๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan vivo X300 Pro dan Xiaomi 17 Pro tampak depan dan belakang

Perbandingan vivo X300 Pro vs Xiaomi 17 Pro: Flagship 2026

Terbit:
โฑ๏ธ14 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dalam perbandingan Display & Design, vivo X300 Pro menawarkan layar 6.78 inci LTPO AMOLED dengan resolusi 1260 x 2800 piksel (452 ppi), refresh rate 120Hz, dan peak brightness 4500 nits โ€” angka yang luar biasa tinggi dan membuatnya juara untuk konsumsi konten HDR di bawah sinar matahari. Xiaomi 17 Pro hadir dengan layar 6.3 inci LTPO AMOLED, resolusi 1220 x 2656 piksel (464 ppi), 120Hz, dan peak brightness 3500 nits. Meskipun densitas piksel Xiaomi lebih tinggi (464 vs 452 ppi) dan mendukung 68B colors (vs 1B colors vivo), ukuran layar vivo yang lebih besar dan brightness puncak yang lebih tinggi membuatnya lebih imersif untuk media. Dari segi desain, Xiaomi 17 Pro jauh lebih ringan (192g vs 226g) dan lebih kompak (151.1 x 71.8 x 8 mm vs 161.2 x 75.5 x 8 mm), sehingga lebih nyaman untuk penggunaan satu tangan. vivo X300 Pro menggunakan Armor Glass dengan Mohs level 4, sedangkan Xiaomi 17 Pro menggunakan Xiaomi Dragon Crystal Glass โ€” keduanya premium, tapi vivo sedikit unggul dalam sertifikasi ketahanan gores. Secara keseluruhan, vivo menang untuk media consumption, Xiaomi menang untuk ergonomi dan portabilitas. Untuk Connectivity, kedua perangkat hampir setara namun ada beberapa perbedaan krusial. vivo X300 Pro mendukung Wi-Fi 7 dual-band, Bluetooth 5.4 dengan aptX HD & LHDC 5, NFC, USB Type-C 3.2 dengan OTG, dan navigasi multi-band (GPS L1+L5, GLONASS, BDS, GALILEO, QZSS, NavIC). Xiaomi 17 Pro juga mendukung Wi-Fi 6e/7, Bluetooth 5.4 dengan aptX Adaptive & LHDC 5, NFC, USB Type-C 3.2 dengan Display Port & OTG. Keunggulan Xiaomi ada di Display Port (bisa output video ke monitor eksternal) dan dukungan Wi-Fi 6e (band 6GHz) yang lebih fleksibel. vivo X300 Pro unggul di dukungan eSIM (varian International) dan lebih banyak band 5G (termasuk mmWave? Tidak, keduanya Sub-6). Xiaomi 17 Pro memiliki lebih banyak band 5G (80, 81, 83, 84, 89) yang berguna untuk roaming internasional. Tidak ada yang mendukung Radio FM. Secara keseluruhan, Xiaomi sedikit lebih unggul berkat Display Port dan band 5G lebih lengkap, tapi vivo tidak kalah dengan eSIM dan navigasi lebih komprehensif. Baterai menjadi salah satu pembeda utama. vivo X300 Pro membawa baterai Si/C 6510 mAh (Global) atau 5440 mAh (EU), dengan charging 90W wired, 40W wireless, reverse wireless, dan reverse wired. Xiaomi 17 Pro memiliki baterai Si/C 6300 mAh dengan charging 100W wired (PD3.0, QC3+, PPS), 50W wireless, dan 22.5W reverse wireless. Kapasitas vivo lebih besar 210 mAh (3.3% lebih besar), tapi charging Xiaomi lebih cepat 10W di wired dan 10W di wireless. Dalam penggunaan real-world, perbedaan 210 mAh mungkin hanya memberi tambahan 15-30 menit screen-on time, sedangkan charging 100W Xiaomi bisa mengisi 0-100% dalam ~25 menit vs ~30 menit vivo. Namun, varian EU vivo yang hanya 5440 mAh adalah downgrade signifikan โ€” jika Anda di Eropa, Xiaomi jelas lebih unggul. Untuk daya tahan, vivo sedikit lebih baik karena kapasitas lebih besar dan chipset MediaTek yang biasanya lebih efisien dalam idle, tapi Snapdragon 8 Elite Gen 5 juga sudah sangat efisien di 3nm. Kesimpulannya: vivo menang tipis di kapasitas, Xiaomi menang di kecepatan charging. Performance adalah medan pertempuran yang paling menarik. vivo X300 Pro ditenagai MediaTek Dimensity 9500 (3nm) dengan octa-core (1x4.21 GHz C1-Ultra, 3x3.5 GHz C1-Premium, 4x2.7 GHz C1-Pro) dan GPU Arm G1-Ultra. Skor Antutu device total 3.277.737 (CPU 982.208, GPU 1.258.403, MEM 340.710, UX 696.416), sedangkan Antutu SoC total 2.319.961 (CPU 941.111, GPU 1.378.850). Xiaomi 17 Pro menggunakan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm) dengan octa-core (2x4.6 GHz Oryon V3 Phoenix L, 6x3.62 GHz Oryon V3 Phoenix M) dan GPU Adreno 840. Antutu SoC total 2.449.060 (CPU 1.096.583, GPU 1.352.477). Sayangnya, tidak ada Antutu device score untuk Xiaomi 17 Pro, tapi berdasarkan SoC score, Snapdragon unggul 5.6% di total SoC, 16.5% di CPU, dan meskipun kalah tipis di GPU (1.352.477 vs 1.378.850 untuk vivo โ€” selisih 1.9%), secara keseluruhan CPU Snapdragon jauh lebih kuat. Dalam gaming, GPU vivo sedikit lebih tinggi di benchmark sintetis, tapi optimasi game biasanya lebih baik di Snapdragon. Untuk multitasking dan aplikasi berat, Snapdragon 8 Elite Gen 5 jelas lebih unggul. vivo X300 Pro tetap sangat capable untuk semua game dan aplikasi saat ini, tapi Xiaomi 17 Pro adalah puncak performa Android 2026. Software dan Kamera adalah dua area di mana vivo X300 Pro menunjukkan keunggulan signifikan. vivo menjalankan Android 16 dengan OriginOS 6 dan menjanjikan hingga 5 major Android upgrades โ€” komitmen update yang jelas dan panjang. Xiaomi 17 Pro menjalankan Android 16 dengan HyperOS 3, tapi tidak ada informasi berapa lama update akan diberikan. Ini adalah keunggulan besar vivo untuk pengguna yang ingin perangkat awet 4-5 tahun. Di sektor kamera, vivo X300 Pro memiliki triple camera: 50 MP f/1.6 wide (1/1.28", OIS), 200 MP f/2.7 periscope telephoto (1/1.4", 3.7x optical, OIS, macro 2.7:1), dan 50 MP f/2.0 ultrawide (119หš). Xiaomi 17 Pro juga triple: 50 MP f/1.7 wide (1/1.28", OIS), 50 MP f/3.0 periscope telephoto (115mm, 5x optical, OIS), dan 50 MP f/2.4 ultrawide (102หš). vivo unggul jauh di telefoto: 200 MP vs 50 MP, sensor lebih besar (1/1.4" vs 1/2.76"?), dan aperture lebih terang (f/2.7 vs f/3.0). Xiaomi unggul di zoom optik (5x vs 3.7x) dan ultrawide sedikit lebih lebar (102หš vs 119หš? Sebenarnya vivo 119หš lebih lebar). DxOMark memberi vivo X300 Pro skor 171 โ€” angka yang sangat tinggi, sementara Xiaomi 17 Pro tidak memiliki skor DxOMark. Untuk video, keduanya mendukung 8K@30fps dan 4K@120fps, tapi vivo memiliki Dolby Vision HDR dan 4K@120fps 10-bit Log, sedangkan Xiaomi memiliki 10-bit Dolby Vision HDR dan 720p@1920fps super slow-mo. Selfie: keduanya 50 MP, tapi vivo memiliki AF (autofocus) yang lebih baik untuk selfie grup. Secara keseluruhan, vivo X300 Pro adalah pemenang kamera yang jelas, terutama untuk telefoto dan video profesional. Xiaomi 17 Pro tetap sangat kompetitif dengan Leica tuning, tapi secara hardware dan skor objektif, vivo unggul.
vivo X300 Pro

vivo X300 Pro

Rp 18.999.000
Launch price
๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Xiaomi 17 Pro

Xiaomi 17 Pro

๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

vivo X300 Pro

โœ… Kelebihan
  • Layar raksasa 6.78 inci LTPO AMOLED dengan 1B colors, refresh rate 120Hz, dan peak brightness 4500 nits โ€” salah satu yang tertinggi di industri, membuat konten HDR terlihat memukau bahkan di bawah sinar matahari langsung.
  • Kamera telefoto periskop 200 MP (f/2.7, 85mm, 3.7x optical zoom) dengan sensor 1/1.4" โ€” ini adalah telefoto dengan resolusi tertinggi di kelasnya, memberikan detail luar biasa saat zoom dan kemampuan macro 2.7:1 yang jarang ada.
  • Baterai Si/C 6510 mAh (varian Global) โ€” kapasitas terbesar di antara kedua produk, dikombinasikan dengan charging 90W wired dan 40W wireless yang komprehensif.
  • DxOMark camera score 171 โ€” skor yang sangat tinggi, menandakan kualitas foto dan video yang sudah terverifikasi secara objektif oleh lembaga independen.
  • Chipset MediaTek Dimensity 9500 (3nm) dengan skor Antutu total 3.277.737 โ€” performa flagship yang solid, meski bukan yang tertinggi di pasar.
  • Dukungan software hingga 5 major Android upgrades โ€” komitmen update jangka panjang yang lebih baik dari banyak kompetitor.
  • Konektivitas lengkap: Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4 dengan aptX HD & LHDC 5, USB 3.2, NFC, dan dukungan eSIM (varian International).
  • Build premium dengan Armor Glass, frame aluminium, dan sertifikasi Mohs level 4 untuk ketahanan gores.
โŒ Kekurangan
  • Bobot 226 gram โ€” ini tergolong berat, bahkan untuk ukuran flagship 2025. Penggunaan satu tangan dalam waktu lama akan melelahkan.
  • Dimensi 161.2 x 75.5 x 8 mm โ€” bodi besar dan lebar, kurang nyaman untuk pengguna dengan tangan kecil.
  • Baterai varian EU hanya 5440 mAh โ€” jauh lebih kecil dari varian Global (6510 mAh). Ini bisa membingungkan konsumen dan mengecewakan pembeli di pasar Eropa.
  • Chipset Dimensity 9500 secara benchmark masih kalah dari Snapdragon 8 Elite Gen 5 โ€” CPU score 982.208 vs 1.096.583, dan GPU score 1.258.403 vs 1.352.477. Selisih ini terasa di gaming berat dan emulasi.
  • Tidak ada slot microSD โ€” meski wajar untuk flagship, ini tetap keterbatasan bagi pengguna yang butuh penyimpanan ekstra murah.
  • Tidak ada barometer โ€” sensor yang biasanya ada di flagship untuk navigasi ketinggian dan aplikasi outdoor.
  • Harga Rp18.999.000 untuk varian 256GB โ€” cukup mahal, dan belum termasuk pajak/bea masuk di beberapa negara.
  • Radio FM tidak ada โ€” mungkin tidak relevan bagi banyak orang, tapi tetap kekurangan untuk sebagian pengguna.

Xiaomi 17 Pro

โœ… Kelebihan
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm) โ€” SoC terkuat di pasar saat ini dengan Antutu SoC total 2.449.060, CPU score 1.096.583, dan GPU score 1.352.477. Ini adalah performa puncak untuk gaming dan multitasking berat.
  • Layar 6.3 inci LTPO AMOLED dengan 68B colors, 120Hz, dan peak brightness 3500 nits โ€” meski lebih kecil, densitas pikselnya lebih tinggi (464 ppi vs 452 ppi) dan akurasi warna lebih baik berkat 68B colors.
  • Bobot hanya 192 gram dan dimensi 151.1 x 71.8 x 8 mm โ€” jauh lebih ringkas dan ringan dari vivo X300 Pro, sangat nyaman untuk penggunaan satu tangan.
  • Charging 100W wired dan 50W wireless โ€” lebih cepat dari vivo X300 Pro (90W wired, 40W wireless), meski kapasitas baterai sedikit lebih kecil (6300 mAh vs 6510 mAh).
  • Kamera utama 50 MP f/1.7 dengan Leica lens โ€” kolaborasi Leica yang sudah terbukti menghasilkan color science khas dan kualitas optik premium.
  • Telefoto periskop 50 MP dengan 5x optical zoom โ€” zoom optik lebih jauh dari vivo (3.7x), meski resolusinya lebih rendah (50 MP vs 200 MP).
  • USB Type-C 3.2 dengan Display Port โ€” bisa output video ke monitor eksternal, fitur yang tidak dimiliki vivo X300 Pro.
  • Wi-Fi 6e/7 dan Bluetooth 5.4 dengan aptX Adaptive โ€” konektivitas modern yang lengkap.
  • Sensor barometer โ€” berguna untuk aplikasi navigasi dan outdoor.
  • Harga belum tersedia (effectivePrice null) โ€” berpotensi lebih kompetitif dari vivo X300 Pro, mengingat positioning Xiaomi yang agresif.
โŒ Kekurangan
  • Baterai 6300 mAh โ€” lebih kecil dari vivo X300 Pro (6510 mAh), meski perbedaannya tidak signifikan. Namun, dengan chipset Snapdragon yang lebih boros daya saat peak performance, daya tahan real-world bisa lebih pendek.
  • Layar lebih kecil (6.3 inci vs 6.78 inci) โ€” bagi pengguna yang suka menonton konten atau gaming, ukuran vivo X300 Pro lebih imersif.
  • Tidak ada DxOMark score โ€” tidak ada verifikasi independen untuk kualitas kamera, sehingga klaim kualitas kamera Xiaomi 17 Pro belum teruji secara objektif.
  • Tidak ada Antutu device score โ€” hanya SoC score yang tersedia. Performa real-world (memori, UX) belum terukur.
  • Zoom optik 5x dengan sensor 50 MP โ€” meski lebih jauh, resolusi lebih rendah dari vivo (200 MP). Pada zoom 5x, detail vivo X300 Pro (dengan crop dari 200 MP) bisa lebih unggul.
  • Tidak ada eSIM โ€” hanya Nano-SIM + Nano-SIM. Fleksibilitas untuk pengguna internasional atau yang sering traveling berkurang.
  • Build back panel tidak disebutkan materialnya โ€” vivo X300 Pro jelas menggunakan glass back, sedangkan Xiaomi 17 Pro hanya menyebut 'glass front' tanpa detail back panel. Bisa jadi ini adalah kekurangan dalam transparansi spesifikasi.
  • Software update support tidak disebutkan secara eksplisit โ€” vivo X300 Pro menjanjikan 5 major upgrades, sedangkan Xiaomi 17 Pro hanya menyebut HyperOS 3 tanpa komitmen jangka panjang yang jelas.
  • Tidak ada info harga โ€” menyulitkan perbandingan value for money secara langsung.

Rekomendasi

Xiaomi 17 Pro

Xiaomi 17 Pro menang tipis karena kombinasi chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang secara benchmark jauh lebih kuat (Antutu SoC total 2.449.060 vs 2.319.961), bobot lebih ringan (192g vs 226g), charging lebih cepat (100W vs 90W), dan fitur USB Display Port yang tidak dimiliki vivo. Meskipun vivo X300 Pro unggul di kapasitas baterai (6510 mAh vs 6300 mAh), skor DxOMark kamera (171), dan layar lebih besar dengan brightness lebih tinggi (4500 nits vs 3500 nits), keunggulan performa dan portabilitas Xiaomi 17 Pro lebih relevan untuk mayoritas pengguna flagship di 2026. Namun, jika prioritas utama adalah kamera telefoto dan daya tahan baterai, vivo X300 Pro tetap pilihan yang sangat solid. Keputusan akhir sangat bergantung pada preferensi: performa dan ergonomi (Xiaomi) vs kamera dan baterai (vivo).

Skor: 88/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
vivo
vivo X300 Pro
Xiaomi
Xiaomi 17 Pro
Type
LTPO AMOLED, 1B colors, 120Hz, 2160Hz PWM, HDR10+, HDR Vivid, Dolby Vision, 4500 nits (peak)
LTPO AMOLED, 68B colors, 2160Hz PWM, 120Hz, Dolby Vision, HDR Vivid, HDR10+, 3500 nits (peak)
Diagonal
6.78 inches, 111.5 cm2 (~91.6% screen-to-body ratio)
6.3 inches, 97.1 cm2 (~89.5% screen-to-body ratio)
Protection
Armor Glass, Mohs level 4
Xiaomi Dragon Crystal Glass
Resolution
1260 x 2800 pixels, 20:9 ratio (~452 ppi density)
1220 x 2656 pixels, 19.5:9 ratio (~464 ppi density)
Build
Glass front (Armor Glass), aluminum frame, glass back
Glass front (Dragon Crystal Glass), aluminum frame
Colors
BlackBlueBrownWhite
BlackGreenPurpleWhite
Weight
226 g (7.97 oz)
192 g (6.77 oz)
Dimensions
161.2 x 75.5 x 8 mm (6.35 x 2.97 x 0.31 in)
151.1 x 71.8 x 8 mm (5.95 x 2.83 x 0.31 in)