Lollipop Geser KitKat Sebagai Penguasa Android

Telset.id, Jakarta – Ekosistem di Android terus mengalami perubahan, seiring munculnya seri-seri baru dari sistem operasi mobile besutan Google itu. Setelah selama beberapa bulan KitKat menjadi versi paling banyak dipakai, kini mulai per bulan Maret posisi tersebut diambil alih oleh Android Lollipop.

Berdasarkan hasil perhitungan Google, Android 5.0 dan Android 5.1 Lollipop memiliki tingkat penyebaran 36,1%, sedikit di atas tingkat penyebaran Android KitKat yang sebesar 34,3%. Sedangkan Android Marshmallow telah digunakan sekitar 2,3% perangkat Android di seluruh dunia.

Google menerangkan bahwa angka penyebaran Android tersebut naik hampir dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya. Hal itu menunjukkan bahwa para vendor dan OEM semakin cepat melakukan pengiriman update OS ke berbagai produk Android yang telah dipasarkan.

Yang menarik dari data yang baru dirilis Google ini adalah, beberapa seri Android lawas masih eksis, meski tingkat adopsinya sudah sangat kecil. Seri Android Froyo masih digunakan oleh sekitar 0,1% pengguna Android, sementara seri jadul lainnya, Gingerbread masih menyisakan 2,6% pangsa pasar.

Saat ini Google tengah sibuk mempersiapkan kelahiran keluarga baru Android, yang memiliki nama inisial Android N. Entah apa namanya nanti, tapi melihat kebiasaan Google sebelumnya, nama yang disematkan pada seri Android selalu diambil dari nama makanan.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Google akan mengumumkan kehadiran Android N di event Google I/O pada bulan Mei mendatang. OS baru ini diperkirakan akan dirilis berbarengan dengan peluncuran smartphone Nexus terbaru.

Google sendiri kemarin telah merilis Developer Preview pertama untuk sistem operasi terbaru mereka Android N. Perilisan ini lebih cepat dari biasanya yang pengumuman selalu di event Google I/O.

[Baca juga: Android N akan Punya Fitur Multi Window]

Salah satu fitu baru yang menarik di Android N adalah fitur mode multi-window, atau biasa juga sering disebut sebagai split-screen multitasking. Mode ini tidak hanya berfungsi pada tablet, tetapi juga untuk smartphone, dan bahkan televisi.

Fitur Multi Window atau Split View ini mirip seperti pada iOS 9, hanya saja kalau di iOS, fitur split-screen multitasking cuma bisa dijalankan pada perangkat iPad saja, itupun hanya di beberap seri saja.[HBS]

Pangsa pasar Android Maret 2016

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here