๐Ÿ“‘ Daftar Isi

Perbandingan Samsung Galaxy S26 Ultra, Xiaomi Poco F9 Ultra, dan vivo iQOO 15 Ultra tampak depan dan belakang

Samsung S26 Ultra vs Poco F9 Ultra vs iQOO 15 Ultra: Raja Flagship 2026

Terbit:
โฑ๏ธ12 menit membaca
Penulis:User Generated Content
Bagikan:
Dari sisi Display & Design, ketiga ponsel bermain di liga yang sama namun dengan karakter berbeda. Samsung Galaxy S26 Ultra membawa layar Dynamic LTPO AMOLED 2X 6.9 inci dengan resolusi 1440 x 3120 (500 ppi), refresh rate 120Hz adaptif, dan peak brightness 2600 nits โ€” dilindungi Corning Gorilla Armor 2 dengan ketahanan gores Mohs level 6, kombinasi terbaik untuk durabilitas. Poco F9 Ultra menawarkan layar 6.9 inci AMOLED 185Hz dengan peak brightness 4500 nits, tetapi resolusi hanya 1200 x 2608 (416 ppi) โ€” terendah di kelas, meski refresh rate tertinggi. iQOO 15 Ultra unggul dalam densitas piksel (508 ppi) dan peak brightness (8000 nits) dengan panel 144Hz, tetapi tidak memiliki perlindungan layar yang disebutkan secara eksplisit. Bobot menjadi pembeda: Samsung 214 g, iQOO 227 g, dan Poco 238 g โ€” Poco paling berat dan menggunakan back panel plastik diperkuat serat kaca, sementara Samsung dan iQOO memakai kaca/aluminium premium. Untuk Connectivity, Samsung Galaxy S26 Ultra adalah juara telak. Ia menawarkan Wi-Fi 7 tri-band, Bluetooth 6.0, USB Type-C 3.2 dengan DisplayPort 1.2 dan OTG, NFC, serta dukungan eSIM ganda (Nano-SIM + Nano-SIM + eSIM + eSIM). Poco F9 Ultra juga memiliki Wi-Fi 7 dual-band, Bluetooth 6.0 dengan LHDC 5.0 dan Auracast, serta eSIM ganda, tetapi USB-nya hanya Type-C standar tanpa DisplayPort โ€” transfer data lebih lambat. iQOO 15 Ultra tertinggal di Bluetooth 5.4 (bukan 6.0) meski memiliki USB 3.2 dan band 5G paling lengkap (termasuk 79, 80, 81, 83, 84, 89, 91-94) โ€” sangat cocok untuk pengguna global. Tidak ada satupun yang memiliki jack audio 3.5mm atau radio FM, sesuai tren flagship 2026. Baterai adalah arena di mana Poco F9 Ultra mendominasi secara brutal. Dengan kapasitas 8050 mAh Si/C Li-Ion, ia unggul 62% dari Samsung (5000 mAh) dan 9% dari iQOO (7400 mAh). Pengisian dayanya juga paling lengkap: 100W wired, 50W wireless, 27W reverse wired, dan 22.5W reverse wireless. iQOO 15 Ultra menawarkan 100W wired + 40W wireless + bypass charging (fitur gaming yang berguna), sedangkan Samsung hanya 60W wired + 25W wireless Qi2.2 + 4.5W reverse wireless โ€” paling lambat di kelas. Namun, efisiensi Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dioptimalkan Samsung plus layar LTPO 120Hz membuat daya tahan S26 Ultra tetap kompetitif dalam penggunaan nyata, meski secara kapasitas mentah ia paling kecil. Performance adalah kategori paling ketat karena ketiganya menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm N3P TSMC). Samsung memakai versi 'for Galaxy' dengan clock CPU sedikit lebih tinggi (2x4.74 GHz vs 2x4.6 GHz pada pesaing) dan skor AnTuTu device 3.548.336 (CPU 1.058.739, GPU 1.367.199, MEM 415.475, UX 706.923) โ€” tertinggi di antara ketiganya. Poco F9 Ultra dan iQOO 15 Ultra berbagi skor SoC AnTuTu yang identik (2.449.060; CPU 1.096.583, GPU 1.352.477), menunjukkan performa chipset yang setara. Perbedaan utama ada pada RAM: iQOO menawarkan hingga 24GB (varian 1TB), Samsung hingga 16GB, dan Poco hingga 16GB. Untuk gaming, iQOO 15 Ultra unggul dengan refresh rate 144Hz + bypass charging + pendinginan yang biasanya agresif di lini iQOO, sementara Poco F9 Ultra menawarkan refresh rate 185Hz yang lebih tinggi tetapi dengan resolusi lebih rendah โ€” trade-off yang wajar untuk frame rate ekstrem. Software menjadi pembeda strategis. Samsung Galaxy S26 Ultra menjanjikan 7 major Android upgrade (Android 16 + One UI 8.5) โ€” terpanjang di industri, diikuti iQOO 15 Ultra dengan 5 major upgrade (OriginOS 6), dan Poco F9 Ultra yang tidak menyebutkan jumlah update secara eksplisit (HyperOS 3) โ€” biasanya hanya 3-4 major update untuk lini Poco. Untuk pengguna yang ingin perangkat bertahan 5-7 tahun, Samsung adalah pilihan paling aman. Namun, OriginOS 6 milik iQOO menawarkan fitur gaming dan kustomisasi yang lebih dalam, sementara HyperOS 3 milik Poco fokus pada integrasi ekosistem Xiaomi. Kamera adalah pertarungan antara kuantitas dan kualitas terverifikasi. Samsung Galaxy S26 Ultra memiliki quad camera 200MP (f/1.4, OIS) + 10MP telephoto 3x + 50MP periscope 5x + 50MP ultrawide, dengan DxOMark 157 (kamera) dan 142 (selfie) โ€” validasi objektif tertinggi di antara ketiganya. Poco F9 Ultra juga membawa 200MP f/1.7 OIS + 50MP periscope 5x + 50MP ultrawide, dengan kemampuan video 8K@30fps dan slow-motion 1920fps โ€” spesifikasi mentah mengesankan, tetapi tanpa skor DxOMark, kualitas nyata belum terverifikasi. iQOO 15 Ultra memilih pendekatan '50MP di semua lensa' (wide f/1.9 OIS + periscope 3x f/2.7 OIS + ultrawide f/2.1 AF) โ€” paling konsisten secara warna dan detail antar lensa, tetapi zoom optik hanya 3x (terendah). Untuk fotografer serius, Samsung S26 Ultra adalah pemenang jelas berkat verifikasi DxOMark dan fleksibilitas 5x periscope; namun untuk videografer yang ingin 8K dan slow-motion ekstrem, Poco F9 Ultra menawarkan nilai menarik โ€” jika benar-benar dirilis.
๐Ÿ† Pilihan Terbaik
Samsung Galaxy S26 Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra

Rp 22.249.000
Harga pasar
๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท200 MP
Xiaomi Poco F9 Ultra

Xiaomi Poco F9 Ultra

๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท200 MP
vivo iQOO 15 Ultra

vivo iQOO 15 Ultra

๐Ÿ’พ[object Object] / 256GB
๐Ÿ“ท50 MP

Kelebihan dan Kekurangan

Samsung Galaxy S26 Ultra

โœ… Kelebihan
  • Layar Dynamic LTPO AMOLED 2X 6.9 inci dengan resolusi 1440 x 3120 (500 ppi) dan refresh rate 120Hz adaptif, dilindungi Corning Gorilla Armor 2 dengan ketahanan gores Mohs level 6.
  • Kamera quad 200MP (f/1.4, OIS) + 10MP telephoto 3x + 50MP periscope 5x + 50MP ultrawide, dengan DxOMark 157 (kamera) dan 142 (selfie) โ€” salah satu yang tertinggi di kelasnya.
  • Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy dengan skor AnTuTu device 3.548.336 (CPU 1.058.739, GPU 1.367.199) โ€” performa tertinggi di antara ketiga produk.
  • Dukungan software terpanjang: Android 16 + 7 major upgrade One UI 8.5, plus build premium (Gorilla Glass Victus 2 + frame aluminium) dan IP68.
  • Fitur konektivitas terlengkap: Wi-Fi 7 tri-band, Bluetooth 6.0, USB 3.2 DisplayPort 1.2, eSIM ganda, dan dukungan band 5G internasional yang luas.
  • S Pen terintegrasi (tipikal seri Ultra) dan ekosistem Samsung yang matang, plus 60W wired + 25W wireless Qi2.2 + reverse wireless 4.5W.
โŒ Kekurangan
  • Harga paling mahal di antara ketiganya (sekitar Rp22.249.000 untuk 256GB) โ€” premium yang signifikan.
  • Baterai 5000 mAh paling kecil di kelasnya, meski efisiensi Snapdragon 8 Elite Gen 5 membantu daya tahan.
  • Pengisian daya 60W wired tertinggal jauh dari 100W milik Poco F9 Ultra dan iQOO 15 Ultra.
  • Bobot 214 g dan dimensi 163.6 x 78.1 x 7.9 mm โ€” cukup berat untuk penggunaan satu tangan dalam waktu lama.
  • Zoom optik hanya 5x (meski 200MP memungkinkan crop), sementara kompetitor menawarkan pendekatan serupa dengan harga lebih murah.

Xiaomi Poco F9 Ultra

โœ… Kelebihan
  • Baterai raksasa 8050 mAh Si/C Li-Ion โ€” kapasitas terbesar di antara ketiga produk, berpotensi memberikan daya tahan 1.5-2 hari penggunaan normal.
  • Pengisian daya 100W wired + 50W wireless + 27W reverse wired + 22.5W reverse wireless โ€” kombinasi tercepat dan terlengkap.
  • Layar AMOLED 6.9 inci dengan refresh rate 185Hz (tertinggi di kelas) dan peak brightness 4500 nits โ€” sangat baik untuk gaming dan outdoor.
  • Kamera utama 200MP f/1.7 OIS + 50MP periscope 5x + 50MP ultrawide, dengan kemampuan video 8K@30fps dan slow-motion hingga 1920fps.
  • Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan skor SoC AnTuTu 2.449.060 (CPU 1.096.583, GPU 1.352.477) โ€” hampir identik dengan iQOO 15 Ultra.
  • Harga diprediksi jauh lebih agresif dibanding Samsung (khas lini Poco), menjadikannya value flagship yang menarik.
โŒ Kekurangan
  • Status masih 'Rumored' โ€” belum ada tanggal rilis resmi, sehingga ketersediaan dan harga final belum pasti.
  • Bobot 238 g โ€” paling berat di antara ketiganya, dan back panel menggunakan glass-fiber reinforced plastic (bukan kaca penuh).
  • Resolusi layar hanya 1200 x 2608 (416 ppi) โ€” paling rendah di kelas, meski refresh rate 185Hz mengimbangi.
  • Dukungan software tidak disebutkan secara eksplisit (HyperOS 3), tetapi biasanya Poco hanya 3-4 major update, lebih pendek dari Samsung (7) dan iQOO (5).
  • Kamera selfie 32MP tanpa autofocus, dan tidak ada skor DxOMark yang tersedia untuk validasi objektif.
  • Tidak ada USB 3.2 (hanya USB Type-C standar) dan tidak ada DisplayPort โ€” transfer data lebih lambat.

vivo iQOO 15 Ultra

โœ… Kelebihan
  • Layar AMOLED 6.85 inci dengan resolusi 1440 x 3168 (508 ppi) โ€” densitas piksel tertinggi, plus refresh rate 144Hz dan peak brightness 8000 nits (tertinggi di kelas).
  • Baterai 7400 mAh Si/C dengan 100W wired + 40W wireless + bypass charging โ€” kombinasi kapasitas besar dan pengisian cepat.
  • Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan skor SoC AnTuTu 2.449.060 โ€” performa puncak setara Poco F9 Ultra, dan RAM hingga 24GB (varian 1TB).
  • Kamera triple 50MP konsisten (wide f/1.9 OIS + periscope 3x f/2.7 OIS + ultrawide f/2.1 AF) โ€” fleksibel untuk berbagai skenario.
  • Dukungan software 5 major Android upgrade (OriginOS 6) โ€” lebih baik dari Poco, meski masih di bawah Samsung.
  • Sudah tersedia (rilis Februari 2026) dengan band 5G paling lengkap (termasuk 79, 80, 81, 83, 84, 89, 91-94) โ€” cocok untuk pengguna global.
  • Refresh rate 144Hz + Dolby Vision + HDR10+ + HDR Vivid โ€” kombinasi terbaik untuk konsumsi konten HDR.
โŒ Kekurangan
  • Tidak ada skor DxOMark yang tersedia โ€” validasi objektif kualitas kamera tidak ada.
  • Bobot 227 g dan ketebalan 8.7 mm โ€” cukup tebal dan berat, meski masih lebih ringan dari Poco F9 Ultra.
  • Zoom optik hanya 3x (paling rendah di antara ketiganya) meski sensor 50MP membantu crop.
  • Tidak ada slot microSD dan tidak ada jack audio 3.5mm โ€” sama seperti kompetitor, tapi tetap minus untuk sebagian pengguna.
  • Bluetooth 5.4 (bukan 6.0 seperti Samsung dan Poco) โ€” sedikit tertinggal untuk konektivitas masa depan.
  • Harga belum tersedia di data (null) โ€” sulit menilai value for money secara pasti.

Rekomendasi

Samsung Galaxy S26 Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra memenangkan perbandingan ini karena kombinasi performa tertinggi (AnTuTu device 3.548.336 โ€” 45% lebih tinggi dari skor SoC mentah pesaing), kamera terverifikasi DxOMark 157/142, dukungan software terpanjang (7 major upgrade), dan ekosistem paling matang. Meskipun harganya paling mahal (Rp22.249.000) dan baterainya paling kecil (5000 mAh), efisiensi Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dioptimalkan Samsung plus layar LTPO 120Hz membuat daya tahan tetap kompetitif. Untuk pengguna yang menginginkan flagship 'tanpa kompromi' dengan nilai jual kembali tinggi dan update jangka panjang, S26 Ultra adalah pilihan paling aman. Namun, jika prioritas adalah daya tahan baterai ekstrem dan harga agresif, Poco F9 Ultra atau iQOO 15 Ultra bisa menjadi alternatif yang sangat kuat โ€” dengan catatan Poco masih berstatus rumor.

Skor: 88/100

Perbandingan Spesifikasi

Spesifikasi
Samsung
Samsung Galaxy S26 Ultra
Xiaomi
Xiaomi Poco F9 Ultra
vivo
vivo iQOO 15 Ultra
Type
Dynamic LTPO AMOLED 2X, 120Hz, HDR10+, 2600 nits (peak)
AMOLED, 68B colors, 185Hz, Dolby Vision, HDR Vivid, HDR10+, BT.2020, 4500 nits (peak)
AMOLED, 1B colors, 144Hz, PWM, Dolby Vision, HDR10+, HDR Vivid, 1000 nits (typ), 2600 nits (HBM), 8000 nits (peak)
Diagonal
6.9 inches, 115.9 cm2 (~90.7% screen-to-body ratio)
6.9 inches, 116.6 cm2 (~91.5% screen-to-body ratio)
6.85 inches, 114.0 cm2 (~90.7% screen-to-body ratio)
Protection
Corning Gorilla Armor 2, Mohs level 6
Corning Gorilla Glass 7i
โ€”
Resolution
1440 x 3120 pixels, 19.5:9 ratio (~500 ppi density)
1200 x 2608 pixels, 19.5:9 ratio (~416 ppi density)
1440 x 3168 pixels (~508 ppi density)
Build
Glass front (Corning Gorilla Armor 2), glass back (Gorilla Glass Victus 2), aluminum frame
Glass front (Gorilla Glass 7i), aluminum frame, glass-fiber reinforced plastic back
โ€”
Colors
BlackBlueGoldPinkSilverVioletWhite
BlackRed
BlackSilver
Weight
214 g (7.55 oz)
238 g (8.40 oz)
227 g (8.01 oz)
Dimensions
163.6 x 78.1 x 7.9 mm (6.44 x 3.07 x 0.31 in)
163.5 x 78 x 8.5 mm (6.44 x 3.07 x 0.33 in)
163.7 x 76.8 x 8.7 mm (6.44 x 3.02 x 0.34 in)