Investor Berulah di RUPS, Elon Musk Jadi Nggak Beli Twitter?

Telset.id, Jakarta – Investor berulah dengan melakukan penentangan sehingga menimbulkan pertanyaan besar apakah jadi Elon Musk beli Twitter?

Seperti diketahui, Elon Musk resmi membeli Twitter senilai Rp 635 triliun pada 25 April 2022 lalu. Namun baru sebulan diakusisi, kini sudah muncul masalah di internal Twiiter.

Investor Twitter dikabarkan menentang sekutu Musk menduduki posisi dewan dalam pertemuan tahunan yang berlangsung pada Rabu (25/5/2022).

Laporan New York Post, Kamis (26/5/2022), investor memberikan suara menentang Egon Durban, wakil kepala perusahaan ekuitas swasta Silver Lake, mitra Musk. Investor mendukung pembuatan laporan pengeluaran pemilu dan risiko penggunaan klausa penyembunyian.

BACA JUGA:

Para pemegang saham mengikuti saran manajemen untuk memberikan suara menentang proposal lain, termasuk pengeluaran lobi perusahaan. Mereka memilih kembali Patrick Pichette ke jajaran dewan. Masa jabatan pendiri Twitter, Jack Dorsey, sebagai anggota dewan pun berakhir.

Sejauh ini, Musk belum memberi tanggapan perihal penolakan investor Twitter terhadap Durban untuk menduduki kursi dewan. Namun, merujuk laporan Reuters, Musk berjanji menambah pendanaan sebesar USD 6,25 miliar untuk menguasai saham Twitter.

Dana Rp 91 triliun itu di luar pembiayaan sebelumnya USD  44 miliar. Tambahan dana akan mengurangi pinjaman margin Musk dari saham Tesla.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa sang CEO Tesla dan SpaceX sangat terbuka untuk menyelesaikan kesepakatan tentang pembelian Twitter.

Musk juga sedang dalam pembicaraan dengan pemegang saham, termasuk Jack Dorsey, untuk komitmen pembiayaan tambahan mendanai kesepakatan.

Seperti diketahui, pada April 2022, Musk menyiapkan dana USD 46,5 miliar berbentuk utang dan pembiayaan ekuitas demi Twitter. Musk pribadi menyiapkan USD 33,5 miliar.

Di tengah kisruh tentang penolakan investor Twitter terhadap Durban, Musk sedang menghadapi problem penurunan kekayaan bersih. Kekayaan Musk merosot karena harga saham Tesla anjlok. Kini, kekayaan Musk menjadi USD 192,7 miliar atau sekitar Rp 2.800 triliun.

BACA JUGA:

Musk mengalami kemerosotan kekayaan sebesar 5,4 persen pada Selasa (24/5/2022), seiring kerugian yang terjadi di Tesla. Namun begitu, ia masih menjadi manusia terkaya sejagat raya, mengalahkan bos Amazon, Jeff Bezos, yang berharta USD 127,8 miliar.

Melihat sengkarut melibatkan investor serta kondisi mengenai penurunan harta bersih, ada spekulasi apakah jadi Elon Musk beli Twitter? [SN/HBS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0