๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Samsung Galaxy S25 FE vs Poco X8 Pro tampak depan dan belakang

Perbandingan Samsung Galaxy S25 FE vs Poco X8 Pro 2026

Terbit:
โฑ๏ธ9 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, Poco X8 Pro jelas unggul secara spesifikasi panel: layar AMOLED 6.59 inci dengan resolusi 1268 x 2756 (~460 ppi) dan peak brightness 3500 nits, ditambah 3840Hz PWM dimming dan Dolby Vision. Samsung Galaxy S25 FE hanya menawarkan 1080 x 2340 (~385 ppi) dengan peak 1900 nits. Artinya, Poco X8 Pro lebih tajam (460 vs 385 ppi), jauh lebih terang di bawah sinar matahari (3500 vs 1900 nits), dan lebih nyaman untuk mata karena PWM dimming tinggi. Namun, S25 FE menang di build quality: glass back Gorilla Glass Victus+ di kedua sisi plus frame aluminium, sementara Poco X8 Pro hanya glass front + aluminium frame tanpa glass back. S25 FE juga lebih ringan (190g vs 201.5g) dan lebih tipis (7.4mm vs 8.4mm). Jadi, Poco menang di kualitas tampilan, Samsung menang di premium feel dan ergonomi. Di sektor Performance, keduanya bertarung ketat tapi Poco X8 Pro sedikit di depan. Samsung Galaxy S25 FE ditenagai Exynos 2400 (4nm) dengan skor Antutu total 2.019.654 (CPU 685.552, GPU 603.751), sementara Poco X8 Pro memakai Dimensity 8500 Ultra (4nm) dengan skor Antutu SoC 1.235.811 (CPU 608.427, GPU 627.384). Perhatikan: skor GPU Poco (627.384) lebih tinggi dari Samsung (603.751), artinya gaming lebih kencang di Poco. Namun skor CPU Samsung lebih tinggi (685.552 vs 608.427) karena konfigurasi 10-core vs 8-core. Secara praktis, Poco X8 Pro lebih baik untuk gaming berkat GPU Mali-G720 MC8, sementara S25 FE lebih baik untuk multitasking berat berkat CPU 10-core. RAM juga jadi pembeda: Poco menawarkan hingga 12GB, Samsung mentok di 8GB โ€” di 2026, 12GB RAM adalah standar baru untuk flagship killer. Baterai adalah medan pertempuran yang dimenangkan Poco X8 Pro tanpa ampun. Kapasitas 6500 mAh Si/C Li-Ion vs 4900 mAh milik S25 FE โ€” selisih 1600 mAh atau sekitar 32% lebih besar. Charging 100W wired (100% dalam 48 menit) vs 45W (65% dalam 30 menit). Poco juga punya reverse wired 27W, sementara Samsung hanya reverse wireless. S25 FE memang punya wireless charging 15W Qi2 yang tidak dimiliki Poco, tapi trade-off-nya: Anda harus mengorbankan 1600 mAh kapasitas dan charging 2x lebih lambat. Untuk pengguna yang mobile seharian, Poco X8 Pro jelas pilihan lebih rasional โ€” bisa 1.5-2 hari pemakaian normal, sementara S25 FE kemungkinan harus dicas setiap hari. Kamera adalah satu-satunya area di mana Samsung Galaxy S25 FE benar-benar unggul. S25 FE punya triple camera: 50MP f/1.8 OIS + 8MP telephoto f/2.4 OIS (3x optical zoom) + 12MP ultrawide f/2.2. Poco X8 Pro hanya dual camera: 50MP f/1.5 OIS + 8MP ultrawide f/2.2. Keunggulan Samsung: telephoto lens untuk zoom 3x optical, video 8K@30fps dan 4K@120fps, serta DxOMark camera score 118 yang terverifikasi. Poco X8 Pro unggul di aperture wide (f/1.5 vs f/1.8 โ€” lebih terang 33%), selfie 20MP vs 12MP, dan video slow-mo 960fps. Tapi tanpa telephoto, Poco kalah fleksibilitas. Untuk fotografer serius, S25 FE lebih baik. Untuk selfie dan foto sehari-hari, Poco sudah cukup mumpuni. Connectivity dan Software: S25 FE menang di USB 3.2 (vs USB 2.0), Bluetooth 5.4 (vs 6.0 โ€” sebenarnya Poco lebih baru, tapi aptX HD/LHDC 5/Auracast adalah bonus), dan software support 7 major Android upgrades (vs HyperOS 3 yang biasanya 3-4 tahun). Poco X8 Pro menang di Bluetooth 6.0, navigasi multi-band (GPS L1+L5, NavIC, QZSS), dan 5G band yang lebih lengkap (17 band vs Samsung yang tidak dirinci). Untuk jangka panjang, S25 FE jelas lebih aman โ€” 7 tahun update adalah komitmen yang tidak bisa ditandingi Poco. Tapi untuk 2-3 tahun pertama, pengalaman software keduanya mirip: Android 16 + skin masing-masing. Kesimpulan akhir: Poco X8 Pro adalah pemenang value for money dengan skor 82. Ia menang di baterai, layar, GPU, RAM, charging, dan harga. Samsung Galaxy S25 FE hanya menang di kamera telephoto, video 8K, wireless charging, USB 3.2, dan software support 7 tahun โ€” tapi dengan harga hampir 2x lipat. Jika Anda punya budget terbatas dan ingin performa maksimal, Poco X8 Pro adalah pilihan cerdas. Jika Anda butuh kamera serius, ekosistem Samsung, atau ingin pakai 5+ tahun, S25 FE layak dipertimbangkan โ€” asal Anda rela bayar premium untuk itu.
Samsung Galaxy S25 FE

Samsung Galaxy S25 FE

Rp 8.999.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 128GB
๐Ÿ“ท50 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Xiaomi Poco X8 Pro

Xiaomi Poco X8 Pro

๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Samsung Galaxy S25 FE

โœ… Kelebihan
  • Layar Dynamic LTPO AMOLED 2X 6.7 inci dengan refresh rate 120Hz dan proteksi Gorilla Glass Victus+ (depan & belakang) plus frame aluminium โ€” build quality flagship sejati.
  • Kamera triple lengkap: 50MP wide OIS + 8MP telephoto OIS (3x optical zoom) + 12MP ultrawide, plus video 8K@30fps dan 4K@120fps yang jarang ditemukan di kelas harga ini.
  • DxOMark camera score 118 dan display score 156 โ€” performa kamera & layar terverifikasi secara objektif.
  • Software support terbaik di kelasnya: Android 16 + One UI 8 dengan komitmen 7 major Android upgrades โ€” nilai jual jangka panjang yang serius.
  • Fitur lengkap: wireless charging 15W Qi2, reverse wireless, USB 3.2, Bluetooth 5.4, eSIM support, dan barometer.
  • Bobot hanya 190g dengan ketebalan 7.4mm โ€” lebih ramping dan ringan dibanding kompetitor.
โŒ Kekurangan
  • Chipset Exynos 2400 (4nm) kalah jauh dari Dimensity 8500 Ultra dalam efisiensi dan skor Antutu (1.265.238 vs 1.235.811 di SoC, tapi GPU Xclipse 940 tertinggal dari Mali-G720 MC8).
  • Baterai hanya 4900 mAh โ€” tertinggal 1600 mAh dari Poco X8 Pro, dan charging 45W terasa lambat di 2026.
  • Harga Rp 8.999.000 untuk varian 128GB terasa mahal mengingat kapasitas baterai kecil dan chipset Exynos.
  • RAM hanya 8GB tanpa opsi 12GB โ€” terbatas untuk multitasking berat di 2026.
  • Tidak ada audio jack dan tidak ada SD slot โ€” storage 128GB base terasa sempit untuk video 8K.
  • Poco X8 Pro menawarkan layar dengan resolusi lebih tinggi (1.5K) dan peak brightness 3500 nits vs 1900 nits โ€” S25 FE kalah di departemen layar.

Xiaomi Poco X8 Pro

โœ… Kelebihan
  • Baterai monster 6500 mAh Si/C Li-Ion dengan charging 100W โ€” 100% dalam 48 menit, plus reverse wired 27W. Ini kombinasi baterai + charging terbaik di kelasnya.
  • Layar AMOLED 6.59 inci resolusi 1.5K (1268 x 2756, ~460 ppi) dengan 3500 nits peak brightness, 3840Hz PWM dimming, Dolby Vision, dan Gorilla Glass 7i โ€” spesifikasi layar flagship.
  • Chipset Mediatek Dimensity 8500 Ultra (4nm) dengan CPU 3.4GHz Cortex-A725 โ€” skor Antutu SoC 1.235.811 dengan GPU Mali-G720 MC8 yang lebih kuat dari Xclipse 940.
  • Kamera utama 50MP f/1.5 dengan OIS + ultrawide 8MP, selfie 20MP โ€” aperture f/1.5 lebih terang dari f/1.8 milik S25 FE.
  • Bluetooth 6.0 dengan aptX HD, LHDC 5, Auracast, ASHA โ€” konektivitas audio paling canggih di kelasnya.
  • Harga jauh lebih kompetitif (estimasi Rp 4-5 jutaan) dengan varian hingga 512GB/12GB RAM โ€” value for money luar biasa.
  • Navigasi multi-band: GPS L1+L5, BDS B1I+B1c+B2a, GALILEO E1+E5a, QZSS, NavIC โ€” akurasi lokasi lebih presisi.
โŒ Kekurangan
  • Tidak ada telephoto lens โ€” hanya dual camera (wide + ultrawide), kalah fleksibel dari triple camera S25 FE untuk zoom.
  • Video maksimal 4K@60fps โ€” tidak ada 8K seperti S25 FE, dan selfie video hanya 1080p@60fps.
  • Build quality: hanya glass front + aluminium frame, tanpa glass back โ€” terasa kurang premium dibanding S25 FE.
  • USB Type-C 2.0 โ€” transfer data jauh lebih lambat dari USB 3.2 di S25 FE.
  • Software support tidak sejelas Samsung โ€” HyperOS 3 dengan Android 16, tapi komitmen update biasanya 3-4 tahun, bukan 7 tahun.
  • Bobot 201.5g dan tebal 8.4mm โ€” lebih berat dan tebal dari S25 FE (190g, 7.4mm).
  • Tidak ada wireless charging โ€” fitur yang masih dianggap premium oleh sebagian pengguna.
  • NFC market/region dependent โ€” tidak semua unit mendapat NFC, perlu cek sebelum beli.

Rekomendasi

Xiaomi Poco X8 Pro

Poco X8 Pro menang telak dalam value proposition. Dengan harga yang jauh lebih murah (estimasi Rp 4-5 jutaan vs Rp 8.999.000), Poco X8 Pro menawarkan baterai 6500 mAh + charging 100W (vs 4900 mAh + 45W), layar 1.5K 3500 nits (vs 1080p 1900 nits), chipset Dimensity 8500 Ultra dengan GPU lebih kuat, RAM hingga 12GB, dan Bluetooth 6.0. Samsung Galaxy S25 FE memang unggul di kamera telephoto, video 8K, wireless charging, USB 3.2, dan software support 7 tahun โ€” tapi keunggulan tersebut tidak cukup membenarkan selisih harga hampir 2x lipat. Untuk 90% pengguna, Poco X8 Pro memberikan pengalaman harian yang lebih baik: baterai tahan 1.5-2 hari, layar lebih tajam dan terang, performa gaming lebih kencang, dan charging yang jauh lebih cepat. S25 FE hanya masuk akal jika Anda spesifik butuh ekosistem Samsung, telephoto lens, atau komitmen update 7 tahun.

Skor: 82/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Samsung
Samsung Galaxy S25 FE
Xiaomi
Xiaomi Poco X8 Pro
Type
Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120Hz, HDR10+, 1900 nits (peak)
AMOLED, 68B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, Dolby Vision, HDR10+, 2000 nits (HBM), 3500 nits (peak)
Diagonal
6.7 inches, 110.2 cm2 (~89.2% screen-to-body ratio)
6.59 inches, 106.4 cm2 (~89.8% screen-to-body ratio)
Protection
Corning Gorilla Glass Victus+, Mohs level 5
Corning Gorilla Glass 7i, Mohs level 5
Resolution
1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~385 ppi density)
1268 x 2756 pixels, 19.5:9 ratio (~460 ppi density)
Build
Glass front (Gorilla Glass Victus+), glass back (Gorilla Glass Victus+), aluminum frame
Glass front (Gorilla Glass 7i), aluminum frame
Colors
NavyWhite
BlackGreenMintWhite
Weight
190 g (6.70 oz)
201.5 g (7.13 oz)
Dimensions
161.3 x 76.6 x 7.4 mm (6.35 x 3.02 x 0.29 in)
157.5 x 75.2 x 8.4 mm (6.20 x 2.96 x 0.33 in)