Beranda blog Halaman 3929

Smartphone Samsung akan Gunakan Dua Mobile Payment

0

LoopPay_SamsungJAKARTA – Hubungan antara Samsung dan Google pasang surut, kadang mesra tapi sering juga bermusuhan. Dua tahun lalu, hubungan dua raksasa teknologi ini pernah memburuk, ketika Samsung mengumumkan akan membangun OS buatan sendiri dengan nama Tizen.

Meski sempat mesra kembali, namun belakangan hubungan Samsung-Google kembali kurang harmonis setelah Samsung mengumumkan mengakuisisi LoopPay, sistem pembayaran mobile (mobile payments) sebagai pesaing Google Wallet.

Sebelumnya Samsung memang pernah berkomitmen menggunakan Google Wallet. Namun, setelah berhasil mencaplok LoopPay, komitmen yang pernah dijanjikan dulu sepertinya tidak akan berlanjut. Pasalnya, Samsung berniat membangun sistem pembayaran mobile sendiri dengan teknologi LoopPay.

Seperti dilansir telsetNews dari PhoneArena, Sabtu (21/02/2015), David Eun, Kepala Pusat Inovasi Global Samsung, mengakui bahwa Google merupakan parter strategis Samsung. Tapi, menurutnya, Samsung juga harus fokus pada konsumennya.

Eun mengungkapkan, bahwa Samsung saat ini berkomitmen untuk menciptakan pengalaman berbeda dengan device yang dibuat untuk kenyamanan penggunanya.

LoopPay dan Google Wallet sejatinya memiliki sistem pembayaran yang berbeda, meski dalam pengoperasiannya sama-sama dengan cara menempelkan smartphone ke terminal POS.

Google Wallet menggunakan teknologi NFC untuk konektivitas. Cara ini membatasi penggunanya untuk melakukan transaksi hanya di merchant ritel yang memiliki NFC.

Sedangkan LoopPay, berbasis pada pita magnetik (magnetic stripe) sehingga tidak memerlukan NFC. Saat ini kebanyakan merchant menggunakan magnetic stripe seperti yang ada di belakang kartu kredit.

Dengan sistem pembayaran yang lebih familiar itu, LoopPay lebih disukai oleh para merchant. Saat ini LoopPay sudah diterima di 10 juta lokasi merchant. Sementara  Google Wallet dan Apple Pay, yang menggunakan NFC, baru diterima di sedikit merchant.

Eksekutif Samsung mengatakan LoopPay akan tersedia di Samsung Galaxy S6 dan akan tersedia mulai 1 Maret 2015 di ajang MWC 2015 di Barcelona. Dengan demikian, dalam satu ponsel Samsung akan ada dua metode pembayaran mobile.

Samsung juga akan menjadi vendor ponsel pertama yang bisa menyatukan dua platform pembayaran dalam satu smartphone. Hal ini tentu saja membuat para petinggi Google gerah, karena mitra terbesar mereka sekarang juga menjadi pesaing.(AI/MS)

Apple & JDI Bangun Pabrik Layar Senilai USD 1,7 Miliar

0

gsmarena_001 (3)JAKARTA – Berdasarkan laporan media di Jepang, Apple dan Japan Display (JDI) akan bekerja sama membangun sebuah pabrik layar senilai USD 1,7 miliar atau sekitar 200 miliar yen. Pabrik ini akan terletak di Ishikawa, daerah pusat kota Jepang.

Seperti dikutip dari GSM Arena, Sabtu (21/02/2015), pabrik patungan Apple dan JDI ini ditargetkan beroperasi pada 2016. Produksi layar di pabrik Ishikawa ini, ternyata hanya untuk suplai device Apple saja, bukan untuk device merek lain.

Pihak JDI enggan memberikan komentar terkait hal ini. Tapi, perusahaan mengatakan bahwa mereka selalu mencari cara untuk menjadi lebih kompetitif, termasuk dengan membangun fasilitas produksi baru.

Pabrik display akan menadai investasi besar Apple lainnya. Baru-baru ini, perusahaan yang berbasis di Cupertino ini menginvestasikan USD 2 miliar untuk membangun data center dan USD 850 juta untuk bangun pembangkit tenaga matahari. (AI/MS)

Siap-siap! Apple Tes iOS 8.3 Beta untuk Publik

0

screenshot-2014-09-29-11-00-43JAKARTA – Berdasarkan pengakuan beberapa narasumber terkait, Apple akan merilis program beta untuk iOS terbaru di Maret ini. Untuk pertama kalinya, Apple menggunakan tes publik untuk menguji OS barunya.

Apple meniru kesuksesan uji coba program beta ke publik di OS X Yosemite. Untuk awalnya, uji publik diawali dengan iOS 8.3 beta di Maret. Lalu dilanjutkan uji publik iOS 9 beta di musim panas mendatang, atau sekitar Juni. Rilis akhir iOS 9 diperkirakan pada musim gugur tahun ini.

Tujuan utama melakukan pratinjau iOS 8.3 adalah untuk menyingkirkan bug di devices Apple, dan bagi yang ingin berpartisipasi bisa mendaftar ke program Apple Seed.

Dikutip telsetNews dari Phone Arena, Sabtu (21/02/2015), tes beta ini terbatas hanya untuk 100.000 pendaftar saja. Tiap pendaftar yang diterima harus memberikan laporan penuh dan komprehensif.

iOS 8.3 merupakan OS untuk mendukung perusahaan yang berbasis di Cupertino ini mengembangkan teknologi Wireless CarPlay. OS ini mengandung emoji, Siri, serta beberapa bahasa kode lain. Apple juga membangun iOS 8.4 dengan sandi “Copper, untuk mendukung layanan musik streaming.(AI/MS)

Desain Metal Galaxy S6 Terungkap di Teaser Terbaru Samsung

0

I am TheNextGalaxyJAKARTA – Setelah sebelumnya merilis dua teaser, Samsung kembali meluncurkan teaser video terbaru untuk flagship smartphone Galaxy S6. Perilisan teaser ini sebagai upaya Samsung mempromosikan smartphone unggulan terbarunya itu yang kabarnya akan diumumkan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2015.

Perhelatan MWC 2015 tinggal hitungan hari. Samsung semakin gencar membuat orang penasaran dengan flagship terbarunya Galaxy S6. Lewat teaser video terbaru ini, Samsung sedikit mengungkap desain Galaxy S6.

Dikutip dari Sammobile, Jumat (20/2/2015), sama seperti teaser sebelumnya yang mengungkap performa dan kemampuan kamera S6, dalam teaser terbaru ini juga masih menggunakan hashtag #TheNextGalaxy.

Video pendek berdurasi 21 detik ini memberi kita sedikit gambaran bahawa Galaxy S6 akan memiliki desain tipis dan curve.  Dan kilauan cahaya dalam video itu seperti ingin memastikan S6 bakal memiliki frame berbahan metal.

Nah, biar tidak penasaran, silahkan Anda melihat teaser video terbaru Samsung Galaxy S6 di bawah ini:

Bos Motorola: Apple Banyak Keruk Duit Pelanggan

0

Jony Ive AppleJAKARTA – Begawan desain Apple, Jony Ive beberapa waktu lalu melontarkan sindiran pada vendor ponsel yang  mempunyai layanan memungkinkan pengguna mengkustomisasi desain ponsel dengan pilihan warna dan back cover yang diinginkan. Meki tidak menyebut brand, namun sindiran itu merujuk pada layanan yang dimiliki Motorola, yakni Moto Maker.

Saat itu kepada The New Yorker, Ive mengatakan bahwa layanan yang membolehkan pengguna untuk mendesain ponselnya sendiri itu seperti ingin melepaskan tanggung jawab desain ponsel kepada pengguna.

“Mereka mempersilahkan pembeli membuat ponsel sesukanya. Mereka bisa memilih warna yang disukai. Cara seperti itu seperti melepaskan tanggung jawab sebagai seorang desainer kepada pengguna,” sindir Ive kepada The New Yorker beberapa waktu lalu.

Meski tidak menyebut secara langsung nama vendor yang dimaksud, tapi ternyata sindiran Ive tadi langsung membuat  merah kuping Presiden Motorola, Rick Osterloh. Tak perlu heran, karena memang Motorola memiliki layanan seperti yang dimaksud dengan nama Moto Maker.

Tak terima dengan sindirian Ive, bos Motorola itu membeberkan filosofi perusahaan yang dipimpinnya. Menurut Osterloh, Motorola menganut filosofi yang berbeda dengan Apple, dimana para pelanggan bisa dilibatkan secara langsung dalam proses merancang produk.

Tak cukup menjelaskan filosofi perusahaannya, Osterloh juga menyindir balik Ive dengan mengatakan bahwa Apple terlalu mahal dalam mematok harga untuk produk ponsel andalan mereka, iPhone.

“Kita bisa melihat sebuah dikotomi yang sangat nyata di pasar, dimana Anda bisa melihat perusahaan seperti Apple yang mencetak keuntungan sangat besar karena mematok harga gila-gilaan pada produk-produk mereka,” ketus Osterloh, seperti dikutip telsetNews dari BBC, Jumat (20/2/2015).

Menurutnya, pendekatan seperti itu kurang menjanjikan. Oleh sebab itu Motorola lebih memilih untuk menghadirkan produk alternatif yang bagus dengan kualitas yang setara, tapi dengan harga yang terjangkau.

“Kegagalan terbesar industri ponsel juga merupakan peluang terbesar di industri tersebut, yaitu menciptakan perangkat yang bagus, tapi tetap terjangkau bagi pelanggan yang tidak ingin mengeluarkan uang terlalu banyak,” sindir Osterloh lagi. [HBS]

 

LG G Flex 2 Sambangi AS 13 Maret, Indonesia?

0

LG G Flex 2JAKARTA – Sejak resmi dirilis di Korea Selatan, LG akhirnya siap merilis G Flex 2 ke pasar dunia. Pre-order yang dilakukan di Amerika Serikat melalui operator Sprint, menjadi sinyal positif handset layar melengkung ini mulai dipasarkan di berbagai belahan dunia.

Dilansir telsetNews dari Phone Arena (20/2/2015), operator Spint mulai membuka pemesan untuk LG G Flex 2 hari ini 20 Februari 2015 (waktu setempat). Dapat dipastikan juga handset ini akan dirilis secara resmi pada 13 Maret mendatang.

Selain warna silver, Sprint juga memboyong G Flex 2 dalam varian warna ‘volcano red’. Sementara operator AT&T dan US Celullar hanya akan menyediakan varian warna silver. Mengenai harga, ponsel melengkung generasi kedua ini dibanderol USD 0 dengan cicilan USD 21 selama 24 bulan atau USD 500 dengan sistem kontrak.

Belajar dari suksesor G Flex, LG menghadirkan ukuran yang lebih kecil namun tentu dengan performa yang lebih baik. G Flex 2 merupakan salah satu ponsel pertama yang diukung prosesor Qualcomm 64-bit octa-core Snapdragon 810 dan sistem operasi Android 5.0 Lollipop.

LG G Flex 2 menggunakan layar berdimensi 5,5 inci 1080p dengan teknologi layar P-OLED dan bobot 152 gram. Sensor kamera belakang 13 megapiksel dengan laser auto focus, RAM 3 GB, memori internal 32 GB dan baterai 3.000mAh.

Selain menyambangi Negeri Paman Sam, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat G Flex 2 juga akan tersedia di pasar Eropa dan Asia. Kapan kira-kira handset besutan Negeri Ginseng ini rilis di Indonesia? Kita tunggu saja.[EA/HBS]

MWC Jadi Debut Penerus Galaxy Round?

0
Samsung Galaxy Round
Samsung Galaxy Round

JAKARTA – Selain akan mengumumkan Galaxy S6, dalam perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2015 nanti, Samsung juga akan menyiapkan produk unggulan lainnya. Menurut kabar yang beredar, Samsung akan memperkenalkan seri lanjutan dari Galaxy Round.

Smartphone baru dengan nomor model SM-G930 itu sudah beredar dikalangan media yang memantau persiapan acara tahunan di Barcelona itu. Kabar ini mulai tersebar setelah melihat nomor model perangkat yang disiapkan Samsung. Ada tiga perangkat yang diketahui akan segera meluncur di MWC.

Pertama, Samsung Galaxy S6 yang menyandang nomor model SM-G920, Kedua, Galaxy S6 Edge dengan nomor model SM-G925. Sedangkan Samsung Galaxy Round yang pada seri awal memiliki nomor model SM-G910, 10 digit lebih tinggi dari Galaxy S5 (SM-G900). Demikian seperti dilaporkan Techradar, Jumat (20/2/2015).

Samsung Galaxy Round sendiri pertama kali dirilis pada tahun 2013 lalu. Smartphone premium ini mengusung desain yang cukup menarik dengan bodi yang melengkung dari sisi ke sisi, berbeda dengan LG G Flex 2 yang melengkung dari atas ke bawah.

Kita tunggu saja kepastiannya pada saat acara MWC 2015 akan digelar pada 1 Maret mendatang. Telsetnews akan melaporkan secara langsung untuk Anda. [HBS]

2020, Apple Siap Produksi Mobil Pintar?

0
Apple Car ilusrasi
Ilustrasi (ist)

JAKARTA – Sukses sebagai salah satu perusahaan paling inovatif di dunia membuat Apple tak henti menelurkan produk berteknologi tinggi. Beredarnya kabar mengenai kemunculan mobil pintar Apple memicu tanda tanya, kapan mobile berteknologi tinggi ini akan mulai diproduksi?

Sebagai pendatang baru, perusahaan asal Cupertino ini tentu membutuhkan waktu lebih untuk proses riset dan pengembangan, terutama dalam hal desain dan perakitan. Bloomberg baru-baru ini bahkan memprediksi Apple baru bisa mewujudkan rumor kemunculan mobil perdananya di awal tahun 2020.

Kabar lain yang beredar seperti diwartakan The Verge (20/2/2015), menyebut perusahaan peninggalan mendiang Steve Jobs ini baru mulai proses R&D di penghujung tahun 2014.

Hal tersebut memungkinkan tim pengembang memerlukan waktu setidaknya lima hingga enam tahun untuk merampungkan mimpi besar mereka. Prediksi ini bukan tanpa dasar, mengingat handset pertama yang dirilis Apple tahun 2007 ternyata mulai dikembangkan dan dibahas secara internal sejak tahun 2004.

Laporan senada juga dirilis Wall Street Journal yang memprediksi Apple akan menyerupai mini-van. Sejumlah perdebatan yang beredar mengindikasikan mobil dengan kode nama “Project Titan” ini akan mengandalkan tenaga listrik – dugaan itu terkait perekrutan sejumlah karyawan dari perusahaan pembuat baterai mobil EV A123.

Sejauh mana kebenaran rumor yang beredar? Benarkah mobil ini akan mengusung nama iCar? Kita tunggu saja aksi Apple yang identik sebagai perusahaan pencetus ide kreatif nantinya.[EA/HBS]

Sah! Ini Dia Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S2

0

Samsung Galaxy Tab ilustrasiJAKARTA – Hampir sepekan jelang peluncuran handset terbarunya, spesifikasi Samsung Galaxy Tab S2 seakan mengakhiri perbincangan panjang. Sammobile (20/2/2015), membocorkan catatan spesifikasi lengkap suksesor Galaxy Tab.

Rasio layar 4:3 dengan resolusi layar 2048×1536 piksel. Sekedar perbandingan Galaxy Tab generasi pertama menggunakan resolusi layar 2560×1600 piksel.

Dua model terbaru berukuran 8 inci dan 9,7 inci akan ditenagai prosesor Exynoss 7420. Jaringan LTE dengan baterai berkapasitas 3.580mAh dan 5.870mAh dipastikan akan melengkapi tablet terbaru perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut. Demikian dilansir telsetNews dari laman Ubergizmo.

Kamera belakang 8 megapiksel, kamera depan 2,1 MP, RAM 3GB dan memori internal 32GB dengan dukungan slot memori eksternal.

Tidak cukup sampai disitu, tablet terbaru ini juga diprediksi akan menjadi handset berlayar bongsor pertama yang bmenggunakan material metal. Bahkan rumor sebelumnya menyebut Samsung memangkas ketebalan handsetnya hingga lebih tipis dari iPad Air 2.[EA/HBS]

Inbox Diam-diam Sudah ‘Mendarat’ di iPad

0

Inbox di iPadJAKARTA – Lupakan sejenak bocoran handset terbaru yang akan muncul di ajang Mobile World Congress 2014. Kabar terbaru muncul dari Google yang diam-diam merilis aplikasi Inbox untuk pengguna iPad.

Mengutip laman Engadget (20/2/2015), Inbox secara resmi tersedia di AppStore di Amerika Serikat dan Jerman. Menyusul ketersediaannya di beberapa negara lain di dunia.

Dalam screenshot yang beredar menunjukkan tampilan Inbox untuk iPad serupa dengan tampilannya di Android. Google tidak memberikan perubahan siginifikan untuk pengguna iPad.

Untuk mencicipi Inbox, pengguna iPad justru lebih dimudahkan karena tidak harus menunggu undangan dari teman atau dari Google. Pengguna iPad hanya perlu mengunduh Inbox dan log in menggunakan akun Google yang masih aktif.

Google Inbox merupakan aplikasi yang menyatukan Google Now dan Gmail. Pengguna dapat lebih mudah mengecek notifikasi email, pengingat agenda rapat, jadwal perjalanan hingga transaksi belanja online.[EA/HBS]

Ingin Lebih Cepat, Microsoft Gandeng Mozilla

0
Speed ilustrasi
Ilustrasi (ist)

JAKARTA – Pada OS Windows 10, browser Microsoft, baik IE dan Spartan, akan mendapatkan speed up dari teknologi Firefox, terutama untuk game berbasis Web di JavaScripts. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi OS Windows untuk menampilkan performa terbaik.

Kerja sama ini tidak pernah terfikirkan sebelumnya. Microsoft secara kuat melakukan endorse teknologi Mozilla, yakni asm.js untuk membawa game dengan grafik intens dan performa perangkat lunak penting lain untuk Web.

Kerja sama ini tentu saja menyenangkan bagi Mozilla, sebagai produsen Firefox. Sebab misi utama kerja sama ini untuk mempromosikan Web sebagai bagian terbuka dari komputasi. Di waktu lampau, untuk menarik perhatian pengguna software ke Web, Mozilla membangun asm.js yang didesain untuk mengakselerasi beberapa software Web, misal game dengan karatker yang membutuhkan lingkungan 3D.

Sementara Microsoft punya misi lain. Seperti dilansir telsetNews dari Cnet, Jumat (20/2/2015), melalui kerja sama ini, Microsoft ingin mendorong programer untuk menulis lebih banyak software untuk Windows.

Microsoft mengumumkan akan membangun asm.js ke Chakra, komponen inti dalam IE dan Spartan di Windows 10. Chakra adalah media Microsoft untuk menjalankan program yang ditulis di JavaScripts, bahasa pemrograman di Web.

Dengan kerja sama ini, Windows 10 dalam IE dan Spartan akan berkompetisi dengan nyaman dengan teknologi Web lain seperti Safari, Firefox, Chrome, dalam rangka menarik minat pengembang Web. Selain itu, Microsoft merangkul teknologi lain untuk mendukung eksistensi Microsoft, sesuai arahan CEO Microsoft Satya Nadella.[AI/HBS]

Update OS BlackBerry 10.3.1 Sudah Tersedia

0

BlackBerry OS 10.3.1 updateJAKARTA – BlackBerry hari ini merilis update OS terbaru BlackBerry 10.3.1. Pada update kali ini, BlackBerry membawa sejumlah perbaikan pada bugs dan peningkatan performa pada perangkat BlackBerry 10.

Ada tujuh perangkat yang mendapatkan update terbaru ini, yaitu BlackBerry Q5, Q10, Z10, Z30, Z3, Porsche Design P’9983, dan Passport. Menariknya, meski Passport kebagian update OS, tapi BlackBerry Classic yang diluncurkan hampir berbarengan tidak masuk dalam daftar perangkat yang menerima update OS BlackBerry 10.3.1.

Dalam keterangan yang dilansir GSMArena, Jumat (20/2/2015), update software ini membawa beberapa perbaikan pada bugs dan peningkatan performa. Kabar bagus lainnya, Amazon Appstore akan bisa Anda temui sebagai aplikasi pre-installed bersama BlackBerry World.

Fitur baru yang dihadirkan dalam update BlackBerry 10.3.1 antara lain BlackBerry Blend. Fitur ini memungkinkan Anda memindahkan pesan-pesan dan konten yang ada di smartphone BlackBerry ke komputer atau tablet dengan lebih mudah.

Kemudian ada juga BlackBerry Assistant yang dapat membantu penggunanya dengan memakai perintah suara dan teks, mirip seperti Siri di iPhone. Sementara BlackBerry Hub mendapatkan fitur Instant Actions, yang dapat memudahkan pengguna mengatur inbox dengan mudah, tanpa harus masuk ke setiap pesan.

Sementara itu, shortcut keyboard akan kembali dihadirkan pada perangkat BlackBerry Q5, Q10, Porsche Design P’9983, dan Passport. Fitur Power Saving Profile juga mendapatkan update, dimana kini Anda bisa mengubahnya sesuai keinginan, sehingga akan menghemat baterai hingga 15%.

Update diberikan juga untuk fitur Camera yang mendapatkan beberapa fungsi baru. Salah satunya adalah rekomendasi otomatis. Begitupun untuk fitur pemutar musik, kini dibeikan 17 pengaturan equalizer, dan bisa memilih lagu-lagu, foto, atau video favorit Anda dengan lebih mudah.

Bagi Anda para pekerja professional, akan semakin dipermudah dengan fitur Meeting Mode yang terhubung dengan Calendar. Fitur ini akan mengatur perangkat BlackBerry Anda secara otomatis ke mode sunyi untuk durasi waktu tertentu, saat sedang melakukan rapat, dan akan kembali menghidupkan notifikasi setelah rapat selesai.

Update BlackBerry 10.3.1 ini sudah dirilis mulai hari ini. Bagi Anda pengguna perangkat BlackBerry 10 seperti yang disebutkan tadi, bisa mulai mencek apakah sudah mendapatkan notifikasi dari BlackBerry. Jika sudah mendapat notifikasinya, Anda bisa segera mengunduhnya. [HBS]