Beranda blog Halaman 3934

LG Watch Urbane, Jam Tangan Pintar Bergaya Kosmopolitan

0

LG Watch UrbaneJakarta – Jelang perhelatan Mobile World Congress (MWC) pada Maret mendatang, LG secara resmi mengumumkan kehadiran wearable device terbarunya, LG Watch Urbane. Jam tangan pintar LG ini digadang-gadang bakal menjadi salah satu primadona yang akan diboyong perusahaan asal Korea Selatan itu ke ajang MWC 2015.

Sepintas, desainnya mengingatkan pada LG G Watch R dan jam tangan pada umumnya. Lebih dari itu, kompetitor Samsung ini menghadirkan desain full metal, layar berukuran bulat seluas 1,3 inci, tali jam sepanjang 22mm. Untuk memberikan kesan mewah, LG Urbane tersedia dalam pilihan warna gold dan silver.

Seperti diwartakan Androidcentral, Senin (16/2/2015), LG Urbane didukung dengan chipset besutan Qualcomm Snapdragon 400 prosesor 1,2GHz, memori internal 4GB, RAM 512MB LPDDR2 dan sistem operasi Android Wear. Dukungan sensor detak jantung , barometer dan kompas melengkapi kemewahan jam tangan untuk kaum urban.

Jam tangan terbaru LG ini juga telah mengantongi sertifikat IP67 yang menjadi perangkat tahan air dan debu. Dalam keterangan resmi yang beredar, LG belum memastikan berapa banderol harga dan ketersediaan jam tangan pintarnya ini.

Berikut spesifikasi lengkap LG Urbane:

Chipset : Qualcomm Snapdragon 400 processor 1,2 GHz
OS       : Android Wear
Display : 1,3 inci plastic OLED (320×320, 245ppi)
Memori : 512MB LPDDR2 / 4GB eMMC
Sensor  : 9-axis (gyro/ acceleration/ compass), barometric pressure sensor, heart rate sensor
Other   : Waterproof and dustproof, IP67 certified
Baterai : 410mAh
Warna  : Gold dan Silver

Google Tutup Layanan Helpouts Mulai April

0
Helpouts
Helpouts (The Verge)

JAKARTA – Setelah beroperasi setahun, Google menutup layanan pembelajaran berbasis video Google Helpouts. Rencananya, layanan ini akan ditutup pada April mendatang, tepatnya tanggal 20 April. Menurut Google, layanan ini kurang menggembirakan perkembangannya sehingga harus ditutup.

Google Helpouts pertama kali dirilis pada Desember 2013. Layanan ini ditujukan untuk  pengguna Google yang menginginkan saran apapun secara live, baik saran memasak hingga kesehatan.

Dikutip telsetNews dari The Verge, Senin (16/2/2015), Google merilis layanan ini di desktop dan Android dengan mitra sedikit. Antara lain Weight Watches dan Sephora. Layanan ini gratis untuk video dari sikarelawan, atau berbayar US$ 20 untuk layanan resmi dari mitra.

Sayangnya, aneka prospek layanan ini yang terpampang saat peluncurannya tidak pernah menjadi kenyataan. Pengguna layanan ini masih bisa mengunduh history layanan mulai 20 April hingga 1 November 2015.[AI/HBS]

Valentine Masih Jomblo? Coba 5 Aplikasi Dating Ini

0

Aplikasi datingJAKARTA – Dua hari lalu, sebagain orang merayakan Valentine Day bersama pasangan terkasihnya. Tapi itu bagi yang punya pasangan. Lantas, bagaimana dengan mereka yang belum memiliki pasangan alias jomblo? Tenang, Anda bisa mencoba beberapa aplikasi dating berikut ini untuk mendapatkan pasangan.

Hari kasih sayang merupakan saat istimewa bagi seseorang untuk terkoneksi dengan orang yang dianggap spesial. Rata-rata lebih dari 180 juta kartu ucapan Valentine yang dipertukarkan, dan sekitar 200 juta tangkai mawar terjual selama hari sayang-sayangan itu.

Dari mawar-mawar tersebut, 73% dibeli oleh pria dan 85% wanita membeli kartu. Rata-rata pembelanjaan konsumen untuk moment ini mecapai USD 100. Selain itu, anak-anak juga dilibatkan di hari kasih sayang tersebut.

Tapi, bagaimana jika Anda tidak memiliki seorang yang spesial untuk merayakan hari kasih sayang? Menurut hasil polling diketahui bahwa 53% wanita ingin putus jika tidak diberikan apapun di hari istimewa tersebut oleh pasangannya.

Itu artinya, seperti dilansir telsetNews dari PhoneArena, Senin (16/2/2015), pada Valentine tahun 2016 mendatang masih ada kesempatan bagi Anda yang jomblo untuk mendapatkan pasangan baru dan merayakan Valentine Day bersama.

Nah, bagi Anda para jomblo yang belum mendapatkan tambatan hati untuk diberikan hadiah di hari kasih sayang, mungkin Anda bisa mencoba beberapa aplikasi dating di bawah ini:

1. eHarmony

eHarmony

Merupakan situs yang sudah terbukti luas menemukan pasangan bagi para jomblo dan menikahkan mereka. Tapi situs ini berbayar, untuk periode subkrisi 3 bulan biayanya sekitar US$ 40 per bulan, untuk enam bulan sebesar US$ 30 per bulan dan untuk per tahun sebesar US$ 20 per bulan.

2. Match.com

Match

Match.com adalah situs kencan yang usianya lebih tua dibanding eHarmony. Tentusaja, biaya layanannya lebih mahal ketimbang eHarmony. Situs ini mengklaim sudah memasangkan para jomblo lebih banyak dibandingkan situs kencan lain yang ada. Biaya layanannya US$ 35 per bulan, layanan 3 bulan biayanya US$ 60, langganan 6 bulan biayanya US$ 108.

3. OkCupid

OkCupid

OkCupid oleh The Boston Globe disebut sebagai “the Google of online dating.” Pengembang aplikasi ini menggunakan matematika untuk menemukan pasangan penggunanya. Tapi memang aplikasi ini tidak bisa mengukur penggunanya secara akurat, tapi jika pengguna jujur, aplikasi ini akan banyak membantu. Untuk layanan lebih lengkap, ada opsi berbayar sebesar US$ 70 per tahun.

4. MeetMe

MeetMe

Dulu aplikasi ini dikenal dengan nama MyYearbook. Aplikasi ini lebih mirip jejaring sosial yang ramah untuk para remaja. Di dalamnya ada virtual money (lunch money), fitur berbagi foto dan aktivitas lain. Ada juga seksi pencarian pasangan dan kencan buta.

5. Coffee Meets Bagel

Coffee Meets Bagel

Mungkin aplikasi kencan yang paling menarik dan  unik bagi pengguna wanita. Aplikasi ini memberikans satu bagel per hari dan pengguna harus memilih untuk menerimanya atau melewatkannya. Otentifikasi pasangan bisa berdasarkan sosial media lain misal facebook.  Aplikasi ini gratis.

Candy Crush Saga Kantongi Laba USD 1 Miliar

0

Candy Crush Saga imageJAKARTA – Candy Crush Saga merupakan game gratisan yang sempat sangat populer, walaupun kini pamornya mulai menurun. Meski begitu, game mobile ini masih bisa menghasilkan pendapatan yang luar biasa besar bagi pengembangnya, yakni USD 1,33 miliar di tahun 2014.

Pendapatan yang diraih Candy Crush itu berasal dari pembelian dalam aplikasi atau in-app purchase. Jika melihat pendapatan yang diraih Candy Crush di tahun 2014, memang terlihat sangat besar. Tapi sebenarnya in-app purchase di game ini justru terus mengalami penurunan.

Untuk 6 bulan terakhir tahun 2013 saja, game ini mencatat pendapatan sebesar USD1,04 miliar. Pendapatan game ini mencapai puncaknya pada kuartal III 2013 dengan berhasil meraup laba sebesar USD 551 juta.

Namun, seperti dilansir PhoneArena, Senin (16/2/2015), setelah berhasil mencatat pendapatan tertinggi di Q3 2013, pendapatan game ini justru terus menurun. Jika pada Q4/2013 perusahaan mengantongi keuntungan USD 493 juta, maka empat kuartal selanjutnya pendapatan menjadi USD 429,5 juta, USD360,5 juta, USD277,4 juta, dan USD263,8 juta secara berturut-turut.

Meskipun game Candy Crush Saga ini dinilai sebagai salah satu game mobile paling menguntungkan di dunia, tetap saja perusahaan pengembang game, King, rupanya telah bekerja keras untuk meningkatkan pendapatan dengan menciptakan game-game “Saga” lainnya.

Hal itu terdorong dengan pendapatan Candy Crush Saga turun 46,5% antara kuartal akhir tahun 2013 dan 2014, sementara untuk permainan King lainnya naik 136,5% menjadi USD 324 juta pada periode yang sama.

Pada Q4/2014, King memiliki 356 juta pengguna setiap bulan di mana orang-orang bermain satu atau lebih permainan King, walaupun hanya 8,3 juta dari mereka yang membeli permainan tersebut.

Sementara 97,7% dari orang-orang yang bermain game King bermain secara gratis, 2,3% yang membayar menghabiskan rata-rata US$23,42 per bulan dalam setiap permainan. [AI/HBS]

 

Apple Bajak DJ Kondang Inggris Garap iTunes

0
DJ Zane Lowe
DJ Zane Lowe (Scoopnest)

JAKARTA – Presenter radio DJ BBC 1, Zane Lowe yang merupakan salah satu DJ kondang di Inggris akan segera hijrah ke Amerika Serikat untuk bergabung ke iTunes Radio. Dengan strategi ini, Apple berharap pengalaman Lowe bisa mendongkrak kinerja iTunes.

Seperti diketahui, selama perjalanan layanan iTunes, belum ada berita bahwa Apple akan membuat layanan musik online streaming, yang bisa mengkreasi personalisasi penggunanya. Kemungkinan tugas lowe adalah untuk memperkaya layanan radio iTunes tersebut.

Dikutip telsetNews dari Business Insider, Senin (16/2/2015), iTunes sudah dirilis setahun lalu tapi perkembangannya belum menggembirakan. Untuk itu, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini butuh Lowe untuk mengangkat pamor iTunes.

Lowe sendiri sudah bekerja dengan BBC Radio 1 sejak 12 tahun silam. Karirnya menanjak sejak bisa memawancarai musisi ternama seperti Jay-Z, Kanye West, Eminem, Earl Sweatshirt, Rick Rubin dan Rick Ross. [AI/HBS]

Tandingi Uber, Dua Aplikasi Taksi Tiongkok Merger

0

Kuaidi Dache dan Didi Dache mergerJAKARTA – Dua aplikasi layanan taksi di Tiongkok, yakni Kuaidi Dache dan Didi Dache, setuju untuk bergabung. Hasil merger ini bisa menjadikan perusahaan gabungan perusahaan aplikasi taksi terbesar di Tiongkok.

Dua aplikasi layanan ini sarat modal dan sangat populer. Kuaidi Dache baru saja menerima pendanaan USD 600 juta oleh SoftBank. Sedangkan Didi Dache menerima pendanaan USD 700 juta dari Tencent dan investor lain. Didi Dache sendiri terikat dengan aplikasi sosial Tencent, WeChat.

Seperti dikutip dari Cnet, Senin (16/2/2015), penggabungan ini untuk mengatisipasi dominasi  aplikasi taksi Uber di Tiongkok, sebab, perusahaan pencarian raksasa Tiongkok, Baidu, menanamkan investasinya ke Uber ketimbang ke aplikasi lokal.

Di perusahaan baru hasil merger, nantinya CEO perusahaan tetap memimpin perusahaan masing-masing perusahaan, dan akan tetap beroperasi seperti biasa. Detil merger akan diungkap setelah Tahun Baru Tiongkok. [AI/HBS]

Gionee Elife S7 Dapatkan Sertifikasi TENAA

0

gionee_elife_s7 (1)JAKARTA – Belum lama ini kita telah mendengar kabar tentang kehadiran Gionee Elife S7, ponsel anyar besutan Gionee yang digadang-gadang akan menjadi ponsel tertipis di dunia. Hari ini, kabar baru terkait perangkat tersebut kembali muncul, Gionee Elife S7 mengunjungi badan sertifikasi China,  TENAA. Hadir dengan nomor model GN-900, ponsel ini rencananya akan diperkenalkan pertama kali dalam ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, bulan depan.

Gionee Elife S7

Dilansir telsetNews dari gsmarena, (15/02/2015), lewat dokumen yang masuk ke TENAA, diketahui bahwa Gionee Elife S7 akan datang dengan bodi super tipis, yakni  4.6mm. Sementara untuk dimensinya sendiri, ponsel ini akan membawa ukuran 148,8 × 72,4 × 5.5mm, dengan berat 126.5 gram.

Sisa spesifikasi perangkat meliputi prosesor octa-core 1.7GHz MediaTek MT6752, RAM 2GB, dan memori internal 16GB yang dapat diupgrade.

Tentu saja, disamping layar lebar berukuran 5.2 inci, 1080p, di mana di bawahnya akan Anda temukan  kamera utama dengan resolusi 13MP, kamera depan 8MP, dan dukungan 4G LTE.

Android 4.4.4 KitKat juga disebut-sebut akan menjadi  OS bagi perangkat yang akan tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni hitam, putih, atau biru. [IF]

Apple Pay akan Jadi Sistem Pembayaran Pemerintah AS

0

Apple Pay launchingJAKARTA – CEO Apple Tim Cook mengungkapkan lompatan ebsar Apple Pay di September tahun ini. Apple pay akan bekerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat (AS), untuk tempat parkir dan kartu kredit yang dirilis pemerintah. Ke depan, kerja sama akan diperluas untuk layanan pensiun veteran dan pembayaran Social Security.

Seperti dilansir Re/Code, Minggu (15/2/2015), Cook berpidato dalam acara White House Summit pada Cybersecurity and Consumer Protection di Stanford University. Pidato Cook dilakukan beberapa menit sebelum pidato Presiden AS Barrack Obama.

Menurut Cook, era penggunaan dompet hampir berakhir dan saatnya masyarakat menyimpan hal-hal penting seperti paspor, SIM dan dokumen lain di handset. Handset ini harus aman dan hanya bisa diakses oleh penggunanya.

Selain itu, Cook juga berbicara mengenai pentingnya Apple menjaga data personal penggunanya ini dan tidak akan dijual ke pihak pengiklan ataupun kepemerintah. “Kami percaya semua orang memiliki hak atas privasi dan keamanan. Olah sebab itu pembayaran dan data kartu kredit tidak akan disimpan dalam transaksi Apple Pay,” tegas dia.

“Kepercayaan pengguna kami merupakan segalanya bagi kami dan kami menghabiskan banyak waktu untuk mencapai kepercayaan tersebut,” lanjut dia. Sebelumnya, Apple harus berdebat dengan FBI mengenai masalah keamanan ini. FBI menuduh Apple enggan berbagi data dan informasi yang diminta pemerintah AS.

Sebelumnya, Apple melakukan update enkripsi setelah tahu datanya diretas dan dimata-matai pemerintah AS melalui National Secirity Agency (NSA). Apple membantah bekerja sama dengan NSA untuk emmata-matai data penggunanya. OS Apple iOS 8 bahkan diperkuat dengan fitur blok perusahaan dari mengakses history dari privasi pengguna dari foto, pesan, dan email dan sebagainya.[AI/HBS]

 

Wi-Fi Publik Tumbuh 50 Juta Spot di Dunia

0

WiFi ZoneJAKARTa – iPass, provider wi-fi hotspot roaming, mengumumkan Wi-Fi Growth Map atau peta pertumbuhan Wi-Fi dunia. Dalam laporannya, disebutkan bahwa hotspot publik tumbuh 50 juta titik sepanjang 2014, atau naik 80% dibanding 2013.

Hingga 2018, Wi-Fi publik diperkirakan tumbuh hingga 340 juta spot. Artinya akan ada 1 wi-fi publik untuk setiap 20 orang di dunia. Sementara saat ini setidaknya ada 1 Wi-Fi publik untuk setiap 150 orang di dunia.

iPass juga mengumumkan Wi-Fi Leaderboard, yang berisi papan nilai bagi negara-negara dengan pertumbuhan hotspot yang dicapai sepanjang 2014. Beberapa titik penilaian misal ketersediaan Wi-Fi di tempat publik seperti hotel dan bandara. Demikian dikutip dari Celluran-news, Minggu (15/2/2015)

Wi-Fi Leaderboard menunjukkan Perancis menjadi negara terbanyak hotspot di tempat publik dengan 13 juta hotspot. Tapi, Amerika Serikat juga banyak membangun hotspot publik dengan 9,8 juta spot hotspot publik dan Inggris Raya dengan 5,6 juta hostpot publik.[AI/HBS]

Jaringan Cybercrime Bobol USD 1 Miliar dari Bank

0

Hacker dataJAKARTA – Geng kiriminal cyber lintas negara diperkirakan sudah mencuri USD 1 miliar dari lebih dari 100 bank di berbagai negara selama dua tahun. Menurut firma keamanan komputer asal rusia, Kaspersky, kejahatan ini sudah dilakukan selama dua tahun.

Kaspersky mengatakan studi yang dilakukannya ini dilakukan bersama Interpol, Europol dan banyak otoritas pemegang kewenangan cyber dari berbagai negara, untuk melacak kejahatan ini.

Seperti dilansir telsetNews dari Reuters, Minggu (15/2/2015), Gang cyber kriminal ini, menggunakan Carbanak, atau pendekatan untuk mencuri langsung dari bank, dibanding berpura-pura sebagai nasabah yang mengambil uang dari perusahaan tertentu atau individu tertentu. Gang cyber kriminal ini tersebar di Eropa, termasuk di Rusia dan Ukraina, serta Tiongkok.

Carbanak digunakan secara hati-hari di email untuk menipu pegawai yang diseleksi acak untuk membuka file berisi malicious software atau malware, seperti halnya cara phising atau penipuan. Sekali akses dibuka, akan membuat down sistem komputer dan video surveillance.

Dalam kasus ini, menurut Kaspersky, para kriminal ini mempelajari bagaimana cara petugas bank bekerja. Lalu mereka meniru rutinitas tersebut untuk mencuri uang. Kaspersky memperingatkan, Carbanak bisa melakukan remote di mesin ATM dan mengintsruksikan mesin ATM tersebut membuka sejumlah uang ketika anggota gang membutuhkan. [AI/HBS]

Tren ‘Devops’ Ancam Posisi Departemen IT

0

CEO Red Hat Jim WhitehurstJAKARTA – CEO Red Hat Jim Whitehurst mengungkapkan adanya tren baru bernama “devops”, yang siap menyapu bersih dunia enterprise IT di dunia. Situasi ini tentunya tidak menyenangkan bagi banyak pegawai departemen IT di berbagai perusahaan.

Devops berasal dari kata “development” yang diartikan bagaimana menuliskan software, dan kata “operations” yang diartikan bagaimana menjaga software dan semua teknologi yang dibutuhkan untuk menjalankannya. Sementara kata devops lebih berarti pada bagaimana menjalankan semua hal secara lebih cepat.

Menurut Jim Whitehurst, dalam diskusinya dengan banyak Chief Information Officer (CIO) dari berbagai belahan dunia, kebanyakan ingin menggunakan skema devops, agar departemen IT mereka bisa bekerja lebih cepat, lebih murah serta lebih baik. Jika hal ini tidak dilakukan, maka akan banyak pegawai perusahaan tergantung pada kinerja departemen ini.

Tapi dengan devops, maka banyak pegawai perusahaan yang menggunakan skema bring your own device (BYOD), atau membawa tablet dan PC sendir untuk terkoneksi ke jaringan komputer kantor. Para pegawai ini bisa membeli layanan cloud yang mereka inginkan untuk mendukung kinerjanya. Tentu saja hal ini mereduksi banyak biaya operasional IT di perusahaan tersebut.

“Seperti halnya perusahaan manufaktur di era 70an-80an yang berjuang untuk hidup, kini departemen IT juga akan berjuang untuk tetap hidup,” papar Whitehurst, yang telsetNews kutip dari Business Insider, Minggu (15/2/2015).

Whitehurst menambahkan, dalam paparan para CIO, menunjukkan departemen IT tradisional sangat lamban den terlalu metodis. Mereka hanya punya satu aturan utama yakni agar sistem perusahaan tidak down. Artinya, akan butuh waktu bulanan hingga tahunan untuk membawa software baru, dan melakukan pengetesan secara hati-hati. Dalam proses ini, biaya yang dihamburkan bisa mencapai jutaan dolar.

Nah, devops mengeliminasi ini semua. Caranya, dengan memisahkan departemen IT dengan komponen kecil dalam pekerjaan mereka. Dengan demikian, setiap kali ada pembaharuan software baru bisa diimplementasikan dengan cepat.

Whitehurst memaparkan hasil wawancaranya dengan banyak CIO tersebut dalam sebuah buku, The Open Organization, yang akan dirilis Juni ini. Saat ini Whitehurst memimpin Red Hat, perusahaan yang bergerak di software open source dengan 75 ribu pekerja.

Hmm..bagi Anda yang sekarang bekerja sebagai IT, mungkin sudah harus mulai mengantisipasi kedatangan ‘devops’, yang siap menggusur Anda kapan saja. [AI/HBS]

 

Android 4.0 & iOS 8 Paling Sering Sebabkan Crash Aplikasi

0

iOS 8 dan Android 4.0JAKARTA – Hasil studi mengungkap bahwa ternyata beberapa sistem operasi tidak ramah untuk aplikasi di smartphone Anda. Studi dari Crittercism ini menyebutkan laporan crash 20.000 aplikasi akibat sistem operasi yang tak bersahabat.

Hasil studi Crittercism di Android menemukan Android Ice Cream Sandwich 4.0 merupakan OS yang paling banyak menyebabkan aplikasi crash, diikuti dengan Android KitKat 4.4. Sementara OS Android Lollipop belum terlihat laporannya karena masih baru.

Sementara untuk iOS, rata-rata crash aplikasi sebenarnya rendah. Tapi di iOS 8 rata-rata crash untuk aplikasi lebih tinggi dibanding iOS lain, jadi pengguna Apple akan lebih nyaman jika memegang handset dengan OS iOS 7 ketimbang iOS 8, walaupun Apple sudah berusaha untuk memperbaharui iOS 8.

Dikutip dari Engadget, Minggu (15/2/2015), meskipun ada temuan ini, tapi sebaiknya jangan cepat cepat ganti device Anda. Sebab statistik dari Crittericism ini lebih kepada stabilitas aplikasi di masing-masing OS. [AI/HBS]