Elon Musk Sebut Tesla di Ambang Kebangkrutan, Kok Bisa?

Telset.id, Jakarta  – Di tengah kabar kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS, Elon Musk membuat pernyataan mengejutkan dengan mengatakan bahwa Tesla nyaris bangkrut. Lho kenapa?

Tesla sempat tertatih-tatih dan berada di ambang kebangkrutan. Kabar itu disampaikan oleh CEO Tesla, Elon Musk, lewat cuitan di Twitter. Bagaimana bisa Tesla nyaris bangkrut?

Musk ditanya oleh seorang pengguna seberapa dekat Tesla akan bangkrut selama peningkatan produksi sedan Model 3. Musk mengatakan, Tesla pernah tinggal satu bulan menuju momen kebangkrutan.

“Produksi Model 3 mengalami stres dan rasa sakit yang luar biasa untuk waktu yang lama, tepatnya dari pertengahan 2017 hingga pertengahan 2019,” katanya dikutip Telset dari New York Post, Jumat (6/11/2020).

{Baca juga: China Minta Tesla untuk Tutup Pabriknya, Kenapa?}

Selama periode dua tahun itu, Tesla tersandung dari krisis ke krisis. Musk mendapat masalah karena merokok ganja di podcast hingga masalah pembuatan sedan Model 3, yang digadang menghasilkan keuntungan.

Pada Mei 2019, Musk memberi tahu para pekerja bahwa Tesla menghadapi krisis keuangan nan ekstrem. Semua pengeluaran apa pun, termasuk suku cadang, gaji, biaya perjalanan, dan sewa harus ditinjau ulang.

Beruntung, setahun terakhir, nilai saham Tesla telah meningkat 540 persen. Dengan kapitalisasi pasar yang hanya mencapai USD 400 miliar, Tesla masih merupakan produsen mobil paling berharga di dunia.

{Baca juga: Tesla Digugat Gara-gara Rasisme di Pabrik California}

Musk juga secara singkat menyinggung paket kompensasi CEO yang memukau. Minggu lalu, ia mendapatkan lagi kompensasi USD 3 miliar. Musk pun antusias dengan misi ke Mars dalam 10 tahun hingga 20 tahun.

Sebelumnya, Elon Musk mengatakan berencana akan memindahkan pabrik Tesla ke Texas atau Nevada. Sebab, pembuat mobil elektrik itu terancam tidak dapat berproduksi di pabrik yang berlokasi di California, Amerika Serikat.

“Tesla segera hijrah ke Texas atau Nevada gara-gara wabah virus Corona. Semua akan tergantung kepada bagaimana Tesla mendapat perlakuan pada masa depan,” demikian cuit Musk melalui akun Twitter.

Musk juga mengatakan bahwa Tesla mengajukan gugatan terhadap Alameda, yang pejabat kesehatannya melarang aktivitas meski Gubernur Gavin Newsom mengurangi langkah-langkah lockdown.

{Baca juga: Elon Musk akan Pindahkan Pabrik Tesla karena PSBB}

“Tesla segera mengajukan gugatan terhadap pemerintah Alameda. Petugas kesehatan di sana bertindak bertentangan dengan Gubernur, Presiden, kebebasan, serta akal sehat!” sambung Musk di Twitter.

Kicauan Musk muncul setelah Newsom mengumumkan manufaktur dapat dilanjutkan di negara bagian. Musk pun berencana untuk pindahkan pabrik Tesla dan melanjutkan operasional secara terbatas di pabriknya di Fremont. [SN/HBS

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0