7 Ponsel dengan Fitur Dual Camera Terbaik

7 Ponsel dengan Fitur Dual Camera Terbaik

Penulis:Bayu Sadewo
Terbit:
Diperbarui:
⏱️8 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Tahun 2017 menjadi momen kemunculan ponsel dengan fitur dual camera. Seakan menjadi sebuah “kewajiban” untuk para pabrikan smartphone menanamkan spesifikasi dual camera pada perangkat buatan mereka.

Meski sudah cukup banyak smartphone dual camera yang ada di pasaran saat ini, namun kali ini Tim Telset.id akan merekomendasikan 7 smartphone dual camera yang bisa menjadi pertimbangan untuk Anda beli.

Pertimbangan kami merekomendasikan 7 smartphone ini antara lain dari sisi fitur dan spesifikasi yang diusungnya. Kami tidak akan lagi membahas secara detail tentang teknologi dua camera, karena untuk informasi detailnya bisa Anda baca dalam liputan khusus “Fokus Dual Camera”.

Nah, berikut ini 7 ponsel dual camera pilihan di tahun 2017 yang memiliki hasil jepretan paling keren. Mana yang Anda pilih? Silahkan simak ulasannya berikut ini:

Asus ZenFone Zoom S

Suasana acara peluncuran Asus Zenfone Zoom S (Bayu/Telset.id)

Asus resmi memperkenalkan jagoan barunya, Zenfone Zoom S pada 16 Mei 2017 lalu. Smartphone ini mengandalkan kamera ganda sebagai fitur andalannya, dan siap bersaing dengan sejumlah smartphone dual-camera yang telah lebih dulu hadir di Indonesia.

Sebagai smartphone yang mengandalkan fitur kamera ganda, Zenfone Zoom S dibekali kamera dengan resolusi 12 MP di kedua kameranya, dengan bukaan f/1.7. Sementara sensornya menggunakan IMX362 besutan Sony. Selain itu, Zenfone Zoom S juga didukung ukuran sensor besar 1/2,55 inch.

Keistimewaan dari Zenfone Zoom S dibanding smartphone dual-camera lainnya adalah karena teknologi kamera ganda yang digunakan menggabungkan kemampuan wide dan tele seperti yang ada di kamera professional.

[Baca juga: Apa Istimewanya Kamera Ganda di Asus Zenfone Zoom S]

Dengan kemampuan tersebut, Zenfone Zoom S menawarkan hasil jepretan yang keren karena disokong kemampuan zoom optik hingga 2,3x. Tak cukup sampai disitu, total zoom yang dihasilkan smartphone ini bisa mencapai 12x. Sementara untuk kamera depanya, Zenfone Zoom S memiliki resolusi 13 megapixel dengan bukaan f/2.0.

Pihak Asus mengatakan, bahwa kemampuan kedua kamera utama Zenfome Zoom S memastikan fokus yang tajam dari jarak manapun, termasuk untuk mengambil foto secara cepat dan jelas di malam hari atau kondisi low-light.

Kemampuan kamera Zenfone Zoom S yang mumpuni juga didukung kualitas layar berkualitas. Zenfone Zoom S memiliki layar AMOLED seluas 5,5 inch dengan resolusi full HD (1.920 x 1.080 pixel). Sebagai pelindungnya, Asus melapisinya dengan Gorilla Glass 5, dengan desain 2,5 D.

[Baca juga: Review Asus Zenfone Zoom S: Tampang Kece dengan Kamera Jempolan]

Beralih ke bagian jeroannya, smartphone ini dibekali prosesor Snapdragon 625, RAM 4 GB, dengan kapasitas memori internal 64 GB, yang bisa diperluas dengan slot micro SD hingga 2 TB. Kelebihan lainnya ada pada kapasitas baterainya yang besar, yakni 5.000 mAH.

Asus menyiapkan tiga varian warna untuk Zenfone Zoom S, yakni hitam, silver, dan emas. Untuk harganya, Zenfone Zoom S dibanderol seharga Rp 5.999.000.

iPhone 7 Plus

iPhone 7S

Smartphone dual camera kedua yang kami rekomendasikan adalah iPhone 7 Plus. Smartphone buatan Apple ini memang telah diluncurkan sejak akhir 2016 lalu, namun teknologinya tak kalah dengan smartphone-smartphone keluaran tahun 2017. Inovasi yang ditawarkan Apple pada iPhone 7 Plus ini adalah teknologi dual kamera yang ada di bagian belakang perangkat.

[Baca juga: iPhone 7 vs iPhone-7 Plus, Apa Bedanya?]

iPhone 7 Plus memiliki ukuran kamera dual 12MP dengan wide-angle dan enam elemen lensa yang memiliki aperture f/1.8 dan dan f/2.8 serta 2x optical zoom. Hasilnya? Anda dijamin akan mendapatkan efek bokeh yang membuat Anda terkesima. Lantas, apa perbedaan antara dua kamera yang ada di iPhone 7 Plus?

Perbedaan utamanya adalah terletak pada jenis lensa yang digunakan. Kamera pertama dipasangi lensa 28 mm (ekuivalen full-frame) dengan bukaan F1.8. Sedangkan kamera kedua mengusung lensa 56 mm (ekuivalen full frame) dengan bukaan F2.8. Itu artinya, kedua lensa di iPhone 7 Plus memiliki dua focal length yang berbeda. Satu kamera menghasilkan bidang padang wide-angle (28 mm), sedangkan kamera lainnya memiliki bidang pandang setara lensa normal pada kamera digital (56 mm) yang disebut Apple sebagai telephoto.

[Baca juga: Adu Kencang Galaxy S8 vs iPhone 7 Plus, Menang Mana?]

Apple menyebut berkat lensa telephoto yang mereka tanamkan di iPhone 7 Plus, kamera smartphone tersebut mampu melakukan optical zoom hingga dua kali dan digital zoom hingga 10 kali untuk foto serta 6 kali zoom untuk video. Selain konsep optical zoom, Apple juga mengimplementasi efek bokeh yang disebutnya sebagai fitur Portrait.

LG V20

LG merupakan vendor lainnya yang merilis smartphone dengan fitur dual camera dalam LG V20. Smartphone ini juga disebut-sebut menjadi salah satu yang terbaik, jika melihat kemampuan hasil jepretannya. Apa keistimewaannya?

[Baca juga: Menjajal Kamera Ganda LG G6 dengan Lensa Wide Angle 125 Derajat]

Kamera pertama dari LG V20 mengggunakan sensor 16MP dengan aperture f/1.8, sedangkan kamera keduanya mengusung sensor 8MP wide-angle dengan aperture f/2.8. Dengan begitu, pengguna akan dapat mengambil foto dalam perspektif 135 derajat.

Berbeda dengan vendor ponsel lainnya, LG nampak lebih menyukai tren action camera yang sekarang populer dengan ciri khas lensa super wide angle. Tepat di antara kedua kamera terdapat LED flash. Kamera ini juga didukung teknologi OIS dan laser autofocus.

[Baca juga: 8 Fitur Multimedia yang Ditawarkan LG V20]

Fungsi kedua kamera ini selain untuk menciptakan foto dengan efek blur atau bokeh, juga untuk menciptakan foto dengan wide angle. Kamera biasa pada umumnya dapat memotret dengan angle 78 derajat. Tapi berkat dua lensa, kamera LG V20 bisa memotret dengan wide angle 135 derajat yang lebih besar dari sudut pandang mata manusia. Hasil jepretan kamera V20 mirip seperti yang dihasilkan action camera GoPro. Anda bisa menggunakan kedua lensa sekaligus untuk menghasilkan foto atau video yang unik dengan memberikan efek berlapis atau dikenal dengan istilah layer.

Asus Zenfone 3 Zoom

Asus Zenfone 3 Zoom

Yang paling menarik perhatian dari Asus Zenfone 3 Zoom adalah karena memiliki kamera ganda yang tertanam di cover belakang. Kamera utama tersebut beresolusi 12MP dengan sensor Sony IMX 362.

Lensa pertama adalah 25mm wide-angle dengan aperture f1/1.7, sedangkan lensa kedua adalah 59mm wide-angle yang dapat memperbesar objek dengan 2.3 optical zoom. Kamera ini juga dilengkapi dengan sistem autofocus berteknologi phase detection, subject tracking, dan laser assistance. Ketiga teknologi tersebut menjanjikan kuncian fokus lebih cepat dan akurat, termasuk ketika merekam video. Ditambah flash dual-LED dan kemampuan perekaman video 4K.

Bisa dibilang, kamera ganda dari ZenFone 3 Zoom mirip dengan kamera ganda pada iPhone 7 Plus. Sementara kamera selfie-nya mengusung resolusi 13MP dengan sensor Sony IMX 214 dan aperture f/2.0.

[Baca juga: Asus Zenfone 3 Zoom Usung Dual Camera]

Dari segi desain, ZenFone 3 Zoom hadir dengan konsep unibody yang dibalut material logam. Bodinya terlihat bongsor dan datar dengan sudut membulat, tak jauh berbeda dengan iPhone 7. Namun, Asus berhasil mempertahankan jack headphone yang dapat ditemukan di bagian bawah, di sebelahnya tertanam USB Type-C port dan speaker.

Bodinya pun cukup tipis, hanya 7,99 mm. Padahal, di dalamnya terdapat baterai 5000mAh. Asus mengklaim, dengan daya sebesar itu, smartphone ini dapat bertahan selama 42 hari dalam mode standby.

Spesifikasi lainnya, ZenFone 3 Zoom dipersenjatai layar AMOLED 5,5 inci degan resolusi full HD 1080p, prosesor Qualcomm Snapdragon 625, dan RAM 4GB. Tak cukup sampai di situ, smartphone yang berjalan di atas sistem operasi Android 6.0 Marshmallow ini juga dilengkapi fingerprint sensor di bodi belakang.

Huawei P9

Huawei P9 memilih untuk menggunakan pendekatan dual camera dengan teknik penggabungan lensa RGB dan lensa Monochromatic. Yang lebih spesialnya lagi, Leica sebagai produsen kamera legendaris turut dalam pengembangan ponsel tersebut. Leica sendiri dikenal dengan foto monokromnya yang sangat kuat.

[Baca juga: Dibalik Teknologi Dual Camera Huawei, Ini Cara Kerjanya]

Maka tak heran jikan dual camera di Huawei P9 dengan lensa Monochrom dari Leica memiliki karakteristik gambar detil tanpa terpengaruh dengan situasi cahaya apapun. Teknolog lensa hasil kolaborasi Huawei dan  Leica ini mampu menangkap warna yang terlihat hidup serta gambar hitam dan putih yang mencolok. Dengan kamera ini, Anda bisa mengambil gambar dengan tingkat kejernihan, kekayaan warna, dan otentisitas yang tinggi.

Keunggulan dari fitur dual camera P9 terletak pada konfigurasi dual camera yang mengadopsi konsep lensa optik Leica. Sensor kamera utama dirancang khusus untuk menangkap warna (RGB), sementara sensor kamera kedua yang monokrom dapat menangkap gambar secara lebih detail.

[Baca juga: Duet Huawei P9 & P9 Plus Memikat dengan Kamera Leica]

Hal itu bisa didapatkan karena kedua lensa P9 akan mengambil gambar dalam waktu yang bersamaan. Setelah mengambil gambar, software bawaan Huawei akan menggabungkan kedua gambar tersebut untuk menghasilkan gambar yang lebih tajam. Namun sayang, dengan konfigurasi ini pastinya ada hal yang dikorbankan. Hal ini dikarenakan Huawei tidak dapat menggunakan lensa yang lebih lebar untuk mendapatkan hasil gambar yang lebih luas.

[Baca juga: Sampel Foto Hasil Jepretan Kamera Huawei P9]

Xiaomi Mi 6

Pada pertengahan bulan April 2017 lalu Xiaomi telah merilis Mi 6 yang masuk ke dalam jajaran smartphone premium. Kejutannya, produsen teknologi asal Cina tersebut turut membekali Mi 6 dengan dual-camera berteknologi tinggi.

[Baca juga: Intip Kerennya Hasil Jepretan Kamera Ganda Xiaomi Mi 6]

Tak berbeda dengan iPhone 7 Plus, Xiaomi Mi 6 juga hadir dengan dual-camera yang memiliki resolusi 12 MP. Satu kamera dengan sudut pandang lebar dan satunya lagi dengan fitur lensa zoom untuk mengambil gambar model telefoto.

Dari hasil percobaan yang kami lakukan, dual-camera Xioami Mi 6 memiliki kualitas yang tak kalah dengan dual-camera yang ada di iPhone 7 Plus. Bahkan, memotret dengan efek bokeh dapat dilakukan dengan sangat mudah. Selain itu, Xiaomi Mi 6 juga membawa fitur 4-axis OIS sehingga dapat menghasilkan jepretan yang stabil.

[Baca juga: Lebih Keren, Xiaomi Mi 6 Bawa Dual Camera & Snapdragon 835]

Oppo F3 Plus

Oppo F3 Plus menjadi andalan terbaru Oppo untuk “bertempur” di pasar smartphone dual camera. Pada smartphone berukuran layar 6 inch ini, konfigurasi kamera ganda yang dipakai merupakan konfigurasi dual-camera Normal Lens dan Wide Angle Lens. Boleh dibilang, jenis dual-camera tersebut merupakan konfigurasi yang paling familiar dengan masyarakat pencinta selfie di Indonesia.

[Baca juga: Review Oppo F3 Plus: Kamera Mantap, Spesifikasi Jempolan]

Oppo F3 Plus membawa dua kamera dengan masing-masing beresolusi 16MP lensa normal dan 8MP lensa Wide Angle 120 derajat. Tentu dengan konfigurasi wide-angle ini, pengguna F3 Plus mampu mengambil foto dengna background yang utuh atau dapat mengambil foto bersama kelaurga dan teman-teman sekaligus dalam satu frame.

[Baca juga: Dual Camera di Bagian Depan Oppo F3 Plus, Buat Apa?]

Namun perlu diingat, dual camera di Oppo F3 Plus ini tidak bekerja sama satu sama lain, karena kamera satunya hanya bertugas untuk pengambilan selfie standar seperti yang biasa ditemui di smartphone pada umumnya. Sedangkan kamera satunya lagi bertugas untuk mengambil area lebih besar dalam satu frame.[HBS]