
POCO F7 Ultra
Kelebihan dan Kekurangan
POCO X8 Pro Max
- Baterai raksasa 8500 mAh dengan Si-Carbon, mampu bertahan hingga 80 jam dalam pemakaian normal, membuatnya jadi 'bank daya' berjalan.
- Layar AMOLED 6.83 inci QHD+ dengan refresh rate 120Hz, peak brightness 3500 nits, dan PWM 3840Hz, sangat nyaman di mata dan luar biasa terang.
- Kamera utama Sony LYT-600 50MP dengan aperture ƒ/1.5 dan OIS, menjanjikan hasil foto low-light yang impresif.
- Sertifikasi IP68/IP69 membuatnya tahan air dan debu ekstrem, siap diajak 'berenang' atau 'mandi debu'.
- Konektivitas terlengkap dengan WiFi 7, Bluetooth 6.0, NFC, eSIM, dan Infrared, semua ada di sini.
- Skor Antutu perangkat mencapai 2.635.919, menunjukkan performa kelas flagship yang sangat kencang.
- Meski performanya tinggi, chipset MediaTek Dimensity 9500s masih kalah dalam benchmark mentah dibanding Snapdragon 8 Elite milik pesaingnya.
- Sistem kamera belakangnya hanya dual-lens, tanpa kamera telefoto khusus. Zoom optik bukanlah keahliannya.
- Desainnya menggunakan fiberglass, terasa kurang premium dibanding kaca dan logam pada pesaingnya.
- Kamera selfie 20MP dengan aperture ƒ/2.2 terasa biasa saja di kelasnya, tidak ada peningkatan signifikan.
- Bobotnya 219 gram, cukup berat di saku, tapi mungkin sepadan dengan baterai 'power bank' yang dibawanya.
POCO F7 Ultra
- Chipset Snapdragon 8 Elite adalah 'raja performa' saat ini, dengan skor Antutu perangkat mencapai 2.931.492, mengungguli pesaingnya secara signifikan.
- Sistem kamera tiga lensa yang sangat fleksibel: kamera utama 50MP, ultra-wide 32MP, dan telefoto 50MP yang juga bisa jadi makro. Ini 'senjata lengkap' untuk fotografi.
- Layar AMOLED TCL M9 6.67 inci WQHD+ dengan densitas 526 ppi dan kaca Xiaomi Longjing Glass 2, lebih tajam dan lebih tahan banting.
- Dukungan software yang lebih baik dengan jaminan 6 tahun update OS dan keamanan, memberikan umur pakai yang lebih panjang.
- Mendukung wireless charging dan reverse wireless charging, fitur yang tidak dimiliki pesaingnya.
- Desain lebih premium dengan material kaca dan logam, serta sertifikasi IP68 yang standar.
- Kapasitas baterai 5300 mAh lebih kecil dibanding pesaingnya (8500 mAh), sehingga daya tahannya lebih rendah, sekitar 63 jam.
- Harga peluncurannya lebih mahal (€699.99) dibanding POCO X8 Pro Max (€470.00).
- Meski sudah besar, baterainya terasa 'biasa saja' di era 2026, sementara pesaingnya sudah melangkah lebih jauh.
- Kamera ultrawide 32MP dan telefoto 50MP memang hebat, tapi tidak ada lensa periskop untuk zoom optik ekstrem.
- Kecepatan charging 120W kalah dari pesaingnya yang 100W? Tentu tidak, tapi kapasitas baterai yang lebih kecil membuat total 'daya tahan per pengisian' lebih rendah.
Rekomendasi
POCO F7 Ultra adalah pemenang yang jelas untuk pengguna yang menginginkan performa absolut dan fleksibilitas kamera. Dengan Snapdragon 8 Elite yang menguasai benchmark Antutu (2.931.492 vs 2.635.919), ia menawarkan pengalaman gaming dan multitasking yang lebih superior. Sistem tiga kameranya (50MP utama + 32MP ultra-wide + 50MP telefoto) jauh lebih serbaguna daripada dual kamera di X8 Pro Max, memungkinkan Anda mengambil foto dari berbagai jarak tanpa kehilangan kualitas. Dukungan software yang lebih lama (6 tahun vs 5 tahun) juga menjadi nilai tambah untuk investasi jangka panjang. Meskipun baterainya lebih kecil, fitur wireless charging dan desain yang lebih premium menjadi kompensasi yang adil. Skor 90/100 diberikan karena ia unggul dalam hampir semua aspek yang paling penting bagi pengguna power-user.







