Dari sisi Display & Design, kedua ponsel sama-sama mengusung panel AMOLED 120Hz, tapi filosofinya berbeda. Samsung Galaxy A57 5G memakai layar 6.7 inci FHD+ (1080x2340, 385 ppi) dengan Gorilla Glass Victus+ dan bobot ringan 179g di bodi 6.9mm — tipis dan nyaman digenggam. iQOO Z11 5G menawarkan layar lebih besar 6.83 inci dengan resolusi 1260x2800 (450 ppi) dan peak brightness 5000 nits yang gila-gilaan, plus PWM 3840Hz yang ramah mata. Tapi semua keunggulan itu dibayar dengan bobot 213g dan tebal 8.3mm — seperti membawa batu bata halus di kantong. Samsung menang di material (Gorilla Glass vs Dragontrail) dan portabilitas, iQOO menang di kualitas visual dan proteksi IP69.
Untuk Connectivity, ini bukan pertarungan, ini pembantaian. Samsung Galaxy A57 5G memiliki NFC, MST (Samsung Pay), eSIM, Bluetooth 6.0, WiFi 6, dan dukungan band 5G yang lebih lengkap. iQOO Z11 5G? Tidak ada NFC. Titik. Di tahun 2026, smartphone tanpa NFC seperti mobil tanpa power window — ketinggalan zaman. iQOO hanya unggul di WiFi 6E dan infrared blaster, tapi itu tidak menutupi absennya NFC yang krusial untuk pembayaran digital, akses kartu transportasi, dan pairing cepat. Samsung jelas menang telak di sini.
Baterai adalah satu-satunya kategori di mana iQOO Z11 5G menghancurkan Samsung tanpa ampun. Kapasitas 9020mAh dengan fast charging 90W dan reverse charging 22.5W vs 5000mAh dengan 45W milik Samsung. Secara praktis, iQOO bisa bertahan 2-3 hari pemakaian normal, sementara Samsung mungkin 1-1.5 hari. Tapi ada trade-off: bobot 213g iQOO adalah konsekuensi langsung dari baterai raksasa. Samsung dengan 5000mAh dan bobot 179g menawarkan keseimbangan lebih baik untuk penggunaan sehari-hari. Jika baterai adalah prioritas mutlak, iQOO menang; jika keseimbangan, Samsung lebih bijak.
Performance & Hardware: Samsung Galaxy A57 5G ditenagai Exynos 1680 4nm dengan RAM 8GB LPDDR5X dan storage 128GB UFS 3.1. iQOO Z11 5G memakai Snapdragon 7s Gen4 4nm dengan RAM 8GB LPDDR4X dan storage 256GB UFS 3.1. Di atas kertas, Snapdragon 7s Gen4 seharusnya lebih efisien, tapi skor Antutu Samsung (1.360.038) jauh melampaui iQOO (875.000, versi 10). Skor CPU Samsung 499.218 dan GPU 371.353 menunjukkan Exynos 1680 benar-benar kencang. iQOO hanya unggul di storage 256GB dan adanya cooling system. Untuk gaming, Samsung lebih bertenaga, tapi iQOO lebih adem berkat vapor chamber. RAM LPDDR5X Samsung juga lebih cepat dari LPDDR4X iQOO.
Software & Kamera: Samsung menjanjikan 6 tahun update OS dan security — ini standar industri yang hanya ditandingi Google dan Apple. iQOO Z11 5G dengan OriginOS 6 tidak memberikan jaminan sejelas itu. Kamera: Samsung punya triple camera (50MP OIS + 8MP ultrawide + 5MP makro) dengan Pro Video Mode dan slow motion 240fps. iQOO hanya dual camera (50MP Sony IMX882 OIS + 2MP depth) tanpa ultrawide, tapi selfie 32MP jauh lebih tinggi dari 12MP Samsung. Untuk fotografi fleksibel, Samsung menang; untuk selfie, iQOO unggul. Secara keseluruhan, Samsung Galaxy A57 5G adalah paket lebih matang dan lengkap, sementara iQOO Z11 5G adalah spesialis baterai dan gaming dengan kompromi besar di konektivitas dan software.
🏆 Pilihan Terbaik
1.1M

Samsung Galaxy A57 5G
Rp 7.299.000
Harga pasar
⚡Antutu: 1.1M
💾8GB / 128GB
📷50 MP + 8 MP + 5 MP
Kelebihan dan Kekurangan
Samsung Galaxy A57 5G
✅ Kelebihan
- Layar AMOLED 6.7 inci dengan refresh rate 120Hz, HDR10+, dan Gorilla Glass Victus+ yang tahan gores
- Proteksi IP68 dan build quality lebih premium dengan material kaca
- Dukungan software jangka panjang: 6 tahun update OS dan 6 tahun security patch
- Konektivitas lengkap: NFC, MST (Samsung Pay), eSIM, Bluetooth 6.0, dan WiFi 6
- Kamera utama 50MP dengan OIS + ultrawide 8MP + makro 5MP, plus fitur Pro Video Mode
- Bobot ringan 179g dan dimensi tipis 6.9mm
- Skor Antutu lebih tinggi (1.360.038) berkat chipset Exynos 1680 4nm
- Stereo speaker dengan Dolby Atmos dan Hi-Res Audio
❌ Kekurangan
- Harga lebih mahal (Rp7.299.000) dibanding kompetitor
- Kapasitas baterai hanya 5000mAh dengan fast charging 45W (tertinggal jauh)
- RAM 8GB LPDDR5X tapi storage hanya 128GB UFS 3.1 tanpa slot microSD
- Chipset Exynos 1680 masih kalah efisiensi dibanding Snapdragon untuk gaming berat
- Kamera selfie 12MP kalah resolusi dibanding kompetitor 32MP
- Tidak ada jack audio 3.5mm dan tidak ada FM radio
- Tidak ada cooling system untuk gaming intensif
- Skor GPU Antutu (371.353) lebih rendah dari pesaing
vivo iQOO Z11 5G
✅ Kelebihan
- Baterai raksasa 9020mAh dengan fast charging 90W + reverse charging 22.5W — juara daya tahan
- Layar AMOLED BOE Q10+ 6.83 inci dengan peak brightness 5000 nits dan PWM 3840Hz (ramah mata)
- Resolusi layar lebih tinggi (1260 x 2800 px) dengan densitas 450 ppi
- Chipset Snapdragon 7s Gen4 4nm dengan Adreno GPU yang efisien untuk gaming
- Storage lebih besar 256GB UFS 3.1 dengan harga lebih murah (Rp6.899.000)
- Kamera selfie 32MP jauh lebih tinggi dari Samsung
- Proteksi IP68 + IP69 (tahan air panas/tekanan tinggi)
- Ada infrared blaster dan cooling system untuk gaming
- WiFi 6E (lebih cepat dari WiFi 6 Samsung)
❌ Kekurangan
- Bobot berat 213g dan tebal 8.3mm — tidak nyaman untuk penggunaan lama
- Material bodi full plastic, tidak ada Gorilla Glass (hanya Dragontrail)
- Tidak ada NFC — deal breaker untuk pembayaran digital
- Hanya 2 kamera belakang (50MP + 2MP depth), tidak ada ultrawide
- RAM LPDDR4X (lebih lambat dari LPDDR5X Samsung)
- Bluetooth 5.2 (lebih lama dari Bluetooth 6.0 Samsung)
- Software update tidak sejelas Samsung (OriginOS 6 tanpa jaminan tahunan)
- Skor Antutu lebih rendah (875.000 versi 10) — meski versi benchmark berbeda
- Slow motion hanya 120fps vs 240fps Samsung
Rekomendasi
Samsung Galaxy A57 5G
Meskipun iQOO Z11 5G menang telak di baterai (9020mAh vs 5000mAh) dan harga lebih murah, Samsung Galaxy A57 5G unggul sebagai paket lengkap. Samsung menawarkan konektivitas NFC+MST yang krusial untuk pembayaran digital, dukungan software 6 tahun (jauh melampaui iQOO), build quality premium dengan Gorilla Glass Victus+ dan IP68, kamera triple dengan ultrawide yang lebih fleksibel, serta skor Antutu lebih tinggi (1.36 juta vs 875 ribu). Untuk pengguna yang mencari smartphone all-rounder dengan nilai jual kembali dan umur pakai panjang, Samsung adalah pilihan lebih bijak. iQOO Z11 hanya cocok untuk pengguna yang mengutamakan baterai ekstrem dan gaming, tapi rela mengorbankan NFC dan software support.
Skor: 82/100







