Aplikasi Prosit Bisa Bantu Pantau Kesehatan Mental

Aplikasi Kesehatan Mental

Telset.id, Jakarta  – Para peneliti di Universitas Dalhousie di Kanada menciptakan sebuah aplikasi yang dapat melacak kesehatan mental seseorang hanya dengan cara memantau data smartphone.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Senin (20/7/2020), aplikasi tersebut bernama Prosit. Prosit akan melacak kesehatan mental Anda dengan melihat cara menggunakan smartphone.

{Baca juga: Ini Durasi Ideal Penggunaan Media Sosial Menurut Ilmuwan}

Sebagai misal, Prosit bisa dipakai untuk melihat seberapa banyak seseorang tidur, seberapa sering mereka berolahraga, seberapa lama memantengi layar, preferensi musik, serta riwayat panggilan.

Konsep melihat bagaimana seseorang menggunakan perangkat untuk mengukur kesehatan mental sebenarnya bukanlah hal baru. Konsep serupa pernah menghiasi publikasi di berbagai kanal berita.

Sebalumnya, para peneliti menemukan cara mirip dengan menelusuri profil Instagram pengguna. Mereka dapat menggunakan foto yang diunggah untuk mengukur seseorang depresi atau tidak.

Metode tersebut dilakukan dengancara  melihat foto-foto dan pilihan warna. Warna-warna tertentu mungkin mengindikasikan bahwa seseorang mengalami depresi, sedangkan warna lain tidak.

Asal tahu saja, Prosit bersifat agak invasif, tetapi bisa berguna untuk membantu para profesional medis menyesuaikan metode pengobatan sesuai dengan pasien dan aktivitas masing-masing.

Sebelumnya, para peneliti di Universitas Glasglow mengatakan, beraktifitas dengan ponsel di tempat tidur pada malam hari akan mengganggu jam tubuh atau circadian rhythms manusia dan dapat meningkatkan resiko gangguan mood dan depresi.

Daniel Smith, peneliti dalam penelitian ini menuturkan, beberapa orang memiliki kebiasaan buruk dengan memaksakan diri membuka media sosial sebelum tidur, sementara tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat.

{Baca juga: Waduh! Main Ponsel Sebelum Tidur Pengaruhi Kesehatan Mental}

Menggunakan ponsel sebelum tidur akan mengurangi kualitas tidur dan menganggu fungsi circadian rhythms

Fungsi kontrol dari circadian rhythms di antaranya pola tidur, suhu tubuh, sistem kekebalan tubuh dan pelepasan hormon.

Dalam penelitian ini, para ilmuwan mengukur ritme aktivitas sehari-hari atau yang dikenal dengan Amplitudo Relatif, dari 90 ribu orang yang disesuaikan berdasarkan usia, jenis kelamin, gaya hidup, pendidikan dan trauma pada masa kecil. [SN/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here