Elon Musk Berlutut Minta Maaf Ketahuan Kencani Istri Pendiri Google

Telset.id, Jakarta – Bos Tesla, Elon Musk, berlutut dan memohon maaf kepada salah satu pendiri Google, Sergey Brin, karena ketahuan telah berselingkuh dengan istrinya. Kejadian ini terjadi tahun lalu di sebuah acara seni di Miami Beach.

Bos Tesla tersebut ketahuan berkencan dengan istri Sergey Brin di sebuah festival seni mewah di Miami Beach tahun 2021, menurut sebuah laporan yang dilansir New York Post.

Orang terkaya di dunia itu meminta maaf kepada sahabat lamanya di sebuah pesta awal tahun ini, kata orang-orang yang mengetahui kejadian langka tersebut.

Seperti Telset kutip pada Senin (25/7/2022), Sergey Brin memaafkan penyesalan Musk. Namun, ia masih enggan berbicara dengan pendiri Tesla itu, sumber tersebut menambahkan.

BACA JUGA:

Hubungan gelap pendiri SpaceX dengan Nicole Shanahan mendorong Brin mengajukan gugatan cerai pada Januari 2022 dengan alasan “perbedaan yang tidak dapat didamaikan”, yang mengakibatkan kedua pasangan itu sering ribut.

Hubungan asmara antara Musk dan Shanahan dilaporkan terjalin di tengah berlangsungnya acara Art Basel pada Desember 2021 lalu. Art Basel merupakan event tahunan yang menggelar banyak kegiatans seni, seperti pameran galeri internasional dan diskusi panel.

Musk mengencani Shanahan setelah putus dengan penyanyi pop Kanada, Grimes, pada September 2021. Di saat yang sama, hubungan Shanahan dan Brin juga sedang tidak baik.

Shanahan dan Brin tak berhubungan baik lantaran masalah terkait pengasuhan sang putri dan pembagian harta gono gini. Hal itu diungkap oleh mereka yang akrab dengan Shanahan dan Brin.

Shanahan dan Brin sejatinya sudah berpisah, tetapi mereka masih hidup bersama. Shanahan dilaporkan menuntut harta gono-gini lebih dari USD 1 miliar dari Brin, yang berharta sekitar USD 90 miliar.

Pasangan itu sempat menjalani proses mediasi. Namun, mereka tidak mencapai kesepakatan. Pihak Brin mengatakan, tuntutan harga gono gini yang diminta Shanahan terlalu berlebihan.

Shanahan menuntut pembagian harta lebih dari sekadar perjanjian pranikah. Shanahan mengaku menandatangani pakta di bawah tekanan saat hamil, kata sumber yang mengetahui.

Pengacara untuk Brin menolak berkomentar. Musk maupun juru bicara Shanahan juga tidak bersedia menanggapi permintaan komentar mengenai kabar tersebut.

Sebagai orang terkaya di dunia dan bos dari perusahaan raksasa teknologi Tesla dan SpaceX, Elon Musk dikenal sebagai sosok yang flamboyan dan banyak mengundang kontrovesi, terkait hubungannya dengan banyak wanita.

Di awal tahun ini, Musk dihantam isu tak sedap setelah dia dituntut karena dituduh melakukan pelecehan terhadap pramugari SpaceX di tahun 2016. Ia dituding merayu pramugari itu dengan iming-iming membelikan kuda.

Kabar ini sempat membuat geger jagat teknologi. Tidak dapat menahan diri setelah dituduh melakukan pelecehan seksual, Elon Musk memberikan respon keras atas tuding pelecehan seksual kepadanya.

Musk menyebut wanita yang menuduhnya melakukan pelanggaran seksual sebagai “aktris sayap kiri”. Musk menantang perempuan itu untuk memverifikasi klaim tentang pelecehan seksual dengan menggambar bentuk kemaluannya.

“Tolong gambarkan kemaluan saya yang selama ini tidak pernah diketahui oleh publik,” tegas Musk yang seketika mengundang kontroversi di kalangan para kritikus.

BACA JUGA:

“Akhirnya, kita bisa menggunakan istilah Elongate untuk skandal tersebut. Agak sempurna,” cuit CEO Tesla dan SpaceX itu, sambil menambahkan emoji tertawa.

Yang terbaru, Elon Musk dikabarkan memiliki anak kembar dengan seorang wanita bernama Shivon Zilis, yang menjabat sebagai eksekutif di Neuralink, salah satu perusahaan milik Musk. Fakta tersebut terkuak berkat dokumen baru pengadilan.

Elon Musk disebut memiliki anak kembar pada tahun lalu atau 2021. Zilis adalah karyawan dengan posisi tinggi di perusahaan kecerdasan buatan milik bos Tesla dan SpaceX itu.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0