NASA Temukan Galaksi “Star Wars” nan Aktif di Luar Angkasa

Galaksi Star Wars

Telset.id, Jakarta – NASA telah menemukan galaksi aktif di kejauhan, yang terlihat sangat mirip dengan pesawat tempur TIE dalam film “Star Wars”. Galaksi bernama TXS 0128 + 554 itu berjarak 500 juta tahun cahaya di konstelasi Cassiopeia.

Galaksi “Star Wars” ini dianggap sebagai galaksi aktif karena memancarkan lebih banyak cahaya daripada semua bintang.

Pada 2015 lalu, para peneliti sempat menemukan TXS 0128 + 554, tetapi sebagai sebuah sumber sinar gamma yang redup.

“Kami kemudian memperbesar satu juta kali lebih dekat di galaksi menggunakan antena radio dan memetakan bentuknya dari waktu ke waktu,” kata profesor Universitas Purdue sekaligus penulis utama studi, Matthew Lister, lewat pernyataan.

“Kali pertama melihat hasilnya, saya langsung mengira galaksi itu tampak seperti pesawat ruang angkasa tempur TIE Darth Vader dalam film “Star Wars: Episode IV – A New Hope”. Sungguh kejutan yang menyenangkan,” imbuh Matthew.

{Baca juga: Tsunami Beracun Seukuran Inggris Raya Lintasi Planet Venus}

Galaksi Star Wars

Meski demikian, dikutip Telset.id dari New York Post, Minggu (30/8/2020), kemunculannya di frekuensi radio berbeda membantu para peneliti belajar lebih lanjut tentang bagaimana galaksi aktif dapat berubah dalam skala waktu dekade.

Sekadar informasi, galaksi “Star Wars” ini memiliki “lubang hitam supermasif” yang diyakini berukuran satu miliar kali massa matahari, yang mungkin menjadi penyebab emisi sinar gamma.

“Pancaran partikel berenergi tinggi yang bergerak hampir dengan kecepatan cahaya ke arah yang berlawanan  membuatnya tampak seperti petarung TIE. Jet itu mungkin menghasilkan sebagian emisi sinar gamma,” pungkas Matthew.

NASA Enggan Namai Galaksi dengan Kata Ofensif

Apabila NASA memutuskan untuk memberikan nama resmi untuk galaksi “Star Wars” atau TXS 0128 + 554, mungkin badan antariksa Amerika Serikat (AS) ini tidak akan menamainya dengan kata ofensif.

Pasalnya, NASA sepertinya ingin mengedepankan “kebenaran politik” di luar angkasa. NASA mengatakan bahwa semua planet serta benda langit di angkasa hanya akan dirujuk dengan nama ilmiah.

Di bawah aturan baru, “Nebula Eskimo” yang ditemukan pada 1787 oleh William Hershel hanya akan disebut sebagai NGC 2392. “Galaksi Kembar Siam” sekarang juga hanya akan dikenal sebagai NGC 4567 dan NGC 4568.

{Baca juga: NASA akan Hapus Nama “Ofensif” untuk Semua Benda Langit}

“Saat komunitas ilmiah bekerja untuk mengidentifikasi dan mengatasi diskriminasi serta ketidaksetaraan sistemik di semua aspek lapangan, nama panggilan kosmik tertentu dapat secara aktif berbahaya,” katanya.

“NASA sedang memeriksa penggunaan terminologi tidak resmi untuk benda-benda kosmik sebagai bagian dari komitmen terhadap keanekaragaman, kesetaraan, dan inklusi,” demikian tambah NASA lewat siaran pers. (SN/MF)

SOURCENew York Post
Previous articleMirip Android, YouTube akan Uji Coba Fitur PIP untuk iOS 14
Next articleGooglers Bingung Bagaimana Google Lacak Pergerakan Orang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here