Beranda blog Halaman 3111

Ini 5 Tanda-tanda Komputer Terinfeksi Virus

1

Telset.id, Jakarta – Perangkat elektronik sejenis komputer memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena virus. Hal ini dikarenakan masih banyaknya celah yang bisa digunakan oleh para peretas untuk menyebarkan virus mereka ke pengguna komputer. Lantas apa tanda-tanda kalau komputer terinfeksi virus?

Menurut Windows Business Group Lead Microsoft Indonesia Willy Hendrajudo, rata-rata pengguna komputer di Indonesia baru sadar komputernya terinfeksi virus setelah 532 hari. Tentunya waktu ini dirasa sangatlah lama.

[Baca juga: Indonesia Negara Ke-4 Paling Banyak Terinveksi Virus di Asia]

Nah, untuk itu ada beberapa cara mudah untuk mencirikan komputer Anda terkena virus. Pensasaran apa saja cirinya? Tim Telset.id akan memberitahu lima ciri-ciri komputer yang terinfeksi virus yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Muncul Banyak Iklan Pop-up

engadget

Terkadang saat menggunakan komputer, tak jarang kita menemukan sebuah iklan pop-up muncul secara tiba-tiba. Meskipun mengganggu, namun kita sering kali tidak menghiraukan hal tersebut dan hanya menutupnya.

Padahal, dengan munculnya iklan pop-up ini mengindikasikan komputer kita sudah terkena virus. Oleh sebab itu, sebaiknya jika Anda mulai menemui hal tersebut, lakukan pemindaian menggunakan anti virus.

Ini Cara Samsung Menguji Baterai S8 [Video]

1

Telset.id, Jakarta – Galaxy Note 7 ternyata menjadi kegagalan terbesar buat Samsung. Meskipun secara spesifikasi Galaxy Note 7 diakui sangat mumpuni, namun semua itu sirna karena phablet ini mengalami kegagalan pada baterainya yang mudah terbakar.

Dari kasus ini Samsung tidak hanya mengalami kerugian finansial yang sangat besar akibat recall. Namun juga mengalami mimpi terburuk branding yang pernah ada.

Sampai-sampai hampir semua Airlines mengingatkan wisatawan selama berbulan-bulan untuk tidak mengikutsertakan Galaxy Note 7  dalam penerbangan karena ancaman keamanan.

[Baca juga : Nubia M2 dan M2 Lite Resmi Masuk Indonesia, Berapa Harganya?]

Untuk itu Samsung melakukan pengujian baterai. Total ada 8 poin pengujian baru yang diterapkan Samsung pada calon baterai Galaxy S8 dan S8+.

Samsung menerapkannya dalam serangkaian proses yang berlangsung selama lima hari. Perusahaan ingin agar keseluruhan prosedur pengujian tetap terbuka, sehingga membuat pusat analisis baterai khusus yang akan proaktif dalam berkomunikasi dengan konsumen.

Untuk membuktikannya Samsung telah merilis video terbaru yang menampilkan bagaimana Galaxy S8 dan S8 + diuji. Hal ini untuk memastikan kualitas dan keamanan produk sehingga dapat kembali memperoleh kepercayaan konsumen. (MS/HBS)

Zero, Smartphone Rp 60 Ribuan yang Tak Perlu Pulsa

Telset.id, Jakarta – Sekarang perkembangan teknologi smartphone semakin canggih saja. Bahkan saking canggihnya, penggunanya kini bisa melakukan hal apapun dari mulai pekerjaan, hiburan, bisnis, dan lainnya hanya dengan smartphone.

Namun sayangnya, gara-gara smartphone pun kini pengguna menjadi semakin kecanduan untuk terus menggunakannya. Bahkan ada anggapan “lebih baik putus cinta daripada kehilangan smartphone”. Untungnya, ada smartphone yang bisa mengurangi kecanduan penggunanya menggunakan smartphone untuk sementara waktu.

[Baca juga: Smartphone Ini Bisa Terawang “Dalaman” Semua Objek]

Smartphone ini bernama Zero besutan perusahaan bernama NoPhone yang berbasis di New York, Amerika Serikat. Smartphone tersebut sama sekali tidak memilik fitur apapun yang biasanya hadir pada sebuah smartphone. Bahkan kamera, layar, dan ornamen lainnya pun sama sekali tidak hadir pada Zero. Dan yang pasti smartphone ini “awet baterai”, karena tak ada baterainya.

Kok bisa? Dilansir Tim Telset.id dari Fossbytes, Co-Founder NoPhone, Van Gould menyatakan Zero merupakan alternatif untuk penggunanya terbebas dari teknologi untuk bisa kembali berkomunikasi dengan sesama tanpa harus menggunakan ponsel.

“Kami ingin menjadi perusahaan “fake phone” terbesar di dunia, itu adalah tujuan kami,” katanya.

[Baca juga: Di Masa Depan, Smartphone akan Ditampilkan Lewat Hologram]

Jadi jika Anda ingin rehat sejenak untuk menggunakan smartphone dari kegiatan seperti browsing, berselancar di media sosial, bekerja, berbisnis, dan lainnya, Zero mungkin cocok Anda gunakan.

Karena “smartphone” berbahan dasar plastik berwarna hitam ini selain memiliki dimensi mirip dengan iPhone 5, juga sudah dilengkapi beberapa mimik seperti kamera, tombol Volume dan Power, meskipun sama sekali tidak berfungsi.

Lantas bagaimana soal harganya? Cukup murah kok, Anda hanya harus merogoh kocek $5 atau sekitar Rp 60 ribuan saja untuk membelinya di sini. (FHP/HBS)

10% Penduduk Bumi Gunakan Instagram

Telset.id, Jakarta – Media sosial apa yang paling Anda gunakan setiap hari? Pasti Instagram menjadi salah satunya bukan. Ya, media sosial berbagi foto dan video milik Facebook tersebut nyatanya memang terus bertumbuh sejak pertama kali muncul tahun 2010 silam.

Setelah akhir tahun lalu sempat mengumumkan berhasil mencapai 600 juta pengguna aktif, tepat di bulan ini, media sosial tersebut mengumumkan menambah 100 juta pengguna aktif hanya dalam kurun waktu 4 bulan saja.

[Baca juga: Ini Dia Pemimpin Dunia dengan Pengikut Instagram Terbanyak]

“100 juta pengguna yang bergabung terakhir ini adlaah yang lebih cepat dari sebelumnya,” klaim Instagram dalam situs resminya.

Berarti kini Instagram memiliki total pengguna aktif sebanyak 700 juta pengguna atau hampir 10% dari penduduk bumi yang mencapai total 7,347 miliar penduduk (berdasarkan data Google tahun 2015).

[Baca juga: Google akan Perkenalkan Media Sosial Pesaing Instagram?]

Tentu pencapaian Instagram boleh dibilang membanggakan, namun jika dibandingkan dengan Facebook, perolehan itu seolah tidak ada apa-apanya, karena seperti dilansir Tim Telset.id dari The Verge, media sosial milik Mark Zuckerberg ini sudah meraih 1,8 miliar penggua.

Perolehan pengguna Instagram pun masih kalah dengan perolehan dari media lain di grup Facebook yakni WhatsApp dan Messenger, karena masing-masing aplikasi chatting tersebut sudah mencapai 1,2 miliar pengguna. (FHP/HBS)

5 Manfaat Gunakan Google Assistant

0

Telset.id – Saat ini era-nya asisten cerdas yang merupakan bagian dari smartphone. Seperti HTC menawarkan Sense Companion, Samsung menawarkan Bixby, Amazon menawarkan Alexa dan Google menawarkan asisten. Semua yang tertanam tentunya memiliki manfaat, untuk mengetahui lebih lanjut manfaatnya. Berikut 5 Hal Manfaat Google Assistant.

1. Menemukan Lokasi Makan

Tujuan Google Asisten adalah membantu saat Anda membutuhkannya. Jika Anda lapar, asisten ini tentunya dapat  membantu Anda menemukan sesuatu yang Anda inginkan seperti restoran, cafe ataupun tempat jajanan yang terdekat dengan lokasi Anda saat itu.

Katakan saja “tunjukkan restoran terdekat” atau “tunjukkan cafe di sebelah saya”. Ini juga membantu Anda mendapat ulasan dari para pengunjungnya yang terlebih dahulu sudah mengunjunginnya.

XL Axiata Tantang Mahasiswa Buat Aplikasi Lingkungan Hidup

0

Telset.id, Jakarta – XL Axiata menantang mahasiswa Program XL Future Leaders (XLFL) Batch 4 untuk menciptakan proyek perlindungan lingkungan hidup dalam ajang Social Innovation Project 2017.

Eka B. Danuwirana, Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata mengatakan, hingga saat ini kita di Indonesia terus saja menghadapi problem perusakan lingkungan yang mengancam kehidupan masyarakat, misalnya kebakaran hutan, lahan kritis yang berdampak pada tanah longsor, penggundulan hutan yang menyebabkan banjir bandang, pengelolaan sampah perkotaan yang tidak menyeluruh, limbah industri yang terus saja mencemari sungai, pertambangan yang mengancam sumber air bersih, dan masih banyak lagi.

“Semua problem lingkungan seperti itu adalah persoalan yang perlu dipecahkan oleh mahasiswa XL Future Leaders, yang memang dididik untuk menjadi pemimpin di masa depan yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” ujar Eka dalam keterangannya di Jakarta.

Lebih lanjut Eka menjelaskan, XLFL ingin menciptakan pemimpin yang bermental entrepreneur namun punya kepedulian tinggi terhadap kehidupan sosial disekitarnya.

Jadi, setelah digembleng dengan semua materi XL Future Leaders yang tersaji secara komprehensif, maka pada tahun kedua sebelum menyelesaikan program, para mahasiswa wajib membuat karya yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dan sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan PBB.

Hingga saat ini telah masuk sedikitnya 31 proposal proyek dari para mahasiswa. Beberapa di antaranya adalah mengembangkan aplikasi deteksi emisi karbon di Yogyakarta, pelatihan mengolah sampah plastik dan kertas untuk meningkatkan ekonomi di Jakarta, Medan, Palembang, Depok, Makassar, Semarang, Kendari dan Menado.

Kemudian ada juga pembuatan saringan knalpot dari bahan alami di Pontianak, pengelolaan air sungai di bantaran sungai Deli, pengembangan eco-tourism di Aceh, Surabaya dan Padang. Di Ambon ada proyek pengembangan hukum adat “Sasi” untuk melindungi jenis-jenis ikan tertentu yang mulai langka di perairan setempat.

Sementara itu di Makassar ada pengembangan tanaman hias sistem Terarium di sebuah rumah susun untuk mencukupi kebutuhan oksigen sekaligus sebagai tanaman kesehatan.

Dalam setiap proyek, mahasiswa diwajibkan berpartner dengan komunitas masyarakat. Dengan demikian, ide dan karya mereka benar-benar merupakan solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat. Selanjutnya, masyarakat pun bisa mengadopsi karya mahasiswa.

Kelompok masyarakat yang disasar sebagai partner antara lain adalah Panti Asuhan, masyarakat petani dan nelayan, lembaga dan komunitas lingkungan, dan NGO lokal. Selain itu, disarankan juga untuk bisa menggandeng kelompok pendukung dan pegiat isu lingkungan, proyek air bersih, dan energi terbarukan, masyarakat budaya, dan pelaku pariwisata.

Hasil dari proyek ini antara lain berupa pengembangan aplikasi baru terkait pelestarian lingkungan, pengembangan terhadap aplikasi berbasis pelestarian lingkungan yang sudah ada, juga pengembangan kapasitas organisasi dan management di bidang sosial dan lingkungan.

Selanjutnya, bisa juga dalam bentuk penggunaan teknologi terapan dengan strategi komunikasi digital untuk penguatan isu lingkungan, atau menciptakan kampanye digital menggunakan berbaga sarana media digital, baik berupa website atau media sosial. Terakhir, diharapkan pula mahasiswa dapat membuat suatu program pelatihan lingkungan terpadu. (MS)

Tamron Luncurkan Lensa All in One

0

Telset.id, Jakarta  – Tamron sebagai produsen lensa All in One, hari ini meluncurkan produk terbarunya yakni model A025 SP 70-200mm F/2.8 Di VC USD G2 yang masuk dalam katagori fast telephoto zoom dan model B023 10-24mm F/3.5-4.5 Di II VC HLD yang masuk dalam katagori ultra-wide-angle zoom dengan teknologi Vibration Compensation.

“Kami sangat gembira mendapatkan partner PT.Halodata Indonesia untuk mendistribusikan produk lensa Tamron karena memiliki pengalaman yang sangat baik dalam mengenali pasar di Indonesia. Kami memang perlu partner yang berpangalaman karena Indonesia merupakan pasar yang masih luas dan sangat menjanjikan untuk produk lensa All in One   seperti Tamron ini,” kata Makato Ayabe,  Overseas Sales Dept Manager Tamron.

Ayabe menambahkan, untuk kedua produk yang diluncurkan kali ini merupakan upgrade dari produk sebelumnya karena Tamron selalu mengejar kualitas yang lebih baik untuk menciptakan kegembiraan dan buzz di pasar. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa Tamron merilis versi baru dari masing-masing katagori lensa saat ini.

“Bagi kami Tamron merupakan partner yang berarti karena penunjukan distributor tunggal ini menjadi bukti bahwa Halodata Indonesia dipercaya. Kami juga yakin bahwa pasar Indonesia yang masih sangat luas ini akan memberikan dampak yang positif bagi Tamron maupun Halodata Indonesia,” kata Manoj K. Vaswani, Managing Director PT.Halodata Indonesia.

Selaku distributor Tamron, PT Halodata Indonesia sendiri, sudah menyiapkan strategi pemasaran. Dengan membentuk jaringan distribusi di kota-kota besar seluruh Indonesia dan juga membuat tagline, “Lensa untuk Setiap Saat” dalam memasarkan produk Tamron. Tagline tersebut merujuk kepada kelengkapan tipe dan kecanggihan lensa kamera Tamron, yang bisa digunakan setiap saat.

“Kami yakin pasar untuk foto atau lensa di Indonesia masih akan tumbuh. Untuk itu, kami akan terus mempelajari pasar Indonesia sehingga dapat memberikan produk yang tepat dipasar sehingga pasar akan lebih besar lagi pertumbuhannya,” tutup Ayabe. (MS)

Wah, Google Bikin Kamera Smartphone Nyaris Sekelas DSLR

Telset.id, Jakarta – Secanggih-canggihnya kamera pada smartphone, tentu akan cukup sulit untuk menyamai kecanggihan kamera pada DSLR. Namun anggapan tersebut pelan-pelan mulai bisa dibantah berkat penemuan seorang software engineer dari tim Gcam, Florian Kainz.

Cerita ini berawal ketika dirinya mendapatkan tantangan dari rekan kerjanya di Google untuk mengambil gambar di malam hari menggunakan kamera smartphone dengan kualitas kamera DSLR.

[Baca juga: Ini Jadinya Jika Google Pixel Diadu dengan Samsung Galaxy S8]

Ketika itu, ia menerima tantangan tersebut dan langsung menggunakan dua smartphone flagship asli Google yakni Nexus 6P dan Google Pixel plus tripod miliknya untuk mengambil foto di malam hari dengan latar belakang jembatan ikonik, Golden Gate.

Selain menggunakan dua smartphone tersebut, seperti dilansir Tim Telset.id dari Android Authority, Kainz juga membuat aplikasi tersendiri yang bisa memudahkannya untuk mengatur exposure, ISO dan fokus dengan mudah. Hasilnya, seperti yang bisa Anda lihat pada gambar di bawah, foto-foto hasil jepretan Kainz menggunakan dua smartphone tersebut terlihat bagus dan boleh dibilang nyaris sekelas kamera DSLR.

[Baca juga: 4 Langkah “Menyulap” Android Biasa Jadi Google Pixel]

Hal itu tentu menunjukan jika Google bersedia mengembangkan aplikasi buatan Kainz, maka kemungkinan besar nantinya Google akan meluncurkan aplikasi yang mampu membuat kamera smartphone mendekati kualitas kamera DSLR.

Berikut foto-foto hasil jepretan Kainz menggunakan kamera Google Pixel (foto 1 sampai 4), dan dengan Nexus 6P (foto 5 sampai 6), dan kamera DSLR (foto terakhir sebagai pembandingnya):

Masuk Pasar Indonesia, Nubia Fokus Jualan Online

0

Telset.id, Jakarta – Hari ini Nubia meluncurkan 3 smartphone barunya di Indonesia. Ketiga smartphone tersebut adalah Nubia N1 Lite, M2 Lite dan M2. Ketiga smartphone itu memiliki harga di bawah Rp 5 juta.

Business Consultant Nubia Indonesia, Djoko Tata Ibrahim mengatakan, bahwa untuk memperkuat penjualan di Indonesia, Nubia akan menggandenga Lazada sebagai satu-satunya E-commerce yang menjual Nubia.

“Untuk itu kami akan memperkuat startegi marketing ke dunia digital penjualan secara online otomatis akan menekan ongkos pemasaran produk. Dengan demikian, biayanya bisa jauh lebih murah dan akan membuat harga jualnya tetap terjangkau,” ungkap Djoko Tata.

Lebih lanjut Djoko Tata menjelaskan, untuk tahap pertama kami akan siapkan 100 ribu unit untuk 3 seri. Dimana ketiganya bisa di preorder mulai tanggal 12 Mai 2017. Kalau dilihat responnya positif maka produksi produk gelombang dua akan digelar.

“Kami akan melihat bagaimana repon konsumen di Indonesia. Untuk mendukung pemasaran, kami juga sudah memiliki layanan purna jual di beberapa kota,” ungkap Djoko Tata di Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Djoko juga mengatakan Nubia akan menguatkan kampanye digital, seperti di media sosial. Lalu mengadakan banyak roadshow, pameran di kota-kota besar, untuk membiarkan masyarakat memegang dan merasakan,” ujarnya.

Ke depan, Djoko Tata mengatakan, Nubia berencana untuk menyediakan layanan perbaikan smartphone yang bisa dipanggil ke rumah. Jadi, jika smartphone Nubia bermasalah, pengguna cukup menelepon dan orang yang memperbaiki akan datang ke rumah. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan dalam perbaikan smartphone. (MS)

Begini Cara Google Maps Ingatkan Lokasi Parkir Kendaraan

1

Telset.id – Salah satu hal yang paling menyebalkan saat kita berkunjung ke sebuah pusat perbelanjaan adalah lupa dimana kita parkir. Terkadang kita membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kembali menemukan kendaraan kita.

Melihat banyaknya keluhan tersebut, perusahaan teknologi raksasa asal Amerika, Google meluncurkan fitur baru mereka di aplikasi Google Maps mereka. Dikutip dari laman Engadget, fitur tersebut adalah menyimpan lokasi dimana kita parkir.

Caranya sangatlah mudah. Untuk pengguna Android, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengaktifkan Layanan Lokasi di ponsel Anda. Lalu buka aplikasi Google Maps Anda.

Setelah masuk, yang harus Anda lakukan tinggal mengetuk titik biru di layar sekali saja. Setelah itu akan muncul pilihan, dan tinggal pilih Save Your Parking.

Cara Ingat Lokasi Parkir (telset.id | nur chandra)
(telset.id/nur chandra)

Sementara bagi Anda pengguna perangkat iOS, caranya hampir sama. Namun jika perangkat iOS Anda terhubung dengan kendaraan menggunakan Bluetooth atau USB, maka secara otomatis saat ponsel dicabut dari USB atau kendaraan dimatikan, maka lokasi parkir Anda sudah tersimpan.

Namun jika perangkat iOS Anda tidak terhubung dengan kendaraan, maka pengaktifan fitur ini sama persis dengan perangkat Android.

Nah bagaimana menurut Anda? Apakah fitur ini akan membantu Anda untuk menemukan lokasi kendaraan di parkiran pusat perbelanjaan yang padat dengan kendaraan? [NC/HBS]

Dijatuhkan dari Ketinggian, Mampukah Layar Galaxy S8 Bertahan?

0

Telset.id, Jakarta – Uji ketahanan duo flagship terbaru milik Samsung, yakni Galaxy S8 dan S8+ sudah dilakukan oleh berbagai pemilik akun YouTube. Mulai dari mencoba membengkokkan, menggores layar, hingga membakarnya sudah dilakukan untuk menguji ketahanan ponsel tersebut.

[Baca juga: Seberapa Kuat Saat Galaxy S8 Dibengkokkan?]

Seakan belum puas, sebuah akun YouTube bernama SquareTrade kembali mencoba untuk menyiksa ponsel tersebut. Namun kali ini, metode yang digunakan oleh mereka sedikit berbeda, yakni dengan membeturkan bagian layar ponsel ini ke jalanan.

Menurut mereka, uji ketahanan ini penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan seseorang memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menjatuhkan ponsel mereka ketimbang menggores layar atau tak sengaja membengkokkan layar.

[Baca juga: Mana Lebih Tahan Api, Galaxy S8 atau iPhone 7 Plus]

Mereka mencoba untuk menjatuhkan ponsel tersebut dari ketinggian 1,8 meter dengan bagian layar terlebih dahulu. Selain itu, mereka juga mengetes kekuatan kedua ponsel tersebut di dalam kotak yang berputar.

Nah, bagaimanakah kondisi ponsel tersebut setelah menghadapi tes tersebut? Penasaran bukan? Jika penasaran, silahkan simak videonya berikut ini:

5 Game “Jotos-jotosan” yang Harus Dicoba di Android

Telset.id – Jika Anda suka bermain game menggunakan smartphone khususnya ber-platform Android, tentu belum lengkap rasanya jika Anda belum coba memainkan game ber-genre fighting. Meski genre ini bukan termasuk genre yang populer seperti adventureracing, atau endless run, tapi tetap saja seru untuk dimainkan.

Game ber-genre fighting seru untuk dimainkan dan terkadang memacu adrenalin pemainnya. Oleh sebab itu, pemainnya disarankan harus berumur 17 tahun keatas, karena banyak menampilkan adegan-adegan kekerasan yang “berdarah-darah” di dalamnya.

Memang tidak terlalu banyak game “jotos-jotosan” di Google Play Store, namun itu tidak berarti game fighting itu jelek. Karena kalau Anda ingat, ada game fighting yang menjadi game terbaik dan sangat populer, seperti Tekken, Street Fighter, Mortal Combat, dll.

Nah, kali ini Tim Telset.id akan mereferensikan 5 game fighting gratis yang harus dicoba di Android. Penasaran apa saja game-nya? Check this out!

Dimulai dari halaman berikutnya..