Beranda blog Halaman 256

Samsung PlayGalaxy Cup Season 4: Pemenang dan Kehebatan Galaxy Z Fold7

Pernahkah Anda membayangkan bermain game kompetitif di smartphone lipat terbaru dengan performa setara PC? Samsung baru saja membuktikannya melalui ajang esports bergengsi, #PlayGalaxy Cup Season 4. Acara yang digelar di New Delhi ini bukan sekadar pertarungan biasa—melainkan panggung bagi 48 gamer dan konten kreator top India untuk menguji batas kemampuan Galaxy Z Fold7 dalam sesi maraton selama 4,5 jam.

Sejak diluncurkan dua tahun lalu, #PlayGalaxy Cup telah berevolusi menjadi platform esports paling dinanti di India. Menurut Aditya Babbar, Wakil Presiden MX Business Samsung India, turnamen ini sengaja dirancang sebagai laboratorium uji nyata untuk perangkat flagship mereka. “Ini tentang merayakan bakat gaming sekaligus mendorong hardware ke batas maksimalnya,” tegasnya dalam rilis resmi.

Lantas, siapa yang berhasil mengklaim gelar juara? Bagaimana pengalaman gaming di Galaxy Z Fold7 yang diklaim 15% lebih tipis dan ringan dari pendahulunya? Simak analisis lengkapnya berikut ini.

PlayGalaxy Cup Season 4: Pertarungan Sengit Para Legenda

Tim Delhi AI Legends sukses mempertahankan reputasi sebagai kiblat gaming India dengan menyabet gelar juara. Squad yang dihuni nama-nama besar seperti Techno Gamerz (YouTuber dengan 30 juta subscriber), iPreet (streamer Favorit), Mayur Gaming, dan Tahir Feugo FF ini menunjukkan dominasi tak terbantahkan sepanjang turnamen.

Posisi runner-up pertama diraih oleh Guwahati Galaxy Guardians dengan duo maut Soneeta dan Desi Chora. Sementara itu, Ahmedabad AI Avengers—yang diperkuat Regaltos dan Ashi is Live—harus puas di peringkat ketiga. Kompetisi yang disiarkan langsung via YouTube Samsung India ini berhasil menjangkau 350 juta penonton, termasuk yang menyaksikan di gerai eksklusif Samsung.

Galaxy Z Fold7: Arena Baru untuk Gaming Mobile

Samsung sengaja menjadikan Z Fold7 sebagai “senjata utama” di turnamen ini. Tak heran—smartphone lipat terbaru mereka dibekali Snapdragon 8 Elite chipset yang mampu menangani sesi gaming intensif tanpa throttling. Menurut laporan hands-on peserta, desain yang lebih ramping (tebal hanya 11.2mm saat terbuka) membuat genggaman lebih nyaman untuk sesi marathon.

Fitur lain yang mendapat pujian adalah layar utama 7.6 inci dengan refresh rate 120Hz. “Gerakan karakter terasa lebih fluid berkat LTPO 3.0 technology. Bahkan di setting grafis maksimal, tidak ada lag sama sekali,” ungkap Techno Gamerz usai pertandingan. Performa ini selaras dengan bocoran resmi Samsung tentang peningkatan efisiensi termal hingga 22%.

Masa Depan Esports di Ujung Jari

Keberhasilan PlayGalaxy Cup Season 4 membuktikan bahwa perangkat foldable sudah siap menjadi platform esports serius. “Dulu orang ragu apakah smartphone lipat cocok untuk gaming kompetitif. Kini, Z Fold7 menjawab keraguan itu dengan desain revolusioner dan performa elite,” papar Babbar.

Antusiasme peserta dan penonton juga menandai versi baru dari engagement brand. Menurut data Samsung, 68% penonton turnamen ini ternyata adalah calon pembeli perangkat flagship mereka. Strategi ini sejalan dengan teaser Galaxy Z Fold7 Ultra yang mengusung konsep “gaming tanpa kompromi”.

Dengan kesuksesan kali ini, kabarnya Samsung sedang mempersiapkan edisi khusus PlayGalaxy Cup untuk wilayah Asia Tenggara—termasuk Indonesia. Siapkah Anda menjadi bagian dari revolusi gaming foldable?

Xiaomi 15 Ultra 100 Years of Leica: Limited Edition yang Bikin Kolektor Ngiler

Telset.id – Bayangkan sebuah smartphone yang tidak hanya menghadirkan performa gahar, tetapi juga membawa warisan sejarah fotografi dalam genggaman Anda. Xiaomi 15 Ultra 100 Years of Leica Edition hadir sebagai penghormatan kepada 100 tahun kamera ikonis Leica 1, menggabungkan teknologi mutakhir dengan sentuhan klasik yang memikat.

Kolaborasi Xiaomi dan Leica memang bukan hal baru. Namun, edisi spesial ini menaikkan levelnya dengan desain eksklusif dan paket kolektor yang sulit ditolak. Bagi para pecinta fotografi dan kolektor gadget, ini bukan sekadar smartphone—ini adalah karya seni yang layak dipajang.

Lantas, apa yang membuat Xiaomi 15 Ultra edisi terbatas ini begitu istimewa? Mari kita telusuri lebih dalam.

Desain yang Menghormati Sejarah

Xiaomi 15 Ultra 100 Years of Leica Edition hadir dengan desain yang terinspirasi langsung dari Leica 1, kamera legendaris yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1925. Bagian belakang smartphone ini menggunakan material silver dengan aksen emas, terutama pada cincin kamera besar yang menjadi ciri khasnya.

Uniknya, frame perangkat sengaja didesain dengan efek “terkelupas” berwarna abu-abu untuk menampilkan logam di bawahnya. Sentuhan ini memberikan kesan vintage layaknya kamera klasik yang telah digunakan bertahun-tahun. Desain ini tidak hanya estetik, tetapi juga sarat makna—sebuah penghargaan untuk perjalanan panjang Leica dalam dunia fotografi.

Xiaomi 15 Ultra 100 Years of Leica Edition

Paket Kolektor Eksklusif

Xiaomi tidak main-main dengan edisi spesial ini. Perangkat ini datang dalam kotak hadir besar yang berisi buku foto eksklusif “Xiaomi x Leica Humanistic Photography Series”. Buku ini menampilkan karya-karya fotografi menakjubkan yang diambil menggunakan seri Xiaomi Ultra, menunjukkan betapa mumpuninya kemampuan kamera smartphone ini.

Meski desainnya berbeda, secara teknis edisi spesial ini memiliki spesifikasi yang sama dengan Xiaomi 15 Ultra reguler. Artinya, Anda tetap mendapatkan sistem kamera canggih dengan sensor utama 1 inci, telephoto 200MP dengan zoom optik 4.3x, serta lensa ultra-wide 50MP.

Performa Tanpa Kompromi

Di balik desainnya yang memukau, Xiaomi 15 Ultra 100 Years of Leica Edition tetap membawa spesifikasi flagship terbaik. Perangkat ini ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite SoC, layar LTPO AMOLED QHD 6.73 inci, dan bodi dengan rating IP68. Dengan kombinasi ini, pengalaman penggunaan sehari-hari maupun untuk fotografi profesional akan tetap mulus.

Kemampuan kameranya juga patut diperhitungkan dalam persaingan flagship 2025. Sensor utamanya yang besar memungkinkan penangkapan cahaya lebih optimal, sementara telephoto 200MP-nya menjanjikan detail luar biasa bahkan pada zoom yang cukup jauh.

Edisi Terbatas untuk Kolektor Sejati

Xiaomi 15 Ultra 100 Years of Leica Edition jelas bukan produk untuk semua orang. Dengan jumlah yang terbatas dan paket eksklusifnya, smartphone ini lebih ditujukan untuk kolektor dan penggemar berat fotografi yang menghargai nilai sejarah di baliknya.

Peluncuran edisi spesial ini juga bertepatan dengan rilis warna baru dan grip kamera yang lebih ergonomis untuk varian reguler Xiaomi 15 Ultra. Tampaknya Xiaomi serius ingin memperkuat posisinya di segmen smartphone fotografi high-end.

Bagi Anda yang mencari smartphone dengan kemampuan fotografi terbaik namun menginginkan sesuatu yang berbeda dari mainstream, Xiaomi 15 Ultra 100 Years of Leica Edition layak dipertimbangkan. Ini bukan sekadar gadget, melainkan sebuah karya yang menghubungkan teknologi mutakhir dengan warisan fotografi yang kaya.

Arsip Story Instagram Hilang? Ini Penyebab dan Solusinya

0

Telset.id – Pernahkah Anda membuka arsip Story Instagram hanya untuk menemukan momen berharga itu tiba-tiba lenyap? Anda tidak sendirian. Sejak pertengahan 2024, ribuan pengguna melaporkan arsip Stories mereka menghilang tanpa jejak. Masalah ini bukan sekadar kesalahan pengguna, melainkan bug sistem yang telah dikonfirmasi oleh Meta, perusahaan induk Instagram.

Platform berbagi foto dan video ini memang kerap menghadirkan fitur baru, seperti kemampuan durasi Instagram Live yang diperpanjang hingga 4 jam. Namun, di balik inovasinya, masalah teknis seperti hilangnya arsip Story justru mengganggu pengalaman pengguna. Lantas, apa sebenarnya penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?

Mengapa Arsip Story Instagram Bisa Hilang?

Berdasarkan laporan pengguna dan pernyataan resmi Meta, setidaknya ada empat penyebab utama hilangnya arsip Story:

  • Bug Sistem Instagram: Sejak Juli 2024, Meta mengakui adanya bug teknis yang menyebabkan arsip Stories dan Sorotan terhapus otomatis. Konten yang hilang akibat bug ini umumnya tidak dapat dipulihkan.
  • Kesalahan Pengguna: Menu “Hapus” dan “Arsip” yang terlalu mirip sering membuat pengguna tak sengaja menghapus Story sebelum 24 jam berakhir.
  • Masalah Perangkat atau Akun: Login berganti perangkat, akun yang diretas, atau terkena suspend bisa membuat arsip tidak muncul.
  • Cache atau Pembaruan Aplikasi: Versi Instagram yang usang dan cache menumpuk mengganggu proses penyimpanan arsip.

Cara Mengatasi dan Mencegah Kehilangan Arsip

Jika arsip Story Anda hilang, jangan panik. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda coba:

  1. Perbarui atau Instal Ulang Aplikasi: Pastikan Instagram versi terbaru. Jika masalah berlanjut, hapus dan instal ulang aplikasi.
  2. Bersihkan Cache: Pengguna Android bisa masuk ke Menu → Aplikasi → Instagram → Penyimpanan → Hapus Cache.
  3. Periksa Pengaturan Arsip: Aktifkan opsi “Simpan ke Arsip” di Settings → Privasi → Story.
  4. Login Ulang atau Coba Perangkat Lain: Sinkronisasi ulang akun atau cek arsip di perangkat berbeda.

Untuk perlindungan jangka panjang, lakukan backup data secara berkala menggunakan fitur Download Your Information di Instagram. Simpan cadangan di Google Drive, Dropbox, atau penyimpanan lokal.

Jika semua solusi di atas gagal, laporkan masalah melalui Settings → Help → Report a Problem. Meskipun Meta belum menjamin pemulihan data, laporan Anda bisa membantu percepatan perbaikan bug.

Kehilangan arsip Story memang menjengkelkan, apalagi jika berisi momen spesial. Namun, dengan memahami penyebab dan menerapkan langkah pencegahan, Anda bisa meminimalisir risiko di masa depan. Selalu ingat: dalam dunia digital, backup adalah kunci.

6 Tips Jitu Hemat Baterai Samsung Agar Tak Cepat Habis

0

Telset.id – Pernahkah Anda merasa frustasi karena baterai ponsel Samsung tiba-tiba lowbat di tengah meeting penting atau saat sedang asyik streaming? Anda tidak sendirian. Masalah baterai cepat habis menjadi keluhan umum pengguna smartphone, termasuk deretan flagship Samsung seperti Galaxy Z Flip7 yang baru saja rilis. Padahal, dengan beberapa penyesuaian sederhana, daya tahan baterai bisa diperpanjang secara signifikan.

Di era di mana smartphone telah menjadi ekstensi diri, kehabisan baterai ibarat kehilangan akses ke dunia digital. Mulai dari kerja remote, transaksi keuangan, hingga dokumentasi momen berharga – semuanya bergantung pada performa baterai. Kabar baiknya, Samsung telah menyematkan berbagai fitur cerdas untuk mengoptimalkan konsumsi daya.

Lantas, strategi apa saja yang benar-benar efektif berdasarkan pengalaman pengguna dan rekomendasi resmi Samsung? Simak analisis mendalam berikut yang dirangkum Telset.id dari berbagai sumber terpercaya.

1. Manfaatkan Mode Hemat Daya dengan Strategis

Fitur Power Saving Mode pada perangkat Samsung bukan sekadar gimmick. Sistem ini bekerja dengan:

  • Membatasi kecepatan CPU hingga 70%
  • Menonaktifkan animasi antarmuka
  • Mengurangi kecerahan layar secara otomatis
  • Membekukan aplikasi latar belakang

Untuk situasi kritis, aktifkan Ultra Power Saving Mode yang bisa memperpanjang baterai hingga 3x lipat dengan hanya mengizinkan aplikasi esensial beroperasi. Fitur ini sangat berguna ketika Anda sedang bepergian tanpa akses charger.

2. Atur Kecerahan Layar Secara Dinamis

Layar AMOLED Samsung yang memukau ternyata menyumbang 30-40% konsumsi baterai. Beberapa trik penghematan:

  • Aktifkan Adaptive Brightness untuk penyesuaian otomatis
  • Turunkan kecerahan ke level 40-50% di ruangan tertutup
  • Gunakan tema gelap (Dark Mode) untuk panel AMOLED

3. Kontrol Aplikasi yang Rakus Daya

Buka Device Care > Battery untuk melihat daftar aplikasi yang paling banyak menguras baterai. Aplikasi media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook sering menjadi biang kerok. Solusinya:

  • Batasi waktu penggunaan dengan Digital Wellbeing
  • Nonaktifkan Background Data untuk aplikasi non-esensial
  • Hapus atau force stop aplikasi yang jarang digunakan

4. Matikan Konektivitas yang Tidak Perlu

Fitur konektivitas modern seperti 5G, Bluetooth, dan GPS memang praktis, tetapi menjadi “silent killer” bagi baterai. Beberapa rekomendasi:

  • Gunakan WiFi ketimbang data seluler ketika memungkinkan
  • Matikan Location Services saat tidak digunakan
  • Aktifkan Airplane Mode saat tidur atau di area sinyal lemah

5. Optimalkan Pengisian Daya

Kebiasaan mengisi baterai yang salah justru memperpendek umur sel baterai. Ikuti panduan dari Samsung:

  • Hindari pengisian hingga 100% secara rutin (berhenti di 80-90%)
  • Jangan biarkan baterai kosong total sebelum diisi
  • Gunakan charger original dengan teknologi Adaptive Fast Charging

Dengan menerapkan tips di atas secara konsisten, pengguna bisa merasakan peningkatan signifikan pada ketahanan baterai Samsung mereka. Seperti kata pepatah, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati – dalam hal ini, lebih baik menghemat baterai daripada terus-menerus mencari colokan listrik.

Tips Jitu Merawat Layar AMOLED Agar Terhindar dari Burn-In

0

Telset.id – Layar AMOLED telah menjadi standar baru di dunia smartphone, menawarkan warna yang hidup dan kontras yang memukau. Namun, di balik keindahannya, ada ancaman tersembunyi: burn-in. Bayangkan, ikon aplikasi atau status bar yang terekam permanen di layar—siapa yang mau mengalami hal itu? Jika Anda pengguna ponsel dengan layar AMOLED, artikel ini wajib dibaca sampai tuntas.

Mengapa Burn-In Bisa Terjadi?

Layar AMOLED bekerja dengan cara menyalakan piksel individual untuk menampilkan gambar. Ketika elemen statis seperti ikon atau wallpaper bertahan terlalu lama, piksel tersebut akan mengalami keausan lebih cepat dibandingkan area lain. Hasilnya? Bayangan samar yang sulit dihilangkan. Kabar baiknya, dengan perawatan tepat, risiko ini bisa diminimalisir.

8 Strategi Ampuh Cegah Burn-In

1. Atur Kecerahan dengan Bijak

Kecerahan maksimal mungkin terlihat memukau, tapi itu seperti memaksa mesin bekerja terus tanpa istirahat. Gunakan pengaturan kecerahan adaptif atau turunkan levelnya di ruangan gelap. Tidak hanya menghemat baterai, langkah ini juga memperpanjang usia layar.

2. Ganti Wallpaper Secara Berkala

Wallpaper yang sama selama berbulan-bulan? Itu resep cepat menuju burn-in. Variasikan gambar latar belakang setiap minggu, atau gunakan live wallpaper yang dinamis. Bonus: suasana ponsel pun selalu terasa fresh!

3. Jangan Biarkan Layar Menyala Terlalu Lama

Setel waktu tidur layar maksimal 30 detik. Jika sering membaca artikel panjang, aktifkan fitur screen timeout extension alih-alih membiarkan layar terus menyala.

4. Manfaatkan Mode Gelap

AMOLED unggul dalam menampilkan hitam pekat karena pikselnya benar-benar mati. Aktifkan dark mode untuk mengurangi beban kerja layar sekaligus memberi kesan premium pada antarmuka.

5. Aktifkan Screen Saver

Fitur klasik ini masih relevan! Pilih screensaver dengan animasi sederhana yang bergerak perlahan untuk mencegah stagnasi piksel.

6. Hindari Suhu Ekstrem

Jangan tinggalkan ponsel di dashboard mobil yang terik atau di luar ruangan saat musim dingin. Panel AMOLED sangat sensitif terhadap perubahan suhu drastis.

7. Gunakan Aplikasi Pendukung

Aplikasi seperti OLED Saver atau Pixel Refresher membantu merotasi elemen layar secara berkala. Tapi ingat, pilih yang minimalis agar tidak membebani RAM.

8. Bersihkan Layar dengan Cara Tepat

Debu dan sidik jari bukan cuma mengganggu penampilan, tapi juga bisa mempercepat degradasi lapisan oleophobic. Gunakan kain microfiber dan hindari alkohol atau pembersih keras.

Fakta Menarik: AMOLED vs LCD

Berbeda dengan LCD yang membutuhkan backlight, AMOLED menghasilkan cahaya sendiri per piksel. Ini membuatnya lebih hemat daya saat menampilkan warna gelap, tapi juga lebih rentan terhadap burn-in jika tidak dirawat dengan benar.

Terakhir, ingatlah: layar AMOLED ibarat kanvas digital—semakin hati-hati Anda menggunakannya, semakin lama ia akan mempertahankan keindahan aslinya. Sudah siap menerapkan tips di atas?

6 Fitur Keamanan Samsung yang Wajib Diaktifkan untuk Perlindungan Maksimal

0

Telset.id – Di era digital yang semakin canggih, keamanan ponsel bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mutlak. Sebagai salah satu brand smartphone terkemuka, Samsung telah membekali perangkatnya dengan beragam fitur keamanan canggih. Namun, tahukah Anda bahwa banyak pengguna yang belum memanfaatkannya secara optimal?

Ancaman siber kini semakin beragam, mulai dari pencurian data hingga serangan malware yang bisa merugikan pengguna. Menurut laporan terbaru, serangan siber pada perangkat mobile meningkat hingga 50% dalam setahun terakhir. Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk lebih serius dalam mengamankan perangkat.

Berikut enam pengaturan keamanan penting di ponsel Samsung yang wajib Anda aktifkan untuk perlindungan maksimal. Fitur-fitur ini tidak hanya melindungi data pribadi, tetapi juga menjaga perangkat dari tangan-tangan jahil dan serangan digital.

1. Pembaruan Keamanan: Tameng Pertama Melawan Ancaman

Pembaruan keamanan adalah pertahanan dasar yang sering diabaikan. Samsung secara rutin merilis update untuk menutup celah keamanan dan memperbaiki kerentanan sistem. Dengan memastikan ponsel selalu ter-update, Anda bisa meminimalkan risiko ancaman terbaru.

Cara mengaktifkannya: Buka Pengaturan > Tentang Ponsel > Pembaruan Perangkat Lunak. Unduh update yang tersedia. Seperti dilaporkan dalam artikel sebelumnya, Samsung berkomitmen memberikan update keamanan secara berkala.

2. Kunci Sebelum Mematikan Perangkat: Penghalang Bagi Pencuri

Fitur ini mencegah orang lain mematikan ponsel tanpa izin. Ketika ponsel hilang, pencuri tidak bisa dengan mudah mematikannya, sehingga Anda masih bisa melacak lokasinya.

Cara mengaktifkan: Pengaturan > Keamanan > aktifkan Kunci sebelum Mematikan Perangkat. Fitur serupa juga tersedia di Samsung Galaxy A55 5G dan A35 5G dengan keamanan berlapis.

3. Pemblokiran Otomatis: Filter Panggilan Tak Diinginkan

Auto blocker membantu melindungi dari panggilan spam atau nomor asing yang mengganggu. Fitur ini secara otomatis memblokir panggilan dari nomor tak dikenal atau yang sering dilaporkan sebagai spam.

Cara mengaktifkan: Buka aplikasi Telepon > Pengaturan > aktifkan opsi Blokir Panggilan dari Nomor Tidak Dikenal.

4. Lindungi Clipboard: Penjaga Data Sensitif

Clipboard menyimpan berbagai data sensitif yang Anda salin. Fitur ini mencegah aplikasi lain mengakses data tersebut tanpa izin.

Cara mengaktifkan: Pengaturan > Privasi > aktifkan Lindungi Clipboard. Fitur keamanan serupa juga dihadirkan di Samsung Galaxy A15 dengan perlindungan yang lebih baik.

5. Sembunyikan Aplikasi dan Folder: Ruang Rahasia Anda

Secure Folder adalah ruang khusus untuk menyimpan aplikasi dan file pribadi dengan keamanan ekstra. Anda bisa menyembunyikannya agar tidak terlihat oleh orang lain.

Cara mengaktifkan: Pengaturan > Keamanan dan Privasi > Secure Folder > aktifkan opsi penyembunyian.

6. Temukan Perangkat Saya: Pelacak Cerdas

Find My Mobile memungkinkan Anda melacak ponsel yang hilang, mengunci layar dari jarak jauh, atau menghapus data penting.

Cara mengaktifkan: Pengaturan > Biometrik dan Keamanan > aktifkan Find My Mobile.

Perlu diingat, pengaturan yang tersedia bisa berbeda tergantung model dan versi OS. Selalu perbarui perangkat ke versi terbaru untuk mendapatkan perlindungan optimal. Dengan mengaktifkan keenam fitur ini, Anda bisa menggunakan ponsel Samsung dengan lebih aman dan nyaman di era digital yang penuh tantangan ini.

8 Penyebab Baterai Handphone Bocor dan Cara Mencegahnya Agar Awet

0

Telset.id – Di era digital seperti sekarang, smartphone telah menjadi kebutuhan primer yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, di balik manfaatnya yang luar biasa, ada satu masalah yang sering mengintai: baterai handphone bocor. Masalah ini tidak hanya mengganggu performa perangkat, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan seperti kebakaran atau ledakan. Lalu, apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mencegahnya?

Baterai bocor bukanlah masalah sepele. Menurut berbagai laporan, kasus kebocoran baterai sering kali terjadi akibat kesalahan penggunaan yang tidak disadari oleh pengguna. Mulai dari kebiasaan mengisi daya semalaman hingga penggunaan charger non-original, semua bisa menjadi pemicu. Nah, sebelum terlambat, mari kita bahas secara mendalam penyebab dan solusinya.

Berikut adalah delapan penyebab utama baterai handphone bocor yang perlu Anda waspadai:

1. Menggunakan Ponsel Saat Terlalu Panas

Paparan suhu panas berlebih adalah musuh utama baterai ponsel. Aktivitas seperti bermain game berat dalam durasi panjang atau menggunakan ponsel di bawah terik matahari dapat memicu kenaikan suhu signifikan. Jika dibiarkan, panas berlebih dapat merusak komponen baterai dan menyebabkan kebocoran. Solusinya? Istirahatkan ponsel sejenak atau kurangi aktivitas yang memicu panas berlebih. Untuk tips lebih lanjut, simak artikel kami tentang cara amankan smartphone dari cuaca panas.

2. Mengisi Daya Tidak Sampai Penuh

Khusus untuk baterai jenis Lithium Ion (Li-Ion), umur baterai ditentukan dari siklus isi ulang. Terlalu sering mencabut charger sebelum daya terisi penuh dapat memperpendek usia baterai dan membuatnya rentan bocor. Mulailah kebiasaan mengisi daya hingga penuh sebelum melepas charger.

3. Mengisi Daya Saat Baterai Belum Lemah

Kebiasaan mengisi daya sebelum baterai benar-benar lemah juga berpotensi merusak siklus baterai. Idealnya, pengisian dilakukan saat daya tinggal sekitar 15 persen atau lebih rendah. Beberapa produsen seperti Samsung bahkan menyarankan untuk mengisi daya di kisaran 30-80 persen untuk memperpanjang usia baterai.

4. Menggunakan Ponsel Saat Dicharge

Kebiasaan memainkan ponsel saat sedang diisi daya dapat memicu peningkatan suhu yang signifikan. Jika memang mendesak, gunakan ponsel dengan teknologi pengisian cepat untuk meminimalkan waktu pengisian.

5. Menjalankan Banyak Aplikasi Sekaligus

Multitasking memang keunggulan smartphone modern, tetapi membuka banyak aplikasi sekaligus dapat membuat baterai terkuras lebih cepat. Pastikan untuk menutup aplikasi yang tidak digunakan melalui task manager.

6. Tidak Menggunakan Charger Asli

Penggunaan charger non-original dapat mempengaruhi kualitas pengisian daya. Meski harganya lebih mahal, charger asli dirancang sesuai standar keamanan dan kompatibel dengan ponsel Anda. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pentingnya charger asli, simak proses perakitan ponsel profesional yang memperhatikan setiap detail komponen.

7. Mengisi Daya Semalaman

Meninggalkan ponsel terhubung ke charger sepanjang malam dapat memicu kerusakan pada baterai. Pasokan listrik yang terus mengalir meski baterai sudah penuh akan membuat komponen baterai cepat aus.

8. Korosi pada Lempengan Baterai

Korosi pada terminal baterai dapat mengganggu penghantaran arus listrik. Bersihkan endapan pada terminal secara berkala untuk memastikan arus listrik tetap lancar.

Dengan memahami berbagai penyebab kebocoran baterai di atas, Anda dapat lebih bijak dalam merawat perangkat kesayangan. Ingat, baterai yang sehat tidak hanya membuat ponsel bekerja optimal, tetapi juga menjaga keselamatan Anda.

9 Kesalahan Fatal yang Bikin Baterai Laptop Cepat Bocor dan Rusak

0

Telset.id – Baterai laptop adalah nyawa kedua perangkat Anda. Tanpanya, laptop mahal sekalipun hanya akan menjadi bongkahan logam tak berguna. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan sehari-hari bisa menjadi pembunuh diam-diam bagi baterai laptop? Dari kebiasaan charge sembarangan hingga penggunaan multitasking berlebihan, berikut sembilan kesalahan fatal yang tanpa disadari mempercepat kerusakan baterai laptop.

Baterai lithium-ion modern memang dirancang tahan lama, tetapi tetap memiliki batas ketahanan. Menurut riset Battery University, siklus hidup baterai laptop bisa turun drastis hingga 50% hanya dalam setahun jika digunakan dengan cara yang salah. Ironisnya, banyak pengguna justru melakukan kesalahan-kesalahan dasar yang sebenarnya mudah dihindari.

Mari kita kupas tuntas sembilan kebiasaan buruk yang sering dilakukan pengguna laptop, lengkap dengan penjelasan ilmiah mengapa hal tersebut merusak baterai dan solusi praktis untuk menghindarinya.

1. Langsung Pakai Tanpa Charge Awal

Banyak pengguna langsung membuka dan menggunakan laptop baru begitu keluar dari kotak. Padahal, baterai laptop baru biasanya hanya terisi 50-60% kapasitasnya. “Langsung menggunakan laptop baru tanpa charge awal penuh bisa menyebabkan ketidakseimbangan sel baterai,” jelas Dr. Andi Wijaya, pakar teknologi baterai dari ITB.

Solusinya sederhana: charge laptop baru dalam kondisi mati selama 4-6 jam sebelum digunakan pertama kali. Proses ini memungkinkan sistem manajemen baterai (BMS) melakukan kalibrasi awal untuk memastikan semua sel bekerja optimal.

2. Multitasking Saat Mengisi Daya

Kebiasaan menggunakan laptop sambil dicharge adalah kombinasi mematikan. “Ini seperti memaksa seseorang berlari marathon sambil makan – sistem akan bekerja terlalu keras,” analogi teknisi laptop senior dari Acer Indonesia.

Saat digunakan sambil dicharge, baterai mengalami siklus mikro-discharge yang mempercepat degradasi sel. Lebih parah lagi, panas yang dihasilkan dari proses charging dan penggunaan bersamaan menjadi faktor utama kebocoran elektrolit baterai.

3. Membiarkan Laptop Mati Total

Membiarkan laptop mati karena kehabisan daya sama saja dengan menyiksa baterainya. “Saat tegangan baterai turun di bawah threshold minimum, terjadi stres oksidatif pada sel lithium-ion,” papar Dr. Wijaya.

Untuk mencegahnya, aktifkan fitur low-battery warning di sistem operasi Anda. Sebagai alternatif, beberapa laptop premium seperti Lenovo Yoga Pro 7i Aura Edition sudah dilengkapi teknologi AI yang secara otomatis mengoptimalkan daya saat baterai mencapai 10%.

4. Overcharging: Silent Killer Baterai

Membiarkan laptop terhubung ke charger setelah penuh adalah kesalahan klasik. Baterai modern memang memiliki sistem proteksi overcharge, tetapi tetap mengalami stres termal yang memperpendek umurnya.

Solusi modern? Gunakan laptop dengan teknologi charge cerdas seperti Acer Predator Triton Neo 16 yang bisa membatasi charge otomatis di 80% ketika digunakan dalam waktu lama.

5. Layar Terlalu Terang

Tahukah Anda bahwa kecerahan layar menyumbang 30-40% konsumsi daya laptop? “Semakin terang layar, semakin besar arus yang harus disuplai baterai,” jelas spesialis display dari Intel.

Atur kecerahan pada level 50-70% untuk keseimbangan antara kenyamanan mata dan penghematan baterai. Gunakan fitur adaptive brightness yang tersedia di sebagian besar laptop modern.

6. Sering Melepas-Pasang Baterai

Kebiasaan melepas baterai saat laptop digunakan dengan daya listrik langsung justru berbahaya. “Perubahan sumber daya mendadak menyebabkan fluktuasi tegangan yang merusak sirkuit pengisian,” ungkap teknisi resmi Dell.

Kecuali untuk keperluan pemeliharaan khusus, biarkan baterai terpasang. Pastikan Anda menggunakan kabel charger yang terawat baik untuk menghindari masalah daya.

7. Multitasking Berlebihan

Membuka 10 tab browser sambil menjalankan Photoshop dan game AAA? Anda sedang membunuh baterai laptop secara perlahan. Setiap aplikasi yang berjalan membutuhkan alokasi daya tertentu.

Manfaatkan Task Manager untuk memantau aplikasi yang menguras daya. Tutup program yang tidak digunakan dan batasi multitasking berat saat menggunakan baterai.

8. Stopkontak Bercabang

Mengisi daya laptop melalui stopkontak bercabang berisiko menyebabkan fluktuasi tegangan. “Tegangan tidak stabil memperberat kerja IC pengatur daya pada baterai,” terang engineer dari Schneider Electric.

Gunakan selalu stopkontak langsung atau UPS jika memungkinkan. Pastikan kabel charger dalam kondisi prima untuk transfer daya yang optimal.

9. Mengabaikan Kerusakan Fisik

Baterai yang menggembung atau bocor adalah tanda bahaya serius. “Satu sel baterai yang rusak bisa memicu reaksi berantai yang berujung pada thermal runaway,” peringatan keras dari Badan Pengawas Peralatan Elektronik.

Segera ganti baterai yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan fisik. Jangan mencoba memperbaikinya sendiri karena risiko kebakaran yang tinggi.

Merawat baterai laptop sebenarnya tidak rumit – cukup hindari sembilan kesalahan di atas dan ikuti siklus charge yang benar. Dengan perawatan tepat, baterai laptop Anda bisa bertahan 3-5 tahun tanpa masalah berarti. Bagaimanapun, mencegah selalu lebih baik daripada mengeluarkan biaya besar untuk mengganti baterai atau bahkan seluruh laptop.

10 Game Offline Terbaik 2025: Seru Tanpa Internet

0

Telset.id – Masih sering frustasi karena koneksi internet lemot saat bermain game? Tenang, Anda tidak sendirian. Di era di mana game online mendominasi, ternyata game offline masih menjadi pilihan utama bagi banyak gamer. Baik untuk menghemat kuota, bermain di daerah dengan sinyal terbatas, atau sekadar menikmati pengalaman gaming tanpa gangguan, game offline menawarkan solusi praktis dengan kualitas yang tak kalah memukau.

Perkembangan teknologi telah menghadirkan game offline dengan grafis yang semakin canggih dan gameplay yang lebih imersif. Mulai dari petualangan epik, balapan seru, hingga pertarungan sengit, semua bisa dinikmati tanpa perlu khawatir tentang jaringan internet. Berikut adalah 10 rekomendasi game offline terbaik yang wajib Anda coba di tahun 2025.

1. Subway Surfers: Endless Runner yang Tak Pernah Membosankan

Game legendaris ini masih bertahan sebagai salah satu game offline paling populer. Dengan konsep endless runner yang sederhana namun adiktif, Subway Surfers mengajak pemain untuk berlari menghindari rintangan sambil mengumpulkan koin. Event musiman dan pembaruan karakter membuat game ini tetap segar meski sudah bertahun-tahun dirilis.

2. Need for Speed™ No Limits: Balapan Seru Tanpa Koneksi

Bagi penggemar balapan, game ini adalah pilihan tepat. Meski memiliki mode online, Need for Speed™ No Limits juga menyediakan mode karier yang bisa dinikmati secara offline. Dengan koleksi mobil mewah seperti BMW M4 dan McLaren 650S, sensasi balapannya sungguh memacu adrenalin.

3. Shadow Fight 2: Pertarungan Ninja yang Memukau

Game bertema ninja ini menawarkan pertarungan dengan gaya siluet yang unik. Kombinasi serangan dan pertahanan yang tepat menjadi kunci untuk mengalahkan musuh. Visual yang apik dan gameplay yang menantang membuat Shadow Fight 2 layak masuk daftar game offline terbaik.

4. Temple Run 2: Petualangan di Kuil Kuno

Sequel dari game klasik ini menghadirkan grafis yang lebih baik dan tantangan yang lebih variatif. Berlari, melompat, dan menghindari rintangan di kuil kuno tetap menjadi pengalaman yang seru meski dimainkan secara offline.

5. Hitman Sniper: Misi Pembunuhan yang Menegangkan

Game strategi ini menempatkan pemain sebagai Agent 47, seorang pembunuh bayaran yang harus menyelesaikan misi dengan ketepatan tembak. Dengan lebih dari 150 misi yang bisa dimainkan offline, Hitman Sniper menawarkan gameplay yang mendalam dan memuaskan.

6. Alto’s Odyssey: Berselancar di Padang Pasir

Game dengan suasana visual yang menenangkan ini cocok untuk melepas penat. Pemain diajak berselancar di padang pasir sambil menghindari rintangan dan mengumpulkan koin. Desain minimalis dan musik yang menenangkan membuat Alto’s Odyssey begitu istimewa.

7. Dream League Soccer: Sepak Bola di Genggaman

Bagi pecinta sepak bola, game ini adalah pilihan terbaik. Dengan lisensi klub dan pemain sungguhan, Dream League Soccer memungkinkan Anda membangun tim impian dan berkompetisi dalam berbagai mode, termasuk yang bisa dimainkan offline.

8. Minecraft: Pocket Edition: Dunia Kreatif Tanpa Batas

Versi mobile dari game fenomenal ini tetap mempertahankan esensi Minecraft. Baik mode kreatif maupun survival, semua bisa dinikmati tanpa koneksi internet. Bangun, jelajahi, dan bertahan hidup di dunia pixel yang luas.

9. Asphalt 9: Legends: Balapan Super Kencang

Grafis berkualitas tinggi dan gameplay arcade yang seru membuat Asphalt 9: Legends menjadi salah satu game balapan terbaik. Meski memiliki fitur online, mode kariernya tetap bisa dinikmati secara offline.

10. Mortal Kombat X: Pertarungan Brutal Tanpa Internet

Game pertarungan ikonik ini menghadirkan aksi brutal dan jurus-jurus mematikan. Dengan mode misi dan latihan yang bisa dimainkan offline, Mortal Kombat X tetap menghibur meski tanpa koneksi internet.

Dari petualangan hingga balapan, 10 game offline terbaik ini membuktikan bahwa hiburan berkualitas tidak selalu membutuhkan koneksi internet. Jadi, mana yang akan Anda coba pertama kali?

Cara Membaca Pesan WhatsApp Tanpa Centang Biru: Rahasia yang Jarang Diketahui

0

Telset.id – Pernahkah Anda ingin membaca pesan WhatsApp tanpa si pengirim tahu? Entah karena sedang sibuk, tidak ingin terburu-buru merespons, atau sekadar menjaga privasi, keinginan ini wajar muncul di era komunikasi instan seperti sekarang. Kabar baiknya, ada beberapa trik efektif untuk membaca pesan WhatsApp tanpa memicu centang biru—dan beberapa di antaranya bahkan tidak memerlukan aplikasi tambahan.

WhatsApp, sebagai platform pesan instan terpopuler di dunia, memang dirancang untuk memudahkan komunikasi. Namun, fitur seperti read receipts (centang biru) terkadang justru membuat pengguna merasa “terjebak” dalam kewajiban merespons segera. Untungnya, ada celah-celah kecil dalam sistem yang bisa dimanfaatkan untuk membaca pesan secara diam-diam.

Dalam artikel ini, kami akan mengupas tuntas berbagai metode—mulai dari yang paling sederhana hingga sedikit teknis—untuk membantu Anda menjaga privasi sekaligus mengontrol waktu respons di WhatsApp. Simak selengkapnya!

1. Membaca Lewat Notifikasi: Cara Paling Instan

Salah satu cara termudah adalah memanfaatkan notifikasi. Ketika pesan masuk, Anda bisa membacanya langsung dari layar kunci (lock screen) atau panel notifikasi tanpa perlu membuka aplikasi WhatsApp. Di perangkat Android, cukup geser panel notifikasi ke bawah dan pesan akan terlihat di sana.

Kelemahan metode ini adalah Anda hanya bisa membaca teks singkat. Untuk pesan panjang, biasanya hanya sebagian yang muncul. Selain itu, konten media seperti foto, video, atau pesan suara tidak akan ditampilkan di notifikasi.

2. Mode Pesawat: Trik Klasik yang Masih Efektif

Ini adalah metode yang sudah lama dikenal namun tetap ampuh. Caranya sederhana:

  • Aktifkan airplane mode saat pesan masuk
  • Buka WhatsApp dan baca pesan yang diinginkan
  • Tutup aplikasi, lalu matikan airplane mode

Dengan cara ini, tanda “dibaca” tidak akan terkirim ke pengirim karena koneksi internet dimatikan sebelum Anda membuka chat. Namun ingat, Anda harus benar-benar menutup aplikasi sebelum mematikan airplane mode agar trik ini berhasil.

3. Nonaktifkan Read Receipts: Solusi Jangka Panjang

Jika Anda ingin solusi yang lebih permanen, pertimbangkan untuk mematikan fitur read receipts. Caranya:

  1. Buka WhatsApp > Pengaturan > Akun > Privasi
  2. Nonaktifkan opsi “Laporan Dibaca”

Dengan ini, centang biru tidak akan muncul meskipun Anda membuka pesan. Namun perlu diingat, fitur ini hanya berlaku untuk chat pribadi—di grup, tanda baca tetap akan muncul. Selain itu, ketika Anda mematikan read receipts, Anda juga tidak bisa melihat apakah orang lain telah membaca pesan Anda.

4. Widget WhatsApp: Solusi untuk Pengguna Android

Pengguna Android memiliki keuntungan tambahan berupa widget WhatsApp. Dengan menambahkan widget chat ke layar utama, Anda bisa melihat pesan baru tanpa membuka aplikasi penuh. Caranya:

  • Tekan lama di layar utama > Pilih Widget
  • Cari widget WhatsApp > Pilih ukuran yang diinginkan
  • Tempatkan di layar utama

Sama seperti notifikasi, widget hanya menampilkan teks—media tidak akan terlihat. Namun metode ini sangat praktis untuk memantau percakapan penting tanpa harus membuka aplikasi.

5. WhatsApp Web: Baca Pesan dengan Cepat

Bagi yang sering bekerja di komputer, WhatsApp Web menawarkan cara pintas untuk membaca pesan tanpa membuka chat penuh. Cukup arahkan kursor ke chat yang ingin dibaca, dan preview pesan terakhir akan muncul. Ini sangat berguna untuk memindai percakapan penting dengan cepat.

6. Peek/3D Touch: Keunggulan iPhone

Pengguna iPhone (model 6s ke atas) bisa memanfaatkan fitur 3D Touch atau tap-and-hold di daftar chat untuk membuka preview pesan. Dengan ini, Anda bisa membaca isi pesan tanpa benar-benar membuka thread percakapan.

Fitur Baru: Ringkasan Pesan oleh Meta AI

Mulai 25 Juni 2025, WhatsApp meluncurkan fitur Message Summaries di AS yang menggunakan Meta AI untuk meringkas pesan yang belum dibaca. Fitur ini memungkinkan pengguna mendapatkan inti pesan tanpa perlu membukanya—sangat berguna untuk mengelola percakapan panjang. Sayangnya, fitur ini masih terbatas di Amerika Serikat dan harus diaktifkan manual.

Meski berbagai metode di atas efektif untuk menjaga privasi, penting untuk diingat bahwa tidak ada solusi sempurna. Untuk konten media seperti foto, video, dan pesan suara, Anda tetap harus membuka chat penuh—yang berarti centang biru akan muncul. Selain itu, penggunaan yang bijak tetap diperlukan untuk menjaga etika komunikasi.

Seperti dilaporkan sebelumnya di Telset, WhatsApp terus mengembangkan fitur-fitur baru termasuk kemampuan untuk membisukan panggilan dari nomor tidak dikenal dan fitur newsletter yang kontroversial karena tidak mendukung enkripsi end-to-end. Perkembangan ini menunjukkan betapa platform pesan instan ini terus berevolusi untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam.

Honor X70 Resmi Dirilis: Baterai Raksasa 8.300 mAh dan Ketangguhan IP69K

Telset.id – Bayangkan smartphone yang bisa bertahan di bawah guyuran air deras, terendam dalam kolam, bahkan terkena tekanan jet air—tanpa kerusakan. Itulah yang ditawarkan Honor X70, ponsel terbaru dari brand China yang baru saja diumumkan. Dengan ketangguhan IP69K dan baterai 8.300 mAh, perangkat ini siap menemani petualangan Anda tanpa khawatir kehabisan daya atau rusak karena elemen alam.

Honor X70 bukan sekadar ponsel biasa. Di balik bodi rampingnya yang hanya 7,76 mm, tersimpan sejumlah fitur premium yang biasanya hanya ditemukan di perangkat flagship. Mulai dari layar AMOLED canggih hingga chipset Snapdragon 6 Gen 4, Honor membuktikan bahwa ponsel budget bisa menawarkan pengalaman high-end.

Lantas, apa saja keunggulan Honor X70 yang membuatnya layak dipertimbangkan? Mari kita telusuri lebih dalam.

Desain Tangguh dengan Perlindungan IP69K

Honor X70 hadir dengan sertifikasi ketahanan IP66, IP68, dan IP69K—kombinasi yang jarang ditemukan di ponsel sekelasnya. Artinya, perangkat ini tak hanya tahan debu dan air, tetapi juga mampu bertahan dari tekanan air berkecepatan tinggi. Cocok untuk Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan atau bekerja di lingkungan ekstrem.

Meski memiliki baterai besar 8.300 mAh, bobot Honor X70 tetap terjaga di 199 gram. Ponsel ini tersedia dalam empat pilihan warna: Midnight Black, Bamboo Green, Moon White, dan Cinnabar Red—masing-masing menawarkan kesan elegan namun tetap sporty.

Layar AMOLED 1.5K dengan Teknologi Mata Lelah

Honor X70 mengusung layar 6,79 inci beresolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz. Teknologi 3840Hz PWM dimming mengurangi efek flicker yang sering menyebabkan mata lelah, sementara tingkat kecerahan hingga 6.000 nits memastikan visibilitas optimal di bawah terik matahari.

Diklaim mencakup 100% gamut warna DCI-P3, layar ini menjanjikan reproduksi warna yang akurat untuk pengalaman menonton yang imersif. Cocok untuk Anda yang gemar streaming konten HDR atau bermain game grafis tinggi.

Dapur Pacu Snapdragon 6 Gen 4 dan Baterai Monster

Di sektor performa, Honor X70 mengandalkan Snapdragon 6 Gen 4—chipset terbaru Qualcomm yang dirancang untuk efisiensi daya. Dikombinasikan dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan 512GB, perangkat ini mampu menangani multitasking berat dan game AAA dengan lancar.

Baterai 8.300 mAh menjadi salah satu fitur unggulan. Dengan dukungan pengisian cepat 80W (baik kabel maupun nirkabel untuk varian 512GB), Honor X70 bisa diisi ulang dari 0-50% dalam waktu sekitar 30 menit. Daya tahan baterai diklaim bisa bertahan hingga 2 hari pemakaian intensif.

Sistem Kamera dan Fitur Tambahan

Untuk fotografi, Honor X70 membekalkan kamera utama 50MP dengan OIS dan lensa ultra-wide 8MP. Meski tidak sebanyak ponsel flagship, kombinasi ini cukup mumpuni untuk kebutuhan harian. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 8MP yang mendukung pengenalan wajah.

Fitur lain yang tak kalah menarik meliputi:

  • Pemindai sidik jari di bawah layar
  • Stereo speaker untuk audio yang lebih kaya
  • Dukungan NFC dan WiFi 6
  • Sensor infrared untuk mengontrol perangkat elektronik

Harga dan Ketersediaan

Honor X70 mulai dijual di China pada 18 Juli 2025 dengan harga sebagai berikut:

  • 8GB + 128GB: 1.399 yuan (~Rp 3,1 juta)
  • 8GB + 256GB: 1.599 yuan (~Rp 3,5 juta)
  • 12GB + 256GB: 1.799 yuan (~Rp 4 juta)
  • 12GB + 512GB: 1.999 yuan (~Rp 4,4 juta)

Dengan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, Honor X70 berpotensi menjadi salah satu ponsel mid-range terbaik di kelasnya. Tertarik mencoba?

Indosat, Kemkomdigi, dan Mastercard Luncurkan Modul Pelatihan Cybersecurity

Telset.id – Di era serba digital, ancaman siber kian mengintai. Namun, kabar baik datang dari kolaborasi strategis Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), serta Mastercard Indonesia. Ketiganya baru saja meluncurkan modul pelatihan literasi digital berbasis cybersecurity melalui platform Learning Management System (LMS) yang terintegrasi dengan Digital Talent Scholarship (DTS). Inisiatif ini menargetkan satu juta talenta digital Indonesia pada 2029.

Boni Pudjianto, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM Komdigi), menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan aman. “Kolaborasi ini adalah fondasi kuat untuk menyiapkan talenta digital yang tangguh,” ujarnya. Modul pelatihan mencakup materi dasar hingga menengah, seperti mitigasi risiko siber, pembuatan kata sandi kuat, hingga deteksi serangan phishing. Peserta yang lulus akan mendapat sertifikat berbahasa Indonesia.

Kolaborasi yang Berkelanjutan

Ini bukan kali pertama Indosat dan Mastercard bersinergi. Sebelumnya, mereka telah meluncurkan Cybersecurity Center of Excellence (COE) untuk meningkatkan literasi siber masyarakat. Irsyad Sahroni, Direktur dan CHRO Indosat, menyebut kolaborasi terbaru ini sebagai langkah nyata memperluas akses pendidikan digital. “Kami ingin menciptakan generasi yang siap bersaing di dunia digital,” tegasnya.

Dampak bagi UMKM dan Masyarakat Umum

Modul ini dirancang praktis, khususnya untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang rentan serangan siber. Aileen Goh dari Mastercard Indonesia menekankan, literasi digital adalah kunci ketahanan nasional. “Pelatihan gratis ini akan menjangkau berbagai lapisan masyarakat,” ucapnya. Program ini juga sejalan dengan inisiatif lain seperti pelatihan Tokopedia untuk penerima Kartu Prakerja, yang fokus pada pemberdayaan ekonomi digital.

Dengan meningkatnya kasus serangan data beracun, pelatihan semacam ini menjadi kebutuhan mendesak. Apalagi, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam hal kesadaran cybersecurity. Kolaborasi tripartit ini bisa menjadi model bagi inisiatif serupa di masa depan.