๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Honor 400 vs Honor 200 Pro menampilkan dua smartphone Honor dengan spesifikasi layar, kamera, dan baterai berbeda

Honor 400 vs Honor 200 Pro: Mana Flagship Sejati?

Terbit:
โฑ๏ธ11 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, Honor 400 membawa panel AMOLED 6.55 inci resolusi 1264 x 2736 px (446 ppi) dengan refresh rate 120Hz, touch sampling 240Hz, HDR10+, dan peak brightness 5000 cd/mยฒ โ€” angka brightness ini luar biasa dan mengalahkan Honor 200 Pro yang 'hanya' 4000 nits. Namun Honor 200 Pro unggul di ukuran layar (6.78 inci vs 6.55 inci), densitas piksel lebih tinggi (437 ppi vs 446 ppi โ€” sebenarnya Honor 400 sedikit lebih rapat, tapi selisihnya tidak signifikan), dan yang paling penting: 3840Hz PWM dimming yang secara signifikan mengurangi flicker dan kelelahan mata. Honor 200 Pro juga lebih premium secara build (dimensi 163.3 x 75.2 x 8.2 mm, 199 g) meski lebih berat dan tebal dibanding Honor 400 (156.5 x 74.6 x 7.3 mm, 184 g) yang berbodi polycarbonate. Honor 400 punya IP65, Honor 200 Pro tidak menyebutkan rating IP resmi โ€” ini poin untuk Honor 400 di ketahanan. Di ranah Performance, tidak ada kontes: Honor 200 Pro dengan Snapdragon 8s Gen 3 (1x Cortex-X4 3.0 GHz + 4x A720 2.8 GHz + 3x A520 2.0 GHz, 4nm TSMC N4P) mencetak AnTuTu SoC 1.023.936 (CPU 535.562 + GPU 488.374), sedangkan Honor 400 dengan Snapdragon 7 Gen 3 hanya 607.094 (CPU 392.906 + GPU 214.188). Artinya CPU Honor 200 Pro ~36% lebih cepat, dan GPU-nya (Adreno 735 vs Adreno 720) lebih dari 2x lebih kencang. Implikasi praktis: Honor 200 Pro bisa main game berat di setting high dengan frame rate stabil, sementara Honor 400 harus turun ke medium-low. Honor 400 juga masih pakai RAM LPDDR4X dan storage UFS 3.1 โ€” generasi lama. Honor 200 Pro tersedia hingga 16GB RAM + 1TB storage, meski unit yang dibandingkan di sini 256GB. Baterai adalah satu-satunya area di mana Honor 400 menang telak: 7200 mAh Si-Carbon Li-Ion vs 5200 mAh Si/C Li-Ion di Honor 200 Pro โ€” selisih 2000 mAh atau ~38% lebih besar. Honor 400 juga lebih tipis (7.3 mm) meski baterainya jauh lebih besar, berkat teknologi silicon-carbon. Namun Honor 200 Pro membalas dengan ekosistem charging jauh lebih lengkap: 100W wired (0-60% dalam 15 menit, 0-100% dalam 41 menit), 66W wireless, reverse wired 5W, dan reverse wireless. Honor 400 hanya 66W wired tanpa wireless charging sama sekali. Untuk pengguna yang sering lupa charge semalaman, Honor 200 Pro lebih praktis; untuk yang butuh daya tahan maksimal tanpa akses charger, Honor 400 juara. Kamera adalah pembeda paling jelas. Honor 400 mengandalkan sensor utama 200 MP Samsung ISOCELL HP3 (1/1.4", f/1.9, OIS, pixel binning 1-16) + 12 MP ultrawide/macro. Honor 200 Pro punya triple camera: 50 MP wide (1/1.3", f/1.9, PDAF, OIS) + 50 MP telephoto 2.5x optical (f/2.4, PDAF, OIS) + 12 MP ultrawide 112ยฐ (f/2.2, AF). Meski resolusi utama Honor 400 lebih tinggi (200 MP vs 50 MP), sensor Honor 200 Pro lebih besar (1/1.3" vs 1/1.4") dan yang krusial: Honor 200 Pro punya telephoto optical 2.5x dengan OIS โ€” Honor 400 hanya zoom digital. Skor DxOMark Camera Honor 200 Pro 137 adalah validasi objektif kualitasnya. Selfie: Honor 400 50 MP f/2.0 vs Honor 200 Pro dual 50 MP f/2.1 + 2 MP depth โ€” Honor 200 Pro unggul di depth sensing. Video: keduanya 4K@30fps, tapi Honor 200 Pro punya gyro-EIS + OIS di lebih banyak lensa. Connectivity & Software: Honor 400 lebih lengkap di konektivitas โ€” Bluetooth 5.4 (vs 5.3), Infrared, DLNA, Wi-Fi 6, NFC, IP65, dan dukungan band 5G lebih banyak (termasuk TDD 2600/2300/2500, n77/n78). Honor 200 Pro unggul di software: Android 14 dengan jaminan 4 major Android upgrades + MagicOS 8 (Honor 400 hanya Android 15 tanpa konfirmasi jumlah update major yang jelas). Honor 200 Pro juga punya speaker stereo ganda, sedangkan Honor 400 tidak disebutkan. Untuk audio, Honor 200 Pro jelas lebih baik. Untuk konektivitas fisik (IR blaster untuk kontrol TV/AC), Honor 400 lebih fungsional. Kesimpulan: Honor 200 Pro adalah paket flagship yang jauh lebih matang โ€” performa ~68% lebih kencang, GPU 2x lebih kuat, triple camera dengan telephoto optical, charging 100W + wireless, speaker stereo, dan jaminan update 4 tahun. Honor 400 menang di baterai (7200 mAh), harga lebih murah, storage 512GB, IP65, IR blaster, dan brightness layar puncak. Jika prioritas adalah daya tahan baterai ekstrem dan budget di bawah Rp 7 juta, Honor 400 pilihan rasional. Tapi jika ingin pengalaman flagship sesungguhnya โ€” gaming kencang, kamera fleksibel, charging lengkap โ€” Honor 200 Pro adalah jawabannya, meski harus merogoh kocek ~Rp 1,8 juta lebih dalam dan rela storage 256GB.
845K
Honor 400

Honor 400

Rp 6.999.000
Launch price
โšกAntutu: 845K
๐Ÿ’พ12GB / 512GB
๐Ÿ“ท200 MP + 12 MP
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Honor 200 Pro

Honor 200 Pro

Rp 8.799.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Honor 400

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.55 inci 120Hz dengan peak brightness 5000 cd/mยฒ dan HDR10+ โ€” salah satu yang tertinggi di kelas menengah, sangat nyaman di bawah sinar matahari langsung.
  • Baterai raksasa 7200 mAh dengan fast charging 66W. Kapasitas ini nyaris setara tablet kecil, bisa tembus 2 hari pemakaian normal.
  • Bobot hanya 184 g dan ketebalan 7.3 mm โ€” relatif ringan dan tipis untuk ukuran baterai sebesar itu.
  • Kamera utama 200 MP (Samsung ISOCELL HP3, sensor 1/1.4") dengan OIS โ€” resolusi tinggi dan sensor besar untuk kelas harganya.
  • Harga lebih terjangkau (Rp 6.999.000) dengan penyimpanan 512GB dan RAM 12GB โ€” value for money yang solid.
  • Lengkap: NFC, Infrared, DLNA, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, IP65, fingerprint in-display, dan sertifikasi tahan cipratan.
  • Chipset Snapdragon 7 Gen 3 (4nm) dengan skor AnTuTu SoC 607.094 โ€” cukup kencang untuk gaming menengah dan multitasking.
โŒ Kekurangan
  • Chipset Snapdragon 7 Gen 3 kalah jauh dari Snapdragon 8s Gen 3 di Honor 200 Pro (skor SoC 607K vs 1.02M) โ€” bukan kelas flagship.
  • GPU Adreno 720 hanya sanggup gaming kelas menengah; game berat seperti Genshin Impact harus turun ke setting medium-low.
  • Tidak ada lensa telephoto โ€” zoom hanya digital, kualitas menurun drastis di atas 3x.
  • RAM masih LPDDR4X dan storage UFS 3.1 โ€” generasi lama dibanding standar 2026.
  • Tidak ada wireless charging, tidak ada audio jack, tidak ada FM radio.
  • Material bodi polycarbonate โ€” terasa kurang premium dibanding kaca/metal di kompetitor.
  • IP65 hanya tahan cipratan, bukan tahan rendam seperti IP68.
  • Software: Android 15 dengan MagicOS, tapi belum ada konfirmasi jumlah update major yang jelas (Honor 200 Pro dapat 4 tahun update major).

Honor 200 Pro

โœ… Kelebihan
  • Chipset Snapdragon 8s Gen 3 (4nm TSMC N4P) dengan skor AnTuTu SoC 1.023.936 โ€” hampir 70% lebih kencang dari Honor 400. Kelas flagship killer.
  • Triple camera lengkap: 50 MP wide (1/1.3", OIS) + 50 MP telephoto 2.5x optical (OIS) + 12 MP ultrawide 112ยฐ โ€” fleksibilitas fotografi jauh lebih baik.
  • Skor DxOMark Camera 137, Display 151, Battery 145 โ€” kualitas terverifikasi secara objektif.
  • Layar OLED 6.78 inci 120Hz dengan 3840Hz PWM dimming โ€” jauh lebih nyaman untuk mata (anti-flicker) dibanding Honor 400.
  • Fast charging 100W wired (0-100% dalam 41 menit) + 66W wireless + reverse wireless โ€” charging paling lengkap di kelasnya.
  • Software: Android 14 dengan jaminan 4 major Android upgrades + MagicOS 8.
  • Speaker stereo ganda โ€” pengalaman multimedia lebih baik.
  • Build quality lebih premium dengan dimensi 163.3 x 75.2 x 8.2 mm.
โŒ Kekurangan
  • Harga lebih mahal (Rp 8.799.000) tapi hanya dapat 256GB storage โ€” setengah dari Honor 400.
  • Baterai 5200 mAh โ€” 2000 mAh lebih kecil dari Honor 400. Meski charging cepat, daya tahan harian kalah.
  • Bobot 199 g dan tebal 8.2 mm โ€” lebih berat dan tebal, kurang nyaman untuk pemakaian satu tangan lama.
  • USB Type-C 2.0 โ€” tidak ada USB 3.x untuk transfer data cepat.
  • Tidak ada Infrared, tidak ada DLNA (Honor 400 punya).
  • Bluetooth 5.3 โ€” satu generasi di belakang Honor 400 (5.4).
  • Tidak ada IP rating resmi yang disebutkan (Honor 400 punya IP65).
  • Dirilis Mei 2024 โ€” sudah 2 tahun lebih di pasar, siklus update tersisa lebih pendek.

Rekomendasi

Honor 200 Pro

Untuk pengguna yang mengutamakan performa, kualitas kamera, dan pengalaman flagship, Honor 200 Pro adalah pilihan yang jauh lebih matang. Snapdragon 8s Gen 3 memberikan lompatan performa ~68% (AnTuTu SoC 1.023.936 vs 607.094), GPU Adreno 735 yang jauh lebih capable untuk gaming, dan triple camera dengan telephoto 2.5x optical + OIS ganda yang tidak dimiliki Honor 400. Skor DxOMark yang terverifikasi (Camera 137, Display 151, Battery 145) memberikan validasi objektif. Fast charging 100W + 66W wireless juga jauh lebih lengkap. Honor 400 memang unggul di baterai (7200 mAh) dan harga lebih murah dengan storage 512GB, tapi kompromi di chipset, GPU, kamera telephoto, dan material bodi terlalu besar untuk disebut 'flagship'. Jika budget ketat dan prioritas adalah daya tahan baterai ekstrem, Honor 400 masuk akal โ€” tapi sebagai paket keseluruhan, Honor 200 Pro menang telak.

Skor: 87/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Honor
Honor 400
Honor
Honor 200 Pro
Type
AMOLED
OLED, 1B colors, 120Hz, 3840Hz PWM, HDR, 4000 nits (peak)
Density
446 ppi
โ€”
Diagonal
6.55 inchi
6.78 inches, 111.5 cm2 (~90.8% screen-to-body ratio)
Resolution
1264 x 2736 px
1224 x 2700 pixels (~437 ppi density)
Aspect Ratio
20:9
โ€”
Size
74.6 mm x 156.5 mm x 7.3 mm
โ€”
Colors
BlackGold
BlackCyanPinkWhite
Weight
184 g
199 g (7.02 oz)
Materials
Polycarbonate
โ€”
Usable surface
88 %
โ€”
Resistance certificates
IP65
โ€”
Dimensions
โ€”
163.3 x 75.2 x 8.2 mm (6.43 x 2.96 x 0.32 in)
Others
Hole-punch Notch, Refresh rate 120 Hz, Touch sampling rate 240 Hz, Peak brightness - 5000 cd/mยฒ, HDR10+, Scratch resistant, Multi-touch, Frameless
โ€”