Siap Hengkang dari Hong Kong, TikTok Juga Dicekal AS?

Malware TikTok

Telset.id, Jakarta  – Tak hanya bersiap hengkang dari Hong Kong, aplikasi video pendek TikTok kabarnya juga bakal dicekal di Amerika Serikat (AS). Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, sudah memberi sinyal kuat.

TikTok merupakan aplikasi media sosial paling populer saat ini. Apalagi di tengah pandemi virus corona, orang-orang semakin getol mengakses TikTok untuk mengisi waktu luang selama melakukan karantina mandiri di rumah.

{Baca juga: India Blokir TikTok dan Puluhan Aplikasi Buatan China, Kenapa?}

Namun, hal tersebut memicu konsekuensi berat. Pompeo mengungkapkan bahwa pemerintah AS dapat mempertimbangkan TikTok dicekal sebagai bagian dari rencana meniadakan aplikasi buatan perusahaan China.

“Anda harus tahu bahwa kami menganggap hal itu sangat serius. Kami tidak akan pernah mengambil risiko dengan aplikasi ciptaan China,” demikian tegas Pompeo, seperti dikutip Telset.id dari Ubergizmo, Rabu (8/7/2020).

Mendengar komentar Pompeo, TikTok pun mengeluarkan pernyataan resmi. “TikTok dipimpin oleh CEO asal AS dengan ratusan karyawan dan pemimpin utama lintas keselamatan, keamanan, produk, dan kebijakan publik,” ujarnya.

“Kami tidak memiliki prioritas lebih tinggi daripada mempromosikan pengalaman aplikasi yang aman bagi pengguna. Kami tidak pernah memberikan data pengguna kepada pemerintah China,” tambah juru bicara TikTok.

{Baca juga: TikTok Siap-siap Hengkang dari Hong Kong}

Sebelumnya dikabarkan, TikTok siap-siap hengkang dari pasar Hong Kong dalam beberapa hari ke depan. Hal itu disampaikan oleh juru bicara perusahaan kepada Reuters. Keputusan tersebut merujuk kepada regulasi China.

Informasi menyebut bahwa aplikasi video pendek milik ByteDance ini membuat keputusan bulat untuk keluar dari Hong Kong setelah China menetapkan undang-undang keamanan nasional terkini terkait kota semi-otonom.

Sekadar informasi, wilayah Hong Kong adalah pasar kecil yang membuat rugi perusahaan. Agustus 2019 lalu, TikTok melaporkan telah menarik 150.000 pengguna di Hong Kong dengan pertimbangan dan alasan tertentu.

Secara global, menurut data firma riset Sensor Tower, TikTok telah diunduh hingga lebih dari dua miliar kali melalui toko aplikasi App Store milik Apple dan Play Store milik Google setelah kuartal pertama tahun ini.

{Baca juga: India Blokir TikTok dan Puluhan Aplikasi Buatan China, Kenapa?}

TikTok sendiri baru saja diblokir oleh pemerintah India, bersama dengan puluhan aplikasi buatan China lainnya. Alasannya, aplikasi dan game buatan China ini diblokir karena dipandang merugikan kedaulatan dan integritas India.

Padahal, India sendiri adalah pasar yang cukup besar bagi TikTok. Menurut data dari Sensor Tower, sejak bulan April, sebanyak 30 persen dari 2 miliar unduhan TikTok berasal dari India. [SN/HBS]

 

9 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here