IBM Ubah Truk jadi Pusat Pelatihan Keamanan Siber

Truk trailer IBM

Telset.id, Jakarta – IBM menciptakan truk khusus yang berfungsi sebagai pusat pelatihan keamanan siber. Truk trailer IBM tersebut akan membantu masyarakat dan pelaku bisnis untuk melatih kemampuan mereka dalam menangkal serangan hacker.

Dua tahun lalu, IBM membuka pusat keamanan siber komersil pertama di Amerika Serikat.

Tempat yang IBM pilih adalah Cambridge, Massachusetts, dan dibangun untuk membantu perusahaan berlatih cara merespons simulasi serangan siber.

Dalam sebuah bunker tanpa jendela yang penuh dengan monitor, perangkat kendali atmosfer, puluhan alat kerja, dan studio TV, para partisipan memiliki waktu empat jam untuk menyelidiki dan merespons simulasi serangan siber.

Dilansir Telset.id dari Seattle Times pada Senin (22/10/2018), tempat pelatihan tersebut sangat populer. Sekitar dua ribu orang, termasuk CEO dan anggota dewan dari berbagai perusahaan, telah mengasah kemampuannya dengan mencoba simulasi IBM.

Nah, merujuk kepada keberhasilan itu, IBM pun memutuskan untuk membuat tempat pelatihan kedua. Hanya, kali ini, tempat yang dihadirkan oleh IBM berupa truk besar lengkap dengan gandengan yang menjadi ruang pusat data.

Beberapa waktu lalu, IBM memperkenalkan pusat kontrol siber di dalam semitrailer truk. Truk yang disebut IBM sebagai pusat operasi taktis siber itu akan berhenti di berbagai kampus dan acara-acara terkait keamanan siber sebelum melakukan tur di Eropa.

Awalnya, truk tersebut dibuat untuk edukasi keamanan siber dan juga unit respons mobile. Namun, truk itu pun dapat menjadi tempat yang penuh dengan teknologi canggih agar para pelaku IT bisa melakukan eksperimen tentang cara menghadapi serangan siber.

Di dalamnya terdapat layar sepanjang 12 kaki. Selain itu, ada kabel jaringan sepanjang 20 ribu kaki, dua parabola, pembangkit listrik dengan generator, dan menara dengan intensitas cahaya setara dengan 60 lampu depan mobil. Terdapat juga beberapa rak server dan kontrol multimedia berukuran seperti kulkas besar.

Ketika sedang berjalan, truk terlihat seperti pengangkut barang biasa. Namun, ketika berhenti, truk bisa terbuka dengan ukuran bertambah lebar menjadi tiga kali lipat. Di bawah kanopi truk, terdapat pos komando dengan 22 peralatan kerja dan ruang konferensi.

Menggunakan perangkat berupa tablet, para pekerja IBM bisa menyesuaikan apa yang ditampilkan di berbagai monitor di dalam ruangan. Mereka hanya perlu menekan satu tombol, dan lampu ruangan bisa berubah dari biru menjadi merah. (SN/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here