Beranda blog Halaman 114

OpenAI Tekor Rp 250 Miliar per Hari Gara-gara Video Iseng Netizen

0

Telset.id – OpenAI menghadapi beban finansial signifikan mencapai Rp 250 miliar per hari akibat produksi video AI melalui platform Sora. Laporan Forbes mengungkapkan perusahaan teknologi itu mengeluarkan sekitar 15 juta dollar AS sehari untuk memproses video-video pendek yang mayoritas dibuat pengguna untuk konten hiburan dan eksperimen kreatif.

Biaya operasional tinggi ini muncul karena kompleksitas teknis pembuatan video AI dibandingkan model teks atau gambar. Sora 2 memerlukan komputasi intensif untuk memproses data empat dimensi dan memastikan setiap adegan terlihat realistis di semua frame. Kebutuhan komputasi ini membuat generator video membutuhkan sumber daya GPU jauh lebih besar daripada model AI teks seperti GPT-5 OpenAI.

Analis Cantor Fitzgerald, Deepak Mathivanan, memperkirakan biaya produksi satu video 10 detik di Sora mencapai 1,30 dollar AS (sekitar Rp 21.736). Untuk versi Sora 2 Pro, ongkosnya bisa melonjak hingga 3 dollar AS (sekitar Rp 50.161) per video. Perhitungan ini didasarkan pada kebutuhan GPU yang dapat memakan waktu puluhan menit per video dengan asumsi biaya sewa GPU sekitar 2 dollar AS per jam.

Skala Penggunaan dan Dampak Finansial

Tingkat penggunaan platform menjadi faktor penentu besarnya pengeluaran harian OpenAI. Forbes memperkirakan Sora memiliki basis pengguna sekitar 4,5 juta orang. Jika seperempat dari jumlah tersebut membuat 10 video per hari, total produksi bisa mencapai 11 juta video setiap harinya.

Dengan ongkos rata-rata 1,30 dollar AS per video, OpenAI harus mengeluarkan dana sekitar 15 juta dollar AS per hari atau setara 5,4 miliar dollar AS (Rp 90,3 triliun) per tahun. Kondisi ini membuat Forbes menyebut OpenAI pada dasarnya “membakar jutaan dolar per hari untuk video-video konyol” karena mayoritas konten dibuat untuk tujuan hiburan semata.

Kepala Sora di OpenAI, Bill Peebles, secara terbuka mengakui kondisi ekonomi platform tersebut “sama sekali tidak berkelanjutan” dalam keadaan sekarang. Pernyataan ini mengkonfirmasi tantangan finansial yang dihadapi perusahaan meski OpenAI berhasil menjadi startup paling berharga di dunia.

Strategi Jangka Panjang dan Proyeksi Biaya

Meski menghadapi tekanan finansial, OpenAI tetap mempertahankan akses gratis bagi banyak pengguna Sora. Menurut analis Mizuho, Lloyd Walmsley, strategi ini mengikuti pola umum industri teknologi: investasi besar di fase awal untuk menarik pengguna sebanyak mungkin, menciptakan ketergantungan, kemudian memonetisasi di tahap berikutnya.

Nilai strategis data pengguna juga menjadi pertimbangan penting bagi OpenAI. Setiap video yang dibuat berdasarkan prompt teks memberikan bahan baru untuk melatih model AI agar semakin realistis dan canggih. Pendekatan ini sejalan dengan upaya perusahaan mengembangkan perangkat AI bersama Jony Ive meski menghadapi kendala teknis.

Sejumlah analis memprediksi biaya produksi video AI akan turun drastis dalam waktu dekat. Mathivanan memperkirakan ongkos produksi video bisa lima kali lebih murah tahun depan, dan kembali turun tiga kali lipat pada 2027. Penurunan biaya ini diharapkan membuat operasi Sora lebih berkelanjutan dan masuk akal secara finansial bagi OpenAI.

AJ Kourabi dari SemiAnalysis menilai perkiraan biaya saat ini masih masuk akal, namun mengingatkan bahwa angka tersebut dapat meningkat jika proses rendering video membutuhkan perhitungan lebih kompleks. Optimasi teknologi dan efisiensi infrastruktur menjadi kunci untuk menekan pengeluaran operasional perusahaan di masa depan.

Vivo X300: Flagship dengan Kamera 200 MP dan Performa Dimensity 9500

0

Telset.id – Vivo X300 resmi meluncur Oktober 2025 dengan harga €1.099 atau setara Rp14.999.000 di pasar Indonesia. Smartphone flagship ini menargetkan pengguna yang mengutamakan performa kamera tinggi dan desain premium, dengan membawa sensor utama 200 megapiksel dan chipset MediaTek Dimensity 9500 terbaru.

Di kelas harganya, Vivo X300 bersaing ketat dengan flagship lain yang menawarkan spesifikasi serupa. Dengan bodi aluminium dan kaca yang dilengkapi sertifikasi IP68, perangkat ini dirancang untuk pengalaman pengguna premium. Layar AMOLED 6.31 inci dengan refresh rate adaptif 1-120 Hz dan kecerahan puncak 4500 nits menjadi salah satu daya tarik utamanya.

vivo X300

Kamera Vivo X300: Trio Sensor 200 MP dengan Teknologi Mutakhir

Sistem kamera Vivo X300 menjadi fokus utama dengan konfigurasi triple camera yang mengesankan. Sensor utama Samsung ISOCELL HPB 200 MP dengan aperture ƒ/1.69 menjadi jantung sistem fotografinya. Dilengkapi pixel binning 4-in-1, sensor ini mampu menghasilkan foto 50 MP dengan kualitas cahaya yang optimal. Untuk sudut lebar, Vivo menggunakan sensor Samsung S5KJN1 50 MP dengan aperture ƒ/2.0, sementara lensa telephoto mengandalkan Sony LYT-602 50 MP dengan aperture ƒ/2.5.

Fitur kamera Vivo X300 cukup lengkap dengan optical image stabilization (OIS) pada ketiga lensa, autofocus hybrid (PDAF dan LAF), serta kemampuan rekaman video 4K. Mode malam (Night Mode) dan fitur slow motion hingga 960 fps turut melengkapi kemampuan multimedia perangkat ini. Untuk selfie, sensor 50 MP dengan aperture ƒ/2.0 siap menangkap gambar dengan detail tajam.

vivo X300

Performa dan Benchmark: Dimensity 9500 dengan Skor Antutu 4 Juta

Vivo X300 ditenagai MediaTek Dimensity 9500, chipset flagship berbasis proses 3 nm dengan konfigurasi octa-core. CPU terdiri dari satu core Cortex-X4 berkecepatan 4.21 GHz, tiga core Cortex-A720 3.5 GHz, dan empat core Cortex-A520 2.7 GHz. Didukung GPU Mali G1 Ultra dan RAM 12 GB LPDDR5X, konfigurasi ini menghasilkan skor Antutu v11 mencapai 4.005.932 poin.

Dalam pengujian benchmark, performa Vivo X300 menunjukkan peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya. Chipset Dimensity 9500 berhasil menyeimbangkan antara performa tinggi dan efisiensi daya, dengan sistem pendingin aktif yang menjaga temperatur optimal selama penggunaan intensif. Storage UFS 4.1 berkapasitas 256 GB memastikan kecepatan baca/tulis data yang responsif untuk berbagai aplikasi dan game berat.

vivo X300

Baterai dan Pengisian Daya: 5255 mAh dengan Fast Charging 90W

Kapasitas baterai Vivo X300 sebesar 5255 mAh didukung teknologi fast charging 90W yang mampu mengisi daya dari 0 hingga 100% dalam waktu sekitar 30 menit. Fitur wireless charging 40W dan reverse wireless charging turut melengkapi fleksibilitas pengisian daya. Dengan kombinasi chipset efisien dan optimisasi software, daya tahan baterai dapat bertahan hingga satu hari penuh untuk penggunaan normal.

Untuk konektivitas, Vivo X300 mendukung jaringan 5G dengan beragam band, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan NFC. Port USB-C dengan dukungan USB 3.2 dan OTG memudahkan transfer data berkecepatan tinggi. Sistem audio stereo dengan sertifikasi Hi-Res Audio dan teknologi noise cancellation pada mikrofon memberikan pengalaman multimedia yang imersif.

vivo X300

Kelebihan dan Kekurangan Vivo X300

Kelebihan Vivo X300 terletak pada sistem kamera yang komprehensif dengan tiga sensor berkualitas tinggi. Performa prosesor Dimensity 9500 yang tangguh didukung cooling system efektif, membuatnya cocok untuk gaming dan multitasking intensif. Kualitas layar AMOLED dengan refresh rate adaptif dan kecerahan tinggi menjadi nilai tambah untuk penggunaan outdoor.

Di sisi lain, kekurangan Vivo X300 termasuk harga yang relatif tinggi dibandingkan rival sekelas. Ketidaktersediaan slot microSD mungkin menjadi pertimbangan bagi pengguna yang membutuhkan ekspansi storage. Meski memiliki bodi premium, ketebalan 7.9 mm dan berat 190 gram bisa terasa cukup substantial untuk penggunaan satu tangan.

vivo X300

Vivo X300 berjalan pada Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6, menawarkan pengalaman software yang modern dengan dukungan Google Mobile Services. Fitur keamanan meliputi fingerprint sensor in-display dan face recognition, sementara berbagai sensor termasuk accelerometer, gyroscope, proximity, dan light sensor melengkapi fungsionalitas perangkat.

Dibandingkan dengan varian Pro-nya, Vivo X300 Pro menawarkan konfigurasi yang sedikit berbeda, sementara seri S50 yang akan datang dikabarkan menggunakan platform Snapdragon berbeda. Untuk pengguna yang mencari alternatif dengan chipset serupa, OPPO Find X9 Series dengan MediaTek Dimensity 9500 bisa menjadi pertimbangan.

vivo X300

Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Vivo X300 memposisikan diri sebagai flagship kompetitif di segmen menengah atas. Kombinasi performa kamera yang solid, chipset bertenaga, dan desain premium menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan keseimbangan antara fitur dan performa. Namun, pertimbangan harga Vivo X300 perlu diukur dengan kebutuhan spesifik dan alternatif yang tersedia di pasaran.

WhatsApp Ekspos 3,5 Miliar Nomor Telepon Pengguna

0

Telset.id – WhatsApp, aplikasi pesan instan milik Meta, baru-baru ini terbukti memiliki celah keamanan yang memungkinkan nomor telepon 3,5 miliar penggunanya diekstraksi dengan mudah. Peneliti Austria berhasil mengungkap kerentanan sistem contact discovery WhatsApp yang memungkinkan siapapun memverifikasi keanggotaan dan mengakses informasi profil pengguna hanya dengan memasukkan nomor telepon.

Tim peneliti dari Austria melakukan eksperimen dengan mencoba menambahkan miliaran nomor telepon melalui WhatsApp Web, antarmuka browser layanan tersebut. Mereka mampu memverifikasi sekitar 100 juta nomor telepon per jam, mengungkap tidak hanya status keanggotaan tetapi juga foto profil 57% pengguna dan teks profil 29% pengguna lainnya.

Yang mengejutkan, metode yang digunakan peneliti sama persis dengan cara biasa menambahkan kontak di WhatsApp. “Yang kami lakukan pada dasarnya adalah mencoba menambahkan miliaran nomor – dengan cara yang sama seperti yang Anda lakukan. Anda menambahkan nomor dan kemudian WhatsApp memberi tahu Anda apakah pengguna nomor tersebut memiliki akun atau tidak, dan menunjukkan foto profil serta teks akun mereka,” jelas para peneliti.

Sejarah Panjang Kerentanan yang Diabaikan

Masalah keamanan ini sebenarnya bukan hal baru. Meta, perusahaan induk WhatsApp, telah diperingatkan tentang kerentanan ini sejak 2017 oleh peneliti lain. Namun, perusahaan gagal mengambil tindakan apa pun selama bertahun-tahun, membiarkan celah tersebut terbuka untuk dieksploitasi berbagai pihak dengan niat jahat.

Baru pada April tahun ini, setelah peneliti Austria melaporkan temuan mereka, Meta akhirnya bertindak. Perusahaan mengimplementasikan rate-limiting pada Oktober untuk mencegah penemuan kontak dalam skala besar seperti yang dilakukan para peneliti. Sayangnya, perlindungan ini datang terlambat setelah bertahun-tahun kerentanan dibiarkan terbuka.

Respons Meta dan Klaim Keamanan

Meta membantah adanya pelanggaran keamanan serius dalam insiden ini. Perusahaan menegaskan bahwa semua data yang dapat diakses melalui metode tersebut adalah “informasi dasar yang tersedia untuk publik.” Meta juga menyatakan bahwa foto profil dan teks tidak terekspos untuk pengguna yang memilih untuk menjadikannya privat.

Dalam pernyataannya, Meta meyakinkan semua pihak bahwa perusahaan “tidak menemukan bukti aktor jahat yang menyalahgunakan vektor ini” dan “tidak ada data non-publik yang dapat diakses oleh para peneliti.” Namun, pernyataan ini tidak sepenuhnya menenangkan mengingat betapa mudahnya informasi pribadi pengguna dapat diakses.

Kerentanan keamanan WhatsApp ini semakin mengkhawatirkan mengingat aplikasi ini digunakan oleh miliaran orang di seluruh dunia. Sebelumnya, pengguna WhatsApp bisa sembunyikan alamat IP sebagai upaya perlindungan privasi tambahan, namun celah contact discovery ini menunjukkan perlunya perlindungan yang lebih komprehensif.

Masalah keamanan WhatsApp memang bukan hal baru. Sebelumnya telah dilaporkan bahwa WhatsApp memiliki 12 kerentanan berbahaya yang perlu diwaspadai oleh pengguna. Celah keamanan terbaru ini semakin menegaskan pentingnya memperbarui aplikasi secara rutin dan menggunakan fitur keamanan yang tersedia.

Bagi pengguna yang mengalami masalah dengan verifikasi, tersedia 8 solusi kode verifikasi WhatsApp tidak muncul yang dapat membantu mengamankan akun. Selain itu, pengguna juga perlu memastikan perangkat mereka kompatibel, mengingat HP Android dan iOS versi tertentu tidak bisa lagi pakai WhatsApp karena pembaruan keamanan.

Untuk meningkatkan keamanan data, WhatsApp telah meluncurkan backup terenkripsi passkey untuk keamanan ekstra yang dapat membantu melindungi cadangan percakapan pengguna. Fitur ini menjadi semakin penting mengingat risiko keamanan yang terus bermunculan.

Insiden ini menyoroti pentingnya kesadaran keamanan digital di kalangan pengguna aplikasi pesan instan. Meskipun Meta telah mengklaim tidak ada bukti penyalahgunaan, fakta bahwa miliaran nomor telepon dapat diakses dengan mudah selama bertahun-tahun menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen perusahaan terhadap privasi pengguna.

Pengguna disarankan untuk secara rutin memeriksa pengaturan privasi WhatsApp mereka, membatasi informasi yang dapat dilihat publik, dan selalu menggunakan versi terbaru aplikasi untuk memastikan perlindungan keamanan terbaru telah terpasang.

HMD Terra M: Ponsel Fitur Tahan Banting untuk Pekerja Lapangan

0

Telset.id – Human Mobile Devices (HMD) Global secara resmi meluncurkan HMD Terra M, ponsel fitur tangguh yang dirancang khusus untuk organisasi dan pekerja lapangan. Ponsel yang diumumkan pada Selasa (18/11/2025) ini dibekali dengan sertifikasi ketahanan militer MIL-STD-810H dan rating IP68/IP69K, menjadikannya solusi andal untuk lingkungan kerja ekstrem seperti lokasi konstruksi, area tambang, dan proyek industri.

HMD Terra M dikembangkan dengan fokus utama pada daya tahan dan keandalan dalam kondisi terberat. Perangkat ini melalui serangkaian pengujian ketat yang membuktikan kemampuannya bertahan dari jatuh dari ketinggian 1,8 meter. Kombinasi sertifikasi MIL-STD-810H untuk ketahanan terhadap benturan dan guncangan, serta rating IP68 dan IP69K untuk proteksi terhadap debu dan air, menempatkan Terra M sebagai perangkat komunikasi yang siap menghadapi tantangan lapangan.

Dari segi spesifikasi, HMD Terra M mengusung layar sentuh 2,8 inci yang tetap responsif meski dioperasikan dengan sarung tangan. Meski sudah menggunakan antarmuka layar sentuh, ponsel ini tetap mempertahankan tombol fisik untuk navigasi, mengikuti konsep ponsel fitur konvensional. Fitur khusus seperti tombol Push to Talk (PTT) untuk komunikasi instan dan tombol darurat yang dapat diprogram sesuai kebutuhan pengguna menjadi nilai tambah untuk penggunaan profesional.

Spesifikasi dan Fitur Enterprise

HMD Terra M ditenagai oleh chipset Qualcomm Dragonwing QCM2290 yang dijanjikan akan menerima pembaruan keamanan triwulanan selama lima tahun berturut-turut sejak peluncuran global. Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini menjalankan sistem operasi khusus enterprise yang mendukung proses penyebaran perangkat yang cepat, dilengkapi dengan aplikasi kerja bawaan perusahaan, serta dukungan Mobile Device Management (MDM) untuk pengelolaan yang lebih terpusat.

Konektivitas yang komprehensif menjadi salah satu keunggulan Terra M. Ponsel ini mendukung jaringan 4G, VoLTE, VoWi-Fi, mode hotspot, NFC, SIM ganda, dan eSIM. Dukungan konektivitas yang lengkap ini memastikan pekerja lapangan tetap terhubung dalam berbagai kondisi, sekaligus mendukung integrasi dengan sistem perusahaan.

Untuk daya tahan baterai, HMD Terra M diklaim mampu bertahan hingga 10 hari pemakaian normal. HMD juga menyediakan dua aksesori pendamping berupa charging cradle yang dapat menampung hingga 10 perangkat sekaligus, serta holster belt clip tahan banting untuk akses cepat saat bertugas di lapangan.

Seperti halnya ponsel pintar sederhana lainnya yang fokus pada produktivitas, Terra M menawarkan solusi komunikasi yang andal tanpa distraksi fitur berlebihan. Perangkat ini juga mengadopsi pendekatan serupa dengan fitur unggulan ponsel modern namun dengan penekanan pada keandalan dan ketahanan.

Ketersediaan dan Target Pasar

Meski telah diumumkan, HMD belum mengungkap harga resmi untuk Terra M. Ponsel ini direncanakan akan tersedia untuk publik mulai kuartal pertama 2026 (Januari-Maret) melalui platform HMD Secure dan mitra resmi tertentu. Peluncuran Terra M menunjukkan komitmen HMD dalam memenuhi kebutuhan pasar enterprise yang memerlukan perangkat komunikasi tangguh.

Dukungan pembaruan keamanan jangka panjang pada Terra M sejalan dengan tren industri yang semakin memperhatikan aspek keamanan perangkat, mirip dengan komitmen pembaruan yang ditawarkan oleh Realme UI 7.0 dan Android 16. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi organisasi yang membutuhkan perangkat dengan siklus hidup panjang dan dukungan berkelanjutan.

Kehadiran HMD Terra M di pasar ponsel tahan banting akan bersaing dengan produk sejenis yang menawarkan solusi serupa untuk pekerja lapangan. Dengan spesifikasi yang difokuskan pada ketahanan dan fungsionalitas enterprise, Terra M berpotensi menjadi pilihan utama bagi perusahaan yang memprioritaskan keandalan perangkat dalam operasional lapangan.

Google Rilis Gemini 3, AI Terpintar yang Klaim Saingi GPT-5

0

Telset.id – Google secara resmi meluncurkan model kecerdasan buatan terbarunya, Gemini 3, pada Selasa (18/11/2025) waktu Amerika Serikat. Model AI ini diklaim sebagai teknologi paling pintar yang pernah dikembangkan Google dengan sistem yang sangat akurat dalam memberikan jawaban kepada pengguna.

Dalam pengumuman resmi di blog perusahaan, Google menyatakan bahwa Gemini 3 menggabungkan seluruh kapabilitas model Gemini secara bersamaan untuk memberikan solusi yang lebih komprehensif. “Kini kami memperkenalkan Gemini 3, model kami yang paling pintar, dengan menggabungkan seluruh kapabilitas model Gemini secara bersamaan, untuk memberikanmu sebuah ide untuk direalisasikan,” tulis Google dalam pernyataannya.

Kehadiran Gemini 3 ini menjadi tonggak penting bagi Google dalam persaingan teknologi AI global. Model terbaru ini digadang-gadang mampu melampaui kemampuan GPT-5 dari OpenAI yang baru saja diluncurkan sebelumnya, menandai persaingan ketat antara dua raksasa teknologi dalam pengembangan kecerdasan buatan.

Fitur dan Kemampuan Unggulan Gemini 3

Gemini 3 Pro, versi yang tersedia untuk publik, menawarkan akses langsung melalui aplikasi sejak hari pertama peluncuran. Head of Product dan Senior Director Google DeepMind, Tulsee Doshi, mengungkapkan bahwa model AI baru ini akan membawa perusahaan lebih dekat kepada mesin pencari yang dapat diakses secara universal dan terus berevolusi.

“Saya kira salah satu langkah besar dalam pengarahan model AI ini adalah keluar dari paradigma teks sebagai ‘bentuk untuk merespons’ dan memberikan Anda jawaban yang lebih kaya, lebih lengkap dari apa yang Anda lihat,” jelas Doshi.

Secara teknis, Gemini 3 memiliki kemampuan memahami konteks dan intensi di balik pertanyaan yang diajukan pengguna. Google menjelaskan bahwa pengguna tidak lagi perlu melakukan banyak prompting untuk memberikan konteks pada chatbot, berkat kemampuan natively multimodal yang dimiliki Gemini 3 Pro.

Kemampuan natively multimodal memungkinkan model AI ini memproses teks, gambar, dan audio dalam satu kali proses, berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang menangani ketiga format tersebut secara terpisah. Fitur ini membuka berbagai kemungkinan aplikasi praktis, termasuk kemampuan untuk mengubah foto menjadi objek 3D dengan hasil yang lebih akurat.

Pengalaman Interaksi yang Lebih Mendalam

Google menekankan bahwa Gemini 3 Pro membawa level interaksi yang lebih dalam dan bernuansa dibandingkan pendahulunya. Model AI ini memberikan respons yang pintar, ringkas, dan langsung tanpa memberikan pujian atau sanjungan berlebihan.

“Responsnya pintar, ringkas dan langsung, tak lagi memberi pujian atau sanjungan demi pemaparan yang tulus, seperti memberikan jawaban yang Anda butuh dengar bukan Anda ingin dengar,” jelas Google dalam deskripsi kemampuan Gemini 3.

Perubahan pendekatan ini mencerminkan perkembangan signifikan dalam teknologi conversational AI, di mana model tidak hanya fokus pada kepuasan pengguna jangka pendek tetapi memberikan nilai informasi yang sesungguhnya diperlukan.

Sebagai contoh implementasi praktis, Gemini 3 dapat digunakan untuk menerjemahkan gambar yang berisi informasi resep dan mentransformasikannya menjadi buku resep lengkap. Pengguna juga dapat menciptakan flash cards interaktif untuk mempermudah proses pembelajaran dari video di dalam kelas.

Fitur pembaruan lainnya memungkinkan pengguna membuat visualisasi gambar di ruang kerja yang dinamai “Canvas”, memperluas kemampuan kreatif yang sebelumnya sudah diperkenalkan dalam versi Gemini sebelumnya untuk pembuatan presentasi otomatis.

Peluncuran Gemini 3 juga memperkuat posisi Google dalam ekosistem AI yang semakin kompetitif. Dengan akses publik yang langsung tersedia, Google menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan teknologi AI yang berfokus pada konsumen, sekaligus menjawab kebutuhan pengguna akan alat bantu yang lebih cerdas dan responsif.

Pengembangan Gemini 3 ini sejalan dengan tren perluasan akses AI yang semakin inklusif, meskipun tetap perlu mempertimbangkan aspek keamanan, terutama terkait penggunaan AI oleh pengguna di bawah usia 13 tahun.

Dalam konteks yang lebih luas, kemajuan teknologi AI seperti Gemini 3 juga membawa pertimbangan lingkungan, mengingat perkembangan komputasi AI yang membutuhkan sumber daya signifikan, sebuah isu yang relevan dengan tantangan pengelolaan sampah elektronik global.

Dengan peluncuran Gemini 3, Google tidak hanya memperkuat posisinya dalam persaingan teknologi AI tetapi juga menetapkan standar baru untuk interaksi manusia-komputer yang lebih natural dan kontekstual, membuka babak baru dalam evolusi kecerdasan buatan yang berfokus pada kebutuhan pengguna yang sesungguhnya.

Oppo Find X9 Pro: Flagship dengan Kamera 200MP dan Performa Dimensity 9500

0

Telset.id – Oppo Find X9 Pro resmi memasuki pasar Indonesia pada Oktober 2025 dengan harga pasar Rp 19.999.000. Smartphone flagship ini menargetkan pengguna premium yang mengutamakan performa kamera dan kelengkapan fitur dalam satu paket lengkap.

Perangkat ini dibekali konfigurasi kamera quadruple yang didominasi sensor beresolusi tinggi, termasuk telephoto 200MP. Di sisi performa, chipset MediaTek Dimensity 9500 dengan proses manufaktur 3nm menjadi jantung utama, didukung RAM 16GB dan storage 512GB. Desain premium dengan material kaca dan aluminium dilengkapi sertifikasi IP68 menegaskan posisinya di segmen high-end.

Oppo Find X9 Pro

Desain dan Konstruksi Bodi

Oppo Find X9 Pro mengusung dimensi 76.4 mm x 161.2 mm x 8.2 mm dengan bobot 224 gram. Material kaca dan aluminium memberikan kesan premium sekaligus menjamin daya tahan. Sertifikasi IP68 menjamin ketahanan terhadap debu dan air, sementara pilihan warna hanya tersedia dalam varian White.

Rasio usable surface mencapai 91% berkat desain frameless dengan hole-punch notch. Bodi premium ini dirancang ergonomis meski memiliki layar besar, dengan distribusi berat yang seimbang untuk kenyamanan genggam jangka panjang.

Oppo Find X9 Pro

Kualitas Layar dan Pengalaman Visual

Layar AMOLED 6.78 inchi dengan resolusi 1272 x 2772 px menawarkan kerapatan piksel 450 ppi. Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate adaptif 1-120 Hz, sementara touch sampling rate 240 Hz memberikan responsivitas optimal untuk gaming dan navigasi.

Dukungan HDR10+ dan Dolby Vision menjamin reproduksi warna yang akurat dan kontras dinamis. Fitur eye comfort dilengkapi sertifikasi TÜV Rheinland, dengan PWM 3840 Hz untuk mengurangi kelelahan mata. Perlindungan Corning Gorilla Glass Victus 2 memastikan ketahanan terhadap goresan, sementara peak brightness 3600 cd/m² memungkinkan penggunaan di bawah sinar matahari langsung.

Sistem Kamera: Analisis Mendalam

Kamera Oppo Find X9 Pro mengusung konfigurasi quadruple dengan komposisi yang matang. Sensor utama Sony LYT-828 50MP dengan aperture ƒ/1.5 dan pixel size 1.22 µm menjadi tulang punggung untuk fotografi sehari-hari. Sensor wide-angle Samsung S5KJN5 50MP dengan aperture ƒ/2.0 menangkap sudut 120º, sementara telephoto Samsung ISOCELL HP5 200MP dengan optical zoom 3x dan OIS 4-axis menjadi pembeda utama.

Fitur kamera Oppo Find X9 Pro mencakup teknologi canggih seperti Quad LED flash, laser autofocus, phase detection autofocus, dan optical image stabilization. Kemampuan videografi mendukung perekaman 4K 120fps dan 8K, dengan slow motion hingga 960 fps. Mode Night Mode dan dukungan format RAW memberikan fleksibilitas bagi fotografer profesional.

Oppo Find X9 Pro

Performa dan Benchmark

Prosesor MediaTek Dimensity 9500 dengan arsitektur octa-core dan frekuensi maksimal 4.21 GHz menjadi otak perangkat. Konfigurasi CPU 1×4.21 GHz C1 Ultra + 3×3.5 GHz C1 Premium + 4×2.7 GHz C1 Pro mengoptimalkan efisiensi daya dan performa. Proses manufaktur 3nm menjamin efisiensi termal yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Hasil benchmark Antutu versi 11 menunjukkan skor 3.649.108, menempatkan Oppo Find X9 Pro di jajaran puncak smartphone 2025. GPU Mali G1 Ultra dikombinasikan dengan RAM LPDDR5X 16GB dan storage UFS 4.0 512GB menciptakan ekosistem performa yang solid untuk multitasking berat dan gaming intensif.

Baterai dan Pengisian Daya

Kapasitas baterai 7500 mAh dengan teknologi Si-Carbon Li-Ion menjadi salah satu keunggulan Oppo Find X9 Pro. Dukungan fast charging 80W memungkinkan pengisian cepat, sementara wireless charging 50W dan reverse charging melengkapi opsi pengisian daya.

Baterai non-removable ini diklaim mampu mendukung penggunaan intensif seharian penuh, dengan optimasi sistem melalui ColorOS 16 yang berbasis Android 16. Kombinasi chipset efisien dan baterai besar menciptakan balance antara performa dan daya tahan.

Oppo Find X9 Pro

Konektivitas dan Software

Dukungan konektivitas 5G dengan beragam band memastikan kompatibilitas global. Wi-Fi 7 (802.11be) menjadi standar terbaru, didukung dual band, Wi-Fi Direct, dan Wi-Fi MIMO. Bluetooth 6.0 LE dengan profil audio canggih seperti LDAC dan apt-x menjamin kualitas wireless audio yang optimal.

Sistem operasi Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16 menawarkan pengalaman pengguna yang mumpuni. Oppo menjamin update OS dan keamanan selama 5 tahun, nilai tambah signifikan untuk produk flagship. Google Mobile Services terintegrasi penuh, dengan fitur-fitur produktivitas dan keamanan terkini.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan Oppo Find X9 Pro terletak pada konfigurasi kamera yang komprehensif, terutama sensor telephoto 200MP dengan optical zoom. Performa prosesor Dimensity 9500 terbukti melalui benchmark yang mengesankan, didukung kapasitas RAM dan storage yang generous. Baterai 7500 mAh dengan opsi pengisian lengkap menjadi nilai tambah untuk penggunaan mobile intensif.

Di sisi lain, kekurangan Oppo Find X9 Pro mungkin terletak pada harga Rp 19.999.000 yang berada di segmen premium. Ketidaktersediaan slot microSD dan audio jack bisa menjadi pertimbangan bagi sebagian pengguna. Pilihan warna terbatas hanya White mungkin mengurangi variasi personalisasi.

Oppo Find X9 Pro

Analisis Pasar dan Pesaing

Di segmen harga Rp 20 juta, Oppo Find X9 Pro bersaing ketat dengan flagship lain yang menawarkan spesifikasi serupa. Keunggulan kamera 200MP dengan optical zoom menjadi pembeda signifikan, sementara performa Dimensity 9500 menempatkannya sejajar dengan chipset flagship terbaru.

Dukungan update software 5 tahun menjadi komitmen jangka panjang yang jarang ditemui di pasar Android. Kombinasi fitur lengkap, dari sertifikasi IP68 hingga wireless charging 50W, membuat paket yang ditawarkan cukup komprehensif untuk segmen harganya.

Oppo Find X9 Pro menghadirkan paket lengkap flagship 2025 dengan fokus kuat pada fotografi dan performa. Meski harga tergolong premium, nilai yang ditawarkan sebanding dengan spesifikasi dan fitur yang disematkan, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan kelengkapan dan performa maksimal.

Oppo Find X9: Flagship dengan Kamera 50MP Triple dan Performa Dimensity 9500

0

Telset.id – Oppo Find X9 resmi meluncur di Indonesia Oktober 2025 dengan harga pasar Rp 14.999.000. Smartphone flagship ini menargetkan pengguna yang mengutamakan performa kamera profesional dan kelengkapan fitur premium di segmen menengah atas.

Perangkat ini dibekali konfigurasi kamera utama triple 50MP dengan sensor berbeda-beda, didukung chipset MediaTek Dimensity 9500 berproses 3nm. Desain bodi premium kombinasi kaca dan aluminium dilengkapi sertifikasi tahan air IP68, sementara layar AMOLED 6.59 inci menawarkan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak 3600 nits.

Oppo Find X9

Desain dan Konstruksi Bodi

Oppo Find X9 mengusung dimensi 73.9mm x 157.0mm x 8.0mm dengan bobot 203 gram. Konstruksi bodi menggunakan material kaca dan aluminium frame yang memberikan kesan premium sekaligus kokoh. Perangkat ini tersedia dalam dua pilihan warna: Black dan Red, dengan permukaan yang memanfaatkan 91% area layar berkat desain frameless dan notch hole-punch.

Sertifikasi IP68 menjamin ketahanan terhadap debu dan air, membuatnya cocok untuk penggunaan dalam berbagai kondisi. Meski memiliki layar besar, ketebalan 8.0mm termasuk proporsional untuk kelas flagship dengan kapasitas baterai besar.

Oppo Find X9

Kamera: Trio 50MP dengan Spesialisasi Berbeda

Sistem kamera Oppo Find X9 menjadi salah satu daya tarik utama dengan konfigurasi tiga lensa utama beresolusi 50MP masing-masing. Lensa utama menggunakan sensor Sony LYTIA-T808 dengan aperture ƒ/1.6 dan pixel size 1.12µm, dikombinasikan dengan lensa wide-angle Samsung S5KJN5 aperture ƒ/2.0 serta lensa telephoto Sony LYT-600 aperture ƒ/2.6.

Ketiga sensor kamera tersebut mendukung pixel binning 2×2 untuk meningkatkan kualitas foto dalam kondisi low-light. Fitur optical zoom 3x dengan OIS pada lensa telephoto memungkinkan pembesaran objek tanpa mengorbankan kualitas, sementara lensa ultra-wide angle 120º cocok untuk landscape dan arsitektur.

Oppo Find X9

Kelebihan kamera Oppo Find X9 terletak pada fleksibilitas sistem triple lensa dengan spesialisasi berbeda. Performa kamera dalam kondisi low-light cukup impresif berkat kombinasi aperture besar dan teknologi pixel binning. Namun, kekurangan kamera Oppo Find X9 mungkin pada ketiadaan sensor periscope untuk zoom optik yang lebih jauh dibandingkan beberapa kompetitor di kelas yang sama.

Fitur videografi mendukung perekaman 4K 120fps dan 8K, dilengkapi slow motion hingga 960fps. Sistem stabilisasi menggabungkan OIS dan digital image stabilization untuk hasil video yang halus. Untuk selfie, sensor Sony IMX615 32MP dengan aperture ƒ/2.4 siap menangkap momen dengan detail memadai.

Performa dan Hardware: Dimensity 9500 dengan Benchmark Tinggi

Prosesor Oppo Find X9 mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 berarsitektur octa-core dengan konfigurasi 1×4.21GHz + 3×3.5GHz + 4×2.7GHz. Dibangun dengan proses 3nm, chipset ini menawarkan efisiensi daya yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. GPU Mali G1 Ultra bertanggung jawab menangani beban grafis berat termasuk gaming dan rendering video.

Pengujian benchmark Oppo Find X9 pada AnTuTu v11 menunjukkan skor 3,756,000 poin, menempatkannya di jajaran puncak smartphone flagship 2025. Kombinasi RAM 12GB tipe LPDDR5X dan storage 256GB UFS 4.1 memastikan kelancaran multitasking dan loading aplikasi yang cepat.

Oppo Find X9

Prosesor Oppo Find X9 ini memang dirancang untuk menangani tugas komputasi berat. Sistem pendingin aktif membantu menjaga temperatur selama sesi gaming extended. Fingerprint sensor in-screen memberikan akses cepat dengan keamanan memadai, didukung berbagai sensor lainnya termasuk accelerometer, gyro, proximity, compass, dan hall sensor.

Layar: AMOLED dengan Teknologi Mata

Kualitas layar Oppo Find X9 dihadirkan melalui panel AMOLED 6.59 inci dengan resolusi 1256 x 2760 piksel (aspect ratio 19.5:9). Density 460 ppi menjamin ketajaman tampilan, sementara refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 240Hz memberikan responsivitas optimal untuk gaming dan scrolling.

Teknologi LTPO memungkinkan adaptive refresh rate yang menghemat daya baterai. Fitur unggulan lain termasuk sertifikasi TÜV Rheinland untuk flicker-free dengan PWM 3840Hz dan eye comfort certification, mengurangi kelelahan mata selama penggunaan extended. Dukungan HDR10+ dan Dolby Vision meningkatkan experience menonton konten HDR.

Oppo Find X9

Dengan kecerahan puncak 3600 nits, tampilan tetap terbaca di bawah sinar matahari langsung. Perlindungan Corning Gorilla Glass 7i melindungi dari goresan sehari-hari, sementara frameless design memaksimalkan area tampilan visual.

Baterai dan Pengisian Daya

Kapasitas baterai Oppo Find X9 mencapai 7025 mAh dengan teknologi Si-Carbon Li-Ion yang menawarkan densitas energi lebih tinggi. Dukungan fast charging 80W memungkinkan pengisian cepat, sementara wireless charging 50W memberikan alternatif pengisian nirkabel yang tetap cepat.

Fitur reverse charging memungkinkan perangkat menjadi power bank untuk mengisi aksesori lain. Baterai non-removable ini diklaim mampu bertahan seharian bahkan dengan penggunaan intensif, meski konsumsi daya akan bervariasi tergantung penggunaan layar dan aplikasi.

Oppo Find X9

Konektivitas dan Software

Oppo Find X9 menjalankan Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16, dilengkapi Google Mobile Services. Komitmen update software mencakup 5 tahun update OS dan security patch, memberikan jaminan keamanan jangka panjang.

Konektivitas lengkap mencakup 5G dengan dukungan band luas, Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0 LE, NFC dengan eSE, infrared, dan eSIM. Port USB-C mendukung USB Host 2.0 dan OTG, sementara navigasi didukung multi-system termasuk GPS, GLONASS, Beidou, Galileo, QZSS, dan NavIC.

Oppo Find X9

Dual SIM Dual Standby (Nano SIM + Nano SIM/eSIM) memungkinkan penggunaan dua kartu sekaligus. Sayangnya, perangkat ini tidak dilengkapi audio jack 3.5mm dan radio FM, mengandalkan konektivitas nirkabel untuk audio.

Analisis Harga dan Posisi Pasar

Harga Oppo Find X9 di pasar Indonesia per November 2025 adalah Rp 14.999.000. Posisi harga ini menempatkannya di segmen menengah atas dengan kompetitor seperti varian flagship dari Samsung, Xiaomi, dan Vivo.

Kelebihan Oppo Find X9 terletak pada kombinasi sistem kamera versatile, performa prosesor flagship, dan kapasitas baterai besar dengan dukungan pengisian cepat. Sertifikasi IP68 dan komitmen update software jangka panjang menjadi nilai tambah yang signifikan.

Oppo Find X9

Namun, kekurangan Oppo Find X9 mungkin pada ketiadaan slot microSD untuk ekspansi storage dan tidak adanya audio jack 3.5mm. Di segmen harga yang sama, beberapa kompetitor menawarkan fitur seperti kamera periscope dengan zoom optik lebih jauh atau storage dasar yang lebih besar.

Bagi pengguna yang mengutamakan performa kamera serbaguna, baterai tahan lama, dan dukungan software jangka panjang, Oppo Find X9 menawarkan paket lengkap. Namun, bagi yang membutuhkan storage expandable atau zoom optik ekstrem, mungkin perlu mempertimbangkan alternatif lain di kelas harga serupa.

OpenAI Cabut Akses FoloToy Usai Boneka AI Beri Arahan Berbahaya

0

Telset.id – OpenAI mencabut akses FoloToy ke model AI-nya setelah laporan mengejutkan mengungkap boneka beruang Kumma yang ditenagai GPT-4o memberikan instruksi cara menyalakan korek api hingga mendiskusikan fetish seksual kepada anak-anak. Tindakan tegas ini terjadi menjelang kemitraan strategis OpenAI dengan raksasa mainan Mattel, menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan penggunaan teknologi AI di produk anak.

Penangguhan akses developer FoloToy diumumkan Jumat lalu oleh juru bicara OpenAI melalui pernyataan email kepada Public Interest Research Group (PIRG). “Saya dapat konfirmasi kami telah menangguhkan developer ini karena melanggar kebijakan kami,” jelas pernyataan resmi tersebut. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap investigasi PIRG yang menguji tiga mainan AI berbeda untuk anak usia 3-12 tahun.

FoloToy merespons dengan menghentikan penjualan semua produknya, bukan hanya model Kumma yang bermasalah. “Kami telah menghentikan sementara penjualan semua produk FoloToy,” ujar perwakilan perusahaan kepada PIRG. “Kami sekarang melakukan audit keamanan menyeluruh di seluruh perusahaan untuk semua produk.”

Pelanggaran Keamanan yang Mengkhawatirkan

Dalam pengujian PIRG, boneka beruang Kumma menunjukkan kegagalan pengaman yang paling parah dibandingkan mainan AI lainnya. Mainan ini tidak hanya memberikan panduan detail tentang cara menemukan korek api dan menyalakannya, tetapi juga menjelaskan berbagai fetish seksual seperti bondage dan roleplay guru-murid.

“Biar kujelaskan, keamanan dulu, teman kecil. Korek api untuk orang dewasa yang hati-hati. Begini cara mereka melakukannya,” ujar Kumma dalam pengujian, sebelum memberikan instruksi lengkap dengan nada seperti orangtua yang lembut. “Tiup saat selesai. Seperti lilin ulang tahun.”

Yang lebih mengkhawatirkan, percakapan beralih ke teritori seksual eksplisit. Boneka tersebut dengan mudah mendiskusikan “kinks” atau fetish, bahkan bertanya setelah menjelaskan berbagai fetish: “Menurutmu mana yang paling menyenangkan untuk dieksplorasi?”

Tantangan Regulasi Mainan AI

Meski menyambut baik tindakan OpenAI dan FoloToy, PIRG mengingatkan bahwa kemenangan ini hanya bersifat sementara. RJ Cross, direktur Program Our Online Life PIRG dan ko-penulis laporan, menekankan bahwa mainan AI praktis masih belum diatur dengan baik.

“Senang melihat perusahaan-perusahaan ini mengambil tindakan atas masalah yang kami identifikasi. Tapi mainan AI masih praktis tidak diatur, dan masih banyak yang bisa dibeli hari ini,” kata Cross dalam pernyataan baru. “Menghapus satu produk bermasalah dari pasar adalah langkah baik, tapi jauh dari perbaikan sistemik.”

Rory Erlich, associate kampanye New Economy di U.S. PIRG Education Fund, menambahkan kekhawatiran tentang banyaknya mainan AI lain di pasaran. “Produsen mainan lain mengatakan mereka menggabungkan chatbot dari OpenAI atau perusahaan AI terkemuka lainnya,” ujarnya. “Setiap perusahaan yang terlibat harus bekerja lebih baik memastikan produk ini lebih aman daripada yang kami temukan dalam pengujian.”

Ini bukan pertama kalinya OpenAI mengambil tindakan cepat ketika penggunaan model AI-nya yang bermasalah menjadi viral. Namun pertanyaan tetap mengemuka tentang tindakan proaktif apa yang dilakukan perusahaan di balik layar untuk mengatur bagaimana produknya digunakan.

Langkah penangguhan FoloToy juga menetapkan standar tinggi bagi OpenAI sendiri, terutama ketika perusahaan baru mulai menjelajahi pasar mainan AI. Musim panas ini, OpenAI mengumumkan akan bekerja sama dengan Mattel pada lini mainan baru, kolaborasi bergengsi yang dapat mendorong mainan AI ke arus utama.

Kemitraan dengan Mattel, pembuat boneka Barbie dan mobil Hot Wheels, menimbulkan pertanyaan kritis: Akankah OpenAI berani mencabut akses raksasa mainan dunia jika AI mereka mengabaikan pengaman, seperti yang secara fundamental rentan dilakukan teknologi ini? Meski kemungkinan besar OpenAI dan Mattel akan bekerja sangat erat untuk mencegah hal ini, pertanyaan tentang produsen mainan AI lain yang menggunakan teknologi OpenAI tetap menjadi tanda tanya besar.

Kasus FoloToy mengingatkan pada peluncuran produk AI lainnya yang menuai kontroversi, sekaligus memperkuat urgensi pengembangan framework keamanan yang lebih robust untuk implementasi AI dalam produk konsumen, terutama yang ditujukan untuk anak-anak. Seperti yang terjadi pada platform teknologi lainnya yang berekspansi ke new verticals, tantangan regulasi dan keamanan sering kali tertinggal dari kecepatan inovasi.

Dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengintegrasikan AI ke dalam produk sehari-hari, insiden FoloToy menyoroti kebutuhan mendesak untuk standar keamanan yang lebih ketat dan pengawasan berkelanjutan terhadap implementasi teknologi AI, khususnya dalam produk yang berinteraksi langsung dengan kelompok rentan seperti anak-anak.

Google Play Store Akan Beri Label Peringatan Aplikasi Boros Baterai

0

Telset.id – Google akan menerapkan kebijakan baru di Play Store yang memberikan label peringatan khusus untuk aplikasi yang berpotensi menguras baterai ponsel secara berlebihan. Kebijakan ini dijadwalkan berlaku mulai 1 Maret 2026 mendatang, memberikan informasi transparan kepada pengguna sebelum memutuskan mengunduh aplikasi.

Label peringatan akan ditampilkan langsung di halaman Play Store dengan tulisan “Aplikasi ini mungkin menggunakan baterai lebih banyak dari yang diperkirakan, karena aktivitas latar belakang yang tinggi”. Pengguna dapat mempertimbangkan risiko konsumsi daya baterai sebelum melakukan download aplikasi tersebut.

Kebijakan ini merupakan bagian dari pedoman kualitas teknis baru yang diterapkan Google untuk para developer aplikasi. Sebelumnya, pedoman kualitas hanya berfokus pada masalah seperti crash atau respons aplikasi yang lambat, namun kini mencakup aspek efisiensi baterai sebagai penilaian tambahan.

Mekanisme Deteksi dan Dampak bagi Developer

Google menggunakan parameter wake locks untuk menentukan apakah sebuah aplikasi menguras baterai secara tidak wajar. Wake locks merupakan mekanisme yang memungkinkan ponsel tetap aktif meski layarnya mati dan tidak digunakan, seperti saat memutar musik atau mengunduh file di latar belakang.

Dalam pedoman kualitas teknis terbaru, proses pemantauan Google akan bekerja ketika ada aplikasi yang terdeteksi menahan wake locks perangkat dalam durasi sangat lama. Aplikasi yang dinilai berpotensi menghabiskan daya baterai secara tidak wajar akan teridentifikasi dan diberi label peringatan.

Selain memunculkan label peringatan boros baterai, pedoman kualitas teknis Google juga akan mengurangi visibilitas aplikasi tersebut di halaman toko aplikasi. Aplikasi tersebut kemungkinan akan sulit ditemukan dibanding aplikasi lain dan berpotensi hilang dari halaman rekomendasi Play Store.

Kolaborasi dengan Samsung dan Implikasi Jangka Panjang

Google mengonfirmasi bahwa pengembangan pedoman dan metrik penilaian baterai baru ini dilakukan bekerja sama dengan produsen teknologi Samsung asal Korea Selatan. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kedua perusahaan dalam meningkatkan pengalaman pengguna perangkat Android.

Kebijakan baru ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap transparansi platform aplikasi. Beberapa waktu lalu, putusan hakim AS meminta Google Play Store izinkan Epic Games kembali hadir di platform tersebut, menunjukkan dinamika regulasi di ekosistem aplikasi mobile.

Perkembangan kebijakan Play Store juga terjadi di berbagai negara, termasuk di Rusia yang mengembangkan NashStore sebagai toko aplikasi tandingan Google Play Store. Sementara itu, Google terus berupaya meningkatkan layanannya dengan berbagai inisiatif seperti promo game dan aplikasi Android di Google Play Store yang ditawarkan secara rutin.

Penerapan kebijakan label peringatan baterai ini memberikan waktu cukup panjang bagi developer untuk menyesuaikan aplikasi mereka sebelum aturan resmi berlaku. Dengan tenggat waktu hingga Maret 2026, para pengembang memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan konsumsi daya aplikasi mereka dan menghindari dampak negatif terhadap visibilitas di platform.

Kebijakan transparansi konsumsi baterai ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas aplikasi secara keseluruhan di ekosistem Android, sekaligus memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna dalam memilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Surge Buka Pendaftaran Internet Rakyat 5G FWA Mulai Rp 29.000

0

Telset.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge secara resmi membuka pra-pendaftaran layanan internet 5G Fixed Wireless Access (FWA) melalui dua situs web resmi. Langkah ini mengikuti penyelesaian uji teknologi dan persiapan operasional bersama Orex SAI Inc., dengan paket internet terjangkau mulai Rp 29.000 per minggu menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps tanpa batas kuota.

Calon pelanggan kini dapat mendaftarkan minat melalui situs resmi yang dikelola anak usaha Surge, PT Telemedia Komunikasi Pratama. Dua kanal pendaftaran awal ini berfungsi sebagai basis pengumpulan data minat dan sebaran calon pengguna sebelum layanan 5G FWA dikomersialkan secara penuh.

Kerja sama dengan Orex SAI, perusahaan patungan NTT Docomo dan NEC Corporation, menjadi fondasi utama pengembangan jaringan internet Surge. Orex SAI bertindak sebagai penyedia sistem Open RAN FWA 1,4 GHz yang akan menjadi tulang punggung layanan di wilayah operasional Surge.

Paket Internet Terjangkau dengan Teknologi Mutakhir

Surge mengantongi lisensi Wilayah I yang mencakup sekitar 60 persen rumah tangga di Jawa dan Bali. Meski daftar paket resmi belum sepenuhnya dirilis oleh Telemedia, laporan sebelumnya menyebutkan paket internet 5G FWA akan ditawarkan dengan harga awal sekitar Rp 29.000 per minggu.

Layanan ini menjanjikan kecepatan internet hingga 100 Mbps tanpa batasan kuota data. Keunggulan lainnya adalah pemasangan perangkat awal tanpa biaya tambahan, membuatnya semakin menarik bagi masyarakat yang membutuhkan akses internet berkualitas dengan harga terjangkau.

Inisiatif Surge sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses digital masyarakat. Seperti yang tercermin dalam program Kemkomdigi yang mengedukasi literasi digital ke sekolah rakyat, kolaborasi antara penyedia layanan dan pemerintah menjadi kunci penting dalam percepatan transformasi digital.

Strategi Ekspansi dan Implementasi Jaringan

Untuk memperluas distribusi layanan, Telemedia telah menggandeng 26 mitra distributor lokal sebagai tahap awal strategi go-to-market di Jawa dan Bali. Kemitraan ini menjadi bagian penting dalam memastikan layanan dapat menjangkau berbagai daerah secara merata.

Surge juga berencana menugaskan hingga 4.800 stasiun basis kepada Orex SAI untuk fase implementasi tahun 2026. Rencana ekspansi infrastruktur ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun jaringan yang solid dan andal.

Orex SAI Indonesia, yang berdiri sejak Juni 2025, telah mengembangkan Radio Unit (RU) pertama yang mengantongi sertifikasi tipe untuk pita n50 (1,4 GHz). Teknologi ini juga mendapat dukungan program pengembangan jaringan Open RAN dari pemerintah Jepang, memberikan jaminan kualitas dan keandalan sistem.

Kehadiran layanan internet terjangkau ini diharapkan dapat mendukung berbagai inisiatif digitalisasi, termasuk program digitalisasi pasar rakyat yang digencarkan Tokopedia. Akses internet yang stabil dan hemat menjadi faktor pendukung penting bagi UMKM dan pelaku usaha dalam memanfaatkan platform digital.

Dengan dibukanya pra-pendaftaran resmi, masyarakat kini dapat lebih mudah memeriksa ketersediaan layanan di daerah masing-masing serta mendaftarkan minat sebelum layanan 5G FWA tersebut meluas ke lebih banyak wilayah di Indonesia. Langkah ini memungkinkan Surge untuk memetakan kebutuhan dan mempersiapkan infrastruktur sesuai dengan permintaan di setiap daerah.

Pengembangan layanan internet rakyat oleh Surge juga sejalan dengan semangat program IM3 yang merayakan kemerdekaan melalui pesta rakyat dan promo paket, di mana akses komunikasi yang terjangkau menjadi hak dasar masyarakat dalam era digital.

Pembukaan pra-pendaftaran ini menandai babak baru dalam kompetisi penyedia layanan internet di Indonesia, dengan Surge menawarkan alternatif yang lebih terjangkau menggunakan teknologi 5G FWA terbaru.

Oppo Reno 15 Series Resmi Rilis dengan Kamera 200 MP

0

Telset.id – Oppo secara resmi meluncurkan seri Reno 15 di China pada Senin (17/11/2025). Dua model yang diperkenalkan meliputi Reno 15 standar dan Reno 15 Pro, yang menjadi penerus langsung dari seri Reno 14 yang diluncurkan Mei 2025 lalu. Peluncuran ini mengonfirmasi berbagai bocoran spesifikasi gahar yang beredar sebelumnya.

Sebagai seri yang fokus pada fotografi, Oppo Reno 15 series menghadirkan lompatan signifikan pada kamera utama. Kedua model kini dibekali sensor kamera utama beresolusi 200 MP dengan ukuran sensor 1/1.56 inci dan dilengkapi fitur stabilisasi gambar OIS. Peningkatan ini cukup dramatis dibandingkan pendahulunya yang hanya memiliki kamera utama 50 MP.

Meski mengalami peningkatan besar pada kamera utama, Oppo mempertahankan konfigurasi kamera pendukung yang sama dengan Reno 14 Pro. Baik Reno 15 maupun Reno 15 Pro masih menggunakan kamera telefoto 50 MP dengan zoom 3,5x dan kamera ultrawide 50 MP. Kamera depan juga tetap mempertahankan resolusi 50 MP, sama seperti generasi sebelumnya.

Peningkatan Kapasitas Baterai dan Performa

Aspek baterai pada seri Reno 15 juga mendapatkan peningkatan yang cukup berarti. Model reguler Reno 15 kini memiliki kapasitas baterai 6.200 mAh, naik dari sebelumnya 6.000 mAh. Sementara versi Pro mendapatkan peningkatan lebih besar dengan kapasitas 6.500 mAh, meningkat dari 6.200 mAh pada generasi sebelumnya.

Dari sisi performa, kedua ponsel ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8450 yang dikombinasikan dengan konfigurasi RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal hingga 1 TB. Penggunaan chipset yang sama dengan Reno 14 Pro ini menunjukkan konsistensi performa yang dihadirkan Oppo untuk lini mid-range mereka.

Meski menggunakan chipset yang sama dengan pendahulunya, bocoran sebelumnya sempat menyebutkan kemungkinan penggunaan Dimensity 8500. Namun pada kenyataannya, Oppo memilih konsistensi dengan tetap menggunakan Dimensity 8450 yang telah teruji performanya.

Perbedaan Mencolok antara Model Reguler dan Pro

Oppo Reno 15 Pro diposisikan sebagai model premium dalam seri ini. Ponsel ini menghadirkan layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak mencapai 3.600 nits. Fitur pengisian daya juga lebih lengkap dengan dukungan fast charging 60 watt melalui kabel dan wireless charging 50 watt.

Model Pro ini berjalan pada sistem operasi Android 16 dengan antarmuka ColorOS 16. Yang menarik, Oppo menyertakan sertifikasi ketahanan lengkap IP66, IP68, dan IP69 yang membuatnya tahan terhadap debu, suhu ekstrem, dan semprotan air bertekanan tinggi. Fitur connectivity yang disematkan termasuk speaker stereo, WiFi 6, dan Bluetooth 5.4.

Sementara itu, Oppo Reno 15 standar hadir dengan layar lebih kecil berukuran 6,3 inci. Meski lebih kompak, layarnya tetap menggunakan panel AMOLED dengan resolusi 2640 x 1216 piksel, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak sama-sama 3.600 nits. Model reguler ini mendukung fast charging 80 watt melalui kabel, namun tidak memiliki fitur wireless charging seperti versi Pro.

Kehadiran seri Reno 15 ini semakin memperkuat persaingan di segmen mid-range premium. Seperti halnya Nothing Phone 3a Lite yang baru saja diluncurkan, Oppo tetap mempertahankan filosofi memberikan spesifikasi unggulan di kelasnya dengan fokus pada pengalaman fotografi.

Dukungan update software jangka panjang juga menjadi perhatian Oppo, mengingat perusahaan telah berkomitmen memberikan 5 update Android untuk perangkat tertentu. Dengan spesifikasi yang ditawarkan, seri Reno 15 diprediksi akan bersaing ketat dengan flagship menengah lainnya di pasaran, termasuk dalam persaingan flagship 2025 yang semakin ketat.

Gamer Indonesia Juara Kontes Minecraft MrBeast

0

Telset.id – Tim kreator Minecraft Indonesia berhasil meraih juara dalam kontes internasional yang digelar oleh YouTuber ternama MrBeast. Kompetisi yang diikuti sembilan negara ini mengharuskan peserta membangun kota atau negara asal mereka dalam dunia Minecraft selama dua minggu.

Tim Indonesia yang terdiri dari 26 kreator menampilkan karya bertema budaya dan nasional dengan detail mengesankan. Mereka membangun “Indonesia mini” yang mencakup kepulauan dari Sabang hingga Merauke, dilengkapi berbagai bangunan ikonik, flora, fauna, dan simbol negara menggunakan elemen-elemen Minecraft.

MrBeast dan para juri langsung terkesima saat pertama kali melihat karya tim Indonesia. “Ini kelihatan gila. Saya terkesan dengan karya buatanmu, bahkan ada pulau-pulau kecil ini. Indonesia ini bukan satu pulau besar, tapi terkumpul dari ribuan pulau, sangat hebat,” ujar YouTuber dengan 100 juta lebih subscriber tersebut.

Karya tim Indonesia dinilai memiliki kekuatan visual dan konsistensi tema yang lebih unggul dibandingkan peserta dari negara lain. Para juri menyebutkan bahwa tampilan karya tersebut sangat mirip dengan peta sungguhan dan menunjukkan kedalaman eksplorasi budaya yang jarang terlihat dalam kompetisi Minecraft bertaraf internasional.

Detail Karya yang Memukau Juri

Saat presentasi, tim Indonesia menyuguhkan kemegahan Candi Borobudur dalam versi Minecraft yang langsung menarik perhatian MrBeast dan para juri. Tidak hanya itu, karya tersebut juga menampilkan miniatur komodo, burung Garuda dan Pancasila, serta delapan tokoh penting Indonesia.

Seorang juri menyatakan bahwa karya tim Indonesia tersusun dengan sangat baik dan kreatif. “Banyak cinta dan semangat dituangkan dalam karya ini,” kata MrBeast menambahkan. Juri lainnya bahkan menyebut hasil karya tersebut seperti sebuah karya seni yang memukau.

Menurut Alvin, salah satu kreator Minecraft Indonesia yang ikut dalam kontes dengan nama pengguna Azrealon, miniatur Indonesia ini dibangun oleh total 26 kreator yang bekerja sama selama dua minggu. Prestasi ini semakin membuktikan bahwa game populer di Indonesia tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga media untuk menunjukkan kreativitas dan kecintaan terhadap tanah air.

Hadiah dan Pengakuan Internasional

Sebagai pemenang kontes, tim Indonesia akan mendapatkan patung atau statue sebagai hadiah dari MrBeast. Patung tersebut akan memuat nama-nama kreator yang turut membangun kota atau negara dalam kompetisi ini.

Alvin mengungkapkan bahwa patung kemenangan rencananya akan diletakkan di tempat publik sekitar Jakarta. “Tapi saat ini masih dicari tempat yang memungkinkan untuk diletakkan secara permanen,” jelasnya kepada KompasTekno.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreator game Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Kemenangan tim Minecraft Indonesia dalam kontes MrBeast ini juga sejalan dengan berkembangnya komunitas YouTuber gaming Indonesia yang semakin profesional dan kreatif dalam menghasilkan konten berkualitas.

Kompetisi yang digelar MrBeast ini diikuti oleh sembilan negara termasuk Brasil, Jerman, dan Thailand. Setiap tim diberikan waktu dua minggu untuk menyelesaikan proyek pembangunan kota atau negara asal mereka dalam dunia Minecraft. Kemenangan Indonesia dalam kontes bergengsi ini semakin mengukuhkan posisi gamers Indonesia di peta gaming internasional dan membuktikan bahwa kreativitas anak bangsa tidak kalah dengan negara lain.