Tesla Digugat Gara-gara Rasisme di Pabrik California

Telset.id, Jakarta  – Seorang hakim federal menolak upaya Tesla untuk mencegah klaim dua mantan karyawannya. Tesla digugat karena dituding banyak kasus rasisme terjadi di pabrik mobil listrik di California, Amerika Serikat (AS).

Dalam keputusan Tesla digugat pada Senin (30/12/2019), hakim distrik AS, William Orrick, menemukan pertanyaan terbuka tentang apakah Owen Diaz dan putranya, Demetric Di-az, mengalami pelecehan ras secara ekstrem pada 2015 dan 2016.

{Baca juga: Mantan Karyawan Curi Data, Tesla Minta Bantuan Apple}

Menurut laporan Reuters, Owen dan Demetric merupakan warga kulit hitam yang pernah bekerja sebagai karyawan di pabrik Tesla di pinggiran kota Fremont, California. Di pabrik tersebut, Tesla mempekerjakan sekitar 10.000 karyawan.

Penggugat mengaku mendapatkan tindakan rasis berulang kali di pabrik itu. Bahkan, aksi rasisme yang menimpa keduanya ada yang berbentuk kartun. Pengawas pabrik juga terlibat dengan tidak melakukan upaya untuk menghentikannya.

Seperti dikutip Telset.id, Kamis (2/1/2020), Orrick mengatakan bahwa Owen dan Demetric dapat mengajukan klaim bahwa Tesla tidak pernah mengambil langkah-langkah yang wajar untuk menghentikan pelecehan ras di pabrik California.

“N-word mungkin merupakan cercaan ras yang paling ofensif. Dalam bahasa Inggris, kata tersebut merupakan ekspresii kebencian rasial dan kefanatikan. Kasus ini akan dilanjutkan ke sidang di pengadilan pada 11 Mei 2020,” terangnya.

Tesla dan pengacaranya tidak segera menanggapi permintaan komentar. Perusahaan Palo Alto itu telah menghadapi beberapa tuntutan pelecehan ras. Namun, Tesla tak sendiri. Pada 2017, Ford Motor juga terkena sanksi kasus serupa.

{Baca juga: Semua Mobil Tesla akan Ditanamkan Chip AI}

Owen bekerja di Tesla selama 11 bulan sebagai operator lift. Sementara Demetric, bekerja di Tesla selama dua bulan sebagai asisten produksi. Mereka menjadi korban rasisme ketika karyawan lain menggambar kartun orang berwajah hitam. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kominfo Pantau Hoaks RUU Cipta Kerja di Media Sosial

Telset.id, Jakarta - Menkominfo Johnny G. Plate mengaatakan pihaknya akan memantau isu-su terkait RUU Cipta Kerja di media sosial...

Tips Hindari Serangan Cyber “APT” yang Mengancam Indonesia

Telset.id, Jakarta - Kaspersky mengungkapkan bahwa serangan Advanced Persistent Threats atau APT menjadi ancaman cyber yang serius dan lebih berbahaya bila dibandingkan dengan malware yang ada sekarang....

Sah! Aturan Blokir Ponsel BM Berlaku 18 April Mendatang

Telset.id, Jakarta - Menkominfo Johnny G. Plate memastikan aturan blokir ponsel BM atau black market melalui IMEI akan berlaku pada...

Waspada! Serangan Cyber Berbahaya Intai Pengguna di Indonesia

Telset.id, Jakarta - Kasperksy mengungkapkan adanya peningkatan serangan cyber berbahaya di Asia Tenggara yang terjadi sepanjang tahun 2019. Kaspersky mengatakan, serangan...

Tips Foto Bokeh dengan Smartphone, Biar Lebih Maksimal

Telset.id, Jakarta - Bokeh menjadi salah satu pengalaman fotografi yang umum digunakan pada smartphone saat ini. Tidak seperti dahulu...
- Advertisement -