CLBK, Microsoft Dilaporkan Mau Akuisisi Nokia Lagi

Microsoft akuisisi Nokia
Foto: SOPA IMAGES/LIGHTROCKET VIA GETTY IMAGES

Telset.id, Jakarta – Microsoft kabarnya akan kembali akuisisi Nokia, tapi secara penuh. Raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) tersebut sebelumnya pernah akuisisi Nokia, namun hanya divisi ponselnya saja senilai USD 7 miliar atau Rp 102,9 triliun (kurs saat ini) pada tahun 2013.

Menurut prediksi dari CCS Insight untuk tahun 2021 mendatang, Nokia sepertinya akan dibeli oleh perusahaan teknologi besar asal AS, yaitu antara Microsoft dan Intel.

Melihat ke belakang, akuisisi divisi ponsel Nokia oleh Microsoft sebenarnya berujung naas. Membawa merek Nokia, Windows Phone kala itu gagal total, tidak bisa bersaing dengan Android maupun iPhone.

Microsoft akhirnya menghapus divisi ponsel Nokia yang mengakibatkan ribuan karyawannya terpaksa harus kena PHK.

{Baca juga: Microsoft Resah Lihat Kelakuan App Store Terhadap Developer}

Nokia sempat bangkit kembali di bisnis ponsel dengan menjual lisensi mereka ke HMD Global. Dilansir Telset.id dari Forbes, Jumat (9/10/2020), perusahaan AS justru sangat tertarik dengan bisnis jaringan telekomunikasi Nokia.

Apalagi, menurut CCS, dengan pemerintah AS yang melarang penyedia telekomunikasi menggunakan komponen dari pemasok China seperti Huawei, meningkatkan “nilai jual” dari Nokia.

Nokia pun pada minggu lalu telah mencapai kesepakatan untuk menyediakan perangkat telekomunikasi bagi operator raksasa di Inggris, British Telecom.

Diungkapkan analis CCS Insight, Kester Mann, dengan kekuatan uang yang dimiliki Microsoft, pas rasanya jika perusahaan tersebut menargetkan Nokia sebagai langkah akuisisi selanjutnya.

“Kami merasa Nokia bisa saja cukup rentan untuk diakuisisi,” ucapnya.

“Microsoft sungguh tertarik di dunia telekomunikasi. Tahun ini mereka mengakuisisi Metaswitch dan Affirmed Netrowk untuk mendapatkan beberapa keahlian di 5G dan kontak di industri. Kami percaya Nokia bisa menjadi target potensial bagi pihak seperti Microsoft,” jelas Kester.

Lebih lanjut, dengan adanya larangan pemerintah AS untuk mencegah Huawei sebagai pemimpin teknologi 5G membuat jaringan telekomunikasi di Negeri Paman Sam, Microsoft akan jadi alternatif yang kuat apabila berhasil akuisisi Nokia seutuhnya.

Namun, Microsoft mungkin akan bersaing ketat dengan Intel untuk mencaplok Nokia. pasalnya, Intel pun memiliki rencana masif di ranah 5G.

{Baca juga: 7 HP NFC Terbaru Oktober 2020, Harga Rp 2 Jutaan}

“Jelas bahwa AS sedang mencari alternatif selain Huawei, karena ada banyak kekhawatiran tentang itu. Secara potensial, Nokia bisa menjadi peluang itu,” ujarnya.

“Intel adalah perusahaan yang harus diperhatikan di ruang telekomunikasi selama beberapa tahun ke depan,” pungkas Kester. (MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here