperti yang diungkap dalam peluncuran AI Browser Comet oleh Perplexity, transparansi dalam pelacakan sangat krusial. Eufy memastikan sistemnya berjalan dalam ekosistem Apple Find My yang terkenal ketat dalam proteksi data.

Bahkan Firefox dengan fitur blokir pelacakan lintas situs mengajarkan pentingnya kontrol atas data pribadi. Eufy Smart Tracker hadir dengan prinsip serupa—Anda yang memegang kendali penuh atas apa dan bagaimana barang Anda dilacak.

Pada akhirnya, Eufy Smart Tracker bukan sekadar tentang menemukan barang hilang. Ia adalah tentang ketenangan pikiran, tentang keyakinan bahwa di dunia yang serba cepat ini, ada teknologi yang bisa dipercaya untuk menjaga apa yang paling berharga. Seperti kata Sterling, ini adalah simbol gaya hidup cerdas yang peduli keamanan—sebuah investasi kecil untuk kedamaian jiwa yang tak ternilai.

Oppo Buka Preorder Find X9 Pro di Indonesia, Bonus Rp 7 Juta

0

Telset.id – Oppo secara resmi membuka masa preorder awal untuk seri flagship terbarunya, Find X9 dan Find X9 Pro, di Indonesia. Program early preorder yang berlangsung hingga 10 November 2025 ini menawarkan bonus menarik hingga Rp 7 juta bagi calon pembeli, termasuk cashback langsung dan layanan premium.

Pengguna dapat mengamankan unit lebih awal dengan membayar uang muka sebesar Rp500 ribu untuk Find X9 atau Rp1 juta untuk varian Pro. Deni Setiawan, Product Manager Oppo Indonesia, mengonfirmasi besaran cashback dalam sesi media handson di Jakarta, Rabu (29/10/2025). “Preorder sudah dibuka dengan DP Rp1 juta untuk Find X9 Pro dapat cashback Rp 2 juta dan DP Rp500 ribu untuk Find X9 dapat cashback Rp1 juta,” jelas Deni.

Selain cashback, pembeli juga mendapatkan Oppo Premium Service selama dua tahun, voucher dari partner melalui aplikasi My Oppo, serta bonus kuota dari operator telekomunikasi yang bekerja sama. Program preorder ini dibuka tak lama setelah peluncuran global seri Find X9 di Barcelona, Spanyol, menandakan keseriusan Oppo dalam meramaikan pasar smartphone premium Indonesia.

Spesifikasi Unggulan dan Desain Premium

Oppo Find X9 Series hadir dengan desain yang lebih kokoh namun tetap elegan, mengusung rangka aluminium matte dengan kaca belakang premium. Modul kamera besar menjadi ciri khas yang mempertegas identitas flagship Find Series, memberikan kesan mewah sekaligus ergonomis bagi pengguna.

Kedua perangkat menggunakan panel LTPO AMOLED dengan refresh rate 120Hz untuk pengalaman visual yang mulus. Layar mampu mencapai kecerahan puncak hingga 3.600 nits sehingga tetap jelas di bawah sinar matahari langsung, dilengkapi PWM dimming berfrekuensi tinggi untuk kenyamanan mata. Bezel ultra-tipis hanya 1,15 mm menciptakan pengalaman layar yang imersif, dengan Find X9 berukuran 6,59 inch dan Find X9 Pro 6,78 inch, keduanya memiliki resolusi 2780×1264 pixel.

Deni menambahkan inovasi pada sistem keamanan, “Kami membekali sensor sidik jari 3D Ultrasonic 35% lebih akurat dan cepat, bahkan saat jari basah atau berminyak.” Fitur Day Behind Motion Alert juga disematkan untuk mengurangi mabuk perjalanan dengan titik-titik biru adaptif.

Ketahanan menjadi salah satu keunggulan utama seri ini. Kedua model telah mengantongi sertifikasi IP66, IP68, dan IP69, menjadikannya tahan air, debu, bahkan semburan air bertekanan tinggi – standar ketahanan yang sangat jarang ditemukan pada smartphone biasa.

Kamera Hasselblad dan Performa Tangguh

Sektor kamera menjadi sorotan utama Find X9 Series melalui kolaborasi intensif dengan Hasselblad. Oppo menghadirkan sistem Hasselblad Master Camera System generasi terbaru yang menggabungkan sensor besar dengan pemrosesan komputasional mutakhir.

Deni memaparkan kemampuan zoom yang impressive, “Hasselblad Teleconverter dengan 13 lapisan lensa menghadirkan optical zoom 10x, digital 200x, dan video zoom 50x.” Teknologi ini memungkinkan pengambilan gambar dari jarak jauh tanpa mengorbankan kualitas.

Oppo Find X9 Pro dilengkapi kamera utama Ultra XDR dengan sensor Sony LYT-828 (1/1.28″) dan Real-Time Triple Exposure untuk menjaga detail di area terang dan gelap. Kamera telefoto 200MP hasil kolaborasi Hasselblad dengan aperture f/2.1 dan jarak fokus minimum 10 cm ideal untuk potret maupun makro. Teknologi Active Optical Alignment meningkatkan ketajaman hingga 15%, dengan zoom lossless hingga 13,2x dan Super Zoom digital hingga 120x.

Untuk varian Find X9, tiga kamera belakang 50MP meliputi kamera utama Sony LYT-808 (1/1.4″) f/1.6 dengan peningkatan cahaya 57%, kamera ultra-wide 50MP dengan autofocus, serta kamera periskop telefoto 50MP Sony LYT600 (1/1.95%). Keduanya dilengkapi True Color Camera yang memanfaatkan sensor spektral untuk mereproduksi warna lebih akurat dan alami.

Inovasi terus dilakukan Oppo dengan membenamkan LUMO Image Engine, mesin fotografi cerdas yang meningkatkan kejernihan, rentang dinamis, dan warna sambil menurunkan konsumsi daya CPU hingga 50%. Fitur ini memungkinkan kamera memotret resolusi penuh 50MP secara default dan merekam 4K Motion Photos, sehingga pengguna dapat mengekstrak frame beresolusi tinggi dari video 4K.

Kemampuan videografi juga ditingkatkan dengan dukungan perekaman 4K 120fps Dolby Vision HDR, serta format LOG bersertifikasi ACES bagi pengguna profesional. Oppo Find X9 Pro disebut-sebut mampu menantang kamera Hasselblad profesional dengan harga yang lebih terjangkau.

Dapur pacu seri Find X9 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9500 yang dibuat dengan proses 3nm TSMC generasi ketiga. Chip ini menawarkan peningkatan performa CPU hingga 32%, GPU hingga 33% lebih cepat, dan efisiensi daya 55% lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Oppo turut menghadirkan Trinity Engine, sistem manajemen daya dan performa tingkat chip hasil pengembangan bersama MediaTek. Teknologi seperti Dynamic Frame Sync, Unified Computing Power Model, dan Sensor Offload mampu menghemat daya hingga 16,1% saat merekam video 4K HDR 60fps. Kombinasi arsitektur 3nm dan optimalisasi AI dari ColorOS 16 memastikan multitasking mulus, pengolahan gambar cepat, dan efisiensi daya maksimal.

Performa tangguh ini membuat Oppo Find X9 Pro menjadi pesaing serius dalam duel flagship 2025 melawan kompetitor seperti Vivo X300 Pro.

Baterai Tahan Lama dan Teknologi Pengisian Cepat

Oppo Find X9 Series memperkenalkan baterai silikon-karbon generasi ketiga dengan kepadatan energi tinggi. Find X9 memiliki kapasitas 7.025 mAh dengan ketebalan bodi hanya 7,99 mm, sementara Find X9 Pro memiliki kapasitas lebih besar 7.500 mAh.

Oppo menjanjikan daya tahan baterai hingga 5 tahun penggunaan dengan kapasitas tetap di atas 80%. Untuk pengisian, keduanya mendukung 80W SUPERVOOC Flash Charge (wired), 50W AIRVOOC wireless charging, dan 10W reverse wireless charging.

Teknologi pengisian cepat ini memastikan ponsel bisa diisi penuh dalam hitungan menit tanpa khawatir overheat, berkat sistem pendinginan multi-layer khas Oppo. Kombinasi baterai raksasa dan efisiensi chipset 3nm memberikan daya tahan yang luar biasa bagi pengguna berat.

Integrasi AI semakin ditingkatkan melalui kolaborasi Oppo dan Google yang menghadirkan AI Personal di Find X9 Series, menawarkan pengalaman pengguna yang lebih intuitif dan personal.

Oppo akan meluncurkan Find X9 dan Find X9 Pro di Indonesia pada 5 November 2025 mendatang. Harga resmi kedua smartphone flagship ini akan diumumkan pada saat peluncuran, menutup periode preorder yang berlangsung sejak 29 Oktober hingga 10 November 2025.

Kehadiran Oppo Find X9 Series di pasar Indonesia diperkirakan akan semakin memanaskan persaingan smartphone flagship, terutama dengan fitur kamera Hasselblad yang menjadi daya tarik utama bagi fotografer mobile dan konten kreator.

Amazon PHK 30.000 Karyawan, Terbesar dalam Sejarah

0

Telset.id – Amazon mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terbesar dalam sejarah perusahaan berusia 31 tahun tersebut, yang berdampak pada lebih dari 30.000 peran korporat. Gelombang PHK ini dimulai Selasa pagi dan terutama menyasar pekerja Amazon Web Services (AWS), divisi infrastruktur yang baru saja menyebabkan gangguan internet global beberapa hari sebelumnya.

Reuters menjadi media pertama yang mengonfirmasi rencana pemangkasan posisi ini. Meskipun 30.000 karyawan terlihat kecil dibanding total tenaga kerja Amazon yang mencapai 1,5 juta orang, angka ini mewakili 10 persen dari seluruh karyawan korporat perusahaan. PHK masif ini disebut sebagai langkah korektif untuk mengatasi masalah over-hiring selama pandemi COVID-19.

Beth Galetti, Wakil Presiden Senior Sumber Daya Manusia Amazon, dalam memo internal yang beredar hari ini menyatakan hanya 14.000 posisi yang akan dipangkas. “Beberapa mungkin bertanya mengapa kami mengurangi peran ketika perusahaan berkinerja baik,” tulis Galetti. “Yang perlu kita ingat adalah dunia berubah dengan cepat. Generasi AI ini adalah teknologi paling transformatif yang pernah kami lihat sejak Internet, dan ini memungkinkan perusahaan berinovasi lebih cepat dari sebelumnya.”

Dampak Langsung pada Karyawan AWS

Karyawan AWS mulai menerima pemberitahuan PHK melalui pesan teks dan email dini hari Selasa waktu Pasifik. Salah satu karyawan AWS dengan pengalaman lebih dari lima tahun membagikan pengalamannya: “Baru menerima email bahwa peran saya dihentikan pukul 3 pagi PST. Saya tahu ini akan terjadi tetapi masih butuh waktu untuk memprosesnya.”

Platform anonim Blind menjadi tempat bagi mantan karyawan Amazon untuk berbagi cerita. Seorang pekerja yang sedang hamil menulis: “Saya di-PHK dan saya hamil. Apa yang harus saya lakukan?” Kisah lain datang dari karyawan yang suaminya juga kehilangan pekerjaan: “Suami saya telah mencari pekerjaan sejak di-PHK beberapa bulan lalu. Dia tidak mengambil COBRA dan kami bergantung pada paket asuransi saya.” COBRA sendiri merupakan paket manfaat kelompok yang tersedia bagi sebagian karyawan yang mengalami PHK.

Pola dan Waktu PHK yang Dipertanyakan

Menurut mantan karyawan AWS yang sebelumnya mengalami PHK, Amazon biasanya menerapkan “buku pedoman PHK” standar: 90 hari untuk mencari pekerjaan internal, diikuti dengan tiga bulan gaji pesangon. Namun, beberapa pengamat menduga waktu PHK ini berkaitan dengan laporan pendapatan kuartalan Amazon yang dijadwalkan pada 30 Oktober.

PHK dalam skala sebesar ini diprediksi akan meningkatkan proyeksi pendapatan masa depan Amazon, dan pada akhirnya mendongkrak harga saham. Dugaan ini terbukti ketika saham Amazon naik sekitar 1,25 persen pada hari Selasa. Situasi ini mengingatkan pada keputusan strategis lain yang diambil perusahaan dalam menghadapi perubahan pasar.

Ironisnya, PHK ini terjadi tepat setelah insiden teknis AWS yang mengganggu layanan penting berbagai platform digital, mulai dari Fortnite hingga Bored Ape NFTs. Gangguan tersebut menunjukkan betapa krusialnya peran AWS dalam ekosistem digital global, sekaligus mempertanyakan konsistensi strategi perusahaan.

Seorang karyawan lain yang baru saja di-PHK mengungkapkan perasaan campur aduk: “Di-PHK hari ini. Keseimbangan kerja-hidup sudah sulit untuk sementara waktu – kemarin saya bercanda bahwa tidak akan menjadi hal terburuk jika saya di-PHK. Saya menarik perkataan itu. Ketidakpastian ini sama sekali tidak menyenangkan.”

Langkah Amazon ini juga terjadi di tengah perubahan strategi bisnis lainnya yang dilakukan perusahaan. PHK masif di industri teknologi semakin menguatkan tren yang sebelumnya sudah terlihat di perusahaan seperti Microsoft, yang juga melakukan restrukturisasi signifikan.

Meskipun Amazon menyatakan PHK ini sebagai respons terhadap transformasi teknologi AI, para analis mempertanyakan apakah keputusan ini murni didorong oleh efisiensi operasional atau juga dipengaruhi oleh tekanan pasar untuk menunjukkan kinerja keuangan yang lebih baik di kuartal mendatang.

Atlas OpenAI Rentan Serangan Prompt Injection, Omnibox Jadi Sasaran

0

Telset.id – Peneliti keamanan siber menemukan kerentanan serius pada peramban Atlas milik OpenAI yang baru diluncurkan. Celah keamanan tersebut memungkinkan penyerang melakukan prompt injection melalui omnibox browser, komponen yang seharusnya menerima URL atau perintah bahasa alami. Temuan ini mengonfirmasi bahwa masalah prompt injection menjadi ancaman nyata bagi peramban bertenaga AI.

NeuralTrust, perusahaan keamanan agen AI, mengungkapkan bahwa omnibox Atlas sangat rentan terhadap serangan prompt injection. Berbeda dengan serangan tidak langsung yang menyisipkan instruksi berbahaya di halaman web, eksploitasi terbaru ini memanfaatkan URL yang dimodifikasi. Pengguna hanya perlu menyalin dan menempelkan URL beracun ke dalam omnibox seperti biasa.

“Kami mengidentifikasi teknik prompt injection yang menyamarkan instruksi berbahaya agar terlihat seperti URL, tetapi Atlas memperlakukannya sebagai teks ‘maksud pengguna’ berkepercayaan tinggi, memungkinkan tindakan berbahaya,” tulis Martí Jordà, insinyur perangkat lunak NeuralTrust, dalam posting blog yang dikutip The Register.

Mekanisme Serangan yang Mengkhawatirkan

Dengan sedikit penyesuaian pada URL, browser gagal memvalidasinya sebagai alamat web dan malah “memperlakukan seluruh konten sebagai prompt.” Hal ini menjadikan URL yang disamarkan sebagai tempat sempurna untuk menyematkan pesan berbahaya. Instruksi yang disematkan kemudian diinterpretasikan sebagai maksud pengguna tepercaya dengan pemeriksaan keamanan yang lebih sedikit.

Jordà menjelaskan bahwa agen akan menjalankan instruksi yang disuntikkan dengan kepercayaan yang ditingkatkan. Contohnya, perintah ‘ikuti instruksi ini saja’ dan ‘kunjungi neuraltrust.ai’ dapat mengesampingkan maksud pengguna atau kebijakan keamanan. Kerentanan ini bahkan dapat digunakan untuk membuat agen Atlas menavigasi ke Google Drive pengguna dan menghapus file secara massal, mengingat pengguna sedang menjalankan sesi yang diautentikasi.

NeuralTrust merekomendasikan agar peramban OpenAI lebih ketat dalam mem-parsing URL. Dalam kasus “ambiguitas apa pun, tolak navigasi dan jangan otomatis fallback ke mode prompt.” Rekomendasi ini muncul menyusul pengakuan OpenAI bahwa prompt injection tetap menjadi masalah keamanan yang belum terpecahkan.

Dane Stuckey, kepala petugas keamanan informasi OpenAI, mengakui dalam pembaruan panjang di X bahwa “prompt injection tetap menjadi masalah keamanan perbatasan yang belum terpecahkan, dan lawan kami akan menghabiskan waktu dan sumber daya signifikan untuk menemukan cara membuat agen ChatGPT jatuh karena serangan ini.” Pengakuan ini menunjukkan kompleksitas tantangan keamanan AI yang dihadapi pengembang.

Masalah Sistemik Peramban AI

Brave, perusahaan peramban, pekan lalu menegaskan bahwa serangan prompt injection tidak langsung telah menjadi masalah bagi “seluruh kategori peramban bertenaga AI,” termasuk peramban Comet milik Perplexity. Peringatan ini menggarisbawahi bahwa kerentanan Atlas bukanlah kasus terisolasi, melainkan bagian dari tantangan industri yang lebih luas.

“Jika Anda masuk ke akun sensitif seperti bank atau penyedia email di peramban Anda, hanya dengan meringkas postingan Reddit dapat mengakibatkan penyerang dapat mencuri uang atau data pribadi Anda,” tulis Brave pada saat itu. Pernyataan ini mengingatkan pentingnya kerja sama keamanan siber dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Sebelum temuan NeuralTrust, peneliti lain telah menunjukkan kerentanan Atlas terhadap serangan prompt injection. Salah satu peneliti berhasil menipu peramban untuk mengeluarkan kata-kata “Trust No AI” alih-alih menghasilkan ringkasan dokumen di Google Docs seperti yang diminta. Demonstrasi ini mengkonfirmasi bahwa masalah keamanan pada Atlas telah menjadi perhatian sejak peluncurannya.

Mode “agen” Atlas, yang saat ini terbatas untuk pelanggan berbayar, memungkinkannya menyelesaikan seluruh tugas seperti memesan penerbangan atau membeli bahan makanan. Namun, kemampuan inilah yang membuatnya rentan terhadap manipulasi. Seperti yang diungkapkan dalam patch keamanan terbaru berbagai platform, kerentanan perlu ditangani secara proaktif.

OpenAI belum menanggapi permintaan komentar The Register mengenai temuan terbaru NeuralTrust. Tidak adanya tanggapan resmi ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang keandalan sistem AI dalam skenario keamanan kritis.

Jordà menekankan dalam analisisnya bahwa “ketika tindakan kuat diberikan berdasarkan parsing yang ambigu, input yang terlihat biasa menjadi jailbreak.” Pernyataan ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk mekanisme validasi yang lebih robust dalam sistem AI, terutama yang terintegrasi dengan aplikasi sensitif seperti peramban web.

Grokipedia Elon Musk Diduga Salin Konten dari Wikipedia

0

Telset.id – Perusahaan AI milik Elon Musk, xAI, meluncurkan Grokipedia sebagai pesaing Wikipedia yang dikritiknya terlalu “woke”. Namun, platform ensiklopedia baru ini justru diduga menyalin banyak konten secara langsung dari Wikipedia, termasuk halaman untuk topik umum seperti Monday, Apple, dan PlayStation 5.

Grokipedia mengakui ketergantungannya pada Wikipedia di beberapa halaman dengan pernyataan bahwa “konten diadaptasi dari Wikipedia, berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License”. Meski demikian, perubahan yang dilakukan seringkali bersifat ideologis, seperti menghapus kata “unanimous” dalam entri perubahan iklim yang menggambarkan konsensus ilmiah tentang penyebab naiknya suhu global.

Perbedaan konten juga terlihat dalam entri tentang Donald Trump, mantan sekutu dekat Musk. Grokipedia tidak menyebutkan penerimaan jet mahal dari Qatar yang dianggap sebagai suap, atau kegagalan meme coin Trump. Entri tentang Musk sendiri menghilangkan fakta bahwa dia melakukan salam Nazi dalam perayaan pasca-pelantikan Trump bulan Januari.

Kontroversi Konten Ideologis

Beberapa entri Grokipedia menuai kontroversi lebih dalam. Wired menemukan bagian tentang “pembenaran ideologis” untuk perbudakan orang Afrika-Amerika dalam entri perbudakan di AS. Sementara itu, entri lain menghubungkan pornografi gay dengan epidemi HIV/AIDS.

Perbedaan pandangan bahkan terlihat dalam entri meta tentang Wikipedia itu sendiri, di mana Grokipedia menyebut Wikipedia memiliki “kecenderungan kiri dalam peliputan tokoh dan topik politik”. Hal ini menunjukkan perbedaan pendekatan yang konsisten dalam platform baru Musk tersebut.

Juru bicara Wikimedia Foundation, Lauren Dickinson, menegaskan bahwa Grokipedia tidak akan ada tanpa Wikipedia. “Berbeda dengan proyek baru, kekuatan Wikipedia jelas: memiliki kebijakan transparan, pengawasan sukarelawan yang ketat, dan budaya perbaikan berkelanjutan yang kuat,” tulis Dickinson dalam pernyataan yang banyak dibagikan.

Dickinson juga mengkritik ketergantungan xAI pada teknologi AI untuk mengumpulkan pengetahuan dari internet. “Pengetahuan Wikipedia adalah – dan akan selalu – manusiawi,” tambahnya. “Melalui kolaborasi terbuka dan konsensus, orang dari berbagai latar belakang membangun catatan hidup yang netral tentang pemahaman manusia – yang mencerminkan keragaman dan rasa ingin tahu kolektif kita.”

Pernyataan Dickinson ini relevan dengan perkembangan persaingan di dunia AI yang semakin ketat. Dickinson menegaskan bahwa “pengetahuan yang dibuat manusia inilah yang diandalkan perusahaan AI untuk menghasilkan konten. Bahkan Grokipedia membutuhkan Wikipedia untuk eksis.”

Mekanisme Edit yang Tidak Jelas

Sementara Wikipedia mengandalkan sukarelawan untuk memperbarui entrinya, mekanisme pembuatan dan pembaruan entri Grokipedia masih samar. Beberapa artikel menampilkan tombol “edit”, namun ketika diklik, pengguna tidak benar-benar dapat melakukan perubahan.

Ketidakjelasan ini menjadi pertanyaan penting tentang transparansi platform yang dikembangkan Elon Musk tersebut. Berbeda dengan pendekatan terbuka Wikipedia, Grokipedia tampaknya mengadopsi model yang lebih tertutup dalam proses kurasi kontennya.

Kontroversi Grokipedia ini bukan yang pertama bagi Musk dalam hal konten dan pandangan ideologis. Sebelumnya, Elon Musk juga menyerukan pemboikotan Netflix karena dituding melakukan kampanye LGBT terselubung, menunjukkan konsistensi dalam pendekatan konten yang dianggap “non-woke”.

Peluncuran Grokipedia terjadi di tengah perkembangan pesat produk AI xAI, termasuk Grok 2.5 yang baru saja menjadi open source. Platform ensiklopedia baru ini diharapkan dapat menjadi sumber pengetahuan alternatif, namun ketergantungannya pada Wikipedia dan perubahan konten yang bersifat ideologis menimbulkan pertanyaan tentang netralitas dan orisinalitasnya.

Penelitian terbaru tentang sistem AI terkemuka yang mengembangkan “dorongan bertahan hidup” menambah dimensi baru dalam diskusi tentang perkembangan teknologi AI dan dampaknya terhadap penyebaran informasi. Grokipedia, sebagai produk AI, berada di tengah percakapan penting ini tentang masa depan pengetahuan digital.

Nothing Ear (3) Resmi Hadir di Indonesia dengan Fitur Super Mic

0

Telset.id – Erajaya Digital secara resmi meluncurkan Nothing Ear (3) di pasar Indonesia mulai 29 Oktober 2025. Produk earbuds terbaru dari Nothing ini menghadirkan berbagai peningkatan signifikan, termasuk fitur unggulan “Super Mic” yang diklaim mampu menghasilkan kualitas panggilan lebih jernih.

Peluncuran Nothing Ear (3) menandai komitmen Nothing dalam menghadirkan teknologi yang selaras dengan gaya hidup modern. CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi menjelaskan, “Nothing Ear (3) merepresentasikan visi kami untuk terus menghadirkan teknologi yang tidak hanya inovatif secara fungsi, tetapi juga memiliki nilai desain dan pengalaman pengguna yang kuat.”

Kehadiran Nothing Ear (3) di Indonesia semakin memperkaya pilihan produk audio premium di tanah air. Produk ini tersedia dalam dua varian warna hitam dan putih dengan harga Rp2.999.000. Konsumen dapat membelinya secara langsung di jaringan ritel erafone, Urban Republic, dan Eraspace, atau melalui platform daring seperti aplikasi erafone serta Nothing Official Store di Tokopedia dan Shopee.

Fitur Unggulan dan Spesifikasi Teknis

Nothing Ear (3) membawa terobosan dengan fitur “Super Mic” yang terintegrasi pada casing pengisi daya. Sistem mikrofon ganda ini diklaim mampu meredam kebisingan hingga 95 dB, menghasilkan kualitas panggilan yang lebih jernih dalam berbagai kondisi. Fitur ini diaktifkan melalui tombol “Bicara” baru pada casing charging.

Selain untuk panggilan, “Super Mic” juga dapat digunakan untuk merekam pesan suara melalui aplikasi memo suara bawaan di iOS dan Android. Setiap earbud dilengkapi dengan sistem tiga mikrofon dan unit penangkap suara konduksi tulang, memastikan kualitas audio yang optimal selama komunikasi.

Dalam hal performa audio, Nothing Ear (3) menggunakan driver dinamis 12mm yang menghasilkan bass lebih kuat dan soundstage lebih luas. Earbuds ini mendukung Audio Spasial statis dan codec AAC, SBC, serta LDAC untuk kualitas suara tinggi. Fitur peredam bising adaptif real-time hingga 45 dB memastikan pengalaman mendengarkan yang imersif.

Untuk konektivitas, earphone TWS ini mengadopsi Bluetooth 5.4 dengan dukungan koneksi ganda, memungkinkan pengguna terhubung dengan dua perangkat secara bersamaan. Fitur lainnya meliputi deteksi in-ear, mode low-lag untuk gaming, sertifikasi Hi-Res Audio, dan peringkat IP54 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air baik pada earbuds maupun casing-nya.

Daya Tahan Baterai dan Kelengkapan

Nothing Ear (3) dilengkapi dengan baterai 55 mAh pada setiap earbud, sementara casing pengisi dayanya berkapasitas 500 mAh. Dengan ANC aktif, earbuds dapat bertahan hingga 5,5 jam, dan 10 jam tanpa ANC. Casing pengisi daya memberikan daya tahan tambahan hingga 38 jam, dilengkapi dengan dukungan pengisian daya cepat dan nirkabel untuk kemudahan penggunaan.

Peluncuran Nothing Ear (3) ini sejalan dengan ekspansi produk audio Nothing di pasar global. Sebelumnya, Nothing telah memperkenalkan berbagai inovasi dalam ekosistem produknya, termasuk pembaruan sistem operasi dan perangkat lainnya.

Kehadiran Nothing Ear (3) di Indonesia memperkuat posisi brand dalam pasar audio premium. Produk ini menawarkan kombinasi antara teknologi mutakhir, desain yang ikonik, dan pengalaman pengguna yang terintegrasi. Dengan fitur-fitur unggulannya, Nothing Ear (3) siap bersaing dengan produk sejenis dari merek ternama lainnya di pasar Indonesia.

Pengembangan produk audio Nothing terus menunjukkan inovasi yang konsisten. Sebelumnya, Nothing juga telah meluncurkan varian earbud open ear pertama mereka, menunjukkan diversifikasi produk dalam lini audio mereka. Komitmen terhadap inovasi ini terlihat dari berbagai produk yang telah dan akan diluncurkan oleh perusahaan.

Pasar audio nirkabel di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif, dengan konsumen semakin memperhatikan kualitas suara dan fitur tambahan. Kehadiran Nothing Ear (3) diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan produk dengan teknologi terkini dan desain yang menawan.

Kemenekraf Perkuat Keamanan Siber dengan Startup Lokal

0

Telset.id – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat ekosistem keamanan siber nasional melalui kolaborasi strategis dengan asosiasi pelaku usaha untuk mengembangkan perusahaan rintisan (startup) dalam negeri di bidang keamanan digital. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman siber seiring dengan pesatnya digitalisasi sektor ekonomi kreatif.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengungkapkan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) dan Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIKSI). Kolaborasi ini bertujuan mengidentifikasi dan mendorong pertumbuhan brand keamanan siber lokal agar memiliki skala yang lebih besar.

“Dengan dua asosiasi ini kita akan berkolaborasi untuk melihat pengusaha-pengusaha atau brand – brand keamanan siber lokal yang kita mau dorong untuk skalanya semakin besar lagi,” tegas Teuku usai menghadiri National Cybersecurity Connect 2025 di Jakarta Selatan, Rabu.

Perlindungan Inovasi Kreatif Nasional

Riefky menekankan bahwa meningkatnya aktivitas digital di sektor ekonomi kreatif menuntut adanya sistem keamanan siber yang tangguh. Hal ini diperlukan agar inovasi industri kreatif nasional dapat terlindungi dari berbagai ancaman digital yang semakin kompleks.

“Kami percaya bahwa keamanan siber mampu menjadi perisai yang melindungi inovasi dan industri kreatif nasional. Karena itu, kami memiliki unit khusus yang menangani inovasi teknologi digital baru, termasuk pengembangan solusi keamanan siber,” jelas Riefky.

Kemenekraf memiliki peran strategis dalam mendorong tumbuhnya startup teknologi lokal yang mampu menciptakan solusi keamanan siber. Dukungan pemerintah diharapkan dapat mengubah Indonesia dari sekadar pengguna menjadi produsen teknologi keamanan siber yang mampu menjangkau pasar global.

Edukasi dan Pengembangan Talenta Digital

Kemenekraf juga akan menggalakkan edukasi kepada mitra asosiasi pelaku industri mengenai pentingnya keamanan siber untuk pertumbuhan dan perkembangan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. Riefky menyatakan bahwa pihaknya memiliki lebih dari 150 asosiasi dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang akan diajak berkolaborasi dalam program edukasi ini.

“Mitra asosiasi kami lebih dari 150 asosiasi dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Ini yang juga kami akan kolaborasikan untuk mengedukasi bagaimana pentingnya keamanan siber,” ujar Riefky.

Komitmen Kemenekraf dalam mendukung pengembangan talenta digital dan mendorong startup keamanan siber di Indonesia semakin menguat. Riefky menegaskan, “Kami juga berkomitmen menjadikan keamanan siber sebagai bagian tak terpisahkan dari ekosistem kreatif nasional.”

Upaya penguatan keamanan siber ini sejalan dengan tren global dimana perusahaan teknologi besar seperti Google Alphabet melakukan akuisisi besar-besaran terhadap startup keamanan siber. Di sisi lain, perkembangan regulasi seperti RUU KKS juga menjadi perhatian bagi pelaku startup dan e-commerce di Indonesia.

Kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan startup lokal, mirip dengan yang terjadi di level global dimana startup AI dan startup otomotif mendapatkan dukungan dari perusahaan teknologi besar.

Dengan dukungan yang komprehensif, Indonesia berpotensi melahirkan generasi inovator muda yang siap membawa teknologi buatan anak bangsa ke panggung dunia, sekaligus memperkuat ketahanan siber nasional di era digital yang semakin kompetitif.

Snapchat, Meta, TikTok Kontra Larangan Medsos Australia untuk Anak

0

Telset.id – Raksasa media sosial termasuk Snapchat, Meta (pemilik Instagram dan Facebook), serta TikTok menyatakan keberatan terhadap aturan pelarangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun di Australia. Meski kontra, perusahaan-perusahaan tersebut tetap berkomitmen mematuhi regulasi yang akan berlaku efektif mulai 10 Desember 2025 mendatang.

Aturan baru Australia ini akan melarang anak-anak di bawah 16 tahun membuat atau memiliki akun di platform media sosial seperti Facebook, X, Snapchat, Instagram, TikTok, dan YouTube. Perusahaan yang melanggar ketentuan ini berpotensi menghadapi denda mencapai 50 juta dolar Australia (sekitar Rp548 miliar).

Jennifer Stout, perwakilan Snap Inc. untuk Australia, mengungkapkan pandangan kontra perusahaan tersebut kepada parlemen Australia. “Kami sependapat dengan tujuan pemerintah untuk melindungi kaum muda di dunia maya, tetapi kami yakin bahwa membatasi kemampuan mereka untuk berkomunikasi di Snapchat belum tentu akan mencapai hasil tersebut,” ujar Stout.

Ia menekankan bahwa Snapchat pada dasarnya adalah platform perpesanan yang telah memiliki dukungan pengaturan khusus untuk pengguna muda. Meski demikian, Snapchat akan mematuhi aturan tersebut, yang berarti pengguna di bawah 16 tahun tidak akan dapat mengakses platform ketika regulasi diberlakukan.

Respons Meta dan Persiapan Penghapusan Akun

Mia Garlick, Direktur Kebijakan Meta untuk Australia dan Selandia Baru, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Instagram dan Facebook yang berusia di bawah 16 tahun mendekati 450.000 akun. Meta masih mendiskusikan pendekatan yang tepat untuk menghapus pengguna-pengguna ini dari platformnya.

“Kami memastikan penghapusan akun pengguna tersebut bakal konsisten dengan pendekatan kepatuhan kami,” kata Garlick. Langkah ini menunjukkan komitmen Meta meskipun perusahaan memiliki reservasi terhadap kebijakan tersebut.

Kebijakan serupa sebenarnya juga sedang dipertimbangkan di berbagai negara. Texas Akan Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 18 Tahun menunjukkan tren global dalam regulasi media sosial untuk anak-anak.

Mekanisme Verifikasi Usia dan Opsi TikTok

Ella Woods-Joyce, Pemimpin Kebijakan Publik TikTok untuk Australia, mengonfirmasi bahwa sekitar 200.000 pengguna TikTok berusia di bawah 16 tahun akan terkena dampak aturan ini. TikTok akan memberikan dua opsi kepada pengguna muda menjelang pemberlakuan penuh larangan media sosial.

Opsi pertama memungkinkan pengguna menghapus foto dan data lain termasuk akun mereka. Opsi kedua memberikan pilihan untuk menyetujui perusahaan menyimpan informasi yang sudah ada dan memulihkan akun yang dinonaktifkan hingga mereka berusia 16 tahun.

Baik TikTok maupun Snapchat menyatakan bahwa kedua platform harus memverifikasi usia melalui “mekanisme jaminan usia” otomatis untuk mendapatkan akses ke akun setelah pengguna memilih untuk dinonaktifkan. TikTok akan melakukan identifikasi lebih lanjut bahkan setelah pengguna melewati tahapan mekanisme jaminan usia.

“Jika kami mengidentifikasi seseorang yang mengaku berusia 25 tahun tetapi perilakunya menunjukkan usia di bawah 16 tahun, misalnya, kami akan melakukan penyesuaian pada akunnya, dan mulai 10 Desember, akun tersebut akan kami nonaktifkan,” jelas Woods-Joyce.

Persoalan akun ganda juga menjadi perhatian dalam diskusi regulasi media sosial. DPR dan Larangan Second Account di TikTok & Instagram: Apa Dampaknya? membahas implikasi kebijakan serupa di Indonesia.

Larangan media sosial untuk anak-anak di Australia ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang dampak platform digital terhadap generasi muda. Hampir Setengah Gamer Australia Rugi Akibat Desain Game Manipulatif menunjukkan betapa rentannya pengguna muda terhadap desain platform yang memanipulasi.

Dengan waktu persiapan sekitar dua bulan sebelum aturan berlaku, perusahaan media sosial kini fokus menyiapkan mekanisme teknis untuk mematuhi regulasi sambil tetap menyuarakan keberatan mereka terhadap pendekatan pelarangan total.