Ilmuwan Oxford Berhasil Ubah CO2 jadi Bahan Bakar Pesawat Jet

Telset.id, Jakarta – Pesawat, terutama jet, mengonsumsi banyak bahan bakar supaya dapat mengudara dan menempuh jarak ratusan kilometer, bahkan ribuan kilometer, dalam waktu cukup singkat. Untungnya, tim ilmuwan dari Universitas Oxford berhasil mengubah karbondioksida atau CO2 menjadi bahan bakar pesawat jet.

Sekadar informasi, pesawat memang membutuhkan bahan bakar yang cukup banyak. Alhasil, pesawat pun membawa dampak kepada perubahan iklim. Perusahaan penerbangan pun telah mencoba untuk mengimbanginya dengan menanam banyak pohon.

Pertanyaannya, apakah cara tersebut sepadan untuk mengatasi perubahan iklim sebagai akibat emisi pesawat?  Mungkinkah ada cara yang lebih baik untuk mengatasi masalah tersebut?

Menurut tim ilmuwan di Universitas Oxford, ada cara yang lebih baik untuk mengatasinya. Melalui proses eksperimental, tim ilmuwan berhasil mengambil CO2 atau karbondioksida sebagai bahan bakar pesawat jet.

{Baca juga: Ilmuwan: Hujan Bisa Jadi Sumber Energi Alternatif}

Seperti dikutip Telset dari Ubergizmo, Selasa (29/12/2020), cara itu berhasil berkat penggunaan reaksi kimia berbasis emisi yang menghasilkan “nol bersih” dari pesawat terbang.

Sejauh ini, percobaan ini memang baru diuji di lingkungan laboratorium saja. Cara kerja dalam skala yang lebih besar masih harus dilihat. Kendati demikian, para ilmuwan berharap besar terhadap penemuan tersebut.

Mereka merancang metode itu untuk membantu menangkap dan menghilangkan CO2 yang berlebihan di Bumi. Mereka mengubah karbondioksida menjadi sesuatu yang berguna serta murah secara biaya.

Selain ilmuwan di Universitas Oxford, perusahaan pembuat pesawat terbang Airbus pun memperkenalkan desain pesawat tanpa emisi pertama di dunia.

Bernama ZEROe, pesawat ini mewakili tiga pendekatan berbeda tentang bagaimana teknologi dan aerodinamika mengarah kepada penerbangan komersial tanpa emisi.

{Baca juga: Airbus Perkenalkan Pesawat Tanpa Emisi Berbahan Bakar Hidrogen}

“Konsep yang kami ungkapkan hari ini menawarkan kepada dunia sekilas tentang ambisi Airbus untuk mendorong visi yang berani demi masa depan penerbangan tanpa emisi,” kata Kepala eksekutif Airbus, Guillaume Faury.

“Saya sangat yakin penggunaan hidrogen, baik dalam bahan bakar sintetis maupun sebagai sumber tenaga utama untuk pesawat komersial, berpotensi mengurangi dampak iklim penerbangan,” sambungnya. (SN/MF)

SourceUbergizmo

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -