Dari sisi Display & Design, keempat produk Xiaomi (Redmi A7 Pro, Poco C81 Pro, Poco C71) dan Infinix Smart 20 kompak mengusung panel IPS LCD 120Hz, sementara Realme Note 80 tertinggal dengan 90Hz dan brightness hanya 450 nits β paling redup di kelasnya. Redmi A7 Pro dan Poco C81 Pro berbagi spesifikasi layar identik: 6,9 inci, 720 x 1600 piksel (~254 ppi), 800 nits peak. Poco C71 sedikit lebih kecil (6,88 inci) dengan HBM 600 nits, sedangkan Infinix Smart 20 menawarkan HBM 700 nits pada panel 6,78 inci. Semua masih 720p β jangan harap teks setajam panel FHD+. Bobot bervariasi: Poco C71 paling ringan (193 g), disusul Realme Note 80 (197 g), Poco C81 Pro (208 g), dan Redmi A7 Pro paling berat (210 g). Realme Note 80 dan Poco C81 Pro memiliki build glass front + plastic back, sementara Redmi A7 Pro dan Poco C71 hanya menyebutkan warna tanpa detail build. Realme Note 80 satu-satunya yang menyebut proteksi Panda Glass.
Di sektor Connectivity, Redmi A7 Pro adalah raja mutlak: satu-satunya dengan 5G (band n1/n3/n5/n8/n28/n40/n41/n78), Bluetooth 5.4, dan dukungan navigasi lengkap (GPS, GALILEO, GLONASS, BDS). Empat produk lainnya hanya LTE. NFC tersedia di Poco C81 Pro (region dependent) dan Infinix Smart 20, sementara Redmi A7 Pro, Realme Note 80, dan Poco C71 tidak punya NFC. FM radio ada di Redmi A7 Pro, Poco C81 Pro, Poco C71, dan Infinix Smart 20 β hanya Realme Note 80 yang absen. Semua menggunakan USB Type-C 2.0 dan Wi-Fi dual-band a/b/g/n/ac. Infinix Smart 20 menambahkan USB OTG. Slot microSD: Redmi A7 Pro, Poco C81 Pro, Poco C71, dan Infinix Smart 20 dedicated; Realme Note 80 shared dengan SIM.
Baterai: Redmi A7 Pro dan Realme Note 80 sama-sama 6.300 mAh, disusul Poco C81 Pro 6.000 mAh, lalu Poco C71 dan Infinix Smart 20 di 5.200 mAh. Semua hanya 15W wired β tidak ada yang menawarkan fast charging sesungguhnya. Redmi A7 Pro dan Poco C81 Pro punya reverse wired 7.5W; Realme Note 80 punya 6W; Infinix Smart 20 punya 5W; Poco C71 tidak punya. Dengan kapasitas 6.300 mAh dan charging 15W, Redmi A7 Pro butuh sekitar 2,5 jam lebih untuk full charge β trade-off yang wajar untuk daya tahan 1,5β2 hari.
Performance adalah pembeda terbesar. Redmi A7 Pro memimpin dengan Unisoc T8300 (6nm), CPU 2x2.2 GHz Cortex-A78 + 6x2.0 GHz Cortex-A55, GPU Mali-G57 MC2, dan skor AnTuTu SoC 287.761 (CPU 245.947 + GPU 41.814). Ini sekitar 2x lipat lebih tinggi dari Unisoc T7250 (12nm) yang dipakai Realme Note 80, Poco C81 Pro, dan Poco C71 β ketiganya hanya mengandalkan CPU 2x1.8 GHz Cortex-A75 + 6x1.6 GHz Cortex-A55 dengan GPU Mali-G57 MP1. Infinix Smart 20 menempati posisi kedua dengan Mediatek Helio G81 Ultimate (12nm), CPU 2x2.0 GHz Cortex-A75 + 6x1.7 GHz Cortex-A55, GPU Mali-G52 MC2 β sedikit lebih baik dari T7250 tapi masih jauh di bawah T8300. Untuk gaming, Redmi A7 Pro bisa menjalankan game seperti PUBG Mobile di setting rendahβsedang dengan frame stabil; sisanya akan tersendat bahkan di setting rendah.
Software: Redmi A7 Pro dan Poco C81 Pro menawarkan 4 major Android upgrades (Android 16 + HyperOS 3 untuk A7 Pro; Android 15 + HyperOS 3 untuk C81 Pro). Realme Note 80 hanya Android 15 + Realme UI 5.0 tanpa jaminan jumlah update. Poco C71 hanya 2 major upgrades (Android 15/Go edition). Infinix Smart 20 menjalankan Android 16 + XOS 16 β versi OS paling baru, tapi tanpa jaminan jumlah update. Dari sisi security dan long-term value, Redmi A7 Pro dan Poco C81 Pro paling future-proof.
Kamera: Redmi A7 Pro dan Poco C71 sama-sama 32 MP (A7 Pro f/2.0; C71 f/1.8 lebih terang), selfie 8 MP. Poco C81 Pro 13 MP f/2.2 + selfie 8 MP. Realme Note 80 paling lemah: 8 MP f/2.0 AF + selfie 5 MP (video 720p). Infinix Smart 20 juga 8 MP tapi bisa rekam 1440p@30fps β satu-satunya di grup. Semua kamera utama hanya 1080p@30fps kecuali Infinix yang 1440p. Tidak ada DxOMark resmi untuk produk-produk ini, tapi secara hardware, Redmi A7 Pro dan Poco C71 unggul dalam resolusi; Poco C71 unggul dalam aperture; Infinix unggul dalam resolusi video. Untuk foto sehari-hari, Redmi A7 Pro dan Poco C71 paling seimbang.
Kesimpulan: Redmi A7 Pro adalah pemenang mutlak untuk pengguna yang butuh 5G, performa terbaik, baterai jumbo, dan update OS panjang β dengan catatan bobot 210 g dan harga Rp1.999.000. Infinix Smart 20 adalah value terbaik untuk pengguna budget ketat yang tidak butuh 5G (Rp1.849.000, chipset Helio G81, Android 16, NFC, video 1440p). Realme Note 80 dan Poco C71 sebaiknya dihindari kecuali harga turun signifikan, karena performa T7250 sudah ketinggalan zaman di 2026. Poco C81 Pro menarik jika harganya di bawah Rp1,8 juta, tapi tanpa 5G dan dengan T7250, daya saingnya lemah.
π Pilihan Terbaik

Xiaomi Redmi A7 Pro
Rp 1.999.000
Harga pasar
πΎ[object Object] / 64GB
π·32 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Xiaomi Redmi A7 Pro
β
Kelebihan
- Layar IPS LCD 6.9 inci 120Hz dengan peak brightness 800 nits β terbaik di kelasnya untuk gaming dan scrolling
- Chipset Unisoc T8300 (6nm) dengan skor AnTuTu SoC 287.761 β paling kencang di antara semua pesaing
- Baterai 6.300 mAh dengan dukungan reverse wired 7.5W
- Satu-satunya produk dengan konektivitas 5G lengkap (band n1/n3/n5/n8/n28/n40/n41/n78)
- Dukungan update OS hingga 4 major Android upgrades (Android 16 + HyperOS 3)
- Speaker stereo ganda β pengalaman media jauh lebih baik
- Slot microSD dedicated (tidak mengorbankan slot SIM)
- Kamera utama 32 MP f/2.0 dan selfie 8 MP
β Kekurangan
- Bobot paling berat di kelasnya: 210 gram
- Resolusi layar masih 720p (~254 ppi) β teks kurang tajam
- Fast charging hanya 15W untuk baterai 6.300 mAh β butuh waktu lama
- Tidak ada NFC (varian ROW)
- Tidak ada gyroscope β tidak ideal untuk game yang butuh sensor gerak
- Harga paling mahal di grup ini (Rp1.999.000)
Realme Note 80
β
Kelebihan
- Desain paling tipis (7,9 mm) dan paling ringan kedua (197 gram)
- Proteksi layar Panda Glass
- Sensor paling lengkap: gyro, proximity, compass, accelerometer
- Dukungan PD & QC pada charging 15W
- Harga kompetitif Rp2.099.000 dengan build glass front
β Kekurangan
- Chipset Unisoc T7250 (12nm) β performa paling lemah, GPU hanya Mali-G57 MP1
- Layar hanya 90Hz dengan brightness 450 nits β paling redup di kelasnya
- Kamera utama hanya 8 MP β paling rendah di antara semua pesaing
- Selfie 5 MP dengan video 720p β kualitas video call di bawah standar
- Tidak ada 5G sama sekali
- Hanya Android 15 tanpa jaminan jumlah update yang jelas
- Slot microSD shared dengan SIM kedua
- Tidak ada FM radio
Xiaomi Poco C81 Pro
β
Kelebihan
- Layar 6.9 inci 120Hz dengan brightness 800 nits (peak) β setara Redmi A7 Pro
- Baterai 6.000 mAh dengan reverse wired 7.5W
- Dukungan 4 major Android upgrades (Android 15 + HyperOS 3)
- NFC tersedia (market/region dependent)
- Slot microSD dedicated
- Kamera utama 13 MP f/2.2 dan selfie 8 MP
- Opsi penyimpanan hingga 256 GB
- FM radio tersedia
β Kekurangan
- Chipset Unisoc T7250 (12nm) β sama lemah dengan Realme Note 80
- GPU Mali-G57 MP1 β gaming berat akan tersendat
- Tidak ada 5G
- Bobot 208 gram β cukup berat
- Harga belum tersedia (effectivePrice null) β sulit dinilai value-nya
- Tidak ada gyroscope
Xiaomi Poco C71
β
Kelebihan
- Kamera utama 32 MP f/1.8 β aperture paling terang di grup ini
- Bobot paling ringan (193 gram)
- Layar 6.88 inci 120Hz dengan HBM 600 nits
- Slot microSD dedicated
- FM radio dengan fitur recording
- Varian RAM hingga 6 GB
- Tersedia opsi Android 15 Go edition untuk perangkat entry-level
β Kekurangan
- Baterai hanya 5.200 mAh β terkecil bersama Infinix Smart 20
- Hanya 2 major Android upgrades β paling sedikit di grup Xiaomi
- Chipset Unisoc T7250 (12nm) β performa kelas bawah
- Tidak ada 5G
- Tidak ada NFC
- Tidak ada gyroscope
- Resolusi 720 x 1640 (~260 ppi) β masih HD
- Tidak ada reverse wired charging
Infinix Smart 20
β
Kelebihan
- Harga paling murah: Rp1.849.000
- Chipset Mediatek Helio G81 Ultimate β performa CPU lebih baik dari Unisoc T7250
- GPU Mali-G52 MC2 β lebih baik dari Mali-G57 MP1
- Layar 120Hz dengan brightness HBM 700 nits
- Desain paling tipis (7,7 mm)
- NFC tersedia
- Android 16 + XOS 16 β versi OS paling baru
- Kamera utama 8 MP dengan video hingga 1440p@30fps β resolusi video tertinggi di grup
- Selfie 8 MP dengan video 1440p
- Dual-LED flash
- USB OTG didukung
β Kekurangan
- Baterai 5.200 mAh β terkecil di grup
- Tidak ada 5G
- Resolusi layar 720 x 1576 (~259 ppi) β masih HD
- Tidak ada informasi berat resmi
- Bluetooth versi tidak dispesifikasikan dengan jelas
- Tidak ada gyroscope
- Kamera utama 8 MP β resolusi rendah meski video 1440p
Rekomendasi
Xiaomi Redmi A7 Pro
Redmi A7 Pro adalah satu-satunya produk di grup ini yang menawarkan konektivitas 5G lengkap, chipset paling kencang (Unisoc T8300 6nm dengan skor AnTuTu SoC 287.761 β 2x lipat lebih tinggi dari T7250), layar 120Hz dengan brightness 800 nits, baterai 6.300 mAh, speaker stereo, dan komitmen update 4 major Android upgrades. Meskipun harga Rp1.999.000 adalah yang tertinggi, selisih Rp150.000 dari Infinix Smart 20 sebanding dengan lompatan performa, konektivitas, dan daya tahan yang signifikan. Untuk pengguna yang menginginkan perangkat tahan lama dengan future-proofing 5G, ini adalah pilihan paling rasional.
Skor: 82/100






